Connect with us

Sportechment

Uzbekistan Pastikan Tantang Indonesia di Semifinal Piala Asia U-23

Hendi Firdaus

Published

on

Pertandingan penuh tensi bakal terjadi antara Uzbekistan dan Indonesia yang telah ditetapkan sebagai laga semifinal Piala Asia U-23 yang akan digelar pada Senin (29/4).

Uzbekistan memastikan tempat mereka di babak semifinal setelah menaklukkan Arab Saudi dengan skor 2-0 dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Doha, pada Jumat (26/4) malam.

Kemenangan Uzbekistan terbukti melalui gol-gol Khusayin Norchaev dan Umarali Rakhmonaliev, yang terjadi dalam pertandingan yang sarat dengan permainan keras. Di babak kedua, petaka bagi Arab Saudi datang ketika mereka harus bermain dengan 10 pemain setelah Aiman Yahya mendapat kartu merah.

Sementara itu, pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, bersemangat membawa tim U-23 Indonesia melangkah ke final setelah mengalahkan Korea Selatan melalui adu penalti 11-10 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, pada Jumat (26/4) waktu setempat.

“Saya sangat senang dan bahagia, tetapi di sisi lain ini sangat menyedihkan dan sulit. Pemenangnya harus ditentukan dan sekarang saya bertanggung jawab atas tim Indonesia. Saya harus melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Shin Tae-yong.

Kemenangan tersebut memantapkan impian Indonesia untuk tampil di Olimpiade Paris 2024, dengan juara, runner-up, dan peringkat tiga Piala Asia U-23 langsung mendapatkan tiket ke Olimpiade. Tim peringkat empat akan melalui laga playoff melawan wakil Afrika, Guinea.

Sebagai tim debutan, kemenangan atas Korea Selatan meningkatkan kepercayaan diri para pemain Indonesia. Target mereka kini terarah ke final.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa kami tak bisa memenangi kejuaraan. Jelas, kami (potensial) bisa mencapai final. Hal itu memberi kami kepercayaan diri dan kami mampu mencapai empat besar,” ungkapnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sportechment

PSG Resmi Juara Ligue 1, Gelar Pertama di 5 Liga Top Eropa Musim Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Paris Saint-Germain (PSG) resmi meraih gelar juara Ligue 1 2024-2025 pada Sabtu (5/4/2025), setelah mengalahkan Angers 1-0 dalam pertandingan pekan ke-28 yang digelar di Parc des Princes.

Kemenangan ini mengunci status juara bagi Les Parisiens, yang sebelumnya hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan diri menjadi kampiun.

Pada pekan ke-28, PSG yang dilatih oleh Luis Enrique belum terkalahkan dalam 27 pertandingan sebelumnya. Mereka mengoleksi 71 poin dengan 22 kemenangan dan 5 hasil imbang, unggul 21 poin atas AS Monaco yang berada di posisi kedua.

Dengan poin maksimal yang bisa diraih Monaco hanya 71, hasil imbang melawan Angers sudah cukup bagi PSG untuk memastikan gelar juara.

Meski menghadapi tim papan bawah, Angers, PSG sempat kesulitan mencetak gol. Baru pada menit ke-55, Desire Doue berhasil membuka skor setelah menerima umpan silang dari Khvicha Kvaratskhelia. Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam pertandingan, meski PSG melepaskan 18 tembakan sepanjang laga.

Sebelumnya, PSG bisa saja mengunci gelar juara pada pekan sebelumnya, namun Monaco berhasil meraih kemenangan yang memaksa penentuan gelar berlangsung di pekan ini.

Pelatih Luis Enrique pun mengungkapkan rasa senangnya, mengingat timnya bisa merayakan juara di hadapan suporter sendiri di Parc des Princes. “Saya tidak ingin laga Monaco vs Nice berakhir imbang agar kami bisa merayakan gelar juara di sini,” kata Enrique.

Dengan keberhasilan ini, PSG semakin kokoh sebagai klub dengan koleksi trofi Ligue 1 terbanyak, dengan 13 gelar. Mereka jauh meninggalkan pesaing terdekatnya, Saint-Etienne, yang hanya mengoleksi 10 trofi.

Gelar juara Ligue 1 ini juga menjadikan PSG tim pertama yang memastikan gelar liga di antara lima liga top Eropa musim ini, sementara juara dari Liga Inggris, Spanyol, Italia, dan Jerman belum ditemukan pada akhir pekan ini.

Setelah mengamankan gelar domestik, PSG kini fokus pada kompetisi lainnya. Mereka masih memiliki peluang untuk meraih treble, dengan laga perempat final Liga Champions melawan Aston Villa yang akan berlangsung bulan ini, serta final Piala Prancis melawan Reims pada 24 Mei.

PSG juga telah mengamankan Trophee des Champions pada awal tahun ini dengan mengalahkan AS Monaco 1-0 pada 5 Januari 2025, menjadikan mereka kandidat kuat untuk meraih quadruple winner musim ini.

Continue Reading

Sportechment

Thomas Mueller Akhiri Karier di Bayern Muenchen Usai 25 Tahun Berjasa

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Bayern Muenchen mengonfirmasi bahwa mereka akan berpisah dengan salah satu ikon klub mereka, Thomas Mueller, setelah lebih dari dua dekade bersama.

Pada Sabtu (5/4/2025), klub Jerman tersebut mengumumkan bahwa Mueller, yang kini berusia 35 tahun, sepakat untuk mengakhiri perjalanan karier luar biasa yang telah berlangsung selama 25 tahun di Muenchen.

“Juara Piala Dunia, dua kali treble winner, dan pemegang rekor penampilan,” demikian bunyi pernyataan dari Bayern Muenchen yang merinci perjalanan karier Mueller yang luar biasa. Selama waktunya di klub, Mueller telah mempersembahkan 33 trofi, menjadikannya salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah Bayern.

Mueller, yang merupakan produk asli akademi Bayern, bergabung dengan klub pada usia 10 tahun dan melalui berbagai jenjang pendidikan mulai 2000 hingga 2007. Pada 2007, ia memulai karier senior bersama Bayern Muenchen II sebelum bergabung dengan tim utama pada 2008 di bawah pelatih Juergen Klinsmann. Setahun setelahnya, ia menandatangani kontrak profesional pertama pada Februari 2009.

Sejak musim 2009-2010, Mueller menjadi pemain inti di Bayern Muenchen dan tak pernah meninggalkan klub. Selama 25 tahun, ia telah mencatatkan 743 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 247 gol. Ia memegang rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di semua kompetisi, Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.

Selama kariernya, Mueller telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk 12 kali menjuarai Bundesliga, 6 kali memenangi DFB Pokal, 8 kali meraih DFL-Supercup, 2 kali juara Liga Champions, 2 kali Piala Super Eropa, dan 2 kali Piala Dunia Klub.

Selain itu, ia berhasil meraih treble dua kali pada musim 2012-2013 dan 2019-2020, membawa Bayern Muenchen menjuarai Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions dalam satu musim.

Mueller mengungkapkan perasaannya melalui akun media sosialnya: “Dua puluh lima tahun saya sebagai pemain FC Bayern akan berakhir pada musim panas ini. Ini merupakan perjalanan yang luar biasa, ditandai dengan pengalaman-pengalaman unik, pertemuan hebat, dan gelar-gelar yang tak terlupakan. Saya sangat bersyukur dan gembira bisa menjalani karier ini di klub tercinta,” tulis Mueller.

“Saya berharap kami dapat meraih lebih banyak gelar bersama sebelum saya pergi, dan saya akan memberikan segalanya dalam beberapa pekan ke depan untuk membawa gelar liga kembali ke Muenchen serta mencapai final Liga Champions yang telah lama kami nantikan,” lanjutnya.

Mueller dijadwalkan untuk tampil terakhir kali bersama Bayern Muenchen pada Piala Dunia Klub 2025. Pada musim terakhirnya, ia masih memiliki peluang untuk meraih tiga trofi, dengan Bayern Muenchen hampir dipastikan akan menjuarai Bundesliga 2024-2025.

Mereka juga masih eksis di Liga Champions dan akan menghadapi Inter Milan di babak perempat final pada bulan ini, sementara Piala Dunia Klub 2025 juga menjadi kesempatan terakhir bagi Mueller untuk menambah koleksi trofinya.

Continue Reading

Sportechment

KTT Kecerdasan Buatan: Presiden Rwanda Ajak Afrika Bersiap Bersaing di Era Teknologi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Global tentang kecerdasan buatan (AI) resmi dibuka di ibu kota Rwanda, Kigali, pada 3 April 2025.

Acara yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari benua Afrika, termasuk Presiden Togo Faure Essozimna Gnassingbé, Ketua Komisi Uni Afrika (AU) Mahmoud Ali Youssouf, dan Musalia Mudavadi, Sekretaris Kabinet Utama Kenya.

Dalam sambutannya, Presiden Rwanda Paul Kagame menekankan bahwa kecerdasan buatan kini menjadi pendorong utama inovasi di era modern. Namun, ia menyayangkan bahwa perkembangan teknologi ini justru terhambat oleh persaingan geopolitik yang semakin intens.

“Teknologi ini saat ini masih terkonsentrasi di beberapa negara saja, dan Afrika tidak boleh lagi tertinggal. Kita harus menyesuaikan diri, bekerja sama, bersaing, dan terintegrasi demi kepentingan terbaik kita,” ujar Kagame dengan tegas.

Kagame juga mengapresiasi peran Uni Afrika, Smart Africa, dan International Telecommunication Union (ITU) dalam membentuk Dewan AI Afrika.

Ia mengungkapkan bahwa Afrika sebenarnya sudah memiliki banyak ilmuwan data, insinyur, serta pakar keamanan siber yang berpotensi besar dalam memajukan teknologi AI di benua ini. Menurutnya, masyarakat Afrika akan menjadi ujung tombak pertumbuhan tenaga kerja global di masa depan.

Meski mengakui adanya ketidakpastian terkait AI, terutama soal privasi dan keamanan, Kagame menegaskan bahwa teknologi ini harus menjadi “kekuatan untuk kebaikan.” Ia menyatakan bahwa dunia memiliki tanggung jawab untuk menggunakannya secara bijak.

“Saya yakin kita bisa bekerja sama untuk mewujudkan hal ini,” tambahnya optimistis.

Presiden Kagame juga menegaskan bahwa kecerdasan buatan harus diarahkan untuk memberi manfaat bagi seluruh dunia melalui kolaborasi, tanpa mengorbankan nilai-nilai politik, diplomasi, atau kerja sama antarnegara.

Continue Reading

Sportechment

Ruben Onsu Putuskan Mualaf, Raffi Ahmad: Semoga Istiqomah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Raffi Ahmad mengungkapkan rasa syukur dan memberikan dukungan penuh kepada sahabatnya, Ruben Onsu, yang baru saja memeluk agama Islam dengan mengucap dua kalimat syahadat. Dalam unggahannya pada 4 April 2025, Raffi menyampaikan doa terbaik untuk Ruben.

“Alhamdulillah, semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah dan kekuatanNya untuk Ruben dalam menjalankan langkah barunya sebagai seorang muslim,” kata Raffi dalam postingan tersebut.

Raffi juga membagikan momen kebersamaan dirinya dan sang istri saat bertemu dengan Ruben Onsu di momen Lebaran. Dalam foto yang diunggah, Ruben yang berada diapit pasangan suami istri tersebut tampak tersenyum bahagia.

“Semoga keberkahan selalu menyertai perjalanan hidup yang baru dengan penuh kebaikan. Amin YRA,” ujar Raffi menambahkan doa untuk Ruben agar selalu istiqomah dalam menjalani jalan hidupnya yang baru sebagai seorang muslim.

Kabar mengenai keislaman Ruben Onsu mulai mencuat sejak awal tahun 2025, seiring kedekatannya dengan aktris dan politikus Desy Ratnasari. Pada momen Idul Fitri, tepatnya pada 31 Maret 2025, Ruben mengumumkan keputusannya untuk menjadi mualaf.

Ruben Onsu juga menyebutkan dalam unggahannya bahwa Habis Usman bin Yahya, seorang pemuka agama, adalah yang memualafkannya.

Dalam pernyataannya, Ruben meminta doa dari para pengikutnya agar ia dapat istiqomah dalam menjalankan imannya yang baru sebagai seorang muslim.

Continue Reading

Sportechment

Film Waktu Maghrib 2 Siap Tayang di Layar Lebar, Kapan?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Setelah sukses dengan film pertamanya pada 2023 lalu, Waktu Maghrib, Rapi Films kini siap menghadirkan sekuel yang telah ditunggu-tunggu, Waktu Maghrib 2.

Film horor yang kembali disutradarai oleh Sidharta Tata ini akan tayang di bioskop mulai 28 Mei 2025.

Produser eksekutif Sunil G. Samtani menjelaskan, respons positif terhadap film pertama yang mengajarkan anak-anak untuk tidak bermain di waktu maghrib menjadi dorongan untuk melanjutkan cerita tersebut.

“Kami menerima banyak ulasan positif, terutama yang mengatakan bahwa film ini punya pesan penting untuk anak-anak. Itu menjadi alasan kami untuk melanjutkan cerita ini,” kata Sunil dalam keterangannya, Sabtu (5/4).

Tanggal tayang dan poster resmi Waktu Maghrib 2 telah diumumkan melalui akun media sosial @rapifilm.

Film ini kembali menggandeng beberapa produser ternama, di antaranya Gope T. Samtani, dan diproduksi oleh Rapi Films bekerja sama dengan Sky Media, Rhaya Flicks, Legacy Pictures, dan Kebon Studio. Skenario ditulis oleh Khalid Kashogi, Bayu Kurnia, dan Sidharta Tata.

Dalam sekuel ini, pemain muda seperti Omar Daniel, Anantya Kirana, Sulthan Hamonangan, Ghazi Alhabsyi, Muzakki Ramdhan, Sadana Agung, Nopek Novian, Bagas Pratama Saputra, dan Fita Anggriani akan kembali hadir.

Waktu Maghrib 2 mengisahkan kejadian 20 tahun setelah teror yang dialami Adi dan kawan-kawannya di Jatijajar pada film pertama. Kali ini, Jin Ummu Sibyan kembali meneror anak-anak di desa Giritirto. Yogo, Dewo, Wulan, dan lima teman mereka terlibat dalam keributan pertandingan sepak bola.

Setelah kalah, mereka bergegas pulang ke desa pada waktu maghrib, tanpa sadar mengucapkan sumpah yang membangkitkan bencana serupa yang terjadi di Jatijajar. Di tengah hutan yang dingin, Ummu Sibyan merasuki salah satu dari mereka dan memburu nyawa anak-anak tanpa ampun.

Sunil G. Samtani juga menambahkan, “Karakter-karakter dalam sekuel ini akan lebih beragam dan pasti akan menawarkan pengalaman horor yang lebih mendalam, menghibur, dan menegangkan.”

Dengan alur yang semakin menegangkan dan suasana yang lebih gelap, Waktu Maghrib 2 menjanjikan pengalaman horor yang tak terlupakan bagi para penonton.

Continue Reading

Sportechment

Timnas Indonesia U-17 Permalukan Korea Selatan, Berkat Gol Penalti Evandra

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas U-17 Indonesia berhasil meraih kemenangan penting dengan mengalahkan Timnas U-17 Korea Selatan 1-0 pada laga penyisihan Grup C Piala Asia U-17 2025 yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jumat (4/4).

Gol tunggal Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+3.

Pada babak pertama, Indonesia hampir mencetak gol lebih awal lewat Mierza Firjatullah yang berhadapan langsung dengan kiper Korea, Park Dohun, pada menit ke-14. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan setelah bola berhasil direbut oleh Park Dohun.

Beberapa saat kemudian, Korea Selatan memiliki kesempatan emas melalui Kim Yegeon pada menit ke-17, namun tembakannya berhasil diamankan oleh kiper Dafa Al Gasemi.

Indonesia lebih banyak bermain bertahan di babak pertama dan mengandalkan serangan balik cepat. Sementara itu, Korea Selatan mencoba memanfaatkan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi usaha mereka belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-37, Indonesia mendapatkan peluang melalui penalti setelah handball oleh Soo Yoonwoo, bek Korea Selatan. Eksekusi pertama Evandra Florasta sempat gagal, namun ia berhasil memanfaatkan bola rebound dan menceploskannya ke gawang, membawa Indonesia unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Korea Selatan langsung memberikan tekanan. Ji Geon Young mencoba melepaskan tembakan pada menit ke-55, tetapi bola melebar dari gawang Indonesia.

Beberapa pergantian pemain terjadi akibat kram yang dialami oleh pemain kedua tim hingga menit ke-60. Pada menit ke-67, Jim Geongyoung memiliki peluang dari luar kotak penalti, namun tendangannya dapat ditepis oleh kiper Dafa.

Pada menit ke-70, Hang Woo-sik mendapatkan bola liar di depan gawang Indonesia, tetapi tendangannya masih melebar tipis. Korea Selatan terus berusaha menekan, namun percobaan-percobaan dari Byeongchan dan Park Seo-joon pada menit ke-81 dan 85 masing-masing masih melambung dan melebar dari sasaran.

Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga akhir pertandingan meskipun Korea Selatan terus menyerang. Kemenangan ini membawa Timnas U-17 Indonesia meraih tiga poin penuh di fase grup.

Susunan Pemain:

Timnas U-17 Korea Selatan (4-4-2):
Park Dohun; Lim Yechan (Jang Woo-Sik 60′), Koo Hyeonbin, So Yoonwoo, Kim Minchan; Oh Haram (Jang Woo-Sik 60′), Kim Jihyuk (Kim Ji-Seong 65′), Kim Yegeon (Park Seo-joon 84′), Park Byeongchan; Jim Geongyoung; Jung Heejung (Jeong Hyeon-Ung 65′).
Pelatih: Back Kitae.

Timnas U-17 Indonesia (5-3-2):
Dafa Al Gasemi; Evandra Florasta, Daniel Afrido (Dafa Zaidan 90+6′), Putu Panji, Mathew Baker, Fabio Azkairawan; Zahaby Gholy (Fandi Ahmad 45′, Putu Ekayana 90+6′), Muhamad Al Gazani, Nazriel Alfaro (Ilham Romadhona 77′); Fadly Alberto, Mierza Firjatullah (Rafi Rasyiq 58′).
Pelatih: Nova Arianto.

Continue Reading

Sportechment

Ragnar Oratmangoen Donasi Anak-anak Gaza di Momen Lebaran Tuai Pujian Netizen

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, baru-baru ini mendapatkan pujian luas dari netizen atas tindakan kemanusiaannya. Di media sosial, tersebar sepanduk yang menunjukkan dukungannya untuk anak-anak di Gaza melalui donasi yang ia berikan.

Oratmangoen, yang bermain untuk FCV Dender, bekerja sama dengan Al Akhirah. Nl, sebuah organisasi nirlaba yang aktif memberikan bantuan kemanusiaan di Palestina dan Uganda.

Meskipun tidak hadir langsung di Gaza, donasi yang diberikan oleh Ragnar membantu menyelenggarakan acara untuk anak-anak di sana pada hari kedua Idul Fitri.

“Meski dalam situasi yang sulit, kami berhasil memberikan kebahagiaan kepada anak-anak di Gaza. Kami menyediakan hadiah, permen, minuman, dan kegiatan untuk mereka, dengan harapan dapat sedikit meringankan penderitaan dan membuat mereka kembali merasakan kebahagiaan menjadi anak-anak,” tulis Al Akhirah. Nl dalam unggahan videonya.

Organisasi tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Ragnar Oratmangoen atas kontribusi dan dukungannya. Mereka berharap dapat melanjutkan kolaborasi di masa mendatang.

Ragnar Oratmangoen dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan dan peduli terhadap sesama.

Di usia 15 tahun, ia memutuskan untuk menjadi mualaf dan sejak saat itu, ia tak pernah berhenti menunjukkan kepeduliannya terhadap saudara-saudara seimannya, termasuk Palestina. Ini bukan pertama kalinya ia memberikan dukungan konkret kepada Palestina dalam berbagai kesempatan.

Sikap kepedulian Ragnar menjadi contoh yang patut dicontoh, khususnya di momen Idul Fitri, untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.

Continue Reading

Sportechment

Wendy dan Yeri Resmi Cabut dari SM Entertainment, Tetap Lanjutkan Karier di Red Velvet

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – SM Entertainment mengumumkan bahwa kontrak eksklusif dengan Wendy dan Yeri dari Red Velvet telah resmi berakhir. Meskipun demikian, kedua anggota tersebut akan tetap melanjutkan karier mereka sebagai bagian dari grup, Red Velvet.

Pengumuman ini muncul setelah serangkaian negosiasi yang dimulai sejak 2023. Sebelumnya, Seulgi telah memperpanjang kontraknya dengan SM pada Agustus 2023, diikuti oleh Joy pada Januari 2025 dan Irene pada Februari 2024.

Melalui pernyataan resmi, SM Entertainment menyampaikan, “Halo, ini SM Entertainment. Kami ingin memberi tahu Anda bahwa kontrak eksklusif kami dengan Wendy dan Yeri telah berakhir.”

Mereka melanjutkan, “Sejak debut sebagai anggota Red Velvet, Wendy dan Yeri telah aktif berpromosi, baik sebagai anggota grup maupun solois di berbagai bidang. Kami sangat bahagia bisa bersama mereka selama ini.”

Dengan berakhirnya kontrak eksklusif mereka, masa depan Wendy dan Yeri di industri hiburan akan tetap terjaga, dan Red Velvet dipastikan akan terus berlanjut dengan kelima anggotanya.

Continue Reading

Sportechment

Red Sparks vs Pink Spiders: Megawati Cs Siap Bangkit di Game Ketiga Final Liga Voli Korea

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Red Sparks akan menghadapi Pink Spiders dalam game ketiga final Liga Voli Korea yang digelar pada Jumat, 4 April 2025.

Tim asuhan Ko Hee Jin harus bangkit untuk meraih kemenangan dan menjaga peluang mereka meraih gelar juara, setelah tertinggal 0-2 dalam dua pertandingan sebelumnya, yaitu kekalahan 0-3 dan 2-3 di kandang Pink Spiders.

Pertandingan kali ini akan digelar di Chungmu Gymnasium Daejeon, yang menjadi kandang Red Sparks.

Menariknya, tiket pertandingan ini telah ludes terjual, yang menunjukkan dukungan penuh dari para fans. Hal ini tentu menjadi suntikan moral bagi Red Sparks dalam upaya mereka meraih kemenangan pertama di final ini.

Pelatih Ko Hee Jin menegaskan pentingnya kemenangan di laga ketiga ini. “Saya akan memastikan final yang kita raih untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir tidak akan berakhir hanya dalam tiga pertandingan,” ujarnya, seperti dilansir dari Sport Chosun.

“Saya tidak akan menyerah demi para penggemar Red Sparks,” tambahnya.

Red Sparks diharapkan untuk belajar dari kesalahan di pertandingan kedua dan tidak lengah saat bertemu Pink Spiders. Kemenangan kali ini sangat vital untuk menjaga harapan juara Liga Voli Korea tetap hidup.

Continue Reading

Sportechment

Pelatih Korsel Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pelatih Timnas Korea Selatan U-17, Back Ki Tae, menyoroti potensi besar yang dimiliki Timnas Indonesia U-17 menjelang pertandingan pertama Grup C Piala Asia U-17 2025, yang akan digelar pada Jumat (4/4).

Ki Tae mengingatkan timnya untuk mewaspadai dua keunggulan Indonesia: organisasi pertahanan yang solid dan kemampuan individu dalam menyerang.

“Indonesia adalah salah satu tim terkuat di Asia Tenggara, dan kekuatan mereka terletak pada keseimbangan pertahanan yang terorganisasi dengan baik serta kemampuan teknik individu yang kuat saat menyerang,” ujar Ki Tae, seperti dikutip dari situs resmi AFC.

Pelatih Korea Selatan tersebut juga menjelaskan bahwa timnya akan tetap menerapkan filosofi sepak bola Korea yang menekankan permainan cepat, fokus, dan tidak kenal takut.

“Prinsip permainan kami selaras dengan filosofi sepak bola Korea yang mengutamakan kecepatan, keberanian, dan ketajaman dalam bertanding,” tambahnya.

Korea Selatan dipandang sebagai salah satu lawan terberat yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia U-17 di fase grup Piala Asia kali ini. Selain kekuatan tim yang mumpuni, Korea juga memiliki sejarah gemilang di ajang ini, dengan dua gelar juara yang telah diraih.

Setelah menghadapi Korea Selatan, Indonesia akan berhadapan dengan Yaman pada Senin (7/4), dan mengakhiri babak grup dengan laga melawan Afghanistan pada Jumat (11/4). Semua pertandingan akan digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah.

Timnas Indonesia U-17 memiliki ambisi besar untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Kemenangan di laga perdana melawan Korea Selatan akan menjadi langkah krusial untuk mencapai target tersebut.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



Sportechment6 hours ago

PSG Resmi Juara Ligue 1, Gelar Pertama di 5 Liga Top Eropa Musim Ini

News6 hours ago

Wakil Presiden Iran Dipecat Gegara Lakukan Hal Ini

Sportechment7 hours ago

Thomas Mueller Akhiri Karier di Bayern Muenchen Usai 25 Tahun Berjasa

Review9 hours ago

Tarif Dagang USA Buat Prabowo Semakin Gas Produk Lokal

News9 hours ago

Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Pascapengumuman Tarif Impor Trump

Sportechment9 hours ago

KTT Kecerdasan Buatan: Presiden Rwanda Ajak Afrika Bersiap Bersaing di Era Teknologi

Ruang Sujud10 hours ago

Bahaya Ghuluw dalam Agama: Ketika Semangat Melewati Batas Syariat

Review10 hours ago

Stop Bahas Identitas, Ayo Berdaya!

Sportechment10 hours ago

Ruben Onsu Putuskan Mualaf, Raffi Ahmad: Semoga Istiqomah

Sportechment10 hours ago

Film Waktu Maghrib 2 Siap Tayang di Layar Lebar, Kapan?

News11 hours ago

RUU Wakaf India Dinilai Diskriminatif, Umat Islam Sampaikan Protes

News14 hours ago

Tingginya Arus Mudik Lebaran, WFA Diperpanjang hingga 8 April

Ruang Sujud14 hours ago

Ghuluw dalam Ibadah: Ketika Semangat Beragama Menyimpang dari Tuntunan

News16 hours ago

Innalillahi! Tentara Israel Eksekusi Petugas Medis Palestina

Ruang Sujud18 hours ago

Ghuluw dalam Dakwah: Ketika Kebenaran Dibela dengan Cara yang Salah

News20 hours ago

Donald Trump Bakal Kirim Ribuan Senapan Serbu ke Israel

Ruang Sujud22 hours ago

Membedakan Antara Keteguhan dan Ghuluw dalam Beragama

Sportechment1 day ago

Timnas Indonesia U-17 Permalukan Korea Selatan, Berkat Gol Penalti Evandra

Sportechment1 day ago

Ragnar Oratmangoen Donasi Anak-anak Gaza di Momen Lebaran Tuai Pujian Netizen

News1 day ago

Hadapi Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Bakal Siapkan Strategi Ini