Connect with us

News

7 Menteri Teken SKB Tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Kecerdasan Artifisial di Pendidikan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.Com – Pemerintah memperkuat arah pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI) di dunia pendidikan. Pada Kamis (12/3/2026), tujuh kementerian menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial sebagai panduan penggunaan teknologi di jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pedoman ini hadir untuk memastikan teknologi digital dan AI dapat dimanfaatkan secara positif sekaligus tetap memperhatikan potensi risikonya.

“SKB ini bukan menghalangi, tetapi mengatur untuk memitigasi risiko di satu sisi, dan sekaligus teknologi digital dan kecerdasan artifisial ini memberdayakan, bukan memperdayakan anak-anak kita,” ujar Pratikno di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis.

Penandatanganan SKB tersebut melibatkan tujuh kementerian, yaitu Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji.

Pratikno menambahkan, penggunaan teknologi digital di Indonesia terus meningkat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Karena itu, diperlukan pedoman agar teknologi dapat dimanfaatkan secara sehat dan mendukung proses belajar.

“Jadi screen time-nya 7,5 jam lebih, artinya green time-nya makin kecil gitu. Memang ada banyak faktor, tapi remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental tinggi dan terus meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah penggunaan teknologi digital yang berlebihan dan tidak terkelola dengan baik.

“Pemicu itu yang sudah proven secara akademik adalah pemanfaatan penggunaan teknologi digital yang tidak terkendali, tidak terkontrol, tidak termitigasi,” kata Pratikno.

Selain itu, pengaruh media sosial juga dapat memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja, yaitu perasaan takut tertinggal dari tren yang sedang populer.

“Misalnya anak remaja makin FOMO, takut ketinggalan gitu, jadi ingin ikuti tren, ingin pamer, flexing, dan seterusnya. Kemudian belum lagi bullying dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Pratikno, penggunaan teknologi digital yang tepat justru dapat mendukung perkembangan belajar anak. Namun jika tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik, ketergantungan pada teknologi berpotensi memengaruhi kemampuan berpikir kritis.

“Mengurangi daya kritis dan kemampuan kognitif maupun reflektif,” kata dia.

Melalui SKB ini, pemerintah berharap pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial di dunia pendidikan dapat berjalan lebih terarah, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif dan produktif.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

CKG Tembus 13 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Layanan untuk Pengemudi Mudik Lebaran 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah melaporkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat. Hingga awal Maret 2026, lebih dari 13 juta warga telah menerima layanan pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa sampai Minggu (8/3) tercatat 13.826.978 orang mendaftar untuk mengikuti program CKG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.051.027 orang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan menerima manfaat layanan.

“Jumlah yang mendaftar untuk mendapat layanan CKG mencapai 13.826.978 orang, dan yang sudah melaksanakan atau menerima manfaat sebanyak 13.051.027 orang,” ujar Qodari dalam konferensi pers mengenai pembaruan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan persiapan mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Selama periode Januari hingga Februari 2026, program ini telah melayani 10.563.593 orang melalui 9.543 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Dari total peserta tersebut, sekitar 714.808 orang atau 8,6 persen telah mendapatkan pelayanan lanjutan atau pengobatan, sementara sekitar 7,5 juta orang lainnya masih dalam proses tindak lanjut.

Qodari menjelaskan, pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau hingga 130 juta penerima manfaat atau sekitar 46 persen dari total penduduk Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah melibatkan sekitar 10.300 puskesmas serta dukungan dari 66 kementerian dan lembaga.

Menurutnya, program CKG merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat pendekatan pencegahan penyakit.

Melalui program ini, Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan CKG bagi para pengemudi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan para pengemudi yang membawa penumpang selama periode perjalanan mudik.

Berdasarkan data sementara hingga Senin (9/3) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sebanyak 338 pengemudi telah menjalani pemeriksaan CKG di 16 pool perusahaan otobus (PO) dan terminal yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pemerintah berencana memperluas pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini ke berbagai daerah lainnya. Jumlah pengemudi yang menjalani CKG juga tercatat meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2024, jumlah pengemudi yang mengikuti pemeriksaan tercatat sebanyak 4.019 orang, sementara pada 2025 meningkat menjadi 7.476 orang.

“Tujuannya agar semua warga yang mudik dipastikan dibawa oleh pengemudi yang sehat,” kata Qodari.

Continue Reading

News

Microsoft Bela Anthropic di Pengadilan, Konflik AI dengan Pemerintah AS Memanas

Microsoft mengajukan amicus brief untuk mendukung Anthropic setelah pemerintah AS menetapkan perusahaan AI tersebut sebagai risiko rantai pasok.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Konflik antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic semakin memanas setelah kebijakan pemerintah yang menghentikan penggunaan teknologi perusahaan tersebut di lembaga federal. Menurut Kompas.com, raksasa teknologi Microsoft kini turun tangan dengan mengajukan dokumen hukum untuk mendukung gugatan Anthropic terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump.

Microsoft mengajukan dokumen hukum berupa amicus brief di pengadilan federal California. Dokumen ini digunakan oleh pihak ketiga untuk memberikan pandangan kepada hakim mengenai dampak lebih luas suatu perkara. Dalam dokumen tersebut, Microsoft meminta pengadilan menunda keputusan Pentagon yang menetapkan Anthropic sebagai “risiko rantai pasok” (supply chain risk).

Menurut Kompas.com, status “risiko rantai pasok” biasanya diberikan kepada perusahaan yang dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional. Jika status ini diberlakukan, Anthropic dapat kehilangan akses kontrak dengan mitra pertahanan dan lembaga pemerintah AS, sehingga berdampak pada proyek teknologi yang sedang berjalan.

Microsoft memiliki kepentingan langsung dalam kasus ini karena baru saja memperluas kerja sama teknologi dengan Anthropic. Kemitraan tersebut mencakup rencana integrasi model AI Claude ke dalam platform Microsoft 365 Copilot serta investasi bernilai miliaran dolar AS dari Microsoft kepada perusahaan AI tersebut.

Dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, Microsoft memperingatkan bahwa keputusan Pentagon dapat menimbulkan dampak besar bagi ekosistem industri AI. Perusahaan itu menilai perubahan kebijakan secara mendadak dapat mengganggu proyek teknologi yang sedang berjalan, termasuk kerja sama dengan kontraktor pemerintah yang menggunakan teknologi Anthropic.

Ketegangan ini bermula ketika pemerintah AS memerintahkan penghentian penggunaan teknologi Anthropic setelah negosiasi dengan Pentagon terkait batasan keamanan AI menemui kebuntuan. Pemerintah disebut meminta akses yang lebih luas terhadap model AI perusahaan tersebut untuk kebutuhan militer, termasuk pengawasan dan pengembangan sistem senjata otonom.

Namun CEO Anthropic, Dario Amodei, menolak permintaan tersebut dengan alasan etika dan keselamatan teknologi. Ia menyatakan perusahaan tidak dapat menyetujui penggunaan AI untuk pengawasan massal domestik atau pengembangan senjata otonom tanpa kendali manusia.

Anthropic kini meminta pengadilan membatalkan penetapan status “risiko rantai pasok” dari Pentagon. Menurut Kompas.com, putusan pengadilan terhadap permintaan penundaan kebijakan tersebut akan menjadi penentu arah konflik antara pemerintah AS dan industri kecerdasan buatan ke depan.

Continue Reading

News

Prabowo Beri Peringatan Keras Terkait Laporan Palsu

dilontarkan Presiden ketika ia menyinggung laporan yang diterimanya terkait kinerja Danantara.

Amalan Saliha

Published

on

domain capital[]- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu kepadanya. Ia menekankan pentingnya laporan yang benar dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan untuk disampaikan kepada dirinya.

Peringatan tegas ini disampaikan oleh Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Danantara Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta Pusat pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara lugas menyatakan ketidaksenangannya terhadap praktik pelaporan yang tidak akurat atau sekadar menyenangkan hati.

“Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini,” tegas Prabowo pada momen tersebut.

Pernyataan keras tersebut dilontarkan Presiden ketika ia menyinggung laporan yang diterimanya terkait kinerja Danantara. Laporan itu menyebutkan kenaikan return on assets (RoA) Badan Pengelola Investasi tersebut sebesar 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penekanan terhadap integritas pelaporan ini menggarisbawahi komitmen Presiden Prabowo terhadap akurasi data dan transparansi dalam setiap aspek administrasi dan pemerintahan.

Continue Reading

News

Prabowo Pamer Capaian Danantara Indonesia, return on assets Naik 300 persen

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kinerja Danantara Indonesia menunjukkan hasil yang sangat kuat sepanjang 2025. Hal itu tercermin dari capaian return on assets (ROA) yang disebut meningkat hingga lebih dari 300 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam acara tasyakuran peringatan satu tahun berdirinya Danantara di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, lonjakan kinerja tersebut menunjukkan potensi besar pengelolaan aset milik negara apabila dilakukan secara terintegrasi dan profesional.

“Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on assets satu tahun, 2025, dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan Danantara merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengonsolidasikan berbagai aset milik negara agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Saat ini Danantara diketahui mengelola hampir 1.000 perusahaan yang terdiri dari anak hingga cucu dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo menilai pengelolaan yang berada dalam satu kendali manajemen membuat perusahaan-perusahaan tersebut mampu mencatatkan capaian yang signifikan.

Presiden juga menegaskan bahwa hasil tersebut membuktikan Indonesia memiliki potensi besar dalam mengelola kekayaan nasional secara lebih produktif.

“Premis kita ternyata benar, konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia. Return on assets saya terima di atas 300 persen,” katanya.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa Danantara masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya adalah meningkatkan laba bersih yang dihasilkan dari total aset yang dikelola.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong pengelolaan aset negara secara transparan, profesional, dan akuntabel agar mampu memberikan hasil yang optimal bagi kepentingan bangsa dan negara.

Continue Reading

News

Tunjangan Profesi Guru Agama Mulai Dicairkan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Agama mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap kepada guru pendidikan agama di sekolah. Pencairan ini juga mencakup lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 di lingkungan Kementerian Agama.

Pada tahun 2026, tunjangan profesi diberikan kepada 209.334 guru pendidikan agama Islam yang telah tersertifikasi. Jumlah tersebut termasuk 91.028 guru dan pengawas yang lulus PPG pada tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan percepatan pencairan TPG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan guru menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional, mengingat peran strategis mereka dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan guru adalah prioritas pembangunan nasional,” ujar Amien dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, guru merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan kesejahteraan guru terpenuhi dengan baik.

“Pencairan tunjangan profesi ini merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas para guru,” tambahnya.

Amien menjelaskan, pencairan TPG bagi guru pendidikan agama di sekolah dilakukan secara bertahap sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga terus menyempurnakan sistem penyaluran tunjangan profesi agar lebih akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

“Kami memastikan bahwa guru yang telah memenuhi persyaratan akan menerima haknya dengan baik,” katanya.

Selain guru pendidikan agama Islam, Kementerian Agama juga menyalurkan tunjangan profesi kepada guru pendidikan agama lainnya, yaitu 5.506 guru pendidikan agama Kristen non-ASN, 12.400 guru pendidikan agama Katolik yang terdiri dari 8.569 guru ASN dan 3.832 guru non-ASN, 6.073 guru pendidikan agama Hindu yang terdiri dari 4.982 guru ASN dan 1.091 guru non-ASN, serta 1.423 guru pendidikan agama Buddha yang terdiri dari 862 guru ASN dan 561 guru non-ASN.

Continue Reading

News

Iran Izinkan Kapal Lewati Selat Hormuz dengan Syarat Usir Dubes AS dan Israel

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Iran menyatakan akan mengizinkan kapal-kapal dari berbagai negara melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia, dengan syarat negara tersebut mengusir duta besar Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya.

Setiap negara Arab atau negara Eropa yang mengusir Duta Besar Israel dan Amerika dari wilayahnya, akan memiliki kebebasan dan wewenang penuh untuk melewati Selat Hormuz mulai besok,” kata IRGC dalam pengumumannya pada Senin (9/3) malam.

Pernyataan ini disampaikan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

IRGC menyebut bahwa negara Arab maupun negara Eropa yang mengambil langkah diplomatik dengan mengusir perwakilan diplomatik Amerika Serikat dan Israel akan diberikan akses bebas untuk melintasi Selat Hormuz mulai hari berikutnya.

Sebelumnya, Iran menutup jalur pelayaran Selat Hormuz setelah terjadi serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu. Penutupan jalur laut tersebut sempat memicu kekhawatiran global karena selat itu merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia dari kawasan Teluk.

Ketegangan militer antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Sejak konflik terbuka pecah pada 28 Februari 2026, kedua pihak dilaporkan saling melancarkan serangan udara dan operasi militer yang memperburuk situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Di tengah eskalasi tersebut, Iran juga mengirim pesan politik kepada negara-negara lain untuk menentukan sikap terhadap konflik yang sedang berlangsung. Tawaran akses pelayaran melalui Selat Hormuz dipandang sebagai langkah tekanan diplomatik Iran terhadap negara-negara yang memiliki hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini dilalui oleh sebagian besar ekspor minyak dari negara-negara Timur Tengah, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut berpotensi mempengaruhi stabilitas energi global.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari negara-negara Barat terkait syarat yang diajukan Iran tersebut. Namun sejumlah pengamat menilai kebijakan ini berpotensi memperumit dinamika geopolitik dan meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk.

Continue Reading

News

Quraish Shihab Panjatkan Doa Khusus untuk Prabowo di Peringatan Nuzulul Qur’an

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Cendekiawan Muslim Muhammad Quraish Shihab memanjatkan doa khusus untuk Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan ceramah dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Selasa (10/3) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Quraish Shihab yang juga pendiri Pusat Studi Al-Qur’an memohon kepada Allah SWT agar Presiden Prabowo diberikan pertolongan dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam upaya menyejahterakan rakyat, menegakkan keadilan, serta menjaga perdamaian.

Doa tersebut, menurut Quraish, terinspirasi dari doa yang pernah dipanjatkan gurunya, ulama besar Mesir Muhammad Mutawalli Asy-Syarawi, kepada seorang presiden Mesir. Dalam ceramahnya, ia mengutip pesan sang guru tentang hakikat kekuasaan.

“Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden. Pak, saya punya guru, Pak. Namanya Syekh Mutawalli Sya’rawi. Beliau pernah berdoa kepada Presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat: Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan, baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan,” kata Quraish Shihab kepada Presiden Prabowo.

“Baru beliau berkata, dan ini yang ingin saya doakan buat Bapak, katanya: Saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi. Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami, rakyat, dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat, maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak,” sambung Quraish.

Di penghujung doanya, Quraish berdoa agar Presiden Prabowo selalu mendapat pertolongan Tuhan dalam menegakkan keadilan dan menjaga perdamaian.

Tapi kalau Bapak, kalau Yang Mulia, katanya, menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak,” ujar Quraish melafalkan kalimat terakhir doanya untuk Presiden.

Di akhir ceramahnya, Quraish mengajak seluruh peserta acara peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara untuk berdoa bersama-sama. Doa yang disebut oleh Quraish, “singkat, diajarkan oleh Nabi (Muhammad SAW), dan dibaca oleh Nabi setiap selesai shalat”.

Ya Allah, Engkaulah yang Maha Damai. Dari-Mu bersumber kedamaian. Kepada-Mu kembali kedamaian. Ya Allah, hidupkanlah kami dalam kedamaian dan masukkanlah kami kelak di surga-Mu, surga yang penuh dengan kedamaian. Wahai Tuhan penyandang kemuliaan dan keagungan,” demikian doa yang dilafalkan pada penghujung ceramah Quraish Shihab.

Continue Reading

News

Sahroni Ogah Terima Gaji Usai Kembali Aktif di DPR, Kok Kenapa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan tidak akan menerima gaji selama kembali menjalankan tugasnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Seluruh gaji yang menjadi haknya disebut akan disalurkan untuk kegiatan sosial melalui platform penggalangan dana Kitabisa.

Sahroni mengatakan keputusan tersebut berlaku selama masa jabatannya sebagai anggota DPR RI pada periode saat ini. Ia bahkan mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah gaji yang diterimanya sebagai legislator.

“Gaji tidak saya terima. Saya juga tidak tahu berapa jumlahnya,” kata Sahroni kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Politikus itu menjelaskan bahwa dirinya akan meminta Sekretariat Jenderal DPR RI untuk langsung menyalurkan gaji bulanannya ke rekening yayasan tersebut. Dengan mekanisme itu, ia menegaskan tidak akan menerima sepeser pun dari gaji yang bersumber dari uang negara.

Menurut Sahroni, langkah tersebut diambil untuk menghindari anggapan bahwa dirinya menggunakan uang rakyat. Ia menilai pendapatannya sebagai pengusaha sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

“Karena saya juga seorang businessman, jadi saya berikan saja kepada mereka yang membutuhkan melalui yayasan Kitabisa,” ujarnya.

Sebelumnya, Sahroni kembali ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI setelah menjalani sanksi penonaktifan selama enam bulan dari partainya serta dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Penetapan kembali Sahroni sebagai pimpinan komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan itu diumumkan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat di kompleks parlemen, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Dasco meminta persetujuan anggota Komisi III untuk menetapkan kembali Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III. Usulan itu kemudian disetujui oleh para anggota yang hadir.

Dengan keputusan tersebut, Sahroni resmi kembali menjalankan perannya sebagai pimpinan Komisi III DPR RI setelah masa sanksinya berakhir.

Continue Reading

News

Baitul ‘Izzah: Jejak Kosmik Turunnya Al-Qur’an

Published

on

Monitorday.com – Setiap Ramadhan, umat Islam memperingati dua peristiwa yang sering disebut bersama: Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadr. Namun di balik dua istilah ini, ada satu konsep yang jarang dibahas dalam percakapan populer, yakni Baitul ‘Izzah—sebuah istilah yang muncul dalam tafsir klasik untuk menjelaskan bagaimana Al-Qur’an diturunkan sebelum sampai kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam Al-Qur’an terdapat dua gambaran yang tampak berbeda tentang turunnya wahyu. Di satu sisi, Al-Qur’an menyatakan bahwa kitab suci ini diturunkan pada satu malam, yaitu Lailatul Qadr.

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam kemuliaan.” (QS. Al-Qadr: 1)

Ayat lain juga menegaskan hal serupa:

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi.” (QS. Ad-Dukhan: 3)

Namun dalam sejarah kenabian, wahyu tidak turun sekaligus. Ia datang secara bertahap selama sekitar 23 tahun, sejak peristiwa di Gua Hira hingga menjelang wafatnya Nabi. Pertanyaan pun muncul: bagaimana memahami dua keterangan ini?

Para ulama tafsir klasik menawarkan penjelasan yang cukup elegan. Salah satu riwayat yang terkenal berasal dari sahabat Nabi, Ibnu Abbas, yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah turunnya Al-Qur’an secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke sebuah tempat di langit dunia yang disebut Baitul ‘Izzah. Peristiwa ini terjadi pada malam Lailatul Qadr. Setelah itu, wahyu disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril selama lebih dari dua dekade (Al-Suyuti, 2008; Al-Qurthubi, 2006).

Dalam kerangka ini, Baitul ‘Izzah dipahami sebagai “rumah kemuliaan di langit dunia”—sebuah titik perantara dalam proses turunnya wahyu. Dari sana, ayat-ayat Al-Qur’an kemudian disampaikan kepada Nabi sesuai kebutuhan situasi dan perkembangan umat.

Konsep ini memang tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an, tetapi muncul dalam tradisi tafsir dan hadis sebagai upaya menjelaskan mekanisme kosmologis turunnya wahyu. Para mufasir melihatnya sebagai bagian dari struktur alam semesta yang disebut Al-Qur’an sebagai “langit dunia” (as-sama’ ad-dunya)—lapisan langit yang paling dekat dengan manusia.

Menariknya, jika dilihat dari perspektif sains modern, konsep ini dapat dipahami melalui pendekatan analogi. Dalam ilmu informasi, misalnya, proses distribusi data sering melibatkan beberapa lapisan: server utama, server distribusi, dan pengguna akhir. Informasi besar tidak selalu dikirim langsung dari pusat ke pengguna, tetapi melalui titik-titik distribusi agar prosesnya lebih teratur dan efisien.

Dengan analogi ini, sebagian penulis Muslim kontemporer menggambarkan struktur turunnya wahyu secara sederhana: Lauhul Mahfuz sebagai sumber utama, Baitul ‘Izzah sebagai titik distribusi kosmik, dan Nabi Muhammad sebagai penerima wahyu dalam sejarah manusia.

Pendekatan ini tentu bersifat ilustratif, bukan penjelasan ilmiah literal. Baitul ‘Izzah berada dalam wilayah metafisik, yang tidak dapat diverifikasi oleh metode sains empiris. Namun analogi semacam ini membantu menjelaskan mengapa Al-Qur’an disebut turun sekaligus pada satu malam, tetapi dalam praktiknya disampaikan secara bertahap.

Dalam kosmologi Al-Qur’an sendiri, alam semesta digambarkan memiliki lapisan-lapisan langit. Al-Qur’an beberapa kali menyebut konsep “tujuh langit” (sab‘a samawat) sebagai struktur kosmik ciptaan Tuhan. Langit dunia disebut sebagai lapisan yang paling dekat dengan manusia dan dihiasi oleh bintang-bintang (QS. Al-Mulk: 5). Dalam tafsir klasik, wilayah inilah yang sering dikaitkan dengan keberadaan Baitul ‘Izzah.

Di luar aspek kosmologinya, gagasan ini juga membawa pesan spiritual yang menarik. Ia menunjukkan bahwa turunnya Al-Qur’an bukan sekadar peristiwa lokal di Gua Hira, tetapi juga bagian dari peristiwa kosmik yang lebih besar. Wahyu tidak hadir secara acak, melainkan melalui sebuah tatanan yang teratur—dari sumber ilahi hingga sampai kepada manusia.

Dalam perspektif ini, Lailatul Qadr bukan hanya malam yang penuh pahala, tetapi juga momen kosmik ketika Al-Qur’an mulai memasuki sejarah manusia. Dari langit dunia, pesan itu kemudian turun sedikit demi sedikit, menjawab persoalan kehidupan, membentuk masyarakat, dan mengubah arah peradaban.

Mungkin di situlah makna terdalam dari konsep Baitul ‘Izzah: sebuah pengingat bahwa Al-Qur’an bukan sekadar teks yang lahir dalam sejarah, melainkan pesan kosmik yang menyeberangi langit sebelum sampai ke bumi.

Continue Reading

News

Lenovo Perkenalkan Dua Teknologi AI di Tech World 26 Hong Kong

Pentingnya infrastruktur hybrid untuk distribusi data adaptif, seiring dengan pergeseran industri dari pelatihan AI ke penggunaan AI secara intensif (inferencing)

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Lenovo memperkenalkan serangkaian solusi untuk kebutuhan pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang fleksibel pada ajang Tech World 26 Hong Kong. Inovasi ini menekankan pentingnya infrastruktur hybrid untuk distribusi data adaptif, seiring dengan pergeseran industri dari pelatihan AI ke penggunaan AI secara intensif (inferencing).

Langkah strategis ini merespons kebutuhan bisnis yang semakin mendesak untuk memproses data secara efisien di berbagai lokasi, termasuk cloud, pusat data lokal, dan jaringan edge. Situasi ini mendorong Lenovo untuk terus berinovasi dalam pengembangan teknologi server dan sistem pendingin canggih.

Salah satu produk unggulan yang dipamerkan adalah ThinkSystem SR675i, yang dijuluki “The Beast” oleh Charles Ferland, Vice President & General Manager ISG ESMB Commercial Group Lenovo. Server bertenaga besar ini telah mencatat delapan rekor dunia dalam performa AI. Kemampuan SR675i ditunjukkan melalui studi kasus medis, di mana server mampu menganalisis data sensitif dari pemindaian MRI sebesar 30GB dalam hitungan detik, memungkinkan diagnosis medis yang hampir instan.

Lenovo juga memperkenalkan ThinkSystem SR650i, server yang dirancang khusus untuk beban kerja AI umum, seperti deteksi penipuan pada transaksi kartu kredit dengan verifikasi dalam skala milidetik. Selain itu, ThinkEdge SE455i dihadirkan untuk membawa kekuatan AI langsung ke lokasi fisik seperti toko ritel atau pabrik, dengan kemampuan analisis video instan untuk memantau stok barang.

Kebutuhan daya yang masif untuk operasional AI turut menimbulkan tantangan lingkungan. Untuk menjawab isu ini, Lenovo menghadirkan generasi keenam dari teknologi pendingin cair mereka, Lenovo Neptune Liquid Cooling. Solusi ini dianggap krusial bagi pusat data modern yang membutuhkan efisiensi energi.

Menurut Charles Ferland, teknologi ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi energi. “Dengan teknologi Neptune, kami dapat membantu perusahaan mengurangi konsumsi energi pusat data mereka hingga 40%.” Solusi tersebut memungkinkan performa komputasi ekstrem tanpa mengorbankan tanggung jawab lingkungan, sekaligus memberikan efisiensi biaya operasional bagi perusahaan.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News15 minutes ago

7 Menteri Teken SKB Tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Kecerdasan Artifisial di Pendidikan

LakeyBanget4 hours ago

Mau Mudik Pakai Motor Listrik? Simak Tips Aman Agar Nyaman Selama Perjalanan

News4 hours ago

CKG Tembus 13 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Layanan untuk Pengemudi Mudik Lebaran 2026

LakeyBanget4 hours ago

Hattrick Bersejarah Valverde Bawa Real Madrid Hancurkan Man City

News7 hours ago

Microsoft Bela Anthropic di Pengadilan, Konflik AI dengan Pemerintah AS Memanas

News8 hours ago

Prabowo Beri Peringatan Keras Terkait Laporan Palsu

LakeyBanget14 hours ago

Universal Pictures Bakal Garap Biopik Band Bon Jovi ke Layar Lebar

LakeyBanget15 hours ago

“Agak Laen 2: Menyala Pantiku!” Pecahkan Rekor, Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa

LakeyBanget15 hours ago

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS dan Israel

News16 hours ago

Prabowo Pamer Capaian Danantara Indonesia, return on assets Naik 300 persen

News16 hours ago

Tunjangan Profesi Guru Agama Mulai Dicairkan

News21 hours ago

Iran Izinkan Kapal Lewati Selat Hormuz dengan Syarat Usir Dubes AS dan Israel

News1 day ago

Quraish Shihab Panjatkan Doa Khusus untuk Prabowo di Peringatan Nuzulul Qur’an

News1 day ago

Sahroni Ogah Terima Gaji Usai Kembali Aktif di DPR, Kok Kenapa?

News1 day ago

Baitul ‘Izzah: Jejak Kosmik Turunnya Al-Qur’an

News1 day ago

Lenovo Perkenalkan Dua Teknologi AI di Tech World 26 Hong Kong

News1 day ago

Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Tertinggi Baru Iran

LakeyBanget1 day ago

Cetak Sejarah, Indonesia Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026

News1 day ago

Prabowo Siapkan Strategi Agar Indonesia Tahan dari Dampak Perang Global

News2 days ago

Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Meureudu

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.