News
TKN: Prabowo-Gibran Fokus pada Keberlanjutan Hilirisasi dan Transformasi Ekonomi

Published
1 year agoon
By
N Ayu Ashari
Monitorday.com- Keberlanjutan kebijakan hilirisasi yang telah dilaksanakan pemerintahan Jokowi menjadi salah satu poin utama Cawapres Gibran Rakabuming Raka kala menyampaikan visi-misi dalam rangkaian debat kedua Pilpres 2024 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat, 22 Desember 2023. Bahkan dalam dokumen visi-misi Prabowo-Gibran yang diserahkan ke KPU setebal 88 halaman menyebutkan kata “hilirisasi” sebanyak 18 kali, menegaskan dampak penting hilirisasi tidak hanya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat tapi penegasan Indonesia sebagai negara maju dan berdaulat.
Secara sederhana hilirisasi dapat dipahami sebagai proses pengolahan bahan baku menjadi barang jadi atau barang siap pakai. Dengan fakta Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA) di sektor pertambangan, kehutanan, kelautan, perkebunan, pertanian dan perikanan tentu hilirisasi menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan. Peluang ini berkaitan dengan potensi pertambangan yang menurut data Departemen Energi Amerika Serikat pada 2022, cadangan batu bara Indonesia mencapai 24 miliar ton atau setara dengan dua persen cadangan total batu bara dunia, cadangan bauksit 3.286 juta ton, cadangan nikel 9.422 juta ton, dan cadangan emas 2.600 ton.
Sementara potensi hutan Indonesia menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2019, luas hutan Indonesia mencapai 92 juta hektar dengan segala potensi keragaman flora dan fauna di dalamnya serta menyimpan emisi karbon yang mempengaruhi perubahan iklim global. Kemudian jika kita melihat data terkait laut, Indonesia memiliki luas lautan 3.257.357 kilometer persegi dengan garis pantai pantai mencapai 99.083 km dengan potensi perikanan, garam, pasir laut dan biota laut lainnya. Pun potensi perkebunan, seperti sawit, kakao, karet, kopi, dan kelapa adalah komoditas ekspor unggulan di pasar internasional semakin menegaskan Indonesia memiliki kesempatan menjadi negara maju.
Hilirisasi dan industrialisasi secara otomatis akan mampu meningkatkan nilai tambah terhadap hasil SDA, terbukanya jutaan lapangan pekerjaan, dan efek pengganda yang akan mendorong kesejahteraan ekonomi rakyat. Tidak hanya itu, hilirisasi jika dilakukan dengan maksimal akan melahirkan efek pengganda sosial dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan individu masyarakat demi memastikan terjadinya transfer teknologi pengelolaan SDA yang tepat, meningkatnya kualitas SDM masyarakat lokal, terjaganya lingkungan, dan menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
Tantangan Eksternal
Namun di antara terbukanya peluang Indonesia menjadi negara maju melalui hilirisasi dan industrialisasi, terdapat tantangan eksternal yang tidak mudah. Utamanya menyangkut ketidaknyamanan negara-negara maju yang selama ini telah menikmati hasil ekspor SDA dari Indonesia. Khususnya negara Uni Eropa yang berkali-kali mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait keputusan Indonesia dalam menghentikan ekspor bahan baku dari sektor pertambangan.
Misalnya pada akhir 2019 lalu, Indonesia resmi menetapkan kebijakan melarang ekspor bijih nikel ke luar negeri namun oleh Uni Eropa digugat ke WTO yang berdampak pada produk ekspor Indonesia diperangi melalui tindakan anti-dumping baja (stainless steel) atau tindakan berupa pengenaan bea masuk tambahan yang sebelumnya hanya 10 persen, pada 2021 menjadi 21 persen. Ini mengakibatkan pengapalan stainless steel ke Uni Eropa turun dari tahun ke tahun sebagai konsekuensi besarnya biaya masuk yang dibebankan pada Indonesia.
Tidak hanya itu, akibat pelarangan ekspor bijih nikel tersebut Indonesia juga harus menghadapi kampanye hitam Uni Eropa atas isu negatif sawit sebagai tanaman berisiko tinggi deforestasi yang mengakibatkan produk sawit Indonesia tidak laku di pasar Eropa. Hal ini berdampak pada anjloknya harga sawit di dalam negeri yang menyengsarakan banyak pihak, tidak hanya pengusaha sawit yang dikelola oleh negara dan pengusaha melalui perkebunan sawit tapi juga masyarakat petani sawit karena terbatasnya tujuan ekspor dan tingginya pajak yang dibebankan terkait produk sawit Indonesia.
Ekonomi Berdikari
Tujuan utama keberlanjutan hilirisasi dan industrialisasi adalah terwujudnya ekonomi berdikari sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa (founding fathers) Indonesia. Mengurangi ketergantungan terhadap negara lain atas keunggulan kompetitif melalui potensi SDA-nya menjadi modal utama yang dimiliki Indonesia menjadi negara maju.
Upaya melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi membutuhkan transformasi ekonomi serta upaya mitigasi dan antisipatif melalui pembangunan pelbagai aspek mulai dari kualitas SDM, penguasaan teknologi, pembangunan infrastruktur, promosi hingga kolaborasi yang melibatkan banyak pihak untuk menarik minat investor dalam dan luar negeri.
Pada misi yang diusung oleh Prabowo-Gibran dalam Asta Cita atau delapan misi yang akan diwujudkan dalam menuju Indonesia Emas 2045 pada poin kelima menegaskan keberlanjutan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri merupakan sebuah harga yang tidak bisa ditawar lagi. Alasannya, ketika Indonesia tidak mampu secara mandiri mampu mengkonversi komoditas dasar bisa berdaya saing tinggi, maka selamanya akan dipandang sebelah mata dan bisa didikte oleh negara lain.
Artinya, ketika hilirisasi dan industrialisasi dilaksanakan pada pelbagai sektor SDA, maka Indonesia akan menghasilkan ekonomi yang terintegrasi karena mampu mengkolaborasian aktivitas hulu yang mencakup eksplorasi dan produksi dengan operasi hilir terkait distribusi penjualan langsung ke konsumen.
Dengan itu, Indonesia tidak hanya menjadi negara penghasil bahan mentah semata tapi mampu menghasilkan produk manufaktur yang berkualitas dan berdaya saing di tataran global. Sehingga secara otomatis ketika Indonesia mampu menguasai sektor hulu dan hilir sekaligus maka akan menciptakan setidaknya 19 juta lapangan pekerjaan yang berkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.
Selain itu, dengan asumsi keragaman SDA yang dimiliki dengan keunggulan masing-masing daerah di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Papua melalui hilirisasi dan industrialisasi akan melahirkan daerah-daerah ekonomi baru. Dampak yang diharapkan adalah pembangunan kembali industri rakyat serta industri strategis yang mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor serta mampu meningkatkan nilai tambah sebuah produk. Seperti pembangunan smelter untuk produk di sektor pertambangan, pembangunan pabrik pada produk di sektor perkebunan, kehutanan dan perikanan, serta pembiayaan inovatif untuk sektor inovatif (innovative financing) terkait hilirisasi.
Tentu pada upaya mendorong hilirisasi dan industrialisasi ke depan membutuhkan keberanian pemerintah dalam menciptakan iklim birokrasi yang baik, menegakkan kepastian hukum, memantapkan sistem pertahanan dan keamanan, peningkatan kualitas SDM yang unggul, serta penguasaan teknologi demi mewujudkan cita-cita menjadi negara maju ketika Indonesia merayakan peringatan usia yang ke-100 (satu abad) pada 2045.
Sugiat Santoso Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Sumatera Utara
Mungkin Kamu Suka
News
Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Published
17 minutes agoon
04/04/2025
Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap impor barang ke AS pada Rabu (2/4) waktu setempat.
Dalam daftar yang dirilis oleh pemerintah AS, produk ekspor Indonesia dikenakan tarif imbal balik sebesar 32 persen, yang belum termasuk tarif global 10 persen yang berlaku untuk semua barang yang masuk ke AS.
Tarif baru ini dipicu oleh defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang mencapai belasan miliar dolar. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Indonesia, Indonesia tercatat mengalami surplus perdagangan sebesar 14,34 miliar dolar AS pada Januari-Desember 2024.
Namun, angka ini lebih rendah dibandingkan data dari Badan Statistik AS yang menunjukkan defisit perdagangan AS dengan Indonesia mencapai 17,9 miliar dolar. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara ke-15 dengan defisit perdagangan terbesar bagi AS.
Defisit perdagangan ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya ekspor Indonesia ke AS, terutama dalam sektor mesin dan perlengkapan elektronik, yang pada 2024 tercatat mencapai 4,18 miliar dolar AS. Sektor tekstil juga menjadi salah satu kontributor besar, dengan total ekspor pakaian, alas kaki, dan aksesori lainnya mencapai 7 miliar dolar AS.
Selain itu, Indonesia juga mengekspor produk-produk olahan alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati, karet, dan barang dari karet, serta berbagai jenis perabotan dan alat penerangan.
Berikut adalah daftar 10 produk ekspor Indonesia ke AS yang berpotensi paling terdampak kebijakan tarif baru ini:
- Mesin dan perlengkapan elektronik: 4,18 miliar dolar AS
- Pakaian dan aksesorinya (rajutan): 2,48 miliar dolar AS
- Alas kaki: 2,39 miliar dolar AS
- Pakaian dan aksesorinya (bukan rajutan): 2,12 miliar dolar AS
- Lemak dan minyak hewani/nabati: 1,78 miliar dolar AS
- Karet dan barang dari karet: 1,685 miliar dolar AS
- Perabotan dan alat penerangan: 1,432 miliar dolar AS
- Ikan dan udang: 1,09 miliar dolar AS
- Mesin dan peralatan mekanis: 1,01 miliar dolar AS
- Olahan dari daging dan ikan: 788 juta dolar AS
Kebijakan ini dapat memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, mengingat volume ekspor yang besar ke AS dan potensi peningkatan biaya bagi eksportir Indonesia.
Para pelaku usaha dan pemerintah Indonesia kini harus memantau dampak kebijakan ini dengan seksama.
News
Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua
ebanyak 450 prajurit Kodam I/Bukit Barisan diberangkatkan untuk menjaga perbatasan Papua, menjalankan misi keamanan dan pembinaan masyarakat, mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat.

Published
8 hours agoon
03/04/2025By
Natsir Amir
Monitorday.com – Langkah tegap mereka menggema di landasan, menyiratkan tekad yang bulat. Sebanyak 450 prajurit Yonif 126/KC di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan bersiap menjalankan tugas mulia: menjaga perbatasan RI-Papua Nugini. Dengan seragam loreng dan senjata di genggaman, mereka bukan sekadar penjaga wilayah, tetapi juga pembawa harapan bagi masyarakat di tanah Papua.
Keberangkatan ini bukan sekadar rutinitas militer, melainkan panggilan untuk memastikan stabilitas dan keamanan perbatasan. Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto menegaskan, misi ini mencakup lebih dari sekadar patroli. Mereka juga akan melakukan pembinaan teritorial dengan pendekatan humanis, membantu warga sekitar dalam berbagai aspek kehidupan. Dari pertanian hingga edukasi, prajurit tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menanamkan bibit kemajuan di tanah perbatasan.
Selama 12 bulan ke depan, para prajurit akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari medan berat hingga potensi ancaman dari kelompok separatis. Namun, persiapan matang telah dilakukan, termasuk pelatihan khusus di Baturaja, Sumatera Selatan. Dengan strategi yang terukur dan dukungan dari berbagai pihak, optimisme mengiringi langkah mereka.
Tak hanya fokus pada keamanan, tugas prajurit juga mencerminkan semangat manunggal TNI dan rakyat. Mereka membangun jembatan kepercayaan dengan masyarakat, menciptakan kondisi yang lebih kondusif untuk stabilitas dan ketahanan wilayah. Kedekatan ini menjadi senjata utama dalam meredam konflik dan memperkuat ketahanan sosial di Papua.
Mayor Jenderal Rio Firdianto menyoroti bahwa situasi di Papua saat ini cukup kondusif. Keberadaan satuan tugas yang melakukan patroli intensif telah mengurangi ruang gerak kelompok kriminal bersenjata. Indikasi positif ini terlihat dari menurunnya angka kontak bersenjata di wilayah tersebut.
Pelepasan pasukan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dari dedikasi dan pengorbanan. Keluarga yang mengantar dengan doa, komandan yang memberikan wejangan terakhir, dan rekan sejawat yang saling memberi semangat, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ini. Mereka berangkat bukan untuk berperang, tetapi untuk menjaga perdamaian dan memastikan bahwa perbatasan negeri ini tetap aman.
Dengan keberangkatan ini, harapan besar disematkan di pundak para prajurit. Papua bukan hanya tentang batas negara, tetapi juga tentang keberlanjutan kehidupan masyarakatnya. Mereka berangkat sebagai prajurit, tetapi kembali sebagai pahlawan yang membawa ketenangan bagi rakyatnya. Langkah mereka adalah bukti bahwa negara selalu hadir di setiap jengkal tanahnya.
News
Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

Published
9 hours agoon
03/04/2025
Monitorday.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait penerapan tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.
Sebagai respons, Indonesia akan mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC guna melakukan negosiasi langsung dengan pihak AS.
“Mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung dengan Pemerintah AS,” ujar Kemlu dalam keterangan resminya, Kamis (3/4).
Selain langkah diplomasi, Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk merespons kebijakan tersebut. Salah satu perhatian utama adalah isu-isu yang disoroti dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang diterbitkan oleh US Trade Representative.
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk mengambil langkah strategis, termasuk melakukan perbaikan struktural dan kebijakan deregulasi.
“Yaitu penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan Non-Tariff Barrier,” jelasnya.
Pemerintah juga berupaya memperbaiki iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Selain itu, Indonesia aktif berkoordinasi dengan Malaysia, sebagai pemegang Keketuaan ASEAN, untuk merumuskan langkah bersama dalam menghadapi kebijakan tarif baru ini.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang mencakup lebih dari 180 negara. Kebijakan ini memicu eskalasi perang dagang antara AS dan berbagai negara di dunia.
Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak, dengan tarif impor baru sebesar 32 persen. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi keenam di ASEAN dalam hal besaran tarif, sementara Kamboja menjadi negara dengan tarif tertinggi di kawasan, yaitu sebesar 49 persen.

Monitorday.com – Dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, ratusan umat muslim di kampung Apenas, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menggelar upacara bakar batu pada 1 April 2025.
Upacara ini menyajikan berbagai hidangan tradisional Papua seperti ayam, ubi, keladi, singkong, dan sayur-mayur lainnya yang dimasak menggunakan metode bakar batu.
Selain merayakan lebaran, acara tersebut juga digelar untuk syukuran atas selesainya pembangunan Mushola Al-Mujahidin di kampung Apenas, distrik Walesi.
Tema perayaan Idul Fitri dan syukuran ini adalah “Kuatkan Silaturahmi Teguhkan Iman dan Takwa” dengan sub tema “Wujudkan Semangat Kebersamaan Dalam Keberagaman dan Saling Memaafkan”.
Havid Yelipele, pengurus mushola, menyatakan rasa syukurnya karena mushola yang dibangun sejak 2018 ini akhirnya selesai meski menghadapi berbagai tantangan.
Yelipele juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Moses Asso dan umat Katolik yang telah mendonasikan bangunan yang awalnya balai desa, kemudian dialihfungsikan menjadi mushola.
Mushola Al-Mujahidin hadir untuk kepentingan internal umat muslim di kampung Apenas, sebagai tempat ibadah sholat lima waktu dan kegiatan keagamaan lainnya.
Ia menambahkan bahwa mushola ini hadir untuk menjawab kerinduan umat muslim yang selama ini harus pergi jauh ke masjid Al-Aqso untuk sholat.
Yelipele mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam bentuk barang, tenaga, pikiran, dan saran selama proses pembangunan mushola.
Dia berharap dengan hadirnya mushola, umat muslim di kampung Apenas dapat aktif melaksanakan sholat berjamaah dan menjaga hidup rukun serta toleransi antar umat beragama.
Pada momen Idul Fitri ini, Yelipele juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh umat muslim di kampung Apenas.
Ustdz Malik Asso dalam khotbahnya mengingatkan bahwa sholat memiliki fungsi untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, seperti yang dijelaskan dalam QS. Al-‘Ankabut: 45.
Sholat, menurut Asso, membantu seseorang mengendalikan hawa nafsu, meningkatkan keimanan, dan menghindari perbuatan yang dilarang Allah SWT.
Asso juga berharap umat muslim di kampung Apenas lebih semangat dalam melaksanakan sholat lima waktu dan mengisi berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Dia mendorong umat muslim di kampung Apenas untuk mengajarkan anak-anak kecil mengaji, agar mushola ini tetap hidup dan aktif.
News
Polisi London Amankan Warga Yang Terlibat Organisasi Hizbullah

Published
13 hours agoon
03/04/2025
Monitorday.com – Kesatuan kontraterorisme kepolisian Inggris di wilayah London mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga terhubung dengan kelompok Hizbullah.
Penangkapan ini merupakan bagian dari investigasi atas kegiatan mereka di Inggris dan luar negeri, menurut laporan Reuters.
Seorang pria berusia 39 tahun ditangkap di utara London karena diduga menjadi anggota Hizbullah dan mempersiapkan rencana serangan terorisme.
Pria tersebut juga diduga terlibat dalam pendanaan untuk tujuan terorisme.
Pria kedua, berusia 35 tahun, ditangkap di barat London dengan tuduhan serupa, yakni menjadi anggota Hizbullah.
Hizbullah sendiri telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Inggris.
Dominic Murphy, pimpinan kesatuan kontraterorisme kepolisian London, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Murphy menegaskan bahwa penangkapan ini menunjukkan komitmen polisi untuk bertindak tegas terhadap aktivitas teroris.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku terorisme, baik di Inggris maupun di luar negeri.
Kedua pria tersebut dibebaskan dengan jaminan hingga pertengahan Juli 2025.
Pihak kepolisian menyatakan tidak ada tanda-tanda ancaman terhadap keselamatan publik saat ini.
Pemerintah Inggris telah menyatakan Hizbullah sebagai organisasi terlarang sejak 2019.
Penangkapan ini menunjukkan upaya berkelanjutan Inggris dalam memerangi terorisme.
Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut.
Pihak berwenang juga menegaskan bahwa mereka akan tetap memantau aktivitas kelompok teroris di dalam dan luar Inggris.
Penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok teror ini menjadi prioritas penting bagi keamanan nasional Inggris.

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia resmi menutup misi kemanusiaannya untuk korban gempa bumi di Myanmar setelah pengiriman bantuan tahap terakhir pada Kamis (3/4).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menyatakan bahwa pengiriman bantuan logistik tahap ketiga ini menjadi yang terakhir dalam rangkaian misi kemanusiaan Indonesia.
“Ini merupakan tahap ketiga sekaligus terakhir. Setelah hari ini, jika ada masyarakat Indonesia yang ingin menyumbang ke Myanmar, itu harus dilakukan melalui jalur masing-masing karena pemerintah tidak lagi memfasilitasi,” ujar Suharyanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Sebanyak 157 personel dikerahkan dalam misi ini, dengan 92 di antaranya telah tiba di Myanmar untuk menjalankan berbagai tugas kemanusiaan. Tim ini terdiri atas personel dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Kesehatan, BNPB, serta Basarnas.
Dari segi bantuan logistik, Indonesia telah mengirimkan 124 ton bantuan bagi korban gempa. Saat ini, sekitar 24 ton bantuan dari Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan telah berada di Myanmar. Sejumlah perlengkapan dari Basarnas, seperti dua truk, genset, serta peralatan lainnya, juga telah dikirimkan secara bertahap.
Pengiriman tahap ketiga ini dilakukan dengan menggunakan dua pesawat, yakni satu pesawat Garuda Boeing 747-800 dan satu pesawat kargo. Total bantuan yang diberangkatkan hari ini mencapai 105 ton, yang terdiri atas obat-obatan dari Kementerian Kesehatan serta sumbangan dari Kementerian Pertanian, Baznas, BNPB, dan sektor swasta.
Beberapa organisasi kemanusiaan yang turut berkontribusi dalam bantuan ini antara lain Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Human Initiative, AGP, dan Budha Tzu Chi.
Menteri Koordinator PMK, Pratikno, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan didasarkan pada kebutuhan mendesak korban gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3).
“Kami membawa barang-barang yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di Myanmar,” kata Pratikno.
Seluruh bantuan dan personel kemanusiaan diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Myanmar, dengan tujuan akhir Kota Naypyidaw. Selanjutnya, tim akan melanjutkan perjalanan ke Yangon pada petang hari.
Pratikno menekankan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas Indonesia terhadap negara-negara ASEAN.
“Bantuan yang kami kirimkan hari ini merupakan tahap ketiga. Tahap pertama telah dikirim pada Senin, diikuti tahap kedua pada Selasa dalam dua kloter. Hari ini, dalam tahap ketiga, kami mengirimkan dua pesawat—satu untuk penumpang dan satu untuk kargo,” jelasnya.
Dengan berakhirnya tahap ketiga ini, misi kemanusiaan yang difasilitasi pemerintah Indonesia resmi ditutup. Namun, masyarakat yang ingin memberikan bantuan tetap dapat menyalurkannya secara mandiri.

Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersilaturahmi ke KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, pada Rabu (2/4/2025).
Kunjungan ini menjadi ajang diskusi hangat, yang diselingi dengan guyonan khas sang ulama.
Momen tersebut dibagikan langsung oleh Abdul Mu’ti melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, tampak ia tidak sendiri. Ia turut didampingi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) serta Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla.
“Bersilaturahmi dengan Gus Mus dan Gus Yahya di Rembang,” tulis Abdul Mu’ti dalam unggahannya di Instagram @abe_mukti.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana Idulfitri itu, Abdul Mu’ti mengaku meminta nasihat kepada Gus Mus. Namun, permintaannya justru ditanggapi dengan guyonan khas sang kiai.
“Harusnya menteri yang menasihati kami-kami rakyat jelata ini,” ujar Gus Mus dengan nada bercanda, seperti dikutip dari unggahan Abdul Mu’ti.
Mendengar selorohan tersebut, Mendikdasmen pun tak tinggal diam dan menimpali dengan balasan yang tak kalah mengundang tawa.
“Nasihat kiai kami butuhkan karena sejak jadi menteri kami jarang baca kitab kuning dan lebih banyak baca anggaran,” jawabnya, yang langsung disambut gelak tawa para hadirin.
Silaturahmi antara tokoh pemerintah dan ulama ini menjadi bukti eratnya hubungan antara dunia pendidikan dan keagamaan di Indonesia, sekaligus memperlihatkan bagaimana kebijaksanaan dapat disampaikan dengan humor yang ringan namun bermakna.
News
King Salman Global Academy Gelar Bulan Bahasa Arab di Spanyol

Published
17 hours agoon
03/04/2025
Monitorday.com – King Salman Global Academy for the Arabic Language menggelar program Bulan Bahasa Arab di Spanyol sepanjang April tahun ini.
Program ini merupakan inisiatif komprehensif untuk pengembangan kurikulum bahasa Arab dan mempromosikan bahasa tersebut.
Tujuan dari program ini adalah untuk menyoroti upaya-upaya yang dilakukan Arab Saudi di bidang bahasa Arab.
Program ini dirancang untuk memperkuat hubungan akademis dan pendidikan antara Arab Saudi dan institusi internasional.
Kegiatan program meliputi pameran, seminar, kursus, pelatihan, tes kecakapan berbahasa Arab, dan kompetisi bagi pelajar.
Program ini bekerja sama dengan berbagai institusi akademik dan universitas di Spanyol.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya global untuk mengajarkan bahasa Arab di berbagai negara.
Sebagai bagian dari program pengajaran bahasa Arab, kegiatan serupa telah digelar di negara-negara seperti Uzbekistan, Indonesia, dan China.
Selain itu, inisiatif ini juga telah dilaksanakan di India, Prancis, Brazil, Thailand, dan Malaysia.
Melalui program ini, Arab Saudi bertujuan untuk memperkenalkan bahasa Arab sebagai bahasa global yang penting.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran budaya dan akademik antara negara-negara yang terlibat.
Program ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan bahasa Arab kepada dunia.
Pemerintah Arab Saudi berharap inisiatif ini dapat meningkatkan minat global terhadap bahasa Arab.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Arab Saudi terhadap pendidikan bahasa Arab di tingkat internasional.
Dengan dukungan dari berbagai universitas dan institusi akademik, program ini memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab.
Program Bulan Bahasa Arab ini diharapkan dapat memperkuat hubungan internasional Arab Saudi dengan negara-negara lain di bidang pendidikan bahasa.
News
Selamatkan Lansia Saat Kebakaran Hutan Korsel, Sugiyanto Terima Penghargaan Ini

Published
17 hours agoon
03/04/2025
Monitorday.com – Seorang nelayan asal Indonesia, Sugiyanto, yang berhasil menyelamatkan warga lanjut usia saat kebakaran hutan di Korea Selatan, akan menerima sejumlah penghargaan dari Pemerintah Indonesia.
Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada Kamis (3/4), Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding, menghubungi Sugiyanto melalui panggilan video untuk menyampaikan apresiasi atas keberaniannya.
“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mas Sugiyanto. Insyaallah, Pemerintah Indonesia akan memberikan penghargaan sebagai bentuk penghormatan, yang akan disampaikan melalui keluarganya di Indramayu,” ujar Abdul Kadir.
Selain penghargaan, pemerintah juga tengah mengupayakan agar Sugiyanto memperoleh visa F-2, yakni visa residensi jangka panjang di Korea Selatan. Lebih lanjut, ia juga akan diangkat sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia, dengan harapan bisa menjadi teladan bagi pekerja migran lainnya.
Kisah heroik Sugiyanto terjadi saat kebakaran besar melanda kawasan Uiseong pada 25 Maret 2025 malam. Api yang menjalar hingga ke desa pesisir tempatnya tinggal memaksa warga untuk segera mengungsi. Tanpa ragu, Sugiyanto bersama kepala komunitas nelayan setempat, Yoo Myung-sin, bergegas membangunkan warga dan membantu mereka menyelamatkan diri.
Dalam proses evakuasi, Sugiyanto bahkan menggendong beberapa lansia menuju titik aman. Aksinya ini mendapat pujian luas, bahkan seorang warga berusia 90 tahun mengungkapkan, “Jika bukan karena dia, kami semua pasti sudah meninggal.”
Berkat keberaniannya, semua warga desa berhasil selamat dari musibah tersebut. Namanya kini menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan sebagai pahlawan dari Indonesia.
Sugiyanto telah bekerja sebagai nelayan di desa pesisir Chuksan-myeon selama delapan tahun terakhir dengan visa kerja. Keluarganya tinggal di Indonesia, dan ia hanya bisa pulang setiap tiga tahun sekali.
Penghargaan yang akan diberikan oleh pemerintah Indonesia menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepahlawanannya, sekaligus sebagai inspirasi bagi pekerja migran lainnya di seluruh dunia.
News
Pemerintah Uni Emirat Arab Hukum Mati Pembunuh Orang Yahudi di Negaranya

Published
21 hours agoon
03/04/2025
Monitorday.com – Pengadilan di Uni Emirat Arab menjatuhkan hukuman mati terhadap tiga terdakwa dalam kasus pembunuhan seorang rabi Yahudi warga negara Israel-Moldova, yang tewas pada November 2024.
Putusan tersebut dikeluarkan oleh Pengadilan Banding Federal Abu Dhabi pada 31 Maret 2025.
Pembunuhan rabi Zvi Kogan, 28, dilakukan dengan tujuan terorisme, menurut pernyataan pengadilan.
Tiga terdakwa dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati, sementara terdakwa keempat dihukum penjara seumur hidup.
Menurut peraturan di UEA, vonis hukuman mati bisa diajukan banding untuk memperoleh keringanan.
Pada November 2024, Kementerian Dalam Negeri UEA mengungkapkan bahwa ketiga tersangka adalah warga negara Uzbekistan.
Kogan telah tinggal di Abu Dhabi selama bertahun-tahun sebelum ia dilaporkan hilang pada November 2024.
Beberapa hari setelah hilang, mayat Kogan ditemukan di kota Al Ain yang berbatasan dengan Oman.
Kogan bekerja sebagai perwakilan dari organisasi Yahudi Ortodoks Chabad di Uni Emirat Arab.
Chabad adalah organisasi yang memiliki jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan orang Yahudi yang tidak berafiliasi.
Organisasi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Yahudi sekuler dan sekte-sekte Yahudi lainnya.
Chabad berfokus pada membangun komunitas Yahudi di berbagai negara, termasuk di UEA.
Kehadiran Kogan di Abu Dhabi adalah bagian dari upaya Chabad untuk memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut.
Kasus ini mengguncang komunitas internasional, terutama di kalangan komunitas Yahudi.
Sistem hukum di Uni Emirat Arab memberikan kesempatan bagi terdakwa untuk mengajukan banding terhadap putusan hukuman mati.
Pembunuhan ini menunjukkan ketegangan yang masih ada dalam hubungan internasional yang melibatkan negara-negara di Timur Tengah.
Kasus ini mencerminkan pentingnya penegakan hukum terhadap terorisme di kawasan tersebut.
Monitor Saham BUMN

Amazon Dikonfirmasi Ajukan Tawaran Akuisisi TikTok

Tarif Gila Trump, Deretan Produk Ekspor RI ke AS yang Terdampak

Mohamed Salah Segera Perpanjang Kontrak di Liverpool

Prajurit Bukit Barisan, Garda Perbatasan Papua

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Hadapi Tarif Baru Trump

David da Silva Cedera, Dipastikan Absen Saat Persib Hadapi Borneo FC

Rayakan Idulfitri, Umat Islam Jaya Wijaya Lakukan Hal Ini

Indonesia, Raja Baru BBM Terbarukan!

Ironi Penegak Hukum: Duterte Ditangkap, Nyetanyahu Bebas

Menemukan Hikmah Hidup Melalui Tadabbur Al-Qur’an

Dari Tumpeng ke Retreat: Resep Lunaknya Megawati

Kebebasan Jurnalis Asing: Peluang atau Ancaman?

Jejak Pagar Laut: Identitas di Persimpangan

Intelijen Ekonomi: Senjata Rahasia Menuju Kemenangan

Polisi London Amankan Warga Yang Terlibat Organisasi Hizbullah

Sam Mendes Garap Empat Film Biopik The Beatles, Kapan Rilisnya?

April 2025 Penuh Warna! Deretan Konser Musik Internasional Siap Guncang Indonesia

Tadabbur Al-Qur’an: Kunci Kedamaian Hati dan Pikiran

Sebelum Dimakamkan Ray Sahetapy Bakal Disalatkan di Masjid Istiqlal
