Connect with us

LakeyBanget

Batal Lawan Kuwait, Indonesia Pastikan Hadapi Chinese Taipei di FIFA Matchday

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pertandingan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Kuwait resmi dibatalkan secara sepihak oleh Federasi Sepak Bola Kuwait (FA Kuwait) melalui surat kepada PSSI yang diterima pada 21 Agustus 2025.

Akibat pembatalan mendadak ini, PSSI langsung bergerak cepat dan mengatur dua laga pengganti. Timnas Indonesia senior dijadwalkan akan menghadapi Chinese Taipei pada 5 September dan Lebanon pada 8 September 2025. Kedua laga akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sebagai bagian dari persiapan menuju Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

PSSI menyatakan bahwa tiket yang telah dibeli untuk laga Indonesia vs Kuwait tetap berlaku dan secara otomatis terkonversi menjadi tiket pertandingan Indonesia vs Chinese Taipei. Penonton tidak perlu melakukan langkah tambahan untuk validasi ulang.

Namun, PSSI juga memberikan opsi pengembalian dana (refund) bagi Garuda Fans yang memutuskan untuk tidak hadir. Proses pengajuan refund dapat dilakukan melalui tautan yang dikirim ke email pembeli saat transaksi tiket.

Berikut ini adalah syarat dan ketentuan refund tiket:

  • Pengembalian dana dilakukan per transaksi (Order ID), bukan per tiket.
  • Dana hanya akan dikembalikan ke rekening asli pembeli.
  • Formulir refund wajib diisi sebelum 4 September 2025 pukul 18.00 WIB.
  • Pastikan data yang diisi benar, termasuk nama bank, nomor rekening, dan nama pemilik rekening.
  • Proses refund memakan waktu 7–14 hari kerja setelah data diverifikasi.

Formulir refund dapat diakses melalui tautan berikut:
🔗 https://timnasgaruda.fillout.com/refundfmdkuwait

Layanan Bantuan Tiket

Jika mengalami kendala terkait tiket, Garuda Fans dapat menghubungi layanan pelanggan BookMyShow melalui:

Sabtu–Minggu: 09.00–18.00 WIB

📞 Telepon: 021 2789 9999

💬 WhatsApp: 0811 1991 9998

📧 Email: id.care@bookmyshow.com

🕘 Jam Operasional:

Senin–Jumat: 09.00–20.00 WIB

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Veda Ega Ukir Sejarah di Sepang, Finis Kedua Moto3 Malaysia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Rider Honda Team Asia itu sukses merebut podium kedua pada balapan utama Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu.

Veda finis dengan selisih 3,734 detik dari Maximo Quiles (CFMoto Gaviota Aspar Team) yang keluar sebagai pemenang. Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan jarak 4,184 detik dari Quiles.

Hasil impresif tersebut mengantarkan Veda meraih tambahan 20 poin. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu kini naik ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 131 poin.

Podium di Sepang sekaligus menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang musim ini. Sebelumnya, dia finis di posisi ketiga pada balapan utama Moto3 Brasil, Maret 2026.

Veda juga sempat mencuri perhatian dengan merebut pole position Moto3 Australia 2026. Namun, kesempatan tampil dalam balapan utama di seri tersebut sirna setelah penyelenggara membatalkan lomba akibat cuaca buruk.

Penampilan Veda di Sepang kali ini tak kalah mengesankan. Mengawali balapan dari posisi kedelapan, pembalap bernomor motor 9 itu langsung melesat ke barisan depan sejak lampu start padam.

Dalam balapan sepanjang 15 lap tersebut, Veda berhasil menyalip sejumlah pesaing, termasuk Joel Kelso, Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, David Almansa, Hakim Danish, dan Brian Uriarte.

Persaingan berlangsung sengit, terutama di rombongan kedua. Veda harus beradu kecepatan dengan Carpe, Almansa, serta pembalap tuan rumah, Hakim Danish, dalam perebutan posisi podium.

Memasuki lap-lap akhir, Quiles mulai memperlebar jarak di posisi terdepan. Sementara itu, perebutan posisi kedua berlangsung semakin ketat.

Veda sempat kehilangan posisi akibat tekanan Carpe dan Danish. Namun, pembalap Indonesia itu menunjukkan ketenangan dan kecepatan pada momen krusial.

Memanfaatkan celah pada lap terakhir, Veda berhasil merebut kembali posisi kedua dan mempertahankannya hingga garis finis.

Hasil ini menjadi bukti perkembangan pesat Veda di kelas Moto3 sekaligus menambah catatan sejarah pembalap Indonesia di kejuaraan dunia balap motor.

Continue Reading

LakeyBanget

Sandang Juara Dunia F1 2026, Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Vettel

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Andrea Kimi Antonelli mengukir sejarah di Formula 1 (F1). Pembalap Mercedes itu resmi menyandang gelar juara dunia 2026 setelah finis ketiga pada Grand Prix (GP) Meksiko di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Minggu (1/11/2026) waktu setempat.

Gelar tersebut menjadikan Antonelli sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah F1. Pembalap asal Italia itu mengunci titel pada usia 20 tahun 68 hari, sekaligus mematahkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi juara termuda pada usia 23 tahun 133 hari.

Tak hanya mencetak rekor usia, Antonelli juga mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia F1. Dia menjadi pembalap Italia ketiga yang meraih gelar tersebut, mengikuti jejak Giuseppe Farina (1950) serta Alberto Ascari (1952 dan 1953).

Antonelli kini mengoleksi 380 poin di klasemen sementara. Perolehan tersebut tak lagi mampu dikejar para pesaingnya meski musim 2026 masih menyisakan empat seri, yakni GP Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi.

Max Verstappen menempati posisi kedua dengan 261 poin, disusul Lewis Hamilton yang mengumpulkan 259 poin.

” Saya sangat berterima kasih atas momen ini. Ini adalah sesuatu yang akan selalu saya kenang. Saya bahkan belum bisa memahami sepenuhnya apa yang baru saja terjadi,” ujar Antonelli, dikutip dari laman resmi Formula 1.

Sementara itu, Verstappen keluar sebagai pemenang GP Meksiko. Pembalap Red Bull Racing tersebut mengungguli Hamilton yang finis kedua dengan selisih 0,799 detik. Antonelli melengkapi podium di posisi ketiga, terpaut 4,006 detik dari Verstappen.

Balapan berlangsung sengit sejak lap-lap awal. Hamilton yang memulai dari pole position gagal mempertahankan posisi terdepan setelah terlibat persaingan dengan rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc. Situasi itu dimanfaatkan Verstappen untuk mengambil alih pimpinan lomba.

Leclerc kemudian mendapat penalti lima detik akibat insiden pada lap pertama. Persaingan semakin dinamis setelah para pembalap mulai menjalani pit stop. Antonelli sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum masuk pit pada lap ke-43.

Drama berlanjut ketika Valtteri Bottas mengalami kecelakaan hingga merusak pembatas lintasan. Insiden tersebut membuat balapan dihentikan sementara dengan bendera merah.

Setelah restart, Hamilton berhasil menyalip Leclerc untuk merebut posisi kedua. Antonelli juga melewati pembalap Ferrari tersebut dan mengamankan posisi ketiga.

Kecelakaan Arvid Lindblad kembali memaksa Safety Car masuk ke lintasan hingga delapan lap terakhir. Verstappen mampu menjaga keunggulan hingga finis dan mengamankan kemenangan GP Meksiko.

Namun, sorotan utama tertuju pada Antonelli. Meski hanya finis ketiga, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkannya ke puncak sejarah F1 sebagai juara dunia termuda sepanjang masa.

Continue Reading

LakeyBanget

Menpora: Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama. 

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11). Ditekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi persoalan tersebut. 

Menpora Erick memaparkan data bahwa tantangan utama pemuda dunia meliputi kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, hingga hubungan sosial. Berbagai persoalan tersebut turut dirasakan di berbagai negara lain.

“Tentu ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak, ini terjadi di dunia, karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujar Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick turut menyoroti sektor keolahragaan, misalnya sport industry dan sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian sekaligus investasi pembangunan karakter bangsa yang disiplin dan tangguh. 

Menpora Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas kementerian guna memastikan program pelayanan dan pemagangan pemuda dapat berjalan secara terintegrasi.  

“Kita harus bersinergi dengan kementerian lain, contoh kita baru saja dengan Kementerian Ketenagakerjaan kerja sama (program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan) di Indonesia Youth Summit,” jelas Menpora Erick.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pemuda sebagai stakeholder, Menpora Erick optimis berbagai tantangan global tersebut dapat diatasi secara bersama-sama.

“Ya ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” pungkas Menpora Erick.

Continue Reading

LakeyBanget

AI Alibaba Bakal Integrasi ke Apple Intelligence

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Alibaba resmi menjalin kemitraan dengan Apple untuk mengintegrasikan model kecerdasan buatan (AI) Qwen ke dalam Apple Intelligence. Kolaborasi ini akan menghadirkan teknologi AI buatan China ke berbagai fitur iPhone, termasuk Siri, Writing Tools, dan Visual Intelligence.

Menurut Alibaba, integrasi Qwen akan mulai diuji melalui versi beta iOS terbaru pada 4 November. Fitur tersebut dijadwalkan tersedia bagi pengguna di China bersamaan dengan peluncuran resmi iOS 27.3 pada Desember mendatang.

Melalui integrasi ini, pengguna iPhone di China dapat memanfaatkan kemampuan Qwen untuk memahami teks dan gambar, sekaligus menghasilkan berbagai konten berbasis AI. Teknologi tersebut akan bekerja di dalam ekosistem Apple dan mendukung sejumlah aktivitas pengguna melalui fitur bawaan perangkat.

Apple juga memberikan kendali kepada pengguna untuk menentukan apakah ingin mengaktifkan integrasi Qwen serta memilih informasi yang bersedia dibagikan.

Fitur ini hanya tersedia bagi pengguna di China yang memiliki iPhone kompatibel dengan Apple Intelligence. Syarat lainnya, lokasi perangkat dan negara atau wilayah yang tercantum dalam Akun Apple harus sama-sama diatur ke China.

CEO Alibaba Group, Eddie Wu, mengatakan integrasi tersebut akan membawa keahlian Qwen di bidang AI ke dalam ekosistem Apple. Kedua perusahaan juga akan bekerja sama mengembangkan pengalaman layanan baru berbasis kecerdasan buatan bagi konsumen di China.

Pakar AI dari Universitas Pos dan Telekomunikasi Beijing, Wang Xiaojie, menilai kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi industri AI China. Menurutnya, untuk pertama kalinya produsen perangkat keras konsumen terkemuka dunia menggunakan model AI besar asal China sebagai fondasi utama kecerdasan buatan di tingkat sistem untuk pasar domestik China.

Kemitraan ini juga menandai langkah penting dalam komersialisasi model AI buatan China melalui ekosistem teknologi global.

Apple Intelligence sendiri pertama kali diperkenalkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2024. Sejak saat itu, Apple terus mengembangkan sistem AI tersebut untuk memperluas kemampuan perangkat dan layanan dalam ekosistemnya.

Dari sisi regulasi, otoritas siber China pada Juli lalu telah menyelesaikan proses pencatatan tujuh layanan AI generatif yang berjalan langsung di perangkat (on-device) untuk ponsel pintar, termasuk Apple Intelligence.

Integrasi Qwen pun menjadi bagian dari perkembangan adopsi AI di pasar China, sekaligus mempertemukan teknologi AI Alibaba dengan ekosistem perangkat Apple yang digunakan secara luas di negara tersebut.

Continue Reading

LakeyBanget

Makan Pisang Sebelum Tidur, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pisang bukan sekadar buah kaya nutrisi. Kandungan triptofan, vitamin B6, magnesium, dan kalium di dalamnya berpotensi membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur.

Dikutip dari siaran Health, Jumat (30/10), salah satu kandungan penting dalam pisang adalah triptofan, yakni asam amino yang berperan dalam produksi serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut memiliki peran penting dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.

Sejumlah penelitian menunjukkan, konsumsi makanan yang mengandung triptofan, seperti pisang dan susu, dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat dan memperoleh tidur yang lebih berkualitas.

Pisang kuning matang disebut memiliki kandungan triptofan yang cukup tinggi, sementara pisang yang terlalu matang dan mulai kecokelatan mengandung lebih banyak melatonin. Meski demikian, kadar triptofan dalam pisang kemungkinan belum cukup tinggi untuk langsung memicu rasa kantuk.

Selain triptofan, pisang mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh mengolah asam amino tersebut menjadi serotonin, yang selanjutnya berperan dalam pembentukan melatonin.

Satu buah pisang matang berukuran sedang mengandung sekitar 0,4 miligram vitamin B6 atau setara dengan 25 persen kebutuhan harian.

Pisang juga menyediakan sekitar 25 gram karbohidrat. Karbohidrat dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan merangsang pelepasan insulin. Proses ini membantu lebih banyak triptofan masuk ke otak sehingga mendukung produksi serotonin dan melatonin.

Manfaat pisang untuk tidur juga berkaitan dengan kandungan mineralnya, terutama magnesium dan kalium.

Magnesium berperan dalam membantu mengatur fungsi saraf dan otot. Asupan mineral ini dapat mendukung relaksasi tubuh sehingga lebih mudah memasuki kondisi istirahat.

Satu buah pisang matang menyediakan sekitar 5 persen kebutuhan magnesium harian.

Sementara itu, kandungan kalium dalam satu porsi pisang mencapai sekitar 9 persen kebutuhan harian. Mineral ini merupakan elektrolit penting yang mendukung fungsi otot, jantung, dan sel tubuh.

Ketidakseimbangan elektrolit dapat mengganggu kualitas tidur. Sebaliknya, asupan kalium yang cukup membantu menjaga fungsi otot dan mengurangi risiko kram pada malam hari.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan kecukupan kalium dengan kualitas tidur yang lebih baik, terutama karena perannya dalam membantu relaksasi otot dan mencegah kram yang dapat mengganggu waktu istirahat.

Untuk memperoleh manfaatnya, pisang disarankan dikonsumsi sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur. Jeda tersebut memberi tubuh waktu untuk mencerna makanan dan menyerap kandungan nutrisinya.

Mengonsumsi pisang terlalu dekat dengan waktu tidur berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang.

Meski memiliki sejumlah kandungan yang mendukung kualitas tidur, pisang bukan obat untuk mengatasi insomnia. Konsumsi buah ini sebaiknya menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang dan kebiasaan tidur yang sehat.

Continue Reading

LakeyBanget

Apple Kenalkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Lihat Spek dan Harganya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Apple Inc. resmi memperkenalkan MacBook Pro dengan layar sentuh untuk pertama kalinya dalam sejarah lini komputer Mac. Peluncuran pada Rabu (28/10/2026) di Los Angeles, Amerika Serikat, menjadi tonggak perubahan strategi Apple yang selama bertahun-tahun menolak konsep laptop layar sentuh, mengikuti filosofi desain pendirinya, Steve Jobs.

MacBook Pro generasi terbaru tersedia dalam pilihan layar 14 inci dan 16 inci dengan teknologi tandem OLED. Perangkat ini ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max, sekaligus menghadirkan Dynamic Island untuk pertama kalinya di komputer Mac.

Apple juga merombak perangkat lunaknya agar mendukung interaksi berbasis sentuhan tanpa menghilangkan karakter utama Mac sebagai komputer yang mengandalkan keyboard dan trackpad.

Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, layar terbaru tersebut menawarkan tingkat kecerahan puncak HDR hingga 2.000 nit, rasio kontras 10.000.000:1, serta refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Apple turut mengklaim desainnya lebih tipis dan ringan dibandingkan generasi sebelumnya.

Kehadiran layar sentuh pada MacBook Pro menandai perubahan besar dari prinsip desain yang selama ini dipertahankan Apple. Pada 2010, Steve Jobs pernah mengkritik penggunaan layar sentuh pada laptop karena dianggap tidak nyaman secara ergonomis.

Jobs menilai penggunaan layar sentuh pada komputer dengan posisi layar vertikal sebagai konsep yang buruk dari sisi kenyamanan pengguna.

Pandangan tersebut juga pernah disampaikan penerusnya, Tim Cook. Ia mengibaratkan penggabungan fungsi laptop dan tablet seperti menyatukan kulkas dengan pemanggang roti. Sejumlah eksekutif Apple lainnya pun sebelumnya mempertanyakan urgensi menghadirkan layar sentuh pada komputer Mac.

Namun, perubahan teknologi dan perilaku konsumen akhirnya mendorong Apple mengubah pendiriannya. Bloomberg pada Oktober 2025 pernah melaporkan bahwa perusahaan tengah menyiapkan MacBook Pro layar sentuh dengan desain lebih tipis dan ringan.

Kini, rencana tersebut resmi menjadi kenyataan melalui peluncuran generasi terbaru MacBook Pro.

Apple membanderol MacBook Pro layar sentuh dengan harga mulai US$2.899 untuk model 14 inci. Sementara model 16 inci dipasarkan mulai US$3.399 di Amerika Serikat.

Dengan asumsi kurs pada kisaran Rp18.100 per dolar AS, harga kedua model tersebut setara sekitar Rp52,5 juta dan Rp61,6 juta.

Untuk pengguna yang membutuhkan spesifikasi tertinggi, konfigurasi chip M5 Max menawarkan memori terpadu hingga 128 GB dan kapasitas penyimpanan SSD mencapai 16 TB.

Laporan MacRumors pada 28 Oktober 2026 menyebut konfigurasi dengan seluruh peningkatan spesifikasi maksimal dapat mencapai US$14.549 atau sekitar Rp263,6 juta berdasarkan konversi.

Harga tersebut mempertegas posisi MacBook Pro sebagai perangkat premium yang menyasar kalangan profesional, khususnya pekerja kreatif dan pengguna dengan kebutuhan komputasi intensif.

Apple merancang fitur layar sentuh bukan sekadar sebagai tambahan untuk navigasi. Teknologi ini ditujukan untuk mendukung pekerjaan yang membutuhkan interaksi langsung dengan objek digital, mulai dari manipulasi model tiga dimensi hingga pengoperasian instrumen musik virtual.

Antarmuka perangkat lunak juga dioptimalkan agar lebih responsif terhadap sentuhan. Dengan demikian, pengguna dapat beralih antara kontrol melalui layar, keyboard, dan trackpad sesuai kebutuhan.

Meski membawa fitur yang identik dengan iPad, Apple tetap mempertahankan MacBook Pro sebagai komputer profesional dengan pengalaman komputasi khas macOS.

Peluncuran ini sekaligus menunjukkan perubahan pendekatan Apple dalam menghadapi persaingan industri komputer yang semakin mengedepankan fleksibilitas interaksi. Setelah bertahun-tahun mempertahankan prinsip tanpa layar sentuh, perusahaan akhirnya membuka babak baru dalam evolusi Mac.

Keputusan tersebut bukan sekadar pembaruan perangkat keras, melainkan juga menjadi penanda bahwa filosofi desain Apple pun dapat berubah mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Continue Reading

LakeyBanget

Inter dan AC Milan Perkenalkan Generali Stadium, Intip Desainnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Inter Milan dan AC Milan resmi memperkenalkan desain stadion baru mereka yang diberi nama Generali Stadium. Berkapasitas sekitar 71.500 penonton, stadion tersebut akan menjadi markas bersama kedua klub sekaligus ikon baru Kota Milan, Italia.

Desain stadion diperkenalkan dalam sebuah acara di Castello Sforzesco, Milan, Kamis (29/10/2026) waktu setempat. Melalui pernyataan bersama di situs resmi klub, Inter dan AC Milan menyebut proyek ini sebagai upaya membawa atmosfer legendaris San Siro ke era baru.

“Stadion baru ini dirancang untuk membawa semangat San Siro ke era baru sekaligus menjadi ikon baru bagi Kota Milan,” demikian pernyataan kedua klub.

Proyek Generali Stadium tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fasilitas sepak bola. Kedua klub juga merancang revitalisasi kawasan San Siro sebagai ruang publik yang dapat menunjang aktivitas sosial, budaya, rekreasi, hingga perekonomian masyarakat.

Desain stadion dipercayakan kepada dua firma arsitektur internasional, Foster + Partners dan MANICA. Proyek ini melibatkan arsitek ternama Norman Foster dan David Manica yang memiliki pengalaman dalam merancang bangunan serta fasilitas olahraga berskala besar.

Salah satu elemen paling mencolok dari desain Generali Stadium adalah struktur eksterior berbentuk huruf X yang menopang atap melengkung ganda. Arsitekturnya terinspirasi dari karakter khas Kota Milan, termasuk sejumlah detail yang mengingatkan pada kemegahan Katedral Duomo.

Dari sisi pengalaman penonton, stadion ini akan memiliki dua tingkat tribun yang mengelilingi lapangan dalam konfigurasi 360 derajat. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan sudut pandang luas sekaligus menghadirkan kedekatan antara suporter dan pemain di lapangan.

Karakter tribun legendaris di belakang gawang juga tetap dipertahankan. Curva Nord akan menjadi basis pendukung Inter Milan, sementara Curva Sud diperuntukkan bagi suporter AC Milan. Kedua tribun dirancang dengan kemiringan mencapai 37 derajat untuk memperkuat atmosfer dan intensitas dukungan selama pertandingan.

Generali Stadium juga mengedepankan aspek keberlanjutan melalui penerapan ventilasi alami dan penggunaan energi surya dengan panel fotovoltaik. Selain itu, desain akustik mendapat perhatian khusus agar atmosfer pertandingan tetap terasa bergemuruh.

Nama Generali Stadium berasal dari kesepakatan hak penamaan dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia. Kedua klub menyebut kerja sama tersebut sebagai salah satu kesepakatan hak penamaan stadion terbesar dalam industri olahraga dunia. Namun, nilai kontraknya belum diumumkan kepada publik.

Pembangunan stadion menjadi bagian dari proyek revitalisasi kawasan San Siro dengan luas sekitar 281.000 meter persegi. Kawasan tersebut nantinya mencakup ruang publik, area hijau, fasilitas rekreasi, serta kawasan komersial.

Selain menjadi kandang Inter dan AC Milan, stadion baru ini juga diproyeksikan sebagai venue konser serta berbagai ajang olahraga dan hiburan berskala internasional.

Sebelumnya, Inter dan AC Milan telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Milan pada 2025 sebagai landasan pengembangan kawasan San Siro. Saat ini, proyek memasuki tahapan desain dan perencanaan, dengan konstruksi ditargetkan mulai pada 2028.

Jika seluruh proses perizinan berjalan sesuai jadwal, Generali Stadium ditargetkan menggelar pertandingan perdana pada musim 2031/2032.

Kehadiran stadion baru ini juga diharapkan memperkuat kesiapan Italia dalam menyambut Piala Eropa 2032, yang akan diselenggarakan bersama Turki. Dengan kapasitas besar, desain modern, dan fasilitas berstandar internasional, Generali Stadium diproyeksikan menjadi salah satu pusat sepak bola dan hiburan baru di Eropa.

Continue Reading

LakeyBanget

Nicky Astria Rayakan 42 Tahun Bermusik Lewat Konser Unplugged

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penyanyi rock Nicky Astria akan menandai 42 tahun perjalanan kariernya melalui konser bertajuk “Nicky Astria Level 42: Api Dalam Hening” di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (30/10/2026), pukul 19.30 WIB. Konser ini akan menghadirkan lagu-lagu andalannya dalam format unplugged dengan aransemen yang lebih intim.

Project Director Kolam Ikan Creative Communication, Iwan Kurniawan, mengatakan tajuk “Api Dalam Hening” merepresentasikan karakter Nicky yang dikenal bertenaga saat tampil di panggung, tetapi cenderung menjaga kehidupan pribadinya dari sorotan publik.

“Kita mengenalnya di atas panggung dengan suara yang sangat powerful, penuh energi, seperti ada api yang selalu menyala. Tapi di luar panggung, Nicky justru jarang muncul dan lebih memilih berada dalam keheningannya. Di balik keheningan itu, kami melihat apinya tidak pernah padam. Api itu masih ada, masih membara,” kata Iwan dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Bagi Nicky, perjalanan selama lebih dari empat dekade di industri musik bukanlah sesuatu yang sejak awal ia hitung tahun demi tahun. Ia justru bersyukur karya-karyanya masih didengarkan dan mendapat tempat di hati penikmat musik lintas generasi.

“Saya nggak pernah menghitung perjalanan ini dari tahun ke tahun. Tahu-tahu sudah 42 tahun saja. Yang membuat saya bersyukur, ternyata lagu-lagu itu masih didengarkan dan masih punya tempat sampai sekarang,” ujar Nicky.

Melalui konser tersebut, ia ingin kembali bertemu dengan para penggemarnya sekaligus menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati lagu-lagu yang telah menemani perjalanan kariernya.

“Jadi tanggal 30 Oktober nanti saya ingin kita ketemu lagi, nyanyi sama-sama, dan menikmati lagu-lagu itu dengan rasa yang mungkin berbeda,” katanya.

Selama 42 tahun berkarya, Nicky telah melewati berbagai fase dalam industri musik Indonesia. Namun, karakter vokalnya yang kuat tetap menjadi ciri khas, sementara sejumlah lagunya terus dikenal oleh pendengar dari berbagai generasi.

Dalam konser ini, aransemen musik akan berada di bawah arahan Demas Narawangsa sebagai music director, dengan Fiery bertindak sebagai band pengiring. Format unplugged akan membawa lagu-lagu yang selama ini identik dengan energi rock Nicky ke dalam penyajian yang lebih dekat dan intim, tanpa meninggalkan karakter musikalnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Desy Ratnasari Ajak Anak Muda Teladani Integritas Buya Hamka

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktris sekaligus anggota DPR RI Desy Ratnasari mengajak generasi muda meneladani keteguhan prinsip dan integritas Buya Hamka. Ia menilai keberanian mempertahankan keyakinan, meski harus kehilangan jabatan, menjadi pelajaran penting bagi anak muda dalam memaknai Sumpah Pemuda.

“Menurut saya, Sumpah Pemuda artinya harus mau memegang prinsip dan komitmen,” kata Desy di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Desy menjelang penayangan film Hamka: Awal Mula (Vol. 3) yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 November 2026. Dalam film garapan Fajar Bustomi itu, Desy memerankan tokoh Ummi Shafiyah.

Menurut Desy, Buya Hamka, yang memiliki nama asli Haji Abdul Malik Karim Amrullah, merupakan sosok yang konsisten menjaga integritas dalam berbagai peran, mulai dari anak, filsuf, sastrawan, penulis, hingga politikus.

Ia menyoroti keputusan Hamka yang bersedia mundur dari jabatan demi mempertahankan prinsipnya. Bagi Desy, sikap tersebut menunjukkan bahwa integritas tidak cukup diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui keputusan dan tindakan, termasuk ketika seseorang harus menanggung konsekuensi dari pilihannya.

“Sosok Buya Hamka adalah contoh nyata pemuda yang memegang teguh prinsipnya dalam segala lini kehidupan—baik sebagai anak, sastrawan, filsuf, maupun politikus—bahkan ia rela mundur dari jabatannya demi prinsip tersebut,” ujarnya.

Desy berharap film tersebut dapat memperkenalkan nilai-nilai keteladanan Buya Hamka kepada generasi muda, terutama dalam membangun karakter yang kuat di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Ia menegaskan, generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademis, tetapi juga perlu memiliki ketangguhan mental dan moral agar mampu mempertahankan prinsip di tengah tekanan.

Momentum Hari Sumpah Pemuda, menurut Desy, seharusnya menjadi pengingat bahwa komitmen dan prinsip harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, bukan berhenti sebagai slogan.

“Selalu jadilah pemuda yang menginspirasi untuk anak-anak zaman sekarang, berkomitmen, punya prinsip dan tunjukkan dalam kehidupan,” kata Desy.

Continue Reading

LakeyBanget

Cegah Disinformasi, Pengamat Dorong Literasi Etika AI bagi Generasi Muda

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mendorong penguatan literasi etika kecerdasan artifisial (AI) di kalangan generasi muda. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyebaran disinformasi, bias algoritma, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Kepada awak media di Jakarta, Rabu, Heru mengatakan penggunaan AI di kalangan anak muda Indonesia semakin meluas. Teknologi ini dimanfaatkan untuk mencari informasi, membantu proses belajar, menyusun tulisan, membuat konten, hingga menunjang pekerjaan sehari-hari.

Namun, peningkatan kemampuan menggunakan AI harus diimbangi pemahaman terhadap risikonya. Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute itu mengingatkan bahwa informasi yang dihasilkan AI tidak selalu akurat sehingga perlu diverifikasi sebelum dibagikan atau dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Selain risiko disinformasi, generasi muda juga perlu memahami potensi kebocoran data pribadi, bias algoritma, dan plagiarisme dalam penggunaan teknologi tersebut.

Menurut Heru, tantangan utama bukan sekadar membuat anak muda mahir mengoperasikan AI, melainkan memastikan teknologi itu membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mengasah nalar dan kemampuan berpikir kritis.

Karena itu, ia mendorong kurikulum pendidikan dan program pelatihan AI di Indonesia agar tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mencakup tanggung jawab, etika, serta keamanan digital.

“Pendidikan AI sebaiknya tidak hanya mengajarkan cara memakai aplikasi, tetapi juga tanggung jawab, etika, dan keamanan digital. Jangan sampai generasi muda semakin mahir menggunakan AI, tetapi justru mudah dimanipulasi oleh teknologi yang digunakannya,” ujar Heru.

Ia juga mengajak generasi muda beralih dari sekadar pengguna menjadi pencipta teknologi. Pengembangan inovasi AI di dalam negeri dinilai penting untuk memperkuat kemandirian digital Indonesia.

Heru menilai semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui kemampuan bangsa membangun teknologi sendiri, termasuk kecerdasan artifisial yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

“Jangan hanya menjadi pengguna AI buatan bangsa lain, anak muda Indonesia harus ikut menciptakan AI untuk Indonesia,” katanya.

Continue Reading
Ruang Sujud3 jam ago

Keteguhan Generasi Pertama Islam

LakeyBanget3 jam ago

Veda Ega Ukir Sejarah di Sepang, Finis Kedua Moto3 Malaysia 2026

LakeyBanget3 jam ago

Sandang Juara Dunia F1 2026, Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Vettel

LakeyBanget4 jam ago

Menpora: Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

News4 jam ago

Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun, Optimis Ekonomi Terus Menguat

News4 jam ago

Mendikdasmen Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berkontribusi Atasi Kesenjangan Pendidikan

Ruang Sujud6 jam ago

Komparasi Kemampuan AI Mana Lebih Unggul

LakeyBanget1 hari ago

AI Alibaba Bakal Integrasi ke Apple Intelligence

LakeyBanget1 hari ago

Makan Pisang Sebelum Tidur, Benarkah Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

News1 hari ago

Türkiye Usung Feridun Sinirliolu Jadi Kandidat Sekjen PBB

Review1 hari ago

AI Mengubah Wajah Pendidikan, Indonesia Dihadapkan pada Tantangan Pemerataan

News1 hari ago

Prabowo: Kunci Keberhasilan Pembangunan Bangsa adalah Pendidikan

News2 hari ago

Ahmad Redi Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Hukum Administrasi Negara Universitas Borobudur

Ruang Sujud2 hari ago

Islam di Asia: Pusat Demografi Muslim Dunia

News3 hari ago

MA Kabulkan Kasasi: Surat Keterangan Penyetaraan SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

LakeyBanget3 hari ago

Apple Kenalkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama, Lihat Spek dan Harganya

News3 hari ago

Kemendikdasmen Raih Nusantara Awards 2026 Berkat Transformasi Pendidikan

News3 hari ago

Prabowo Dorong UU Satu Data Indonesia, Perkuat Kedaulatan Digital Nasional

LakeyBanget3 hari ago

Inter dan AC Milan Perkenalkan Generali Stadium, Intip Desainnya

News3 hari ago

Mendikdasmen: Pendidikan Harus Beri Ruang bagi Setiap Murid untuk Bertumbuh