Connect with us

News

BI Naikkan Suku Bunga dan Harga Gas Industri Dipangkas

Pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia, dan sejumlah kementerian meluncurkan paket kebijakan terpadu untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat rupiah, serta melindungi industri dan lapangan kerja di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Pemerintah bersama pimpinan DPR, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta BUMN energi menggelar konferensi pers bersama untuk menyampaikan langkah-langkah strategis menghadapi meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Koordinasi lintas lembaga tersebut difokuskan pada upaya menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat nilai tukar rupiah, memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga, sekaligus menjaga daya saing industri nasional melalui kebijakan energi.

Dewan Ekonomi Nasional menegaskan bahwa perekonomian dunia masih dibayangi berbagai risiko, termasuk kenaikan harga minyak internasional yang berpotensi meningkatkan inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Karena itu, prioritas pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek melalui koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter. Meskipun menghadapi tekanan eksternal, kondisi fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih relatif kuat. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempertahankan kepercayaan pelaku pasar maupun masyarakat.

Dari sisi moneter, Bank Indonesia memperkuat kebijakan stabilisasi dengan menaikkan BI Rate sebesar 100 basis poin menjadi 5,75 persen dalam kurun satu bulan terakhir. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga daya tarik aset keuangan domestik sekaligus meredam tekanan terhadap rupiah. Bank Indonesia melaporkan bahwa hingga 26 Juni 2026, kebijakan tersebut telah mendorong masuknya aliran modal portofolio sekitar 9 miliar dolar AS ke instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Selain itu, BI juga memperbesar ekspansi likuiditas dari sekitar Rp600 triliun menjadi Rp1.000 triliun untuk memastikan stabilitas pasar uang dan pasar valuta asing tetap terjaga.

Sementara itu, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa kondisi fiskal nasional masih berada pada jalur yang sehat. Hingga Mei 2026, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercatat hanya sekitar 0,7 persen, jauh di bawah batas maksimal 3 persen yang ditetapkan undang-undang. Di sisi penerimaan negara, penerimaan pajak juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 19,1 persen. Untuk memperkuat sektor keuangan, pemerintah memperpanjang penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp81 triliun hingga akhir 2026, disertai dana siaga sebesar Rp100 triliun guna menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung penyaluran kredit yang masih tumbuh sekitar 11,5 persen.

Di sektor energi, pemerintah mengambil langkah penting untuk menjaga daya saing industri nasional. Menteri ESDM mengumumkan bahwa harga gas bumi tertentu (HGBT) tetap dipertahankan pada kisaran 6,5–7 dolar AS per MMBTU, sementara harga gas pipa bagi industri di Jawa yang tidak memperoleh HGBT tetap berada di level 9,6 dolar AS per MMBTU. Kebijakan paling signifikan adalah penurunan harga LNG untuk industri dari kisaran 20–23 dolar AS menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban biaya produksi industri, mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), dan menjaga daya saing sektor manufaktur, khususnya industri keramik dan sektor-sektor padat karya lainnya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pasokan gas nasional dalam kondisi aman dan Indonesia tidak mengalami kekurangan produksi gas domestik. Tingginya harga LNG sebelumnya lebih disebabkan oleh biaya transportasi serta proses regasifikasi, bukan karena ketergantungan terhadap impor gas. Oleh karena itu, penyesuaian harga LNG diharapkan menjadi solusi jangka pendek sambil pemerintah terus memperbaiki efisiensi distribusi energi nasional.

Secara keseluruhan, rangkaian kebijakan yang diumumkan mencerminkan pendekatan terpadu antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil. Pemerintah ingin memastikan gejolak ekonomi global tidak mengganggu stabilitas nasional, menjaga daya beli masyarakat, memperkuat kepercayaan investor, serta mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026. Sinergi antar-lembaga ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah siap mengambil langkah cepat dan terkoordinasi apabila tekanan eksternal kembali meningkat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Bukan Cuma Keripik, Ternyata Ini Inovasi BRIN Bidang Pangan

Ma'ruf Mutaqin

Published

on

MONITORDAY – Inovasi BRIN ternyata tak cuma keripik ubi seperti sempat viral di media sosial. Lembaga riset nasional ini tengah mengembangkan strategi dan teknologi pangan ekstrem guna menjaga ketahanan pangan nasional dari ancaman krisis global.

Di balik pintu laboratorium yang steril, para ilmuwan kita sebenarnya lagi sibuk meretas masa depan pangan. Mereka sedang merancang teknologi mutakhir untuk memastikan perut ratusan juta rakyat Indonesia tetap aman, bahkan saat cuaca ekstrem atau bencana melanda.

  1. Daging Analog dan Kultur Sel

Bayangkan sebuah masa dimana kita bisa makan rendang tanpa harus mengorbankan seekor sapi pun. Terdengar seperti fiksi ilmiah, namun nyatanya di laboratorium future food BRIN, hal ini sedang mewujud jadi nyata lewat daging analog dan cultured meat [daging kultur sel].

Para periset BRIN sadar kalau peternakan kontroversial menyumbang jejak karbon yang merusak bumi. Sebagai solusinya, mereka mengisolasi protein dari kacang-kacangan lokal dan produk sampingan pertanian, lalu merajutnya kembali menggunakan mesin khusus hingga memiliki serat dan tekstur yang persis seperti daging asli. Tidak cuma itu, proyek masa depan mereka bahkan menumbuhkan daging langsung dari level sel punca di dalam tangki bioreaktor.

  • Makanan Siap Saji Tanpa Api

Masalah terbesar saat bencana alam adalah ketiadaan listrik dan api untuk memasak makanan. Menjawab tantangan fisik ini, BRIn melahirkan inovasi Pangan Darurat Berteknologi Retort dan Self-Heating Pouch.

Teknologi kemasan retort memungkinkan makanan matang khas Nusantara—mulai dari gudeg sampai rendang—bisa awet berbulan-bulan tanpa pengawet kimia sedikit pun. Tapi yang bikin geleng-geleng kepala adalah kantong pemanas mandirinya (self-heating pouch). Kemasan ini dilengkapi kompartemen yang berisi material khusus. 

Cara pakainya ajaib: cukup tuangkan air mentah, bahkan air banjir sekalipun, ke kantong luar. Dalam hitungan detik, akan terjadi reaksi termal alami yang menghasilkan uap panas instan untuk mematangkan makanan di dalam kantong. Inovasi memasak tanpa api ini sekarang disiapkan untuk logistik cepat tanggap bencana dan konsumsi jemaah haji kita.

  • Beras Analog dan Tempe Non Kedelai

Selama ini, Indonesia sangat ketergantungan pada impor gandum dan kedelai. Begitu pasokan global terganggu, harga mi dan tempe langsung meroket. Di sinilah BRIN melakukan intervensi lewat rekayasa Beras Analog dan Tempe Non-Kedelai.

Ilmuwan BRIN berhasil menyulap singkong, jagung, hingga sorgum menjadi butiran yang bentuk dan cara memasaknya persis seperti beras padi. Bedanya, beras analog ini punya bonus kesehatan: tinggi serat dan rendah gula (indeks glikemik rendah), sangat aman untuk penderita diabetes. 

Sementara untuk urusan tempe, BRIN berhasil memanfaatkan kacang-kacangan lokal nusantara yang terkenal tangguh di cuaca ekstrem sebagai pengganti kedelai. Hasilnya? Tempe lokal yang tidak kalah gurih dan punya kandungan protein yang bersaing ketat dengan kedelai impor.

Continue Reading

News

Dua Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Pendidikan-Stabilitas Ekonomi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027 dengan mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai motor pertumbuhan. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan sasaran pertumbuhan dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, APBN tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat, tetapi juga harus mampu mendorong investasi, produksi, ekspor, serta penciptaan lapangan kerja formal.

Hal itu disampaikan Suahasil dalam forum “Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta-Cita” di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Menurut dia, selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, APBN menjadi instrumen pendukung berbagai agenda prioritas, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan produktivitas masyarakat.

“Ke depan, APBN harus semakin optimal. Kita ingin APBN tetap sehat dan kredibel, tetapi pada saat yang sama mampu memberikan dorongan yang cukup kuat terhadap pertumbuhan. Jadi, disiplin fiskal dan pertumbuhan bukan dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan bersama,” tegas Suahasil.

Dukungan APBN terhadap agenda pemerintah antara lain tercermin dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang hingga 31 Agustus 2026 telah menjangkau 56,99 juta penerima manfaat.

Pemerintah juga memperluas program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda, merevitalisasi sekolah serta madrasah, dan mempercepat digitalisasi pembelajaran.

Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 70,3 juta penduduk sepanjang 2025 dan 99,1 juta penduduk hingga September 2026.

Selain itu, pemerintah mengalokasikan dukungan untuk renovasi 10.000 puskesmas serta pembangunan dan pemenuhan fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) di berbagai wilayah.

“APBN hadir untuk memastikan prioritas pembangunan pemerintah dapat berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Kita tidak hanya berbicara mengenai angka dalam APBN, tetapi bagaimana setiap rupiah yang dibelanjakan negara dapat memperkuat kualitas manusia, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” ujar Suahasil.

Untuk mendukung target pertumbuhan 6 persen, pemerintah merancang postur APBN 2027 dengan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun dan pendapatan negara Rp3.426 triliun.

Dengan komposisi tersebut, defisit anggaran direncanakan mencapai 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pemerintah menyatakan postur fiskal itu disiapkan untuk menyediakan ruang pembiayaan pembangunan sekaligus menjaga keberlanjutan keuangan negara.

Namun, peningkatan belanja negara perlu diimbangi dengan pengelolaan fiskal yang kredibel agar dorongan terhadap pertumbuhan tidak mengganggu stabilitas ekonomi.

Di luar belanja pemerintah, penguatan investasi juga menjadi tumpuan untuk mencapai sasaran tersebut. Pemerintah akan mendorong sinergi dengan sektor swasta dan Danantara guna meningkatkan investasi, memperluas kapasitas produksi, mempercepat hilirisasi, serta membuka lapangan kerja.

Pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi perlu dipacu hingga sekitar 7 persen untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027.

Di tengah upaya mempercepat pertumbuhan, APBN juga tetap diarahkan untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional menghadapi dinamika global. Perekonomian Indonesia selama periode tersebut disebut tetap tumbuh di kisaran 5 persen, disertai upaya reformasi fiskal dan sektor keuangan.

Pemerintah turut memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ekonomi ilegal yang berpotensi menggerus penerimaan negara serta mengganggu persaingan usaha yang sehat.

Suahasil menegaskan, kebijakan fiskal ke depan harus mampu menjalankan tiga fungsi sekaligus: mendorong pertumbuhan, melindungi masyarakat, dan menjaga kredibilitas anggaran.

“Tagline yang selalu saya gaungkan selama dua tahun terakhir, APBN menumbuhkan, APBN melindungi dan APBN yang kredibel,” katanya.

Pemerintah berharap APBN 2027 dapat menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan, memperkuat daya saing nasional, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi serta inklusif tanpa mengabaikan disiplin fiskal.

Continue Reading

News

Lima Pebalap Moto2-Moto3 Inspirasi Siswa di Mandalika

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Lima pebalap Moto2 dan Moto3 menyambangi SD Negeri 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (8/10/2026). Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, mereka berbagi kisah perjuangan sekaligus mengajak siswa belajar tentang kreativitas, keselamatan, dan keberanian meraih cita-cita.

Kelima pebalap tersebut adalah Mario Suryo Aji, Veda Ega Pratama, Manuel Gonzalez, Luca Lunetta, dan David Almansa. Kehadiran mereka menjadi bagian dari program Riders Go to School, yang membuka kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan atlet balap internasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari SOLAH Mandalika (Sustainability Orientation With Local Hospitality of Mandalika), program yang mengedepankan keberlanjutan, inklusivitas, keberagaman, dan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan ajang internasional di kawasan The Mandalika.

Melalui program tersebut, semangat MotoGP tak hanya hadir di lintasan balap, tetapi juga menjangkau sekolah dan masyarakat sekitar.

Kedatangan para pebalap disambut penampilan seni tradisional oleh siswa. Perpaduan budaya lokal dan olahraga balap internasional itu menjadi pembuka kegiatan yang menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dari perhelatan dunia.

Dalam sesi berbagi pengalaman, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama menceritakan perjalanan mereka menembus persaingan balap internasional. Para siswa diajak memahami bahwa prestasi tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan rutin, disiplin, konsistensi, dan keberanian menghadapi tekanan.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar manfaat kehadiran MotoGP dapat dirasakan langsung oleh anak-anak Mandalika.

“Kami ingin anak-anak di Mandalika tidak hanya melihat para rider ketika mereka berada di lintasan. Hari ini mereka bisa bertemu, berbicara, tertawa, dan belajar langsung dari para pembalap yang mereka lihat berlaga. Kami ingin pengalaman ini menyalakan keberanian mereka untuk bermimpi dan percaya bahwa mereka juga bisa mencapai panggung dunia,” ujar Troy.

Tak hanya mendengarkan kisah para pebalap, siswa juga diajak mengasah kreativitas melalui kegiatan helmet painting atau menghias helm.

Sebanyak delapan siswa kelas 3 hingga kelas 6 terpilih untuk menuangkan ide kreatif mereka bersama para pebalap. Hasil karya tersebut kemudian diserahkan kepada para pebalap dan tamu VIP.

Aktivitas ini sekaligus membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui semangat Greener Future Together yang diusung SOLAH Mandalika.

Edukasi berlanjut melalui kuis interaktif bersama unit Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda NTB. Dengan pendekatan yang menyenangkan, siswa diperkenalkan pada pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan sejak dini.

Rangkaian kegiatan ini menggabungkan pembelajaran tentang disiplin, sportivitas, kreativitas, keselamatan, dan kepedulian lingkungan. Penampilan seni tradisional para siswa juga menegaskan bahwa budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan olahraga berkelas internasional.

Kepala SDN 2 Kuta Mandalika, Lalu Satriadi, menyambut positif kunjungan para pebalap. Menurut dia, pengalaman tersebut memberikan inspirasi bagi siswa dan guru untuk memahami pentingnya kerja keras dalam mengejar prestasi.

“Kedatangan mereka menjadi inspirasi bagi murid dan guru kami bahwa untuk mencapai level dunia dibutuhkan kerja keras dan dedikasi tinggi,” katanya.

Pebalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku senang dapat berbagi pengalaman dengan anak-anak di Lombok.

“Saya senang bisa berbagi pengalaman dengan adik-adik di sini. Semoga mereka semakin berani bermimpi dan terus berusaha untuk mengejarnya,” ujar Veda.

Dalam kesempatan yang sama, InJourney dan ITDC menyerahkan donasi kepada SDN 2 Kuta Mandalika sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan di sekitar kawasan The Mandalika.

Program SOLAH Mandalika berlanjut pada Jumat (9/10/2026) melalui kegiatan Students Go to Paddock. Sebanyak 50 pelajar dan 10 guru dari berbagai sekolah di Pulau Lombok dijadwalkan mengikuti program tersebut.

Para peserta akan mendapat kesempatan mengenal suasana akhir pekan balapan, melihat aktivitas di area paddock, serta mempelajari lebih dekat penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia.

Melalui Riders Go to School dan Students Go to Paddock, penyelenggara berupaya menghubungkan ajang balap internasional dengan pendidikan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Dengan pendekatan tersebut, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diharapkan tidak sekadar menghadirkan persaingan di lintasan, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi generasi muda dan masyarakat Mandalika.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Borong 21 Trofi di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pertama kalinya berhasil meraih predikat tertinggi Platinum Awards dalam ajang kehumasan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia. Penghargaan tersebut diterima dalam malam puncak penghargaan The 8th AHI 2026 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10). Selain meraih Platinum, Kemendikdasmen juga memboyong penghargaan lainnya, sehingga total mencapai 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan.

Secara keseluruhan, Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmen Diksus), serta Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil meraih 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter.

Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir dari kerja kehumasan. Lebih dari itu, keberhasilan komunikasi pemerintah diukur dari kemampuannya membangun pemahaman, menjawab kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kita bahwa komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi memastikan masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari setiap kebijakan dan program pendidikan. Informasi harus disampaikan secara jelas, akurat, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak dan orangtua. Karena itu, humas harus terus mendengarkan, memahami kebutuhan publik, serta memastikan informasi pendidikan hadir secara inklusif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Suharti.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Dikmen Diksus, Tatang Muttaqin, yang hadir langsung dalam malam penganugerahan turut mengapresiasi kinerja tim humas yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas. “Ini menunjukkan bagaimana kerja kita di tim humas telah memberikan dampak dan diapresiasi oleh lembaga yang sangat kompeten di bidang kehumasan,” ungkap Tatang.

Tatang berharap, keberhasilan ini dapat memberikan semangat bagi tim humas untuk menyajikan informasi yang jelas, akurat, kredibel, serta semakin responsif terhadap kebutuhan publik.  

“Pencapaian ini juga buah dari komitmen Ditjen Dikmen Diksus untuk menghadirkan informasi yang ramah disabilitas. Kami ingin memastikan publik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan layanan khusus tidak tertinggal dalam mendapatkan akses informasi yang setara,” tutur Tatang. 

AHI merupakan ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi kinerja kehumasan, keterbukaan informasi publik, serta inovasi komunikasi pada kementerian, lembaga negara, korporasi negara (BUMN/BUMD), pemerintah daerah, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tahun ini, Kemendikdasmen bersaing dengan lebih dari 300 entri yang masuk dan dinilai dewan juri. Pada malam puncak, sebanyak 178 trofi diserahkan kepada 80 institusi pemenang AHI 2026, disertai empat trofi khusus Platinum dan 18 penghargaan Kartini Humas Indonesia. 

CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas seluruh dedikasi insan humas di Indonesia yang telah membangun transparansi dan menguatkan kepercayaan publik. “Ini adalah cerminan dari ratusan jam kerja, ribuan gagasan, dan tak terhitung dedikasi dari rekan-rekan humas di seluruh Indonesia yang setiap hari berjuang membangun transparansi dan menguatkan kepercayaan publik terhadap institusi mereka masing-masing,” terang Asmono.

Pada AHI 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil meraih sejumlah trofi dalam kategori kementerian/lembaga. Selain mendapatkan Platinum Award, Kemendikdasmen juga mendapatkan berbagai penghargaan mulai dari kategori Gold, Silver, dan Bronze.

Kategori Gold berhasil diraih oleh PPID Utama, Ruang Virtual, Ruang Fisik, Program Kehumasan Rumah Pendidikan, serta Video Profil Karena Mereka. Selanjutnya, di kategori Silver diberikan untuk Laman Kemendikdasmen, Repositori Institusi Kemendikdasmen, Media Internal Jendela Edisi 69, media sosial Ditjen Dikmen Diksus, Program Kehumasan Gelar Karya Vokasi PKPLK, Laman Rumah Disabilitas, Video Profil PKPLK, dan Internal Majalah Kita Istimewa. 

Penghargaan Bronze diraih melalui kanal digital media sosial TikTok dan Instagram Kemendikdasmen, Program Kehumasan Cerita Serunya Belajar, Program Humas Training of Trainers (ToT) Alquran, dan Aplikasi Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Selain penghargaan institusi, Kepala Biro Komunikasi dan Humas, Yudhistira Nugraha, juga turut meraih penghargaan Best Presenter, dan terakhir yakni Friza Marrianty juga memperoleh penghargaan Kartini Humas Indonesia pada kategori Bronze.

Continue Reading

News

Kasus Korupsi ATR/BPN: KPK Periksa Saksi dan Sita Uang Pungli Jutaan Rupiah di Bogor

Ma'ruf Mutaqin

Published

on

Monitorday.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga orang saksi untuk mendalami kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) dan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Kamis (8/10/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menyita uang tunai senilai jutaan rupiah yang diduga kuat berasal dari praktik pungli di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa saksi yang hadir memenuhi panggilan penyidik berasal dari berbagai latar belakang profesi. Mereka adalah pengacara Marsellinus Ado Wawo, pihak swasta Eko Yufri Krismawan, serta dua pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Rizka Apriyani dan Oma. Sementara itu, terdapat satu saksi dari pihak swasta yang mangkir dan akan segera dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan berikutnya.

Penyidik KPK memfokuskan pemeriksaan ini untuk menggali proses pengurusan dokumen pertanahan korporasi. “Penyidik melakukan pendalaman seputar pengetahuan saksi terkait permohonan pembukaan blokir lahan PT SMC dan kaitannya dengan permintaan uang dari Kakantah Bogor,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Dari pemeriksaan tersebut, KPK langsung menyita barang bukti uang tunai dari salah satu pejabat daerah yang diperiksa. Uang senilai jutaan rupiah tersebut diserahkan oleh saksi Oma, yang menjabat sebagai Koordinator Kelompok Substansi Pendaftaran Tanah dan Ruang, Tanah Komunal, dan Hubungan Kelembagaan Kantah Kabupaten Bogor. Budi menegaskan, “Penyidik juga melakukan penyitaan uang dari pungutan liar (pungli) yang diserahkan oleh saksi OM, senilai jutaan rupiah.”

Perkara ini merupakan bagian dari penyidikan besar terkait dugaan korupsi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, pungutan pelayanan pertanahan, serta suap mutasi-promosi jabatan di Kementerian ATR/BPN. Hingga saat ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Para tersangka tersebut meliputi Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, dan seorang pihak swasta bernama Rizal Fahlevi.

Selain itu, KPK menetapkan empat tersangka yang diidentifikasi sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yaitu politikus Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Erwin, dan Muhammad Fakhry. Dalam rangkaian penyidikan kasus ini, KPK sebelumnya telah mengamankan barang bukti uang tunai total Rp106,3 miliar yang disimpan di dalam 20 koper, kardus, dan kotak penyimpanan.

Continue Reading

News

Proyeksi Optimistis Elon Musk: Nilai SpaceX Berpotensi Lampaui Perekonomian Dunia

Ma'ruf Mutaqin

Published

on

Monitorday.Com – CEO SpaceX, Elon Musk, memproyeksikan nilai valuasi perusahaan kedirgantaraan miliknya berpotensi melampaui total Produk Domestik Bruto (PDB) atau perekonomian global di masa depan. Pernyataan optimistis tersebut disampaikan Musk melalui unggahan di platform media sosial X pada Jumat, meskipun ia tidak merinci mekanisme atau lini bisnis spesifik yang akan merealisasikan target tersebut.

Saat ini, nilai kapitalisasi pasar SpaceX diperkirakan telah menyentuh angka 2,2 triliun dolar AS (sekitar Rp39.250 triliun). Angka tersebut menjadi sorotan mengingat Bank Dunia mencatat PDB global pada tahun 2025 berada di kisaran 118 triliun dolar AS, yang berarti proyeksi Musk menargetkan pertumbuhan valuasi berkali-kali lipat dari skala ekonomi dunia saat ini.

Sejak didirikan oleh Musk pada tahun 2002, perusahaan manufaktur kedirgantaraan dan penyedia layanan transportasi antariksa swasta ini berfokus pada efisiensi biaya peluncuran luar angkasa serta misi jangka panjang kolonisasi planet Mars.

Perusahaan yang bermarkas di Hawthorne, California ini sebelumnya telah mencatatkan berbagai rekor industri melalui pengembangan teknologi roket yang dapat digunakan kembali (reusable). Portofolio utamanya meliputi roket Falcon 9 dan Falcon Heavy, wahana antariksa Dragon penunjang misi kargo dan astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), jaringan internet satelit Starlink, hingga sistem roket peluncur generasi terbaru Starship yang dirancang untuk penerbangan ke Bulan dan Mars.

Continue Reading

News

Pezeshkian Ungkap Alasan Iran Sulit Diblokade AS

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak mudah diblokade Amerika Serikat (AS) karena memiliki perbatasan dengan 15 negara yang dapat menjadi mitra ekonomi dan membuka jalur kerja sama alternatif.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian pada Kamis (8/10), menjelang keberangkatannya ke Turkmenistan pada Jumat untuk menghadiri pertemuan Dewan Kepala Negara Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dan KTT Lingkungan Hidup Kaspia.

“Kami berbagi perbatasan dengan 15 negara, jadi mereka [Amerika Serikat] tidak bisa dengan mudahnya memblokade kami,” kata Pezeshkian kepada stasiun televisi Iran.

Menurut Pezeshkian, posisi geografis Iran yang berbatasan dengan banyak negara membuka peluang untuk memperluas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, politik, dan keamanan. Jaringan hubungan dengan negara-negara tetangga itu dinilai dapat menjadi alternatif di tengah tekanan Washington.

Ia juga menyatakan Iran akan membahas strategi menghadapi pendekatan sepihak dalam hubungan internasional maupun bilateral. Kunjungan ke Turkmenistan, lanjutnya, menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan negara-negara di kawasan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah tekanan AS terhadap Teheran. Washington saat ini dilaporkan menerapkan blokade maritim terhadap Iran, selain menjatuhkan sanksi yang bertujuan membatasi kemampuan maskapai penerbangan Iran melayani rute ke berbagai negara.

Teheran menyebut pembatasan terbaru terhadap sektor penerbangannya sebagai “blokade udara”.

Di tengah tekanan tersebut, Iran berupaya memperkuat hubungan regional sebagai salah satu jalur untuk mempertahankan aktivitas perdagangan dan kerja sama lintas negara. Pezeshkian menilai banyaknya negara tetangga memberi Teheran ruang untuk mencari alternatif di luar jalur yang terdampak pembatasan AS.

Continue Reading

News

Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi, Total Investasi Rp180 Triliun

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi mencapai USD10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun serta melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).

Setibanya di kawasan IWIP, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau sejumlah fasilitas industri yang dilalui dalam perjalanan menuju lokasi acara. Fasilitas tersebut antara lain industri bahan baku baterai (precursor), pengolahan nikel, hingga fasilitas industri aluminium.

Sebelum menuju lokasi utama acara, Presiden Prabowo juga mengunjungi Wisma Tsingshan untuk melihat stan yang menyajikan informasi mengenai kawasan IWIP. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah capaian dan perkembangan kawasan industri, termasuk perjalanan pembangunan ekosistem industri serta investasi yang telah dan tengah dikembangkan.

Dalam laporannya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa rangkaian proyek yang diluncurkan mencakup sejumlah industri yang telah memasuki tahap komersialisasi maupun proyek baru yang akan segera dibangun.

“Ini bergerak dari material baterai berbasis nikel, kemudian proyeksi baterai, aluminium elektrolit, alat berat berbasis listrik itu yang sudah selesai,” tuturnya.

“Kemudian yang akan digerakkan groundbreaking adalah material baterai berbasis nikel juga, separator baterai EV dan ini adalah yang pertama, elektronik baterai EV dan juga aluminium elektronik, aluminium elektronik ada dua, dan juga alat berat berbasis listrik yang akan dibangun untuk truk dan juga pertambangan dan juga industri, dan juga photovoltaic glass untuk solar energy industry,” lanjut Rosan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa proyek hilirisasi tersebut terdiri dari empat proyek industri yang telah memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek industri baru yang mulai dibangun. Keseluruhan proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem hilirisasi di kawasan IWIP yang diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru, di kawasan ini, Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan industri hilirisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengelola kekayaan alam Indonesia secara optimal. Menurut Presiden, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia harus diolah dan dikembangkan di dalam negeri agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita,” tutur Kepala Negara.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Chairman of Tsingshan Industry Xiang Guang Da.

Continue Reading

News

IHSG Tekan Level 6000 Jelang Akhir Pekan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam dan berpotensi menguji level psikologis 6.000 menjelang akhir pekan, menyusul pelemahan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis (8/10). Indeks tercatat anjlok sebesar 115,44 poin atau 1,88 persen ke posisi 6.031,28.

Koreksi tajam tersebut memperberat pergerakan pasar saham domestik yang secara akumulatif telah merosot hingga 30,25 persen sejak awal tahun. Kendati demikian, dalam lima hari perdagangan terakhir, pergerakan indeks komposit tercatat masih membukukan penguatan tipis sebesar 0,36 persen.

Sentimen pasar modal turut dibayangi oleh ketegangan geopolitik global seiring tanda-tanda eskalasi konflik yang kian meluas di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut memicu kekhawatiran investor sekaligus mendorong kenaikan kembali pada harga komoditas energi global.

Kenaikan harga komoditas ini berdampak pada sektor terkait, termasuk kinerja laba bersih PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang diproyeksikan menguat pada rentang 2026 hingga 2028. Pada saat yang sama, data fiskal mencatat realisasi restitusi pajak nasional telah menyentuh angka Rp 198,71 triliun hingga September 2026.

Di tengah fluktuasi pasar, sejumlah emiten tetap merealisasikan agenda ekspansi operasional. Pengelola klinik mata PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) terus menambah jaringan fasilitas kesehatan, sementara Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melanjutkan ekspansi gerai baru pada paruh kedua tahun ini.

Langkah penyesuaian bisnis juga ditempuh oleh PT Merck Tbk (MERK) yang mulai mempersiapkan rencana strategis baru. Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berakhirnya kontrak kerja sama komersial skala besar dengan P&G yang dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2027.

Continue Reading

News

Science Film Festival Kenalkan AI ke Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pelajar untuk mengenal kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) serta memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab melalui penyelenggaraan Science Film Festival 2026. Festival yang diinisiasi Goethe-Institut tersebut resmi dibuka di Jakarta, Selasa (6/10).

Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan Kompetensi Guru, Maila Dinia Husni Rahiem, yang membawa salam dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa Science Film Festival relevan dengan Program STEM Nasional “Berani Mencoba, Kreatif Mencipta” yang dikembangkan Kemendikdasmen. Menurutnya, film dan eksperimen dalam festival dapat memberikan ide kreatif kepada pelajar untuk mencoba dan mengembangkan hal-hal yang mereka lihat selama kegiatan. “Jadi ini adalah suatu kegiatan yang saya pikir membuka atau sparkling ya, dari ide-ide cemerlang dari anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Maila menjelaskan, melalui pendekatan STEM, guru didorong untuk menghubungkan pembelajaran dengan persoalan nyata sehingga peserta didik dapat menyelidiki pertanyaan, melakukan eksperimen, serta merancang, menguji, dan memperbaiki solusi. Pembelajaran STEM di sekolah juga dikembangkan dengan prinsip 5M, yaitu mudah, murah, menggembirakan, mindful, dan meaningful. Ia mengajak pelajar membawa pertanyaan yang muncul selama festival kembali ke sekolah untuk didiskusikan bersama teman, mencoba hal-hal yang dipelajari, dan membagikan temuannya. “Oleh karena itu, bawalah pertanyaan-pertanyaan kalian selama mengikuti festival ini, kemudian bawa kembali pertanyaan tersebut ke sekolah.” ujarnya.

Direktur Goethe-Institut untuk kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Constanze Michel, menjelaskan bahwa AI kini semakin memengaruhi industri, perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Teknologi ini juga semakin dimanfaatkan dalam bidang sains, perlindungan lingkungan, dan upaya membangun dunia yang lebih berkelanjutan. Namun, peluang tersebut juga disertai tantangan, termasuk terkait penggunaan data, transparansi, keadilan, serta dampak lingkungan akibat kebutuhan energi dalam komputasi berskala besar.

Constanze mengajak pelajar mengeksplorasi pemanfaatan AI melalui film dan kegiatan festival, sekaligus memikirkan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara bertanggung jawab untuk membantu menjawab berbagai tantangan global.

Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, turut mengingatkan pentingnya berpikir kritis dalam menggunakan AI. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membantu manusia dalam berkomunikasi, belajar, bekerja, dan menjalani kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat memberikan informasi keliru dan digunakan untuk memanipulasi. Karena itu, pengguna perlu melihat lebih kritis informasi yang diterima dan membedakan mana yang nyata, hasil rekayasa, maupun manipulasi. “We try to think. We try not to be naive. We think critically,” pesan Duta Besar Ralf.

Science Film Festival 2026 merupakan penyelenggaraan ke-17 di Indonesia. Festival berlangsung secara hybrid pada 6 Oktober hingga 14 November 2026 dan menjangkau pelajar jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di 70 kabupaten/kota. Tahun ini, festival menghadirkan 20 film sains dari tujuh negara serta berbagai eksperimen yang mengajak peserta belajar sains dengan cara yang menyenangkan.

Salah satu peserta, Tubagus Muhammad Nazril Ardari, murid SMA Negeri 3 Pandeglang, mengaku memperoleh banyak informasi baru mengenai AI setelah mengikuti festival. Ia mengetahui lebih jauh tentang cara kerja ChatGPT dan AI lainnya, termasuk manfaat sekaligus potensi kerugiannya. Nazril juga mengatakan pengalaman tersebut membuatnya lebih bijak dalam menggunakan AI. “Banyak informasi baru, Kak, yang saya ketahui karena melihat video itu,” kata Nazril antusias.

Melalui Science Film Festival 2026, Kemendikdasmen bersama Goethe-Institut dan para mitra berharap pelajar semakin memiliki rasa ingin tahu, keberanian untuk mencoba, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, pengenalan AI tidak berhenti pada pemahaman mengenai teknologi, tetapi juga mendorong generasi muda untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab serta mampu menilai informasi yang mereka terima secara kritis.

Continue Reading
News4 jam ago

Bukan Cuma Keripik, Ternyata Ini Inovasi BRIN Bidang Pangan

News5 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Pendidikan-Stabilitas Ekonomi

News5 jam ago

Lima Pebalap Moto2-Moto3 Inspirasi Siswa di Mandalika

LakeyBanget6 jam ago

GBK Diserbu Konser: Tulus, Dewa 19, hingga The Changcuters Tampil Hari Ini

Review15 jam ago

Ramai di MK, Akhirnya Ijazah Wapres RI Dipajang di Kampus Ternama Dunia

News16 jam ago

Kemendikdasmen Borong 21 Trofi di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

News20 jam ago

Kasus Korupsi ATR/BPN: KPK Periksa Saksi dan Sita Uang Pungli Jutaan Rupiah di Bogor

News21 jam ago

Proyeksi Optimistis Elon Musk: Nilai SpaceX Berpotensi Lampaui Perekonomian Dunia

LakeyBanget1 hari ago

Sophia Bakal Kembali ke KATSEYE, Kapan?

News1 hari ago

Pezeshkian Ungkap Alasan Iran Sulit Diblokade AS

LakeyBanget1 hari ago

Ceferin Siap Rebut Periode Keempat di UEFA

LakeyBanget1 hari ago

MotoGP Mandalika 2026 Dimulai, Veda Ega Siap Unjuk Gigi

News1 hari ago

Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi, Total Investasi Rp180 Triliun

News1 hari ago

IHSG Tekan Level 6000 Jelang Akhir Pekan

News1 hari ago

Science Film Festival Kenalkan AI ke Pelajar, Dorong Pemanfaatan Teknologi secara Bijak

News1 hari ago

OJK Buka Peluang Bank Konvensional Beralih ke Syariah pada 2027

LakeyBanget2 hari ago

Remontada! Persib Pecundangi Port FC di ASEAN Club Championship

News2 hari ago

Talenta Muda RI Bawa Pulang 61 Medali dari IMSO-23, Berikut Rinciannya

LakeyBanget2 hari ago

Legenda MU-Arsenal Panaskan Rivalitas di SUGBK, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

News2 hari ago

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia