Connect with us

LakeyBanget

Messi Pecahkan Rekor Tendangan Bebas Pele, Kini Bidik Takhta Juninho

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Megabintang Lionel Messi kembali mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola. Kapten Inter Miami CF itu resmi melampaui rekor gol tendangan bebas milik legenda Brasil, Pele.

Rekor tersebut pecah setelah Messi mencetak gol melalui skema tendangan bebas dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) saat menghadapi New York City FC. Tambahan satu gol itu membuat koleksi free kick Messi kini mencapai 71 gol sepanjang karier profesionalnya.

Jumlah tersebut melampaui torehan Pele yang bertahan selama puluhan tahun di angka 70 gol, sekaligus mempertegas reputasi Messi sebagai salah satu eksekutor bola mati terbaik sepanjang masa.

Dengan capaian tersebut, Messi kini menempati peringkat kedua dalam daftar pencetak gol tendangan bebas terbanyak sepanjang sejarah. Ia hanya terpaut enam gol dari pemegang rekor dunia, Juninho Pernambucano, yang mengoleksi 77 gol.

Peluang Messi untuk memecahkan rekor tersebut terbuka lebar. Meski telah berusia 38 tahun, performanya dinilai masih stabil. Terlebih, ia masih terikat kontrak bersama Inter Miami hingga 2028.

Perjalanan karier Messi menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal eksekusi bola mati. Saat awal membela FC Barcelona, ia bukan pilihan utama sebagai penendang bebas.

Namun dalam satu dekade terakhir, Messi menjelma menjadi spesialis dengan akurasi tinggi dan variasi teknik—mulai dari tembakan melengkung khas kaki kiri hingga sepakan keras ke sudut sempit.

Data dari berbagai laporan statistik menunjukkan rasio konversi tendangan bebas Messi termasuk yang paling efisien dibandingkan pemain aktif lainnya.

Berikut 10 pemain dengan gol tendangan bebas terbanyak sepanjang sejarah:

  1. Juninho Pernambucano – 77 gol
  2. Lionel Messi – 71 gol
  3. Pele – 70 gol
  4. Victor Legrotaglie – 66 gol
  5. Ronaldinho – 66 gol
  6. David Beckham – 65 gol
  7. Cristiano Ronaldo – 64 gol
  8. Diego Maradona – 62 gol
  9. Zico – 62 gol
  10. Ronald Koeman – 60 gol

Deretan nama tersebut merupakan legenda yang dikenal lewat gol-gol spektakuler dari situasi bola mati.

Dengan waktu bermain yang masih cukup panjang di MLS dan peran sentral di tim, Messi hampir selalu menjadi pilihan utama dalam setiap situasi tendangan bebas.

Jika konsistensinya terjaga, bukan tidak mungkin dalam satu hingga dua musim ke depan ia mampu menyamai bahkan melampaui rekor Juninho.

Messi kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang. Setiap kali berdiri di depan bola mati, ia tetap menghadirkan potensi momen magis yang dinantikan pecinta sepak bola dunia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Pelatih Belgia Kecam FIFA Batalkan Kartu Merah Balogun, Singgung April Mop

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Keputusan FIFA menangguhkan hukuman larangan bertanding terhadap penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia, Senin (6/7).

Balogun sebelumnya dijatuhi sanksi satu pertandingan setelah menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar, 1 Juli lalu. Ia diusir wasit usai menginjak pergelangan kaki bek Bosnia, Tarik Muharemovic.

Namun, FIFA pada Minggu (5/7) memutuskan menangguhkan pelaksanaan sanksi tersebut berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Dengan keputusan itu, Balogun yang telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026 dipastikan dapat memperkuat Amerika Serikat menghadapi Belgia.

Keputusan tersebut langsung menuai protes dari kubu Belgia. Pelatih Rudi Garcia menyindir FIFA dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Saya baru tahu 5 Juli adalah Hari April Mop bagi FIFA,” ujar Garcia.

Federasi Sepak Bola Belgia (Royal Belgian Football Association) juga menyampaikan keberatan atas keputusan tersebut. Menurut Garcia, persoalan ini bukan hanya menyangkut kepentingan Belgia, tetapi juga menyentuh integritas sepak bola.

“Ini bukan hanya tentang diri kami sendiri atau tim nasional. Kami sedang membela sepak bola itu sendiri, integritasnya, dan nilai-nilai moralnya,” tegasnya.

Kontroversi semakin memanas setelah sejumlah media internasional, termasuk The Associated Press, melaporkan adanya dugaan campur tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Berdasarkan laporan tersebut, Trump disebut menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan meminta agar kartu merah Balogun ditinjau ulang.

Tak lama setelah keputusan FIFA diumumkan, Trump mengunggah pesan di media sosial yang berbunyi, “Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan ketidakadilan besar.”

Meski kecewa, Garcia enggan berkomentar lebih jauh saat ditanya mengenai kemungkinan Belgia mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) maupun dugaan adanya tekanan dari pihak luar terhadap FIFA.

Sementara itu, kiper Belgia Thibaut Courtois mengaku terkejut dengan keputusan tersebut, namun memastikan timnya tetap fokus menghadapi pertandingan.

“Kami hanya perlu menang sebagai sebuah tim, terlepas dari apakah Balogun bermain atau tidak,” kata Courtois.

Di kubu Amerika Serikat, pelatih Mauricio Pochettino menyatakan memahami reaksi Belgia, tetapi menilai keputusan FIFA sudah tepat.

“Tidak ada hal yang lebih adil dibandingkan ini. Siapa pun yang benar-benar peduli terhadap sepak bola dan percaya pada integritas serta keadilan seharusnya merasa senang dengan keputusan ini,” ujar Pochettino.

Menurutnya, Amerika Serikat telah menerima konsekuensi yang cukup berat saat harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 30 menit dalam laga melawan Bosnia dan Herzegovina.

“Kami harus bermain dengan 10 orang selama lebih dari 30 menit setelah apa yang kami yakini sebagai keputusan yang benar-benar tidak adil,” katanya.

Pochettino mengakui kehadiran Balogun akan menjadi tambahan kekuatan bagi timnya. Namun, ia menegaskan kekuatan Amerika Serikat tidak hanya bergantung pada satu pemain.

“Kekuatan kami berasal dari seluruh 26 pemain. Mungkin besok saya akan mencadangkan Balogun. Siapa yang tahu?” ujarnya.

Amerika Serikat yang berstatus sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 kini bertekad mengakhiri penantian panjang dengan menembus babak perempat final untuk pertama kalinya sejak edisi 2002.

Continue Reading

LakeyBanget

Wuih! Ciptakan 2 Gol, Jude Bellingham Hanya Butuh 99 Detik

Jude Bellingham tampil gemilang dengan dua gol cepat yang membawa Inggris menyingkirkan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Performa ini menegaskan peran vitalnya bagi The Three Lions.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Inggris memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Meksiko dengan skor dramatis 3-2 pada laga babak 16 besar, Senin (6/7) WIB. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri rekor sempurna Meksiko yang sebelumnya selalu menang tanpa sekali pun kebobolan sepanjang turnamen.

Meksiko memasuki pertandingan dengan modal impresif setelah menyapu bersih kemenangan sejak fase grup hingga babak 32 besar. Namun, laju gemilang El Tri harus terhenti di tangan Inggris yang tampil lebih efektif memanfaatkan peluang.

Sosok yang menjadi pembeda dalam pertandingan ini adalah Jude Bellingham. Gelandang muda Inggris itu tampil luar biasa dengan mencetak dua gol cepat yang mengubah jalannya laga.

Bellingham membuka keunggulan Inggris pada menit ke-36 melalui sundulan menyambut umpan silang Bukayo Saka. Hanya berselang 99 detik, pemain berusia 23 tahun itu kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Harry Kane.

Dua gol tersebut menjadi fondasi penting bagi Inggris untuk mengamankan kemenangan, meski Meksiko sempat memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan The Three Lions melangkah ke babak delapan besar.

Tambahan dua gol ke gawang Meksiko turut mengangkat posisi Bellingham dalam persaingan top skor Piala Dunia 2026. Hingga babak 16 besar, gelandang Real Madrid itu telah mengoleksi lima gol.

Catatan tersebut menempatkan Bellingham di jajaran lima besar pencetak gol terbanyak turnamen. Ia masih berada di bawah Harry Kane, Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland dalam daftar sementara top skor.

Tak hanya produktif mencetak gol, Bellingham juga telah menyumbang satu assist sepanjang turnamen. Kontribusi tersebut semakin menegaskan peran vitalnya sebagai motor permainan Inggris dalam upaya memburu gelar juara Piala Dunia 2026.

Kemenangan atas Meksiko menjadi sinyal kuat bahwa Inggris merupakan salah satu kandidat serius peraih trofi, dengan Bellingham tampil sebagai salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang kompetisi.

Continue Reading

LakeyBanget

FIFA Batalkan Kartu Merah Balogu Jelang AS vs Belgia, Trump Auto Girang

Simak detail keputusan FIFA yang membatalkan kartu merah Folarin Balogun, memungkinkan sang striker tampil di laga AS vs Belgia. Pelajari spekulasi di balik pembatalan sanksi ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut positif keputusan FIFA yang membatalkan hukuman kartu merah penyerang tim nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, jelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (5/7) waktu setempat, Trump mengapresiasi keputusan FIFA yang dinilainya telah memperbaiki sebuah ketidakadilan.

“Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan ketidakadilan besar!” tulis Trump dalam unggahannya.

Sebelumnya, FIFA resmi mencabut hukuman kartu merah yang diterima Balogun saat Amerika Serikat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 25 tahun itu sempat diusir wasit pada menit ke-64 setelah terlibat perselisihan dengan bek Bosnia, Tarek Muharemovic.

Dengan dibatalkannya sanksi tersebut, Balogun dipastikan dapat memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar yang berlangsung Selasa (7/7) WIB.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa hukuman skorsing otomatis terhadap Balogun ditangguhkan berdasarkan ketentuan dalam Kode Disiplin FIFA.

“Berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, penerapan skorsing pertandingan untuk pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun, otomatis ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun,” demikian bunyi pernyataan FIFA.

Keputusan tersebut memicu spekulasi mengenai adanya campur tangan pemerintah Amerika Serikat. Sejumlah laporan media menyebut Gedung Putih sempat berkomunikasi dengan FIFA setelah kemenangan Amerika Serikat atas Bosnia dan Herzegovina.

Laporan ABC menyebut pihak Gedung Putih meminta Presiden FIFA Gianni Infantino meninjau kembali keputusan kartu merah yang diterima Balogun. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari FIFA mengenai adanya pengaruh komunikasi tersebut terhadap keputusan Komite Disiplin.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat menyatakan menyambut baik keputusan FIFA dan memastikan Balogun siap tampil menghadapi Belgia.

“Kami menerima keputusan Komite Disiplin dan senang bahwa Folarin Balogun memenuhi syarat untuk bertanding besok,” tulis federasi dalam pernyataannya.

Federasi juga menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada laga babak 16 besar melawan Belgia di Seattle, sembari berharap dukungan penuh dari para pendukung Amerika Serikat.

Continue Reading

LakeyBanget

Laga Kontra Brasil Ibarat Man City vs Real Madrid, Ujar Pelatih Norwegia

Pelatih Norwegia Stale Solbakken memuji taktik timnya usai menyingkirkan Brasil di Piala Dunia. Ia membandingkan laga tersebut dengan duel sengit Man City vs Real Madrid.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Norwegia memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada laga babak 16 besar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7) WIB.

Kemenangan bersejarah tersebut ditentukan oleh dua gol Erling Haaland, sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada penghujung pertandingan.

Penampilan impresif diperlihatkan skuad berjuluk The Vikings sepanjang laga. Kiper Orjan Nyland tampil gemilang di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan penting, sedangkan Andreas Schjelderup menjadi kreator serangan lewat dua assist yang berbuah gol Haaland.

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, mengaku laga melawan Brasil berlangsung sangat menegangkan. Meski demikian, ia memuji disiplin serta permainan taktis yang diperagakan anak asuhnya hingga mampu mengamankan kemenangan.

“Saya rasa setiap warga negara Norwegia dapat menikmati malam ini. Itu pertandingan yang sangat menegangkan, bisa saja berakhir dengan hasil apa pun. Tapi kami memainkan permainan yang solid dan taktis,” ujar Solbakken usai pertandingan.

Solbakken mengakui timnya sempat melakukan sejumlah kesalahan yang berpotensi dimanfaatkan Brasil. Namun secara keseluruhan, ia menilai Norwegia pantas meraih kemenangan.

“Kami melakukan beberapa kesalahan yang bisa saja merugikan kami. Tapi secara keseluruhan, kemenangan berpihak kepada kami, dan kami harus sangat bangga akan hal itu,” katanya.

Menurut Solbakken, strategi Brasil yang lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik mengingatkannya pada duel antara Manchester City melawan Real Madrid.

“Mengapa kemenangan berpihak kepada kami? Mereka bertahan dan mengandalkan serangan balik, sementara kami harus membongkar pertahanan mereka. Sedikit seperti Manchester City melawan Real Madrid. Saya rasa kami melakukannya dengan sangat baik,” ucap pelatih berusia 58 tahun itu.

Berkat kemenangan tersebut, Norwegia melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juli di Miami. Pada fase delapan besar nanti, Haaland dan kawan-kawan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Meksiko melawan Inggris.

Continue Reading

LakeyBanget

Haaland Bicara Soal Baca Peluang hingga Jadi Gol

Erling Haaland mengungkapkan rahasia di balik kemampuannya mencetak gol krusial di Piala Dunia 2026. Ia merasa bangga bisa membawa Norwegia melangkah lebih jauh.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penyerang Norwegia Erling Haaland kembali menunjukkan naluri tajamnya di depan gawang setelah mencetak dua gol yang membawa timnya menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin WIB.

Kemenangan di Stadion New York, Amerika Serikat, memastikan Norwegia melangkah ke perempat final sekaligus mengakhiri perjalanan Brasil di turnamen tersebut.

Haaland menjadi pembeda lewat dua gol yang dicetak pada menit ke-79 dan ke-90. Gol pertama lahir melalui sundulan memanfaatkan umpan Andreas Schjelderup, sedangkan gol kedua tercipta lewat penyelesaian mendatar yang gagal diantisipasi kiper Brasil, Alisson.

Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.

Usai pertandingan, penyerang Manchester City itu mengaku tidak memiliki penjelasan khusus mengenai ketajamannya di depan gawang. Menurut Haaland, dirinya memang terbiasa memaksimalkan sedikit peluang yang diperoleh menjadi gol.

“Itu memang biasanya terjadi. Bila saya mendapatkan satu atau dua peluang, biasanya akan berakhir menjadi gol. Saya sendiri tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tetapi memang begitulah caranya,” kata Haaland, dikutip dari laman resmi FIFA.

Tambahan dua gol tersebut membuat pemain berusia 25 tahun itu kini mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Torehan tersebut menyamai catatan Lionel Messi dari Argentina dan Kylian Mbappe dari Prancis di puncak daftar sementara pencetak gol terbanyak turnamen.

Haaland juga mengaku bangga mampu membawa Norwegia melangkah ke delapan besar. Ia berharap pencapaian timnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadikan kesempatan membela tim nasional sebagai kebanggaan tertinggi dalam karier sepak bola.

“Saya berharap semua anak muda yang menyaksikan wawancara ini, ketika kalian tumbuh dewasa, kalian akan menganggap bermain untuk Norwegia sebagai hal yang paling membanggakan dalam hidup. Rasanya benar-benar luar biasa,” ujarnya.

Pada babak perempat final, Norwegia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Meksiko dan Inggris. Sementara itu, Brasil harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir pada babak 16 besar.

Continue Reading

LakeyBanget

Konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour Dorong Musisi Lokal dan Ekonomi Kreatif

Konser Slank di Bandung sukses menjadi panggung kolaborasi musisi lokal dan pendorong ekonomi kreatif. Acara ini merangkul potensi komunitas musik Bandung.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi kedelapan di Prabuwangi Park Arcamanik, Bandung, Minggu, tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi Slank, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi akar rumput melalui pelibatan musisi lokal.

Bagi Slank yang kini diperkuat Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho, dan Abdee, Kota Bandung memiliki makna tersendiri dalam perjalanan karier mereka. Kota ini menjadi saksi penampilan perdana formasi tersebut pada 1997 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), sebuah momen yang masih dikenang hingga kini.

“Gig pertama formasi Slank yang sekarang itu di Sabuga tahun 1997. Saya masih ingat waktu itu kami sampai mengecat rambut bersama Ivan,” kenang gitaris Slank, Ridho, saat konferensi pers menjelang konser.

Vokalis Slank, Kaka, mengatakan penampilan perdana formasi baru saat itu menjadi tantangan besar bagi para personel. Salah satunya Ridho yang harus mempersiapkan puluhan lagu untuk konser tersebut.

“Saat itu Ridho langsung mendapat PR mengulik sekitar 30 lagu untuk tampil di Bandung,” ujar Kaka.

Semangat nostalgia tersebut kemudian dipadukan dengan upaya memperkuat ekosistem musik lokal. Melalui konser ini, produsen rokok domestik HS menghadirkan line-up terbanyak sepanjang rangkaian tur, yakni sembilan grup musik, termasuk tiga musisi lokal Bandung yang diberi panggung khusus, yaitu DT09, Stand Here Alone (SHA), dan Preman Disko.

Manajer DT09, Reza, menilai kesempatan tampil bersama Slank menjadi ruang kolaborasi yang penting bagi regenerasi musisi independen yang tumbuh dari komunitas.

“Kami adalah grup musik yang lahir dari grassroot, dari tribun Persib dan komunitas Bobotoh. Kesempatan seperti ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Hal senada disampaikan pendiri sekaligus vokalis Stand Here Alone, Taufik Andryyansyah atau Mbenk. Penggemar Slank sejak era album PLUR (2004) itu mengaku bangga dapat berbagi panggung dengan band yang menjadi inspirasinya.

“Saya memang Slankers sejak lama. SHA juga punya alur darah Slank, jadi saya tidak mungkin melewatkan momen seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, mengatakan Bandung dipilih sebagai salah satu kota penting dalam rangkaian tur karena memiliki potensi pasar yang besar sekaligus ekosistem musik yang kuat.

“Hal itu membuat Bandung menjadi salah satu pasar yang sangat potensial bagi penyelenggaraan tur ini,” kata Tessa.

Selain menghadirkan musisi lokal, konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour di Bandung juga dimeriahkan oleh sejumlah penampil lain, seperti Tony Q Rastafara, The Cloves and The Tobacco, The Sleting Down, Afterskema, serta Mahalara.

Melalui perpaduan nostalgia, kolaborasi lintas generasi, dan pelibatan komunitas musik lokal, konser ini menjadi lebih dari sekadar hiburan. Agenda tersebut juga menunjukkan bagaimana panggung musik dapat menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku industri kreatif sekaligus menggerakkan ekonomi di tingkat akar rumput.

Continue Reading

LakeyBanget

Meski Kalah, Tanjung Verde Pulang dengan Kepala Tegak

Tanjung Verde menunjukkan performa gemilang di Piala Dunia 2026, memaksa Argentina bermain 120 menit. Mereka pulang dengan kepala tegak setelah perjalanan historis.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Tim nasional Tanjung Verde membuktikan bahwa dalam sepak bola, peluang sekecil apa pun tetap dapat menghasilkan kejutan. Meski hanya berstatus debutan dan diprediksi menjadi lawan mudah bagi juara bertahan Argentina, Hiu Biru sukses memberikan perlawanan sengit hingga memaksa Lionel Messi dan kawan-kawan bermain selama 120 menit pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Bertanding di Stadion Miami, Amerika Serikat, Sabtu, Tanjung Verde nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar turnamen sebelum akhirnya takluk tipis 2-3 melalui babak tambahan waktu.

Sejak awal pertandingan, Argentina memang tampil dominan. Statistik Sofascore mencatat La Albiceleste menguasai 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 22 tembakan. Namun, dominasi tersebut tidak membuat pertandingan berjalan mudah.

Dengan hanya 36 persen penguasaan bola, Tanjung Verde justru tampil sangat efektif. Mereka mampu menciptakan 16 peluang tembakan dan dua gol meski hanya membukukan nilai expected goals (xG) sebesar 0,47, jauh di bawah Argentina yang mencatat xG 2,26.

Argentina membuka keunggulan pada menit ke-29 melalui aksi individu Lionel Messi. Berawal dari umpan panjang Lisandro Martinez, kapten Argentina itu menunjukkan kualitasnya dengan kontrol bola sempurna sebelum menaklukkan kiper Vozinha dari jarak dekat.

Tanjung Verde menolak menyerah. Deroy Duarte menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-59, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu setelah skor bertahan hingga 90 menit.

Babak tambahan berlangsung tak kalah dramatis. Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul hanya dua menit setelah extra time dimulai. Namun keunggulan itu kembali sirna ketika Sidny Lopes Cabral mencetak gol indah lewat tendangan melengkung pada menit ke-103.

Argentina akhirnya memastikan kemenangan 3-2 setelah gol bunuh diri Diney pada menit ke-111, menyusul sundulan Cristian Romero yang memanfaatkan sepak pojok Messi.

Meski akhirnya tersingkir, Tanjung Verde tetap memberikan tekanan hingga menit-menit akhir dan memaksa Argentina bertahan total demi mengamankan kemenangan.

Bagi Tanjung Verde, perjalanan di Piala Dunia 2026 menjadi catatan bersejarah. Mereka menutup turnamen tanpa sekalipun kalah di waktu normal dalam empat pertandingan, termasuk saat menghadapi juara Eropa Spanyol dan juara dunia Argentina.

Gelandang Sidny Lopes Cabral menyebut keberhasilan timnya melampaui ekspektasi tidak lepas dari keyakinan yang terus dijaga sepanjang turnamen.

“Peluang satu persen, keyakinan 99 persen. Terima kasih Tuhan atas momen-momen tak terlupakan ini. Terima kasih, Tanjung Verde. Kami pulang dengan kepala tegak. Perjalanan ini tidak berakhir di sini,” tulis Lopes Cabral melalui akun Instagram resminya.

Penjaga gawang Vozinha juga menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian. Kiper berusia 40 tahun itu tampil gemilang dengan delapan penyelamatan, lima di antaranya menggagalkan peluang Lionel Messi.

Usai pertandingan, Vozinha mengaku mendapat pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan setelah menerima pujian langsung dari Messi.

“Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, ‘Kamu hebat, orang-orangmu pasti bangga padamu.’ Mendengar kata-kata itu dari sosok seperti Leo Messi sangat berarti bagi saya,” ujar Vozinha.

Momen tersebut semakin berkesan ketika Messi bersedia bertukar jersi dengannya. Bagi Vozinha, yang menjalani Piala Dunia pertama sekaligus kemungkinan terakhir dalam kariernya, kenangan itu akan menjadi cerita yang akan dikenangnya sepanjang hidup.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui laga melawan Tanjung Verde menjadi salah satu pertandingan paling berat yang pernah dijalaninya bersama La Albiceleste.

Dalam laga ke-100 sebagai pelatih Argentina, Scaloni menyebut duel tersebut sebagai pertandingan yang paling membekas karena menghadirkan berbagai emosi sepanjang 120 menit.

“Dari 100 pertandingan yang saya jalani, inilah yang paling membekas bagi saya sebagai pelatih,” kata Scaloni.

Senada dengan sang pelatih, Lionel Messi menilai tidak ada lagi pertandingan mudah di fase gugur Piala Dunia. Menurutnya, Tanjung Verde menunjukkan bahwa perbedaan kualitas antartim kini semakin tipis.

“Itulah yang membuat Piala Dunia kali ini begitu istimewa. Perbedaan kualitas antartim sangat tipis, dan setiap pertandingan benar-benar sulit,” ujar Messi.

Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, Tanjung Verde meninggalkan kesan mendalam sepanjang turnamen. Dengan skuad yang jauh lebih sederhana dibandingkan Argentina, mereka mampu menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan keyakinan dapat membuat tim mana pun bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Kekalahan itu pun tak mengurangi apresiasi publik. Di media sosial, perjuangan Tanjung Verde dirangkum dalam satu kalimat yang menjadi simbol semangat mereka sepanjang turnamen: “Jika harus kalah, kalahlah seperti Tanjung Verde.”

Continue Reading

LakeyBanget

Susul Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen Resmi Hijrah ke Persib Bandung

Gelandang serang Ragnar Oratmangoen resmi menandatangani kontrak tiga tahun dengan Persib Bandung. Pengalamannya diharapkan membawa dimensi baru bagi Maung Bandung.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung resmi memperkenalkan pemain barunya untuk menyongsong kompetisi musim 2026/2027. Sosok yang kini bergabung bersama Pangeran Biru adalah Ragnar Oratmangoen, pemain serbabisa yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi lini serang, mulai dari winger hingga gelandang serang.

Kehadiran Ragnar menjadi bagian dari langkah strategis klub dalam memperkuat kedalaman skuad sekaligus meningkatkan kualitas tim demi menghadapi tantangan yang semakin kompetitif, baik di level domestik maupun Asia.

Sebelumnya, Persib telah lebih dahulu memperkenalkan sejumlah pemain baru, yakni Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, dan Gakuto Notsuda. Bergabungnya Ragnar melanjutkan rangkaian penguatan skuad yang dilakukan secara terencana sebagai wujud komitmen klub dalam membangun tim yang kompetitif, berkarakter, dan memiliki kedalaman yang mumpuni untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim 2026/2027.

Melalui rangkaian perekrutan tersebut, Persib terus melanjutkan Positive Movement sebagai langkah progresif untuk memperkuat fondasi tim sekaligus menjaga tradisi prestasi yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir.

Pemain bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen tersebut lahir di Oss, Belanda, pada 21 Januari 1998. Di usia yang matang sebagai pesepakbola profesional, Ragnar membawa bekal pengalaman berharga setelah berkiprah di sejumlah kompetisi elite Eropa.

Sebelum bergabung dengan Persib, Ragnar memperkuat Dender di Liga Pro Belgia. Sebelumnya, ia juga pernah membela sejumlah klub di Belanda, di antaranya NEC Nijmegen, TOP Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard.

Karier profesionalnya dimulai bersama NEC Nijmegen sebelum menjalani masa peminjaman di TOP Oss. Bersama klub tersebut, Ragnar menunjukkan perkembangan yang menjanjikan dengan mencatatkan 48 penampilan dan mencetak lima gol.

Performa positifnya berlanjut saat memperkuat SC Cambuur. Di klub tersebut, Ragnar tampil impresif dengan torehan 12 gol dari 47 pertandingan. Kecepatan, mobilitas tinggi, kreativitas, serta kemampuannya dalam membangun dan menyelesaikan serangan menjadikannya sebagai salah satu pemain yang menonjol.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut bersama Go Ahead Eagles, FC Groningen, dan Fortuna Sittard sebelum melanjutkan kiprah profesionalnya di Belgia bersama Dender. Pengalaman panjang berkarier di Eropa diyakini akan menjadi modal penting bagi Ragnar untuk beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi Persib.

Selain kiprahnya di level klub, Ragnar juga merupakan bagian penting dari Tim Nasional Indonesia. Meski lahir dan tumbuh di Belanda, ia memilih untuk membela Merah Putih. Pengalaman tampil di level internasional diharapkan dapat semakin memperkaya kualitas permainan Persib, baik dari sisi teknis maupun mental bertanding.

Kemampuan Ragnar bermain di sejumlah posisi menyerang menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi Persib. Fleksibilitas, pengalaman internasional, serta kualitas individu yang dimilikinya diharapkan mampu menghadirkan dimensi baru dalam permainan Maung Bandung.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan, berdasarkan rekomendasi tim pelatih, Ragnar dinilai sebagai sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk terus menjaga daya saing di level tertinggi. Persib pun mengikat Ragnar dengan kontrak berdurasi tiga tahun hingga 2029.

“Kami menyambut Ragnar sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Pengalaman, kualitas, dan karakter yang dimilikinya diharapkan dapat semakin memperkuat tim dalam menghadapi berbagai tantangan pada musim mendatang,” ujar Adhitia.

“Dalam tiga tahun ke depan, kami berharap Ragnar dapat memberikan kontribusi terbaik dan tumbuh bersama Persib dalam mewujudkan target-target yang telah ditetapkan klub. Kehadirannya diharapkan mampu menambah energi positif di dalam tim serta memperkuat daya saing Persib, baik di kompetisi domestik maupun Asia,” tambahnya.

Kehadiran Ragnar diharapkan tidak hanya menambah kekuatan skuad, tetapi juga mendukung Persib dalam menjaga tradisi prestasi yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir, termasuk pencapaian bersejarah meraih gelar juara tiga musim berturut-turut.

“Wilujeng sumping, Ragnar Oratmangoen. Persib, Bobotoh, serta seluruh masyarakat sepak bola Bandung dan Jawa Barat menyambut kehadiranmu dengan penuh antusias dan menantikan kontribusi terbaikmu bersama Pangeran Biru,” tutup Adhitia.

Continue Reading

LakeyBanget

Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir Jadi Sorotan

Temukan jadwal lengkap babak 16 besar Piala Dunia 2026, termasuk duel sengit Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir. Simak tim yang lolos dan sorotan pertandingan krusial.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 resmi bergulir setelah seluruh pertandingan fase 32 besar tuntas digelar. Sebanyak 16 tim terbaik kini bersaing memperebutkan delapan tiket menuju perempat final dalam pertandingan yang berlangsung mulai Minggu (5/7/2026) hingga Rabu (8/7/2026) WIB.

Kolombia menjadi tim terakhir yang memastikan langkah ke fase gugur usai menundukkan Ghana dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut melengkapi daftar negara yang masih berpeluang mengangkat trofi juara dunia edisi 2026.

Perjalanan menuju babak 16 besar diwarnai sejumlah kejutan. Tim-tim unggulan seperti Belanda dan Jerman harus tersingkir lebih awal, sementara tuan rumah Meksiko berhasil menjaga asa setelah tampil konsisten hingga menembus fase gugur.

Sejumlah favorit lainnya, seperti Argentina, Portugal, Inggris, Belgia, dan Prancis, juga sukses melangkah ke babak 16 besar meski harus menghadapi perlawanan sengit. Argentina, misalnya, baru memastikan kemenangan 3-2 atas debutan Tanjung Verde setelah melalui babak perpanjangan waktu.

Sorotan utama babak 16 besar dipastikan tertuju pada duel Portugal melawan Spanyol. Pertemuan dua raksasa Eropa tersebut menjadi ulangan final UEFA Nations League 2025 dan diprediksi berlangsung sengit mengingat kualitas skuad yang dimiliki kedua tim.

Laga menarik lainnya mempertemukan Brasil dengan Norwegia. Pertandingan ini diperkirakan menghadirkan duel dua penyerang tajam, Vinicius Junior di kubu Selecao dan Erling Haaland yang menjadi andalan Norwegia.

Prancis juga menghadapi tantangan serius saat bertemu Paraguay. Tim asal Amerika Selatan itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah secara mengejutkan menyingkirkan Jerman pada babak 32 besar.

Sementara itu, tuan rumah Meksiko kembali menghadapi ujian berat ketika berjumpa Inggris yang tampil solid sepanjang turnamen.

Tak kalah menarik, Argentina akan menghadapi Mesir dalam laga yang diprediksi menyedot perhatian publik dunia. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi panggung duel dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah.

Messi saat ini memimpin daftar sementara pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol. Di sisi lain, Salah menjadi motor serangan Mesir yang sukses melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri kiprah wakil Asia di Piala Dunia 2026. Australia menjadi tim terakhir dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang tersingkir, setelah sebelumnya Jepang lebih dulu dihentikan Brasil.

Kini hanya Maroko dan Mesir yang tersisa sebagai wakil Afrika. Keduanya membawa harapan benua tersebut untuk kembali mencatatkan sejarah di panggung sepak bola dunia.

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (WIB)

Minggu, 5 Juli 2026

  • 00.00 WIB: Kanada vs Maroko
  • 04.00 WIB: Paraguay vs Prancis

Senin, 6 Juli 2026

  • 03.00 WIB: Brasil vs Norwegia
  • 07.00 WIB: Meksiko vs Inggris

Selasa, 7 Juli 2026

  • 02.00 WIB: Portugal vs Spanyol
  • 07.00 WIB: Amerika Serikat vs Belgia
  • 23.00 WIB: Argentina vs Mesir

Rabu, 8 Juli 2026

  • 03.00 WIB: Swiss vs Kolombia

Delapan pertandingan tersebut dipastikan berlangsung ketat mengingat setiap tim memburu satu tempat di perempat final. Dengan sejumlah unggulan telah tersingkir lebih awal, peluang lahirnya kejutan baru pada Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.

Continue Reading

LakeyBanget

Wow! Messi Kembali Tulis Rekor Baru di Piala Dunia, Apa Itu?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di panggung Piala Dunia. Kapten Timnas Argentina itu menjadi pemain pertama yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam dua edisi Piala Dunia yang berbeda, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.

Rekor tersebut tercipta setelah Messi menyumbangkan satu gol saat Argentina menaklukkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami, Sabtu (4/7/2026) WIB. Pertandingan berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu sebelum Albiceleste memastikan langkah ke babak 16 besar.

Gol tersebut membawa Messi mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026. Torehan itu juga menempatkan pemain berusia 39 tahun tersebut di puncak daftar sementara pencetak gol terbanyak turnamen.

Catatan Messi semakin istimewa karena pada Piala Dunia 2022 di Qatar, ia juga mengakhiri turnamen dengan tujuh gol sekaligus mengantar Argentina meraih gelar juara dunia usai mengalahkan Prancis di partai final.

Dengan demikian, Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia sejak turnamen bergulir pada 1930 yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam dua edisi berbeda.

Prestasi tersebut menunjukkan konsistensi Messi di level tertinggi sepak bola dunia. Meski telah menginjak usia 39 tahun, peraih delapan Ballon d’Or itu tetap menjadi sosok sentral dalam permainan Argentina dan terus tampil tajam di depan gawang lawan.

Meski demikian, persaingan memperebutkan gelar top skor Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, menjadi pesaing terdekat setelah mengoleksi enam gol hingga babak 32 besar.

Mbappe, yang menyabet Sepatu Emas Piala Dunia 2022 dengan delapan gol, masih memiliki peluang besar menyamai bahkan melampaui koleksi Messi apabila mampu tampil produktif pada fase gugur.

Pada babak 16 besar, Prancis dijadwalkan menghadapi Paraguay di Philadelphia. Sementara Argentina akan berhadapan dengan Mesir di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.

Apabila kedua tim mampu melaju hingga partai puncak, publik sepak bola dunia berpeluang kembali menyaksikan duel Argentina kontra Prancis di final, mengulang pertemuan epik pada Piala Dunia 2022 yang berakhir dengan kemenangan Argentina melalui adu penalti.

Rivalitas Messi dan Mbappe pun kembali menjadi sorotan. Di satu sisi, Messi berambisi membawa Argentina mempertahankan kejayaan sekaligus memburu gelar Piala Dunia kedua dalam kariernya. Di sisi lain, Mbappe bertekad mengantar Prancis kembali menjadi juara dunia sembari mengejar gelar top skor turnamen.

Jika keduanya terus melangkah hingga final, persaingan dua megabintang tersebut dipastikan menjadi salah satu cerita terbesar yang mewarnai perjalanan Piala Dunia 2026.

Continue Reading
LakeyBanget22 menit ago

Pelatih Belgia Kecam FIFA Batalkan Kartu Merah Balogun, Singgung April Mop

News52 menit ago

Prabowo Tunjuk Danantara Jadi Eksportir Listrik ke Singapura

News3 jam ago

Leaders’ Retreat di Istana Merdeka Hasilkan 26 Kesepakatan Strategis

LakeyBanget10 jam ago

Wuih! Ciptakan 2 Gol, Jude Bellingham Hanya Butuh 99 Detik

News12 jam ago

Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Rembang, Pendidikan Kunci Ubah Masa Depan Generasi Muda

LakeyBanget12 jam ago

FIFA Batalkan Kartu Merah Balogu Jelang AS vs Belgia, Trump Auto Girang

LakeyBanget13 jam ago

Laga Kontra Brasil Ibarat Man City vs Real Madrid, Ujar Pelatih Norwegia

LakeyBanget13 jam ago

Haaland Bicara Soal Baca Peluang hingga Jadi Gol

News15 jam ago

Sukses Berkat Kamus Tua

LakeyBanget23 jam ago

Konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour Dorong Musisi Lokal dan Ekonomi Kreatif

LakeyBanget23 jam ago

Meski Kalah, Tanjung Verde Pulang dengan Kepala Tegak

News24 jam ago

Kemendikdasmen Siap Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun Ini, Bidik Siswa Berprestasi

News2 hari ago

Efisiensi Tokopedia dan TikTok Shop, Strategi Bertahan di Tengah Persaingan E-Commerce yang Makin Ketat

News2 hari ago

Indonesia Diwakili Dubes RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

LakeyBanget2 hari ago

Susul Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen Resmi Hijrah ke Persib Bandung

LakeyBanget2 hari ago

Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol dan Argentina vs Mesir Jadi Sorotan

News2 hari ago

Pemerintah Lirik Bali Ketimbang IKN Jadi Pusat Finansial Internasional, Ini Pertimbangannya

News2 hari ago

Tokoh Lintas Agama Dukung Kemendikdasmen Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Bermutu

LakeyBanget2 hari ago

Wow! Messi Kembali Tulis Rekor Baru di Piala Dunia, Apa Itu?

LakeyBanget2 hari ago

Cabo Verde, Negara Kecil yang Terus Melahirkan Bintang Sepak Bola Dunia