Connect with us

News

Kemendikdasmen Beri Relaksasi Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN di 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Relaksasi Pembiayaan Komponen Honor Guru dan Tenaga Kependidikan Non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) pada Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di satuan pendidikan. Hal ini terutama dilakukan di tengah kondisi fiskal sejumlah pemerintah daerah yang belum sepenuhnya mampu mengalokasikan pembiayaan honor bagi guru dan tenaga kependidikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara optimal.

Melalui kebijakan tersebut, satuan pendidikan diberikan relaksasi terbatas untuk menggunakan Dana BOSP dalam membiayai honor guru dan tenaga kependidikan yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa relaksasi ini bersifat sementara dan hanya berlaku pada Tahun Anggaran 2026. Kebijakan tersebut dimaksudkan sebagai langkah transisi agar kegiatan pembelajaran di sekolah tetap berjalan tanpa gangguan.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memiliki kewajiban utama untuk mengalokasikan anggaran bagi pendidik dan tenaga kependidikan melalui APBD sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah yang membutuhkan relaksasi diwajibkan mengajukan permohonan resmi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Permohonan tersebut harus dilengkapi dengan pernyataan kondisi fiskal daerah, analisis kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang telah diverifikasi, serta komitmen penguatan penganggaran pendidikan melalui APBD pada tahun berikutnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta memfasilitasi penyesuaian rencana kegiatan dan anggaran satuan pendidikan serta memastikan bahwa penerapan kebijakan ini tidak mengurangi kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Kemendikdasmen juga akan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan kebijakan, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta tercapainya tujuan utama menjaga keberlangsungan layanan pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa relaksasi ini merupakan langkah pemerintah untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik di seluruh satuan pendidikan.

“Yang paling utama bagi kami adalah memastikan bahwa layanan pembelajaran bagi peserta didik tidak terganggu. Sekolah harus tetap dapat menyelenggarakan proses belajar mengajar secara optimal. Oleh karena itu, relaksasi penggunaan Dana BOSP ini diberikan sebagai langkah transisi agar sekolah tetap memiliki dukungan yang memadai bagi guru dan tenaga kependidikan yang berperan langsung dalam proses pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menambahkan, kebijakan ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh peserta didik di Indonesia, serta mendorong penguatan peran pemerintah daerah dalam penganggaran pendidikan secara berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Pertamina Gelar Mudik Bareng, Dorong Efisiensi Energi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – PT Pertamina (Persero) memberangkatkan ribuan pemudik menuju berbagai kota di Pulau Jawa melalui program Mudik Bareng Pertamina 2026. Pemberangkatan dilakukan dari Taman Mini Indonesia Indah pada Minggu (15/5).

Program yang mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini menyediakan 153 unit bus untuk mengantarkan lebih dari 5.000 peserta menuju 23 kota tujuan di Pulau Jawa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendukung upaya pemerintah mendorong perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, serta efisien dalam penggunaan energi, khususnya selama periode arus mudik Idulfitri.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan program tersebut yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan.

“Bagi seluruh pemudik, kami titip pesan agar menjaga kesehatan dan kebersamaan selama perjalanan. Kepada para pengemudi, yang paling penting bukan mengejar cepat, tetapi selamat, sehingga seluruh pemudik dapat tiba dengan aman di kampung halaman,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengatakan program mudik bersama ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong efisiensi energi sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan selama musim mudik.

Menurutnya, penggunaan transportasi bersama seperti bus dapat membantu menghemat konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi kemacetan di jalur mudik.

“Melalui program Mudik Bareng Pertamina 2026, kami ingin berkontribusi dalam mendukung perjalanan mudik yang lebih hemat energi. Dengan transportasi bersama, penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien dan kepadatan kendaraan di jalan dapat berkurang,” kata Oki.

Selain menyediakan armada bus, Pertamina juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi para peserta. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu yang nyaman, ruang ibadah, jalur khusus bagi lansia dan ibu hamil, area bermain anak, layanan kesehatan, serta konsumsi selama perjalanan.

Oki menambahkan, penyelenggaraan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan bagi masyarakat.

“Dari Taman Mini Indonesia Indah pagi ini, kita tidak hanya melepas armada bus, tetapi juga melepas ribuan harapan untuk tiba dengan selamat di kampung halaman dan merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Kegiatan pemberangkatan turut dihadiri jajaran komisaris dan direksi Pertamina. Melalui program ini, perusahaan berharap dapat mendukung kelancaran arus mudik nasional sekaligus mendorong penggunaan transportasi bersama yang lebih hemat energi dan ramah bagi mobilitas masyarakat.

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam transisi energi, Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong berbagai program yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.

Continue Reading

News

Iran Buru Kepala Nyetanyahu dan Trump, Publik Sangat Merindukan

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan komitmen mereka untuk terus memburu gembong Zionis Benjamin Netanyahu di tengah rumor bahwa Perdana Menteri Israel itu tewas dalam serangan rudal Iran.

Selain itu, kepala Donald Trump menjadi incaran pasukan IRGC. Sontak masyarakat dunia sangat menantikan rudal iran menghancurkan ke dua Setan yakni Trump dan Nyetanyahu.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad (15/03/2026), IRGC mengatakan bahwa ketidakpastian nasib Benjamin Netanyahu serta kemungkinan bahwa dia dan keluarganya tewas atau melarikan diri dari wilayah pendudukan adalah “tanda-tanda krisis dan ketidakstabilan Zionis.”

IRGC menekankan bahwa jika “pembunuh anak” itu masih hidup, mereka akan dengan gigih melanjutkan pengejaran dan eliminasi Netanyahu.

Pernyataan itu menambahkan bahwa, untuk membalas darah para pekerja Iran yang gugur di kompleks industri di seluruh negeri akibat serangan AS dan Israel, IRGC melakukan operasi gabungan terhadap para penjahat teroris Amerika-Zionis di posisi-posisi di wilayah pendudukan dan tiga pangkalan Amerika di wilayah tersebut selama gelombang ke-52 Operasi Janji Sejati 4, menghancurkan target mereka dengan kekuatan dan intensitas.

Continue Reading

News

Kemendiktisaintek: Kompetensi Pendidik Jadi Kunci Utama Pemanfaatan AI di Kampus

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) di perguruan tinggi dinilai tidak akan memberikan dampak maksimal tanpa kemampuan pendidik dalam merancang pembelajaran yang relevan dan adaptif. Oleh karena itu, kapasitas dosen dalam mendesain proses belajar menjadi faktor utama dalam memanfaatkan teknologi secara optimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Badri Munir Sukoco, menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai alat pendukung dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, bukan sebagai pengganti peran dosen.

Menurutnya, teknologi canggih seperti AI hanya akan efektif apabila didukung oleh kemampuan pendidik dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

“AI kita tempatkan sebagai tools. Peran utama tetap pada pendidik, khususnya dalam mendesain pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa,” ujar Badri dalam dialog bersama media bertajuk “Ngopi Bareng Media dan Iftar” di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut sejalan dengan implementasi kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 7 Menteri yang mengatur pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan. Kebijakan ini menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran, riset, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Badri menilai kehadiran AI justru membuka peluang inovasi dalam metode pengajaran di kampus. Dosen dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperkaya materi ajar, menganalisis kebutuhan belajar mahasiswa, hingga mempercepat proses penelitian akademik.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam pendidikan tinggi tetap bergantung pada kemampuan pendidik dalam menyusun strategi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Teknologi akan terus berkembang, tetapi kualitas pendidikan tetap ditentukan oleh bagaimana pendidik merancang proses belajar yang bermakna bagi mahasiswa,” katanya.

Continue Reading

News

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Lebanon, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia mengecam keras peningkatan serangan yang dilakukan Israel terhadap Lebanon yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur sipil. Jakarta menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan berpotensi memperburuk eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Kecaman tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam pernyataan tertulis pada Sabtu (14/3/2026). Pemerintah Indonesia menyerukan semua pihak untuk menghormati kedaulatan serta integritas teritorial Lebanon.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon dan menghentikan serangan yang membahayakan warga serta infrastruktur sipil,” demikian bunyi pernyataan resmi Kemlu RI.

Dalam pernyataannya, Kemlu RI menilai eskalasi serangan Israel ke Lebanon melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 serta bertentangan dengan hukum humaniter internasional.

Pemerintah Indonesia juga menyoroti meningkatnya ketegangan yang tidak hanya terjadi di sepanjang garis demarkasi Blue Line di wilayah selatan Lebanon, tetapi juga telah menjangkau ibu kota Lebanon, Beirut.

Indonesia pun mendorong semua pihak yang terlibat konflik untuk mengedepankan dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut serta membuka jalan menuju perdamaian.

Selain itu, Kemlu RI menyampaikan keprihatinan atas serangan yang menyasar pos pasukan penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yang menyebabkan sejumlah personel mengalami cedera.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki kewajiban berdasarkan hukum internasional untuk menjamin keselamatan personel dan properti Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Indonesia menegaskan bahwa berdasarkan hukum internasional, semua pihak bertanggung jawab menjamin keselamatan dan keamanan personel serta properti PBB di manapun berada, khususnya di Lebanon,” tulis Kemlu RI.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada personel Kontingen Garuda yang bertugas dalam misi UNIFIL dan tetap menjalankan mandat perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan. Kemlu RI memastikan keselamatan personel Indonesia menjadi prioritas utama.

Ketegangan terbaru di kawasan bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Menyusul serangan tersebut, kelompok bersenjata Lebanon, Hezbollah, melancarkan serangan ke sejumlah titik militer Israel pada Senin (2/3/2026). Serangan itu terjadi meskipun gencatan senjata antara kedua pihak yang berlaku sejak November 2024 masih berjalan.

Israel kemudian membalas dengan melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Lebanon, termasuk kawasan Beirut Selatan serta daerah selatan dan timur negara tersebut. Militer Israel juga dilaporkan menerobos perbatasan Lebanon pada hari berikutnya.

Rangkaian serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 400 orang dan memaksa ribuan warga Lebanon meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.

Continue Reading

News

Hari Ke-16 Iran, AS, dan Israel Saling Serang

Kejadian ini memicu respons balasan dari Tehran, yang melancarkan rentetan serangan rudal ke Israel dan sejumlah negara Teluk.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di kota Isfahan, Iran, pada Minggu dini hari menewaskan sedikitnya 15 orang, menandai eskalasi konflik yang kini memasuki hari ke-16. Kejadian ini memicu respons balasan dari Tehran, yang melancarkan rentetan serangan rudal ke Israel dan sejumlah negara Teluk.

Sirene peringatan berbunyi di wilayah Israel tengah sebagai dampak dari serangan rudal balasan Iran. Sementara itu, Tehran juga melanjutkan serangannya di negara-negara Teluk, memperpanjang ketegangan regional yang telah berlangsung.

Serangan terhadap Isfahan oleh Amerika Serikat dan Israel terjadi pada dini hari Minggu. Insiden ini menyebabkan korban jiwa sebanyak 15 orang, menambah daftar panjang korban dalam konflik yang terus memanas di kawasan tersebut.

Sebagai respons, Iran segera meluncurkan beberapa rentetan rudal sebagai serangan balasan terhadap Israel. Laporan juga menyebutkan bahwa Tehran meneruskan serangan-serangan di sejumlah negara Teluk, menunjukkan jangkauan luas dari aksi pembalasan tersebut.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim, “Tehran ingin membuat kesepakatan,” seraya menyerukan koalisi angkatan laut untuk membantu menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.

Pernyataan Trump menyoroti pentingnya jalur pelayaran strategis tersebut di tengah gejolak regional. Konflik ini telah berlangsung selama lebih dari dua minggu, dengan serangkaian serangan dan balasan yang mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

Continue Reading

News

Amalan Sunnah Nabi Muhammad dalam Merayakan Idulfitri

Salah satu ciri khas datangnya Hari Raya Idulfitri adalah gema takbir.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Perayaan Idulfitri tidak hanya identik dengan tradisi seperti mengenakan pakaian baru atau hidangan khas, melainkan juga sarat akan amalan ibadah dan nilai-nilai syukur. Dalam ajaran Islam, hari raya ini memiliki sejumlah praktik sunah yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, memberikan teladan kepedulian sosial dan rasa syukur yang dapat diikuti umat Muslim.

Cara Rasulullah SAW menyambut dan merayakan 1 Syawal penuh dengan makna mendalam. Sunah-sunah ini mencerminkan penghormatan terhadap hari yang suci dan menjadi puncak ibadah setelah menunaikan puasa Ramadan sebulan penuh. Umat Muslim dianjurkan untuk meneladani amalan-amalan tersebut sebagai bentuk penghayatan Idulfitri.

Salah satu ciri khas datangnya Hari Raya Idulfitri adalah gema takbir. Rasulullah SAW menghidupkan malam Idulfitri dengan memperbanyak takbir hingga pagi hari sebelum pelaksanaan salat Id. Amalan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT setelah umat Muslim menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga sangat memperhatikan penampilan saat Hari Raya Idulfitri. Beliau diketahui memiliki pakaian khusus yang dikenakan pada hari raya dan juga pada hari Jumat, menunjukkan pentingnya berpenampilan terbaik di hari-hari istimewa tersebut.

Sebelum berangkat menuju tempat salat Id, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wewangian. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari yang suci dan penuh kebahagiaan, serta untuk menciptakan suasana yang bersih dan harum.

Sunah lain yang sering dilakukan Rasulullah SAW sebelum menunaikan salat Id adalah mengonsumsi kurma dengan jumlah ganjil. Beliau biasa makan satu, tiga, atau lima butir kurma, sebuah praktik yang juga dianjurkan untuk diikuti oleh umat Muslim hingga saat ini.

Continue Reading

News

Prabowo Dorong Penghematan BBM di Tengah Gejolak Global

perlunya penghematan bahan bakar minyak (BBM), yang disebutnya akan menjadi dampak langsung dari eskalasi konflik di Timur Tengah

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Presiden Prabowo Subianto menyerukan langkah-langkah penghematan di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Kondisi geopolitik dunia yang memanas dinilai dapat berdampak signifikan pada perekonomian nasional, sehingga seluruh pihak diimbau untuk mengelola pengeluaran secara lebih bijak sebagai antisipasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Ia secara khusus menekankan perlunya penghematan bahan bakar minyak (BBM), yang disebutnya akan menjadi dampak langsung dari eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah dan ini tentunya memberikan dampak kepada kita karena akan memengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa memengaruhi harga makanan,” kata Prabowo.

Meskipun pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam menghadapi efek konflik tersebut, Prabowo kembali meminta adanya penghematan BBM. “Kita alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan, yang mendasar. Masalah BBM kita sebenarnya sudah punya rencana-rencana, ini akan kita akselerasi. Tapi tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif. Dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat memastikan situasi aman tanpa melakukan upaya-upaya proaktif. “Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita. Banyak negara-negara sudah melakukan langkah-langkah,” kata dia.

Prabowo menambahkan bahwa beberapa negara telah melakukan langkah adaptif untuk menghadapi situasi konflik di Asia Barat. Ia mencontohkan Pakistan yang mengambil kebijakan memotong gaji anggota kabinet dan anggota parlemen sebagai salah satu upaya penghematan.

Continue Reading

News

KKP Hentikan Pemanfaatan Ruang Laut Tak Berizin Seluas 30 Ha di Gresik

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut seluas 30,17 hektare di wilayah Gresik, Jawa Timur.

Langkah strategis ini dilakukan oleh Pengawas Kelautan Pangkalan PSDKP Benoa pada Kamis (12/03/26) terhadap kegiatan milik PT. PIM. Penghentian dilakukan lantaran perusahaan tersebut beroperasi tanpa dilengkapi dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) , Pung Nugroho Saksono (Ipunk), yang terjun langsung memimpin penyegelan di lokasi, menegaskan bahwa pemanfaatan ruang laut sesuai ketentuan adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar demi masa depan sumber daya kelautan.

“Upaya ini merupakan bentuk KKP yang hadir untuk menjaga sumber daya laut dan pesisir Indonesia. Kami harus menghentikan kegiatan yang tidak sesuai ketentuan ini sejak dini, karena aktivitas pemanfaatan ruang laut tanpa PKKPRL sangat berpotensi memicu kerusakan ekosistem yang masif dan merugikan,” tegas Ipunk di lokasi penyegelan.

Berdasarkan hasil pengawasan Pengawas Kelautan di lapangan, aktivitas PT. PIM diduga kuat melanggar regulasi pemanfaatan ruang laut yang dapat mengancam keseimbangan pesisir Gresik. Ipunk menjelaskan bahwa tindakan penghentian sementara yang dilakukan oleh Polsus PWP3K ini merupakan wewenang sah yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2021, sebagai upaya mitigasi agar dampak pelanggaran tidak semakin meluas.

Lebih lanjut, Ipunk menegaskan bahwa aturan ini berlaku tanpa pandang bulu bagi seluruh pelaku usaha. Setiap entitas yang ingin memanfaatkan ruang laut diwajibkan memiliki PKKPRL. Khusus untuk aktivitas reklamasi, pelaku usaha juga mutlak harus mengantongi izin reklamasi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2021 dan dipertegas melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Selain diwajibkan memiliki izin, setiap pelaku usaha juga terikat untuk mematuhi seluruh rambu-rambu ekologis yang tertera di dalam perizinan tersebut, termasuk tidak melebihi kesesuaian luasan area usaha yang diizinkan.

“Terhadap pelanggaran di Gresik ini, setelah proses penghentian operasional, Ditjen PSDKP akan langsung melakukan pemeriksaan secara mendalam. Apabila ditemukan indikasi, kami akan menjatuhkan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku agar ada efek jera,” pungkas Ipunk.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa ekologi adalah panglima dalam tata kelola laut Indonesia. KKP tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk aktivitas pemanfaatan ruang laut yang merusak daya dukung lingkungan pesisir.

Continue Reading

News

Hadapi Tantangan Industri Asuransi di 2026, Apa Langkah IFG?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi bisnis di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan industri asuransi dan penjaminan pada tahun ini. Tantangan tersebut dipicu oleh kondisi makroekonomi global serta dinamika perubahan regulasi yang memengaruhi sektor keuangan.

Sekretaris Perusahaan Indonesia Financial Group (IFG), Denny S Adji, mengatakan tekanan nilai tukar yang memicu volatilitas pasar keuangan serta perlambatan daya beli masyarakat dan aktivitas UMKM menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh pelaku industri, termasuk sektor asuransi dan penjaminan.

“Untuk merespons berbagai dinamika tersebut, IFG pada 2026 akan berfokus pada penguatan daya saing dan penguatan eksekusi bisnis melalui agenda transformasi grup,” ujar Denny dalam acara buka puasa bersama media di Senayan, Jumat (13/3).

Selain tekanan makroekonomi, industri juga menghadapi tantangan dari sisi meningkatnya rasio klaim, khususnya pada lini asuransi kesehatan. Berdasarkan data industri, pertumbuhan klaim asuransi kesehatan mencapai sekitar 22 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan premi yang hanya sekitar 3 persen. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap tingkat profitabilitas perusahaan asuransi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, IFG mengusung tema transformasi “Solidify Group Transformation” dengan sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah penguatan organisasi melalui transformasi sumber daya manusia serta pembentukan budaya perusahaan yang lebih berorientasi pada pelanggan, sejalan dengan semangat pelayanan dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Selain itu, IFG juga berkomitmen mengoptimalkan kinerja program penugasan pemerintah sekaligus memperkuat sinergi bisnis di dalam grup. Langkah tersebut akan dilakukan melalui pengembangan berbagai kanal distribusi, mulai dari kanal langsung (direct channel), korporasi, agen, hingga kanal digital.

“Melalui langkah-langkah tersebut, IFG berharap dapat terus memperkuat peran industri asuransi dan penjaminan sebagai instrumen penting dalam mendukung stabilitas ekonomi serta pertumbuhan sektor riil di Indonesia,” kata Denny.

Sepanjang 2025, IFG mencatatkan kinerja yang tetap positif. Secara konsolidasi, pendapatan perusahaan terealisasi sekitar Rp11,47 triliun dari target Rp11,21 triliun atau setara dengan 102 persen dari target yang telah ditetapkan.

Continue Reading

News

Prof Rokhmin Dahuri: Tanpa Itqan, Profesionalisme Hanya Slogan

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Di tengah dunia modern yang bergerak cepat dan kompetitif, kualitas kerja tidak lagi cukup diukur dari seberapa cepat suatu pekerjaan diselesaikan, tetapi dari seberapa baik pekerjaan itu dilakukan. Dalam perspektif Islam, prinsip tersebut dikenal dengan konsep itqan, yaitu sikap bersungguh-sungguh, teliti, dan menghasilkan karya dengan kualitas terbaik.

Demikian disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Prof Rokhmin Dahuri pada kegiatan “Pengajian, Pembinaan, dan I’tikaf Ramadhan 1447 H” yang digelar di Masjid Raya Universitas Muhammadiyah Cirebon, Sabtu (14/3).

Dalam ceramahnya, Guru Besar IPB University itu menekankan bahwa nilai itqan menjadi landasan penting untuk membangun etos kerja profesional di tengah tantangan kehidupan modern.

Di hadapan civitas akademika dan jamaah yang hadir, Prof Rokhmin menjelaskan bahwa itqan merupakan konsep Islam yang menekankan kesungguhan, ketelitian, dan kualitas dalam setiap pekerjaan. Menurut Prof Rokhmin, prinsip tersebut mengajarkan bahwa setiap aktivitas manusia tidak cukup hanya diselesaikan, tetapi harus dilakukan secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

“Dalam Islam, itqan berarti menyempurnakan pekerjaan dengan kualitas terbaik. Ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga keseriusan dalam prosesnya,” ujar Prof Rokhmin.

Tokoh Nelayan Nasional itu pun mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Thabrani dan Baihaqi yang menyebutkan bahwa Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, ia melakukannya secara profesional. 

Nilai tersebut, kata Rektor UUMI Bogor, sejalan dengan pesan Al-Qur’an dalam Surah An-Naml ayat 88 yang menggambarkan bagaimana Allah menciptakan segala sesuatu dengan kesempurnaan. 

Dalam konteks kehidupan modern, Prof Rokhmin menilai konsep itqan sangat relevan untuk membangun budaya kerja yang akuntabel dan berkualitas. Prof Rokhmin menyebut bahwa prinsip ini dapat menjadi fondasi etika profesional dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pelayanan publik, hingga pengelolaan negara.

Menurut Prof Rokhmin, penerapan itqan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membiasakan fokus pada proses kerja, meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta melakukan evaluasi diri secara rutin. Prof Rokhmin juga menekankan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah sehingga setiap aktivitas memiliki nilai spiritual sekaligus sosial.

“Jika itqan benar-benar diterapkan, maka akan lahir budaya kerja yang tidak sekadar mengejar target, tetapi juga menghasilkan kualitas terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Prof Rokhmin.

Prof Rokhmin juga menyoroti pentingnya konsep tersebut dalam tata kelola pemerintahan. Prof Rokhmin menyebut bahwa prinsip itqan menuntut penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan kapasitas, sehingga jabatan publik diisi oleh individu yang memiliki keahlian dan integritas.

Selain itu, Prof Rokhmin menilai itqan juga mendorong perumusan kebijakan berbasis data dan analisis yang matang, bukan sekadar keputusan reaktif. Dengan demikian, setiap program pembangunan dapat dijalankan secara terencana, disiplin, dan berorientasi pada kebermanfaatan jangka panjang.

Kegiatan pengajian Ramadhan di Universitas Muhammadiyah Cirebon tersebut menjadi ruang refleksi bagi civitas akademika untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus profesionalisme dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pemahaman tentang itqan, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan etos kerja yang tinggi.

“Prinsip itqan harus menjadi karakter umat. Jika setiap orang bekerja dengan kualitas terbaik, maka masyarakat dan bangsa ini akan maju dengan fondasi moral yang kuat,” tutup Prof Rokhmin.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News4 minutes ago

Pertamina Gelar Mudik Bareng, Dorong Efisiensi Energi

News38 minutes ago

Kemendikdasmen Beri Relaksasi Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN di 2026

News15 hours ago

Iran Buru Kepala Nyetanyahu dan Trump, Publik Sangat Merindukan

News19 hours ago

Kemendiktisaintek: Kompetensi Pendidik Jadi Kunci Utama Pemanfaatan AI di Kampus

News20 hours ago

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Lebanon, Dinilai Langgar Hukum Internasional

News21 hours ago

Hari Ke-16 Iran, AS, dan Israel Saling Serang

News21 hours ago

Amalan Sunnah Nabi Muhammad dalam Merayakan Idulfitri

News21 hours ago

Prabowo Dorong Penghematan BBM di Tengah Gejolak Global

LakeyBanget23 hours ago

Resmi Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Intip Rekam Jejak Simon Grayson

News23 hours ago

KKP Hentikan Pemanfaatan Ruang Laut Tak Berizin Seluas 30 Ha di Gresik

LakeyBanget1 day ago

Putri KW dan Alwi Farhan Bidik Gelar Juara di Final Swiss Open 2026, Ini Jadwalnya

News1 day ago

Hadapi Tantangan Industri Asuransi di 2026, Apa Langkah IFG?

LakeyBanget1 day ago

Wow! TikTok di AS Diakuisisi, Trump Raup Untung Besar hingga Triliunan

News1 day ago

Prof Rokhmin Dahuri: Tanpa Itqan, Profesionalisme Hanya Slogan

LakeyBanget2 days ago

Wejangan Umuh Jelang Laga Krusial Persib Bandung Kontra Borneo FC

LakeyBanget2 days ago

The Pussycat Dolls Reuni Lewat Single Baru “Club Song”

LakeyBanget2 days ago

Mendikdasmen-Menpora Jalin Nota Kesepahaman Bangun Talenta Muda dan Olahraga Indonesia

News3 days ago

Rapor Pendidikan 2025 Resmi Diperbarui, Tambah Tiga Indikator Baru untuk Perkuat Mutu Sekolah

News3 days ago

Generative AI Tak Bisa Dihindari, Akademisi Dorong Kampus Atur Penggunaan Demi Jaga Integritas Ilmiah

News3 days ago

Bahlil Ungkap Pembahasan dengan Prabowo Soal Transisi Energi

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.