Connect with us

News

Prabowo Minta Pejabat Gelar Open House Lebaran secara Sederhana

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, serta jajaran Kabinet Merah Putih untuk tidak menggelar acara gelar griya (open house) secara berlebihan saat perayaan Idul Fitri.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Ia menekankan pentingnya memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat, terutama di tengah situasi bencana nasional dan dinamika krisis global.

“Saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Kita di dalam suasana ini harus kasih contoh ke rakyat,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Presiden tidak melarang penyelenggaraan open house secara keseluruhan. Ia menilai kegiatan tersebut tetap penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

“Kita juga jangan total tutup semua acara, karena kalau tidak ekonomi kita juga tidak jalan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah-olah dalam keadaan buruk. Menurutnya, berbagai indikator menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia masih berada pada jalur yang kuat.

Selain itu, Kepala Negara turut menyampaikan pesan kepada masyarakat yang akan menjalankan tradisi mudik Lebaran. Ia mengimbau agar perjalanan dilakukan dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.

“Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan selamat mudik dan jaga diri masing-masing,” kata Prabowo.

Menutup arahannya, Presiden mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja secara bertanggung jawab, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Berburu Lailatul Qadr di Masjid At-Thohir Kota Depok

Published

on

Monitorday.com – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan 1447 H/2026 M, sejumlah umat Islam mulai memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbanyak ibadah melalui itikaf di masjid. Salah satu masjid yang secara khusus membuka program itikaf bagi jamaah adalah Masjid At-Thohir di Kota Depok.

Itikaf merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai aktivitas ibadah seperti sholat malam, membaca Alquran, zikir, dan doa, sekaligus mengharapkan keutamaan malam Lailatul Qadar.

Di Masjid At-Thohir, program itikaf digelar dengan rangkaian kegiatan ibadah yang terstruktur. Jamaah yang mengikuti itikaf akan menjalani berbagai aktivitas seperti qiyamul lail berjamaah, zikir, tadarus Alquran, kultum atau kajian singkat, hingga sahur bersama menjelang waktu subuh.

Namun, jamaah yang ingin mengikuti itikaf di masjid ini disarankan melakukan pendaftaran terlebih dahulu secara daring. Pendaftaran dilakukan melalui tautan khusus yang dibagikan di akun Instagram resmi @masjid.atthohir. Kuota peserta juga terbatas, biasanya hanya tersedia sekitar 75 peserta ikhwan dan 75 peserta akhwat untuk setiap malam selama sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Pendaftaran ini juga penting karena jamaah yang terdaftar akan mendapatkan fasilitas sahur bersama yang disediakan oleh panitia. Sementara jamaah yang datang tanpa mendaftar tetap diperbolehkan beritikaf, namun tidak tercatat sebagai peserta resmi dan tidak memperoleh fasilitas sahur gratis dari panitia.

Masjid yang dibangun oleh keluarga Boy Thohir dan Erick Thohir ini berlokasi di Jalan Mochamad Thohir, RT 01/RW 12, Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, dan dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu tujuan favorit jamaah untuk menjalankan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Continue Reading

News

BRI Ingatkan Nasabah Waspadai File APK Jelang Lebaran, Modus Penipuan Digital Kian Marak

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menjelang libur Idul Fitri, intensitas komunikasi dan transaksi digital masyarakat diperkirakan meningkat. Dalam situasi ini, Bank Rakyat Indonesia atau BRI mengimbau nasabah untuk lebih berhati-hati menjaga keamanan rekening, khususnya terhadap file yang berasal dari sumber tidak dikenal.

Modus penipuan tersebut biasanya diawali dengan pesan melalui aplikasi WhatsApp dari oknum yang mengaku berasal dari instansi tertentu. Pesan itu umumnya disertai narasi yang meyakinkan serta lampiran file berformat .APK, undangan digital, dokumen yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket, hingga berbagai berkas lain yang dikemas seolah-olah sebagai informasi penting.

Ketika korban mengunduh dan memasang file tersebut, aplikasi itu berpotensi menjadi pintu masuk malware yang dapat mencuri data, merusak sistem, bahkan mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi dari sumber tidak tepercaya juga kerap meminta izin akses tertentu pada perangkat yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk memantau aktivitas pengguna dan membuka peluang penyalahgunaan akses layanan keuangan yang tersimpan di ponsel.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan bahwa pola kejahatan digital terus berkembang sehingga membutuhkan kewaspadaan bersama.

Menurutnya, BRI terus memperkuat sistem keamanan layanan digital agar mampu beradaptasi dengan dinamika ancaman siber. Penguatan pengamanan tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk melindungi data serta akses transaksi nasabah.

BRI juga mengingatkan nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, atau memasang aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya. Nasabah diminta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

Jika menerima pesan dengan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau verifikasi data, atau menyertakan lampiran file dari nomor tidak dikenal—meskipun mengatasnamakan bank atau layanan resmi—nasabah disarankan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan.

Untuk meningkatkan keamanan, nasabah juga dianjurkan mengaktifkan fitur perlindungan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) pada layanan digital.

Apabila telanjur mengunduh atau memasang file APK mencurigakan, langkah awal yang dapat dilakukan adalah mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, kemudian menghapus aplikasi tersebut dari perangkat. Selanjutnya, pengguna disarankan segera mengganti username, PIN, dan kata sandi akun layanan digital seperti BRImo maupun akun email yang terhubung.

Langkah lain yang dapat dilakukan adalah melakukan reset setelan pabrik pada perangkat untuk memastikan ponsel bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal. Nasabah juga dapat memblokir nomor pengirim jika pesan terindikasi penipuan dan segera menghubungi layanan Contact BRI di 1500017 apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Saladin menegaskan bahwa kehati-hatian dalam menyaring informasi menjadi kunci penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pihak bank dan nasabah merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman.

Continue Reading

News

Pecahkan Rekor Dunia, Meksiko Gelar Kelas Sepak Bola Terbesar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Meksiko mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Guinness World Records setelah menggelar kelas sepak bola terbesar di dunia pada Minggu (15/3) di pusat ibu kota Mexico City.

Rekor tersebut dikonfirmasi oleh juri Guinness, Alfredo Arista, setelah sekitar 9.500 peserta mengikuti sesi pelatihan sepak bola selama 35 menit di Zócalo. Jumlah ini melampaui rekor sebelumnya yang hanya melibatkan 1.038 partisipan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, bersama Menteri Pariwisata Meksiko, Josefina Rodriguez. Sejumlah mantan pemain sepak bola nasional juga turut hadir memandu peserta, di antaranya Oscar Pérez, Miguel España, dan Francisco Fonseca.

Ribuan peserta tampak mengenakan jersey berwarna hijau, putih, dan merah—warna bendera nasional Meksiko. Pada bagian depan jersey tertulis slogan “The ball is coming home”, yang merujuk pada dua kali penyelenggaraan FIFA World Cup di Meksiko sebelumnya, yakni pada 1970 dan 1986.

Untuk mendukung acara tersebut, Zócalo yang biasanya menjadi alun-alun kota disulap menjadi lapangan sepak bola raksasa. Permukaan plaza beton ditutupi rumput sintetis di sekitar tiang bendera nasional raksasa, dengan latar sejumlah bangunan bersejarah seperti National Palace dan Mexico City Hall.

Salah satu peserta, Ilse Aviles, gelandang tim sepak bola amatir Chilangas, menyebut kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Menurutnya, acara itu juga menjadi simbol dukungan terhadap inklusi perempuan dalam olahraga.

Pemecahan rekor ini digelar hanya beberapa bulan sebelum Meksiko menjadi tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada dalam FIFA World Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang.

Dengan penyelenggaraan tersebut, Meksiko akan mencatat sejarah sebagai negara pertama yang tiga kali menjadi tuan rumah Piala Dunia, setelah sebelumnya menjadi penyelenggara pada 1970 dan 1986.

Continue Reading

News

Hadits ‘Mencari Ilmu Hingga Cina’ Dinyatakan Tidak Otentik?

Pernyataan yang populer di kalangan umat Muslim ini kini mendapatkan klarifikasi mendalam mengenai status keabsahannya

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Sebuah perkataan yang kerap disalahpahami sebagai Hadits Nabi, yakni ‘Carilah ilmu walau sampai ke negeri Cina,’ telah dinyatakan tidak otentik oleh sejumlah ulama dan ahli hadits terkemuka. Pernyataan yang populer di kalangan umat Muslim ini kini mendapatkan klarifikasi mendalam mengenai status keabsahannya.

Meskipun pesan moral untuk gigih dalam mencari ilmu sangat dianjurkan dalam Islam, penelitian mendalam oleh para ulama menunjukkan bahwa redaksi kalimat tersebut tidak memiliki dasar yang kuat sebagai sabda Nabi Muhammad SAW, sebagaimana banyak sumber rujukan primer yang menegaskannya.

Penjelasan mengenai ketidakotentikan hadits ini dirinci oleh Shaykh al-Ḥadīth Mawlānā Muḥammad Yūnus Jownpūrī, seorang ulama terkemuka. Mufti Shabbir Ahmed dan Mufti Muhammad Tahir juga telah menyetujui dan mengesahkan temuan ini, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sahih secara sanad.

Imam al-Bazzār dalam kitabnya (1/164) menyatakan, “Hadits Abu al-Atikah: ‘Carilah ilmu walau sampai ke negeri Cina,’ Abu al-Atikah tidak dikenal dan tidak diketahui asalnya. Maka hadits ini tidak memiliki asal.”

Senada dengan itu, Imam Ibnu Ḥibbān dalam kitab al-Majrūḥīn (10/489) menyebutkan, “Batil, tidak memiliki asal.” Pandangan ini juga disepakati oleh Imam al-Sakhāwī dalam kitab al-Maqāṣid al-Ḥasanah (hal. 121).

Terlepas dari status otentisitas hadits spesifik ini, ajaran Islam sangat mendorong umatnya untuk menuntut ilmu. Menjelajah berbagai belahan dunia demi mendapatkan pengetahuan telah menjadi praktik para ulama sepanjang sejarah dan banyak keutamaan otentik terkait upaya pencarian ilmu telah disebutkan dalam dalil-dalil yang sahih.

Continue Reading

News

Prabowo Serukan Opsi Damai Konflik Iran-AS-Israel

Indonesia tidak akan bergabung ke dalam aliansi militer manapun

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan agar konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dapat dihentikan. Prabowo menekankan pentingnya mencari solusi damai di tengah ketegangan geopolitik yang semakin memanas.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap situasi yang berkembang di Timur Tengah, di mana eskalasi konflik berpotensi mengganggu stabilitas global. Prabowo mendorong semua pihak untuk bersedia duduk bersama dan berdialog demi meredakan ketegangan.

“Saran saya selalu mencari opsi damai,” kata Prabowo dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Prabowo lebih lanjut menekankan bahwa langkah dialog merupakan kunci untuk mencapai resolusi yang berkelanjutan. Ia berharap semua pihak dapat menunjukkan kemauan politik untuk mengakhiri konflik dan mencegah dampak yang lebih luas.

Dalam konteks ini, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia tidak akan bergabung ke dalam aliansi militer manapun. Posisi ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif.

Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif sesuai Undang-Undang Dasar 1945, yang mendasari setiap langkah diplomatik negara dalam menyikapi isu-isu internasional.

Continue Reading

News

Prabowo: Program MBG Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta, Senin, pemerintah menilai situasi krisis global yang tengah berlangsung justru menjadi momentum untuk mempercepat berbagai langkah penguatan ekonomi nasional, termasuk melalui investasi jangka panjang pada sumber daya manusia (SDM).

Menurut Prabowo, implementasi program MBG akan memberikan stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. Program tersebut dirancang untuk memberdayakan kelompok ekonomi bawah, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

“Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput,” ujar Prabowo.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau sekitar 80 juta penerima manfaat pada 2026. Sasaran program ini mencakup anak sekolah, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Prabowo menjelaskan, program tersebut dirancang untuk menyediakan makanan bergizi bagi puluhan juta masyarakat hampir setiap hari. Bahkan, pelaksanaan program MBG disebut menyerap sekitar 11 persen dari total anggaran pemerintah pusat tahun ini.

Selain program makan bergizi, pemerintah juga berkomitmen untuk terus memprioritaskan berbagai investasi pada program prioritas lainnya. Di antaranya pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat serta penguatan koperasi desa.

Tak hanya itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan mendorong ekspansi ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Continue Reading

News

Haedar Nashir: Sikap Muhammadiyah Bali Saat Idulfitri dan Nyepi Layak Jadi Contoh

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengapresiasi kebijakan harmonisasi yang diambil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali, dalam menyikapi hari raya Idulfitri dan Nyepi yang jatuh pada waktunya bersamaan.

PWM Bali mengikuti surat keputusan yang dibuat oleh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), salah satunya menjelaskan tentang petunjuk teknis pelaksanaan takbiran dengan menjaga harmoni dan toleransi karena bersamaan waktunya dengan Nyepi.

“Kami peroleh informasi dari Bali, bahkan Muhammadiyah Denpasar, Kota Denpasar, bahkan menginstruksikan bukan hanya takbiran di masjid, bahkan diusahakan khusus tahun ini takbiran di rumah masing-masing dengan tetap lirih, tidak perlu keluar secara mencolok gitu,” kata Haedar pada Senin (16/3) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta.

“Jadi itu satu contoh. Tapi untuk salat Id, itu kan bisa dilakukan tertib karena ada kesepakatan bersama PHBI dan Pemda. Saya pikir hal yang sangat positif gitu,” sambung Haedar.

Meski dalam pelaksanaan takbiran dilakukan di rumah atau masjid dengan menjaga toleransi dan harmoni. Namun ketika melaksanakan Salat Id bisa dilakukan disesuaikan dengan menjaga ketertiban masyarakat.

Membangun harmoni dan toleransi lintas iman, kata Haedar, menjadi satu pekerjaan Muhammadiyah yang sudah tampak hasilnya. Namun menurutnya masih ada beberapa pekerjaan rumah Muhammadiyah yang belum selesai dan butuh waktu menyelesaikannya.

Di antara pekerjaan rumah Muhammadiyah yang masih butuh waktu dan tenaga ekstra adalah usaha mencerdaskan dan memperkuat ekonomi atau meningkatkan kesejahteraan umat yang menurutnya masih tertinggal.

“Menjadi agenda prihatin Muhammadiyah. Satu, mempercepat proses kecerdasan lewat pendidikan dengan membangun pusat-pusat keunggulan di bidang pendidikan,” katanya.

Masalah pendidikan, imbuhnya, berkelindan dengan persoalan kesehatan. Sebab dalam kehidupan masyarakat dengan literasi atau tingkat kecerdasan rendah, biasanya beriringan dengan kehidupan sosial dan lingkungan yang belum stabil.

Pada bidang ekonomi, menurut Muhammadiyah juga masih perlu prihatin. Bahkan menurutnya bidang ekonomi menjadi sisi krusial yang dihadapi oleh umat Islam di Indonesia masa kini.

“Selama umat Islam yang mayoritas ini masih banyak yang kehidupan ekonominya belum berkecukupan, maka ini akan berdampak pada aspek-aspek lain. Maka menjadi niscaya Muhammadiyah terus melakukan usaha-usaha pengembangan ekonomi bisnis yang menyasar dan kita harapkan membangun kesejahteraan masyarakat di bawah,” katanya.

Oleh karena itu, Muhammadiyah mendukung program dan kebijakan yang dilakukan pemangku kebijakan atau pemerintah untuk memajukan ekonomi, khususnya kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kelompok UMKM menjadi bagian pelaku usaha rentan.

Dalam memajukan UMKM, Muhammadiyah mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan progresif. Sebab hal ini bukan pekerjaan mudah, membutuhkan waktu dan perlu dijalankan secara simultan.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Tebar Ribuan Buku di Stasiun-Terminal Lewat Program Mudik Asyik Baca Buku (MABB)

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Suasana arus mudik Lebaran 2026 tidak hanya dipenuhi koper dan tas perjalanan para pemudik. Di berbagai stasiun, terminal, bandara hingga pelabuhan, ribuan buku bacaan anak dibagikan secara gratis untuk menemani perjalanan pulang kampung.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) kembali menggelar program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Literasi Nasional sekaligus menghadirkan aktivitas edukatif bagi anak-anak selama perjalanan mudik.

Program tersebut berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (16–17 Maret 2026), dengan total 24 ribu buku yang dibagikan kepada pemudik. Pembagian buku dilakukan di sembilan titik strategis, yakni Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak di Banten, serta Terminal Pakupatan di Serang, Banten.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan program ini terus berkembang sejak pertama kali diluncurkan pada 2023. Tahun ini jumlah lokasi dan buku yang dibagikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun ini diselenggarakan di sembilan titik, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya enam titik. Jumlah bukunya juga meningkat; tahun lalu 20 ribu, sekarang 24 ribu eksemplar. Mudah-mudahan tahun depan bisa mencapai 42 ribu,” ujar Mu’ti saat membuka kegiatan di Stasiun Pasar Senen, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, pembagian buku gratis saat mudik bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari strategi menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

“Program ini bagian dari upaya kami memupuk dan meningkatkan budaya membaca, khususnya bacaan berkualitas. Sasaran utamanya buku anak-anak, agar mereka lebih banyak memegang buku daripada memegang gawai,” jelasnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang turut hadir dalam pembukaan kegiatan. Ia menilai penyediaan buku di ruang publik merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam mendorong minat baca.

“Kami mengapresiasi semua pihak. Kegiatan yang tampaknya sederhana ini saya yakini akan berdampak sangat besar. Menyediakan buku di ruang publik adalah ide brilian untuk mendorong minat baca sejak dini sekaligus mempererat relasi orang tua dan anak melalui buku bermutu,” ujar Hetifah.

Ia menambahkan, literasi tidak seharusnya hanya tumbuh di lingkungan sekolah atau di rumah.

“Literasi tumbuh bukan hanya di ruang kelas atau di rumah, tetapi bisa dari mana saja. Ke depan saya berharap ada perpustakaan mini bagi penumpang, tidak hanya saat mudik,” katanya.

Program pembagian buku gratis ini mendapat respons positif dari para pemudik. Evi, seorang ibu yang menunggu keberangkatan bersama dua anaknya, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Program ini bagus sekali. Anak-anak jadi tidak main gawai terus karena fokus baca buku. Semoga tahun depan tetap ada dan lebih banyak titiknya,” ujarnya.

Kegembiraan juga terlihat dari Afan, seorang pemudik cilik yang menerima buku langsung dari Mendikdasmen. Ia mengaku senang mendapatkan bacaan baru selama perjalanan.

“Senang dapat buku. Baca buku bikin aku pintar untuk mencapai cita-cita. Aku mau jadi astronot!” kata Afan dengan penuh semangat.

Kesuksesan MABB 2026 turut didukung berbagai mitra, antara lain Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Pusat Perbukuan, serta sejumlah penerbit nasional. Dukungan juga datang dari PT KAI Daop I, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pengelola terminal dan pelabuhan, hingga komunitas pegiat literasi dan Ikatan Duta Bahasa Nasional.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap perjalanan mudik tidak hanya menjadi momen pulang ke kampung halaman, tetapi juga kesempatan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku.

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, kehadiran buku bacaan menjadi pengingat bahwa perjalanan pulang kampung juga bisa menjadi perjalanan menuju masa depan yang lebih cerdas.

Continue Reading

News

Prabowo Pertahankan Defisit APBN 3 Persen

Instrumen batas defisit anggaran merupakan komponen krusial dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas pengelolaan keuangan negara.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjaga disiplin fiskal dengan mempertahankan batas defisit anggaran negara sebesar 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Kebijakan ini akan menjadi panduan utama dalam pengelolaan keuangan negara di bawah kepemimpinannya.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Prabowo pada Senin, menggarisbawahi bahwa batasan tersebut tidak akan diubah kecuali dalam kondisi darurat yang luar biasa, serupa dengan krisis pandemi Covid-19 yang melanda beberapa tahun lalu.

“Batas defisit itu adalah alat yang baik untuk mendisiplinkan diri kita. Kami tidak punya rencana untuk mengubahnya kecuali ada keadaan darurat yang sangat besar seperti Covid-19,” ujar Prabowo dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Menurutnya, instrumen batas defisit anggaran merupakan komponen krusial dalam menjaga stabilitas dan kredibilitas pengelolaan keuangan negara. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan ini untuk menghindari potensi risiko fiskal di masa mendatang.

“Saya berharap kita tidak perlu mengubahnya,” sambungnya.

Prabowo lebih lanjut menyatakan bahwa disiplin fiskal yang ketat adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan pembangunan ekonomi dan menjaga kepercayaan investor serta publik terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola anggaran secara bertanggung jawab.

Continue Reading

News

Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Paling Diminati. Ini Kuncinya!

Mahasiswa didorong untuk menghasilkan disertasi yang tidak hanya kuat secara teoritis tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembangunan hukum di Indonesia

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur kembali menerima mahasiswa baru untuk semester genap tahun akademik 2025/2026. Perkuliahan bagi mahasiswa angkatan terbaru tersebut mulai berlangsung pada 7 Maret 2026. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa program ini masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi doktoral di bidang hukum.

“Terbukti 75 mahasiswa baru terdaftar di semester genap angkatan XXXI, dan semester ganjil sebelumnya angkatan XXX berjumlah 94 mahasiswa hal ini menandakan kepercayaan masyarakat untuk studi lanjut di Universitas Borobudur terus meningkat,” kata Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Prof Faisal Santiago, kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari pihak program studi karena menunjukkan tren peningkatan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan.

Berdasarkan penelusuran pada data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dinilai masih menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi S3 Ilmu Hukum di Indonesia.

Di antara berbagai perguruan tinggi swasta penyelenggara Program Doktor Ilmu Hukum di Indonesia, program doktor Universitas Borobudur memperoleh predikat Unggul dengan nilai 375. Capaian tersebut menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat reputasi akademik program ini.

Hal tersebut menunjukkan kualitas Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur tetap terjaga dengan baik melalui sinergi antara penyelenggara pendidikan, mahasiswa, dan para alumni yang tersebar di Indonesia maupun mancanegara.

Salah satu dosen pengampu Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Dr Muchlas Rowi, menilai tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan studi doktoral di bidang hukum menunjukkan semakin besarnya kebutuhan terhadap pemikiran hukum yang kuat dan berbasis riset.

“Program doktor tidak hanya melahirkan lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga menghasilkan pemikiran-pemikiran hukum yang dapat menjadi rujukan dalam pengembangan sistem hukum nasional,” ujar Muchlas Rowi.

Ia menambahkan bahwa lingkungan akademik yang kuat, dukungan dosen, serta berbagai kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh program studi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa.

“Dengan dukungan dosen yang kompeten, fasilitas riset yang memadai, serta jejaring akademik internasional, mahasiswa didorong untuk menghasilkan disertasi yang tidak hanya kuat secara teoritis tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembangunan hukum di Indonesia,” jelasnya.

Saat ini Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur memiliki sekitar 440 mahasiswa aktif dan 382 alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap studi hukum tingkat doktoral.

Program ini didukung oleh lebih dari 25 dosen tetap serta berbagai kegiatan akademik internasional. Setiap semester, program doktor tersebut juga menyelenggarakan konferensi internasional dan kegiatan lecturing di sejumlah kampus luar negeri yang masuk kategori world class university. Fasilitas akademik modern serta akses internet yang terhubung dengan berbagai basis data penelitian turut mendukung aktivitas riset mahasiswa, khususnya dalam penyusunan disertasi.

Selain itu, tersedia fasilitas Hukumonline Corner yang memungkinkan mahasiswa mengakses berbagai data hukum selama 24 jam untuk menunjang pengerjaan tugas, publikasi jurnal, dan penelitian disertasi. Fakta bahwa hampir seluruh mahasiswa dan alumni Program Doktor Ilmu Hukum memiliki karya ilmiah menjadi kebanggaan bagi civitas akademika.

Dengan nilai akreditasi 375, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur menempatkan diri sebagai salah satu program doktor hukum dengan kualitas akademik yang kuat di Indonesia. Prof Faisal Santiago yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa standar akademik terus dijaga dalam proses pembelajaran di kampus tersebut. Selain memperoleh akreditasi Unggul dari BAN-PT, Universitas Borobudur juga telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 yang menunjukkan tata kelola pendidikan yang terstandar.

Perangkat teknologi AI (Artificial Intelligence) menunjukkan bahwa ketika seseorang mencari program doktor hukum di perguruan tinggi swasta dengan akreditasi unggul, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur muncul sebagai salah satu rujukan, yang menurutnya merupakan bentuk pengakuan yang luar biasa.

Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur juga rutin mengadakan kegiatan lecturing di sejumlah universitas terkemuka dunia seperti Utrecht dan Leiden University di Belanda, Leeds dan Oxford University di Inggris, Kansai Gaidai dan Wako University di Jepang, Thammasat University di Thailand, serta Youngsan dan Hankuk University di Korea Selatan.

Pada 25 April 2026 mendatang, Program Pascasarjana Universitas Borobudur akan menyelenggarakan International Conference yang wajib diikuti seluruh mahasiswa. Selain itu, pada 2 November 2026 mahasiswa juga dijadwalkan mengikuti kegiatan lecturing ke Leiden dan Utrecht University, dilanjutkan dengan studi mengenai sistem peradilan dan penegakan hukum di Milan serta kunjungan ke Euronext pasar modal di Prancis.

Kegiatan akademik internasional tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa selama menjalani studi di Universitas Borobudur serta memperkuat perspektif global dalam kajian hukum.

Pada semester ini, perkuliahan Program Doktor Ilmu Hukum diampu oleh sejumlah akademisi dan praktisi hukum terkemuka, di antaranya Prof Arif Hidayat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Prof Ade Saptomo, Prof Surya Jaya, Prof Zainal Arifin Hoesein, Prof Abdullah Sulaeman, Prof Suparji, Prof Tundjung, Prof Faisal Santiago, Dr Ahmad Redi, Dr Bambang Soesatyo, Dr Evita Isretno Israhadi, Dr KMS Herman, Dr Boy Nurdin, Dr Subiyanta Mandala, Dr Muchlas Rowi, Dr Tina Amelia, Dr Binsar Jon Vic, Dr Natsir Asnawi, Dr Irfan, Dr Marhaeni, Dr Handoyo, Dr Effendi Lod Simanjuntak, dan Dr Afdhal Mahatta.

Seluruh kegiatan perkuliahan dilaksanakan di kampus Universitas Borobudur yang berlokasi di Jalan Raya Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1, Jakarta Timur, sehingga tercipta atmosfer akademik yang kondusif bagi proses pembelajaran dan penelitian mahasiswa.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget4 hours ago

Manchester Ciy vs Real Madrid: Misi Berat The Citizens Kejar Defisit Gol

LakeyBanget4 hours ago

Barcelona Buka Peluang Kembalinya Messi, Laporta: Pintu Selalu Terbuka

News4 hours ago

Prabowo Minta Pejabat Gelar Open House Lebaran secara Sederhana

Ruang Sujud7 hours ago

Hasan Al-Rammah dan Asal-Usul Teknologi Roket

News7 hours ago

Berburu Lailatul Qadr di Masjid At-Thohir Kota Depok

News8 hours ago

BRI Ingatkan Nasabah Waspadai File APK Jelang Lebaran, Modus Penipuan Digital Kian Marak

News8 hours ago

Pecahkan Rekor Dunia, Meksiko Gelar Kelas Sepak Bola Terbesar

LakeyBanget8 hours ago

8 Tips Mudik Lebaran Tetap Sehat dan Aman, Persiapan Penting Sebelum Perjalanan

LakeyBanget9 hours ago

Elon Musk Bakal Luncurkan X Money, Apa Itu?

News14 hours ago

Hadits ‘Mencari Ilmu Hingga Cina’ Dinyatakan Tidak Otentik?

News14 hours ago

Prabowo Serukan Opsi Damai Konflik Iran-AS-Israel

News17 hours ago

Prabowo: Program MBG Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Review17 hours ago

Negeri Religius, Menteri Agama Kontroversial, Netizen: Jadi DKM, Jangan Menag

News17 hours ago

Haedar Nashir: Sikap Muhammadiyah Bali Saat Idulfitri dan Nyepi Layak Jadi Contoh

News18 hours ago

Kemendikdasmen Tebar Ribuan Buku di Stasiun-Terminal Lewat Program Mudik Asyik Baca Buku (MABB)

News1 day ago

Prabowo Pertahankan Defisit APBN 3 Persen

News1 day ago

Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Paling Diminati. Ini Kuncinya!

News1 day ago

Pertamina Gelar Mudik Bareng, Dorong Efisiensi Energi

News1 day ago

Kemendikdasmen Beri Relaksasi Dana BOSP untuk Honor Guru Non-ASN di 2026

News2 days ago

Iran Buru Kepala Nyetanyahu dan Trump, Publik Sangat Merindukan

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.