– Arah kebijakan kecerdasan artifisial (AI) Indonesia dinilai mulai sejalan dengan perkembangan tata kelola AI global. Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan besar untuk menerjemahkan kebijakan tersebut...
Riset terbaru menyoroti peran kecerdasan buatan sebagai alat bantu studi teks keagamaan. Walaupun mampu mengolah data secara cepat, AI memiliki keterbatasan mendasar dalam menangkap kedalaman makna...
Kecerdasan buatan berkembang sangat cepat, tetapi Islam menawarkan pertanyaan yang lebih mendasar: bukan hanya apa yang bisa dilakukan AI, melainkan apakah penggunaannya membawa kemaslahatan bagi manusia.
Pemerintah di berbagai negara mulai memperketat regulasi kecerdasan artifisial dengan menekankan transparansi, akuntabilitas, keamanan, dan perlindungan hak masyarakat di tengah pesatnya perkembangan AI generatif.
Dokumen terbaru Vatikan menegaskan bahwa pengembangan agentic AI harus tetap berada di bawah kendali manusia, dengan tanggung jawab moral yang tidak boleh dialihkan kepada mesin.
Proses seleksi dilakukan menggunakan kerangka PRISMA untuk memastikan transparansi dan validitas data