News
Tampil di Pranikah Crazy Rich India, Justin Bieber Terima Bayaran Segini
Monitorday.com – Justin Bieber kembali memukau penggemarnya dengan tampil di atas panggung pada akhir pekan lalu, Sabtu (6/7), sebagai penyanyi di pranikah miliarder Anant Ambani dan Radhika Merchant di Mumbai, India.
Penampilan tersebut dilaporkan oleh Times of India, dengan Bieber tiba di Mumbai sehari sebelumnya dengan pengawalan ketat, dan kembali ke AS setelah penampilannya selesai.
Dilaporkan bahwa Bieber menerima bayaran sekitar US$10 juta atau sekitar Rp162,5 miliar untuk penampilannya yang eksklusif ini, jumlah yang jauh melebihi bayaran biasanya untuk acara-acara private yang berkisar antara US$2,5 juta hingga US$6 juta.
Penyanyi berusia 30 tahun itu juga membagikan momen-momen spesial dari acara tersebut melalui foto dan video di media sosialnya, termasuk saat dia berinteraksi dengan tamu-tamu dan menyanyikan lagu-lagunya seperti “Love Yourself” dan “Where Are You Now”.
Bieber, yang tampil mengenakan rompi putih dan celana hitam longgar dengan topi terbalik, tampak sangat menikmati momen tersebut, berulang kali mengulurkan mikrofonnya kepada para penggemar yang menyanyikan lirik-lirik lagunya.
Di balik layar, Bieber juga membagikan foto-foto santai di hotelnya di Mumbai, menunjukkan momen persiapannya dan relaksasinya menjelang penampilan yang dinanti-nantikan.
Acara pernikahan Anant Ambani, anak bungsu dari pengusaha Mukesh Ambani, dan Radhika Merchant, putri dari Viren Merchant, akan berlangsung selama tiga hari pada 12-14 Juli di rumah 27 lantai keluarga Ambani dan Jio World Convention Center, yang dapat menampung lebih dari 16.000 orang.
Penampilan Bieber ini merupakan bagian dari serangkaian acara pernikahan mewah, setelah Rihanna tampil pada perayaan pranikah Anant dan Radhika pada Maret 2024.
Acara ini juga dijadwalkan akan menampilkan berbagai bintang lainnya seperti Drake, Adele, dan Lana Del Rey
News
IHSG Menguat Tajam Jelang Penutupan Pasar
Penguatan bursa saham domestik tercermin dari mayoritas pergerakan emiten, di mana sebanyak 522 saham menguat, 194 saham terkoreksi, dan 242 saham bergerak stagnan
Monitorday.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,1 persen ke level 6.105,59 menjelang penutupan perdagangan pada Senin (5/10/2026). Lonjakan signifikan ini terjadi setelah indeks bergerak cenderung datar dengan kenaikan hanya 0,03 persen pada penutupan sesi pertama.
Penguatan bursa saham domestik tercermin dari mayoritas pergerakan emiten, di mana sebanyak 522 saham menguat, 194 saham terkoreksi, dan 242 saham bergerak stagnan. Total volume perdagangan tercatat mencapai 33,70 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi 1,48 juta kali dan nilai transaksi sebesar Rp8,13 triliun.
Kendati indeks melonjak tinggi, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp205 miliar di pasar saham Indonesia. Data perdagangan mencatat nilai beli asing di seluruh pasar mencapai Rp1,41 triliun, sementara nilai jual asing berada di angka Rp1,61 triliun.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memimpin akumulasi beli bersih asing dengan nilai Rp27,90 miliar, disusul oleh saham GOTO, BUVA, ULTJ, dan BBNI. Sebaliknya, tekanan jual asing terbesar dialami saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan net sell Rp74,18 miliar, diikuti saham BUMI, AMMN, TINS, dan TLKM.
Kebangkitan IHSG dan nilai tukar rupiah ini diharapkan membawa stabilitas bagi pasar keuangan domestik setelah mengalami tekanan pada pekan sebelumnya. Kendati demikian, ketahanan pasar keuangan nasional masih akan terus diuji di tengah ketidakpastian kondisi makroekonomi.
Sejumlah sentimen global yang tetap membayangi pergerakan pasar mencakup dinamika ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, situasi di Selat Hormuz, serta pergerakan harga minyak mentah. Selain itu, para pelaku pasar terus mencermati imbal hasil obligasi global, rilis notulen FOMC, dan data sektor jasa AS untuk memperkirakan prospek suku bunga acuan ke depan.
News
Menempa Karakter Besi Emil Audero Mulyadi: Kisah Bocah Lombok yang Menghapus Dahaga 35 Tahun Ibu Pertiwi
CERITA KECIL Emil Audero Mulyadi bukanlah selembar kanvas sutra yang halus, namun sebongkah batu karang yang terus dihantam ombak. Sebuah riwayat tentang otot yang ditempa, peluh yang mengkristal, dan keteguhan batin yang menolak tunduk pada keadaan.
Sebelum lampu-lampu stadion megah Eropa menyorot siluet tubuhnya yang kokoh di bawah misatar gawang, takdir menguji bocah berdarah campuran Indonesia – Italia ini dalam sebuah awal yang sunyi. Di bawah langitPraya, Lombok Tengah, jejak-jejak pertamanya tidak diukir di atas rumput sintetis empuk, tapi di atas tanah kering berdebu.
Emil terlahir dari rahim perpaduan budaya, ayahnya asli Lombok [Edy Mulyadi]. Sementara sang ibu [Antonella Audero] adalah seorang warga Italia. Sembilan bulan pertama hidupnya ia habiskan di Pulau Lombok, sebelum Antonella membawanya bermigrasi ke Cumiana, kota kecil di Piedmont, Italia [1998].
Namun, Lomboj tidak pernah bernar-benar lepas dari nadinya. Setiap kali liburan tiba, ia kembali ke tanah kelahirannya. Di sanalah, sebuah laboratorium mental yang mentah mulai terbentuk.
Saat anak-anak sebayanya di Eropa menikmati fasilitas akdemi yang mapan, Emil kecil berlari mengejar bola plastik di lapangan nan gersang. Tiang gawangnya hanyalah dua batang bambu yang ditancapkan seadanya ke dalam tanah.
Di bawah bimbingan Syukur, seorang mantan kiper lokal legendaris NTB yang melatihnya dengan disiplin spartan, mentalitas anti-rapuh Emil mulai ditempa.
Migrasi permanennya ke Italia mengubah ruang bermain masa kecil menjadi medan pertempuran harga diri yang sesungguhnya.
Ketika ia memutuskan untuk menekuni sepak bola secara profesional dan masuk ke akademi muda Juventus pada usia sebelas tahun, dunia tidak langsung ramah kepadanya. Di dalam ruang ganti yang dipenuhi talenta-talenta lokal Eropa, ia adalah anomali—seorang anak imigran dengan nama belakang yang asing di telinga mereka.
Kesepian menjadi teman setianya dalam perjalanan kereta malam yang panjang menuju tempat latihan. Fisik dan mentalnya diperas hingga batas nadir. Hujan salju yang membekukan Cumiana, benturan-benturan keras di atas lapangan yang mengeraskan ototnya, hingga cemoohan halus yang meragukan kemampuannya sempat menjadi badai yang bergemuruh di kepala.
Ada malam-malam panjang di mana ia mempertanyakan pilihannya, menatap langit-langit kamar dengan kecemasan yang mengeklicik tentang masa depan yang serba tidak pasti. Namun, anak Lombok ini menolak untuk hancur. Ia memilih membangun kulit tebal terhadap segala keraguan.
Titik balik dalam hidupnya hadir ketika bakat mentahnya bertransformasi menjadi karakter besi yang diakui oleh para pemandu bakat kelas dunia. Penjaga gawang legendaris seperti Gianluigi Buffon melihat sesuatu yang berbeda dalam sorot mata Emil—sebuah ketenangan yang menakutkan bagi seorang penyerang lawan. Kehadiran keluarga, terutama sang ayah yang menjadi jangkar emosional, terus mengingatkannya pada tanah kering di Praya. Kekuatan memori masa kecil itulah yang membuatnya tetap membumi saat ia berhasil menembus skuad utama Juventus, lalu berkelana membela Sampdoria, Inter Milan, hingga kini mengawal kesucian gawang Rayo Vallecano.
Berdiri tegak di bawah mistar gawang kompetisi elite Eropa, ia bukan lagi bocah yang mengejar bola plastik, melainkan seorang predator ruang udara kotak penalti yang ditakuti. Kini, di puncak kariernya sebagai penjaga gawang papan atas yang juga menjadi pilar krusial di level internasional, Emil tidak pernah melupakan akar yang menumbuhkannya.
Ketangguhannya teruji dalam laga final Asean Cup 2026 melawan Thailand di bawah gemuruh atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam partai final bertensi tinggi tersebut, Emil dan para punggawa Timnas dipaksa bermain 2-2 hingga babak perpanjangan waktu usai.
Saat laga harus ditentukan lewat drama adu penalti yang kejam, tekanan puluhan ribu pasang mata runtuh di pundaknya. Namun, emosi masa kecil di Praya dan ketenangan kompetisi Eropa menyatu dalam dirinya. Dengan refleks sedingin es, Emil sukses menepis tendangan penentu dari Nattapong Sayriya, mengunci kemenangan adu penalti 4-2, dan mengantarkan Indonesia merengkuh trofi juara untuk pertama kalinya sekaligus menghapus dahaga gelar senior selama 35 tahun. Malam itu, ia bukan hanya mengamankan gawang, melainkan menobatkan diri sebagai pahlawan bersejarah yang abadi bagi ibu pertiwi.
News
Nobel 2026: Ketika Cahaya Membuka Rahasia Otak
Optogenetika mengubah cahaya menjadi alat untuk membaca dan mengendalikan aktivitas sel saraf dengan presisi yang sebelumnya sulit dibayangkan.
Monitorday.com– Nobel Prize in Physiology or Medicine 2026 diberikan kepada Karl Deisseroth, Peter Hegemann, dan Georg Nagel atas penemuan terkait kanal ion yang dikendalikan cahaya dan pengembangan optogenetika. Penghargaan tersebut diumumkan pada 5 Oktober 2026 oleh Nobel Assembly di Karolinska Institutet.
Yang membuat penemuan ini menarik bukan sekadar keberhasilan menemukan sebuah protein, tetapi perubahan besar dalam cara manusia mempelajari otak. Hegemann dan Nagel menemukan protein peka cahaya bernama channelrhodopsin pada alga bersel satu. Protein tersebut memungkinkan alga merespons cahaya melalui perubahan aliran ion di dalam sel.
Penemuan itu kemudian mendapatkan dimensi baru melalui penelitian Deisseroth. Ia memasukkan gen yang menghasilkan channelrhodopsin ke dalam sel saraf. Dengan penyinaran cahaya biru, aktivitas neuron dapat dipicu secara terkendali. Pada 2005, pendekatan tersebut berhasil ditunjukkan pada sel saraf, kemudian dikembangkan hingga dapat digunakan pada otak tikus hidup.
Di sinilah optogenetika menjadi sebuah revolusi ilmiah. Sebelumnya, ilmuwan dapat mengamati hubungan antara bagian tertentu dari otak dengan perilaku, tetapi sulit memastikan hubungan sebab-akibatnya. Optogenetika memberikan kemampuan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan kelompok neuron tertentu menggunakan cahaya sehingga peneliti dapat menguji secara lebih langsung bagaimana sirkuit saraf menghasilkan ingatan, perasaan, dan perilaku.
Menurut Nobel Committee, teknologi ini telah memberikan cara baru untuk memetakan sirkuit otak yang berkaitan dengan berbagai kondisi neurologis dan psikiatris. Penelitian tersebut juga membuka kemungkinan terapi baru, termasuk upaya mengembalikan penglihatan pada sebagian pasien dengan gangguan penglihatan tertentu.
Yang lebih penting, Nobel ini memperlihatkan bagaimana sebuah penelitian dasar yang pada awalnya tampak jauh dari aplikasi medis dapat berubah menjadi teknologi transformatif. Pertanyaan Hegemann tentang bagaimana organisme bersel satu merespons cahaya akhirnya bertemu dengan rekayasa genetika dan ilmu saraf Deisseroth. Dari sana lahir sebuah metode yang kini digunakan secara luas dalam penelitian otak.
Ada pelajaran penting bagi dunia pendidikan dan riset Indonesia. Sains fundamental sering kali tidak langsung menghasilkan produk atau keuntungan ekonomi. Namun, justru dari rasa ingin tahu terhadap persoalan paling dasar dapat lahir teknologi yang mengubah sebuah disiplin ilmu. Nobel ini menunjukkan bahwa investasi pada biologi, fisika, genetika, teknologi, dan ilmu komputasi tidak seharusnya dipisahkan secara kaku.
Dalam konteks perkembangan kecerdasan buatan, penemuan optogenetika juga memiliki makna yang lebih luas. AI dapat membantu membaca dan menganalisis data otak dalam skala yang semakin besar, sementara optogenetika memberikan cara eksperimental untuk memahami hubungan antara aktivitas neuron dan perilaku. Pertemuan keduanya berpotensi mempercepat neurosains, tetapi sekaligus menuntut perhatian serius terhadap etika, privasi pikiran, dan batas intervensi terhadap otak manusia.
Nobel 2026 karena itu bukan hanya penghargaan terhadap tiga ilmuwan. Ia merupakan pengingat bahwa salah satu frontier terbesar ilmu pengetahuan masih berada di dalam diri manusia sendiri. Otak tetap menjadi salah satu misteri terbesar, dan kali ini manusia mendapatkan cara baru untuk menyalakan, mematikan, sekaligus memetakan percakapan listrik di dalamnya.
News
Performa Saham Teknologi Raksasa Melemah
Hanya Apple dan Nvidia yang berhasil melampaui kinerja indeks Nasdaq 100 dan menduduki posisi teratas
Monitorday.com – Saham kelompok raksasa teknologi yang dikenal sebagai Magnificent 7 mengalami pergerakan yang berat sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Dari kelompok emiten unggulan tersebut, tercatat hanya Apple dan Nvidia yang berhasil melampaui kinerja indeks Nasdaq 100 dan menduduki posisi teratas.
Sementara itu, mayoritas saham lainnya mencatatkan pertumbuhan terbatas di kisaran satu digit dan berada di bawah performa indeks S&P 500, dengan Tesla menjadi emiten berkinerja paling buruk akibat anjlok lebih dari 21 persen.
Amazon tercatat hanya mampu naik hampir 8 persen pada tiga kuartal pertama tahun ini, bahkan terkoreksi hingga 13 persen dari level tertingginya pada Agustus. Tren perlambatan ini menjadi tahun kedua berturut-turut bagi raksasa ritel tersebut berada di bawah kinerja pasar secara umum, yang sebagian dipengaruhi oleh tantangan integrasi agen kecerdasan buatan (AI) terhadap lini bisnisnya.
Di tengah perkembangan infrastruktur teknologi dan kebutuhan fasilitas pusat data pendukung AI, isu pengembangan komputasi turut memicu perhatian politik terkait regulasi wilayah.
"Kota-kota yang menghalangi pusat data akan berakhir terbelakang dan miskin," ujar Trump sembari menjanjikan "pajak yang jauh lebih rendah" bagi wilayah yang mendukung pembangunan fasilitas tersebut.
Dalam rentang waktu lima tahun terakhir, saham Amazon tercatat naik sedikit di atas 51 persen, atau kurang dari separuh kenaikan indeks Nasdaq 100. Capaian tersebut menempatkan Amazon di jajaran terbawah di antara rekan-rekan industrinya, hanya berada di atas Tesla yang pergerakan pasarnya cenderung dinilai berada di luar acuan baku saham teknologi pada umumnya.
News
Tekan Beban Negara, Danantara Pangkas 354 BUMN
Monitorday.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia terus merampingkan struktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN). CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, 354 perusahaan BUMN kini masuk dalam proses pemangkasan.
“Pemangkasan sekarang sudah di 354 (perusahaan BUMN),” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2026).
Rosan menjelaskan, pemangkasan tidak berarti seluruh perusahaan langsung ditutup. Sebagian entitas yang masuk dalam proses tersebut sudah berstatus dormant atau tidak lagi menjalankan kegiatan usaha, meski secara hukum perusahaan masih berdiri.
Selain pemangkasan, pemerintah menjalankan konsolidasi dengan menggabungkan perusahaan yang memiliki bisnis serupa. Salah satunya enam perusahaan asset management yang sebelumnya dimiliki masing-masing bank BUMN kini dilebur menjadi satu entitas.
Konsolidasi dilakukan melalui sejumlah skema, mulai dari penggabungan vertikal, horizontal, hingga penyatuan perusahaan dengan lini bisnis sejenis.
Sektor perhotelan menjadi salah satu contohnya. Perusahaan hotel yang sebelumnya tersebar di berbagai BUMN kini dikonsolidasikan untuk menyederhanakan struktur dan meningkatkan efisiensi.
“Kita punya 137 hotel supaya menjadi lebih efisien. Kita punya rumah sakit hampir 75, juga ini kita gabungkan. Jadi, ada beberapa yang kita lakukan dalam rangka streamlining,” ujar Rosan.
Rosan menegaskan, proses streamlining BUMN tidak berhenti pada angka 354 perusahaan. Pemerintah akan terus mengevaluasi struktur perusahaan pelat merah hingga akhir tahun.
Sebelumnya, jumlah entitas BUMN disebut mencapai 1.074 perusahaan. Namun, kontribusi dividen sangat terkonsentrasi. Menurut Rosan, sekitar 97 persen dividen BUMN berasal dari hanya 15 perusahaan.
Di sisi lain, sekitar 52 persen perusahaan BUMN tercatat mengalami kerugian.
“Dari 1.000 lebih tadinya awal perusahaan, 1.074, yang memberikan dividen 97 persen itu hanya dari 15 perusahaan. Nah, yang lainnya mungkin ya rugi, malah sebagian besar itu kan 52 persen itu rugi,” katanya.
Pemerintah kini berupaya memperbaiki kinerja perusahaan yang dinilai masih memiliki potensi. Namun, untuk bisnis yang tidak strategis dan dapat dijalankan lebih efektif oleh sektor swasta, pemerintah membuka peluang lebih besar bagi dunia usaha.
“Kalau misalnya dunia usaha atau private sector bisa melakukan lebih baik, dan itu memang bukan hal-hal yang sifatnya strategis, ya kita berikan ruang yang lebih besar kepada dunia usaha,” ujar Rosan.
Langkah perampingan tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyatakan pemerintah telah menutup 328 BUMN sejak awal pemerintahannya pada 20 Oktober 2024.
Menurut Prabowo, penutupan tersebut mampu menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun, termasuk dari pengurangan biaya operasional, gaji direksi dan komisaris, sewa gedung, kendaraan, serta rapat kerja.
Prabowo menargetkan jumlah BUMN yang ditutup mencapai 750 perusahaan hingga akhir 2026. Jika target itu terealisasi, penghematan anggaran diperkirakan dapat mencapai Rp100 triliun.
Di tengah perampingan struktur, pemerintah juga menyoroti peningkatan kinerja sejumlah BUMN. Prabowo sebelumnya mencontohkan PT Pupuk Indonesia yang disebut mencatat kenaikan laba bersih 252 persen meski harga pupuk diturunkan 20 persen.
PT Timah Tbk juga disebut membukukan kenaikan keuntungan hingga sembilan kali lipat dibandingkan 2025.
Pemerintah kini menghadapi dua agenda sekaligus: memangkas entitas yang tidak efisien dan memperkuat BUMN yang masih mampu menjadi mesin keuntungan negara.
News
189 Orang Dipantau, Rusia Selidiki Dugaan Wabah Pes
Monitorday.com – Sebanyak 189 orang di wilayah Irkutsk, Siberia Timur, Rusia, menjalani pemantauan medis setelah seorang peneliti di lembaga penelitian anti-wabah meninggal dunia usai jatuh sakit.
Otoritas Rusia tengah menyelidiki kemungkinan paparan wabah pes, tetapi hingga kini belum memastikan bahwa penyakit tersebut menjadi penyebab kematian peneliti tersebut.
Kepala Republik Buryatia, Alexei Tsydenov, mengatakan seorang pegawai perempuan di lembaga penelitian anti-wabah di Irkutsk meninggal setelah mengalami sakit.
Badan pengawas kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, menyebut pegawai tersebut didiagnosis mengalami pneumonia dengan etiologi yang belum diketahui.
Meski kasus tersebut memicu kekhawatiran, Rospotrebnadzor menyatakan kondisi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk, termasuk Kota Irkutsk dan Shelekhov, masih stabil.
Pemeriksaan awal juga belum menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaan korban.
Kasus ini pertama kali mencuat di media lokal pada Jumat (2/10). Pegawai lembaga anti-wabah berusia 27 tahun itu dilaporkan jatuh sakit setelah pulang dari perjalanan dinas ke Buryatia.
Media Rusia, Mash, melaporkan korban diduga mengalami pneumonia yang berkaitan dengan wabah pes. Kekhawatiran meningkat karena Buryatia sebelumnya melaporkan wabah di kawasan dekat perbatasan Rusia dengan Mongolia.
Perkembangan kasus tersebut juga menarik perhatian Amerika Serikat. Gedung Putih disebut memantau situasi serta langkah karantina yang diterapkan Rusia.
Seorang pejabat pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios bahwa pemerintah AS telah mengetahui perkembangan kasus tersebut dan sedang mengevaluasi sejumlah opsi.
Hingga laporan ini disusun, Kementerian Kesehatan Rusia, pemerintah Moskow, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari CNBC.
Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi bahwa wabah pes menjadi penyebab kematian peneliti maupun bahwa terjadi wabah pes di Irkutsk. Otoritas Rusia masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
News
Bakteri Mematikan Bocor dari Laboratorium Rusia, 1 Peneliti Meninggal dan Ratusan Orang Siaga 1
MONITORDAY – Seorang peneliti biologi berusia 28 tahun, Daria Shipilova, meninggal dunia akibat pneumonia akut dengan etiologi yang belum diketahui di sebuah rumah sakit di Siberia. Kematian tragis ini memicu kepanikan massal setelah terungkap bahwa korban sempat terpapar kecelakaan kerja yang melibatkan pecahnya tabung reaksi berisi patogen hidup Yersinia pestis—bakteri mematikan penyebab penyakit pes.
Pihak berwenang Rusia bergerak dengan mengarantina hampir 200 orang guna mencegah potensi penyebaran wabah. Berdasarkan laporan resmi badan pengawas kesehatan Rusia, Rospotrebnadzor, insiden bermula pada 25 September 2026 di Irkutsk Anti-Plague Research Institute, sebuah fasilitas riset penyakit menular di Shelekhov, Siberia. Saat melakukan pengujian, tabung reaksi yang dipegang Shipilova pecah.
Empat hari pasca-kejadian, ia dilarikan ke rumah sakit dengan gejala sesak napas berat dan dinyatakan meninggal dunia pada 2 Oktober 2026 akibat kegagalan fungsi paru.
Meski kronologi kasus mengarah kuat pada pneumonic plague (pes paru) yang memiliki tingkat mortalitas sangat tinggi, otoritas Moskow bersikap sangat hati-hati. Kremlin menolak melabeli insiden ini sebagai wabah pes dan secara resmi mengategorikannya sebagai “pneumonia dari etiologi yang tidak teridentifikasi.”
Hasil uji laboratorium lanjutan masih terus dianalisis untuk memastikan apakah ada mutasi patogen atau kontaminasi lain.
Langkah mitigasi ketat juga langsung diberlakukan. Rumah sakit tempat korban dirawat kini ditutup total dari akses publik. Hingga hari ini, tercatat 189 orang yang terdiri dari tim medis, staf laboratorium, serta pasien rawat inap yang sempat berinteraksi dengan korban telah ditempatkan dalam fasilitas isolasi khusus.
Rospotrebnadzor menegaskan bahwa situasi epidemiologi di wilayah Irkutsk masih “sepenuhnya terkendali” dan belum ada laporan mengenai penularan sekunder di luar lingkungan fasilitas medis.
Kasus ini kembali memicu sorotan internasional terkait standar keselamatan (biosafety) pada laboratorium penelitian patogen berbahaya di Rusia, mengingat fasilitas di Irkutsk tersebut merupakan salah satu pusat studi penyakit tropis dan pes utama di wilayah Eurasia.
News
Pemerintah Gulirkan Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026
Monitorday.com – Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2026 hingga 2027 dengan alokasi sementara sekitar Rp31 triliun. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli, memperluas kesempatan kerja, dan menopang keberlanjutan dunia usaha.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pemerintah ingin memastikan pemulihan ekonomi berjalan inklusif, terutama dengan memperkuat perlindungan sosial dan produktivitas sektor riil.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pemulihan ekonomi berjalan inklusif dengan memperkuat proteksi sosial sekaligus mendorong produktivitas sektor riil,” kata Haryo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Salah satu program yang disiapkan adalah pembukaan rekening bank bagi seluruh warga negara berusia di atas 17 tahun, dengan fokus awal pada kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4. Pemerintah masih melakukan pencocokan data antar-kementerian dan lembaga untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
Untuk menjaga ketahanan pangan, pemerintah menyalurkan bantuan beras 10 kilogram per bulan selama Oktober-Desember 2026. Program senilai Rp17,5 triliun itu menyasar 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok desil 1-4.
Pemerintah juga memperkuat perlindungan pekerja melalui Bantuan Subsidi Upah (BSU) selama tiga bulan. Sebanyak 13,3 juta pekerja akan menerima Rp300 ribu per bulan dengan total anggaran hampir Rp12 triliun.
Memasuki 2027, program magang akan dilanjutkan untuk 150 ribu peserta, sementara pelatihan vokasi ditargetkan menjangkau 300 ribu orang.
Keringanan PPh Pasal 21 bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan juga diperluas ke seluruh sektor. Kebijakan tersebut ditargetkan mencakup sekitar 7,5 juta pekerja. Pemerintah juga membahas penyesuaian penghasilan tidak kena pajak (PTKP) bersama Kementerian Keuangan.
Stimulus turut diarahkan ke sektor perumahan. Pemerintah menyiapkan perpanjangan fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027 untuk pembelian rumah dengan harga maksimal Rp2 miliar.
Untuk rumah dengan harga hingga Rp5 miliar, pemerintah juga menyiapkan PPN DTP atas bagian harga hingga Rp2 miliar.
Selain itu, disiapkan KPR bersubsidi dengan bunga 6 persen bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta per bulan untuk pembelian rumah hingga Rp500 juta.
Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah akan melanjutkan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja bukan penerima upah pada 2027. Pemanfaatan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) selama enam bulan juga akan disesuaikan dengan tingkat penghasilan pekerja.
Pemerintah turut menyiapkan kebijakan fiskal untuk industri perhiasan dengan menyusun standar PPN baru bagi logam mulia berkadar 99,9 persen. Langkah ini ditujukan untuk mempermudah pelaku industri memanfaatkan fasilitas fiskal.
Haryo mengatakan rangkaian kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah melindungi masyarakat rentan sekaligus menggerakkan sektor-sektor utama perekonomian.
“Penyiapan alokasi anggaran sementara sekitar Rp31 triliun yang tengah disisir Kementerian Keuangan difokuskan agar seluruh program tersebut dapat langsung dirasakan manfaatnya dan menjadi fondasi kokoh menuju pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2027,” ujarnya.
Paket stimulus tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta pimpinan kementerian dan lembaga teknis terkait di Istana Negara.
Pemerintah kini mengarahkan stimulus bukan hanya untuk menahan tekanan terhadap daya beli, tetapi juga menjaga mesin pertumbuhan tetap bergerak hingga memasuki 2027.
News
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru di HUT TNI, Berikut Daftarnya
Monitorday.com – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI yang mencakup Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Peresmian dilakukan dalam upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Jakarta, Senin (5/10/2026).
“Dengan mengucap Bismillah pada pagi ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden RI, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” kata Prabowo.
Dari total tersebut, sebagian besar merupakan satuan baru TNI AD, disusul TNI AU dan TNI AL.
TNI AD mendapat tambahan satuan dalam jumlah terbesar, yakni:
- 6 Komando Daerah Militer (Kodam): Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah, Kodam XXVI/Mataram, Kodam XXVIII/Molku Kie Raha, Kodam XXIX/Mambruk, Kodam Sobe Sonbai, dan Kodam XXX/Rinambora.
- 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP).
- 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).
- 3 Batalyon Bantuan Tempur, terdiri atas satuan Kavaleri, Artileri Medan (Armed), dan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud).
TNI AL
Di jajaran TNI AL, satuan baru yang diresmikan meliputi:
- 1 Brigade Infanteri Marinir.
- 4 Batalyon Marinir.
TNI AU
Sementara itu, TNI AU mendapat tambahan sejumlah satuan Korpasgat dan unsur pendukung, yakni:
- 1 Divisi II Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
- 1 Brigade Korpasgat.
- 3 Batalyon Korpasgat.
- 1 Skadron Pendidikan.
- 2 Skadron Udara.
- 2 Satuan Radar.
Peresmian 204 satuan baru tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi dan kemampuan operasional TNI di tengah agenda modernisasi pertahanan nasional.
News
Prestasi WorldSkills, Cermin Kemajuan Pendidikan Vokasi Indonesia
Kontingen Indonesia membawa pulang satu medali perak, dua medali perunggu, dan enam Medallion for Excellence dari WorldSkills Competition Shanghai 2026.
Monitorday.com– Prestasi kontingen Indonesia dalam WorldSkills Competition Shanghai 2026 layak dilihat sebagai kabar positif bagi perjalanan pendidikan Indonesia. Satu medali perak, dua medali perunggu, dan enam Medallion for Excellence bukan sekadar deretan penghargaan, tetapi juga menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai negara dalam kompetisi keterampilan tingkat dunia.
Yang menarik, prestasi tersebut lahir dari berbagai bidang keahlian yang sangat relevan dengan kebutuhan ekonomi dan industri masa kini. Software Applications Development, IT Network Systems Administration, Web Technologies, Industrial Control, Electronics, Mechatronics, hingga Automobile Technology memperlihatkan bahwa pendidikan vokasi Indonesia mulai semakin dekat dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Indonesia mengirimkan 20 kompetitor dalam 17 bidang keahlian, didampingi 17 ekspert dan technical delegate. Jumlah tersebut disebut sebagai delegasi terbesar Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan dalam WorldSkills. Lebih penting lagi, jumlah bidang yang memperoleh prestasi internasional meningkat dari empat menjadi sembilan bidang. Angka ini memberikan sinyal positif bahwa pembinaan talenta vokasi mulai menghasilkan capaian yang semakin luas.
Prestasi Edsel Parama Mustapa yang meraih medali perak pada Software Applications Development menjadi contoh menarik. Selama enam bulan ia menjalani latihan intensif dengan mengerjakan soal-soal baru setiap hari. Pengalamannya menunjukkan bahwa prestasi teknologi tidak lahir secara instan. Ada proses latihan, ketekunan, pemecahan masalah, dan keberanian menghadapi tantangan yang harus dibangun secara konsisten.
Demikian pula dengan Fatima Rani Al Husna Prameswara yang meraih medali perunggu pada Restaurant Service. Ia menempuh perjalanan panjang selama sekitar dua setengah tahun, mulai dari Lomba Kompetensi Siswa, kompetisi tingkat ASEAN, seleksi daerah, seleksi nasional, hingga training center WorldSkills. Pengalaman berlatih langsung di industri juga memperlihatkan betapa pentingnya hubungan antara sekolah vokasi dan dunia kerja.
Kisah Rash Asyari Amyris Thalib yang meraih medali perunggu pada IT Network Systems Administration memberikan pelajaran lain. Ia sempat merasa peluang mendapatkan medali telah tertutup setelah menghadapi beberapa bagian kompetisi yang tidak berjalan sesuai harapan. Namun, hasil akhir justru menempatkannya dalam tiga besar. Ini menunjukkan bahwa kompetisi pendidikan tidak hanya menguji keterampilan teknis, tetapi juga ketahanan mental, kepercayaan diri, dan kemampuan bangkit dari tekanan.
Dari perspektif pendidikan nasional, keberhasilan WorldSkills seharusnya tidak berhenti pada seremoni penyambutan atau perolehan medali. Nilai terbesar justru terletak pada bagaimana pengalaman tersebut ditularkan kepada peserta didik lain. Rencana Kemendikdasmen untuk mendiseminasikan pengalaman WorldSkills melalui penyelarasan Lomba Kompetensi Siswa, penguatan pusat pelatihan mitra, dan penyusunan buku pengalaman Indonesia merupakan langkah yang positif.
Prestasi ini juga memperlihatkan bahwa pendidikan Indonesia memiliki banyak talenta yang tidak selalu terlihat dalam ukuran akademik konvensional. Keterampilan membuat aplikasi, mengelola jaringan, merancang sistem elektronik, memperbaiki kendaraan, mengoperasikan teknologi industri, hingga memberikan pelayanan profesional merupakan kompetensi nyata yang semakin penting dalam perekonomian modern.
Karena itu, WorldSkills Shanghai 2026 dapat dibaca sebagai salah satu potret optimistis pendidikan Indonesia. Tantangan ke depan bukan sekadar meningkatkan jumlah medali, tetapi memperluas ekosistem pembinaan agar pengalaman para juara dapat menjangkau lebih banyak SMK dan satuan pendidikan vokasi. Jika kompetensi, teknologi, industri, dan karakter dapat terus dipadukan, prestasi beberapa puluh anak muda di panggung dunia dapat berkembang menjadi inspirasi bagi jutaan peserta didik di seluruh Indonesia.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pendidikan bukan hanya ketika Merah Putih berkibar di podium. Keberhasilan yang lebih besar terjadi ketika pengalaman para juara mampu mengubah budaya belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat hubungan sekolah dengan industri, dan membuat semakin banyak anak Indonesia percaya bahwa mereka juga mampu bersaing di dunia.
