Connect with us

LakeyBanget

Di Balik Gemerlap Dunia, Rosé BLACKPINK Akui Masih Berjuang Lawan Insecure

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kesuksesan Rosé sebagai bagian dari BLACKPINK di panggung global memang tak terbantahkan. Dari konser dunia hingga ajang mode internasional, ia dikenal sebagai sosok multitalenta sekaligus ikon gaya yang dipercaya menjadi wajah berbagai brand ternama.

Namun di balik pencapaian tersebut, Rosé justru mengungkap sisi lain yang jarang terlihat publik. Dalam wawancara terbarunya, penyanyi berusia 29 tahun itu mengaku masih bergulat dengan rasa tidak percaya diri.

Ia menuturkan bahwa proses untuk benar-benar menerima diri sendiri masih terus berjalan. Meski mengalami perkembangan, ia merasa belum sepenuhnya mencapai kenyamanan dalam dirinya.

“Di usia 29 tahun, saya belum sepenuhnya menguasai rasa nyaman dengan diri sendiri, tetapi saya jelas lebih baik dibanding beberapa tahun lalu,” ungkapnya.

Rosé menjelaskan, kepercayaan diri yang terlihat dari luar tidak selalu mencerminkan kondisi batin sepenuhnya. Ia menyadari bahwa memahami diri sendiri adalah proses panjang yang terus berkembang seiring waktu.

“Meskipun aku merasa percaya diri, pikiranku terus berkembang dan menemukan tantangan baru. Ini adalah proses berkelanjutan,” lanjutnya.

Di sisi lain, Rosé juga merefleksikan perjalanan kariernya bersama BLACKPINK yang kini telah memasuki satu dekade. Ia mengaku bangga atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama grupnya.

“Sekarang aku benar-benar merasakan dekade ini. Kami telah melalui begitu banyak hal. Aku bersyukur atas tahun-tahun itu,” tuturnya.

Tak hanya itu, pelantun “Toxic ‘Til The End” tersebut menekankan pentingnya etos kerja dalam menjaga konsistensi di industri hiburan yang kompetitif. Menurutnya, dedikasi menjadi kunci untuk terus berkembang sekaligus menikmati pekerjaannya.

“Saya bangga dengan etos kerja saya. Itulah yang mendorong saya untuk melakukan banyak hal dan tetap bersenang-senang,” ujarnya.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa di balik sorotan dan status sebagai ikon global, Rosé tetap menjalani proses personal yang tidak mudah. Ia menjadi contoh bahwa perjalanan menerima diri sendiri adalah hal yang dialami siapa pun, bahkan oleh figur sebesar dirinya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LakeyBanget

Konflik Timur Tengah Tak Kunjung Reda, Konser Shakira di Qatar Ditunda

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Gelombang penundaan acara hiburan dan olahraga kembali melanda kawasan Teluk seiring meningkatnya tensi geopolitik. Salah satu yang terdampak adalah konser Shakira di Qatar yang terpaksa ditunda dari jadwal semula pada 1 April di Doha.

Berdasarkan keterangan resmi melalui platform Qatar Calendar, keputusan penundaan diambil karena “situasi regional” yang dinilai belum kondusif.

Penundaan ini bukan kasus tunggal. Festival musik OFFLIMITS di Abu Dhabi yang semula dijadwalkan pada 4 April juga diundur hingga November. Acara tersebut sebelumnya direncanakan menghadirkan Shakira serta Jonas Brothers sebagai penampil utama.

Laporan CNN menyebutkan bahwa dampak konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat tidak hanya menghantam industri musik, tetapi juga merambah berbagai sektor hiburan lainnya. Penyanyi Josh Groban bahkan membatalkan konsernya di Dubai dan Bahrain yang sedianya digelar dalam waktu dekat.

Di sektor olahraga, dampaknya juga signifikan. Ajang Formula 1 memutuskan membatalkan dua seri balapan di kawasan Teluk yang dijadwalkan berlangsung pada April, masing-masing di Bahrain dan Jeddah, Arab Saudi.

Tak hanya itu, pertandingan sepak bola internasional antara Tim nasional Spanyol dan Tim nasional Argentina yang rencananya digelar di Qatar juga ikut dibatalkan.

Rangkaian penundaan dan pembatalan ini mencerminkan besarnya dampak konflik geopolitik terhadap industri hiburan global. Kawasan Teluk yang sebelumnya aktif menjadi tuan rumah berbagai acara internasional kini terpaksa menunda sejumlah agenda besar hingga situasi kembali stabil.

Continue Reading

LakeyBanget

KPop Demon Hunters Bakal Gelar Tur Dunia Usai Sukses di Oscar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kesuksesan film animasi KPop Demon Hunters di ajang Academy Awards 2026 tampaknya belum mencapai puncaknya. Platform streaming Netflix dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar berikutnya, yakni tur dunia untuk mengangkat popularitas film tersebut.

Laporan Reuters pada Kamis (19/3) menyebutkan bahwa rencana ini muncul sebagai upaya memanfaatkan antusiasme global yang masih tinggi terhadap film tersebut. Netflix disebut sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah promotor konser untuk menghadirkan pertunjukan langsung.

Konser ini direncanakan menampilkan lagu-lagu dari soundtrack film, termasuk lagu “Golden” yang menjadi sorotan utama. Media Bloomberg News juga melaporkan bahwa pembicaraan terkait tur telah berlangsung sejak Rabu (18/3) waktu Amerika Serikat.

Tur dunia tersebut diproyeksikan akan digelar di puluhan kota besar dengan kapasitas venue antara 10.000 hingga 20.000 penonton. Rencananya, rangkaian konser ini akan berlangsung tahun depan sekaligus menjadi pemanasan menuju sekuel film.

Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai daftar negara yang akan disinggahi maupun promotor yang akan ditunjuk. Disebutkan, sudah ada tawaran bernilai puluhan juta dolar sebagai jaminan awal, namun pihak Netflix belum memberikan komentar terkait kabar tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu (15/3), KPop Demon Hunters mencetak prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan di Academy Awards 2026, yakni Best Animated Feature Film dan Best Original Song melalui lagu “Golden”. Lagu tersebut mencatat sejarah sebagai lagu K-pop pertama yang memenangkan Oscar.

Tak berhenti di situ, “Golden” juga meraih penghargaan di Golden Globe Awards 2026 dan Critics’ Choice Awards 2026. Di ajang Grammy Awards 2026, lagu ini memperoleh empat nominasi, termasuk Song of the Year, dan berhasil memenangkan kategori Best Song Written for Visual Media—menjadikannya lagu K-pop pertama yang meraih Grammy.

Film ini mengisahkan sekelompok idola K-pop perempuan yang diam-diam menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu iblis. Disutradarai oleh Maggie Kang dan Chris Appelhans, naskahnya ditulis bersama Danya Jimenez dan Hannah McMechan.

Awalnya, proyek ini dikembangkan oleh Sony Pictures Animation sejak 2021. Namun, karena dianggap memiliki pasar yang cukup spesifik serta terdampak situasi pandemi, proyek tersebut akhirnya dialihkan ke Netflix dan dirilis melalui platform streaming tersebut.

Continue Reading

LakeyBanget

Diplomasi Olahraga, Persib Bandung Jalin Hubungan Strategis dengan Prancis

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Klub sepak bola kebanggaan Bandung, Persib Bandung, terus memperluas kiprahnya di panggung internasional melalui pendekatan diplomasi olahraga. Dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah, Persib memenuhi undangan silaturahmi dari Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, di Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi bagian dari strategi Persib dalam membangun jejaring global. Klub tidak hanya berfokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga aktif membuka peluang kolaborasi lintas negara melalui pendekatan budaya, komunitas, serta pengembangan industri olahraga.

Dalam forum tersebut, Persib menegaskan peran sepak bola sebagai jembatan diplomasi yang menghubungkan berbagai pihak. Di tengah dinamika global, klub melihat peluang memperluas eksposur internasional sekaligus mendorong kerja sama konkret, mulai dari pengembangan pemain, pertukaran pengetahuan, hingga kolaborasi lintas industri.

Delegasi Persib dipimpin oleh Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T. Sugita, didampingi pelatih Bojan Hodak serta dua pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung. Turut hadir Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang memperkuat makna pertemuan sebagai kolaborasi antara klub, pemerintah, dan komunitas internasional.

Dalam sambutannya, Glenn menyampaikan apresiasi atas undangan dan sambutan hangat dari Kedutaan Besar Prancis. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang terjalin selama beberapa tahun terakhir kini mulai menunjukkan hasil nyata.

“Beberapa tahun lalu kami telah berdiskusi mengenai potensi kerja sama di bidang sepak bola, dan hari ini kami melihat langkah konkret melalui kehadiran dua pemain asal Prancis di Persib. Kami berharap ini menjadi awal kolaborasi jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai simbol persahabatan, Persib menyerahkan jersey resmi musim Super League 2025/26 kepada Penone, lengkap dengan nama, nomor punggung, serta tanda tangan pemain. Jersey tersebut merepresentasikan identitas dan kebanggaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat di kancah internasional.

Sementara itu, Bojan Hodak menilai pertemuan ini sebagai fondasi penting bagi hubungan yang lebih luas di masa depan. “Dari pertemanan seperti ini sering lahir peluang kerja sama yang lebih besar. Kehadiran pemain Prancis di Persib bisa menjadi jembatan yang menarik bagi kedua pihak,” katanya.

Dari sisi diplomatik, Penone menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan bilateral antara Prancis dan Indonesia. Ia menyebut kerja sama telah terjalin dengan berbagai pihak, termasuk PSSI dan sejumlah klub di Tanah Air.

“Sepak bola memiliki peran yang sangat penting. Persib menjadi salah satu contoh kolaborasi yang berjalan positif. Kehadiran pemain Prancis di sini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia mengenal Prancis lebih dekat,” ujar Penone.

Melalui langkah ini, Persib menegaskan posisinya tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai representasi Bandung dan Indonesia yang aktif membangun koneksi global secara berkelanjutan.

Continue Reading

LakeyBanget

15 Pemain Ikuti Latihan Kedua Timnas Indonesia Era John Herdman

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Latihan kedua Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru John Herdman masih belum diikuti seluruh pemain. Hingga Selasa (24/3), baru 15 pemain yang ambil bagian dalam sesi latihan yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Latihan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, rombongan pemain yang menginap di Hotel Fairmont telah tiba di lokasi untuk mempersiapkan diri mengikuti sesi latihan terbuka tersebut. Berbeda dengan hari pertama pada Senin (23/3) yang berlangsung tertutup, latihan kali ini dapat disaksikan publik.

Dari total 24 pemain yang dipanggil, sembilan pemain lainnya masih belum bergabung. Di posisi penjaga gawang, tiga nama yang sudah hadir adalah Maarten Paes, Nadeo Argawinata, dan Cahya Supriadi. Sementara Emil Audero menjadi satu-satunya kiper yang belum tiba.

Di lini pertahanan, sejumlah pemain sudah mulai berlatih bersama, termasuk Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, dan Rizky Ridho. Mereka bergabung dengan Elkan Baggott serta Sandy Walsh yang telah lebih dulu datang sehari sebelumnya.

Untuk lini tengah, pemain yang hadir masih didominasi oleh pemain dari kompetisi dalam negeri. Sementara beberapa pemain yang merumput di Eropa seperti Joey Pelupessy dan Nathan Tjoe-A-On belum terlihat dalam sesi latihan.

Di sektor penyerangan, tiga pemain yang sudah bergabung adalah Ole Romeny, Mauro Zijlstra, dan Ramadhan Sananta. Dengan demikian, Ragnar Oratmangoen menjadi satu-satunya penyerang yang belum hadir.

Latihan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi ajang FIFA Series 2026. Pada laga pertama, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3).

Daftar 15 Pemain yang Sudah Bergabung:

  • Kiper: Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi
  • Belakang: Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Sandy Walsh
  • Tengah: Beckham Putra, Eliano Reijnders, Yakob Sayuri, Ivar Jenner
  • Depan: Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta

Tim pelatih masih menunggu kedatangan sisa pemain untuk melengkapi skuad sebelum menjalani pertandingan resmi dalam waktu dekat.

Continue Reading

LakeyBanget

Rusia Dorong Aplikasi “Max” Gantikan WhatsApp dan Telegram

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Rusia tengah gencar mempromosikan aplikasi pesan instan bernama Max melalui kampanye besar-besaran kepada warganya. Upaya ini dibarengi dengan pemblokiran aplikasi populer seperti WhatsApp dan Telegram, yang selama ini banyak digunakan masyarakat.

Langkah tersebut memicu kekhawatiran dari kalangan kritikus dan kelompok hak digital. Mereka menilai penggunaan Max berpotensi membuka jalan bagi pemerintah Rusia untuk meningkatkan pengawasan terhadap warganya sekaligus memperlebar jarak digital dengan negara-negara Barat.

Peneliti keamanan siber Baptiste Robert, CEO perusahaan Prancis Predicta Lab, menyebut bahwa data pengguna dalam aplikasi tersebut berisiko sepenuhnya berada di bawah kendali negara. Ia menilai setiap informasi yang dikirim melalui platform itu dapat diakses oleh otoritas Rusia.

Max diluncurkan pada 2025 oleh perusahaan teknologi Rusia VK. Aplikasi ini dirancang sebagai platform terpadu yang menggabungkan layanan pesan instan, media sosial, hingga akses ke layanan publik seperti identitas digital, perbankan, dan pembayaran—mirip dengan WeChat milik China.

Meski tidak diwajibkan secara resmi, pemerintah memberi sinyal bahwa aktivitas sehari-hari akan semakin sulit tanpa menggunakan aplikasi tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan mempromosikan Max sebagai platform yang lebih aman dan mendukung “kedaulatan teknologi” negara.

Menurut Marielle Wijermars, akademisi tata kelola internet dari Universitas Maastricht, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Rusia untuk membangun internet yang lebih terkontrol oleh negara.

Sejak September 2025, Max telah dipasang secara otomatis pada perangkat ponsel dan tablet yang dijual di Rusia. Secara tampilan, aplikasi ini menyerupai Telegram dengan fitur pesan pribadi, kanal publik, dan berbagai elemen interaktif.

Namun berbeda dengan pesaingnya, Max masuk dalam daftar layanan digital yang tetap aktif saat pemerintah menerapkan pembatasan internet, yang kerap dilakukan untuk alasan keamanan nasional.

Awalnya, aplikasi ini hanya tersedia untuk pengguna dengan nomor Rusia dan Belarus. Kini, aksesnya diperluas ke sekitar 40 negara yang dianggap sebagai mitra, termasuk Kuba dan Pakistan. Meski demikian, Max tidak tersedia di kawasan Uni Eropa dan Ukraina.

Sejumlah laporan menyebut perusahaan besar di Rusia mendorong bahkan memaksa karyawan untuk mengunduh Max. Di sektor pendidikan, sekolah-sekolah mulai memindahkan komunikasi dengan orang tua siswa ke platform tersebut.

Selain itu, figur publik seperti selebritas dan kreator konten juga mulai beralih ke Max, mempercepat adopsi aplikasi di kalangan masyarakat luas.

Pendiri lembaga analitik Rusia GRFN, Dmitry Zakharchenko, menilai kampanye promosi ini sangat agresif, bahkan menyerupai propaganda era Soviet.

Di balik dorongan penggunaan Max, muncul kekhawatiran bahwa pemerintah Rusia berupaya mengonsolidasikan kontrol atas arus informasi digital. Selain faktor keamanan, alasan lain di balik pembatasan platform asing adalah penggunaannya oleh pihak Ukraina untuk aktivitas yang dianggap mengancam keamanan Rusia.

Situasi ini memperlihatkan upaya Rusia dalam membangun ekosistem digital yang lebih tertutup dan terpusat. Para pengamat menilai kebijakan tersebut dapat berdampak besar terhadap kebebasan digital serta hubungan teknologi Rusia dengan dunia internasional.

Continue Reading

LakeyBanget

Messi Pecahkan Rekor Tendangan Bebas Pele, Kini Bidik Takhta Juninho

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Megabintang Lionel Messi kembali mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola. Kapten Inter Miami CF itu resmi melampaui rekor gol tendangan bebas milik legenda Brasil, Pele.

Rekor tersebut pecah setelah Messi mencetak gol melalui skema tendangan bebas dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) saat menghadapi New York City FC. Tambahan satu gol itu membuat koleksi free kick Messi kini mencapai 71 gol sepanjang karier profesionalnya.

Jumlah tersebut melampaui torehan Pele yang bertahan selama puluhan tahun di angka 70 gol, sekaligus mempertegas reputasi Messi sebagai salah satu eksekutor bola mati terbaik sepanjang masa.

Dengan capaian tersebut, Messi kini menempati peringkat kedua dalam daftar pencetak gol tendangan bebas terbanyak sepanjang sejarah. Ia hanya terpaut enam gol dari pemegang rekor dunia, Juninho Pernambucano, yang mengoleksi 77 gol.

Peluang Messi untuk memecahkan rekor tersebut terbuka lebar. Meski telah berusia 38 tahun, performanya dinilai masih stabil. Terlebih, ia masih terikat kontrak bersama Inter Miami hingga 2028.

Perjalanan karier Messi menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal eksekusi bola mati. Saat awal membela FC Barcelona, ia bukan pilihan utama sebagai penendang bebas.

Namun dalam satu dekade terakhir, Messi menjelma menjadi spesialis dengan akurasi tinggi dan variasi teknik—mulai dari tembakan melengkung khas kaki kiri hingga sepakan keras ke sudut sempit.

Data dari berbagai laporan statistik menunjukkan rasio konversi tendangan bebas Messi termasuk yang paling efisien dibandingkan pemain aktif lainnya.

Berikut 10 pemain dengan gol tendangan bebas terbanyak sepanjang sejarah:

  1. Juninho Pernambucano – 77 gol
  2. Lionel Messi – 71 gol
  3. Pele – 70 gol
  4. Victor Legrotaglie – 66 gol
  5. Ronaldinho – 66 gol
  6. David Beckham – 65 gol
  7. Cristiano Ronaldo – 64 gol
  8. Diego Maradona – 62 gol
  9. Zico – 62 gol
  10. Ronald Koeman – 60 gol

Deretan nama tersebut merupakan legenda yang dikenal lewat gol-gol spektakuler dari situasi bola mati.

Dengan waktu bermain yang masih cukup panjang di MLS dan peran sentral di tim, Messi hampir selalu menjadi pilihan utama dalam setiap situasi tendangan bebas.

Jika konsistensinya terjaga, bukan tidak mungkin dalam satu hingga dua musim ke depan ia mampu menyamai bahkan melampaui rekor Juninho.

Messi kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang. Setiap kali berdiri di depan bola mati, ia tetap menghadirkan potensi momen magis yang dinantikan pecinta sepak bola dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Xiaomi Siapkan Investasi Rp147 Triliun Kembangkan AI

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, mengumumkan rencana investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI). Perusahaan tersebut akan menggelontorkan dana sedikitnya 60 miliar yuan atau sekitar Rp147,1 triliun dalam tiga tahun ke depan.

Pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebut langkah ini sebagai kebutuhan strategis bagi perusahaan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi global. Ia menegaskan bahwa dunia kini tengah memasuki fase transformasi besar yang didorong oleh AI.

“Di bidang AI, rencana kami untuk tiga tahun ke depan adalah menginvestasikan setidaknya 60 miliar yuan,” ujar Lei dalam acara peluncuran mobil listrik SU7 pada Kamis (19/3), seperti dilaporkan AFP. Ia menambahkan, “Tidak diragukan lagi bahwa kita memasuki era baru.”

Sejak berdiri pada 2011, Xiaomi telah berkembang menjadi salah satu produsen ponsel pintar terbesar di dunia. Perusahaan ini juga memperluas lini bisnisnya ke berbagai sektor, mulai dari tablet, perangkat rumah tangga pintar, hingga kendaraan listrik. Kini, AI menjadi fokus utama ekspansi berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Xiaomi juga memperkenalkan tiga model AI terbaru. Dua di antaranya telah diuji secara anonim melalui platform pengembang pihak ketiga. Lei mengakui bahwa meskipun pengembangan AI Xiaomi tidak terlalu mencolok, kemajuannya berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak.

Langkah Xiaomi di sektor AI sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu dengan peluncuran model bahasa besar pertamanya, MiMo-V2-Flash. Pengembangan ini dipimpin oleh Luo Fuli, mantan peneliti DeepSeek, bersama tim muda dengan rata-rata usia 25 tahun.

Menurut Luo, model AI terbaru Xiaomi dirancang khusus untuk mendukung “era agen”, yaitu sistem AI yang mampu menjalankan tugas-tugas nyata seperti mengirim email atau memesan tiket perjalanan secara mandiri. Teknologi agen ini dipandang sebagai tahap berikutnya setelah chatbot seperti ChatGPT.

Xiaomi kini bergabung dengan sejumlah perusahaan teknologi besar China lainnya dalam perlombaan mengembangkan teknologi agen AI. Di sisi lain, industri juga menantikan peluncuran model generasi terbaru dari DeepSeek yang dikabarkan dapat meluncur dalam waktu dekat.

Selain itu, Xiaomi juga tengah menguji teknologi AI berbasis ponsel pintar bernama MiClaw. Sistem ini memungkinkan pengguna mengontrol perangkat dan peralatan rumah tangga hanya melalui perintah suara sederhana.

Dengan investasi besar dan pengembangan teknologi yang agresif, Xiaomi menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam persaingan global di bidang kecerdasan buatan.

Continue Reading

LakeyBanget

Como Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Bambang Hartono

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Klub Italia Como 1907 mempersembahkan kemenangan besar mereka untuk mendiang pemilik klub, Michael Bambang Hartono, yang wafat pada Kamis (19/3).

Como tampil gemilang dengan menaklukkan Pisa 5-0 dalam lanjutan pekan ke-30 Serie A musim 2025/26 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu.

Pelatih Cesc Fabregas menegaskan kemenangan tersebut memiliki makna emosional bagi seluruh tim. Ia menyebut klub tengah kehilangan sosok penting yang selama ini berperan besar dalam perjalanan Como.

“Hari ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami kehilangan orang yang sangat penting di klub, tetapi kami berada di sini berkat mereka yang percaya pada klub dan kota ini,” ujar Fabregas dalam wawancara pascalaga.

Ia menambahkan bahwa kemenangan ini dipersembahkan khusus untuk Bambang Hartono dan keluarganya, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan.

Fabregas mengakui suasana duka membuat pertandingan terasa berbeda. Namun, ia memuji performa anak asuhnya yang mampu tampil agresif sejak awal dan menjaga konsistensi permainan hingga menutup laga dengan kemenangan telak tanpa balas.

“Saya juga ingin menyampaikan duka cita untuk keluarga Hartono atas semua yang telah mereka berikan kepada kota dan klub kami,” katanya.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh elemen stadion mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Bambang Hartono, yang meninggal dunia di Singapura.

Di bawah kepemilikan grup Djarum melalui SENT Entertainment, Como mengalami kebangkitan signifikan. Klub ini berhasil naik dari Serie D ke Serie A hanya dalam waktu lima tahun, termasuk menjuarai Serie C pada 2021 dan kembali ke kasta tertinggi setelah 21 tahun penantian.

Kini, di bawah arahan Fabregas, Como menjelma menjadi tim kompetitif yang diperkuat banyak pemain muda berbakat. Pada musim ini, mereka bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen dan membuka peluang tampil di kompetisi Eropa.

“Suasananya sangat bagus, orang-orang bahagia, dan semua ingin terus berkembang. Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini,” ujar Fabregas.

Ia menegaskan bahwa pencapaian tim saat ini merupakan hasil dari visi jangka panjang yang telah dirancang sejak beberapa tahun terakhir.

Continue Reading

LakeyBanget

Veda Ega Tolak Perayaan Sampanye Tuai Pujian Netizen

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian publik usai tampil gemilang pada ajang Moto3 Brasil, Minggu (22/3). Tidak hanya karena keberhasilannya meraih podium, Veda juga mendapat sorotan luas akibat keputusannya tidak mengikuti tradisi perayaan sampanye di podium.

Veda Ega mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu finis di posisi tiga besar pada ajang Moto3 Brasil. Ia berhasil mengamankan posisi ketiga, sebuah pencapaian yang disambut antusias oleh para penggemar balap Tanah Air.

Namun, momen di luar lintasan justru menjadi perbincangan hangat di media sosial. Saat pembalap lain merayakan kemenangan dengan menyemprotkan sampanye, Veda memilih untuk menepi dan tidak ikut serta dalam selebrasi tersebut.

Keputusan itu memicu gelombang pujian dari netizen. Banyak yang menilai sikap Veda mencerminkan konsistensi dalam memegang prinsip sebagai seorang Muslim.

“Karena Veda orang Islam, dia harus menghindari minuman beralkohol. Mantap, semoga ke depannya lagu Indonesia Raya yang berkumandang,” tulis seorang netizen.

Pujian juga datang dari warganet luar negeri. “Respect Veda, no champagne as a Muslim, proud from Malaysia,” tulis pengguna lain.

Beberapa komentar lain menyebut bahwa sikap tersebut menunjukkan keteguhan Veda dalam menjaga nilai-nilai yang diyakininya, bahkan di panggung internasional.

Di klasemen sementara Moto3, Veda Ega kini menempati posisi kedua dengan raihan 27 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen. Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di seri-seri berikutnya semakin terbuka lebar.

Continue Reading

LakeyBanget

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Raih Podium Ketiga di Moto3 Brasil 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil 2026 yang digelar di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3).

Tampil bersama Honda Team Asia, Veda memulai balapan dari posisi keempat. Ia langsung menunjukkan performa impresif dengan melesat ke posisi ketiga, berada di belakang Joel Esteban dan Valentin Perrone.

Persaingan ketat sejak awal balapan membuat posisi pembalap terus berubah. Veda sempat kehilangan ritme dan turun hingga posisi ke-10 sampai lap ke-12.

Memasuki lap ke-13, balapan diwarnai insiden dramatis. Pemimpin lomba, David Almansa, terjatuh setelah mendapat tekanan dari Maximo Quiles. Insiden tersebut memaksa penyelenggara mengibarkan bendera merah (red flag) untuk membersihkan lintasan, sekaligus mengakhiri peluang Almansa melanjutkan balapan.

Setelah balapan dilanjutkan, intensitas persaingan semakin meningkat. Veda berhasil memanfaatkan momentum dengan naik ke posisi ketujuh pada lap ke-19.

Di barisan depan, Quiles tetap memimpin lomba, diikuti Adrian Fernandez. Namun, posisi kedua terus berubah, dengan Alvaro Carpe dan Marco Morelli saling berebut tempat.

Memasuki lap-lap terakhir, persaingan semakin sengit. Morelli berhasil merebut posisi kedua pada lap ke-21, sementara Veda terus melaju hingga ke posisi keempat.

Menjelang finis, Veda menunjukkan determinasi tinggi dengan menyalip Carpe dan mengamankan posisi ketiga hingga garis akhir. Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian terbaiknya di kelas Moto3, setelah sebelumnya finis kelima pada seri Thailand.

Berikut hasil akhir Moto3 Brasil 2026:

  1. Maximo Quiles
  2. Marco Morelli
  3. Veda Ega Pratama
  4. Alvaro Carpe
  5. Guido Pini
  6. Rico Salmela
  7. Valentin Perrone
  8. Adrian Fernandez
  9. Casey O’Gorman
  10. Hakim Danish

Keberhasilan ini menegaskan kiprah Veda Ega sebagai salah satu talenta balap Indonesia yang patut diperhitungkan di kancah internasional.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget21 minutes ago

Konflik Timur Tengah Tak Kunjung Reda, Konser Shakira di Qatar Ditunda

News43 minutes ago

Turki Tawarkan Diri Jadi Mediator AS–Iran

LakeyBanget2 hours ago

Di Balik Gemerlap Dunia, Rosé BLACKPINK Akui Masih Berjuang Lawan Insecure

LakeyBanget3 hours ago

KPop Demon Hunters Bakal Gelar Tur Dunia Usai Sukses di Oscar

LakeyBanget3 hours ago

Diplomasi Olahraga, Persib Bandung Jalin Hubungan Strategis dengan Prancis

News4 hours ago

Gantikan Larijani, Eks Komandan IRGC Jadi Bos Baru Dewan Keamanan Iran

LakeyBanget4 hours ago

15 Pemain Ikuti Latihan Kedua Timnas Indonesia Era John Herdman

LakeyBanget5 hours ago

Rusia Dorong Aplikasi “Max” Gantikan WhatsApp dan Telegram

News5 hours ago

Demi Efisiensi Energi, Pemerintah Wacanakan Belajar dari Rumah

News5 hours ago

Krisis Global Jadi Momentum Akselerasi Transformasi Nasional

LakeyBanget16 hours ago

Messi Pecahkan Rekor Tendangan Bebas Pele, Kini Bidik Takhta Juninho

LakeyBanget16 hours ago

Xiaomi Siapkan Investasi Rp147 Triliun Kembangkan AI

News17 hours ago

Iran Ajukan 3 Syarat Akhiri Perang, Desak AS Tarik Pasukan dari Timur Tengah

News18 hours ago

Harga Minyak Dunia Anjlok 14 Persen, Pasar Bergejolak Usai Trump Tunda Serangan ke Iran

News22 hours ago

Presiden Prabowo Akhirnya Tutup SPPG, ini syaratnya

News1 day ago

Lebaran di Rusia, Putin: Momentum Kemurahan Hati dan Penguat Persatuan

LakeyBanget2 days ago

Como Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Bambang Hartono

Review2 days ago

AI Percakapan di Pendidikan Masih Didominasi Pengajaran, Aspek Etika Jadi Sorotan

LakeyBanget2 days ago

Veda Ega Tolak Perayaan Sampanye Tuai Pujian Netizen

News2 days ago

Indonesia Terjebak Impor Energi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.