LakeyBanget
Dangdut Bidik Pengakuan UNESCO
Monitorday.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggeber kampanye Dangdut Goes to UNESCO untuk mendorong musik dangdut masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada 2027. Langkah ini menjadi upaya membawa musik khas Indonesia tersebut ke panggung dunia.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluncurkan kampanye itu dalam malam puncak Panggung Berdaya, rangkaian peringatan Hari Kebudayaan 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Fadli menegaskan, dangdut bukan sekadar musik populer, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya Indonesia. Tumbuh bersama masyarakat serta menyerap pengaruh beragam tradisi, dangdut berkembang dengan karakter khas Nusantara.
“Musik dangdut bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu kita jaga dan kembangkan. Kita ingin dangdut jadi Warisan Budaya Takbenda dunia yang diakui oleh UNESCO,” ujar Fadli.
Ia menekankan, dukungan musisi, komunitas, seniman, dan pegiat budaya menjadi kunci agar dangdut terus diwariskan kepada generasi muda sekaligus semakin dikenal di tingkat internasional.
Upaya mengusulkan dangdut ke UNESCO bukan langkah mendadak. Pada Februari 2026, Fadli telah membuka ruang kolaborasi dengan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) dan komunitas musik untuk mempersiapkan pengajuan tersebut.
Menurut Fadli, dangdut telah tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Status itu menjadi modal awal untuk mendorong pengakuan di tingkat internasional.
Meski demikian, pengajuan ke UNESCO membutuhkan persiapan matang, mulai dari penyusunan kajian hingga dokumen nominasi yang melibatkan para pelaku budaya. Karena itu, partisipasi musisi, organisasi, komunitas, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan tradisi dangdut.
Jika proses berjalan sesuai rencana, pengakuan UNESCO diharapkan dapat memperluas eksposur dangdut di kancah global sekaligus memperkuat upaya pelestariannya bagi generasi mendatang.
Selain kampanye Dangdut Goes to UNESCO, Kemenbud meluncurkan BUDAYA GO! 2026: Kompetisi Inovasi Budaya Indonesia. Mengusung tema “Indonesia Cultural Power” dan gagasan “Inventing the Future from Indonesian Culture”, program ini mendorong lahirnya inovasi yang bertumpu pada kekayaan budaya nasional.
Kompetisi tersebut terbagi dalam dua kategori. Pertama, Inovasi Digital, yang berfokus pada pengembangan produk dan solusi teknologi berbasis budaya. Kedua, Inovasi Fisik/Purwarupa, yang mencakup penciptaan material, produk, atau karya fisik yang bersumber dari kebudayaan.
Program ini menyasar produk inovasi budaya yang telah diluncurkan dan dipasarkan sekurang-kurangnya selama enam bulan. Informasi jadwal dan pendaftaran dapat diakses melalui laman budaya.go.id mulai 19 Oktober 2026.
Menutup sambutannya, Fadli mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pelestarian sekaligus pengembangan budaya Indonesia.
“ Mari kita dukung musik dangdut menuju UNESCO dan rayakan kekuatan serta kekayaan budaya kita,” pungkasnya.
LakeyBanget
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kemenpora Percepat Transformasi dan Ukir Prestasi Bersejarah
Monitorday.com – Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencatat sejumlah capaian penting dalam transformasi tata kelola, peningkatan prestasi olahraga nasional, serta penguatan pembangunan karakter generasi muda Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, transformasi dilakukan mulai dari penyederhanaan regulasi, penguatan kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta, hingga penerapan pembinaan cabang olahraga yang lebih terukur dan berorientasi pada prestasi berkelanjutan, serta perubahan cara pandang dari olahraga sebagai pengeluaran menjadi olahraga sebagai investasi untuk menggerakkan perekonomian negara.
Salah satu terobosan fundamental adalah deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi empat Permenpora. Jumlah pasal juga dipangkas sekitar 60 persen, dari 1.500 menjadi sekitar 600 pasal. Empat regulasi tersebut mengatur pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, pembinaan olahraga prestasi, dan industri olahraga.
Penyederhanaan tersebut tidak hanya memangkas birokrasi yang panjang dan aturan yang tumpang tindih, tetapi juga menciptakan kepastian regulasi, mempercepat koordinasi pusat dan daerah, serta membuka ruang partisipasi lebih luas bagi dunia usaha dan industri. Dengan demikian, olahraga tidak hanya dikembangkan sebagai sarana prestasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi melalui industri olahraga dan wisata olahraga yang juga membuahkan penciptaan lapangan kerja.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, kita ingin birokrasi menjadi penggerak, bukan penghambat. Dari 191 peraturan menjadi empat, ini bukan sekadar memangkas aturan, tetapi mengubah cara pemerintah bekerja. Kita ingin pemerintah pusat, daerah, federasi olahraga, dan sektor industri bergerak dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Olahraga tidak boleh hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi harus tumbuh menjadi kekuatan prestasi sekaligus kekuatan ekonomi nasional,” ujar Menpora Erick.
Transformasi tersebut berjalan seiring dengan peningkatan prestasi atlet Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Pada SEA Games Thailand 2025, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua dengan raihan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian ini menandai keberhasilan Indonesia kembali menduduki ranking dua saat tidak menjadi tuan rumah, setelah terakhir kali meraihnya pada SEA Games Thailand 1995 atau 30 tahun sebelumnya.
Prestasi tersebut semakin istimewa karena atlet kebanggaan merah putih tidak hanya meraih medali, tetapi juga menciptakan rekor dunia. Lifter Rizki Juniansyah memecahkan dua rekor dunia angkat besi kelas 79 kilogram melalui angkatan clean and jerk 205 kilogram dan total angkatan 365 kilogram. Sementara itu, atlet atletik Diva Renata Jayadi mencetak rekor SEA Games sekaligus rekor nasional melalui lompatan galah setinggi 4,35 meter.
Keberhasilan juga dicatatkan kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games Thailand 2025 yang berlangsung pada Januari 2026. Indonesia menempati peringkat kedua dengan 135 medali emas dan total raihan 393 medali. Sejumlah atlet turut mengukir rekor baru, di antaranya Taufik Abdul Karim pada nomor lari 100 meter dan 200 meter T11 serta Harsanto Mutiara Cantik pada nomor renang 100 meter gaya dada SB9.
Di cabang sepak bola, Indonesia juga mencatatkan dua keberhasilan penting, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi. Mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang dilaksanakan untuk pertama kalinya, Indonesia sukses menggelar turnamen bergengsi tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Kesuksesan sebagai tuan rumah semakin lengkap dengan lahirnya sejarah baru ketika Tim Nasional Indonesia berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada pertandingan final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Oktober 2026. Keberhasilan ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi kebangkitan prestasi sepak bola nasional.
Catatan positif kembali berlanjut pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia berhasil melampaui target empat emas dengan membawa pulang lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Kelima medali emas tersebut berasal dari cabang olahraga prioritas yang juga dipertandingkan di Olimpiade, yakni bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
Selain melampaui target medali, atlet Indonesia juga menghasilkan sembilan catatan rekor dunia, Asia, dan Asian Games. Rahmat Erwin Abdullah membukukan enam catatan rekor melalui dua jenis angkatan, sedangkan cabang panjat tebing mencatat tiga rekor lainnya melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Aditya Tri Syahri. Cabang panahan juga menciptakan sejarah melalui Nurisa Dian Ashrifah yang mempersembahkan emas pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika pembinaan dilakukan dengan fokus, target yang terukur, dan kolaborasi yang kuat, atlet kita mampu bersaing dan menciptakan sejarah. Kita tidak ingin keberhasilan hanya datang sesekali. Prestasi harus dibangun melalui sistem yang konsisten, mulai dari pembibitan, pembinaan, hingga kompetisi internasional. Karena itu, capaian hari ini harus menjadi fondasi untuk prestasi yang lebih tinggi, termasuk menuju Olimpiade,” kata Menpora Erick.
Selain sektor olahraga, Kemenpora juga mempercepat transformasi kebijakan kepemudaan menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028. Kemenpora tengah menyiapkan cetak biru kepemudaan nasional serta Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang bertumpu pada tiga nilai utama, yakni patriotik, gigih, dan empatik.
Ketiga nilai tersebut menjadi fondasi untuk membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan dan tanggung jawab terhadap bangsa, tangguh menghadapi perubahan dan persaingan global, serta memiliki kepedulian sosial. Melalui kerja sama lintas kementerian, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan sektor industri, pembangunan karakter diarahkan menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, bukan sekadar program seremonial.
“Menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda, tantangan kita bukan hanya bagaimana mengenang sejarah para pemuda yang mempersatukan bangsa, tetapi bagaimana menyiapkan generasi yang mampu menentukan masa depan Indonesia. Kita membutuhkan pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati. Pemuda yang tidak hanya bangga menjadi orang Indonesia, tetapi juga memiliki kemampuan, keberanian, dan kepedulian untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju,” tegas Menpora Erick.
Menpora Erick menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Kemenpora untuk menerjemahkan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, memperkuat daya saing bangsa, dan menjadikan olahraga serta kepemudaan sebagai investasi jangka panjang.
“Dua tahun ini adalah bagian dari perjalanan transformasi. Kita sudah melihat hasilnya, tetapi pekerjaan kita belum selesai. Ukuran keberhasilan bukan hanya berapa medali yang kita menangkan hari ini, melainkan seberapa kuat sistem yang kita bangun agar Indonesia terus melahirkan juara dan generasi muda yang mampu membawa bangsa ini maju,” pungkas Menpora Erick.
LakeyBanget
DeepSeek Rilis V4.1-Flash-1017, Klaim AI Lebih Cepat dan Cerdas
Monitorday.com – Perusahaan kecerdasan buatan asal Tiongkok, DeepSeek, meluncurkan model terbaru V4.1-Flash-1017 dengan klaim peningkatan kemampuan penalaran, kecepatan penyelesaian tugas, dan efisiensi keluaran. Pembaruan ini menjadi langkah terbaru DeepSeek untuk memperkuat daya saing di tengah ketatnya persaingan industri AI global.
Dalam sejumlah unggahan di platform X pada Sabtu sore, DeepSeek menyebut versi terbaru tersebut menawarkan kinerja tolok ukur yang lebih baik, penyelesaian tugas lebih cepat, serta jawaban lebih ringkas dibandingkan pendahulunya, V4.1-Flash.
Model V4.1-Flash-1017 kini tersedia melalui situs web, aplikasi DeepSeek, dan platform pengembang. Perusahaan mengategorikannya sebagai pembaruan minor dari versi sebelumnya.
DeepSeek turut memaparkan hasil pengujian model terbarunya pada Humanity’s Last Exam (HLE), tolok ukur yang menguji kemampuan AI menjawab pertanyaan tingkat lanjut dari berbagai bidang, termasuk matematika, sains, dan humaniora.
Dalam pengujian tersebut, V4.1-Flash-1017 mencatatkan skor pada rentang 36,8 hingga 42,6, sementara versi sebelumnya memperoleh skor 36,8 hingga 39,1.
Meski rentang skor terbaru mencapai angka lebih tinggi, hasil tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa model baru unggul dalam seluruh aspek pengujian. Penilaian menyeluruh tetap memerlukan perbandingan dengan metode dan kondisi pengujian yang setara.
Dalam laporan teknis yang diunggah ke Hugging Face, DeepSeek juga menyatakan pembaruan ini membawa peningkatan pada kemampuan penalaran, pemrograman, tugas berbasis agen (agentic tasks), serta pemrosesan visual.
Model tersebut dirancang untuk mendukung beragam kebutuhan, mulai dari pengembangan gim hingga pemodelan tiga dimensi (3D). Peningkatan ini ditujukan untuk memperluas pemanfaatan teknologi DeepSeek oleh pengembang maupun pengguna AI.
Peluncuran V4.1-Flash-1017 berlangsung ketika model AI berbobot terbuka (open-weight) dari Tiongkok semakin bersaing dengan model proprietari atau tertutup yang dikembangkan perusahaan Amerika Serikat.
DeepSeek berhadapan dengan sejumlah pemain global, termasuk OpenAI dan Anthropic, serta pesaing dari dalam negeri seperti Moonshot AI melalui model Kimi, Z.ai, MiniMax, dan Alibaba dengan keluarga model Qwen.
Salah satu daya tarik DeepSeek adalah strategi harga yang kompetitif. Pendekatan tersebut berpotensi menekan biaya penggunaan AI bagi pengembang sekaligus meningkatkan tekanan persaingan terhadap penyedia model lainnya.
Persaingan ini turut menjadi perhatian investor di pasar saham Hong Kong. Namun, pergerakan saham perusahaan teknologi dipengaruhi beragam faktor sehingga tidak dapat dikaitkan hanya dengan strategi harga DeepSeek.
Di tengah upaya meningkatkan kemampuan model, DeepSeek juga menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas layanan. Pada awal pekan yang sama, layanan perusahaan dilaporkan mengalami gangguan selama sekitar lima jam hingga server tidak dapat diakses.
Sejumlah pakar mengaitkan gangguan tersebut dengan kemungkinan keterbatasan sumber daya komputasi. Namun, dugaan itu belum cukup untuk memastikan penyebab gangguan.
Dalam beberapa bulan terakhir, DeepSeek juga dilaporkan menghadapi perlambatan dan gangguan layanan ketika beban sistem meningkat. Kondisi ini menempatkan keandalan infrastruktur sebagai salah satu faktor penting di samping kemampuan teknis model.
Melalui V4.1-Flash-1017, DeepSeek berupaya menawarkan AI yang lebih cepat, efisien, dan mumpuni. Namun, daya saing model tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh konsistensi hasil pengujian, biaya penggunaan, serta kemampuan perusahaan menjaga layanan tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan.
LakeyBanget
Messi Dekati 1.000 Gol, Mampukah Lampaui Ronaldo?
Monitorday.com – Lionel Messi kian dekat dengan tonggak bersejarah 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya. Dua gol ke gawang Atlanta United yang membawa Inter Miami menang 3-1 dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026 mempertegas ketajaman sang megabintang Argentina.
Berdasarkan catatan yang dikutip media olahraga internasional pada 18 Oktober 2026, Messi telah mengoleksi 936 gol resmi. Kapten Inter Miami itu kini hanya membutuhkan 64 gol lagi untuk mencapai angka 1.000.
Namun, dalam persaingan menuju rekor tersebut, Cristiano Ronaldo masih berada di posisi terdepan. Bintang Al Nassr itu telah mencetak 981 gol sepanjang karier profesionalnya dan hanya membutuhkan 19 gol untuk menembus empat digit.
Perbedaan jumlah gol kedua pemain kembali menghidupkan rivalitas yang telah mendominasi sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
Pelatih Inter Miami, Cristian “Kily” González, optimistis Messi mampu mencapai target 1.000 gol. Menurutnya, ambisi dan kegemaran Messi menghadapi tantangan menjadi modal penting untuk terus menambah koleksi gol.
“Saya yakin dan tahu bahwa dia akan berhasil karena dia menyukai tantangan. Dia selalu menantang dirinya sendiri dalam segala hal yang ada di pikirannya,” ujar González, seperti dikutip media Argentina, Olé.
González juga menilai pencapaian tersebut akan menjadi catatan istimewa bagi Messi, yang telah mengoleksi berbagai gelar bergengsi bersama klub maupun tim nasional Argentina.
“Dia sudah meraih segalanya, dan pencapaian ini pun tidak akan menjadi pengecualian,” katanya.
Dua gol ke gawang Atlanta United menambah koleksi Messi menjadi 25 gol di kompetisi reguler MLS musim 2026. Produktivitas tersebut memperkuat posisinya dalam persaingan pencetak gol terbanyak liga.
Meski masih tertinggal 45 gol dari Ronaldo berdasarkan angka yang dilaporkan, Messi tetap memiliki peluang memperkecil jarak selama mampu mempertahankan konsistensi bersama Inter Miami.
Ronaldo kini berada di jalur yang lebih dekat menuju 1.000 gol. Namun, persaingan belum berakhir. Kedua pemain masih berusaha menambah catatan gol di penghujung karier mereka, sekaligus memperpanjang rivalitas yang telah menjadi salah satu kisah terbesar dalam sejarah sepak bola modern.
LakeyBanget
Maulana Rifky Sabet Emas Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026, Menpora Sampaikan Rasa Syukur
Monitorday.com – Kontingen Indonesia mengawali perjuangan perebutan medali di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan hasil membanggakan. Medali emas pertama untuk Merah Putih berhasil dipersembahkan Maulana Rifky Yavianda dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12, Senin (19/10).
Keberhasilan Rifky menjadi awal positif bagi kontingen Indonesia yang baru memulai perjuangan memperebutkan medali setelah Asian Para Games 2026 resmi dibuka pada Minggu (18/10). Raihan emas pertama ini diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat seluruh atlet Indonesia yang tengah bersaing dengan para terbaik Asia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan Rifky yang langsung mempersembahkan medali emas pada hari pertama perebutan medali.
“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026! Selamat kepada Maulana Rifky Yavianda yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas S12. Ini menjadi awal yang sangat baik bagi perjuangan kontingen Merah Putih,” ujar Menpora Erick.
Menpora Erick menegaskan bahwa keberhasilan Rifky bukanlah sesuatu yang diraih secara instan, melainkan buah dari proses panjang, latihan keras, kedisiplinan, serta komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan demi membawa nama Indonesia di panggung internasional.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rifky, para pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan diri. Di balik medali emas ini ada proses panjang, pengorbanan, disiplin, dan tekad yang tidak pernah padam untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Kerja keras tersebut hari ini terbayar dengan berkumandangnya Indonesia Raya,” kata Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora berharap keberhasilan Rifky menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang masih akan bertanding di berbagai cabang olahraga. Menurutnya, emas pertama harus menjadi momentum untuk membangun kepercayaan diri dan menjaga semangat juang kontingen Merah Putih sepanjang Asian Para Games 2026.
“Perjuangan kita baru dimulai. Saya berharap emas pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang saat ini sedang berjuang. Jadikan keberhasilan Rifky sebagai motivasi untuk tampil semakin percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan. Kita masih memiliki banyak peluang untuk mendapatkan emas-emas berikutnya,” tegasnya.
Menpora Erick juga mengingatkan seluruh atlet agar menjadikan raihan emas pembuka ini sebagai energi positif untuk terus berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet yang tengah berjuang di Aichi-Nagoya.
“Kita ingin melihat semakin banyak atlet Indonesia berdiri di podium tertinggi dan semakin sering Indonesia Raya berkumandang di Asian Para Games 2026. Saya percaya seluruh atlet kita memiliki semangat dan tekad yang sama untuk mengharumkan nama bangsa. Seluruh rakyat Indonesia mendukung dan mendoakan perjuangan kalian. Semoga emas pertama ini menjadi pembuka jalan bagi hadirnya prestasi berikutnya untuk Merah Putih,” pungkas Menpora Erick.
LakeyBanget
Disebut Iron Man, Reijnders Respon Begini
Monitorday.com – Eliano Reijnders mengaku senang mendapat kepercayaan dari pelatih Persib Bandung, Igor Tolic. Pemain serbabisa tersebut bertekad terus memberikan kontribusi bagi Pangeran Biru setelah membantu tim meraih kemenangan 1-0 atas Persik Kediri pada laga pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu, 18 Oktober 2026.
Konsistensi Reijnders sepanjang musim ini mendapat perhatian khusus dari Tolic. Pelatih asal Kroasia itu bahkan menyebutnya sebagai Iron Man karena mampu terus tampil dan memberikan kontribusi dalam pertandingan yang dijalani Persib di tengah jadwal padat.
Sebagai gambaran, dari delapan pertandingan yang sudah dimainkan Persib di Super League, AFC Champions League Two dan ASEAN Club Championship Shopee Cup, Reijnders hanya sekali absen dan tampil penuh dalam tujuh pertandingan lainnya.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Reijnders menegaskan, dirinya merasa nyaman dan siap melanjutkan perjuangan bersama tim. Baginya, fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi serta mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
“Saya merasa senang. Sekarang saya bersiap untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Reijnders dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Pemain yang dapat menjalankan beberapa peran di lapangan itu juga mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan pelatih. Ia merasa kondisi fisiknya cukup baik untuk terus bersaing dan membantu Persib meraih hasil positif.
“Saya senang karena pelatih percaya kepada saya. Di setiap pertandingan, saya juga merasa senang dan, seperti yang saya bilang, kondisi saya fit untuk bermain,” katanya.
LakeyBanget
Buka Women’s League 2026, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas-Prestasi Kancah Internasional
Monitorday.com – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.
Hal itu disampaikan Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Women’s League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10) malam.
Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara sepak bola lelaki dan wanita. “Kita lihat pembukaan tadi berjalan bagus, kita berikan yang terbaik, tidak ada perbedaan dengan lelaki dan perempuan. Pembukaan yang saya rasa sangat-sangat optimis. Mudah-mudahan pertandingannya berjalan baik,” kata Ketum PSSI Erick Thohir.
Ketum PSSI juga menyampaikan kompetisi ini diyakini menjadi wadah penting untuk menambah jam terbang para pemain. “Menariknya, dua pertandingan awal telah memperlihatkan banyak talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior yang sebelumnya tidak terpantau kini mulai bermunculan,” ujarnya.
PSSI menargetkan agar kompetisi ini mampu melahirkan banyak pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional, dengan impian besar menembus level Asia Tenggara hingga lolos ke Piala Dunia.
Untuk menjaga keberlangsungan liga, PSSI menerapkan komitmen kontrak selama 5 tahun bagi seluruh klub peserta sebelum nantinya dilakukan evaluasi berkala. Oleh karena itu, langkah awal dimulai secara terukur dengan melibatkan 6 klub yang berpusat di sekitar Jakarta.
“Langkah ini diambil untuk memberi kesempatan kepada klub-klub peserta dalam membangun homebase (markas) yang kuat. Selain itu, PSSI berkomitmen memberikan dukungan penuhi,” kata Ketum PSSI.
Ketum PSSI Erick juga mengapresiasi antusiasme tinggi dari para penonton di tahun pertama penyelenggaraan liga ini. “Masyarakat yang selama ini menantikan kompetisi sepak bola wanita kini diundang untuk hadir langsung ke stadion guna membuktikan dukungannya secara nyata kepada klub dan para pemain timnas yang tersebar di berbagai klub,” ajak Ketum PSSI.
Sebagai bentuk motivasi tambahan, PSSI juga menyiapkan dukungan fasilitas dan partisipasi bagi klub juara untuk dikirim bertanding ke luar negeri. “Dengan kerja keras bersama antara PSSI, klub, dan suporter, sepak bola wanita Indonesia diharapkan mampu bangkit dan menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional,” pungkas Ketum PSSI.
Acara pembukaan Women’s League 2026 berlangsung cukup meriah. Sebelum pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di mulai, para penonton disuguhkan penampilan dari band Kotak dan pesta kembang api yang cukup meriah.
LakeyBanget
Indro Kenang Dono-Kasino, Synchronize Fest Penuh Haru
Monitorday.com – Kerinduan Indro terhadap dua sahabatnya, Dono dan Kasino, terasa kuat dalam pertunjukan “Tribute to Warkop DKI” di Synchronize Fest 2026. Di panggung Forest, Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10) malam, Indro mengajak penonton mengenang kebersamaan trio lawak legendaris tersebut.
Komedian bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro itu menyampaikan rasa terima kasih kepada publik yang terus menyambut Warkop DKI, meski Dono dan Kasino telah tiada.
“Terus terang, kami tidak akan ada di sini tanpa Anda semua. Dan itu akan selalu kami ingat. Apalagi dengan ketidakadaannya Mas Dono, Mas Kasino, Anda semua masih antusias menyambut kita semua,” ujar Indro.
Pertunjukan ini menjadi penghormatan bagi warisan Warkop DKI yang dibangun melalui karya dan penampilan Dono, Kasino, serta Indro. Sejumlah musisi dan komedian turut menghidupkan kembali lagu-lagu yang melekat dengan grup tersebut.
Duo Bahlul, yang terdiri atas Sahil dan Kamal, membuka rangkaian penampilan dengan membawakan lagu “Mana Tahan” dan “Aku Anak Desa”, diiringi Orkes Nunung CS.
Panggung kemudian diramaikan Trio GJLS, yakni Rigen, Rispo, dan Hifdzi. Mereka membawakan “Ya Mustafa” dan “Bakumba Kero”, menghadirkan kembali karya-karya yang menjadi bagian dari perjalanan Warkop DKI.
Cuplikan video lawas Dono, Kasino, dan Indro turut ditampilkan sebagai pelengkap setiap lagu. Kehadiran rekaman tersebut membawa penonton kembali pada momen-momen yang mengukuhkan Warkop DKI sebagai salah satu grup lawak legendaris Indonesia.
Indro juga menyampaikan apresiasi kepada para pengisi acara dan penyelenggara yang telah menghadirkan panggung penghormatan tersebut.
“Terima kasih untuk Duo Bahlul, GJLS, dan Synchronize Fest telah memberikan panggung ini untuk kita semua,” katanya.
Suasana semakin emosional ketika Indro menyanyikan “Dan Aku Rindu”, lagu yang didedikasikan untuk mengenang Dono dan Kasino. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen paling personal dalam pertunjukan itu.
Di hadapan penonton, Indro kemudian mengajak semua yang hadir untuk mendoakan kedua sahabatnya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
“Teman-teman makasih banget. Boleh enggak saya minta, kita doain Mas Dono dan Mas Kasino menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa mulai. Terima kasih,” ujar Indro.
Ajakan tersebut menutup penghormatan malam itu dengan suasana khidmat. Di tengah lagu, rekaman lawas, dan kenangan yang dihadirkan kembali, pertunjukan “Tribute to Warkop DKI” menjadi pengingat bahwa karya Dono dan Kasino masih hidup dalam ingatan publik, bersama Indro yang terus menjaga warisan persahabatan mereka.
LakeyBanget
Ayu Ting Ting Siapkan Album Baru, Kapan Dirilisnya?
Monitorday.com – Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting berencana merilis album terbaru pada 2027. Setelah berkarya lewat single, pelantun “Sambalado” itu ingin kembali menghadirkan album penuh sebagai langkah berikutnya dalam perjalanan musiknya.
Rencana tersebut disampaikan Ayu saat konferensi pers usai tampil di Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (17/10) malam.
“Insya Allah sih rencananya tahun depan, kalau dikasih kesempatan, album lagi sih, bukannya single. Jadi saya akan ngeluarin album terbaru gitu aja. Pokoknya tungguin dan doain aja,” ujar Ayu.
Selain menyiapkan karya baru, penyanyi asal Depok itu menyoroti perkembangan musik dangdut yang kini semakin diminati generasi muda. Ia mengaku menyaksikan langsung perubahan penerimaan masyarakat terhadap genre tersebut.
Menurut Ayu, upaya memperkenalkan dangdut kepada pendengar muda bukan perkara mudah. Pada masa lalu, dangdut kerap dianggap sebagai musik yang lebih dekat dengan kalangan pendengar berusia dewasa.
“Kalau dari dulu saya ngerasain perjuangannya, namanya kita ngangkat dangdut tuh agak lumayan berat untuk kaum-kaum muda gitu. Pastikan rata-rata yang suka dangdut tuh orang tua. Jarang gitu anak-anak muda gitu, pastikan nganggap dangdut kayak ‘ih apa sih dangdut?’ Tapi sekarang mereka semuanya ramai-ramai bisa nyanyi lagu dangdut,” kata Ayu.
Ia menilai perubahan tersebut menjadi pencapaian besar bagi musik dangdut. Semakin banyaknya anak muda yang menyanyikan lagu dangdut menunjukkan bahwa genre ini kian mendapat tempat di tengah perkembangan industri musik Indonesia.
Ayu pun berharap dangdut bisa menembus pasar yang lebih luas dan memperoleh penerimaan setara dengan musik pop, termasuk di luar negeri.
“Kalau kita sih pinginnya dangdut bisa sama kayak pop ya, bisa diterima sama semua negara pastinya gitu, bisa ngebawa nama dangdut lebih besar lagi,” ujarnya.
Dengan rencana album baru pada tahun depan, Ayu berharap dapat terus berkarya sekaligus berkontribusi memperluas jangkauan musik dangdut agar semakin dikenal oleh pendengar lintas generasi dan negara.
LakeyBanget
Penumpang Internasional Kini Bisa Pesan Whoosh Lewat All Indonesia
Monitorday.com – Penumpang internasional yang baru tiba dari luar negeri kini bisa langsung memesan tiket kereta cepat Whoosh melalui platform All Indonesia untuk menuju Bandung atau Karawang. Hal ini berlaku per 16 Oktober 2026 pasca peresmian kolaborasi antara Imigrasi Indonesia dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, bertepatan dengan perayaan hari jadi KCIC di Marketing Gallery KCIC Halim, Jakarta Timur, Jumat (16/10/2026).
Melalui kerja sama ini, penumpang internasional yang telah mengisi deklarasi kedatangan di All Indonesia dapat langsung mengakses situs pemesanan tiket Whoosh melalui tautan yang tersedia. Tak perlu lagi repot mencari laman pemesanan, perjalanan lanjutan bisa direncanakan langsung dari ponsel.
“Kami ingin kemudahan perjalanan tidak berhenti di pemeriksaan Imigrasi. Setelah tiba di Indonesia, masyarakat juga harus semakin mudah melanjutkan perjalanan. Kolaborasi ini menghubungkan layanan kedatangan internasional dengan transportasi modern dalam satu akses yang lebih praktis,” ujar Hendarsam.
Kerja sama ini hadir di tengah tingginya minat masyarakat terhadap Whoosh. Hingga Juli 2026, kereta cepat tersebut telah melayani lebih dari 16,9 juta perjalanan penumpang sejak beroperasi. Sementara itu, hingga Agustus 2026, tercatat 944.087 perjalanan penumpang warga negara asing menggunakan Whoosh. Angka ini menunjukkan besarnya potensi konektivitas antara kedatangan internasional dan perjalanan menuju berbagai destinasi di Jawa Barat.
Di sisi lain, All Indonesia telah menyederhanakan deklarasi kedatangan melalui satu platform yang mengintegrasikan layanan keimigrasian, bea cukai, kesehatan, dan karantina. Deklarasi dapat diisi sejak tiga hari sebelum kedatangan. Hingga Oktober 2026, platform ini telah digunakan oleh 29.119.141 penumpang internasional.
Selain kemudahan akses transportasi, kerja sama Imigrasi dan KCIC juga mencakup pertukaran data dan informasi penumpang untuk mendukung pengawasan keimigrasian, dengan tetap memperhatikan keamanan dan perlindungan data pribadi.
Hendarsam menegaskan, kolaborasi ini merupakan implementasi nyata semangat Imigrasi untuk Rakyat, yakni menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui inovasi dan sinergi lintas sektor, Imigrasi terus berupaya memangkas kerumitan, memperluas kemudahan, dan memastikan setiap perjalanan menjadi lebih nyaman, mulai dari kedatangan hingga tiba di tujuan.
“Imigrasi untuk Rakyat berarti setiap inovasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi membuat perjalanan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman,” tutup Hendarsam.
LakeyBanget
9 Negara Wajib Calling Visa ke Indonesia, Ini Daftarnya
Monitorday.com – Warga negara dari sembilan negara harus melewati prosedur khusus sebelum memperoleh visa untuk masuk ke Indonesia. Mekanisme yang dikenal sebagai calling visa atau clearance house ini mengharuskan permohonan visa menjalani pemeriksaan lintas instansi sebelum disetujui.
Kebijakan tersebut bukan larangan mutlak bagi warga negara tertentu untuk masuk ke Indonesia. Calling visa merupakan mekanisme seleksi keimigrasian untuk menilai latar belakang pemohon, tujuan kedatangan, serta potensi risiko terhadap keamanan nasional.
Berdasarkan daftar yang disebutkan dalam informasi Direktorat Jenderal Imigrasi, sembilan negara yang warganya wajib melalui prosedur calling visa adalah:
- Afghanistan
- Guinea
- Israel
- Kamerun
- Liberia
- Niger
- Nigeria
- Korea Utara
- Somalia
Daftar tersebut dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah. Kamerun, misalnya, sempat dikeluarkan dari daftar pada 2023 sebelum kembali tercantum dalam pembaruan berikutnya.
Karena itu, calon pemohon dan penjamin perlu memeriksa ketentuan terbaru melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Imigrasi sebelum mengajukan permohonan.
Clearance house merupakan proses pemeriksaan dan penilaian khusus terhadap permohonan visa warga negara yang masuk kategori calling visa. Berbeda dari pengajuan visa biasa, proses ini melibatkan koordinasi sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Penilaian dilakukan oleh tim koordinasi yang melibatkan unsur keimigrasian, Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI. Pemeriksaan mencakup identitas serta latar belakang pemohon, tujuan kunjungan, hingga potensi risiko yang berkaitan dengan keamanan dan kepentingan nasional.
Hasil penilaian menjadi dasar untuk menentukan apakah permohonan dapat disetujui atau ditolak. Dengan demikian, pengajuan calling visa tidak otomatis menjamin visa akan diterbitkan.
Permohonan calling visa harus diajukan melalui penjamin yang memenuhi ketentuan. Penjamin dapat berupa warga negara Indonesia (WNI) atau korporasi berbadan hukum yang berdomisili di Indonesia.
Penjamin bertugas mengajukan permohonan Clearance House Calling Visa ke Kantor Pusat Imigrasi melalui mekanisme yang ditetapkan. WNA yang bersangkutan pada prinsipnya tidak dapat mengajukan permohonan secara langsung, kecuali dalam kondisi kemanusiaan atau keadaan kahar tertentu sesuai ketentuan.
Meski harus melewati pemeriksaan khusus, warga negara dari daftar calling visa tetap dapat mengajukan beberapa jenis visa sesuai tujuan kedatangan.
- Visa Kunjungan Satu Kali Perjalanan: untuk keperluan wisata, kunjungan keluarga, sosial, budaya, bisnis, jurnalistik, hingga tugas pemerintahan.
- Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan: tersedia dengan persyaratan tertentu, termasuk ketentuan riwayat kunjungan ke Indonesia minimal tiga kali dalam 12 bulan terakhir sebagaimana disebutkan dalam informasi persyaratan.
- Visa Tinggal Terbatas: untuk tujuan tertentu, seperti bekerja atau berinvestasi, sesuai persyaratan yang berlaku.
Khusus warga negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, pengajuan dalam informasi tersebut dibatasi pada Visa Kunjungan Satu Kali Perjalanan. Kedatangan juga harus melalui tempat pemeriksaan imigrasi tertentu, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Proses pengajuan calling visa secara umum meliputi empat tahap:
- Pengajuan permohonan. Penjamin mengajukan permohonan ke Kantor Pusat Imigrasi melalui sistem clearance house.
- Pemeriksaan dokumen. Otoritas imigrasi memeriksa kelengkapan persyaratan.
- Penilaian lintas instansi. Tim koordinasi menilai latar belakang pemohon, tujuan kedatangan, dan aspek risiko.
- Keputusan permohonan. Persetujuan atau penolakan ditetapkan sebelum proses visa dilanjutkan.
Pemohon perlu memperhitungkan bahwa proses ini melibatkan pemeriksaan tambahan dan hasil akhirnya bergantung pada penilaian otoritas terkait.
Calling visa merupakan mekanisme selektif, bukan penolakan otomatis terhadap seluruh warga negara dari daftar tersebut. Peluang memperoleh visa tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan dan hasil pemeriksaan.
Calon pemohon maupun penjamin disarankan mengecek daftar negara, jenis visa yang tersedia, persyaratan dokumen, dan prosedur terkini melalui situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi sebelum memulai pengajuan.
