LakeyBanget
Bek Man United Berniat Jadi Hafiz Al Quran dan Imam Masjid Usai Piala Dunia 2026
Monitorday.com – Bek Noussair Mazraoui dikabarkan tengah mempertimbangkan keputusan besar dalam kariernya. Pemain Manchester United itu berencana pensiun dari sepak bola profesional setelah tampil di Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Pemain tim nasional Maroko itu ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan fokus pada kehidupan religius. Mazraoui mengungkapkan keinginannya untuk menghafal Al-Qur’an serta menjadi imam masjid setelah pensiun dari dunia sepak bola.
“Setelah Piala Dunia 2026, mungkin saya akan mengakhiri karier. Hidup ini singkat, saya ingin menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Keinginan Mazraoui untuk mendalami kehidupan spiritual sebenarnya bukan hal baru. Sejak 2024, tak lama setelah bergabung dengan Manchester United, pemain berusia 29 tahun itu sudah menyampaikan rencana tersebut.
Namun, jika benar terealisasi, Mazraoui harus mengakhiri kontraknya lebih cepat. Saat ini, ia masih terikat kontrak dengan klub hingga Juni 2028.
Mazraoui sempat menjadi andalan di era pelatih Ruben Amorim, terutama dalam skema 3-4-3 yang menempatkannya sebagai wing-back kanan utama.
Akan tetapi, situasi berubah ketika kursi kepelatihan beralih ke Michael Carrick. Perannya mulai berkurang, bahkan dalam beberapa pertandingan ia tak lagi menjadi pilihan utama. Dalam salah satu laga saat ia menjadi starter, Manchester United harus mengakui keunggulan Newcastle United dengan skor 1-2.
Di level internasional, Mazraoui tetap menjadi sosok penting bagi Timnas Maroko. Ia tampil konsisten, termasuk bermain selama 82 menit saat Maroko mengalahkan Ekuador 2-1 pada FIFA Matchday Maret 2026.
Setelah sukses membawa Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022 dan menjuarai Piala Afrika 2025, turnamen 2026 berpotensi menjadi penampilan terakhir Mazraoui bersama skuad Singa Atlas.
Jika rencana tersebut benar terwujud, Mazraoui tak hanya akan dikenang sebagai pesepak bola andal, tetapi juga sebagai sosok yang memilih jalan hidup berbeda demi tujuan spiritualnya.
LakeyBanget
Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun
Monitorday.com – Timnas Indonesia akhirnya kembali mengangkat trofi. Setelah menunggu 35 tahun sejak terakhir kali menjadi juara pada 1991, Skuad Garuda kembali merasakan podium tertinggi sepak bola senior dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia memastikan gelar setelah menundukkan Thailand lewat drama adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti.
Gelar ini menjadi pencapaian bersejarah karena merupakan trofi pertama Indonesia di ajang sepak bola senior setelah penantian panjang.
Terakhir kali Timnas Indonesia senior menjadi juara terjadi pada SEA Games 1991. Saat itu, skuad Garuda ditangani pelatih Anatoli Polosin dan diperkuat sejumlah nama besar seperti Robby Darwis, Aji Santoso, Widodo Cahyono Putro, Rochy Puttiray, Ferryl Hattu, Eddy Harto, Kas Hartadi, Peri Sandria, Bambang Nurdiansyah, Yusuf Ekodono, Sudirman, Maman Suryaman, dan Heriansyah.
Menariknya, kisah 1991 dan 2026 memiliki kemiripan. Saat merebut emas SEA Games 35 tahun lalu, Indonesia juga harus melewati adu penalti. Setelah bermain 0-0, Indonesia mengalahkan Malaysia 4-3 dalam drama tendangan 12 pas.
Setelah kejayaan di SEA Games 1991, Indonesia berkali-kali mendekati gelar tetapi selalu gagal menuntaskan perjalanan di level senior.
Di Piala AFF, Indonesia tercatat enam kali menjadi runner-up. Setiap kali mencapai final, trofi selalu lepas dari genggaman.
Indonesia memang kembali meraih emas sepak bola SEA Games pada 2023. Namun, turnamen tersebut menggunakan batas usia U-23 sehingga pencapaian itu berbeda dengan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 yang diraih tim senior.
Kini, penantian panjang itu berakhir. Kemenangan atas Thailand di SUGBK tidak hanya menghadirkan trofi baru, tetapi juga menutup rentang 35 tahun tanpa gelar juara sepak bola senior bagi Indonesia.
LakeyBanget
Selamat! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Monitorday.com – Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand dalam final dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Gelar juara ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam drama tos-tosan sekaligus mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup.
Indonesia langsung tampil agresif sejak menit awal. Dominasi penguasaan bola mencapai sekitar 65 persen pada babak pertama. Namun, tekanan Garuda belum mampu membongkar pertahanan Thailand. Sejumlah peluang tercipta, tetapi skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Pertandingan semakin terbuka selepas turun minum. Kedua tim saling menyerang dan mulai menciptakan peluang berbahaya.
Indonesia mendapat keuntungan besar setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah. Bek Thailand itu diusir setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny di depan kotak penalti, setelah sebelumnya telah mengantongi kartu kuning.
Dean James maju sebagai eksekutor tendangan bebas. Sepakannya melewati pagar betis dan berubah arah setelah mengenai pemain Thailand sebelum mengecoh kiper Saranon Anuin.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan beberapa menit. Thailand menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui Iklas Sanron. Gol tersebut tercipta setelah bola lambung gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini belakang Indonesia.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai. Pertandingan pun memasuki babak tambahan.
Drama semakin memuncak di extra time. Indonesia dan Thailand tetap bermain dengan intensitas tinggi, tetapi Thailand justru mampu memanfaatkan serangan balik pada menit ke-111.
Peeradol Chamrasamee menuntaskan skema serangan balik dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia berada di ambang kehilangan gelar. Namun, lima menit kemudian Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat.
Bek Timnas Indonesia itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Tembakannya sempat membentur mistar sebelum bola masuk ke gawang Thailand.
2-2.
Tidak ada lagi gol hingga menit ke-120. Juara pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Indonesia tampil tenang dalam drama tos-tosan. Empat eksekutor, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugas.
Sebaliknya, Thailand gagal melalui dua eksekutornya, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya.
Indonesia akhirnya menang 4-2 dan memastikan diri menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Trofi tersebut sekaligus menjadi puncak perjalanan Garuda menuju final. Indonesia sebelumnya memastikan tiket ke partai puncak setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A. Hasil itu membuat Indonesia unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Di hadapan puluhan ribu pendukung di SUGBK, Indonesia akhirnya menutup turnamen dengan cara paling dramatis: bangkit dari ketertinggalan, bertahan hingga 120 menit, lalu menuntaskan Thailand dari titik penalti.
LakeyBanget
Singapura Siapkan Polisi Robot Humanoid Berbasis AI
Monitorday.com – Singapura menargetkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai bekerja bersama petugas keamanan publik pada 2028. Robot tersebut diproyeksikan menangani berbagai tugas berisiko, mulai dari menghadapi bahan berbahaya hingga menyelidiki lokasi ledakan.
Target itu disampaikan saat Singapura meresmikan Home Team Humanoid Robotics Centre (H2RC) di kawasan teknologi One-North, Rabu (30/9/2026). Pusat tersebut secara khusus dikembangkan untuk melatih dan menguji robot humanoid dalam operasi keselamatan publik.
“Kami menargetkan robot humanoid pertama dapat bekerja bersama petugas Home Team dalam situasi operasional nyata, dengan tugas yang jelas, aman, dan andal pada 2028,” kata Menteri Kedua Urusan Dalam Negeri Singapura, Edwin Tong, dikutip dari Channel News Asia.
H2RC disebut sebagai pusat pertama yang secara khusus berfokus pada pengembangan robot humanoid untuk kebutuhan keselamatan publik. Fasilitasnya memiliki luas sekitar enam lapangan basket dan dilengkapi lingkungan simulasi untuk menguji robot dalam berbagai skenario.
Badan Sains dan Teknologi Home Team (HTX) memilih desain humanoid karena robot tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan yang dirancang untuk manusia. Robot juga bisa menggunakan peralatan yang sudah tersedia tanpa memerlukan perubahan besar pada tata ruang.
Penggunaan robot akan diprioritaskan untuk pekerjaan yang berpotensi membahayakan petugas manusia. Polisi Singapura, misalnya, dapat mengerahkan robot untuk menangani, mengamankan, hingga mengambil sampel bahan berbahaya.
Dalam penyelidikan ledakan, robot dapat lebih dulu memasuki area yang belum stabil untuk mencari dan mengambil barang bukti. Langkah tersebut diharapkan mengurangi risiko petugas terkena ledakan susulan atau tertimpa bangunan yang runtuh.
Salah satu robot yang diperagakan di H2RC bahkan mampu berlutut untuk mengambil benda yang berada dekat permukaan tanah. Menurut HTX, kemampuan tersebut belum tersedia pada sejumlah robot humanoid komersial siap pakai.
Robot juga berpotensi digunakan untuk mencari barang selundupan di sel tahanan serta mengisi ulang perlengkapan medis darurat di ambulans.
Pengembangan robot tidak berhenti pada kemampuan bergerak. HTX membekalinya dengan AI fisik agar robot mampu memahami lingkungan, mengambil keputusan, dan bertindak ketika kondisi di lapangan berubah.
HTX juga mengembangkan AI agenik yang memungkinkan robot menjalankan misi dalam beberapa tahap, menangani kegagalan, serta menyesuaikan tindakan dengan perubahan situasi.
Teknologi tersebut dinilai penting karena robot komersial saat ini umumnya dikembangkan untuk kebutuhan manufaktur, otomasi industri, dan rumah tangga. Sementara itu, tugas keselamatan publik membutuhkan kemampuan yang jauh lebih spesifik dan tingkat keandalan yang tinggi.
Untuk mempercepat pengembangan, HTX menggandeng ST Engineering melalui kerja sama riset, integrasi teknologi, dan keamanan siber. Kolaborasi juga melibatkan FieldAI, General Robotics, dan Mistral AI.
Jika target 2028 tercapai, Singapura akan memasuki babak baru penggunaan robot humanoid: bukan sekadar sebagai mesin otomasi, tetapi sebagai rekan petugas manusia dalam menghadapi situasi berbahaya.
LakeyBanget
Scaloni: Laga Perpisahan Messi Bakal Jadi Momen Emosional
Monitorday.com – Lionel Messi akan menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina saat menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026). Pelatih Lionel Scaloni memperkirakan perpisahan tersebut bakal menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah La Albiceleste.
Pertandingan ini sekaligus menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Argentina. Scaloni meyakini publik akan memberikan penghormatan besar kepada kapten yang telah membawa negaranya melewati berbagai pencapaian bersejarah.
“Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan,” ujar Scaloni, dikutip dari BeIN SPORTS, Minggu (4/10/2026).
Antusiasme suporter diprediksi membanjiri Monumental. Scaloni bahkan menggambarkan besarnya animo publik untuk menyaksikan langsung pertandingan terakhir Messi bersama Argentina.
“Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh,” katanya.
Keputusan Messi mengakhiri karier internasional datang setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Langkah tersebut menutup perjalanan panjang pemain yang selama hampir dua dekade menjadi wajah utama sepak bola Argentina.
Messi meninggalkan tim nasional dengan sederet rekor. Dengan 208 penampilan, ia menjadi pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah Argentina. Ia juga merupakan pencetak gol terbanyak La Albiceleste dengan 125 gol.
Di Piala Dunia, Messi turut menorehkan catatan istimewa. Ia menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia. Selain itu, Messi mengoleksi 33 kontribusi gol di turnamen tersebut, terdiri dari 21 gol dan 12 assist.
Puncak karier internasional Messi terjadi di Piala Dunia 2022 Qatar. Setelah bertahun-tahun gagal meraih trofi bersama Argentina, ia akhirnya mengangkat gelar Piala Dunia dan menyempurnakan warisannya bersama La Albiceleste.
Kini, Argentina harus bersiap memasuki era baru tanpa Messi. Sejumlah talenta muda, termasuk Nico Paz dan Franco Mastantuono, mulai menunjukkan potensi untuk mengisi ruang yang ditinggalkan sang megabintang.
Di saat yang sama, masa depan Scaloni menjadi bagian penting dari proyek regenerasi Argentina. Ia diperkirakan tetap menangani tim hingga Copa America 2028 dan berpeluang melanjutkan tugasnya sampai Piala Dunia 2030.
Gelandang Enzo Fernandez menilai keberadaan Scaloni sangat penting untuk menjaga Argentina tetap berada di level tertinggi.
“Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi,” ujar Fernandez.
Laga melawan Benin akhirnya bukan sekadar pertandingan. Monumental akan menjadi saksi ketika Argentina mengucapkan selamat tinggal kepada Messi—kapten, pencetak gol terbanyak, sekaligus sosok yang membawa La Albiceleste ke puncak sepak bola dunia.
LakeyBanget
Bos Ducati Catat 100 Kemenangan Berkat Marquez Juarai MotoGP Jepang
Monitorday.com – Marc Marquez tampil gemilang bersama Ducati Lenovo dengan memenangi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10/2026). Kemenangan itu sekaligus menjadi momen istimewa bagi General Manager Ducati Lenovo, Luigi Dall’Igna, yang mencatatkan 100 kemenangan Grand Prix sepanjang kariernya sebagai manajer tim.
Marquez harus menghadapi persaingan ketat dengan dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Namun, pembalap asal Spanyol itu mampu menjaga ritme balap dan mengatasi tekanan hingga finis sebagai pemenang.
Dall’Igna memberikan pujian tinggi atas penampilan Marquez. Menurutnya, sang pembalap menjalani balapan dengan nyaris sempurna.
“Marc sangat luar biasa dan dalam balapan terakhir dia melakukan segalanya dengan benar, jadi selamat baginya dan seluruh tim,” ujar Dall’Igna, dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin (5/10/2026).
Kemenangan di Motegi juga menandai pencapaian ke-100 Dall’Igna sejak menjalankan peran sebagai manajer Ducati Lenovo. Catatan tersebut menambah panjang daftar keberhasilannya bersama tim asal Italia tersebut.
Francesco Bagnaia menjadi penyumbang kemenangan terbanyak pada era Dall’Igna dengan 31 kemenangan. Marquez berada di posisi kedua dengan 20 kemenangan, disusul Andrea Dovizioso dengan 14 kemenangan.
- Francesco Bagnaia: 31 kemenangan
- Marc Marquez: 20 kemenangan
- Andrea Dovizioso: 14 kemenangan
Meski mencapai tonggak 100 kemenangan, Dall’Igna menegaskan bahwa pencapaian pribadi bukan prioritasnya. Fokus utama Ducati Lenovo saat tampil di Jepang adalah merebut kemenangan.
“Tujuan saya adalah memenangkan GP Jepang dan tidak terlalu memikirkan catatan pribadi,” kata Dall’Igna.
Kemenangan Marquez di Motegi sekaligus mempertegas kekuatan Ducati Lenovo dalam persaingan MotoGP. Di tengah tekanan dan persaingan ketat hingga lap-lap akhir, Marquez dan tim mampu menjaga konsistensi untuk mengamankan kemenangan.
LakeyBanget
Disambut Menpora, Presiden FIFA Dipastikan Saksikan Final FIFA ASEAN CUP 2026
Monitorday.com – Presiden FIFA Gianni Infantino telah tiba di Indonesia. Gianni tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (4/10) sore dan disambut langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Menurut Ketum PSSI kunjungan Infantino ke Indonesia adalah untuk bertemu Presiden RI, Prabowo Subianto, dan menonton babak final FIFA ASEAN Cup 2026.
Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta mempertemukan Indonesia melawan Thailand pada 5 Oktober 2026.
Final Indonesia melawan Thailand dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB. Sebelum pertandingan final, akan digelar laga perebutan tempat ketiga, mempertemukan Vietnam dengan Malaysia di stadion yang sama.
Ketum PSSI Erick mengatakan sejumlah pemimpin negara Asia Tenggara dan negara Asia lainnya juga diundang dalam rangkaian penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menyaksikan pertandingan final.
Kehadiran Presiden Prabowo dan Infantino menjadi bagian dari rangkaian agenda penutupan turnamen yang untuk pertama kalinya digelar FIFA di kawasan Asia Tenggara.
“Rencana Presiden Gianni akan bertemu Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dan tanggal 5 Oktober nya di GBK mengundang beberapa presiden dari negara Asia Tenggara dan juga Asia lainnya, dan tentu penutupan, pertandingan final nanti,” ujar Ketum PSSI Erick.
LakeyBanget
Sold Out! 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Terjual
Monitorday.com – Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out.
Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), mulai pukul 20.00 WIB. Laga ini mempertemukan Indonesia sebagai juara Grup A dan Thailand sebagai juara Grup B.
Capaian penjualan tersebut menegaskan besarnya dukungan publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Puluhan ribu suporter akan memadati SUGBK untuk memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda dalam perebutan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) Marsal Masita mengatakan tingginya penjualan tiket merupakan gambaran besarnya minat masyarakat terhadap perjuangan Timnas Indonesia.
“Penjualan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 menunjukkan minat besar publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Apresiasi kepada seluruh suporter yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia sejak fase grup hingga partai final,” ujar Marsal di Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Marsal berharap antusiasme penonton yang membludak diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain, sekaligus diiringi komitmen untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan sportivitas selama pertandingan.
Panitia dan GSI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket dari calo atau pihak lain di luar kanal resmi. Dengan status sold out, suporter diminta mewaspadai penawaran tiket palsu, tiket hasil penggandaan, maupun harga yang tidak wajar.
Tiket The Finals FIFA ASEAN Cup 2026 sebelumnya dijual melalui KitaGaruda.id dengan persyaratan kepemilikan dan verifikasi Garuda ID. Setelah kuota 67 ribu tiket terpenuhi, tidak ada lagi tiket reguler yang tersedia melalui kanal penjualan resmi.
Pada hari yang sama, SUGBK juga menjadi venue pertandingan perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB.
PSSI, GSI, dan panitia penyelenggara mengajak seluruh penonton yang telah memiliki tiket untuk datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, serta menjaga suasana pertandingan tetap aman, tertib, dan sportif.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya menjadi pertandingan perebutan trofi, tetapi juga momentum kebersamaan antara Timnas Indonesia dan puluhan ribu suporter di SUGBK.
LakeyBanget
Asian Games 2026 Ditutup, Atlet Tenis Bawa Bendera Merah Putih Kenakan Prada Bali
Monitorday.com – Atlet tenis Indonesia, Meydiana Laviola Reinnamah mengungkapkan rasa bangga dan harunya setelah dipercaya menjadi pembawa bendera (flag bearer) kontingen Indonesia pada upacara penutupan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (4/10).
Meydiana memimpin barisan defile Tim Indonesia dengan mengenakan busana khas daerah yang memukau perpaduan kebaya merah berbahan sutra bertabur motif Prada Bali karya desainer senior Ghea Panggabean, dipadukan dengan sarung tenun songket Bali berwarna putih.
Bagi Meydiana, kesempatan mengibarkan Merah Putih di hadapan publik olahraga se-Asia bukan sekadar tugas seremoni, melainkan momen paling bersejarah sepanjang kariernya sebagai atlet.
“Tentu sangat bangga bisa menjadi wakil Indonesia yang membawa Merah Putih di penutupan Asian Games 2026. Sangat bangga bisa menggunakan baju Bali dan memperkenalkannya ke dunia,” kata Meydiana.
Dia mengaku balutan busana adat Bali bernuansa Merah Putih yang dipakai memberi dorongan moral dan semangat luar biasa baginya sebagai perwakilan kaum perempuan serta atlet nasional.
Kesempatan emas menjadi flag bearer di ajang sebesar Asian Games ini diakuinya menjadi pemicu motivasi baru untuk terus mengukir prestasi bagi Indonesia di kancah internasional.
“Semoga kesempatan ini bisa menambah motivasi saya untuk bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia ke depannya,” tambahnya.
Dalam seremoni tersebut, Meydiana memimpin barisan defile yang terdiri atas 52 atlet dan ofisial dari lima cabang olahraga yaitu judo, hoki, tenis, panahan, dan gulat.
Para atlet lainnya tampil kompak mengenakan tracksuit putih bermotif Limar Palembang, sementara jajaran CdM dan perwakilan atlet mengenakan kemeja sutra motif Songket Bali lengkap dengan udeng.
Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya perjuangan Tim Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Merah Putih berhasil meraih 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan.
LakeyBanget
De la Fuente: Yamal Menuju Legenda
Monitorday.com – Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente melontarkan pujian tinggi kepada Lamine Yamal setelah sang winger kembali menjadi aktor penting dalam kemenangan La Furia Roja.
Spanyol menundukkan Republik Ceko 3-1 pada lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 di Oviedo, Minggu (4/10/2026) WIB. Yamal langsung membuka pesta gol Spanyol saat pertandingan baru berjalan enam menit.
Performa tersebut semakin menguatkan keyakinan De la Fuente terhadap masa depan pemain Barcelona itu. Pelatih 65 tahun tersebut bahkan menilai Yamal berada di jalur menuju status legenda sepak bola.
“Dia sedang menuju untuk menjadi legenda sepak bola sejati,” ujar De la Fuente seperti dikutip dari laman UEFA.
Yamal tak sekadar mencetak gol pembuka. Pemain berusia 19 tahun itu aktif sepanjang pertandingan dan kembali menunjukkan kualitas yang membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam skuad Spanyol.
De la Fuente juga meyakini Yamal punya kapasitas untuk bersaing dalam perebutan Ballon d’Or. Namun, ia menegaskan penghargaan tersebut tak hanya layak diperebutkan Yamal karena Spanyol memiliki sejumlah pemain lain yang juga pantas diperhitungkan.
“Itu adalah pandangan saya. Bila dia satu-satunya pemain Spanyol yang bersaing untuk Ballon d’Or, saya akan mengatakan bahwa dia adalah yang terbaik. Namun, ada pemain Spanyol lain dan saya menghormati mereka,” kata De la Fuente.
Kemenangan atas Republik Ceko membuat Spanyol tetap sempurna di Grup A3 UEFA Nations League. La Roja mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan.
Sebelum mengalahkan Ceko, Spanyol menundukkan Inggris 3-2 dan Kroasia 4-1. Yamal juga berkontribusi besar dengan torehan empat gol dalam tiga pertandingan Nations League musim ini.
Konsistensinya bersama Barcelona dan tim nasional membuat perkembangan Yamal semakin mencuri perhatian. Pada usia 19 tahun, ia telah menjadi bagian penting dari proyek regenerasi sepak bola Spanyol.
Spanyol masih memiliki satu laga pada jeda internasional Oktober. La Furia Roja akan kembali menghadapi Kroasia pada Rabu (7/10/2026).
LakeyBanget
Marc Marquez Kuasai Motegi, Persaingan Juara MotoGP 2026 Makin Seru
Monitorday.com – Marc Marquez tampil sebagai juara MotoGP Jepang 2026 setelah memenangi balapan utama di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10).
Jorge Martin yang start dari pole position langsung memimpin selepas lampu hijau menyala. Marc membuntuti di posisi kedua, sedangkan Marco Bezzecchi menempati urutan ketiga. Alex Marquez dan Pedro Acosta melengkapi lima besar.
Empat pembalap terdepan kemudian mulai menjauh dari rombongan di belakang. Pada lap ketiga, Martin unggul sekitar 0,5 detik atas Marc. Bezzecchi dan Alex masih berada dalam tekanan Marc.
Persaingan posisi depan berubah ketika Enea Bastianini menyalip Alex dan merebut posisi keempat. Tiga pembalap terdepan pun mulai membentuk grup tersendiri.
Memasuki lap keenam, Martin masih memimpin dengan keunggulan 0,361 detik atas Marc. Jarak Marc dengan Bezzecchi sekitar 0,7 detik, sementara Bezzecchi unggul hingga dua detik atas Bastianini.
Memasuki lap kedelapan, Marc mulai memangkas jarak dengan Martin. Selisih keduanya hanya sekitar 0,2-0,3 detik.
Duel keduanya semakin panas pada lap ke-10 ketika jarak Martin dan Marc menyusut menjadi hanya 0,160 detik.
Marc akhirnya melakukan manuver penting pada lap ke-11. Pembalap Ducati itu menyalip Martin dan mengambil alih posisi terdepan.
Martin mencoba mempertahankan tekanan dengan Aprilia RS-GP26. Namun, Marc yang menggeber Ducati Desmosedici GP26 perlahan mulai melepaskan diri.
Pada lap ke-12, keunggulan Marc masih berkisar 0,1-0,2 detik. Satu lap kemudian, jaraknya melebar menjadi 0,4-0,5 detik.
Persaingan di belakang juga berlangsung sengit. Raul Fernandez, Pedro Acosta, dan Ai Ogura terlibat duel ketat untuk memperebutkan posisi kelima.
Memasuki lap ke-20, Marc sudah unggul 1,210 detik atas Martin. Pada lap yang sama, Jack Miller dan Alex Marquez mengalami kecelakaan.
Tak terbendung hingga garis finis, Marc akhirnya mengamankan kemenangan MotoGP Jepang 2026 sekaligus tambahan 25 poin.
Martin finis kedua, disusul Bezzecchi di posisi ketiga. Bastianini yang sempat mendekati Bezzecchi pada lap-lap terakhir harus puas finis keempat.
Kemenangan di Motegi melengkapi dominasi Marc pada akhir pekan ini. Sehari sebelumnya, ia juga memenangi sprint race MotoGP Jepang 2026.
Tambahan 25 poin membuat Marc kini mengoleksi 331 poin di klasemen. Ia hanya terpaut dua poin dari Martin yang masih memimpin.
Persaingan perebutan gelar pun kian panas. Pekan depan, para pembalap akan beradu cepat di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Hasil MotoGP Jepang 2026
Luca Marini
Marco Bezzecchi
Enea Bastianini
Raul Fernandez
Ai Ogura
Pedro Acosta
Francesco Bagnaia
Fermin Aldeguer
