Connect with us

News

Wamen Fajar: Pembaruan Pendidikan untuk Menutup Jurang Mutu Sekolah Swasta

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ruang pertemuan itu hening ketika Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan satu pesan kunci di Sukabumi, Minggu (15/2).

“Kualitas adalah penentu kepercayaan publik.” Demikian disampaikannya di hadapan guru-guru dari sekitaran Jawa Barat ketika menyampaikan solusi dalam mengatasi disparitas mutu pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. 

Menurutnya, realitas sekolah swasta hari ini memperlihatkan dua wajah. Ada sekolah swasta yang menjadi magnet hingga orang tua rela mengantre bertahun-tahun. Namun di sisi lain, tidak sedikit sekolah yang masih berjuang menjaga jumlah siswa dan keberlanjutan lembaganya.

“Ini menunjukkan bahwa kualitas menentukan kepercayaan publik. Orang tua akan memilih sekolah terbaik. Kalau tidak berbenah, kita bisa tertinggal,” ujarnya dengan nada reflektif.

Bagi Fajar, kunci mengecilkan jurang mutu itu bukan terletak pada murid. Ia mengajak sekolah untuk melakukan introspeksi dan pembaruan guna menilik kualitas pembelajaran yang berlangsung di kelas, termasuk bagaimana kompetensi guru terus diperbarui, dan kepala sekolah memimpin dengan visi mutu.

“Yang perlu kita benahi bukan anak-anaknya, tetapi kualitas pembelajaran dan profesionalisme gurunya,” katanya.

Ia menyinggung hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA yang belum banyak menempatkan sekolah swasta dalam jajaran 100 besar nasional. Data itu, menurutnya, bukan untuk diratapi, melainkan dijadikan cermin bersama.

“Kalau ingin memperkecil disparitas, maka kualitas guru harus jadi prioritas. Tidak ada jalan pintas,” tegasnya.

Dalam konteks yang lebih luas, ia menyebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, tengah mendorong pembenahan tata kelola guru secara sistemik berbasis empat kompetensi yaitu pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Pemerintah juga mempercepat Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta memastikan tunjangan profesi guru disalurkan langsung setiap bulan.

Namun di atas semua kebijakan itu, Fajar menekankan satu hal yang lebih mendasar kepada etos kerja. Ia menutup sambutannya dengan mengutip hadis tentang pentingnya menyempurnakan pekerjaan secara profesional.

“Guru yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan totalitas adalah fondasi kemajuan sekolah,” tuturnya.

Di Sukabumi, komitmen itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat untuk peningkatan kualitas guru di lingkungan Dikdasmen Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sebuah langkah kecil, tetapi diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar panjang mengecilkan disparitas mutu pendidikan.

Sebab pada akhirnya, seperti disampaikan Fajar, keunggulan sekolah bukan semata soal gedung megah atau fasilitas modern. Ia tumbuh dari ruang-ruang kelas yang hidup, dari guru-guru yang terus belajar, dan dari kepemimpinan yang tak lelah menjaga mutu.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Prabowo Bertolak ke AS Temui Trump, Bahas Isu Strategis Apa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (16/02/2026).

Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

Continue Reading

News

Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Hambalang, Ada Apa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu sore, guna membahas arah strategi Indonesia dalam menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden menekankan dua hal utama yang harus menjadi pijakan pemerintah dalam setiap proses negosiasi ekonomi.

“Pertama, memastikan setiap posisi yang diambil Indonesia dalam perundingan ekonomi dengan negara mana pun benar-benar memberikan manfaat terbaik bagi kepentingan nasional,” ujar Teddy dalam keterangannya di Jakarta.

Fokus terdekat pemerintah, lanjutnya, adalah persiapan menghadapi perundingan ekonomi dengan Amerika Serikat yang akan segera bergulir. Presiden menekankan agar hasil negosiasi tersebut menjadi yang paling menguntungkan bagi Indonesia.

Selain itu, Presiden juga menginginkan agar setiap proses perundingan mampu mendorong peningkatan produktivitas industri dalam negeri dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

Arahan kedua menekankan pentingnya kerja sama ekonomi yang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga memperkokoh fondasi industri nasional. Presiden menegaskan, setiap kebijakan ekonomi yang ditempuh pemerintah harus menghasilkan keuntungan konkret bagi Indonesia dalam waktu yang terukur.

“Arahan tersebut menjadi pedoman bagi para menteri untuk merumuskan langkah strategis yang cepat, terukur, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Teddy.

Sejumlah pejabat hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat pada 19 Februari 2026 untuk menandatangani pakta perdagangan timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) bersama Presiden Donald Trump, sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.

Sementara itu, Airlangga menyatakan bahwa rincian kesepakatan tarif masih menunggu finalisasi. Namun, tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat disebut telah turun dari 32 persen menjadi 19 persen. Pemerintah meminta publik menunggu hingga seluruh proses perundingan rampung sebelum mengumumkan detail lengkap kesepakatan.

Continue Reading

News

Iran Siap Kompromi Nuklir dengan AS, Asal…

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Iran menyatakan siap membuka ruang kompromi dalam perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS), asalkan Washington bersedia membahas pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini membebani Teheran.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan Minggu (15/2).

“(Pembicaraan awal berjalan) kurang lebih ke arah yang positif, tetapi masih terlalu dini untuk menilai,” ujar Takht-Ravanchi.

Teheran menegaskan kesediaannya untuk membahas pembatasan program nuklir sebagai imbalan pencabutan sanksi oleh AS. Namun, Iran menolak mengaitkan isu nuklir dengan persoalan lain, termasuk program rudal balistiknya.

Takht-Ravanchi juga mengonfirmasi bahwa putaran kedua perundingan nuklir antara Iran dan AS akan digelar Selasa mendatang di Jenewa, Swiss. Menurut sumber Reuters, delegasi AS dijadwalkan bertemu dengan pihak Iran pada Selasa pagi, dengan Oman bertindak sebagai mediator dalam komunikasi kedua negara.

Sebelumnya, Kepala Badan Atom Iran menyatakan negaranya dapat menyetujui pengenceran uranium dengan tingkat pengayaan tertinggi sebagai imbalan pencabutan seluruh sanksi keuangan. Contoh tersebut turut disampaikan Takht-Ravanchi untuk menegaskan fleksibilitas Iran dalam negosiasi.

Meski demikian, Iran kembali menegaskan tidak akan menerima kebijakan nol pengayaan uranium. Sikap ini menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya mencapai kesepakatan pada perundingan sebelumnya.

AS selama ini menuding pengayaan uranium Iran berpotensi menjadi jalur pengembangan senjata nuklir—tuduhan yang berulang kali dibantah Teheran.

Pada masa jabatan pertamanya, Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir Iran 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Kesepakatan itu merupakan capaian penting kebijakan luar negeri mantan Presiden Barack Obama.

Dalam perjanjian tersebut, sanksi terhadap Iran dilonggarkan sebagai imbalan pembatasan program nuklir Teheran guna memastikan negara itu tidak mengembangkan bom atom.

Continue Reading

News

Wamen Fajar: Gerakan ASRI Menguatkan Budaya Sekolah

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com-Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, dan Indah) di SD Negeri 3 Jongkat, Kalimantan Barat pada Jumat, 13 Februari 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kementerian dalam memperkuat program-program prioritasnya di wilayah tersebut.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri adalah inisiatif yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari perubahan budaya sekolah. Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menekankan pentingnya implementasi program ini secara konsisten di daerah, terutama saat memberikan Penguatan dan Motivasi kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen se-Kalimantan Barat di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Barat.

Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kebiasaan baik di lingkungan sekolah, yang menurut Fajar, sempat memudar di beberapa wilayah perkotaan. Pihaknya berupaya memastikan bahwa budaya bersih dan sehat kembali menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak didik.

“Dulu, saat saya masih SD, kegiatan seperti itu sudah menjadi kebiasaan. Namun di beberapa daerah perkotaan, budaya tersebut mulai memudar. Karena itu, ketika Bapak Presiden mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI, seminggu setelahnya saya berkunjung ke Kota Bandung dan Sumedang untuk kembali menggiatkan Jumat bersih di lingkungan sekolah,” ujar Fajar, Jumat malam.

Menurut Wamendikdasmen, gerakan tersebut merupakan pengejawantahan dari 7 (tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang fundamental dan perlu ditanamkan sejak dini. Lingkungan sekolah dianggap sebagai titik awal terbaik untuk memulai pembentukan kebiasaan positif ini.

Budaya Jumat bersih, yang sebelumnya lazim dilakukan di berbagai sekolah, kini perlu dihidupkan kembali dan diperkuat agar dapat menjadi kebiasaan kolektif. Ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan fisik sekolah tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan.

Continue Reading

News

Perkuat Pemahaman Islam Modern Melalui HPT dan KHGT

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com-Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo menggelar Sekolah Tarjih pada Ahad, 15 Februari 2026, di Hall K.H. Mas Mansyur Lantai 7 GKB 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Acara bertajuk “Membumikan HPT dan KHGT, Memperkuat Pemahaman Islam Berkemajuan untuk Muhammadiyah di Era Modern” ini bertujuan menguatkan pemahaman keislaman warga Muhammadiyah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya strategis persyarikatan untuk memperdalam pemahaman mengenai Himpunan Putusan Tarjih (HPT) dan Keputusan Hasil Gagasan Tarjih (KHGT). Inisiatif ini penting agar pemahaman keislaman tetap relevan dan responsif terhadap dinamika zaman yang terus berkembang, demi penguatan Islam Berkemajuan. Ketua PDM Sidoarjo, Prof. Dr. A. Dzo’ul Milal, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Sekolah Tarjih ini, menekankan bahwa agenda ini sangat penting bagi warga Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, Sekolah Tarjih yang merupakan agenda resmi ini sangat bagus dan penting bagi warga Muhammadiyah,” ujar Milal.

Milal lebih lanjut menjelaskan bahwa pemahaman terhadap HPT dan KHGT menjadi krusial dalam membimbing kehidupan warga Muhammadiyah. Meskipun HPT telah lama dikenal, perkembangan dan konteksnya perlu terus dipantau, sementara KHGT, sebagai dokumen yang relatif baru, memerlukan sosialisasi dan pemahaman yang lebih luas di kalangan anggota.

“HPT bukan hal yang baru, tetapi perlu selalu diikuti perkembangannya karena aktual sesuai dengan dinamika perkembangan permasalahan yang ada di masyarakat,” terang Milal.

“KHGT memang relatif baru, tetapi banyak hal yang perlu disosialisasikan dan dipahamkan kepada warga Muhammadiyah sehingga bisa dipedomani dalam kehidupan di era modern ini,” imbuh Milal.

Continue Reading

News

Muhammadiyah: Merokok Haram dan Batalkan Puasa

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Muhammadiyah telah secara tegas menetapkan bahwa merokok hukumnya haram, sebuah posisi penting juga berdampak langsung pada praktik ibadah puasa Ramadan. Organisasi Islam tersebut menyatakan bahwa aktivitas merokok membatalkan puasa, menyamakannya dengan makan atau minum di siang hari.

Ketegasan hukum ini tertuang dalam Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 6/SM/MTT/III/2010 tentang Hukum Merokok. Fatwa tersebut menjadi landasan utama bagi pandangan Muhammadiyah terkait rokok.

Dalam amar fatwa disebutkan bahwa merokok termasuk perbuatan khabā’its atau perbuatan buruk yang dilarang syariat. Hal ini mengandung unsur menjatuhkan diri pada kebinasaan sebagaimana larangan dalam Q.S. al-Baqarah [2]:195 dan an-Nisā’ [4]:29, serta membahayakan diri sendiri dan orang lain. Fatwa juga menekankan bahwa rokok adalah zat adiktif dan beracun yang bertentangan dengan prinsip lā ḍarar wa lā ḍirār, serta merusak tujuan-tujuan syariat (maqāṣid asy-syarī‘ah), khususnya perlindungan jiwa (ḥifẓ an-nafs) dan harta (ḥifẓ al-māl).

Dengan posisi keagamaan yang jelas tersebut, persoalan merokok tidak berhenti pada aspek hukum haram semata, tetapi juga berdampak pada praktik ibadah, termasuk puasa Ramadan. Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Asep Shalahudin, dalam sebuah Pengajian Tarjih pada Rabu (11/02), menjelaskan sejumlah hal yang membatalkan puasa, termasuk rokok.

“Yang keenam yaitu merokok,” tegas Asep. Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah, di samping telah mengharamkan rokok dalam fatwanya, juga memahami bahwa aktivitas merokok membatalkan puasa.

Secara fikih, merokok dipandang sebagai aktivitas memasukkan zat ke dalam tubuh melalui rongga terbuka, dalam hal ini mulut, yang substansinya sampai ke dalam tubuh. Oleh karena itu, dalam konteks puasa, merokok dipersamakan dengan makan atau minum dari sisi adanya materi yang masuk ke dalam tubuh secara sengaja pada siang hari Ramadan.

i

Continue Reading

News

Bedah Buku 30 Fatwa Ramadhan Ustadz Abdul Somad

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Ustadz Abdul Somad memimpin acara Tarhib Ramadhan yang berfokus pada bedah buku “30 Fatwa Ramadhan”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, menarik perhatian jamaah yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang hukum dan tata cara ibadah puasa.

Acara tersebut bertujuan untuk membekali umat Islam dengan pengetahuan yang komprehensif mengenai berbagai permasalahan fiqih seputar Ramadhan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa sesuai dengan tuntunan syariat, serta memaksimalkan keberkahan di bulan yang mulia.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad menekankan pentingnya ilmu sebagai fondasi dalam setiap amal ibadah. “Sesungguhnya, beribadah tanpa ilmu ibarat berjalan di kegelapan,” ujar Ustadz Abdul Somad. “Ramadhan adalah waktu untuk meningkatkan ketakwaan, dan ketakwaan itu harus didasari oleh pemahaman yang benar.”

Beliau juga menggarisbawahi relevansi dan urgensi pembahasan fatwa-fatwa terkait Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari umat. “Buku ’30 Fatwa Ramadhan’ ini hadir untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar yang sering muncul di tengah masyarakat,” katanya. “Dengan memahami fatwa ini, umat akan lebih mantap dalam beribadah dan menjauhi keraguan.”

Kegiatan Tarhib Ramadhan yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Somad ini disambut antusias oleh para hadirin. Diskusi interaktif juga menjadi bagian dari acara, memberikan kesempatan bagi jamaah untuk bertanya langsung mengenai persoalan fiqih yang mereka hadapi.

Antusiasme jamaah dalam mengikuti bedah buku dan ceramah menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya persiapan spiritual dan intelektual menjelang Ramadhan. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas ibadah puasa umat Islam.

Continue Reading

News

Mendikdasmen: Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Beroperasi Penuh

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengumumkan bahwa seluruh sekolah di Sumatera yang sebelumnya terdampak bencana alam kini telah kembali beroperasi. Status pemulihan 100% ini menandakan aktivitas belajar mengajar di wilayah tersebut telah sepenuhnya pulih.

Pernyataan tersebut menegaskan keberhasilan upaya kolektif dalam memastikan kelangsungan pendidikan bagi ribuan siswa-siswi yang sempat terganggu. Semua sekolah yang mengalami kerusakan atau penutupan akibat insiden bencana kini telah aktif kembali melayani proses pembelajaran.

Mendikdasmen sebelumnya telah menekankan pentingnya respons sigap dan koordinasi antarlembaga untuk memulihkan fungsi pendidikan secepat mungkin pascabencana. Fokus utama adalah pada perbaikan infrastruktur sekolah serta penyediaan fasilitas sementara guna memastikan siswa tidak kehilangan waktu belajar.

“Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa setiap anak di daerah terdampak bencana di Sumatera dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa terkecuali,” ujar Mendikdasmen dalam kesempatan terpisah. Pernyataan ini menyoroti prioritas pemerintah terhadap hak pendidikan anak di tengah situasi darurat.

Pemulihan menyeluruh ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, relawan, dan komunitas lokal. Langkah-langkah yang diambil meliputi penilaian kerusakan, renovasi bangunan sekolah, pembersihan area, hingga distribusi ulang perlengkapan belajar.

Dengan kembali normalnya kegiatan belajar mengajar, diharapkan para peserta didik dapat kembali fokus pada pendidikan mereka dalam lingkungan yang aman dan kondusif. Pemerintah juga terus berupaya membangun sistem pendidikan yang lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Continue Reading

News

Prabowo: “Indonesia Incorporated” Kunci Daya Saing Ekonomi

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menekankan kembali pentingnya semangat “Indonesia Incorporated” sebagai strategi utama dalam visi pembangunan nasional ke depan, bertujuan memperkuat daya saing dan perekonomian negara. Penegasan ini disampaikan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, di Wisma Danantara.

Konsep ini menggarisbawahi perlunya kolaborasi erat antara seluruh komponen bangsa, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya, demi mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.

“Strategi saya adalah Indonesia Incorporated. Yang besar, kuat, menengah, kecil, kurang, semua bekerja sama. Yang besar maju, menarik yang kurang kuat. Yang kuat menarik yang lemah,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kebangkitan Indonesia hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh kelompok, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama ini, ia meyakini Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) serta mencapai kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo selalu menekankan bahwa semangat “Indonesia Incorporated” merujuk pada kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi ini dianggap krusial untuk memperkuat daya saing nasional, mempercepat laju pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Continue Reading

News

Prof. Rokhmin Highlights Digital Transformation in International Academic Forum

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, member of Indonesia’s House of Representatives Commission IV and Rector of Universitas UMMI Bogor, called digital transformation a critical priority for national development during the International Seminar “Advancing Digital Governance, Smart Logistics, and Strategic Communication for Future Hospitality and Public Service Systems” on February 14, 2026.

The seminar, organized by the Institute of Social Sciences and Management (STIAMI) Jakarta, was held in a hybrid format, connecting participants from multiple continents.

The forum brought together academics from Europe and Asia, including Dr. Tasente Tanase from OVIDIUS University of Constanta, Romania; Prof. Dr. Kim Soo Il, Emeritus Professor at Busan University of Foreign Studies, South Korea; and Prof. Dr. Ilham Sentosa, MPA, Ph.D., Senior Lecturer at Universiti Kuala Lumpur (UniKL). The event offered a platform for cross-national dialogue on leveraging technology to strengthen governance and public service systems.

Addressing the audience, Prof. Rokhmin emphasized that digitalization is no longer optional. Countries that can implement effective digital governance, smart logistics, and strategic communication are better positioned to compete globally. He warned that nations slow to embrace digital innovation risk falling behind in economic growth, public service quality, and technological leadership.

Linking the discussion to Indonesia’s long-term vision, Indonesia Emas 2045, Prof. Rokhmin stressed that digitalization must underpin public service reform, economic advancement, and technological mastery. “We face unprecedented disruption from rapid technological change, rising geopolitical tensions, and climate challenges. Digital transformation is fundamental, not optional,” he said.

He also highlighted the importance of integrated data systems, strong cybersecurity, adaptive regulations, and skilled human resources to ensure successful digital governance. Beyond government, Prof. Rokhmin urged collaboration with the private sector, civil society, and international partners, warning that development that harms natural resources and ecosystems is “a deferred crisis, not progress.”

The seminar demonstrated the global relevance of digital transformation and served as a forum for academics, policymakers, and practitioners to share insights, explore partnerships, and shape policies that will guide Indonesia and other nations through the challenges of the digital era.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News3 minutes ago

Prabowo Bertolak ke AS Temui Trump, Bahas Isu Strategis Apa?

News15 minutes ago

Wamen Fajar: Pembaruan Pendidikan untuk Menutup Jurang Mutu Sekolah Swasta

Review3 hours ago

Sidang Isbat Rp163 Juta? Netizen Bertanya: Kenapa Tak Gratis via Zoom Saja!

Ruang Sujud3 hours ago

Imam Al-Ghazali Mundur Sebagai Rektor Universitas, ketika Banyak Ulama Sibuk Menjilat Penguasa

LakeyBanget11 hours ago

Jay Idzes Catat Akurasi Umpan Tertinggi Saat Sassuolo Tumbangkan Udinese

LakeyBanget12 hours ago

Susul Pertamina, Phonska Segel Tiket Final Four Proliga 2026 Usai Sikat BjB

LakeyBanget12 hours ago

Kaka Slank Bikin Kejutan di Konser “KOMA”, Duet Bareng Mahalini

News12 hours ago

Prabowo Kumpulkan Menteri Ekonomi di Hambalang, Ada Apa?

Ruang Sujud14 hours ago

AI, Iman, dan Cermin Kekuasaan

LakeyBanget22 hours ago

Beckham Putra Comeback di Laga Hidup Mati Kontra Ratchaburi

News22 hours ago

Iran Siap Kompromi Nuklir dengan AS, Asal…

LakeyBanget22 hours ago

Kunjungi Paralympic Training Center Indonesia, Menpora Sampaikan Pesan Prabowo

Ruang Sujud1 day ago

Buah Khuldi yang Dimakan oleh Adam dan Hawa Tidaklah Seperti yang Kita Bayangkan

Ruang Sujud1 day ago

Saat Abdurrahman bin Auf Mengimami Rasulullah

News1 day ago

Wamen Fajar: Gerakan ASRI Menguatkan Budaya Sekolah

News1 day ago

Perkuat Pemahaman Islam Modern Melalui HPT dan KHGT

News1 day ago

Muhammadiyah: Merokok Haram dan Batalkan Puasa

LakeyBanget2 days ago

Israr Megantara Dilirik Klub Spanyol, Peluang Wujudkan Karier Profesional

News2 days ago

Bedah Buku 30 Fatwa Ramadhan Ustadz Abdul Somad

News2 days ago

Mendikdasmen: Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Beroperasi Penuh

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.