Artikel ini mengupas analogi power bank kosong untuk mengkritisi individu yang berkuasa namun tak memiliki kapasitas. Pahami pentingnya substansi dibanding sekadar pencitraan.
Prabowo pilih AHY ke China, bukan Gibran, memperkuat persepsi publik bahwa presiden meragukan kapasitas wakilnya, yang kerap dinilai sibuk pencitraan tanpa legitimasi jelas.