News
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SMAN 2 Sukabumi, Dorong Fasilitas Modern dan Pembelajaran Digital
Published
2 minutes agoon
Monitorday.com – Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung pelaksanaan program revitalisasi di SMAN 2 Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah pusat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Fajar berkeliling melihat berbagai fasilitas sekolah yang telah diperbaiki. Revitalisasi meliputi ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, hingga ruang administrasi sekolah.
Program tersebut didukung anggaran pemerintah pusat sekitar Rp1,4 miliar yang difokuskan pada pembenahan infrastruktur pembelajaran.
“Kami ingin memastikan program revitalisasi ini memberi dampak nyata, baik bagi siswa maupun guru. Perbaikan laboratorium, perpustakaan, dan ruang belajar merupakan fondasi penting untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas,” ujar Fajar di sela kunjungan.
Selain meninjau fasilitas fisik, Wamendikdasmen juga melihat pemanfaatan perangkat pembelajaran digital berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) yang telah tersedia di ruang perpustakaan sekolah.
Perangkat tersebut diharapkan dapat mendorong metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurut Fajar, penguatan pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tahun ini. Pemerintah bahkan berencana menambah dua unit papan interaktif digital di setiap satuan pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi pembelajaran ini diharapkan membantu guru menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif, sehingga siswa dapat memahami pelajaran secara lebih optimal,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Fajar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Ia menilai pembangunan pendidikan tidak dapat berjalan efektif tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang terus bersinergi dengan pemerintah pusat. Kolaborasi seperti ini penting agar program peningkatan mutu pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Kepala SMAN 2 Sukabumi, Nike Mustikasari, menyatakan program revitalisasi membawa perubahan signifikan bagi kondisi sekolah.
Menurutnya, sebelum pembenahan dilakukan, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat dan tidak lagi mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal.
“Sebelum monitorday.com/tag/revitalisasi/” title=”Revitalisasi”>revitalisasi, beberapa ruang mengalami kerusakan berat, bahkan ada ruang kelas yang hampir roboh. Kini fasilitas sekolah jauh lebih baik, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung lebih nyaman dan aman bagi siswa maupun guru,” ujar Nike.
Ia berharap program revitalisasi satuan pendidikan dapat terus diperluas agar lebih banyak sekolah di berbagai daerah memperoleh dukungan serupa.
“Program ini sangat membantu sekolah kami. Harapannya, lebih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan fasilitas bisa merasakan manfaatnya, sehingga kualitas lingkungan belajar siswa terus meningkat,” pungkasnya.
Program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan sekaligus memastikan setiap siswa memiliki akses terhadap fasilitas belajar yang layak dan modern.
Mungkin Kamu Suka
-
Praktik Baik Pemanfaatan Al-Qur’an Berbahasa Isyarat dalam Pembelajaran Pendidikan Inklusif
-
Wamendikdasmen Atip Perkuat Implementasi Pembelajaran Mendalam
-
Wamen Fajar: Kualitas Guru Jadi Prioritas Tutup Jurang Mutu Pendidikan
-
Wamen Fajar: Pembaruan Pendidikan untuk Menutup Jurang Mutu Sekolah Swasta
-
Konsolnas 2026: Kemendikdasmen Terima Rekomendasi 9 Komisi Penguatan Kebijakan Pendidikan
News
Tiga ABK WNI Hilang di Selat Hormuz, Kemlu RI Desak Penyelidikan
Published
2 hours agoon
09/03/2026
Monitorday.com – Insiden ledakan dan kebakaran yang menimpa kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz pada Jumat (6/3/2026) dini hari mengakibatkan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai awak kapal dilaporkan hilang, sementara satu lainnya mengalami luka bakar.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan pemerintah Indonesia mendesak dilakukannya penyelidikan menyeluruh atas peristiwa tersebut.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan video di Jakarta, Minggu (8/3/2026), menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di perairan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman.
Menurut laporan yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi dan Muscat, kapal berbendera UEA tersebut sedang melakukan pengecekan terhadap kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan. Namun, saat proses pemeriksaan berlangsung, kapal Musaffah 2 tiba-tiba meledak dan terbakar.
“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini. Perwakilan RI saat ini sedang berkoordinasi dengan otoritas Uni Emirat Arab dan Oman serta pihak perusahaan kapal,” ujar Yvonne.
Berdasarkan laporan awal, kapal tersebut membawa tujuh anak buah kapal (ABK), termasuk empat WNI. Selain itu, terdapat enam teknisi yang menjadi penumpang, salah satunya juga merupakan WNI.
Saat insiden terjadi, empat ABK WNI berada di atas kapal Musaffah 2, sedangkan teknisi WNI berada di kapal kontainer Safeen Prestige.
Dari total lima WNI yang terdampak insiden tersebut, satu ABK WNI mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sementara itu, seorang teknisi WNI dilaporkan selamat dan telah tiba di Abu Dhabi.
Adapun tiga ABK WNI lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh otoritas setempat.
Yvonne menambahkan bahwa perwakilan RI di UEA dan Oman terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak berwenang serta perusahaan kapal guna mendukung proses pencarian para korban.
“Perwakilan RI juga memastikan penanganan medis bagi WNI yang selamat serta terus menyampaikan perkembangan situasi kepada keluarga korban di Indonesia,” ujarnya.
Menyikapi insiden tersebut, Kemlu mengimbau seluruh WNI yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk para awak kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan. WNI juga diminta memantau perkembangan situasi melalui sumber resmi serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.
Monitorday.com – Harga minyak dunia melonjak tajam pada Senin (9/3) dan menyentuh level tertinggi sejak Juli 2022, di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Kenaikan harga minyak dipicu oleh kekhawatiran terganggunya jalur distribusi energi dari kawasan Timur Tengah, khususnya yang melewati Selat Hormuz—salah satu jalur pengiriman minyak paling vital di dunia.
Mengutip Reuters, harga minyak Brent tercatat naik sebesar US$15,24 atau 16,4 persen menjadi US$107,93 per barel. Bahkan, dalam perdagangan sempat melonjak hingga US$18,35 atau sekitar 19,8 persen ke level US$111,04 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat juga mengalami kenaikan signifikan. Harga WTI naik US$16,50 atau 18,2 persen menjadi US$107,40 per barel, setelah sempat menyentuh US$111,24 per barel.
Lonjakan harga ini terjadi seiring perkembangan politik di Iran, yakni terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi terbaru negara tersebut pada hari yang sama.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa harga minyak global berpotensi turun dengan cepat apabila ancaman nuklir dari Iran dapat diakhiri. Menurutnya, lonjakan harga minyak saat ini masih tergolong kecil dibandingkan dampak yang dihadapi dunia.
“Harga minyak akan turun dengan cepat ketika ancaman nuklir Iran berakhir. Kenaikan harga tersebut adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar bagi Amerika Serikat dan dunia demi keamanan serta perdamaian,” kata Trump seperti dikutip Reuters.
Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat belum berencana menghentikan serangan terhadap Iran. Ia menyebut keputusan mengenai berakhirnya konflik akan dibahas bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Saya pikir itu keputusan bersama antara AS dan Israel sampai batas tertentu. Kami terus berdiskusi. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat dengan mempertimbangkan semua faktor,” ujar Trump kepada Times of Israel.
Ia menambahkan bahwa Iran dianggap sebagai ancaman serius bagi Israel dan kawasan sekitarnya.
“Iran akan menghancurkan Israel dan wilayah di sekitarnya. Kami bekerja sama dan telah menghancurkan sebuah negara yang ingin menghancurkan Israel,” ujarnya.
News
Program 3 Juta Rumah Dikebut, Hashim Yakin Ekonomi RI Tembus 8%
Pemerintah mempercepat pembangunan tiga juta rumah per tahun yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.
Published
10 hours agoon
09/03/2026
Monitorday.com – Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, optimistis program tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8 persen.
Hashim menyampaikan keyakinannya itu saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi, pada Minggu (8/3/2026). Ia menyebut sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang besar sehingga dapat menjadi motor pertumbuhan nasional.
Hashim menjelaskan, jika target pembangunan tiga juta rumah setiap tahun dapat tercapai, maka sektor perumahan saja diperkirakan mampu menyumbang pertumbuhan ekonomi sekitar 1,5 hingga 2 persen. Kontribusi tersebut dinilai signifikan untuk membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Ia juga menilai industri perumahan memiliki efek pengganda atau multiplier effect yang luas terhadap perekonomian. Setidaknya terdapat sekitar 185 sektor usaha yang berkaitan langsung dengan pembangunan perumahan, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, hingga produk rumah tangga seperti furnitur dan elektronik.
Selain mendorong ekonomi, program ini juga bertujuan mengatasi persoalan besar di sektor hunian. Data yang dihimpun pemerintah menunjukkan masih terdapat sekitar 9 hingga 15 juta keluarga yang belum memiliki rumah layak, sementara sekitar 27 juta keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Karena itu, pemerintah menargetkan pembangunan hunian dalam skala besar melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Pembangunan rumah susun subsidi di Cikarang yang berdiri di atas lahan sekitar 30 hektare dan direncanakan menghasilkan sekitar 140 ribu unit hunian diharapkan menjadi contoh proyek perumahan rakyat di berbagai daerah di Indonesia.
News
Pesan Mendikdasmen Tentang Kunci Membentuk Generasi Berakhlak Mulia
Siswa tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kokoh
Published
15 hours agoon
09/03/2026
Monitorday.com– Pendidikan karakter dan keagamaan sebagai kunci utama dalam membentuk generasi muda yang bertakwa dan berakhlak mulia adalah hal yang penting. Penekanan ini disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebagai upaya strategis untuk menghadapi tantangan moral dan sosial di masa depan.
Pernyataan tersebut menyoroti urgensi integrasi nilai-nilai luhur dalam kurikulum pendidikan, memastikan bahwa siswa tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kokoh. Hal ini dianggap krusial demi menciptakan pemimpin dan warga negara yang bertanggung jawab.
“Pendidikan agama bukan hanya mata pelajaran tambahan, melainkan pondasi utama yang harus ditanamkan sejak dini. Integrasi nilai-nilai ketakwaan dalam setiap aspek pembelajaran adalah mutlak,” ujar Mendikdasmen.
Ia juga menambahkan, “Peran guru sebagai teladan dan lingkungan sekolah yang kondusif sangat menentukan keberhasilan pembentukan akhlak mulia. Kita harus memastikan guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik karakter siswa.”
Lebih lanjut, Mendikdasmen menekankan sinergi multipihak, “Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat adalah pilar ketiga yang tak kalah penting. Tanpa dukungan kuat dari rumah dan lingkungan sekitar, upaya di sekolah tidak akan maksimal dalam membentuk karakter anak.”
Komitmen terhadap pengembangan generasi yang berintegritas dan berbudi pekerti luhur ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang.
News
Para Pakar Handal Warnai Kuliah Perdana Universitas Borobudur
Para pengajar yang mumpuni dan berpengalaman bertemu dengan para mahasiswa yang antusias.
Published
17 hours agoon
09/03/2026
Monitorday.com – Di tengah dinamika hukum di Tanah Air, dunia akademik menjadi salah satu pengawal dan pemandu menuju tujuan penegakan keadilan. Program Doktor Universitas Bodobudur memulai perkuliahan semester baru pada Sabtu, 7 maret 2026. Kegiatan istimewa ini dihadiri oleh semua mahasiswa yang tersebar di lima kelas.
Para selebritas hukum memeriahkan awal kuliah yang tersebar di lima kelas 30 ABC dan 31 AB. Terlihat suasana penuh semangat. Para pengajar yang mumpuni dan berpengalaman bertemu dengan para mahasiswa yang antusias.
Tidak tanggung-tanggung, di kelas 30 A diajar oleh Prof Dr Arif Hidayat ketua Mahkamah Konstitusi 2015-2018. Sementara di kelas 30 B diajar oleh Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh Kepala BKN RI.
Nampak pula Prof Dr Suparji ahli pidana yang wajahnya sering tampil di layar kaca dalam memberikan keterangan ahli mengampu kelas 30 C. Sementara kelas 31 A diampu oleh Prof Dr Abdullah Sulaiman seorang guru besar hukum senior. Yang juga istimewa adalah kelas 31 B. Kelas ini diampu oleh Dr Bambang Soesatyo Ketua MPR 2019-2024 yang sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua DPR RI periode 2018-2019.
“Saya pikir tidak ada kampus lain yang bisa diajar oleh para selebritas hukum seperti Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur yang terakreditasi unggul dengan nilai sempurna 375,” ujar Prof Faisal Santiago yang merupakan Ketua Program Doktor Ilmu Hukum, kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).
Total ada 169 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan tersebut. Mereka tersebar di lima kelas, dengan komposisi 94 mahasiswa angkatan 30 dan 75 mahasiswa baru angkatan 31. Jumlah peminat yang besar ini semakin menegaskan bahwa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur menjadi salah satu kampus yang paling diminati di Indonesia saat ini.
Program ini didukung oleh lebih dari 25 dosen tetap. Selain mengajar di dalam negeri, kegiatan lecturing juga dilakukan di berbagai kampus luar negeri yang masuk kategori world class university. Setiap semester juga rutin diselenggarakan International Conference. Dukungan sarana prasarana yang modern, serta akses internet yang terhubung dengan berbagai basis data yang dapat diakses gratis oleh seluruh mahasiswa untuk kepentingan riset dan penulisan disertasi, semakin menunjukkan keunggulan program ini dibandingkan perguruan tinggi swasta lainnya. Semua itu dapat terlihat langsung dalam praktik penyelenggaraan akademiknya.
Melalui fasilitas Hukumonline Corner, mahasiswa juga dapat mengakses berbagai data hukum selama 24 jam. Layanan ini membantu mahasiswa memperoleh referensi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas perkuliahan, penulisan jurnal, hingga penyusunan disertasi.
“Sehingga tidak heran hampir semua mahasiswa Doktor Ilmu Hukum dan alumninya mempunyai karya ilmiah hal ini menjadikan kebanggaan bagi para civitas akademika,” jelas Prof Faisal.
Dengan capaian nilai 375, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dinilai sebagai salah satu program doktor hukum terbaik di Indonesia. Standar akademik dijaga dengan ketat dalam setiap proses pembelajaran. Hal itu disampaikan oleh Ketua Program Doktor Ilmu Hukum, Prof Faisal Santiago. Selain meraih akreditasi unggul dari BAN-PT, Universitas Borobudur juga mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 sebagai bukti bahwa sistem tata kelola pendidikan dijalankan secara profesional dan terstandar.
“Bahkan perangkat teknologi AI (Artificial Intelligence) mengatakan kalau mau kuliah doktor hukum PTS akreditasi unggul yang keluar Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, suatu pengakuan yang luar biasa,” tuturnya.
Selain itu, PDIH Universitas Borobudur disebut sebagai salah satu kampus yang secara rutin melaksanakan kegiatan lecturing di berbagai perguruan tinggi terkemuka dunia (world class university). Di antaranya Utrecht dan Leiden University di Belanda, Leeds dan Oxford University di Inggris, Kanzai Gaidai dan Wako University di Jepang, Thammasat University di Thailand, serta Youngsan dan Hankuk University di Korea Selatan.
Agenda akademik internasional juga telah dijadwalkan tahun ini. Pada 25 April 2026, Program Pascasarjana Universitas Borobudur akan menyelenggarakan International Conference yang wajib diikuti oleh mahasiswa. Selanjutnya, pada 2 November 2026 mahasiswa akan mengikuti kegiatan lecturing ke Leiden dan Utrecht University. Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan studi mengenai peradilan dan penegakan hukum di Milan serta kunjungan ke Euronext pasar modal di Prancis.
Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas wawasan internasional mahasiswa sekaligus memperkaya pengalaman akademik selama menjalani studi di Universitas Borobudur. Menurut Prof Faisal, program akademik semacam ini jarang dilakukan oleh perguruan tinggi lain.
Adapun dosen yang mengampu perkuliahan antara lain Prof Arif Hidayat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Prof Ade Saptomo, Prof Surya Jaya, Prof Zainal Arifin Hoesein, Prof Abdullah Sulaeman, Prof Suparji, Prof Tundjung, Prof Faisal Santiago, Dr Ahmad Redi, Dr Bambang Soesatyo, Dr Evita, Dr KMS Herman, Dr Boy Nurdin, Dr Subiyanta Mandala, Dr Muchlas Rowi, Dr Tina Amelia, Dr Binsar Jon Vic, Dr Natsir Asnawi, Dr Irfan, Dr Marhaeni, Dr Handoyo, Dr Afdhal Mahatta dan Dr Lod Effendi Simanjuntak.
“Semua perkuliahan dilakukan di kampus sehingga terbangun atmosfer akademik dengan baik,” tandasnya.
News
AS-Israel Bahas Opsi Kirim Pasukan Khusus ke Iran, Apa Tujuannya?
Published
18 hours agoon
09/03/2026
Monitorday.com – Pemerintah Amerika Serikat dan Israel dilaporkan tengah membahas kemungkinan pengerahan pasukan khusus ke Iran untuk menyita stok uranium yang telah diperkaya tinggi. Rencana tersebut disebut menjadi salah satu opsi pada tahap lanjutan dari konflik yang sedang berlangsung.
Laporan portal berita Axios pada Minggu mengungkapkan bahwa pembahasan itu mengutip empat sumber yang mengetahui diskusi tersebut. Presiden AS Donald Trump sebelumnya juga sempat menyatakan bahwa pasukan Amerika dapat dikerahkan ke Iran pada masa mendatang guna mengamankan uranium yang diperkaya milik negara tersebut.
Menurut laporan itu, seorang pejabat Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah membahas dua opsi utama terkait penanganan material nuklir Iran.
Opsi pertama adalah memindahkan seluruh uranium yang telah diperkaya keluar dari Iran. Sementara opsi kedua adalah mengirim para ahli senjata nuklir untuk menurunkan tingkat pengayaan uranium secara langsung di fasilitas yang ada di dalam negeri tersebut.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa misi tersebut kemungkinan akan melibatkan ilmuwan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), lembaga pengawas global yang memantau program nuklir berbagai negara guna memastikan kepatuhan terhadap perjanjian nonproliferasi.
Axios melaporkan bahwa skenario operasi tersebut sebelumnya telah dipresentasikan kepada Presiden Trump sebagai salah satu opsi sebelum konflik berlangsung. Dua sumber yang dikutip menyebutkan rencana pengiriman pasukan khusus itu telah dibahas dalam tahap awal perencanaan kebijakan keamanan Amerika Serikat.
Selain itu, pejabat pertahanan Israel juga disebut mengikuti perkembangan diskusi tersebut. Seorang pejabat pertahanan Israel menyatakan bahwa Trump bersama para penasihatnya secara serius mempertimbangkan opsi pengerahan pasukan khusus untuk melaksanakan misi terbatas di wilayah Iran.
Monitorday.com – Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh otoritas Israel yang berlangsung selama delapan hari berturut-turut. Kebijakan tersebut juga disertai pembatasan akses bagi para jamaah untuk memasuki kompleks masjid di Yerusalem.
Dalam pernyataannya, OKI menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian tempat suci umat Islam serta hak kebebasan beribadah. Tindakan itu juga disebut sebagai provokasi terhadap perasaan umat Muslim di seluruh dunia.
Organisasi yang beranggotakan negara-negara mayoritas Muslim tersebut menegaskan bahwa pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa oleh otoritas pendudukan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap norma internasional yang menjamin kebebasan beragama.
Sekretariat Jenderal OKI juga memperingatkan bahwa berlanjutnya pelanggaran dan serangan sistematis terhadap kota Yerusalem yang diduduki beserta tempat-tempat sucinya dapat memicu eskalasi ketegangan di kawasan.
Menurut OKI, situasi tersebut berpotensi memperparah siklus kekerasan dan semakin mengancam stabilitas regional jika tidak segera dihentikan. Organisasi itu pun mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata guna melindungi tempat-tempat suci serta menjamin hak umat Muslim untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa.
News
Mendikdasmen Beberkan Sederet Upaya Pemerintah Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Published
1 day agoon
08/03/2026
Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (6/3). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan selamat kepada satuan pendidikan yang pada tahun 2025 menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Program tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia unggul.
“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang pada tahun 2025 mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Ini merupakan program prioritas Bapak Presiden dalam rangka mewujudkan Asta Cita, khususnya membangun generasi yang unggul,” ujar Mendikdasmen di Lamongan, Jumat (6/3).
Secara nasional pada tahun 2025 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk pembangunan pendidikan di seluruh Indonesia melalui berbagai program sarana dan prasarana pendidikan. Program tersebut mencakup pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), tambahan ruang kelas, perpustakaan, toilet, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendidikan lainnya dengan total 16.167 satuan pendidikan penerima manfaat.
Mendikdasmen menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah. “Pembangunan sarana dan prasarana fisik itu, kalau kita ibaratkan tubuh manusia adalah raganya. Pembelajaran akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh faktor-faktor eksternal, termasuk sarana dan prasarana yang memadai,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memperkuat pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah melalui program Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID). Pada tahun 2025 perangkat ini telah didistribusikan dan digunakan di sekitar 288 ribu satuan pendidikan di Indonesia. Pemanfaatan perangkat tersebut tidak hanya berupa penyediaan perangkat teknologi, tetapi juga disertai dengan pelatihan bagi guru, penyediaan laptop, serta materi pembelajaran digital guna mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik.
Selain penguatan sarana pembelajaran, pemerintah juga memperkuat berbagai kebijakan peningkatan kualitas pendidikan, yakni melalui strategi pembelajaran mendalam (deep learning), pelatihan bagi guru, penguatan kompetensi digital melalui pembelajaran koding dan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kompetensi bahasa Inggris bagi guru.
Mendikdasmen juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui berbagai program. Salah satunya, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta program Pagi Ceria yang dilaksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Program Pagi Ceria dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), serta doa bersama. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai nasionalisme, kebugaran jasmani, serta penguatan spiritual peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyampaikan rencana penguatan nilai kebangsaan di sekolah melalui pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia dalam upacara sekolah. Kebijakan tersebut tengah dipersiapkan melalui surat edaran bersama tiga kementerian yang melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri. Ikrar Pelajar Indonesia tersebut berisi komitmen pelajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, rukun dengan sesama, serta mencintai tanah air Indonesia.
Mendikdasmen juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pemerintah sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan semangat belajar peserta didik. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat program tersebut berasal dari lingkungan satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.
Data terbaru menunjukkan lebih dari 49 juta peserta didik di seluruh Indonesia telah menerima manfaat program tersebut, atau sekitar 93 persen dari total peserta didik secara nasional. Mendikdasmen menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. “Program ini memberikan manfaat besar bagi peserta didik karena mendukung kesehatan serta meningkatkan semangat belajar anak-anak di sekolah,” ujarnya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa Revitalisasi Satuan Pendidikan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menjelaskan bahwa penguatan pendidikan di Kabupaten Lamongan merupakan bagian dari upaya mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden.
Pada tataran pemerintah daerah (Pemda), komitmen tersebut diterjemahkan melalui berbagai program pendidikan. Salah satunya adalah program Perintis yang memberikan dukungan pendidikan berkualitas dan gratis bagi siswa di Kabupaten Lamongan.
“Sampai saat ini program Perintis telah memberikan dukungan beasiswa kepada hampir delapan ribu siswa di Kabupaten Lamongan,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga menjalankan berbagai program untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya pendidikan.
Pada tahun 2025 rata-rata lama sekolah di Kabupaten Lamongan telah mencapai 8,73 tahun, sementara indeks pendidikan berada pada angka 0,681. Capaian tersebut turut mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lamongan yang mencapai angka 76,9. Pada tahun 2025 Kabupaten Lamongan menerima bantuan revitalisasi untuk empat satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, 23 SD, serta 20 SMP.
Kepala SMP Negeri 1 Lamongan, Khoirul Anam, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, Revitalisasi Satuan Pendidikan memberikan dampak nyata bagi sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
“Revitalisasi ini adalah bukti nyata kehadiran negara. Kami merasakan bagaimana perhatian pemerintah memastikan anak-anak bangsa di daerah dapat belajar di gedung yang layak, aman, dan modern,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan revitalisasi tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan. Dengan fasilitas yang lebih representatif, sekolah semakin percaya diri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendorong lahirnya berbagai prestasi peserta didik.
“Kami sadar bahwa infrastruktur yang hebat harus melahirkan generasi yang jauh lebih hebat,” tekadnya.
News
Telegram Panglima: TNI Posisi Siaga 1, Mau Perang?
Published
2 days agoon
08/03/2026By
N Ayu Ashari
Monitorday.com – anglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan telegram resmi yang memerintahkan seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk berada dalam posisi Siaga 1. Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.
Telegram tersebut berisi instruksi kepada seluruh satuan TNI agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi perkembangan situasi keamanan global maupun nasional. Kebijakan ini juga merupakan langkah antisipatif terhadap dinamika geopolitik internasional yang tengah berkembang.
Dalam telegram itu, Panglima TNI memerintahkan para Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) untuk menyiagakan personel beserta alat utama sistem persenjataan (alutsista) di wilayah masing-masing. Seluruh satuan juga diminta memastikan kesiapan operasional agar mampu merespons setiap potensi ancaman dengan cepat dan efektif.
Selain itu, satuan TNI diperintahkan untuk meningkatkan pengamanan di berbagai objek vital strategis di seluruh wilayah Indonesia. Objek yang dimaksud antara lain bandara, pelabuhan laut dan sungai, stasiun kereta api, terminal transportasi umum, hingga fasilitas penting lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi nasional.
Penguatan pengamanan di lokasi tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan nasional. Dalam kondisi geopolitik global yang dinamis, kesiapsiagaan militer dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan situasi dalam negeri tetap kondusif.
Di sisi lain, pejabat TNI menegaskan bahwa penetapan status Siaga 1 tidak berarti Indonesia berada dalam kondisi darurat atau menuju perang. Status tersebut lebih merupakan langkah kewaspadaan strategis agar seluruh kekuatan pertahanan negara selalu berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai kemungkinan.
Instruksi ini berlaku bagi seluruh jajaran TNI di berbagai wilayah Indonesia. Dengan diberlakukannya status Siaga 1, seluruh prajurit diharapkan meningkatkan disiplin, memperkuat koordinasi antar satuan, serta terus memantau perkembangan situasi keamanan secara intensif.
Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus memastikan kesiapan pertahanan negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.
News
BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Bisnis, Lahir dari Kepedulian Prabowo
Published
2 days agoon
08/03/2026
Monitorday.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal tidak dirancang sebagai program bisnis.
Menurut Nanik, program tersebut lahir dari kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kondisi masyarakat, khususnya kelompok miskin.
Ia menceritakan bahwa gagasan MBG bermula dari pengalaman Prabowo pada 2012 ketika mengunjungi kawasan Cilincing di Jakarta. Saat itu Prabowo menyaksikan langsung warga yang mengais sisa makanan dari para buruh pabrik untuk dibawa pulang dan dimakan kembali bersama keluarga.
“Pak Prabowo waktu itu sangat marah melihat kondisi tersebut. Dari situlah muncul tekad beliau, jika suatu saat mendapat amanah menjadi presiden, ingin memastikan masyarakat terutama anak-anak mendapatkan makanan yang layak,” ujar Nanik dalam workshop bertajuk Penguatan Strategi Komunikasi dan Implementasi Kehumasan di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Nanik menjelaskan, program MBG dirancang sebagai investasi sosial dan kemanusiaan. Pada tahap awal pelaksanaannya, pemerintah membuka peluang kemitraan bagi berbagai lembaga untuk mengelola dapur penyedia makanan bergizi.
Prioritas kemitraan diberikan kepada yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Kebijakan tersebut dimaksudkan agar lembaga-lembaga sosial yang selama ini membantu masyarakat juga mendapatkan dukungan untuk meningkatkan fasilitas mereka.
“Pak Prabowo berpikir yayasan-yayasan ini sudah membantu negara, tetapi sering kekurangan dana. Dengan adanya program ini, mereka bisa memperbaiki pesantren, sekolah, atau fasilitas sosial lainnya karena kebutuhan makan sudah dipenuhi negara,” kata Nanik.
Namun dalam perkembangannya, Nanik mengakui muncul sejumlah pihak yang memanfaatkan peluang tersebut dengan mendirikan yayasan hanya untuk mengelola dapur MBG.
Ia menyebut sebagian pihak bahkan mengelola beberapa dapur sekaligus dengan orientasi bisnis. Fenomena itu mulai terlihat ketika target perluasan program semakin besar.
Menurut Nanik, kondisi tersebut berpotensi memunculkan kecemburuan sekaligus menyimpang dari semangat awal program yang berorientasi sosial.
“Yang muncul bukan lagi yayasan sosial atau pendidikan, tetapi pengusaha berkedok yayasan karena orientasinya bisnis,” ujarnya.
Dalam beberapa kasus, kata Nanik, pengelolaan dapur lebih berfokus pada keuntungan sehingga fasilitas dan standar operasional tidak diperhatikan secara optimal.
Untuk menjaga tujuan awal program, BGN menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh mitra penyelenggara MBG.
Nanik menjelaskan kontrak kerja sama mitra pada dasarnya hanya berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.
“Kalau ada yang hanya berpikir soal keuntungan, nanti akan kita hentikan. MBG harus kembali ke khitahnya sebagai program kemanusiaan dan investasi sosial,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan program sesuai pedoman teknis dan standar operasional yang telah ditetapkan pemerintah.
“Jalankan program sesuai koridor, ikuti juknis dan SOP yang sudah ditentukan,” kata Nanik.
Monitor Saham BUMN
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SMAN 2 Sukabumi, Dorong Fasilitas Modern dan Pembelajaran Digital
Hajar Persik Kediri, Persib Bandung Pastikan Lebaran di Puncak Klasemen
Tiga ABK WNI Hilang di Selat Hormuz, Kemlu RI Desak Penyelidikan
Komdigi Terbitkan Aturan Baru, Ungkap 7 Risiko Platform Digital bagi Anak
Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bisa Turun Cepat, Jika…
Program 3 Juta Rumah Dikebut, Hashim Yakin Ekonomi RI Tembus 8%
Bani Israil dan Israel Modern: Hubungan Historis yang Sering Disalahpahami
Ketika Negara Membaca Pramoedya Ananta Toer: Sastra, Politik, dan Ingatan yang Direstorasi
Pesan Mendikdasmen Tentang Kunci Membentuk Generasi Berakhlak Mulia
Para Pakar Handal Warnai Kuliah Perdana Universitas Borobudur
AS-Israel Bahas Opsi Kirim Pasukan Khusus ke Iran, Apa Tujuannya?
Fantastis! Messi Raup Hingga Rp1,2 Triliun per Tahun di Inter Miami
OKI Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel
Pengalaman Pemain Asing PSIM Jalani Ramadan Pertama di Indonesia
Thom Haye: Persib Siap Tundukkan Persik Kediri di GBLA
Vidi Aldiano Berpulang, Penyanyi Berpredikat Cumlaude dari Kampus Top Dunia
Mendikdasmen Beberkan Sederet Upaya Pemerintah Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Diplomasi Tanpa Kompas: Ketika Lord Rangga Terasa Lebih Masuk Akal
Kembalikan Wibawa Diplomasi: Sugiono Cocok Jadi TA, Belum Pantas jadi Menlu
