Connect with us

Reaksi Erick Thohir Usai Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan resmi sekaligus apresiasi besar kepada FIFA setelah Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA Series 2026™️ yang akan digelar Maret tahun depan.

Penunjukan itu, menurut Erick, sebagai bukti reputasi Indonesia di mata FIFA terus meningkat setelah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2023.

“Saya sudah menerima kabar dari FIFA bahwa lobi kita telah membuahkan hasil. Indonesia resmi diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series ™️ tahun depan. Alhamdulillah, kita sekali lagi mendapat mandat menyelenggarakan turnamen resmi FIFA, ” ujar Erick di Jakarta, Jumat (21/11).

Turnamen FIFA Series™️, yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan berisi pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series™️ pertama digelar tahun 2024.

Untuk edisi 2026, Indonesia akan kedatangan negara-negara peserta dari lima konfiderasi di luar Asia yang akan ditentukan kemudian oleh FIFA.

Erick menegaskan kesempatan ini menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk menambah pengalaman bagi pemain serta pelatih, dan juga menguji strategi permainan Timnas menghadapi lawan-lawan dari luar konfederasi Asia yang selama ini jarang dihadapi skuad Garuda.

“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia. Ini menunjukkan, FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global. Tentu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang selalu setia mendukung kemajuan sepakbola Indonesia di level internasional. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” tegasnya.

Erick juga memastikan pada Kongres AFF yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 22-23 November 2025, Presiden FIFA Gianni Infantino akan hadir. Keberadaan Gianni sekaligus melanjutkan pembahasan mengenai turnamen FIFA ASEAN, sebagai agenda besar yang dapat mengubah peta sepak bola kawasan Asia Tenggara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Haedar Nashir Imbau Elite Bangsa Beri Teladan

Amalan Saliha

Published

on

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyerukan kepada seluruh warga dan elite bangsa untuk menjadikan momentum Idulfitri 1447 H sebagai jalan mempererat persatuan nasional. Ia menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai ihsan dalam setiap aspek kehidupan, baik personal maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pesan ini disampaikan Haedar Nashir setelah menunaikan dan menyampaikan Khutbah Idulfitri 1447 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Jumat, 20 Maret. Dalam seruannya, Haedar secara khusus mengimbau masyarakat untuk tidak mempertajam perbedaan penetapan Idulfitri, melainkan melihatnya sebagai hal yang biasa dan tidak perlu menjadi sumber konflik.

Mengenai perbedaan penetapan Idulfitri, Haedar menekankan pentingnya menahan diri. “Tidak perlu kita mempertajam perbedaan, apalagi mencari pembenaran diri dengan menyalahkan pihak lain. Baik dalam konteks kewargaan maupun pemerintahan, semua pihak harus menahan diri,” ujarnya.

Ia juga mengimbau tokoh agama dan elite bangsa untuk menghindari pernyataan atau ujaran yang dapat memperkeruh suasana di tengah masyarakat, menekankan Idulfitri harus dijalani dengan kekhusyukan ibadah dan kejernihan jiwa serta pikiran. “Jalani Idulfitri dengan khusyuk, baik yang merayakan pada 20 maupun 21 Maret, bahkan yang lebih dahulu, agar kita tidak terjebak dalam hasrat perbedaan yang justru meretakkan persatuan,” imbuhnya.

Haedar Nashir menyatakan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia memiliki kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Ia juga menyampaikan harapan untuk masa depan dunia Islam agar dapat memiliki kalender global tunggal guna meminimalisasi perbedaan penetapan hari besar keagamaan. “Ke depan, insyaallah perbedaan itu dapat diminimalisasi, jika ada keterbukaan hati dan pikiran, serta didasarkan pada ilmu pengetahuan yang tinggi,” katanya.

Harapan ini mencerminkan visi Muhammadiyah untuk menciptakan harmoni dan meminimalkan potensi konflik yang timbul dari perbedaan penafsiran keagamaan, sekaligus memperkuat fondasi persatuan nasional di tengah keragaman.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Perkuat Literasi dan Karakter Pelajar Melalui Pak Menteri Menyapa 

Kemendikdasmen mendorong para pelajar untuk menanamkan “growth mindset” atau pola pikir bertumbuh dalam keseharian mereka

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat karakter dan literasi digital pelajar melalui forum digital bertajuk “Pak Menteri Menyapa”. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta pada Kamis, menjadi inisiatif strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Acara tersebut menjadi ruang dialog produktif antara jajaran pimpinan kementerian dengan sekitar 4.000 pelajar dari berbagai komunitas dan organisasi di seluruh Indonesia, mengusung tema “Liburan Pelajar Edukatif dan Bermutu”.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyapa para pelajar yang tetap antusias mengikuti kegiatan di masa liburan. Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti menekankan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan karakter generasi muda saat ini akan menentukan wajah Indonesia pada tahun 2045.

Sejalan dengan visi tersebut, Kemendikdasmen mendorong para pelajar untuk menanamkan “growth mindset” atau pola pikir bertumbuh dalam keseharian mereka. Hal ini dianggap krusial untuk menghadapi dinamika kehidupan dan tantangan global.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyatakan, “Orang hebat bukan mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan mereka yang mampu belajar dari setiap pengalaman yang pernah terjadi dalam dirinya.”

Penguatan literasi dan karakter melalui forum semacam ini diharapkan dapat membekali pelajar dengan kemampuan adaptasi dan resiliensi, memastikan mereka tumbuh menjadi individu yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Continue Reading

News

Pesan Politik Di Balik Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka

Pesan kuat terpancar dari keduanya bahwa hubungan mereka baik-baik saja.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.

Interaksi yang terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dari Partai Gerindra dan Ketua DPR RI Puan Maharani dari PDI Perjuangan. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dimensi penting dari pertemuan ini.

Prabowo, mengenakan baju safari berwarna cokelat, menyambut langsung Megawati sejak ia turun dari kendaraan. Ia kemudian menggandeng tangan Megawati saat menaiki tangga menuju Istana Merdeka. Di dalam istana, putra Prabowo, Didit Hediprasetyo, dan Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah, juga turut menyambut kedatangan rombongan.

Megawati didampingi putrinya, Puan Maharani, yang keduanya kompak mengenakan batik bernuansa biru. Mereka kemudian terlihat mengobrol di ruangan tengah Istana Merdeka sebelum melanjutkan pertemuan formal. Prabowo, Megawati, Dasco, dan Puan terlihat duduk bersama di satu meja selama diskusi.

Terkait substansi pertemuan, Prabowo belum memberikan detail spesifik. Ia menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari silaturahmi antarpemimpin bangsa. “Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa,” ujar Prabowo.

Momen pertemuan ini juga diunggah oleh Prabowo di akun Instagram pribadinya. Interaksi antara kedua pemimpin partai besar ini menjadi sorotan publik, mengingat dinamika politik nasional dan posisi kedua tokoh sebagai figur sentral dalam perpolitikan Indonesia. Pesan kuat terpancar dari keduanya bahwa hubungan mereka baik-baik saja.

Continue Reading

News

PLN Siapkan Puluhan SPKLU di Jalur Mudik Trans Jawa

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penggunaan mobil listrik diperkirakan meningkat signifikan pada arus mudik tahun ini, seiring melonjaknya penjualan kendaraan listrik sepanjang 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN telah menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis, khususnya di sepanjang jalur mudik nasional Trans Jawa.

Kehadiran SPKLU ini diharapkan dapat memudahkan para pemudik pengguna kendaraan listrik, sekaligus menghindari antrean panjang saat pengisian daya di perjalanan.

PLN menempatkan puluhan unit SPKLU di sejumlah rest area jalan tol, mulai dari ruas Tangerang–Merak hingga Pasuruan–Probolinggo dan Pandaan–Malang. Beberapa titik dengan jumlah SPKLU terbanyak antara lain berada di ruas Kanci–Pejagan, Batang–Semarang, serta Solo–Ngawi, yang masing-masing memiliki lebih dari lima unit pengisian.

Selain itu, jalur padat seperti Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, hingga Semarang–Solo juga telah dilengkapi dengan sejumlah SPKLU untuk mendukung kelancaran perjalanan jarak jauh.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, yang kini mulai digunakan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.

Untuk memudahkan pencarian lokasi SPKLU, pengguna kendaraan listrik dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa mengetahui titik SPKLU terdekat, jenis charger yang tersedia, hingga jarak dan jam operasional.

Selain itu, informasi SPKLU juga dapat diakses melalui aplikasi Travoy maupun Google Maps untuk membantu navigasi selama perjalanan.

Dengan penyebaran SPKLU yang semakin luas, diharapkan perjalanan mudik menggunakan mobil listrik dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan efisien di sepanjang Pulau Jawa.

Continue Reading

LakeyBanget

Meksiko Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Laga Iran di Piala Dunia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyatakan keterbukaan negaranya terhadap kemungkinan menjadi tuan rumah pertandingan tim nasional Iran pada ajang Piala Dunia FIFA 2026. Hal ini disampaikan menyusul wacana pemindahan venue pertandingan Iran dari Amerika Serikat.

Mengutip laporan Reuters, Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko tidak keberatan menampung pertandingan tersebut, selama keputusan resmi disetujui oleh FIFA sebagai penyelenggara turnamen.

Wacana pemindahan lokasi muncul setelah Iran menolak memainkan laga fase grup di Amerika Serikat. Penolakan tersebut dipicu oleh ketegangan politik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Sesuai jadwal yang telah dirilis, Iran dijadwalkan menjalani seluruh pertandingan grup di California, Amerika Serikat. Dalam fase grup, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan venue pertandingan ke Meksiko. Namun, juru bicara FIFA menegaskan bahwa hingga saat ini jadwal pertandingan masih mengikuti rencana awal yang diumumkan pada Desember 2025.

Taj juga menegaskan sikap politik negaranya terkait partisipasi di turnamen tersebut. Ia menyatakan Iran akan memboikot Amerika Serikat, namun tetap ambil bagian dalam Piala Dunia.

“Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia,” ujar Taj.

Di tengah ketidakpastian tersebut, persiapan tim nasional Iran tetap berjalan. Tim yang dikenal dengan julukan Team Melli itu saat ini menggelar pemusatan latihan di Turki.

Selain itu, Iran dijadwalkan mengikuti turnamen mini di Antalya dengan menghadapi Nigeria dan Kosta Rika dalam laga uji coba. Awalnya, turnamen tersebut direncanakan berlangsung di Yordania, namun dipindahkan akibat konflik di kawasan tersebut.

Continue Reading

News

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini diputuskan dalam sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di kantor layanan Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai sidang.

Turut mendampingi, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Ketua Umum MUI Muhammad Cholil Nafis, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, dan Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.

Menag menjelaskan, keputusan tersebut didasarkan pada dua hal. Pertama, secara hisab, pada saat rukyat tanggal 29 Ramadan 1447 H/19 Maret 2026, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada kisaran 0 derajat 54 menit 27 detik (0,91 derajat) hingga 3 derajat 7 menit 52 detik (3,13 derajat), dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik (4,54 derajat) hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. (6,1 derajat).

“Secara hisab, posisi hilal tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura),” jelasnya. Diketahui, bahwa Menteri Agama anggota MABIMS menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Kedua, berdasarkan hasil rukyat atau pemantauan hilal di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. “Pengamatan hilal telah dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia, dan laporan yang diterima serta dikonfirmasi menunjukkan bahwa tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal,” ujar Menag.

“Demikian hasil sidang isbat yang telah kita laksanakan dan sepakati bersama. Kita berharap keputusan ini dapat menjadi dasar kebersamaan umat Islam Indonesia dalam merayakan Idulfitri secara serentak, serta menjadi simbol persatuan dalam menyongsong masa depan yang lebih baik,” jelas Menag.

Sidang isbat ini dihadiri juga oleh perwakilan duta besar negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium Jakarta, para pakar falak dari berbagai ormas Islam dan perguran tinggi islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Urgensi Sidang Isbat

Menag Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa dalam penentuan awal bulan kamariah, terutama yang berkaitan dengan ibadah dan hari raya besar Islam yang menyangkut kepentingan umat secara luas, negara memfasilitasi melalui penyelenggaraan sidang isbat sebagai bentuk keterlibatan ulil amri (pemerintah).

Kementerian Agama telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat sebagai landasan hukum baru dalam penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Regulasi ini menegaskan pendekatan integrasi hisab dan rukyatulhilal, sekaligus memperkuat kepastian hukum, transparansi, dan kesatuan penetapan awal bulan hijriah secara nasional. Selain itu, ada juga fatwa MUI no 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah.

“Sidang ini menjadi sarana musyawarah sekaligus upaya menjaga persatuan umat, agar terdapat ruang bersama dalam menentukan waktu pelaksanaan ibadah dan hari raya,” tandas Menag.

Continue Reading

News

Hasto Beberkan Hasil Pertemuan Prabowo–Megawati di Istana

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, membenarkan adanya pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka pada Kamis siang.

Dalam pertemuan tersebut, Megawati hadir didampingi putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani. Hasto menyebut pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi antara dua tokoh yang telah lama saling mengenal.

Menurut Hasto, pembicaraan antara kedua pemimpin itu mencakup berbagai isu strategis terkait bangsa dan negara, termasuk dinamika geopolitik global. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab selama lebih dari dua jam.

“Dibahas hal-hal strategis mengenai persoalan bangsa dan negara, serta berbagai isu geopolitik,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga menekankan bahwa pengalaman Megawati sebagai Presiden Kelima RI menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Pengalaman tersebut, terutama dalam menghadapi krisis multidimensional, dinilai memberikan perspektif terkait pentingnya penentuan prioritas dan respons cepat dalam kebijakan.

Selain itu, pembahasan juga menyentuh peran historis Indonesia dalam kancah internasional, seperti dalam Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non-Blok, serta komitmen terhadap politik luar negeri bebas aktif.

Hasto menilai pertemuan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Dialog yang berlangsung disebut berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran dari kedua pihak, termasuk perwakilan dari Partai Gerindra yang mendampingi Presiden Prabowo.

Continue Reading

LakeyBanget

Umrah Tepat di Hari Ulang Tahun, Hamish Daud Bagikan Momen Haru dan Refleksi Hidup

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktor Hamish Daud membagikan momen penuh haru saat menjalani ibadah umrah di Tanah Suci, yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya di bulan Ramadan. Momen tersebut menjadi semakin bermakna karena diisi dengan refleksi mendalam tentang perjalanan hidupnya.

Melalui unggahan di Instagram, Hamish menuliskan pesan emosional tentang proses jatuh, belajar, dan bangkit kembali dalam kehidupan.

“Kita jatuh. Kita belajar. Kita bangkit. Terkadang kata-kata kita hanya perlu memudar dan air mata perlu berbicara,” tulisnya, dikutip Rabu (18/3).

Alih-alih merayakan ulang tahun dengan pesta, Hamish memilih menghabiskan momen spesial tersebut dengan beribadah. Ia mengaku bersyukur dapat menjalani umrah tepat di hari kelahirannya.

“Alhamdulillah atas kesempatan untuk melaksanakan umrah pada hari ulang tahunku di bulan Ramadan. Untuk awal yang baru. Masya Allah,” ungkapnya.

Hamish genap berusia 46 tahun pada 8 Maret 2026. Selama berada di Tanah Suci, ia memanfaatkan waktu untuk berdoa, merenung, serta melakukan introspeksi diri.

Dalam unggahannya, Hamish juga memperlihatkan potret dirinya yang tampak khusyuk berdoa di depan Ka’bah. Ekspresi emosional terlihat jelas, menunjukkan kedalaman spiritual yang ia rasakan selama menjalani ibadah.

Unggahan tersebut langsung mendapat beragam respons dari warganet. Banyak yang turut mendoakan serta memberikan dukungan atas perjalanan spiritual yang tengah dijalaninya.

Momen umrah ini terjadi tidak lama setelah kabar perpisahannya dengan penyanyi Raisa Andriana. Keduanya resmi bercerai pada 15 Desember 2025 melalui putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, setelah menikah selama sekitar delapan tahun sejak 2017.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putri.

Kini, Hamish tampak memilih untuk lebih menenangkan diri dan mendekatkan diri secara spiritual di tengah kesibukannya. Ibadah umrah yang dijalani di depan Ka’bah pun seolah menjadi titik awal baru dalam perjalanan hidupnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Sambut FIFA Series 2026, Menpora Erick Tinjau Stadion GBK dan Madya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir meninjau kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Rabu (18/3) sore. Kunjungan ini dalam langka inspeksi lapangan Stadion Utama GBK dan Lapangan Stadion Madya GBK untuk latihan FIFA Series 2026.

Dalam inspeksi itu Menpora didampingi jajaran PSSI. Diterangkan, pihak GBK telah melakukan serangkaian persiapan untuk mematangkan Stadion Utama GBK sebagai tuan rumah FIFA Series, termasuk memastikan kualitas rumputnya.

“Jadi intinya sudah siap ya (untuk FIFA Series)?” tanya Menpora Erick kepada jajaran PSSI saat mengecek kondisi rumput lapangan Stadion GBK.

Usai memastikan kesiapan Stadion GBK, Menpora lantas mengunjungi Garuda Store yang menjual aneka merchandise dan pernak-pernik Timnas Sepak Bola Indonesia. Kemudian Menpora Erick meninjau lapangan Stadion Madya GBK.

“Kita harus tunjukkan Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang internasional seperti FIFA. Jangan lupa untuk berikan dukungan penuh untuk Timnas Indonesia,” ujar Menpora. 

Diketahui,  Indonesia menjadi tuan rumah ajang internasional sepak bola FIFA Series 2026 pada 27 hingga 30 Maret ini. Turnamen ini menjadi kesempatan penting bagi timnas untuk menghadapi lawan dari berbagai konfederasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi agenda besar berikutnya.

Dalam seri yang berlangsung di Jakarta itu, ada empat negara yang ambil bagian. Selain Timnas Indonesia, peserta lainnya adalah Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Setiap tim akan memainkan dua pertandingan dengan sistem semifinal, dilanjutkan final atau perebutan tempat ketiga.

Continue Reading

News

Sekolah 3T di NTT Rasakan Dampak Langsung Digitalisasi Pembelajaran

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Praktik digitalisasi pembelajaran di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Provinsi Nusa Tenggara Timur/NTT membuahkan hasil yang menggembirakan. Menurut pengakuan tenaga pendidik di SMPN Wederok, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), capaian hasil pembelajaran murid setelah menggunakan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif digital (PID) menunjukkan hasil yang lebih memuaskan dibandingkan sebelumnya. 

Theobaldus Banafanu, Guru IPS di SMPN Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, mengatakan, kehadiran super aplikasi Rumah Pendidikan, IFP, dan akses Starlink sejak awal tahun ini, telah memunculkan semangat belajar mengajar pada 139 murid di sekolahnya. Adapun Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sementara untuk IFP dan akses internet disediakan Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

“Sebelumnya, buku ajar itu terbatas. Jadi kalau pegang buku, murid tak bisa menyimak dengan baik. Sekarang dengan ada PID sejak Januari 2026 lalu, guru tinggal browsing saja untuk perlihatkan wujud yang dibahas seperti apa. Intinya, kami, guru dan murid. dimudahkan segalanya saat di kelas,” katanya saat diwawancara, Rabu (18/3).

Proses pembelajaran tersebut, berimbas pada hasil ujian mingguan murid yang menurutnya mulai ada kenaikan. Jika sebelumnya rata-rata kelas di kisaran 60, maka sekarang sudah ada pada rerata 75-80. Sebab, murid lebih memahami materi pembelajaran. 

Peningkatan kualitas dan sarpras bahan ajar, menurut Theobaldus selaras dengan karakter anak didiknya. Sekalipun berasal dari 3T, dengan mayoritas orang tua mereka adalah petani jagung, padi, dan kopra, namun sebagian besar sudah familiar dengan ponsel pintar. 

Theobaldus melanjutkan, sentuhan digitalisasi pada sarana prasarana pembelajaran, membuat murid tak mengantuk dan merasa kesulitan memahami materi. Semisal jika harus ada ice breaking, guru tinggal akses Youtube dan ikuti gerakan bersama. Dulu, cara ini dilakukan manual oleh guru di mana materinya harus diunduh dulu dan setelah itu gerakan dilakukan bersama. 

“Kami sangat bangga dengan apa yang diberikan pemerintah ke sekolah di wilayah 3T seperti kami. Murid tidak mengantuk lagi di kelas. Kami guru pun lebih antusias karena tak hanya ajarkan teori di atas kertas tapi juga mudah memperlihatkannya di papan digital,” sambungnya. 

Tak ketinggalan, ia juga bercerita tentang antusiasmenya saat mengikuti materi Training of Trainer (ToT) terkait presentasi menggunakan Canva dari dua rekan gurunya. Setelah selesai mengikuti materi, Theobaldus meyakini dapat menerapkan materi tersebut kepada anak didik dengan berbagai situasi di seluruh penjuru tanah air.   

“Dengan kehadiran satu PID didukung super aplikasi Rumah Pendidikan dan akses internet Starlink maka utilisasi per papan masih jadi terbatas rata-rata satu kelas sekali per minggu. Tentu harapannya agar sarana-prasarana ke sekolah 3T ini terus diperbanyak jumlahnya,” harap dia. 

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha mengatakan, praktik baik di NTT adalah bukti nyata hasil semangat dari paradigma pembelajaran yang terus berkembang maju dan kekinian dengan mengubah konsep schooling menjadi learning.  

“Perubahan mindset ini membuat pembelajaran tidak lagi di ruang kelas tidak lagi terbatas. Pembelajaran dapat berlangsung di mana saja dan kapan saja. Dengan pendekatan learning, proses belajar bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun,” jelasnya.
 
Menurut Kapusdatin, setelah perubahan pola pikir, maka diperlukan kolaborasi berkelanjutan. Sebab, jumlah pengembang teknologi pembelajaran di Indonesia mencapai hampir 3 ribu orang yang tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga. Oleh karenanya, ekosistem ini harus saling mengenal dan menguatkan.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News5 minutes ago

Haedar Nashir Imbau Elite Bangsa Beri Teladan

News9 hours ago

Kemendikdasmen Perkuat Literasi dan Karakter Pelajar Melalui Pak Menteri Menyapa 

News9 hours ago

Pesan Politik Di Balik Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka

News15 hours ago

PLN Siapkan Puluhan SPKLU di Jalur Mudik Trans Jawa

LakeyBanget16 hours ago

Meksiko Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Laga Iran di Piala Dunia 2026

News16 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

News18 hours ago

Hasto Beberkan Hasil Pertemuan Prabowo–Megawati di Istana

LakeyBanget19 hours ago

Umrah Tepat di Hari Ulang Tahun, Hamish Daud Bagikan Momen Haru dan Refleksi Hidup

LakeyBanget20 hours ago

Sambut FIFA Series 2026, Menpora Erick Tinjau Stadion GBK dan Madya

News20 hours ago

Sekolah 3T di NTT Rasakan Dampak Langsung Digitalisasi Pembelajaran

News20 hours ago

Pemerintah Salurkan Tunjangan untuk 1,6 Juta Guru ASND di Awal 2026, Berapa?

LakeyBanget2 days ago

Rilis Teaser “SWIM”, BTS Comeback Lewat Album ARIRANG

LakeyBanget2 days ago

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Ini Rinciannya

News2 days ago

Argentina Resmi Keluar dari WHO, Ikuti Jejak Amerika Serikat

News2 days ago

Pengiriman Pasukan dan Pembahasan Misi Perdamaian Gaza di Tunda

News2 days ago

Ali Larijani Gugur Diserang Israel, Siapa Dia?

LakeyBanget2 days ago

CAF Cabut Gelar Senegal dan Tetapkan Maroko Juara Piala Afrika, Lha Kok Kenapa?

LakeyBanget2 days ago

Man City Terhempas dari Liga Champions, Guardiola Komentar Begini

News2 days ago

Mendiknas: Koding dan Kecerdasan Artifisial Akan Jadi Mata Pelajaran Wajib

News2 days ago

Diskriminasi Muslim Amerika Meningkat di Tengah Konflik Timur Tengah

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.