Reaksi Erick Thohir Usai Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan resmi sekaligus apresiasi besar kepada FIFA setelah Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA Series 2026™️ yang akan digelar Maret tahun depan.
Penunjukan itu, menurut Erick, sebagai bukti reputasi Indonesia di mata FIFA terus meningkat setelah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 tahun 2023.
“Saya sudah menerima kabar dari FIFA bahwa lobi kita telah membuahkan hasil. Indonesia resmi diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series ™️ tahun depan. Alhamdulillah, kita sekali lagi mendapat mandat menyelenggarakan turnamen resmi FIFA, ” ujar Erick di Jakarta, Jumat (21/11).
Turnamen FIFA Series™️, yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan berisi pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series™️ pertama digelar tahun 2024.
Untuk edisi 2026, Indonesia akan kedatangan negara-negara peserta dari lima konfiderasi di luar Asia yang akan ditentukan kemudian oleh FIFA.
Erick menegaskan kesempatan ini menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk menambah pengalaman bagi pemain serta pelatih, dan juga menguji strategi permainan Timnas menghadapi lawan-lawan dari luar konfederasi Asia yang selama ini jarang dihadapi skuad Garuda.
“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia. Ini menunjukkan, FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global. Tentu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang selalu setia mendukung kemajuan sepakbola Indonesia di level internasional. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden,” tegasnya.
Erick juga memastikan pada Kongres AFF yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 22-23 November 2025, Presiden FIFA Gianni Infantino akan hadir. Keberadaan Gianni sekaligus melanjutkan pembahasan mengenai turnamen FIFA ASEAN, sebagai agenda besar yang dapat mengubah peta sepak bola kawasan Asia Tenggara.
Ruang Sujud
Keteguhan Generasi Pertama Islam
Generasi pertama Islam mengajarkan bahwa perubahan besar berawal dari keberanian memegang kebenaran, keteguhan iman, dan kesediaan berkorban.
Monitorday.com– Sejarah Islam tidak dapat dipisahkan dari perjuangan orang-orang yang pertama kali menerima dakwah Nabi Muhammad SAW. Mereka dikenal sebagai Assabiqunal Awwalun, istilah Arab yang merujuk kepada orang-orang yang terdahulu dan pertama-tama beriman. Pada masa awal kenabian di Makkah, ketika ajaran Islam belum memperoleh dukungan luas dan menghadapi penolakan dari sebagian besar elite Quraisy, kelompok ini tampil sebagai fondasi penting bagi perkembangan umat Islam. Keberanian mereka menerima ajaran tauhid bukan sekadar keputusan pribadi, melainkan awal dari perubahan sosial dan spiritual yang kelak memengaruhi sejarah dunia.
Khadijah binti Khuwailid menempati posisi istimewa dalam sejarah tersebut. Sebagai istri Nabi Muhammad SAW, ia menjadi orang pertama yang beriman setelah menerima pengalaman kenabian yang disampaikan Rasulullah. Dukungan Khadijah tidak hanya berupa keyakinan, tetapi juga ketenangan emosional, perlindungan, dan dukungan material ketika Nabi menghadapi situasi yang belum pernah dialaminya. Perannya memperlihatkan bahwa perubahan besar membutuhkan kepercayaan dan dukungan dari lingkungan terdekat. Dalam perspektif kepemimpinan, Khadijah menjadi teladan tentang pentingnya empati, keteguhan, dan keberanian mendukung kebenaran meskipun masa depannya belum pasti.
Dari kalangan anak-anak atau pemuda, Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai salah satu orang pertama yang menerima Islam. Kedekatannya dengan Nabi Muhammad SAW membuatnya menyaksikan secara langsung perkembangan dakwah pada masa awal. Sementara itu, Abu Bakar Ash-Shiddiq menjadi salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di kalangan masyarakat Quraisy. Melalui hubungan persahabatan dan kepercayaan yang telah dibangunnya, Abu Bakar mengajak sejumlah tokoh untuk mengenal ajaran Islam. Di antara mereka adalah Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqqas, dan Thalhah bin Ubaidillah. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa hubungan sosial yang dilandasi integritas dapat menjadi sarana penting untuk menyebarkan gagasan dan nilai-nilai baru.
Assabiqunal Awwalun berasal dari latar belakang sosial yang beragam. Zaid bin Haritsah, yang memiliki kedekatan khusus dengan Nabi, termasuk orang-orang yang paling awal beriman. Bilal bin Rabah, seorang budak berketurunan Habasyah, kemudian menjadi simbol keteguhan iman di tengah penindasan. Kisah Bilal memperlihatkan bahwa martabat manusia tidak ditentukan oleh status sosial, kekayaan, ataupun asal-usul, melainkan juga oleh keyakinan dan keteguhan moralnya. Dalam masyarakat Makkah yang memiliki hierarki sosial kuat, kehadiran orang-orang dari latar belakang berbeda dalam komunitas Muslim awal membawa pesan penting tentang kesetaraan manusia di hadapan Allah.
Keutamaan generasi pertama Muslim memperoleh landasan kuat dalam Al-Qur’an, khususnya Surah At-Taubah ayat 100. Ayat tersebut menyebut golongan terdahulu dari kalangan Muhajirin dan Ansar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, disertai kabar tentang keridaan Allah dan balasan surga. Ayat ini menjadi salah satu rujukan utama dalam menjelaskan kemuliaan generasi awal umat Islam. Namun, penting dipahami bahwa istilah Assabiqunal Awwalun dalam pembahasan sejarah mencakup orang-orang yang lebih dahulu beriman pada fase awal dakwah, sedangkan ayat tersebut secara khusus menyebut golongan terdahulu dari kalangan Muhajirin dan Ansar beserta para pengikut mereka yang berbuat baik.
Jalan yang ditempuh generasi awal Islam tidak selalu mudah. Sejumlah Muslim mengalami tekanan keluarga, pengucilan sosial, kehilangan perlindungan suku, hingga penyiksaan fisik. Bilal bin Rabah dikenang karena keteguhannya mempertahankan iman ketika disiksa oleh pihak yang menentang keyakinannya. Keluarga Yasir juga menjadi bagian dari kisah penderitaan kaum Muslim awal; Sumayyah binti Khayyat secara luas dikenal dalam tradisi Islam sebagai syahidah pertama. Pengalaman mereka memperlihatkan bahwa kebebasan berkeyakinan dan mempertahankan prinsip moral pernah menuntut pengorbanan yang sangat besar. Kisah-kisah tersebut perlu dipahami dalam konteks sejarahnya, sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya melindungi martabat dan hak dasar manusia.
Rumah Al-Arqam bin Abi al-Arqam memainkan peran penting dalam fase awal dakwah. Tempat tersebut menjadi lokasi pertemuan dan pembinaan kaum Muslim ketika dakwah masih dilakukan secara terbatas. Di sana, para pengikut Nabi memperoleh pengajaran agama, memperkuat keyakinan, dan membangun solidaritas. Peran rumah Al-Arqam menunjukkan bahwa perkembangan sebuah gerakan tidak hanya bergantung pada keberanian tokohnya, tetapi juga pada tersedianya ruang belajar, jaringan kepercayaan, dan pembinaan yang berkelanjutan. Dalam konteks pendidikan masa kini, prinsip tersebut relevan: perubahan pemikiran membutuhkan lingkungan yang aman, proses belajar yang konsisten, dan komunitas yang saling mendukung.
Perjalanan generasi pertama Islam juga berhubungan dengan peristiwa hijrah. Sebagian kaum Muslim meninggalkan Makkah menuju Habasyah untuk mencari perlindungan dari tekanan yang mereka hadapi. Kemudian, hijrah ke Madinah menjadi titik penting dalam pembentukan masyarakat Muslim yang lebih terorganisasi. Peristiwa ini bukan sekadar perpindahan geografis, melainkan perubahan mendasar dalam kehidupan komunitas Islam. Dari kelompok yang menghadapi tekanan di Makkah, umat Islam berkembang menjadi masyarakat yang membangun kehidupan sosial, politik, dan keagamaan di Madinah. Proses tersebut menegaskan hubungan antara keteguhan nilai dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan keadaan.
Keteladanan Assabiqunal Awwalun tetap relevan dalam kehidupan kontemporer. Keberanian mereka dapat dimaknai sebagai kesediaan mempertahankan integritas ketika menghadapi tekanan, sedangkan pengorbanan mereka mengajarkan pentingnya mendahulukan kepentingan bersama daripada keuntungan pribadi. Dukungan Khadijah menunjukkan nilai kepedulian; langkah Abu Bakar menggambarkan kekuatan kepercayaan dan jaringan sosial; sementara keteguhan Bilal mengingatkan bahwa martabat manusia harus dihormati tanpa membedakan status. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam pendidikan, kepemimpinan, kehidupan bermasyarakat, dan upaya membangun keadilan sosial.
Pada akhirnya, Assabiqunal Awwalun bukan sekadar nama bagi kelompok yang pertama memeluk Islam. Mereka merupakan bagian penting dari sejarah tentang keberanian moral, kesetiaan terhadap keyakinan, dan kemampuan membangun komunitas di tengah kesulitan. Kisah mereka mengingatkan bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari kelompok kecil yang bersedia mengambil risiko demi nilai yang diyakininya benar. Bagi generasi masa kini, pelajaran terpenting bukan hanya mengagumi pengorbanan para sahabat, melainkan menerjemahkan nilai kejujuran, kepedulian, keteguhan, dan penghormatan terhadap sesama ke dalam tindakan nyata.
LakeyBanget
Veda Ega Ukir Sejarah di Sepang, Finis Kedua Moto3 Malaysia 2026
Monitorday.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Rider Honda Team Asia itu sukses merebut podium kedua pada balapan utama Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu.
Veda finis dengan selisih 3,734 detik dari Maximo Quiles (CFMoto Gaviota Aspar Team) yang keluar sebagai pemenang. Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan jarak 4,184 detik dari Quiles.
Hasil impresif tersebut mengantarkan Veda meraih tambahan 20 poin. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu kini naik ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 131 poin.
Podium di Sepang sekaligus menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang musim ini. Sebelumnya, dia finis di posisi ketiga pada balapan utama Moto3 Brasil, Maret 2026.
Veda juga sempat mencuri perhatian dengan merebut pole position Moto3 Australia 2026. Namun, kesempatan tampil dalam balapan utama di seri tersebut sirna setelah penyelenggara membatalkan lomba akibat cuaca buruk.
Penampilan Veda di Sepang kali ini tak kalah mengesankan. Mengawali balapan dari posisi kedelapan, pembalap bernomor motor 9 itu langsung melesat ke barisan depan sejak lampu start padam.
Dalam balapan sepanjang 15 lap tersebut, Veda berhasil menyalip sejumlah pesaing, termasuk Joel Kelso, Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, David Almansa, Hakim Danish, dan Brian Uriarte.
Persaingan berlangsung sengit, terutama di rombongan kedua. Veda harus beradu kecepatan dengan Carpe, Almansa, serta pembalap tuan rumah, Hakim Danish, dalam perebutan posisi podium.
Memasuki lap-lap akhir, Quiles mulai memperlebar jarak di posisi terdepan. Sementara itu, perebutan posisi kedua berlangsung semakin ketat.
Veda sempat kehilangan posisi akibat tekanan Carpe dan Danish. Namun, pembalap Indonesia itu menunjukkan ketenangan dan kecepatan pada momen krusial.
Memanfaatkan celah pada lap terakhir, Veda berhasil merebut kembali posisi kedua dan mempertahankannya hingga garis finis.
Hasil ini menjadi bukti perkembangan pesat Veda di kelas Moto3 sekaligus menambah catatan sejarah pembalap Indonesia di kejuaraan dunia balap motor.
LakeyBanget
Sandang Juara Dunia F1 2026, Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Vettel
Monitorday.com – Andrea Kimi Antonelli mengukir sejarah di Formula 1 (F1). Pembalap Mercedes itu resmi menyandang gelar juara dunia 2026 setelah finis ketiga pada Grand Prix (GP) Meksiko di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Minggu (1/11/2026) waktu setempat.
Gelar tersebut menjadikan Antonelli sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah F1. Pembalap asal Italia itu mengunci titel pada usia 20 tahun 68 hari, sekaligus mematahkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi juara termuda pada usia 23 tahun 133 hari.
Tak hanya mencetak rekor usia, Antonelli juga mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia F1. Dia menjadi pembalap Italia ketiga yang meraih gelar tersebut, mengikuti jejak Giuseppe Farina (1950) serta Alberto Ascari (1952 dan 1953).
Antonelli kini mengoleksi 380 poin di klasemen sementara. Perolehan tersebut tak lagi mampu dikejar para pesaingnya meski musim 2026 masih menyisakan empat seri, yakni GP Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi.
Max Verstappen menempati posisi kedua dengan 261 poin, disusul Lewis Hamilton yang mengumpulkan 259 poin.
” Saya sangat berterima kasih atas momen ini. Ini adalah sesuatu yang akan selalu saya kenang. Saya bahkan belum bisa memahami sepenuhnya apa yang baru saja terjadi,” ujar Antonelli, dikutip dari laman resmi Formula 1.
Sementara itu, Verstappen keluar sebagai pemenang GP Meksiko. Pembalap Red Bull Racing tersebut mengungguli Hamilton yang finis kedua dengan selisih 0,799 detik. Antonelli melengkapi podium di posisi ketiga, terpaut 4,006 detik dari Verstappen.
Balapan berlangsung sengit sejak lap-lap awal. Hamilton yang memulai dari pole position gagal mempertahankan posisi terdepan setelah terlibat persaingan dengan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc. Situasi itu dimanfaatkan Verstappen untuk mengambil alih pimpinan lomba.
Leclerc kemudian mendapat penalti lima detik akibat insiden pada lap pertama. Persaingan semakin dinamis setelah para pembalap mulai menjalani pit stop. Antonelli sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum masuk pit pada lap ke-43.
Drama berlanjut ketika Valtteri Bottas mengalami kecelakaan hingga merusak pembatas lintasan. Insiden tersebut membuat balapan dihentikan sementara dengan bendera merah.
Setelah restart, Hamilton berhasil menyalip Leclerc untuk merebut posisi kedua. Antonelli juga melewati pembalap Ferrari tersebut dan mengamankan posisi ketiga.
Kecelakaan Arvid Lindblad kembali memaksa Safety Car masuk ke lintasan hingga delapan lap terakhir. Verstappen mampu menjaga keunggulan hingga finis dan mengamankan kemenangan GP Meksiko.
Namun, sorotan utama tertuju pada Antonelli. Meski hanya finis ketiga, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkannya ke puncak sejarah F1 sebagai juara dunia termuda sepanjang masa.
LakeyBanget
Menpora: Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Monitorday.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama.
Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11). Ditekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi persoalan tersebut.
Menpora Erick memaparkan data bahwa tantangan utama pemuda dunia meliputi kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, hingga hubungan sosial. Berbagai persoalan tersebut turut dirasakan di berbagai negara lain.
“Tentu ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak, ini terjadi di dunia, karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujar Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora Erick turut menyoroti sektor keolahragaan, misalnya sport industry dan sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian sekaligus investasi pembangunan karakter bangsa yang disiplin dan tangguh.
Menpora Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas kementerian guna memastikan program pelayanan dan pemagangan pemuda dapat berjalan secara terintegrasi.
“Kita harus bersinergi dengan kementerian lain, contoh kita baru saja dengan Kementerian Ketenagakerjaan kerja sama (program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan) di Indonesia Youth Summit,” jelas Menpora Erick.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pemuda sebagai stakeholder, Menpora Erick optimis berbagai tantangan global tersebut dapat diatasi secara bersama-sama.
“Ya ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” pungkas Menpora Erick.
News
Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun, Optimis Ekonomi Terus Menguat
Monitorday.com – Optimisme pengusaha Indonesia terhadap prospek perekonomian nasional terus menguat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut tercermin dari investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai hampir Rp2.000 triliun dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo, dengan kontribusi investasi domestik yang lebih dari separuh total investasi nasional.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan bahwa besarnya kontribusi investasi domestik menunjukkan peran strategis pengusaha nasional, termasuk pelaku usaha kelas menengah, dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam investasi menjadi salah satu modal penting untuk menjaga daya tahan perekonomian di tengah ketidakpastian global.
“Kalau dilihat PMDN itu juga melibatkan teman-teman di kelas menengah. Nah ini kami lihat bisa membuat sekali lagi daya tahan kita justru semakin kuat,” ujar Anindya dalam laporannya pada acara Taklimat Presiden Republik Indonesia kepada Peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan Peserta Rapimnas Kadin Seluruh Indonesia di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (31/10/2026).
Lebih lanjut, Anindya menyampaikan bahwa dunia usaha juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan industri masa depan, tidak hanya memperkuat industri yang telah berjalan. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan antara lain industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV), energi terbarukan (renewable energy), dan pusat data (data center) yang memiliki potensi penggunaan komponen lokal cukup besar.
“Bukan saja untuk industri-industri yang sekarang, tapi industri masa depan. Seperti industri EV, renewable energy, data center yang memang komponen lokalnya juga banyak. Bapak dan tentunya Pak Presiden, tema rapimnas kali ini adalah ekonomi kerakyatan dan Indonesia mendunia,” imbuh Anindya.
Anindya juga menyoroti besarnya peran sektor swasta dalam perekonomian nasional. Anindya menyebut dunia usaha memiliki ruang kontribusi yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan usaha, dan menciptakan pengusaha-pengusaha baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Ekonomi kerakyatan sudah berjalan di dunia usaha. Kami menyadari dan ini merupakan tanggung jawab kami bahwa 4.000 triliun dari 25.000 triliun PDB adalah APBN. Sehingga sisanya atau sekitar 85 persen adalah uang yang dunia usaha bisa berkontribusi, dan inilah yang kita inginkan bukan hanya pengusaha-pengusaha daerah dan juga di asosiasi himpunan bisa tumbuh bersama-sama, naik kelas, tapi mereka juga bisa menjadi pemain besar kemudian hari,” ungkap Anindya.
Dalam kesempatan tersebut, Anindya juga menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah berbagai gejolak global. Anindya menyebut Indonesia masih menjadi salah satu titik terang perekonomian dunia atau bright spot, sebagaimana pernah disampaikan oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
“Indonesia continues to be the bright spot. Ini telah disampaikan tahun lalu oleh IMF, dan terbukti bahwa Indonesia juga tetap menjadi bright spot. Di dalam lima guncangan ekonomi selama bisa dibilang 25 tahun, Indonesia adalah dari waktu ke waktu justru lebih kuat. Ini menandakan daya tahan kita sangat resilient,” ungkapnya.
Optimisme tersebut memperlihatkan kesiapan dunia usaha untuk menjadi salah satu penggerak utama pembangunan nasional. Melalui penguatan investasi domestik, pengembangan industri masa depan, dan pemberdayaan pengusaha daerah, Kadin menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang kuat serta membawa Indonesia semakin diperhitungkan di panggung dunia.
News
Mendikdasmen Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berkontribusi Atasi Kesenjangan Pendidikan
Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak para lulusan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) untuk berkontribusi mengatasi kesenjangan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ajakan tersebut disampaikan pada Wisuda Sarjana UCY, di Yogyakarta, Sabtu (31/10).
Abdul Mu’ti mengatakan, kesenjangan mutu pendidikan masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan kunjungannya ke hampir seluruh provinsi selama menjabat sebagai Mendikdasmen, ia melihat secara langsung kondisi pendidikan yang belum merata di berbagai wilayah. “Alhamdulillah, saya melihat langsung bagaimana pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia dan memang kesenjangan itu masih ada,” ungkapnya.
Menurutnya, para sarjana memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menekankan bahwa ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. “Karena itu maka sebagai sarjana, saudara-saudara memiliki tugas kebangsaan yang sangat mulia untuk bersama-sama dengan kami, bersama-sama dengan seluruh kekuatan bangsa Indonesia berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Salah satu bentuk kontribusi yang ditawarkan Kemendikdasmen adalah kesempatan bagi para lulusan untuk menjadi relawan pendidikan maupun guru yang membantu memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak di daerah 3T. Ia juga menyampaikan peluang tes CPNS Guru pada 2027 dengan sekurang-kurangnya 170 ribu formasi yang akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. “Yang sangat menarik tentu saja jika kalian berminat adalah yang kami tawarkan untuk menjadi bagian dari relawan-relawan pendidikan yang mengajar di daerah-daerah yang terpencil dan kemudian menjadi bagian dari pionir, bagian dari pelopor yang berkhidmat secara nyata mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor UCY Hery Kristiyanto turut menyoroti ketimpangan akses pendidikan dan pembangunan antardaerah, terutama di wilayah timur Indonesia. Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan bangsa yang perlu mendapat perhatian para lulusan ketika memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat. Hery mengingatkan bahwa bangsa tidak hanya membutuhkan orang-orang yang memiliki kecerdasan, tetapi juga integritas dan kesediaan untuk mengabdikan ilmu bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran sarjana dalam membantu mengatasi kesenjangan antardaerah.
“Kita juga masih berkulit dengan ketimpangan akses pendidikan dan pembangunan antardaerah, terutama di wilayah timur Indonesia. Sarjana yang baik adalah sarjana yang mau mengabdikan ilmunya di manapun ia ditempatkan,” ujar Hery.
Ruang Sujud
Komparasi Kemampuan AI Mana Lebih Unggul
Persaingan AI kini bukan sekadar soal kecerdasan model, melainkan kemampuan mengeksekusi pekerjaan, memverifikasi informasi, dan membangun alur kerja yang semakin otonom.
Monitorday.com– Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) memasuki babak baru. Model AI tidak lagi sekadar menjadi mesin penjawab pertanyaan, tetapi berkembang menjadi asisten digital yang mampu menganalisis dokumen, menulis kode, menelusuri informasi, mengolah data, hingga membantu menjalankan pekerjaan kompleks melalui serangkaian langkah otomatis. Perubahan ini mendorong persaingan industri AI bergeser dari sekadar adu kecanggihan model menuju kemampuan menyelesaikan pekerjaan nyata.
Di tengah perubahan tersebut, lima platform menonjol dengan pendekatan berbeda: ChatGPT dari OpenAI, Gemini dari Google, Claude dari Anthropic, DeepSeek dari ekosistem High-Flyer, serta Perplexity AI. Masing-masing memiliki keunggulan dalam penalaran, pemrograman, pengolahan informasi, maupun integrasi dengan perangkat kerja. Namun, tidak ada satu platform yang selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua kebutuhan.
ChatGPT menawarkan pendekatan serbaguna dengan kemampuan penalaran, penulisan, analisis data, dan pengembangan aplikasi. Fitur riset mendalam serta kemampuan berinteraksi dengan perangkat dan aplikasi, sesuai fitur yang tersedia pada paket pengguna, membuka peluang untuk mengotomatisasi pekerjaan multitahap. Dalam konteks organisasi, manfaatnya bukan hanya mempercepat penyusunan dokumen, tetapi juga membantu menghubungkan proses riset, analisis, dan penyusunan rekomendasi dalam satu alur kerja.
Google Gemini memiliki keunggulan pada pemrosesan multimodal dan integrasi dengan ekosistem Google. Kemampuan menangani teks, gambar, audio, dan video membuatnya relevan untuk menganalisis materi pembelajaran, merangkum dokumen, serta mendukung pekerjaan berbasis Google Workspace. Bagi organisasi yang telah menggunakan Google Docs, Drive, dan layanan terkait, integrasi ekosistem dapat menjadi pertimbangan penting. Meski demikian, kemampuan dan batas penggunaan tetap bergantung pada model, paket layanan, serta konfigurasi yang digunakan.
Claude dari Anthropic dikenal sebagai salah satu alternatif kuat untuk analisis dokumen panjang, penulisan, dan pemrograman. Model-modelnya dapat membantu menelaah dokumen kebijakan, menyusun argumentasi, memeriksa struktur kode, dan mengembangkan aplikasi. Pendekatan keselamatan AI menjadi salah satu fokus pengembangannya. Namun, klaim bahwa Claude selalu lebih akurat atau memiliki biaya tertinggi dibandingkan semua pesaing tidak dapat digeneralisasi karena hasil dan biaya bergantung pada model, panjang konteks, serta pola penggunaan.
Sementara itu, DeepSeek memperkuat persaingan melalui model yang menawarkan kemampuan penalaran dan pemrograman dengan pilihan penerapan yang menarik bagi pengembang. Ketersediaan bobot model tertentu memungkinkan organisasi dan peneliti mengeksplorasi penerapan mandiri sesuai lisensi dan kebutuhan teknis. Pendekatan ini dapat membuka peluang penghematan biaya, tetapi penggunaan model secara lokal tetap memerlukan pertimbangan perangkat keras, keamanan, pemeliharaan, dan kompetensi teknis. Model berbobot terbuka juga tidak otomatis berarti seluruh komponen sistemnya bersifat terbuka.
Berbeda dari keempat platform tersebut, Perplexity AI berfokus pada pencarian informasi berbasis percakapan. Kemampuannya menelusuri sumber dan menyajikan referensi membantu pengguna melakukan verifikasi awal terhadap suatu klaim. Platform ini relevan untuk pemantauan berita, penelusuran perkembangan industri, dan riset pendahuluan. Kendati demikian, adanya sitasi tidak otomatis menjamin seluruh kesimpulan benar. Pengguna tetap perlu memeriksa apakah sumber yang dikutip kredibel, relevan, dan benar-benar mendukung klaim yang disampaikan.
Perbedaan kelima platform tersebut menunjukkan bahwa pemilihan AI sebaiknya dimulai dari jenis pekerjaan, bukan popularitas merek. Untuk riset yang membutuhkan sumber terbaru, platform pencarian berbasis AI dapat menjadi pintu masuk. Untuk penulisan dan analisis, model serbaguna atau model yang kuat dalam pengolahan dokumen dapat lebih sesuai. Untuk pengembangan perangkat lunak, pengujian langsung terhadap kualitas kode dan kemampuan memperbaiki kesalahan lebih berguna daripada mengandalkan peringkat umum. Adapun untuk otomatisasi pekerjaan, kemampuan menggunakan alat, mempertahankan konteks, dan menjalankan tahapan kerja menjadi faktor penentu.
Perkembangan berikutnya adalah agentic AI, yakni pendekatan yang memungkinkan sistem AI merencanakan dan menjalankan rangkaian tindakan untuk mencapai tujuan tertentu. Berbeda dari chatbot konvensional yang terutama merespons instruksi, agen AI dapat diarahkan untuk memecah pekerjaan menjadi beberapa tahapan, menggunakan perangkat yang tersedia, memeriksa hasil, dan melanjutkan proses. Namun, tingkat otonomi berbeda antarlayanan. Pengawasan manusia tetap diperlukan, khususnya ketika agen mengakses data sensitif, mengirim komunikasi, mengubah dokumen penting, atau menjalankan tindakan yang berdampak nyata.
Bagi dunia pendidikan dan pemerintahan, persaingan AI ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan tata kelola. AI dapat membantu menganalisis kebijakan, menyusun bahan ajar, mengembangkan materi interaktif, dan merangkum hasil evaluasi. Akan tetapi, penerapannya harus memperhatikan perlindungan data pribadi, hak cipta, bias algoritmik, akurasi informasi, dan kesesuaian dengan tujuan pembelajaran atau kebutuhan layanan publik. Keputusan yang menyangkut hak masyarakat maupun penilaian profesional tidak semestinya diserahkan sepenuhnya kepada sistem otomatis tanpa mekanisme verifikasi dan pertanggungjawaban.
Pada akhirnya, strategi yang lebih rasional bukanlah mencari satu AI yang dianggap paling hebat, melainkan membangun ekosistem kerja yang menggabungkan beberapa kemampuan. Satu platform dapat digunakan untuk menyusun analisis, platform lain untuk menelusuri sumber, dan model tambahan untuk menguji argumentasi atau memeriksa kode. Pendekatan ini perlu disertai standar evaluasi yang jelas, termasuk akurasi, biaya, keamanan, kemudahan integrasi, dan kualitas hasil. Di era AI yang semakin otonom, keunggulan bukan hanya dimiliki oleh mereka yang menggunakan model paling canggih, tetapi juga oleh mereka yang mampu memilih, mengawasi, dan mengintegrasikan teknologi secara tepat.
LakeyBanget
AI Alibaba Bakal Integrasi ke Apple Intelligence
Monitorday.com – Alibaba resmi menjalin kemitraan dengan Apple untuk mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) Qwen ke dalam Apple Intelligence. Kolaborasi ini akan menghadirkan teknologi AI buatan China ke berbagai fitur iPhone, termasuk Siri, Writing Tools, dan Visual Intelligence.
Menurut Alibaba, integrasi Qwen akan mulai diuji melalui versi beta iOS terbaru pada 4 November. Fitur tersebut dijadwalkan tersedia bagi pengguna di China bersamaan dengan peluncuran resmi iOS 27.3 pada Desember mendatang.
Melalui integrasi ini, pengguna iPhone di China dapat memanfaatkan kemampuan Qwen untuk memahami teks dan gambar, sekaligus menghasilkan berbagai konten berbasis AI. Teknologi tersebut akan bekerja di dalam ekosistem Apple dan mendukung sejumlah aktivitas pengguna melalui fitur bawaan perangkat.
Apple juga memberikan kendali kepada pengguna untuk menentukan apakah ingin mengaktifkan integrasi Qwen serta memilih informasi yang bersedia dibagikan.
Fitur ini hanya tersedia bagi pengguna di China yang memiliki iPhone kompatibel dengan Apple Intelligence. Syarat lainnya, lokasi perangkat dan negara atau wilayah yang tercantum dalam Akun Apple harus sama-sama diatur ke China.
CEO Alibaba Group, Eddie Wu, mengatakan integrasi tersebut akan membawa keahlian Qwen di bidang AI ke dalam ekosistem Apple. Kedua perusahaan juga akan bekerja sama mengembangkan pengalaman layanan baru berbasis kecerdasan buatan bagi konsumen di China.
Pakar AI dari Universitas Pos dan Telekomunikasi Beijing, Wang Xiaojie, menilai kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi industri AI China. Menurutnya, untuk pertama kalinya produsen perangkat keras konsumen terkemuka dunia menggunakan model AI besar asal China sebagai fondasi utama kecerdasan buatan di tingkat sistem untuk pasar domestik China.
Kemitraan ini juga menandai langkah penting dalam komersialisasi model AI buatan China melalui ekosistem teknologi global.
Apple Intelligence sendiri pertama kali diperkenalkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024. Sejak saat itu, Apple terus mengembangkan sistem AI tersebut untuk memperluas kemampuan perangkat dan layanan dalam ekosistemnya.
Dari sisi regulasi, otoritas siber China pada Juli lalu telah menyelesaikan proses pencatatan tujuh layanan AI generatif yang berjalan langsung di perangkat (on-device) untuk ponsel pintar, termasuk Apple Intelligence.
Integrasi Qwen pun menjadi bagian dari perkembangan adopsi AI di pasar China, sekaligus mempertemukan teknologi AI Alibaba dengan ekosistem perangkat Apple yang digunakan secara luas di negara tersebut.
LakeyBanget
Makan Pisang Sebelum Tidur, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?
Monitorday.com – Pisang bukan sekadar buah kaya nutrisi. Kandungan triptofan, vitamin B6, magnesium, dan kalium di dalamnya berpotensi membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.
Dikutip dari siaran Health, Jumat (30/10), salah satu kandungan penting dalam pisang adalah triptofan, yakni asam amino yang berperan dalam produksi serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut memiliki peran penting dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.
Sejumlah penelitian menunjukkan, konsumsi makanan yang mengandung triptofan, seperti pisang dan susu, dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat dan memperoleh tidur yang lebih berkualitas.
Pisang kuning matang disebut memiliki kandungan triptofan yang cukup tinggi, sementara pisang yang terlalu matang dan mulai kecokelatan mengandung lebih banyak melatonin. Meski demikian, kadar triptofan dalam pisang kemungkinan belum cukup tinggi untuk langsung memicu rasa kantuk.
Selain triptofan, pisang mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh mengolah asam amino tersebut menjadi serotonin, yang selanjutnya berperan dalam pembentukan melatonin.
Satu buah pisang matang berukuran sedang mengandung sekitar 0,4 miligram vitamin B6 atau setara dengan 25 persen kebutuhan harian.
Pisang juga menyediakan sekitar 25 gram karbohidrat. Karbohidrat dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan merangsang pelepasan insulin. Proses ini membantu lebih banyak triptofan masuk ke otak sehingga mendukung produksi serotonin dan melatonin.
Manfaat pisang untuk tidur juga berkaitan dengan kandungan mineralnya, terutama magnesium dan kalium.
Magnesium berperan dalam membantu mengatur fungsi saraf dan otot. Asupan mineral ini dapat mendukung relaksasi tubuh sehingga lebih mudah memasuki kondisi istirahat.
Satu buah pisang matang menyediakan sekitar 5 persen kebutuhan magnesium harian.
Sementara itu, kandungan kalium dalam satu porsi pisang mencapai sekitar 9 persen kebutuhan harian. Mineral ini merupakan elektrolit penting yang mendukung fungsi otot, jantung, dan sel tubuh.
Ketidakseimbangan elektrolit dapat mengganggu kualitas tidur. Sebaliknya, asupan kalium yang cukup membantu menjaga fungsi otot dan mengurangi risiko kram pada malam hari.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan kecukupan kalium dengan kualitas tidur yang lebih baik, terutama karena perannya dalam membantu relaksasi otot dan mencegah kram yang dapat mengganggu waktu istirahat.
Untuk memperoleh manfaatnya, pisang disarankan dikonsumsi sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur. Jeda tersebut memberi tubuh waktu untuk mencerna makanan dan menyerap kandungan nutrisinya.
Mengonsumsi pisang terlalu dekat dengan waktu tidur berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang.
Meski memiliki sejumlah kandungan yang mendukung kualitas tidur, pisang bukan obat untuk mengatasi insomnia. Konsumsi buah ini sebaiknya menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang dan kebiasaan tidur yang sehat.
News
Türkiye Usung Feridun Sinirliolu Jadi Kandidat Sekjen PBB
Monitorday.com – Türkiye resmi mencalonkan Sekretaris Jenderal Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), Feridun Sinirliolu, sebagai calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pencalonan ini muncul di tengah kebuntuan proses pemilihan pemimpin baru organisasi dunia tersebut.
Kebuntuan terjadi setelah pemungutan suara pendahuluan terbaru di Dewan Keamanan PBB pada Jumat (30/10/2026) gagal menghasilkan keputusan yang konklusif.
Menurut sumber Kementerian Luar Negeri Türkiye, Utusan Khusus Türkiye untuk PBB, Ahmet Yildiz, telah menyerahkan surat pencalonan yang ditandatangani Presiden Recep Tayyip Erdogan. Surat tertanggal 30 Oktober 2026 itu ditujukan kepada Presiden Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB.
Pencalonan tersebut diajukan sesuai dengan ketentuan Piagam PBB dan resolusi Majelis Umum yang mengatur proses pemilihan Sekretaris Jenderal.
Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Dewan Keamanan PBB bulan ini, Aglaia Balta dari Yunani, Erdogan menyoroti perjalanan panjang Sinirliolu di dunia diplomasi selama lebih dari empat dekade.
Sinirliolu tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Türkiye, Perwakilan Tetap untuk PBB, serta memimpin penilaian independen PBB mengenai Afghanistan pada 2023.
Erdogan menilai pengalaman tersebut, ditambah pemahaman mendalam Sinirliolu terhadap sistem PBB, menjadi modal kuat untuk memimpin organisasi internasional tersebut.
“Mempertimbangkan visi strategis yang telah saya saksikan sendiri, pengetahuan mendalamnya tentang sistem PBB, serta komitmen teguhnya terhadap prinsip-prinsip Piagam PBB, saya yakin Duta Besar Sinirliolu memiliki pengalaman dan budaya konsensus yang dibutuhkan untuk memimpin Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan Erdogan dalam surat pencalonannya.
Pemilihan Sekretaris Jenderal PBB mensyaratkan kandidat memperoleh sedikitnya sembilan suara dukungan dari 15 anggota Dewan Keamanan. Selain itu, tidak boleh ada veto dari lima anggota tetap, yakni Amerika Serikat, China, Prancis, Rusia, dan Inggris.
Kandidat yang direkomendasikan Dewan Keamanan selanjutnya harus mendapatkan persetujuan Majelis Umum PBB. Tahap ini umumnya menjadi formalitas setelah Dewan Keamanan mencapai kesepakatan.
Masa jabatan Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres, dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2026.
Dengan masuknya Sinirliolu, kini terdapat sembilan nama dalam daftar kandidat resmi yang bersaing memperebutkan posisi tertinggi di PBB. Mereka adalah:
- Rebeca Grynspan, diplomat Kosta Rika.
- Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) asal Argentina.
- Macky Sall, mantan Presiden Senegal.
- Carolyn Rodrigues Birkett, Perwakilan Tetap Guyana untuk PBB.
- Maria Fernanda Espinosa, mantan Presiden Majelis Umum PBB asal Ekuador.
- Michelle Bachelet, mantan Presiden Chile.
- Olara Otunnu, politikus dan diplomat Uganda.
- Ivonne A-Baki, diplomat Ekuador.
- Feridun Sinirliolu, Sekretaris Jenderal OSCE yang diusung Türkiye.
Pencalonan Sinirliolu menambah persaingan dalam perebutan kursi Sekretaris Jenderal PBB, di tengah upaya negara-negara anggota Dewan Keamanan mencari sosok yang mampu membangun konsensus dan memimpin organisasi tersebut menghadapi tantangan global.
