Proyek ini sempat tertunda akibat penundaan pembayaran dari Indonesia, hingga Korea Selatan akhirnya sepakat memangkas kontribusi Indonesia menjadi 600 miliar KRW.
Konflik India-Pakistan kali ini menjadi ajang pembuktian kemampuan teknologi militer, khususnya jet tempur Rafale dan buatan China, dengan dampak besar bagi perkembangan alutsista global.