Connect with us

News

Kemendikdasmen Luncurkan Tracer Study SMK 2026 untuk Perkuat Data Lulusan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan Penelusuran Tamatan (Tracer Study) SMK 2026. Program ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola pendidikan vokasi melalui penyediaan data lulusan yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peluncuran sekaligus sosialisasi program tersebut digagas oleh Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dilaksanakan di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi kondisi terkini para alumni SMK.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Tatang Muttaqin, menegaskan pentingnya data lulusan dalam upaya transformasi pendidikan kejuruan.

"Transformasi pendidikan kejuruan tidak hanya bergantung pada pembaruan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, revitalisasi sarana dan prasarana, maupun penguatan kemitraan dengan dunia industri,"

Menurut Tatang, keberhasilan transformasi juga harus didukung oleh data yang mampu menggambarkan kondisi para lulusan setelah mereka menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Ini menekankan pentingnya informasi pasca-studi untuk evaluasi dan pengembangan program vokasi.

Dengan adanya Tracer Study SMK 2026 ini, Kemendikdasmen berharap dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai serapan lulusan SMK di dunia kerja, relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, serta area-area yang memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di masa mendatang.

News

Erdogan: Perkuat Persatuan Singkirkan Permusuhan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan pada Rabu lalu bahwa dunia Muslim sedang melewati masa yang sulit dan menyakitkan, menyoroti konflik dan krisis kemanusiaan yang berlangsung di berbagai wilayah.

Dalam pidatonya, Erdogan secara tegas mengkritik pihak yang disebutnya sebagai 'dunia beradab' karena menutup mata terhadap pembantaian yang terjadi, khususnya terhadap warga sipil yang tak berdaya dan anak-anak.

“Dari Palestina hingga Lebanon, dari Teluk hingga Sudan, dari Somalia hingga Yaman, ke mana pun kita memandang, sayangnya yang kita temui hanyalah air mata,” kata dia.

“Di hari-hari ujian ini, ketika apa yang disebut dunia beradab menutup mata, bayi-bayi di buaian dan warga sipil yang tak berdaya dibantai secara brutal,” tutur dia.

Erdogan juga menyuarakan kecaman keras terhadap mereka yang selama ini arogan berbicara tentang keadilan, kesetaraan, dan hak asasi manusia, namun menunjukkan standar ganda dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.

“Hari ini, kita semua melihat wajah asli mereka,” katanya, tanpa menyebut negara tertentu.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Gandeng 30 Pemda Percepat Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)

Inisiatif ini muncul menyusul data yang menunjukkan bahwa dari 7.288 kecamatan di seluruh Indonesia, hanya sekitar empat persen atau 263 kecamatan yang memiliki SMP dan SMA negeri dengan capaian mutu yang baik secara bersamaan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama 30 pemerintah daerah sepakat mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) guna mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan di Indonesia. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) tanah pada Kamis (30/7) di Tangerang.

Inisiatif ini muncul menyusul data yang menunjukkan bahwa dari 7.288 kecamatan di seluruh Indonesia, hanya sekitar empat persen atau 263 kecamatan yang memiliki SMP dan SMA negeri dengan capaian mutu yang baik secara bersamaan. SNT dirancang sebagai sekolah negeri yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu tata kelola dan ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan, diselenggarakan tanpa asrama, dan seluruh biaya pendidikannya ditanggung negara.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa hibah tanah merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk masa depan generasi muda, bukan penyerahan aset saja. "Di atas lahan yang dihibahkan ini akan dibangun pusat mutu pendidikan yang tidak hanya memberikan layanan pendidikan bermutu tingkat SMP dan SMA kepada murid SNT, tetapi juga memperkuat kompetensi guru dan mendorong kemajuan sekolah-sekolah di sekitarnya. Ini merupakan wujud nyata gotong royong pemerintah pusat dan daerah," ujar Suharti.

Penandatanganan NPHD dan BAST dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen bersama 16 kepala daerah sebagai langkah awal pembangunan SNT. Sementara itu, 14 pemerintah daerah lainnya menandatangani berita acara komitmen percepatan penyelesaian lahan dan dokumen pendukung. Sebanyak 16 kepala daerah tersebut antara lain berasal dari Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Gayo Lues.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menyatakan bahwa SNT akan menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah. "SNT tidak dibangun untuk berjalan sendiri. SNT akan menjadi tempat tumbuh kembang murid dan guru sekaligus katalisator peningkatan mutu sekolah-sekolah di sekitarnya. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan lahan menjadi fondasi yang sangat penting," ujar Gogot.

Tenaga Ahli Kedeputian III Kantor Staf Presiden, Udyiana Mulyadin, turut menyampaikan pentingnya langkah ini. “Hibah tanah ini menjadi fondasi agar SNT dapat segera dibangun dan memberikan manfaat luas bagi anak-anak, guru, serta sekolah-sekolah di daerah,” ujar Udyiana. Pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota pada tahun 2026, dengan 17 lokasi mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027, sebagai bagian dari target 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029.

Continue Reading

News

Pajak Marketplace Mulai Berlaku Secara Bertahap

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025. Regulasi ini menunjuk platform e-commerce sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif 0,5% dari omzet pedagang domestik yang melakukan transaksi secara elektronik.

Kebijakan baru ini mulai berlaku efektif pada 14 Juli 2025. Langkah ini diambil pemerintah untuk mengoptimalkan potensi penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital yang terus berkembang pesat, sekaligus menciptakan kesetaraan bagi pelaku usaha daring dan luring.

Otoritas pajak menjelaskan bahwa mekanisme pengenaan pajak semacam ini bukanlah ide baru dan telah dipertimbangkan jauh sebelumnya. Regulasi ini merupakan respons pemerintah terhadap peningkatan pesat penggunaan internet dan pemanfaatan teknologi finansial yang mendorong transaksi online di Indonesia.

Transaksi online kini memegang peran signifikan, bahkan dalam beberapa aspek memimpin tren transaksi global. Dengan semakin banyaknya toko fisik yang juga merambah pasar digital, platform e-commerce dinilai mampu berkontribusi vital dalam membantu pemerintah mengumpulkan pendapatan pajak.

PMK 37/2025 juga dirancang untuk menciptakan 'level playing field' antara pelaku bisnis online dan offline, serta mengatasi tantangan ekonomi bayangan yang sulit dideteksi oleh otoritas pajak. Dari sudut pandang pemerintah, regulasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan pedagang online, khususnya dengan menyederhanakan administrasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digital.

Meski demikian, terdapat beberapa miskonsepsi publik mengenai regulasi ini, termasuk anggapan bahwa pembeli atau pedagang akan membayar lebih banyak. Pemerintah menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar dan terus melakukan sosialisasi masif untuk menghindari kebingungan serta mendukung ekosistem digital yang patuh pajak.

Continue Reading

News

Harga CPO Agustus Turun

Harga referensi CPO Agustus 2026 turun menjadi 996,52 dolar AS per metrik ton akibat melemahnya permintaan global dan harga minyak mentah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode 1–31 Agustus 2026 sebesar 996,52 dolar AS per metrik ton. Nilai tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bea keluar dan pungutan ekspor komoditas sawit.

Harga referensi CPO Agustus mengalami penurunan sebesar 4,38 dolar AS atau 0,44 persen dibandingkan periode Juli 2026 yang berada pada level 1.000,90 dolar AS per metrik ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana menjelaskan, penurunan harga referensi tersebut dipengaruhi oleh melemahnya permintaan global. Penurunan permintaan terutama terjadi dari India yang merupakan salah satu negara pengimpor utama minyak kelapa sawit Indonesia.

Selain berkurangnya permintaan dari pasar internasional, penurunan harga minyak mentah dunia turut menekan harga CPO. Minyak sawit dan minyak mentah memiliki keterkaitan karena CPO juga digunakan sebagai bahan baku energi, termasuk dalam produksi biodiesel. (

Meskipun harga referensi mengalami koreksi, pemerintah tetap menetapkan bea keluar CPO sebesar 148 dolar AS per metrik ton. Sementara itu, pungutan ekspor ditetapkan sebesar 12,5 persen dari harga referensi atau setara dengan 124,56 dolar AS per metrik ton.

Penetapan harga referensi CPO dilakukan berdasarkan perkembangan harga pada bursa CPO Indonesia dan Malaysia. Perhitungan tersebut kemudian dituangkan dalam ketentuan pemerintah yang berlaku sepanjang Agustus 2026.

Pergerakan harga CPO perlu terus dicermati karena sawit merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. Penurunan harga global dapat memengaruhi penerimaan ekspor, pendapatan perusahaan perkebunan, serta harga tandan buah segar yang diterima petani di berbagai daerah.

Continue Reading

News

Konsekuensi Putusan MK Tentang Anggaran Pendidikan Dan MBG

MK memerintahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan paling lambat pada APBN 2028, sementara pemerintah menyatakan akan mematuhi putusan tersebut.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan pemerintah memisahkan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari alokasi anggaran pendidikan. Pemisahan tersebut harus dilakukan paling lambat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2028 atau dua tahun sejak putusan dibacakan.

Putusan itu tertuang dalam Putusan Nomor 40/PUU-XXIV/2026 yang dibacakan pada Kamis, 30 Juli 2026. MK mengabulkan sebagian permohonan Yayasan Taman Belajar Nusantara bersama lima pemohon perseorangan yang menguji Penjelasan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang APBN 2026.

MK menilai anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN harus diprioritaskan untuk membiayai komponen utama pendidikan. Komponen tersebut meliputi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum, sarana dan prasarana, evaluasi, serta pengembangan pendidikan. Program MBG tidak termasuk dalam komponen utama tersebut.

Meski demikian, MK tidak membatalkan anggaran MBG yang telah dimasukkan ke dalam APBN 2026. Mahkamah mempertimbangkan bahwa pemisahan secara langsung pada tahun berjalan dapat mengganggu struktur APBN. Untuk APBN 2027, anggaran MBG masih dapat dicantumkan dalam fungsi pendidikan sepanjang tidak mengurangi porsi minimal 20 persen bagi kebutuhan utama pendidikan.

Pemerintah menyatakan akan menaati putusan tersebut. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan mempelajari dan menyesuaikan struktur penganggaran MBG sesuai ketentuan yang telah ditetapkan MK. Pemerintah memiliki waktu untuk menyiapkan pos tersendiri bagi program tersebut.

Putusan MK tidak berarti Program MBG dihentikan. Mahkamah menegaskan MBG tetap konstitusional sebagai program prioritas pemerintah, tetapi pembiayaannya harus disusun secara khusus di luar anggaran pendidikan. Pemisahan tersebut diharapkan menjaga keberlanjutan MBG sekaligus memastikan anggaran pendidikan digunakan secara optimal untuk meningkatkan mutu sekolah, kesejahteraan guru, dan pemenuhan fasilitas pembelajaran.

Continue Reading

News

Kurangi Ketergantungan Selat Hormuz, Turki Bangun Jalur Alternatif ke Eropa

Siti Rahmawati

Published

on

Monitorday.com – Turkiye menargetkan proyek koridor transportasi yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa melalui Irak rampung dalam tiga tahun. Jalur baru ini diproyeksikan menjadi alternatif utama distribusi logistik global sekaligus mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz yang kian rentan akibat ketegangan geopolitik.

Menteri Perhubungan Turkiye Abdulkadir Uraloglu mengatakan proyek tersebut secara normal dapat diselesaikan dalam empat hingga lima tahun. Namun, pemerintah tengah mengkaji percepatan pembangunan agar rampung hanya dalam tiga tahun sejak konstruksi dimulai.

“Proyek ini bisa saja selesai dalam waktu empat hingga lima tahun, tetapi kami masih akan membahas apakah proyek itu bisa diselesaikan dalam waktu tiga tahun setelah pekerjaannya dimulai,” ujar Uraloglu, seperti dikutip surat kabar Yeni Safak, Jumat.

Koridor sepanjang 1.200 kilometer itu akan menghubungkan Pelabuhan Al-Faw di Irak dengan Turki sebelum tersambung ke jaringan transportasi Eropa. Proyek tersebut mencakup pembangunan jalur kereta api, jalan tol, serta infrastruktur telekomunikasi dan energi.

Pembangunan jalur kereta diperkirakan menelan investasi hingga 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp270,5 triliun.

Turkiye dan Irak juga telah menyepakati pembangunan pos lintas batas baru di Faysh Khabur-Ovakoy serta mekanisme pendanaan proyek. Ankara menargetkan seluruh dokumen teknis selesai tahun ini agar konstruksi dapat segera dimulai, dengan prioritas pada pembangunan jalur kereta untuk mempercepat distribusi kargo ke Eropa sekaligus menekan emisi karbon.

Koridor tersebut dipandang sebagai jalur perdagangan strategis yang dapat mengurangi ketergantungan logistik dunia terhadap Selat Hormuz, jalur pelayaran yang mengangkut sekitar seperlima perdagangan minyak global dan kini menghadapi risiko gangguan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Selain Selat Hormuz, rute baru ini juga diproyeksikan menjadi alternatif terhadap Kanal Suez, sehingga distribusi barang antara Teluk Persia dan Eropa tidak lagi bergantung pada titik-titik rawan pelayaran internasional.

Proyek berskala besar tersebut melibatkan Turkiye, Irak, Qatar, dan Uni Emirat Arab sebagai mitra utama pengembangannya.

Continue Reading

News

Spanyol Klaim Hampir Seluruh Imigran Dipulangkan ke Maroko

Siti Rahmawati

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Spanyol menyatakan hampir seluruh imigran yang memasuki wilayah Ceuta telah dipulangkan ke Maroko di tengah meningkatnya ketegangan akibat krisis migrasi di perbatasan kedua negara.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menegaskan proses repatriasi berlangsung sesuai kesepakatan bilateral sekaligus membantah beredarnya informasi yang dinilai menyesatkan terkait situasi di Ceuta.

“Hampir semua imigran yang memasuki Ceuta telah kembali ke Maroko,” kata Albares melalui akun X, Jumat.

Ia juga memastikan tidak ada akses bebas dari Ceuta maupun Melilla menuju daratan Spanyol tanpa melalui pemeriksaan identitas oleh kepolisian.

“Kunjungan dari Ceuta dan Melilla ke Spanyol daratan tidak mungkin dilakukan tanpa identifikasi pada pos pemeriksaan kepolisian. Integritas area Schengen dapat dijamin penuh. Hentikan semua misinformasi yang disengaja,” ujarnya.

Sebelumnya, kantor berita EFE melaporkan ratusan imigran menyeberang kembali dari Ceuta ke Maroko setelah kedua negara menyepakati proses pemulangan. Sejumlah imigran juga mengeluhkan banyak toko, pasar swalayan, dan restoran di Ceuta tutup sehingga mereka kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.

Untuk memperketat pengamanan, Garda Sipil Spanyol bersama satuan Regulares No. 54 Angkatan Darat dikerahkan di kawasan pantai Tarajal guna mencegah kedatangan imigran melalui jalur laut.

Otoritas Spanyol menyebut sedikitnya 57 orang meninggal dunia dalam krisis migrasi yang melanda Ceuta.

Perdana Menteri Pedro Sanchez sebelumnya menyebut gelombang kedatangan imigran ke Ceuta sejak Kamis sebagai “serangan” dan “pelanggaran terhadap keutuhan wilayah Spanyol.” Ia berjanji pemerintah akan segera memulihkan situasi di wilayah perbatasan tersebut.

Continue Reading

News

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus, Berikut Daftar Lengkapnya

Siti Rahmawati

Published

on

Monitorday.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian berkala ini membuat harga seluruh produk Pertamax Series lebih murah, sementara Dexlite dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan.

Harga Pertamax (RON 92) kini turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Penurunan lebih besar terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dibanderol Rp18.300 per liter dari sebelumnya Rp19.300. Sementara itu, Pertamax Green 95 turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada ketentuan pemerintah, tren harga minyak dunia, serta pergerakan nilai tukar rupiah.

“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8).

Harga baru tersebut berlaku untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta.

Selain penyesuaian harga, Pertamina juga menawarkan berbagai promo pembelian BBM non-subsidi melalui aplikasi MyPertamina, mulai dari cashback, potongan harga, hingga bonus loyalty points bagi pengguna metode pembayaran yang bekerja sama.

Kitty mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program tersebut agar biaya pembelian BBM menjadi lebih hemat, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas energi, keandalan pasokan, dan layanan kepada masyarakat.

Daftar Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Berlaku 1 Agustus 2026 (PBBKB 5%)

  • Pertamax Turbo: Rp18.300/liter (turun dari Rp19.300)
  • Pertamax Green 95: Rp16.600/liter (turun dari Rp17.000)
  • Pertamax (RON 92): Rp15.950/liter (turun dari Rp16.250)
  • Pertamina Dex: Rp21.150/liter (tetap)
  • Dexlite: Rp19.700/liter (tetap)
Continue Reading

News

Kemendikdasmen Dorong Pelajar Jadi Kreator, Bukan Sekadar Konsumen Digital

Siti Rahmawati

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Komisi X DPR RI memperkuat upaya mencetak generasi yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kritis, komunikatif, dan produktif di ruang digital melalui Lokakarya “Humas Muda: Belajar Bermakna, Berkarya Bersama” di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Jawa Barat.

Sebanyak 100 siswa SMP, SMA, dan SMK beserta guru dari Tasikmalaya dan sekitarnya mengikuti pelatihan yang menjadi implementasi pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Peserta dibekali keterampilan mengamati persoalan di sekitar, menggali dan memverifikasi informasi, menyusun narasi, bekerja sama, hingga memproduksi konten digital yang bertanggung jawab.

Program ini lahir di tengah tingginya aktivitas digital pelajar Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 68,88 persen pelajar menggunakan internet untuk media sosial dan 68,22 persen untuk mencari informasi. Namun, pemanfaatan internet untuk kegiatan pembelajaran masih berada di angka 33,40 persen.

Kemendikdasmen ingin mengubah pola tersebut dengan mendorong ruang digital menjadi tempat belajar, berkarya, dan berbagi inspirasi, bukan sekadar mengonsumsi informasi.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, mengatakan Gerakan Humas Muda dirancang untuk membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan komunikasi sebagai bekal berkontribusi di masyarakat.

“Humas Muda menyiapkan generasi muda menjadi komunikator yang baik. Sebab, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga kemampuannya membangun komunikasi. Komunikasi bukan sekadar berbicara, melainkan bagaimana kita mampu memberikan manfaat, baik melalui ilmu, pengalaman, maupun jejaring yang kita miliki,” ujarnya.

Senada, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menegaskan pendekatan Pembelajaran Mendalam bukan merupakan kurikulum baru, melainkan strategi pembelajaran yang mendorong peserta didik belajar secara sadar, bermakna, dan menyenangkan.

“Belajar tidak berhenti di ruang kelas, tetapi harus terhubung dengan kehidupan nyata sehingga menghasilkan karya yang bermanfaat,” kata Yudhistira.

Dalam kegiatan tersebut, Kemendikdasmen juga memperkenalkan fitur Ruang Murid pada superaplikasi Rumah Pendidikan sebagai sumber belajar digital gratis. Selain itu, peserta dikenalkan dengan kanal @wajahpendidikan.id dan @ceritapendidikan.id sebagai ruang berbagi praktik baik, inovasi, dan kisah inspiratif dari ekosistem pendidikan di Indonesia.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Neni Nuraeni, menilai kemampuan berkomunikasi menjadi faktor penting dalam membangun kualitas dan reputasi lembaga pendidikan.

“Yang terpenting adalah komunikasi yang terbuka dan terpercaya. Walaupun sebuah sekolah memiliki banyak prestasi, komunikasi dan kepercayaan masyarakat menjadi modal yang sangat penting untuk membangun reputasi sekolah,” ujarnya.

Melalui kolaborasi Kemendikdasmen dan Komisi X DPR RI, Gerakan Humas Muda diharapkan menjadi ruang praktik Pembelajaran Mendalam yang melahirkan generasi pembelajar sepanjang hayat, cakap memanfaatkan teknologi digital, serta mampu mengubah pengetahuan menjadi karya yang berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Continue Reading

News

Hoegeng Award 2026 Umumkan Lima Polisi Teladan, Ini Daftar Penerimanya

Siti Rahmawati

Published

on

Monitorday.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Hoegeng Award 2026 kepada lima anggota Polri yang dinilai menunjukkan integritas, dedikasi, inovasi, serta pengabdian luar biasa dalam menjalankan tugas.

Penganugerahan digelar di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/7), dan turut dihadiri Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung.

Lima penerima penghargaan dipilih melalui proses seleksi Dewan Pakar yang terdiri dari Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, mantan Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Mas Achmad Santosa, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, Komisioner Kompolnas Gufron Mabruri, serta Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid.

Hoegeng Award 2026 diberikan dalam lima kategori. Kombes Eko Budhi Purwono meraih penghargaan Polisi Berdedikasi, Brigadir Renita Rismayanti sebagai Polisi Inovatif, AKP Siti Elminawati sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan, Iptu Motalip Litiloly sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman, serta Kombes Norul Hidayat sebagai Polisi Berintegritas.

Dalam sambutannya, Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada Chairul Tanjung yang dinilai konsisten mendukung penyelenggaraan Hoegeng Award hingga memasuki tahun kelima.

“Tanpa kita sadari sudah tahun kelima. Terima kasih kepada Pak Chairul Tanjung dengan seluruh tim Transcorp,” kata Sigit.

Kapolri menilai Hoegeng Award menjadi wadah untuk menemukan sosok-sosok teladan di tubuh Polri yang selama ini mengabdi di berbagai daerah dan belum banyak dikenal publik.

“Dengan acara Hoegeng Awards ini, muncul dari berbagai pelosok mutiara-mutiara terpendam. Mungkin kami tidak bisa melihat, namun masyarakat melihat,” ujarnya.

Menurut Sigit, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang bekerja dengan dedikasi tinggi sekaligus memperkuat semangat pelayanan kepada masyarakat.

Continue Reading
News7 menit ago

Erdogan: Perkuat Persatuan Singkirkan Permusuhan

News11 menit ago

Kemendikdasmen Luncurkan Tracer Study SMK 2026 untuk Perkuat Data Lulusan

News18 menit ago

Kemendikdasmen Gandeng 30 Pemda Percepat Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)

News23 menit ago

Pajak Marketplace Mulai Berlaku Secara Bertahap

News26 menit ago

Harga CPO Agustus Turun

News31 menit ago

Konsekuensi Putusan MK Tentang Anggaran Pendidikan Dan MBG

LakeyBanget7 jam ago

Rayakan 30 Tahun Berkarya, UNGU Rilis Single Baru “Utara-Selatan”

News8 jam ago

Kurangi Ketergantungan Selat Hormuz, Turki Bangun Jalur Alternatif ke Eropa

News8 jam ago

Spanyol Klaim Hampir Seluruh Imigran Dipulangkan ke Maroko

News8 jam ago

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus, Berikut Daftar Lengkapnya

News16 jam ago

Kemendikdasmen Dorong Pelajar Jadi Kreator, Bukan Sekadar Konsumen Digital

LakeyBanget17 jam ago

Ezra Walian Siap Hadapi Aston Villa, Reuni Bareng Ian Maatsen dan Tammy Abraham

News17 jam ago

Hoegeng Award 2026 Umumkan Lima Polisi Teladan, Ini Daftar Penerimanya

LakeyBanget17 jam ago

Erick Thohir: Garuda Academy Jadi Investasi Jangka Panjang Sepak Bola Indonesia

News17 jam ago

Bangun Budaya Pendidikan dengan Jurnal Digital 7 KAIH

LakeyBanget18 jam ago

Bomber Persib Beberkan Kunci Kemenangan Atas Tampines Rovers

LakeyBanget18 jam ago

Herdman Puji Mental Garuda Usai Bungkam Timor Leste

News18 jam ago

Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

News1 hari ago

Perang Terbuka Membangun Otak AI untuk Sepak Bola

News1 hari ago

Trans Sumatera Railway, Game Changer Pertumbuhan Ekonomi Pulau Sumatera