Connect with us

Sportechment

Tutup Usia di 76 Tahun, Perjalanan Karier Ozzy Osbourne Sang “Prince of Darkness”

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Dunia musik berduka. Ozzy Osbourne, legenda musik heavy metal dan vokalis utama Black Sabbath, meninggal dunia pada usia 76 tahun.

Kabar duka ini disampaikan pihak keluarga melalui pernyataan resmi pada Selasa (22/7), setelah Osbourne menjalani perjuangan panjang melawan penyakit Parkinson selama sekitar lima tahun terakhir.

“Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta telah meninggal dunia pagi ini. Beliau bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini,” demikian pernyataan keluarga seperti dikutip dari Variety.

Perjalanan Karier Sang “Prince of Darkness”
Lahir dengan nama James Michael Osbourne di Birmingham, Inggris, pada 3 Desember 1948, Ozzy tumbuh dalam keluarga kelas pekerja dan merupakan anak dari enam bersaudara. Perjalanan hidupnya tak selalu mulus—ia sempat putus sekolah di usia 15 tahun dan terlibat dalam kejahatan kecil yang membuatnya dipenjara selama enam minggu.

Namun, bakat musiknya membawa perubahan besar. Bersama bassist Geezer Butler, gitaris Tony Iommi, dan drummer Bill Ward, Ozzy mendirikan band legendaris Black Sabbath, yang menjadi pelopor genre heavy metal di akhir 1960-an hingga 1970-an. Album-album awal Black Sabbath seperti Paranoid dan Master of Reality kini dianggap sebagai tonggak sejarah musik metal.

Aksi Kontroversial dan Citra Ikonik
Osbourne dikenal karena aksi panggung yang teatrikal dan kontroversial. Salah satu momen paling ikonik terjadi pada 1982 ketika ia menggigit kepala seekor kelelawar yang dilemparkan penonton ke atas panggung—yang ternyata bukan mainan, melainkan kelelawar sungguhan. Aksi itu membuatnya mendapat suntikan rabies dan menjadi bahan pembicaraan selama bertahun-tahun.

Julukan “Prince of Darkness” pun melekat erat pada dirinya, memperkuat citra gelap dan eksentrik yang menjadi ciri khasnya di panggung.

Dipecat dari Black Sabbath dan Karier Solo Gemilang
Pada 1979, Ozzy dikeluarkan dari Black Sabbath akibat penyalahgunaan zat dan konflik internal. Namun, pemecatan itu menjadi titik awal kebangkitan karier solonya. Bersama gitaris Randy Rhoads dan Zakk Wylde, ia merilis sejumlah album sukses seperti Blizzard of Ozz dan No More Tears.

Kesuksesannya kian meluas berkat festival Ozzfest, yang menjadi platform penting bagi musisi-musisi metal baru selama dekade 1990-an.

Reuni dan Panggung Terakhir
Meski sempat keluar, Osbourne kembali beberapa kali ke Black Sabbath. Reuni besar terjadi pada 1998 dengan perilisan album live Reunion, yang meraih penghargaan Grammy.

Penampilan terakhir Osbourne berlangsung pada 5 Juli 2025 dalam konser Back to the Beginning di Villa Park, Birmingham—hanya selemparan batu dari tempat lahirnya Black Sabbath. Konser tersebut menjadi perpisahan emosional bagi penggemar setianya, yang disudahi dengan lagu legendaris Paranoid.

“Dukungan kalian memungkinkan kami menjalani kehidupan yang luar biasa. Terima kasih dari lubuk hati kami yang terdalam,” ucap Ozzy di akhir konser.

Warisan dan Keluarga
Selain sebagai musisi, Ozzy juga dikenal publik lewat reality show The Osbournes di MTV yang menampilkan kehidupan keluarganya. Ia meninggalkan istri sekaligus manajernya, Sharon Osbourne, serta enam anak: Aimee, Kelly, dan Jack Osbourne dari pernikahan dengan Sharon, serta Jessica dan Louis Osbourne dari pernikahan sebelumnya dengan Thelma Riley. Ia juga mengadopsi anak Riley dari hubungan sebelumnya, Elliot Kingsley.

Kepergian Ozzy Osbourne meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik, tetapi warisan karyanya akan terus hidup di hati jutaan penggemar di seluruh dunia. Rest in power, Prince of Darkness.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sportechment

Ditanya Soal Standar Ganda Rusia dan Israel, Ini Jawaban Presiden FIFA

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat sorotan setelah menanggapi pertanyaan media mengenai dugaan standar ganda dalam penanganan kasus Rusia dan Israel di ajang sepak bola internasional.

Sejak invasi militer ke Ukraina pada 2022, Rusia masih dijatuhi sanksi oleh FIFA dan UEFA. Tim nasional mereka dilarang mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2022 dan hingga kini belum diizinkan kembali ke kompetisi resmi di bawah naungan kedua federasi tersebut. Meski aktif menggelar laga persahabatan dengan sejumlah negara non-Eropa, status Rusia di turnamen resmi tetap dibekukan.

Di sisi lain, sejumlah negara mendesak FIFA menjatuhkan sanksi serupa terhadap Israel, yang dituding melakukan serangan besar-besaran terhadap Palestina di Jalur Gaza. Namun, hingga kini belum ada tindakan konkret dari FIFA terkait hal tersebut.

Menjawab pertanyaan soal dugaan standar ganda itu, Infantino tidak memberikan penjelasan langsung mengenai posisi FIFA terhadap Israel. Ia justru menekankan pentingnya menjaga sepak bola sebagai wadah persatuan global yang terlepas dari isu geopolitik.

“Saya merasa terhormat dapat menyaksikan pertemuan puncak perdamaian di Sharm el-Sheikh yang dihadiri Presiden Donald Trump dan sejumlah negara lain untuk menyaksikan perjanjian perdamaian penting,” ujar Infantino, dikutip dari Bharian.

“Kita semua mendukung perdamaian dan persatuan, serta upaya untuk mempersatukan rakyat. Hari ini juga kita telah menyaksikan penandatanganan perjanjian damai antara Thailand dan Kamboja,” tambahnya.

Pernyataan tersebut dinilai tidak menjawab secara langsung tudingan adanya perlakuan berbeda antara Rusia dan Israel. Infantino justru menyinggung isu perdamaian global tanpa menyentuh inti persoalan yang ditanyakan wartawan.

Continue Reading

Sportechment

Tumbang di US Open 2025, Djokovic Beri Pujian Alcaraz dan Sinner

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Petenis legendaris Novak Djokovic mengakui bahwa generasi baru tenis dunia telah mengambil alih panggung utama, dengan menyebut Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner sebagai dua pemain yang “terlalu hebat” untuk dilawan di level Grand Slam.

Pengakuan ini disampaikan Djokovic setelah ia tersingkir dari semifinal US Open 2025 usai dikalahkan oleh Alcaraz dalam straight set, Jumat (5/9) waktu setempat atau Sabtu (6/9) WIB.

“Saya kalah tiga dari empat Grand Slam tahun ini di semifinal melawan mereka, jadi mereka terlalu hebat, bermain di level yang sangat tinggi,” ujar Djokovic kepada media, dikutip dari ATP Tour.

Djokovic yang kini berusia 38 tahun mengaku sempat mampu mengimbangi permainan Alcaraz selama dua set, namun fisiknya tak mampu menopang performa hingga akhir pertandingan.

“Sayangnya, saya kehabisan tenaga setelah set kedua. Saya rasa saya punya cukup energi untuk melawannya dan mempertahankan ritmenya selama dua set. Setelah itu saya kehabisan tenaga, dan dia terus melaju.”

Kondisi serupa juga ia rasakan saat menghadapi Jannik Sinner pada dua Grand Slam sebelumnya—Roland Garros dan Wimbledon—yang berakhir dengan kekalahan.

“Format best-of-five sangat sulit bagi saya saat ini, terutama di tahap akhir turnamen besar. Itu tantangan besar,” tambah Djokovic.

Meski kecewa, Djokovic tetap menunjukkan sikap realistis. Ia menyoroti bahwa aspek fisik kini menjadi hambatan utama dalam upayanya bersaing di level tertinggi.

“Saya senang dengan level permainan saya, tapi yang jadi masalah utama adalah fisik. Di usia ini, saya tidak bisa memulihkan diri secepat dulu,” ungkapnya.

Meski demikian, peraih 24 gelar Grand Slam dan 100 gelar tingkat tur itu menegaskan bahwa ia belum akan pensiun dari Grand Slam.

“Saya tidak akan menyerah. Saya masih ingin bersaing di Grand Slam, mengejar final, dan memperjuangkan trofi lainnya. Tapi saya sadar, ini akan menjadi tugas yang sangat berat.”

Dengan catatan 31 kemenangan dan 10 kekalahan musim ini, Djokovic tetap menunjukkan sportivitas tinggi terhadap rival-rival mudanya. Ia menyebut bahwa Alcaraz dan Sinner memang layak berada di puncak saat ini.

“Kalau saya harus kalah dari seseorang, maka saya rela kalah dari mereka. Mereka lebih baik sekarang. Kita harus mengakui kehebatan mereka dan berkata: ‘Bagus sekali’,” tutup Djokovic.

Djokovic terakhir kali meraih gelar US Open pada tahun 2023. Saat ini, ia masih memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah pekan terbanyak di posisi peringkat 1 dunia (428 pekan).

Continue Reading

Sportechment

Animator Pakistan Gugat Film Merah Putih, Soal Apa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Film animasi “Merah Putih One For All” kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, animator asal Pakistan Junaid Mirah menyatakan akan menggugat pihak rumah produksi film tersebut karena diduga menggunakan karyanya tanpa izin.

Melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Junaid mengaku kecewa dan menyatakan kesiapannya untuk menuntut pertanggungjawaban hukum atas dugaan pelanggaran hak cipta tersebut.

“Aku siap menuntut mereka yang bertanggung jawab atas ketidakadilan ini. Aku melakukan ini karena kalian percaya padaku,” ujar Junaid dalam pernyataannya.

Keputusan Junaid untuk melayangkan gugatan tidak datang tiba-tiba. Ia mengaku menerima banyak pesan dari masyarakat Indonesia yang mendukungnya untuk mengambil langkah hukum terhadap dugaan pencurian karya tersebut.

Meski demikian, Junaid menghadapi kendala finansial yang besar. Sebagai animator independen tanpa sponsor atau dukungan lembaga, ia mengaku tidak memiliki cukup dana untuk menghadapi proses hukum lintas negara.

“Tuntutan hukum, apalagi di negara lain, butuh banyak biaya—biaya pengacara, administrasi, perjalanan. Dan aku nggak punya itu,” ungkapnya.

Menanggapi tuduhan tersebut, produser “Merah Putih One For All”, Sonny Pudjisasono, membantah bahwa filmnya telah menggunakan karya Junaid secara ilegal. Sonny bahkan mempersilakan animator asal Pakistan itu untuk menempuh jalur hukum jika memang merasa dirugikan.

“Silakan saja ambil langkah hukum, kami siap. Karena kami tidak mencuri karya orang,” ujar Sonny.

Sebelum isu dugaan plagiarisme mencuat, “Merah Putih One For All” telah lebih dulu mendapat kritik tajam dari publik dan pelaku industri film Tanah Air karena kualitas animasinya yang dinilai jauh dari standar layar lebar.

Proyek film animasi yang diklaim menelan anggaran hingga Rp6 miliar itu mendapat penilaian negatif dari banyak pihak. Beberapa penonton bahkan menilai film ini tidak layak tayang di bioskop.

Continue Reading

Sportechment

Rekor Baru, Haaland Jadi Top Skorer Tercepat dalam 100 Laga Liga Inggris

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Meski Manchester City harus menelan kekalahan dari Brighton & Hove Albion, penyerang andalan mereka Erling Haaland mencatatkan rekor istimewa.

Striker asal Norwegia itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak dalam 100 penampilan pertama di Liga Inggris, melampaui sejumlah nama legendaris seperti Alan Shearer, Ruud van Nistelrooy, dan Sergio Aguero.

Dilansir dari data Opta, Haaland mencetak gol ke-88-nya di Liga Inggris saat menghadapi Brighton dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Stadion Amex, Minggu (31/8) malam WIB. Tambahan satu gol itu membuat total koleksinya menjadi 88 gol dari 100 laga.

Capaian Haaland mengungguli rekor milik Alan Shearer, yang dalam 100 penampilan pertamanya di Liga Inggris mencetak 79 gol. Ia juga melewati rekor mantan striker Manchester United, Ruud van Nistelrooy (68 gol), dan legenda Manchester City Sergio Aguero (64 gol).

Torehan tersebut memperkuat status Haaland sebagai salah satu penyerang tertajam dalam sejarah Premier League, meski usianya baru menginjak 25 tahun.

Statistik 100 Laga Pertama di Liga Inggris:

  • Erling Haaland: 88 gol
  • Alan Shearer: 79 gol
  • Ruud van Nistelrooy: 68 gol
  • Sergio Aguero: 64 gol

Sayangnya, meski mencetak gol dalam laga tersebut, Haaland gagal membawa Manchester City meraih poin. The Citizens tumbang 1-2 di kandang Brighton, hasil yang membuat mereka mengalami dua kekalahan beruntun di awal musim.

Kekalahan ini juga membuat pasukan Pep Guardiola tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan raihan tiga poin dari tiga pertandingan. Sebuah start yang mengecewakan bagi juara bertahan Liga Inggris itu.

Haaland saat ini juga bersaing ketat dalam daftar top skor sementara Premier League musim ini. Ia berada di puncak bersama Viktor Gyökeres, masing-masing dengan empat gol.

Continue Reading

Sportechment

Cetak Gol Indah ke Gawang Arsenal, Szoboszlai Bilang Begini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Dominik Szoboszlai menjadi pahlawan kemenangan Liverpool atas Arsenal lewat gol indah dari tendangan bebas dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 yang digelar di Stadion Anfield, Minggu (31/8) malam WIB. The Reds menang tipis 1-0 dan mengamankan posisi puncak klasemen.

Gol semata wayang dalam laga ini tercipta di menit ke-82 melalui eksekusi tendangan bebas jarak jauh yang dilepaskan Szoboszlai. Bola melengkung deras ke sisi kanan gawang, melewati pagar betis, dan gagal dijangkau kiper Arsenal, David Raya.

Setelah pertandingan, Szoboszlai mengaku bahwa gol tersebut merupakan hasil dari keberanian mengambil risiko.

“Saya mengambil risiko. Saya percaya diri, jadi saya mencobanya dan akhirnya saya mencetak gol dari tendangan bebas,” ujar Szoboszlai kepada Sky Sports dikutip dari AFP.

Gelandang asal Hungaria itu juga menyebut bahwa kesempatan mengambil tendangan bebas biasanya menjadi milik Trent Alexander-Arnold, namun kali ini ia diberi kepercayaan dan memanfaatkannya dengan sempurna.

“Saya harus menyebut Trent. Biasanya dia yang ambil tendangan bebas karena dia memang hebat. Tapi kali ini saya punya kesempatan dan berhasil,” tambahnya.

Szoboszlai menjelaskan bahwa dirinya sengaja menendang bola lebih keras karena mengetahui karakteristik David Raya yang sering melompat ke balik pagar betis.

“Saya tahu dia kiper yang luar biasa. Jadi, saya tendang sedikit lebih keras agar bola bisa masuk ke dalam dengan kecepatan cukup untuk melewati jangkauannya,” ujarnya.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Liverpool mencoba mendominasi penguasaan bola di awal babak pertama, namun Arsenal tak tinggal diam dan mampu memberikan tekanan balik. Meski demikian, tak ada gol yang tercipta hingga turun minum.

Di babak kedua, Liverpool tampil lebih agresif. Hugo Ekitike sempat mencetak gol di menit ke-60, namun dianulir wasit karena offside. Dua menit berselang, giliran Arsenal mengancam melalui tembakan Gabriel Magalhaes, tetapi bola diblok oleh Ibrahima Konate.

Mohamed Salah juga nyaris mencetak gol di menit ke-69 lewat umpan silang berbahaya, namun berhasil diamankan Raya.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-82 melalui tendangan bebas Szoboszlai yang menaklukkan David Raya. Kiper Arsenal itu tampak pasrah setelah gagal menjangkau bola meski sudah melompat maksimal.

Hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-0 tak berubah.

Kemenangan atas Arsenal membawa Liverpool ke puncak klasemen sementara Premier League dengan raihan sempurna sembilan poin dari tiga laga. Sementara Arsenal harus puas turun ke posisi ketiga dengan enam poin.

Continue Reading

Sportechment

Bandung Siaga 1, Konser Reuni Peterpan Terpaksa Dibatalkan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Konser reuni yang sangat dinantikan bertajuk “Peterpan: The Journey Continues” resmi dibatalkan hanya beberapa jam sebelum digelar di Bandung, Minggu (31/8).

Keputusan mendadak ini diumumkan oleh promotor, Aloka, melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka.

Dalam pernyataannya, pihak Aloka mengungkapkan bahwa pembatalan dilakukan demi menjaga keselamatan semua pihak, menyusul situasi keamanan Kota Bandung yang memburuk akibat meningkatnya aksi unjuk rasa dalam beberapa hari terakhir.

“Dengan hati yang berat, kami dari tim ALOKA menyampaikan bahwa konser Peterpan: The Journey Continues yang dijadwalkan pada 31 Agustus 2025 di Bandung resmi ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut,” tulis promotor.

Promotor menjelaskan bahwa kondisi keamanan di Bandung memburuk secara signifikan, sehingga dinilai tidak kondusif untuk menggelar acara publik berskala besar seperti konser. Pemerintah daerah bahkan menetapkan status Siaga 1 untuk Kota Bandung.

“Situasi berubah. Status Kota Bandung ditetapkan menjadi Siaga 1, dan kondisi tidak lagi memungkinkan untuk menyelenggarakan acara,” lanjut pernyataan tersebut.

Keputusan ini diambil meski konser reuni Peterpan telah ditunggu-tunggu oleh para penggemar, khususnya para “Sahabat Peterpan” yang ingin bernostalgia bersama lagu-lagu legendaris band yang kini telah berganti nama menjadi NOAH.

Pihak Aloka menyampaikan permohonan maaf kepada para penggemar atas kekecewaan yang ditimbulkan, namun menegaskan bahwa keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas utama.

“Kami memahami betapa besarnya kekecewaan yang dirasakan karena kami pun merasakan hal yang sama. Tetapi di atas segalanya, keselamatan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap situasi yang terjadi saat ini adalah yang paling utama.”

Aloka berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut terkait penjadwalan ulang konser dalam waktu dekat. Sementara itu, mereka mengajak publik untuk tetap tenang dan menghormati situasi yang tengah berlangsung.

Continue Reading

Sportechment

Nana Mirdad Ajak Masyarakat Waspada Hoaks dan Tetap Damai Saat Demo

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktris Nana Mirdad mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar terkait aksi unjuk rasa yang tengah berlangsung di berbagai wilayah. Melalui akun Instagram pribadinya, Nana mengimbau agar masyarakat hanya menyebarkan berita dari sumber yang kredibel demi mencegah penyebaran hoaks dan provokasi.

“Berhati-hati juga dalam memilah dan sharing berita mana yang benar dan tidak,” tulis Nana dalam unggahan Instagram Story-nya, Minggu (31/8).

Istri aktor Andrew White itu juga menyoroti pentingnya menjaga keselamatan, terutama bagi mereka yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi. Ia menekankan bahwa perjuangan menyuarakan kepentingan rakyat harus dilakukan dengan cara yang aman dan tidak merugikan pihak lain.

“Perjuangkan semua yang memang harus diperjuangkan, tapi semoga semua yang turun ke jalan tetap berhati-hati banget, jangan mudah terprovokasi ya,” ujarnya.

Nana, yang saat ini tinggal di Bali, juga mengingatkan massa aksi agar tetap menjaga fokus perjuangan dan tidak terjebak dalam tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum.

“Harus pintar-pintar menjaga fokus agar enggak gampang terhasut,” lanjutnya.

Dalam unggahan lainnya, Nana menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam isu sosial dan politik bukanlah sesuatu yang tabu. Justru, menurutnya, media sosial kini menjadi ruang penting untuk menyuarakan realita dan mengawal perubahan.

“Pray and do our best for Indonesia (berdoa dan lakukan yang terbaik untuk Indonesia) yang lebih baik,” tutupnya.

Gelombang aksi demonstrasi yang melibatkan mahasiswa, pelajar, buruh, dan kelompok masyarakat sipil mulai memanas sejak Senin (25/8), terutama di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Tuntutan massa mencakup transparansi penggunaan anggaran DPR, penolakan terhadap sejumlah RUU kontroversial, hingga desakan pemangkasan tunjangan pejabat.

Pada Kamis (28/8), demo berlanjut dengan partisipasi kelompok buruh yang menuntut kenaikan upah. Namun, aksi tersebut diwarnai insiden tragis setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis Brimob saat sedang mengantarkan pesanan. Peristiwa ini memicu desakan publik agar pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut.

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan selebritas juga turut bersuara agar aksi unjuk rasa tetap berlangsung damai dan tidak berubah menjadi ajang kekerasan.

Continue Reading

Sportechment

Eliano Reijnders Gabung Persib, Komentar Kocak Banjiri Media Sosial

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kedatangan winger Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, ke Persib Bandung pada bursa transfer musim 2025/2026 disambut meriah oleh netizen. Namun, alih-alih komentar serius, jagat media sosial justru dibanjiri reaksi kocak yang mengundang gelak tawa.

Persib mengumumkan resmi merekrut Reijnders melalui akun media sosial klub pada Minggu (31/8). Selain Reijnders, Maung Bandung juga memperkenalkan penyerang asal Prancis, Andrew Jung, sebagai amunisi baru untuk lini depan.

“Selamat datang kepada Andrew Jung yang akan menjadi ujung tombak dari lini depan Persib. Kemudian, winger muda Timnas Indonesia, yaitu Eliano Reijnders,” kata maskot Persib, Prabu, dalam video pengumuman.

Kehadiran Eliano langsung memantik berbagai komentar lucu dari netizen. Banyak yang menyindir dengan gaya khas soal hubungan antara Persib dan Timnas Indonesia.

“Pemain Persib dipanggil Timnas: nggak. Pemain Timnas dipanggil Persib: iya,” tulis seorang pengguna media sosial.

“Kasihan pemain Persib nggak dipanggil Timnas, tapi pemain Timnas dipanggil Persib,” tambah komentar lain yang tak kalah menggelitik.

Netizen juga menyoroti dominasi pemain Timnas di skuad Persib. Sebelum Eliano, sudah ada Thom Haye yang lebih dulu bergabung. Beckham Putra pun termasuk dalam daftar pemain yang mendapat panggilan untuk FIFA Matchday September.

“Timnas Persib kejadian juga,” celetuk salah satu netizen, menyindir kuatnya aroma Timnas di tubuh Maung Bandung.

Tak hanya soal Timnas, sejumlah netizen juga menyindir rumor soal kondisi finansial klub. Meski sempat disebut mengalami krisis, Persib justru aktif belanja pemain.

“Bangkrut = Banyak Rekrut,” tulis netizen dalam unggahan yang disukai ribuan orang.

Kedatangan Eliano Reijnders dan Andrew Jung diharapkan bisa menambah kekuatan lini depan Persib. Sebelumnya, sang juara bertahan Liga 1 Indonesia telah melepas beberapa pemain seperti Henhen Herdiana, Dedi Kusnandar, dan Dimas Drajad dengan status pinjaman.

Dengan bursa transfer yang masih terbuka, Persib tampaknya belum selesai membentuk skuad impian untuk mempertahankan gelar mereka musim ini.

Continue Reading

Sportechment

Fitur Live TikTok Mendadak Hilang, Ternyata Ini Alasannya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Fitur siaran langsung (Live) di platform TikTok mendadak hilang dari aplikasi sejak Sabtu (30/8) malam, membuat banyak pengguna kebingungan dan mengeluhkan tidak dapat melakukan siaran langsung seperti biasanya.

Berdasarkan pantauan, kolom “Live” yang biasanya tersedia di menu unggah konten maupun dalam hasil pencarian tidak lagi terlihat. Meski sempat muncul sesekali ketika menggunakan kata kunci tertentu, kolom tersebut tampak kosong tanpa menampilkan satu pun siaran langsung.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak TikTok mengonfirmasi bahwa fitur Live memang sengaja ditangguhkan. Dalam keterangan resminya, TikTok menyatakan keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif menyusul meningkatnya eskalasi aksi unjuk rasa di berbagai kota di Indonesia.

“Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia. Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada,” tulis juru bicara TikTok.

TikTok menegaskan bahwa penangguhan ini bertujuan menjaga agar platform tetap menjadi ruang yang aman, adil, dan beradab di tengah dinamika sosial yang tengah berkembang.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membantah bahwa pemerintah memberikan instruksi kepada TikTok untuk menonaktifkan fitur tersebut. Dirjen Pengawasan Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa langkah tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif internal TikTok.

“Voluntarily TikTok. Kami mengapresiasi langkah inisiatif dari TikTok,” ujar Alexander.

Langkah TikTok ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan sosial di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. Aksi unjuk rasa yang semula menolak tunjangan rumah bagi anggota DPR RI berubah menjadi protes besar atas tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang dilaporkan tewas setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi berlangsung.

Situasi ini memicu gelombang kemarahan di media sosial dan di jalanan, dengan banyak konten video aksi yang viral dan memperkeruh suasana.

Continue Reading

Sportechment

Laga Persib Bandung vs Borneo FC Resmi Ditunda, Ini Alasannya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Laga pekan keempat Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Borneo FC yang sedianya digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), resmi ditunda.

Keputusan ini diumumkan oleh operator kompetisi, I League, melalui surat resmi bernomor 279/LI-COR/VIII/2025 yang diterbitkan pada Sabtu (30/8).

Penundaan pertandingan ini merupakan hasil koordinasi antara pihak I League, Kepolisian Daerah Jawa Barat, serta manajemen Persib. Surat dari Polda Jabar bernomor B/3210/VIII/PAM.3.3./2025/Roops dan surat dari Persib bernomor 308/DIR-PBB/VIII/2025 menjadi dasar pertimbangan utama atas permohonan penundaan.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan ini.

“Keselamatan semua pihak adalah prioritas utama. Kami memahami betul semangat Bobotoh yang sudah menantikan pertandingan ini, namun situasi yang terjadi menuntut adanya langkah antisipatif. Kami berharap kondisi segera membaik sehingga kita bisa kembali merayakan sepak bola bersama di stadion,” ujar Adhitia.

Meski tak dirinci lebih lanjut, situasi keamanan di wilayah Jawa Barat disebut menjadi alasan utama di balik penundaan laga tersebut.

Menanggapi kekhawatiran para Bobotoh terkait pembelian tiket, manajemen Persib memastikan bahwa tiket yang telah dibeli akan tetap berlaku dan secara otomatis dialihkan ke pertandingan kandang Persib berikutnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan dukungan yang tidak pernah putus. Energi positif dari Bobotoh akan selalu menjadi kekuatan besar bagi tim di lapangan,” lanjut Adhitia.

Persib juga mengajak seluruh pendukungnya untuk tetap tenang dan menjaga situasi agar tetap kondusif, sembari berharap atmosfer sepak bola di stadion bisa segera kembali seperti semula.

Hingga berita ini diturunkan, I League belum mengumumkan jadwal baru untuk pertandingan antara Persib dan Borneo FC. Informasi lebih lanjut akan disampaikan menyusul melalui kanal resmi klub dan operator liga.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News59 minutes ago

Prof Rokhmin Dahuri: Tanpa Itqan, Profesionalisme Hanya Slogan

LakeyBanget9 hours ago

Wejangan Umuh Jelang Laga Krusial Persib Bandung Kontra Borneo FC

LakeyBanget10 hours ago

The Pussycat Dolls Reuni Lewat Single Baru “Club Song”

LakeyBanget13 hours ago

Mendikdasmen-Menpora Jalin Nota Kesepahaman Bangun Talenta Muda dan Olahraga Indonesia

News1 day ago

Rapor Pendidikan 2025 Resmi Diperbarui, Tambah Tiga Indikator Baru untuk Perkuat Mutu Sekolah

News2 days ago

Generative AI Tak Bisa Dihindari, Akademisi Dorong Kampus Atur Penggunaan Demi Jaga Integritas Ilmiah

News2 days ago

Bahlil Ungkap Pembahasan dengan Prabowo Soal Transisi Energi

News2 days ago

Prabowo Perintahkan Percepatan Transisi Energi di Tengah Ancaman Krisis Minyak

LakeyBanget2 days ago

Kate Winslet Bakal Jadi Pemeran Utama Film Baru The Lord of the Rings

LakeyBanget2 days ago

Indonesia Kirim 6 Wakil ke Perempat Final Swiss Open 2026, Siapa Saja?

News2 days ago

Iran Siap Kembali Berunding, Presiden Masoud Pezeshkian Ajukan 3 Syarat ke AS

LakeyBanget2 days ago

Barack dan Michelle Obama Debut Jadi Produser Broadway Lewat Drama “Proof”

News2 days ago

Muncul Perdana ke Publik, Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Serangan AS dan Israel

LakeyBanget2 days ago

Timnas Indonesia Resmi Luncurkan Jersey Baru, Siap Debut di FIFA Series 2026

LakeyBanget2 days ago

Meta Akuisisi Moltbook, Perkuat Pengembangan Teknologi AI

News3 days ago

7 Menteri Teken SKB Tentang Pedoman Pemanfaatan dan Pembelajaran Kecerdasan Artifisial di Pendidikan

LakeyBanget3 days ago

Mau Mudik Pakai Motor Listrik? Simak Tips Aman Agar Nyaman Selama Perjalanan

News3 days ago

CKG Tembus 13 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Layanan untuk Pengemudi Mudik Lebaran 2026

LakeyBanget3 days ago

Hattrick Bersejarah Valverde Bawa Real Madrid Hancurkan Man City

News3 days ago

Microsoft Bela Anthropic di Pengadilan, Konflik AI dengan Pemerintah AS Memanas

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.