Connect with us

News

Prof Rokhmin Ajak Umat Islam Bersatu di Tengah Dinamika Global 

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) bersama Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Bogor menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman Anggota DPR RI Komisi IV, Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, Ahad (1/03). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri para tokoh nasional, akademisi, serta jajaran pengurus KAHMI dan ICMI.

Prof. Dr. Rokhmin Dahuri yang juga dikenal sebagai tokoh nelayan nasional dan Guru Besar IPB University dalam sambutannya menyampaikan refleksi mengenai kondisi umat Islam Indonesia dan dinamika global yang tengah berkembang. Ia menyinggung hasil survei Kementerian Agama yang menyebutkan bahwa umat Islam Indonesia masih cenderung sekuler. Menurutnya, data tersebut masih menjadi perdebatan, namun patut dijadikan bahan evaluasi bersama.

Ia menilai umat Islam Indonesia masih menghadapi tantangan serius, mulai dari persoalan ketertinggalan ekonomi hingga praktik korupsi yang dinilai telah menggerogoti berbagai sektor. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah serta jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

“Kalau ingin menjadi bangsa yang makmur, maka kita harus menjalankan perintah Allah SWT dan meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW. Nilai kejujuran, amanah, kerja keras, dan kepedulian sosial harus menjadi fondasi utama,” ujarnya.

Rokhmin juga mengajak umat Islam untuk memperkuat semangat kewirausahaan agar mampu menjadi “tangan di atas”, yakni pihak yang memberi manfaat dan kontribusi bagi sesama. Menurutnya, kemandirian ekonomi adalah salah satu kunci kebangkitan umat.

Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya persatuan umat Islam di tengah dinamika global dan berbagai isu yang berkembang. Ia menyinggung situasi geopolitik internasional yang dinilai memunculkan ketegangan di sejumlah kawasan, termasuk di dunia Islam.

“Di tengah bulan Ramadhan yang suci, kita melihat masih adanya konflik dan ketegangan global. Namun sejarah mencatat, justru di bulan penuh berkah inilah umat Islam sering menunjukkan kebangkitan dan persatuannya,” kata Rokhmin.

Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan dan pilihan politik tidak boleh memecah belah umat. Menurutnya, soliditas dan ukhuwah menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita harus bersatu, saling menguatkan, dan tetap optimistis. Umat Islam Indonesia ke depan harus bisa lebih sejahtera dan berperan lebih besar dalam membangun peradaban,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Rokhmin juga menyampaikan bahwa dirinya bersama sang istri telah konsisten menggelar buka puasa bersama sejak tahun 1995. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-31 sebagai bagian dari tradisi keluarga untuk mempererat silaturahmi.

Acara ditutup dengan doa bersama, buka puasa, serta salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan Ramadan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Silaturahmi KAHMI–ICMI, Wamenag: Ilmu Tanpa Manfaat Akan Sia-Sia

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) bersama ICMI Bogor menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di kediaman Anggota DPR RI, Komisi IV, Prof Rokhmin Dahuri, Ahad (1/03). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, akademisi, serta unsur masyarakat.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Menteri Agama RI, Dr. Romo H. R. Muhammad Syafi’i, yang dalam sambutannya menekankan makna Ramadhan sebagai bulan pendidikan dan latihan spiritual bagi umat Islam.

Wamenag menyampaikan bahwa Ramadhan terbagi dalam tiga fase pembinaan diri.

“Sepuluh hari pertama mengajarkan tentang rahmat, bagaimana kita membangun kasih sayang dan empati. Sepuluh hari kedua mengajarkan maghfirah atau ampunan, momentum memperbaiki diri dan memperkuat introspeksi. Sepuluh hari ketiga menguatkan kita dari api neraka, membangun keteguhan iman dan konsistensi dalam kebaikan,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak boleh berhenti pada tataran ritual semata. Ia menegaskan bahwa ilmu dan jabatan yang dimiliki seseorang akan sia-sia apabila tidak memberi manfaat bagi umat dan bangsa.

“Apa pun profesi dan latar belakang kita, apakah Senator, Anggota DPR, Guru Besar, atau profesi lainnya, jika ilmu tidak dimanfaatkan untuk kemaslahatan, maka tidak akan bernilai di hadapan Allah,” tegasnya.

Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” (HR. Ahmad). Hadis tersebut, menurutnya, menjadi landasan bahwa keunggulan seorang Muslim harus terukur dari dampaknya bagi masyarakat dan negara.

Wamenag juga menekankan pentingnya menjadikan ibadah sebagai energi transformasi sosial. Sholat, puasa, haji, dan umrah, kata dia, harus membentuk karakter yang berintegritas dan peduli terhadap persoalan umat.

“Ibadah bukan sekadar ritual, tetapi harus melahirkan dampak nyata dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan kebangsaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengaku miris melihat kondisi dunia Islam saat ini yang dinilainya masih dilanda perpecahan. Menurutnya, ketiadaan persatuan, khususnya di sejumlah negara Arab, menjadi salah satu faktor lemahnya posisi umat di tengah dinamika global yang serba tidak pasti.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan moderasi Islam di tingkat global. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan tradisi demokrasi yang relatif stabil, Indonesia dinilai mampu menjadi contoh harmoni antara nilai keislaman dan kebangsaan.

Acara silaturahmi dan buka puasa tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan dialog kebangsaan serta doa bersama untuk persatuan umat dan kemajuan Indonesia.

Continue Reading

News

BRI Insrurance Pertegas Komitmen Pendidikan Lewat Program TJSL

Published

on

Monitorday.Com – Ramadan selalu menghadirkan ruang untuk berbagi. Di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini, PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) memilih menebar manfaat dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan dukungan biaya operasional kepada dua yayasan di Jakarta.

Bantuan tersebut diserahkan pada 26–27 Februari 2026 kepada Yayasan Ridho Berkah Sejahtera di Cipayung, Jakarta Timur, serta Yayasan Baitul Yatama Jakarta (Bayata) di Penjaringan, Jakarta Utara.

Langkah ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang difokuskan pada dukungan pendidikan dan kegiatan sosial masyarakat.

Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, berharap bantuan tersebut benar-benar membawa dampak nyata bagi anak-anak yang dibina di kedua yayasan.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak dan meringankan operasional yayasan,” kata Direktur Utama BRI Insurance Budi Legowo, berdasarkan keterangannya di Jakarta, Minggu.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pendidikan dan aktivitas sosial masyarakat.

Di Yayasan Ridho Berkah Sejahtera, rasa syukur dan haru menyambut kedatangan bantuan tersebut. Rahmat, perwakilan yayasan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan BRI Insurance.

“Kami merasa terbantu, semoga ini menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menggapai cita-cita,” ujarnya.

Bagi anak-anak di yayasan, perlengkapan sekolah bukan sekadar alat belajar. Ia adalah simbol harapan—bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang peduli pada masa depan mereka.

Di lokasi berbeda, suasana hangat juga terasa saat Komisaris Independen BRI Insurance Benny Imam Syafii menyerahkan bantuan kepada perwakilan Yayasan Baitul Yatama Jakarta, Lukmanul Hakim.

“Kami hadir untuk memberikan bantuan peralatan sekolah dan biaya operasional guna membantu kegiatan sehari-hari yayasan,” tutur Benny.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pembinaan dan kebutuhan harian anak-anak di yayasan, mulai dari pendidikan hingga operasional rutin.

Lukmanul Hakim menyambut baik dukungan tersebut dan berharap bantuan ini memberi dampak nyata bagi keberlangsungan kegiatan yayasan.

BRI Insurance menegaskan bahwa kegiatan TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara konsisten. Program tersebut juga selaras dengan prinsip keberlanjutan yang terus diterapkan perusahaan, tidak hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam kontribusi sosial kepada masyarakat.

Di bulan yang identik dengan kepedulian dan kebersamaan ini, langkah kecil seperti penyediaan perlengkapan sekolah dan dukungan operasional menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang pertumbuhan perusahaan, tetapi juga tentang bagaimana manfaatnya dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Continue Reading

News

Prabowo Siap ke Teheran Mediasi AS-Iran

Mediasi akan dilaksanakan apabila disetujui oleh kedua belah pihak, dengan kesediaan Presiden untuk melakukan kunjungan langsung ke Teheran.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Indonesia menyatakan kesiapannya untuk bertindak sebagai mediator dan memfasilitasi dialog antara Amerika Serikat dan Iran, menyusuli kegagalan perundingan yang berujung pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Bahkan, Presiden Republik Indonesia bersedia bertolak ke Teheran apabila kedua belah pihak menyetujui upaya mediasi tersebut.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan penyesalan mendalam atas terhentinya perundingan tersebut, menyerukan semua pihak untuk menahan diri serta mengedepankan jalur dialog dan diplomasi. Langkah ini diambil guna meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas regional serta perdamaian global.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” tulis Kemlu RI dalam pernyataannya.

Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, secara eksplisit menyampaikan kesiapannya untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif. Mediasi akan dilaksanakan apabila disetujui oleh kedua belah pihak, dengan kesediaan Presiden untuk melakukan kunjungan langsung ke Teheran.

Kemlu memandang bahwa peningkatan ketegangan di Timur Tengah memiliki potensi serius untuk mengganggu stabilitas kawasan secara luas. Hal ini juga dinilai dapat berdampak negatif terhadap perdamaian dan keamanan dunia, mendorong Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam upaya diplomatik.

Adapun, Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan otoritas setempat. Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri untuk bantuan.

Continue Reading

News

Di Balik Tewasnya Khamenei Tokoh Kunci Kekuatan Regional Timur Tengah

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah serangan udara terkoordinasi mengguncang Teheran dan memicu ketidakpastian politik di Timur Tengah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Dunia dikejutkan oleh kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu, 28 Februari 2026, di usia 86 tahun. Khamenei dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan udara terkoordinasi yang mengguncang ibu kota Teheran. Peristiwa ini menjadi titik balik besar bagi politik domestik Iran sekaligus memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Serangan tersebut, menurut berbagai laporan internasional, dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel dengan target utama kompleks kediaman resmi Khamenei di Beit-e Rahbari. Citra satelit yang beredar menunjukkan kerusakan parah pada area tersebut. Serangan ini disebut berlangsung pada dini hari waktu setempat dan merupakan bagian dari operasi militer terkoordinasi yang telah direncanakan sebelumnya.

Konfirmasi resmi datang dari media pemerintah Iran. Menurut IRNA dan Fars, kematian Khamenei telah dibenarkan oleh otoritas negara, termasuk oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Pernyataan resmi itu sekaligus mengakhiri simpang siur informasi yang sempat beredar beberapa jam setelah ledakan terdengar di kawasan kediaman pemimpin tersebut.

Tokoh internasional pun angkat bicara. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam pernyataannya menyebut operasi tersebut sebagai langkah strategis dalam menjaga kepentingan keamanan nasional AS dan sekutunya. Pernyataan itu mempertegas keterlibatan Washington dalam operasi yang menewaskan pemimpin yang telah berkuasa sejak 1989 tersebut.

Pemerintah Iran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan menetapkan tujuh hari sebagai hari libur nasional. Ribuan warga dilaporkan mulai berkumpul di berbagai kota untuk menyampaikan duka cita. Namun di balik suasana berkabung, muncul pertanyaan besar mengenai siapa yang akan menggantikan posisi strategis tersebut, mengingat belum ada penunjukan resmi penerus sebelum wafatnya Khamenei.

Peristiwa ini tidak hanya menjawab siapa dan kapan—yakni wafatnya pemimpin tertinggi Iran pada 28 Februari 2026—tetapi juga mengungkap bagaimana dan mengapa ketegangan geopolitik dapat berujung pada eskalasi militer langsung di jantung pemerintahan Iran. Dengan situasi politik yang kini memasuki fase transisi, kawasan Timur Tengah berpotensi menghadapi dinamika baru yang menentukan arah stabilitas regional dalam waktu dekat.

Continue Reading

News

Israel Umumkan Status Darurat Energi Usai Dihujani Rudal Iran

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan bahwa pemerintah Israel tengah bersiap menghadapi potensi serangan rudal dari Iran dengan memberlakukan mode darurat pada sektor energinya.

Menurut laporan yang dikutip dari Al Jazeera, langkah tersebut akan diumumkan oleh Menteri Energi Israel, Eli Cohen. Kebijakan itu mencakup pengurangan operasi kilang serta penghentian sementara sebagian infrastruktur gas alam.

Dalam laporannya, Haaretz menyebutkan bahwa Grup Bazan telah menutup sebagian fasilitas kilang di Haifa sebagai bagian dari langkah antisipatif. Selain itu, Cohen juga dilaporkan memerintahkan penghentian sementara sejumlah platform gas lepas pantai. Pemerintah Israel diperkirakan segera mengumumkan status darurat di sektor gas alam.

Situasi memanas setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran sejak Sabtu pagi waktu setempat. Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Serangan balasan tersebut dilaporkan menyasar beberapa lokasi strategis di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.

Ketegangan yang terus meningkat ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan dan pasokan energi di kawasan. Pemerintah Israel kini berfokus pada langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah eskalasi konflik.

Continue Reading

News

Iran Balas Roket Pangkalan Amerika di Qatar dan Haiva Israel, Presiden Rusia Ingatkan Trump Cs

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, Sabtu (28/2/2026). Serangan balasan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah sasaran strategis di wilayah Iran pada hari yang sama.

Kantor berita Iran, Fars, melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam atau Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah meluncurkan rudal ke sejumlah titik yang disebut sebagai markas dan fasilitas militer Amerika Serikat di wilayah Teluk. Serangan itu diklaim sebagai respons langsung atas apa yang disebut Teheran sebagai “tindakan agresi” Washington dan Tel Aviv.

Sejumlah pangkalan utama yang menjadi sasaran antara lain Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, yang dikenal sebagai pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Selain itu, rudal juga diarahkan ke Pangkalan Udara Al Salem di Kuwait serta Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab. Fasilitas Armada Kelima Amerika Serikat yang bermarkas di Bahrain turut dilaporkan menjadi target serangan langsung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pentagon terkait tingkat kerusakan maupun jumlah korban akibat serangan tersebut. Otoritas di Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain juga belum merilis pernyataan rinci mengenai dampak di wilayah masing-masing.

Dalam waktu hampir bersamaan, Iran juga melaporkan peluncuran rudal yang diarahkan ke kota Haifa di Israel. Sirene peringatan dilaporkan berbunyi di sejumlah wilayah utara Israel, sementara militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat proyektil yang masuk. Belum ada konfirmasi independen mengenai tingkat keberhasilan intersepsi maupun dampak di lapangan.

Eskalasi ini dipicu oleh operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang disebut menargetkan fasilitas-fasilitas tertentu di dalam wilayah Iran. Washington dan Tel Aviv menyatakan operasi tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan regional, termasuk isu program nuklir Iran. Namun, pihak Teheran membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa programnya bersifat damai.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Rusia sebagai sekutu dekat Iran mengecam keras langkah Amerika Serikat dan Israel. Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui Telegram, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan terhadap Iran sebagai “aksi agresi bersenjata yang telah direncanakan dan tidak beralasan” terhadap negara berdaulat anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Moskow menuduh Washington dan Tel Aviv bersembunyi di balik isu program nuklir Iran, namun memiliki tujuan politik dan strategis yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Rusia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar pertemuan darurat guna membahas situasi yang dinilai dapat mengancam stabilitas regional dan global.

Continue Reading

News

BRI Siap Danai Program Gentengisasi, Dorong UMKM dan Rumah Rakyat Layak Huni

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyatakan kesiapannya menjadi motor pembiayaan dalam program gentengisasi yang dicanangkan pemerintah. Program strategis ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat dengan mengganti atap seng atau asbes menjadi genteng yang lebih sejuk dan layak huni, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan perseroan akan berperan sebagai fasilitator keuangan yang menjembatani pengrajin genteng UMKM dengan pengembang perumahan (developer).

“Kalau sudah ada kontrak antara pengrajin dan pembeli atau user-nya, BRI di tengah. Kebetulan BRI sudah memiliki pembiayaan KUR Perumahan,” ujar Hery dalam konferensi pers di Brilian Club, Jumat (27/2/2026) malam.

Hery menjelaskan, produk bahan bangunan seperti genteng merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang selama ini dikelola BRI. Pada tahap awal (batch pertama), perseroan akan melakukan uji coba skema pembiayaan sebelum diperluas ke berbagai sentra produksi genteng di seluruh Indonesia.

Dari total alokasi KUR hampir Rp7 triliun tahun ini, sekitar 50 persen telah terserap dalam dua bulan pertama. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan pembiayaan sektor perumahan dan turunannya.

“BRI memang bank yang DNA-nya berpihak kepada rakyat kecil. Jadi kami menyediakan pembiayaannya,” tegas Hery.

Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, terus melakukan koordinasi lapangan guna memastikan kesiapan pasokan genteng dari pelaku UMKM, termasuk melalui pertemuan dengan pengusaha genteng di Majalengka.

Menurut Menteri yang akrab disapa Ara tersebut, program gentengisasi merupakan mandat langsung Presiden untuk memastikan rumah rakyat lebih nyaman dan tidak panas.

“Hari ini kita bicara soal gentengisasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo, karena beliau punya perhatian agar rumah rakyat tidak panas,” ujarnya.

Agar produk UMKM dapat masuk ke proyek perumahan nasional, pemerintah menetapkan sejumlah standar ketat. Genteng harus memiliki daya tahan minimal 15 tahun, memenuhi unsur estetika bangunan, serta tahan terhadap cuaca panas dan hujan. Selain itu, kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi syarat wajib.

Dalam diskusi tersebut, disepakati harga acuan genteng sebesar Rp4.300 per unit termasuk biaya pengiriman.

“Mutu itu penting sekali. Karena itu SNI wajib untuk menjaga kualitas,” tegas Ara.

Pemerintah daerah bersama kementerian terkait akan memberikan pendampingan teknis agar pengrajin lokal mampu memenuhi standar SNI. Kolaborasi antara perbankan, pemerintah, pengembang, dan UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas rumah rakyat, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan secara masif di berbagai daerah.

Continue Reading

News

Pemerintah Naikkan Insentif dan Tunjangan Guru, Seskab Teddy: Baru di Era Prabowo

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia. Dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (27/02/2026), Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa berbagai kebijakan konkret telah dijalankan guna mendukung program peningkatan tersebut. 

Menurut Seskab, salah satu langkah signifikan adalah kenaikan insentif bagi guru honorer. Meski secara kewenangan guru honorer berada di bawah pemerintah daerah, pemerintah pusat tetap memberikan tambahan insentif kepada guru sebagai bentuk dukungan. 

“Dari tahun 2005 sampai 2025, ada namanya insentif. Dan baru naik di zaman Presiden Prabowo menjadi Rp400 ribu,” ucap Seskab di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta. 

Selain itu, pemerintah juga menaikkan tunjangan bagi guru non-ASN dari sebelumnya Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya sistematis pemerintah untuk memperkuat perlindungan dan penghargaan terhadap profesi guru. 

Tak hanya menaikkan nominal, Seskab mengatakan bahwa pemerintah juga membenahi sistem penyaluran tunjangan. Jika sebelumnya dana ditransfer ke pemerintah daerah dan diterima guru setiap tiga bulan, kini atas instruksi Presiden, tunjangan tersebut disalurkan langsung ke rekening guru setiap bulannya. 

“Tahun lalu, Presiden memberi instruksi, agar setiap bulan, itu langsung diberikan langsung ke gurunya. Dan sudah berjalan. Tentunya semua tadi diwadahi oleh Kementerian Dikdasmen,” katanya. 

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa seluruh program pendidikan di Indonesia tetap berjalan dan berfokus pada siswa, sekolah, dan guru.

“Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah. Dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan juga gurunya,” tandasnya.

Continue Reading

News

Sejumlah Negara Kompak Desak Warganya Tinggalkan Iran, Timur Tengah Kian Memanas

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sejumlah negara Eropa mulai meminta warganya segera meninggalkan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan rencana serangan Amerika Serikat (AS) terhadap negara tersebut. Peringatan perjalanan juga diperluas ke sejumlah negara lain di Timur Tengah, termasuk Israel dan Lebanon.

Pemerintah Belgia, Jumat (27/2/2026), mendesak warganya untuk menghindari perjalanan ke Iran, Israel, dan Lebanon. Warga Belgia yang saat ini berada di Iran juga diminta segera meninggalkan negara itu.

Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prévot, melalui pernyataan di media sosial X menegaskan pentingnya kewaspadaan.

“Mengingat situasi yang tidak stabil di kawasan selama beberapa hari terakhir, saya ingin mengulangi peringatan perjalanan yang saat ini berlaku serta menyarankan semua warga Belgia di kawasan untuk tetap waspada, mengikuti instruksi otoritas setempat, dan berkonsultasi dengan nasihat perjalanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri,” ujarnya.

Langkah serupa diambil oleh pemerintah Italia. Kementerian Luar Negeri Italia menegaskan kembali peringatan yang telah dikeluarkan beberapa pekan terakhir, meminta warga negaranya meninggalkan Iran serta meningkatkan kewaspadaan di Israel.

“Kementerian Luar Negeri menegaskan peringatan yang telah dikeluarkan selama beberapa pekan kepada warga Italia di Iran untuk meninggalkan negara itu dan untuk berhati-hati di seluruh wilayah karena kemungkinan aktivitas militer baru,” demikian bunyi pernyataan resmi.

Italia juga mengimbau warganya untuk menghindari perjalanan ke Irak dan Lebanon. Pemerintah setempat menyebut situasi keamanan kawasan tetap bergejolak dan seluruh kedutaan besar Italia di wilayah tersebut berada dalam status siaga tinggi.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Yunani turut mengimbau warganya agar menghindari kunjungan yang tidak mendesak ke Israel, wilayah Palestina, dan Iran.

Pemerintah Polandia juga mengeluarkan peringatan melalui media sosial X, menyebut situasi keamanan di Timur Tengah tidak stabil dengan risiko eskalasi yang tinggi.

“Risiko eskalasi tinggi. Wilayah udara untuk lalu lintas sipil mungkin ditutup. Kepulangan melalui udara mungkin tidak mungkin atau sangat terhambat,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Polandia.

Warga Polandia yang berada di Iran, Lebanon, dan Israel diminta mengamankan aset keuangan, selalu membawa paspor, ponsel, serta obat-obatan dasar untuk mengantisipasi kondisi darurat.

Meningkatnya peringatan perjalanan dari sejumlah negara Eropa ini menandai kekhawatiran internasional atas potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Continue Reading

News

Diplomasi Indonesia Dorong Damai Gaza

Lawatan diplomatik terbaru menegaskan peran Indonesia sebagai jembatan perdamaian dan penguat kemitraan strategis di Timur Tengah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com-Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya di panggung internasional melalui rangkaian pertemuan dengan sejumlah pemimpin negara guna membahas isu-isu strategis kawasan. Fokus utama pembahasan adalah mendorong perdamaian di Gaza melalui solusi dua negara serta memperkuat koordinasi antarnegara di kawasan Timur Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi Indonesia dalam merespons dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam konteks meningkatnya ketegangan di Gaza yang berdampak luas terhadap stabilitas kawasan. Dalam forum-forum bilateral dan multilateral, Indonesia menegaskan pentingnya penyelesaian konflik berdasarkan prinsip keadilan dan hukum internasional. Solusi dua negara kembali ditegaskan sebagai jalan damai yang realistis untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel.

Selain isu perdamaian, lawatan ini juga membahas penguatan kerja sama ekonomi dan politik antarnegara Timur Tengah. Sejumlah kesepahaman dan komitmen kerja sama berhasil dicapai, baik dalam bentuk perjanjian bilateral maupun penguatan kemitraan strategis jangka panjang. Kerja sama tersebut mencakup bidang perdagangan, investasi, energi, serta pembangunan berkelanjutan.

Menurut situs presiden yang dikutip sebagai sumber, langkah diplomasi ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mengedepankan politik luar negeri bebas aktif. Indonesia berupaya memainkan peran sebagai kekuatan penyeimbang yang menjembatani dialog dan mendorong stabilitas kawasan, tanpa terjebak dalam blok-blok kekuatan tertentu.

Upaya ini juga memiliki dimensi strategis bagi kepentingan nasional. Dengan memperkuat hubungan bilateral dan regional, Indonesia tidak hanya berkontribusi pada perdamaian dunia, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan agenda pembangunan nasional. Diplomasi aktif ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam percaturan geopolitik global sekaligus mitra terpercaya bagi negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget2 minutes ago

Rosé BLACKPINK Cetak Sejarah di BRIT Awards 2026, Berkat lagu “APT”

News16 minutes ago

Prof Rokhmin Ajak Umat Islam Bersatu di Tengah Dinamika Global 

LakeyBanget28 minutes ago

Bruno Mars Rilis Album “The Romantic”, Comeback Solo Usai Satu Dekade

News36 minutes ago

Silaturahmi KAHMI–ICMI, Wamenag: Ilmu Tanpa Manfaat Akan Sia-Sia

LakeyBanget3 hours ago

Kemenhaj Pantau 58 Ribu Jemaah Umrah di Arab Saudi di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Ruang Sujud6 hours ago

Pernyataan Zakat Jadi Sorotan, Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf

News7 hours ago

BRI Insrurance Pertegas Komitmen Pendidikan Lewat Program TJSL

Ruang Sujud8 hours ago

Ali Khamenei dan Warisan Api yang Ia Tinggalkan

LakeyBanget10 hours ago

Wacana Merger Paramount–Warner Bros Ditolak Pemilik Bioskop, Kenapa?

LakeyBanget10 hours ago

Buntut Serangan AS-Israel ke Iran, Jadwal Penerbangan Tim MotoGP Terganggu

News11 hours ago

Prabowo Siap ke Teheran Mediasi AS-Iran

News11 hours ago

Di Balik Tewasnya Khamenei Tokoh Kunci Kekuatan Regional Timur Tengah

Review16 hours ago

Prabowo Urus Saja MBG, Tidak Usah Genit Mau ke Taheran: Mau Jadi Jubir BOP?

Review17 hours ago

Biadab! Israel dan Amerika yang memulai Serang Iran, Kini Framing Taheran Serang Negara Arab

News22 hours ago

Israel Umumkan Status Darurat Energi Usai Dihujani Rudal Iran

News23 hours ago

Iran Balas Roket Pangkalan Amerika di Qatar dan Haiva Israel, Presiden Rusia Ingatkan Trump Cs

News1 day ago

BRI Siap Danai Program Gentengisasi, Dorong UMKM dan Rumah Rakyat Layak Huni

LakeyBanget1 day ago

Mario Aji Tembus Q2 Moto2 Thailand 2026, Samai Prestasi Veda Ega di Moto3

LakeyBanget1 day ago

Bezzecchi Pole Position, Marquez Tempel Ketat di Kualifikasi MotoGP Thailand 2026

News1 day ago

Pemerintah Naikkan Insentif dan Tunjangan Guru, Seskab Teddy: Baru di Era Prabowo

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.