Connect with us

News

Jadi Capres Tertua, Ketum HMI: Prabowo Justru Diidolakan Kaum Muda

Deni Irawan

Published

on

Monitorday.com – Kendati menjadi Capres dengan usia paling tua yakni 72 tahun, Prabowo Subianto justru dinilai sebagai sosok yang jadi idola kaum muda. Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama saat menjadi narasumber dalam acara rilis survei Indikator Politik Indonesia.

“Karena Pak Prabowo di kalangan pemuda menurut kacamata dan pandangan kami selalu mencoba menawarkan berbagai macam solusi, terutama persoalan di Rusia dan Ukraina,” jelas Raihan, dikutip dari Republika.

ia mengatakan, meskipun ada beberapa solusi dan usulan yang dilontarkan Prabowo itu ditolak oleh generasi muda, itu sudah menunjukkan kedekatan Prabowo terhadap generasi penerus bangsa.

Raihan melihat itu menjadi daya tarik tersendiri bagi Prabowo bahwa sosok Menteri Pertahanan tersebut ingin melibatkan kaum muda untuk membantu memperjuangkan kedaulatan bangsa dan negara.

Raihan melihat tingginya dukungan kaum Milenial dan Gen Z terhadap mantan komandan Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut. 

Sebagai seorang pemimpin, Prabowo dinilai sudah berani menunjukkan karakternya yang dekat dan mendukung setiap pergerakan anak muda Indonesia.

“Meskipun banyak yang kontra dengan solusi beliau, tapi sebagai seorang pemimpin beliau berani memberikan solusi dan mengajak anak muda,” tambahnya.

Diketahui, dalam hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia Prabowo meraih hasil yang sangat tinggi di pendukung gen Z dengan rentang usia di bawah 26 tahun. Prabowo berhasil menorehkan dukungan sebesar 40,5 persen.

Sedangkan, ada sekitar 37,1 persen dari kalangan milenial yakni usia 27-42 tahun yang mendukung Prabowo di bursa capres 2024. Selain itu, Prabowo bahkan juga meraih hasil tertinggi di usia 59-79 tahun atau generasi baby boomers dengan torehan suara sebanyak 41,3 persen.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Benarkah Umat Islam Hanya Akan Bertahan 1500 Tahun? Ini Penjelasannya

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Tahun ini, umat Islam memasuki 1446 Hijriah—angka yang mengingatkan kita pada hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah yang jadi tonggak awal kalender Islam. Tapi, muncul sebuah pandangan menarik (dan sedikit bikin penasaran), yang menyebut bahwa umur umat Islam cuma sampai 1500 tahun. Wah, bener nggak ya?

Pendapat ini sebenarnya muncul dari analisis sebagian ulama dan ahli hadits terhadap sejumlah riwayat dan perumpamaan Nabi. Salah satu yang sering disebut adalah pandangan Imam As-Suyuthi yang bilang bahwa usia dunia sekitar 7000 tahun, dan Nabi Muhammad SAW diutus di tahun ke-5500. Nah, dari situ muncul spekulasi kalau usia umat Islam sekitar 1000–1500 tahun.

Ada juga hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, di mana Nabi menggambarkan perumpamaan umat Yahudi, Nasrani, dan Islam seperti pekerja dalam satu hari. Umat Islam diumpamakan sebagai kelompok terakhir yang kerja dari waktu Ashar sampai maghrib, tapi dapat upah paling banyak. Ini menunjukkan keutamaan umat Islam, tapi… apakah ini juga petunjuk tentang usia?

Beberapa ulama lalu menghitung-hitung dari masa Nabi Isa ke Nabi Muhammad (sekitar 600 tahun), lalu melihat bahwa umat Yahudi berumur sekitar 2000 tahun, dan dari situ muncul angka-angka “prediksi” umur umat Islam yang disebut-sebut mencapai 1400 atau 1500 tahun.

Namun, benarkah semua itu sahih?

Nah, di sinilah pentingnya hati-hati. Sebagian hadits yang dijadikan dasar ternyata berstatus dhaif alias lemah. Ada sanad yang terputus, atau perawi yang tidak kuat. Bahkan para ulama seperti Imam Ibnu Hajar dan Ibnu Rajab sudah wanti-wanti agar kita tidak menetapkan kapan kiamat terjadi, karena hal itu misteri besar yang hanya Allah yang tahu.

Nabi Muhammad SAW sendiri saat ditanya tentang kiamat, menjawab dengan rendah hati: “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.” (HR. Muslim)

Jadi, daripada sibuk menghitung sisa umur umat, mending kita fokus memperbaiki amal dan memperkuat iman. Toh, kiamat itu pasti datang, entah cepat atau lambat. Yang penting, kita siap.

Allah SWT berfirman:

“Manusia bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang hari kiamat. Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kebangkitan itu hanya di sisi Allah’. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari kebangkitan itu sudah dekat waktunya.”
(QS. Al-Ahzab: 63)

Continue Reading

News

Masyaallah! Ribuan Narapidana AS Memutuskan Masuk Islam

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Setiap tahun, ribuan narapidana di penjara-penjara Amerika Serikat memutuskan untuk memeluk Islam.
Fenomena ini menjadikan Islam sebagai agama dengan pertumbuhan tercepat di dalam sistem penjara AS.
Salah satu tokoh yang berperan penting dalam pembinaan napi mualaf adalah Rami Nsour dari Tayba Foundation.
Tayba Foundation menawarkan pendidikan Islam jarak jauh yang dirancang khusus untuk para narapidana.
Menurut Nsour, surat dari napi yang haus bimbingan spiritual terus membanjiri kotak surat organisasinya.
Sejak berdiri 15 tahun lalu, Tayba telah melayani lebih dari 13.000 orang, mayoritas adalah mualaf di balik jeruji.
Nsour memperkirakan bahwa sekitar 90 persen peserta programnya memeluk Islam saat mereka dipenjara.
Bagi banyak napi, Islam menawarkan kebebasan spiritual bahkan ketika tubuh mereka dikekang tembok penjara.
Praktik salat lima waktu yang konsisten memberi kekuatan dan ketenangan dalam situasi penuh tekanan.
Salah satu kisah menyentuh datang dari Muhammad Amin Anderson, napi kasus pembunuhan yang jadi mualaf.
Dulu dia hanyalah pemuda penuh kemarahan dan kecanduan, namun Islam membawanya kembali pada kemanusiaan.
Anderson awalnya lahir sebagai anak pendeta, tapi kemudian tersesat dalam dunia geng dan narkoba.
Setelah bertahun-tahun mencari, hanya Islam yang menurutnya paling masuk akal dan menyentuh hatinya.
Kini, setelah bebas, ia bekerja di Tayba Foundation untuk membantu para napi lain menemukan cahaya yang sama.
Ia merasa mendapat kesempatan kedua dari Tuhan dan ingin menebus masa lalunya dengan mengabdi untuk sesama.
Fenomena ini sejalan dengan prediksi Pew Research bahwa jumlah Muslim di AS akan terus meningkat hingga 2050.

Continue Reading

News

Layani Pemudik, Kemenag Siapkan Masjid Untuk Istirahat

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Agama menginisiasi program Masjid Ramah Pemudik untuk membantu masyarakat yang ingin beristirahat saat mudik.

Salah satu masjid yang terlibat dalam program ini adalah Masjid Jami’ At Taqwa Paciran di Lamongan, Jawa Timur.

Kemenag RI menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2025 yang menganjurkan masjid dan musala tetap buka 24 jam selama arus mudik.

Masjid Jami’ At Taqwa menyuguhkan pemandangan laut yang indah dan setiap hari dikunjungi sekitar 300 jemaah.

Saat musim mudik, jumlah pengunjung meningkat karena masjid ini menjadi tempat salat, istirahat, dan menikmati suasana laut.

Walaupun program Masjid Ramah Pemudik baru diresmikan, Masjid Jami’ At Taqwa sudah lama menerapkannya.

Masjid ini menyediakan ruang istirahat dan kulkas berisi minuman dingin untuk para pemudik.

Menurut Ketua DKM Ustaz Zaini, masjid selalu buka 24 jam dengan fasilitas bersih dan nyaman.

Sekitar 20 petugas dikerahkan setiap hari untuk menjaga kebersihan dan keamanan masjid.

Selama Ramadan, masjid juga membagikan takjil dan nasi kotak serta rutin mengadakan pengajian.

Sumber utama operasional masjid berasal dari infak parkir yang dikelola secara sukarela.

Hasil infak parkir cukup untuk membiayai seluruh kegiatan harian masjid.

Saat ini masjid sedang membangun menara sebagai ruang pertemuan dan pusat aktivitas umat.

Seorang pemudik bernama Dinda mengaku terkesan dengan kebersihan dan kenyamanan Masjid Jami’ At Taqwa.

Ia menyebut masjid ini sebagai tempat meneduhkan hati dan memulihkan tenaga di tengah arus mudik.

Kemenag mengapresiasi kiprah masjid ini sebagai contoh ideal pelayanan umat yang inklusif dan menginspirasi.

Continue Reading

News

Wakil Presiden Iran Dipecat Gegara Lakukan Hal Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Sabtu (5/4) memecat Wakil Presiden untuk urusan parlementer, Shahram Dabiri, setelah foto-foto perjalanannya yang mewah ke Antartika tersebar di media sosial.

Perjalanan tersebut memicu kritik tajam di tengah kondisi ekonomi Iran yang dilanda hiperinflasi dan tekanan ekonomi yang berat bagi rakyatnya.

Menurut laporan AFP, foto-foto yang beredar menunjukkan Dabiri, yang berusia 64 tahun dan merupakan seorang dokter, bersama istrinya di dekat kapal pesiar Plancius, sebuah kapal berbendera Belanda yang menawarkan ekspedisi mewah ke Antartika.

Perjalanan selama delapan hari ini diperkirakan memerlukan biaya sekitar 3.885 euro per orang, atau sekitar Rp66 juta, jumlah yang sangat tinggi mengingat situasi ekonomi negara yang sedang terguncang.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi IRNA, Presiden Pezeshkian menyatakan, “Dalam konteks ketika tekanan ekonomi pada penduduk tetap tinggi, perjalanan rekreasi mahal oleh pejabat, bahkan jika dibayar dari kantong mereka sendiri, tidak dapat dibela atau dibenarkan.”

Pernyataan ini menunjukkan kekecewaan besar pemerintah terhadap tindakan Dabiri yang dianggap tidak sensitif terhadap kesulitan yang dihadapi oleh banyak warga Iran.

Dabiri, yang ditunjuk sebagai Wakil Presiden untuk urusan parlementer pada Agustus 2024, sebelumnya dianggap sebagai orang kepercayaan dekat Pezeshkian.

Namun, setelah foto-foto tersebut tersebar, pemerintah Iran menerima banyak tekanan dari publik dan beberapa pendukung Pezeshkian yang mendesak agar Dabiri segera dicopot dari jabatannya.

IRNA juga melaporkan bahwa perjalanan tersebut dilakukan sebelum Dabiri memegang jabatan pemerintahan. Namun, meskipun perjalanan itu terjadi sebelum ia dilantik, kontroversi ini tetap menyulut kecaman keras, mengingat kondisi ekonomi negara yang semakin memburuk.

Kontroversi ini menambah masalah bagi Presiden Pezeshkian, yang terpilih tahun lalu dengan janji untuk memperbaiki perekonomian Iran dan meningkatkan kehidupan sehari-hari warganya.

Pada Maret lalu, salah satu pejabat kunci pemerintahannya, Menteri Ekonomi Abdolnasser Hemmati, juga diberhentikan oleh parlemen akibat terjadinya depresiasi tajam mata uang rial dan inflasi yang terus melonjak.

Continue Reading

News

Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Pascapengumuman Tarif Impor Trump

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Perancis, Emmanuel Macron, sepakat untuk menjaga dan memperkuat kerja sama ekonomi serta perdagangan antara kedua negara, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif timbal balik untuk beberapa negara, termasuk Indonesia dan Uni Eropa.

Kesepakatan ini terjalin melalui percakapan telepon antara kedua pemimpin pada Jumat malam (4/4), hanya dua hari setelah kebijakan tarif impor terbaru diumumkan oleh Trump.

Presiden Prabowo, melalui akun media sosial resminya @prabowo pada Sabtu (5/4), menyatakan bahwa kerja sama strategis Indonesia dan Perancis tidak hanya menguntungkan kedua negara, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran kawasan serta dunia.

“Dalam diskusi dengan Presiden Emmanuel Macron, kami sepakat untuk terus mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyambut baik komitmen Perancis untuk memperkuat kemitraan bilateral yang kokoh dan visioner antara kedua negara, serta mengajak untuk mempererat sinergi dalam membangun masa depan yang lebih baik bersama.

“Saya berharap kita dapat memperkuat sinergi dan membangun masa depan untuk kemajuan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Macron juga membagikan isi percakapannya dengan Presiden Prabowo melalui akun media sosial resminya @EmmanuelMacron pada Jumat malam waktu Paris.

Dalam unggahannya, Macron menyampaikan bahwa kedua negara telah memutuskan untuk memperkuat hubungan bilateral dengan proyek-proyek ambisius dan berwawasan ke depan.

Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Macron menyebutkan bahwa ia akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada akhir bulan Mei.

“Kami akan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, ilmu pengetahuan, budaya, serta memperluas kerja sama di bidang pendidikan,” ujar Macron.

Ia juga menyebutkan prioritas kerja sama antara Perancis, Uni Eropa, dan Indonesia, termasuk pengembangan rantai nilai yang tangguh, terutama dalam sektor logam kritis, serta mendukung transisi energi dari energi fosil menuju energi baru dan terbarukan (EBT).

Dalam percakapan yang sama, kedua pemimpin menegaskan komitmen mereka untuk mendukung perdamaian di Timur Tengah serta upaya untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.

Macron juga menyampaikan bahwa Prabowo dan dirinya akan bekerja sama dalam persiapan konferensi mengenai Gaza yang akan diadakan pada Juni 2025.

“Perdamaian dibangun melalui kemitraan yang kuat, perdagangan yang terbuka, dan visi bersama,” kata Macron, menutup pernyataannya.

Sementara itu, kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025, akan mulai diberlakukan pada 5 April 2025, dengan tarif umum sebesar 10 persen untuk seluruh negara.

Tarif khusus untuk Indonesia akan berlaku mulai 9 April 2025, dengan tarif 32 persen, sementara Uni Eropa akan dikenakan tarif 20 persen. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah responsif terhadap kebijakan perdagangan global yang semakin ketat.

Continue Reading

News

RUU Wakaf India Dinilai Diskriminatif, Umat Islam Sampaikan Protes

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Parlemen India telah meloloskan RUU Amandemen Wakaf yang dinilai dapat mengancam kepemilikan masjid dan tanah umat Islam.
RUU ini memungkinkan non-Muslim menjadi anggota dewan wakaf dan memberi pemerintah kewenangan merebut properti wakaf bila terjadi sengketa.
RUU disahkan di Majelis Tinggi dengan 128 suara setuju dan 95 menolak, sehari setelah disahkan di Majelis Rendah dengan 288 suara setuju.
Meski BJP tidak mayoritas di majelis rendah, mereka berhasil meloloskan RUU berkat dukungan sekutu koalisinya.
RUU tersebut kini menunggu persetujuan Presiden India Droupadi Murmu untuk menjadi undang-undang.
Pemerintah BJP berdalih perubahan ini untuk memberantas korupsi dan mendorong keberagaman dalam pengelolaan wakaf.
Namun, ketentuan baru ini dinilai bisa mengancam ratusan masjid dan situs suci Islam yang tidak memiliki dokumen hukum formal.
Tanah wakaf yang disumbangkan tanpa catatan resmi sejak berabad-abad lalu menjadi rentan terhadap penyitaan dan pembongkaran.
Kekhawatiran meningkat karena komunitas Muslim India makin sering mengalami diskriminasi di bawah pemerintahan Modi.
RUU ini dianggap melanggar hak konstitusional umat Islam dan membuka celah intervensi pemerintah dalam lembaga Islam.
Tanah wakaf di India mencapai sekitar 1 juta hektar dan dikelola oleh 32 dewan wakaf yang mayoritas anggotanya Muslim.
Menteri Dalam Negeri Amit Shah menyatakan keterlibatan non-Muslim hanya untuk urusan administrasi, bukan agama.
Tokoh oposisi Rahul Gandhi mengecam RUU ini sebagai senjata untuk meminggirkan umat Islam dan merampas hak milik mereka.
All India Muslim Personal Law Board (AIMPLB) menolak keras RUU ini karena dianggap diskriminatif dan bermotif komunal.
AIMPLB menyarankan aksi massa dan akan menempuh jalur hukum bila RUU disahkan menjadi undang-undang.
Mereka mempertanyakan apakah Muslim akan diberi peran serupa di dewan kuil Hindu.
Kelompok sayap kanan Hindu telah merusak beberapa masjid dengan klaim bahwa masjid dibangun di atas kuil Hindu.
Kasus penghancuran Masjid Babri di Ayodhya menjadi contoh paling mencolok dari konflik ini.
Muslim India adalah minoritas terbesar di India, namun juga termasuk kelompok termiskin di negara itu.
Komite Sachar tahun 2006 pernah merekomendasikan reformasi dewan wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam.

Continue Reading

News

Tingginya Arus Mudik Lebaran, WFA Diperpanjang hingga 8 April

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa kerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 8 April 2025.

Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi tingginya arus balik mudik yang masih terlihat hingga H+2 Lebaran 2025, pada Selasa (2/4).

“Memang setelah H+2, tepatnya pada tanggal 3 April, kami melihat masih ada peningkatan arus mudik. Oleh karena itu, kami memperpanjang WFA,” kata Dudy saat meninjau Terminal Giwangan, Kota Yogyakarta, pada Sabtu (5/4).

Dudy menjelaskan bahwa berdasarkan analisis, diperkirakan tingkat perjalanan balik mudik akan tetap tinggi, sehingga perpanjangan WFA dianggap perlu untuk meratakan distribusi lalu lintas dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan lancar.

“Kami menilai bahwa perpanjangan WFA diperlukan agar arus balik tidak menumpuk dan dapat diurai dengan lebih baik. Harapannya, kepadatan lalu lintas dapat dikendalikan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan pulang dengan nyaman,” tambah Dudy.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) juga mengeluarkan keputusan untuk memperpanjang masa WFA bagi ASN hingga 8 April 2025, sesuai dengan Surat Edaran Menteri PANRB No. 3 Tahun 2025 yang ditandatangani pada Jumat (4/4).

Selain perpanjangan WFA, Kementerian Perhubungan juga berupaya mendukung kelancaran arus balik dengan menyediakan layanan mudik gratis menggunakan angkutan umum. Langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi dan memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengendara sepeda motor.

Dudy menambahkan, pemerintah akan terus memantau situasi pasca-lebaran, dengan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu (6/4). Evaluasi terhadap pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini rencananya akan dilakukan setelah periode arus balik selesai.

Continue Reading

News

Innalillahi! Tentara Israel Eksekusi Petugas Medis Palestina

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Dokter forensik Palestina mengungkap bahwa 15 paramedis dan petugas penyelamat dieksekusi oleh pasukan Israel.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa semua korban tewas akibat tembakan jarak dekat yang mengarah ke bagian tubuh vital.

Korban-korban tersebut berasal dari Bulan Sabit Merah Palestina, Pertahanan Sipil, dan staf PBB yang tengah menjalankan misi kemanusiaan.

Mereka dibunuh saat sedang mengevakuasi korban sipil di Rafah pada pagi hari 23 Maret.

Setelah dieksekusi, tentara Israel mengubur jenazah mereka secara massal menggunakan buldoser.

Saksi mata melaporkan adanya tanda-tanda penyiksaan dan pengikatan pada tubuh beberapa korban.

Seorang korban ditemukan dengan tangan terikat, sementara lainnya diduga dipenggal sebelum tewas.

Sebagian besar korban menderita luka tembak ganda dan satu jenazah ditemukan dalam kondisi rusak parah seperti dilukai hewan.

Israel berdalih bahwa ambulans yang mendekati lokasi mereka terlihat mencurigakan karena tidak menyalakan lampu darurat.

Namun klaim Israel ini dibantah oleh organisasi kemanusiaan dan saksi mata yang menyatakan misi itu murni kemanusiaan.

Tidak ada bukti bahwa para petugas medis tersebut menimbulkan ancaman terhadap militer Israel.

Insiden keji ini memicu kemarahan masyarakat internasional dan desakan agar Israel diadili di Pengadilan Kriminal Internasional.

Kelompok HAM internasional menyebut tindakan itu sebagai kejahatan perang dan menuntut investigasi menyeluruh.

Sejak gencatan senjata dilanggar, serangan brutal Israel terhadap Gaza semakin meningkat.

Staf medis, warga sipil, dan tim penyelamat menjadi sasaran utama dalam konflik yang belum juga mereda.

Lebih dari 1.000 tenaga medis telah tewas sejak dimulainya genosida pada 7 Oktober 2023.

Continue Reading

News

Donald Trump Bakal Kirim Ribuan Senapan Serbu ke Israel

Yusuf Hasyim

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump akan mengirimkan lebih dari 20.000 senapan serbu ke Israel.

Pengiriman senjata ini sebelumnya sempat ditunda oleh pemerintahan Joe Biden karena kekhawatiran akan digunakan oleh pemukim Yahudi ekstremis.

Dokumen yang diperoleh Reuters menyebutkan bahwa Departemen Luar Negeri AS memberi notifikasi penjualan ke Kongres pada 6 Maret.

Nilai penjualan senjata tersebut mencapai 24 juta dolar AS dan akan digunakan oleh Kepolisian Nasional Israel.

Meski tergolong kecil dibandingkan bantuan militer lain, penjualan ini menarik perhatian karena sensitivitas penggunaannya.

Pemerintahan Biden sebelumnya menunda pengiriman karena khawatir senjata itu dipakai untuk menyerang warga Palestina di Tepi Barat.

Presiden Trump langsung mencabut sanksi terhadap pemukim Yahudi Israel pada hari pertama menjabat kembali.

Langkah Trump tersebut berlawanan dengan kebijakan pemerintah AS sebelumnya yang lebih hati-hati terhadap pemukim Yahudi.

Sejak pencabutan sanksi itu, pemerintahan Trump mulai menyetujui kembali berbagai penjualan senjata ke Israel.

Pengiriman senjata kali ini menjadi bagian dari kebijakan baru Trump yang pro-Israel secara terang-terangan.

Senjata yang dikirim adalah senapan serbu buatan Amerika Serikat yang diduga bisa memperburuk konflik di Tepi Barat.

Tepi Barat adalah wilayah pendudukan yang sering menjadi lokasi kekerasan antara pemukim Yahudi dan warga Palestina.

Kelompok hak asasi manusia telah lama memperingatkan soal dampak buruk pengiriman senjata ke wilayah konflik tersebut.

Penjualan senjata ini tetap dilakukan meski ada kekhawatiran soal pelanggaran hak asasi manusia.

Notifikasi kepada Kongres menyebut bahwa keputusan penjualan mempertimbangkan faktor politik, militer, ekonomi, dan hak asasi manusia.

Kebijakan baru ini memperkuat dukungan militer AS terhadap Israel meski menuai kritik dari berbagai pihak.

Continue Reading

News

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada 5 hingga 7 April 2025.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi arus balik Lebaran 2025,” kata Irjen Agus dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Agus menjelaskan, pihaknya telah memproyeksikan jumlah kendaraan yang akan melintas pada arus balik tahun ini, dengan salah satu faktor pertimbangannya adalah data kendaraan yang keluar dari Jakarta saat arus mudik, yang tercatat mencapai sekitar 2,1 juta kendaraan.

“Jika tidak diurai dengan baik, jumlah kendaraan ini berpotensi menyebabkan kemacetan parah saat puncak arus balik nanti,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan tersebut, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan sistem one way nasional yang akan diberlakukan mulai 6 April 2025. Penerapan sistem one way ini akan dimulai di Gerbang Tol Kalikangkung, dengan tujuan mengurai kepadatan kendaraan.

Selain itu, Korlantas juga akan memberlakukan contraflow jika volume kendaraan meningkat drastis. Skema contraflow ini akan diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek, dimulai dari Kilometer (Km) 70 hingga Km 47, dan dapat diperpanjang hingga Km 36 jika diperlukan.

Tidak hanya itu, Korlantas juga akan memanfaatkan jalan tol fungsional, seperti Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan, yang akan berfungsi sepanjang 30 kilometer dari Sadang hingga Cibatu untuk membantu mengurai kepadatan arus balik dari arah Bandung.

Sebagai langkah tambahan, jika terjadi lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan, Korlantas juga siap memperpanjang sistem one way lokal tahap dua dari Km 246 hingga Km 188.

“Kami akan terus memantau perkembangan arus dan mengambil langkah-langkah yang tepat, baik itu di jalan tol, jalan arteri, atau jalan nasional,” ujar Agus.

Korlantas Polri juga akan terus bekerja sama dengan semua stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Sportechment22 minutes ago

Ini Kata Bojan Hodak Soal Rumor Saddil Ramdani dan Jordi Amat Bakal Gabung Persib

Ruang Sujud1 hour ago

Khauf yang Mencerahkan: Ketakutan kepada Allah yang Menjadi Cahaya Hati

News3 hours ago

Benarkah Umat Islam Hanya Akan Bertahan 1500 Tahun? Ini Penjelasannya

Ruang Sujud6 hours ago

Khauf sebagai Bentuk Cinta: Perspektif Tasawuf dalam Mendekatkan Diri kepada Allah

News7 hours ago

Masyaallah! Ribuan Narapidana AS Memutuskan Masuk Islam

Ruang Sujud10 hours ago

Antara Khauf dan Harap: Menemukan Keseimbangan dalam Spiritualitas Islam

News11 hours ago

Layani Pemudik, Kemenag Siapkan Masjid Untuk Istirahat

Review14 hours ago

Open Statement Menkeu AS Mesti di Balas dengan Strategi

Ruang Sujud14 hours ago

Khauf dalam Jiwa: Menyelami Rasa Takut yang Membentuk Pilihan Hidup Kita

Sportechment22 hours ago

PSG Resmi Juara Ligue 1, Gelar Pertama di 5 Liga Top Eropa Musim Ini

News22 hours ago

Wakil Presiden Iran Dipecat Gegara Lakukan Hal Ini

Sportechment23 hours ago

Thomas Mueller Akhiri Karier di Bayern Muenchen Usai 25 Tahun Berjasa

Review1 day ago

Tarif Dagang USA Buat Prabowo Semakin Gas Produk Lokal

News1 day ago

Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Pascapengumuman Tarif Impor Trump

Sportechment1 day ago

KTT Kecerdasan Buatan: Presiden Rwanda Ajak Afrika Bersiap Bersaing di Era Teknologi

Ruang Sujud1 day ago

Bahaya Ghuluw dalam Agama: Ketika Semangat Melewati Batas Syariat

Review1 day ago

Stop Bahas Identitas, Ayo Berdaya!

Sportechment1 day ago

Ruben Onsu Putuskan Mualaf, Raffi Ahmad: Semoga Istiqomah

Sportechment1 day ago

Film Waktu Maghrib 2 Siap Tayang di Layar Lebar, Kapan?

News1 day ago

RUU Wakaf India Dinilai Diskriminatif, Umat Islam Sampaikan Protes