Connect with us

LakeyBanget

Borneo dan Persib Tantang Thailand di ASEAN Club Championship, Catat Jadwalnya

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – ASEAN Club Championship (ACC) 2026/2027 mulai bergulir. Dua wakil Indonesia, Borneo FC dan Persib Bandung, langsung mendapat ujian berat dari klub Thailand pada laga pembuka fase grup.

Borneo FC menjadi wakil Indonesia pertama yang turun bertanding. Pesut Etam harus bertandang ke markas Buriram United dalam laga Grup A di Stadion Buriram, Nai Mueang, Rabu (7/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Laga ini menjadi tantangan serius bagi Borneo FC yang berstatus runner-up BRI Super League 2025/2026. Mereka dituntut mampu mencuri poin di kandang salah satu kekuatan utama sepak bola Thailand tersebut.

Tambahan poin dari markas Buriram akan menjadi modal berharga bagi Borneo FC. Terlebih, performa mereka di BRI Super League 2026/2027 masih belum stabil. Dari empat pertandingan, tim asal Samarinda itu baru mengoleksi enam poin.

ACC pun menjadi panggung bagi Borneo FC untuk membuktikan kualitas mereka di level regional.

Sehari berselang, giliran Persib Bandung yang menghadapi lawan asal Thailand. Maung Bandung akan menantang Port FC dalam laga Grup B di Stadion Thammasat, Klong Luang, Kamis (8/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Sebagai juara BRI Super League 2025/2026, Persib datang dengan target tinggi. Kemenangan pada laga perdana akan menjadi start ideal bagi pasukan Bojan Hodak dalam perburuan posisi terbaik di ACC.

Persib juga membawa modal positif. Mereka baru saja meraih dua kemenangan beruntun. Setelah menundukkan Persijap Jepara 2-1 di kompetisi domestik, Persib kembali menang di AFC Champions League (ACL) II dengan mengalahkan wakil Korea Selatan, FC Seoul, 1-0.

Rentetan hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Persib. Namun, Port FC tetap bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terlebih pertandingan digelar di Thailand.

Persaingan fase grup ACC 2026/2027 pun langsung menyajikan duel-duel menarik. Berikut jadwal pertandingan pertama:

Grup A

  • 7 Oktober 2026: Buriram United vs Borneo FC — 19.00 WIB
  • 7 Oktober 2026: Ratchaburi FC vs Ho Chi Minh City Police — 19.00 WIB
  • 7 Oktober 2026: Kuching City vs Tampines Rovers — 20.00 WIB

Grup B

  • 8 Oktober 2026: Lion City Sailors vs Cong An Ha Noi — 18.30 WIB
  • 8 Oktober 2026: Port FC vs Persib Bandung — 19.00 WIB
  • 8 Oktober 2026: Johor Darul Ta’zim vs PKR Svay Rieng — 19.00 WIB

Bagi Borneo FC dan Persib Bandung, laga pembuka ini bukan sekadar pertandingan perdana. Keduanya akan langsung diuji di kandang lawan dalam misi membawa nama Indonesia bersaing di level Asia Tenggara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Tinggalkan Timnas Portugal, Ronaldo Siap Dihukum Federasi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Cristiano Ronaldo akhirnya buka suara soal keputusannya meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal. Kapten Portugal itu mengaku siap menerima sanksi dari Federasi Sepak Bola Portugal (PFF) atas tindakannya.

Ronaldo meninggalkan kamp Portugal sehari sebelum laga melawan Denmark pada lanjutan UEFA Nations League, 1 Oktober lalu. Pemain berusia 41 tahun itu kini mengakui keputusannya tersebut sebagai kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan saya di timnas karena telah meninggalkan pemusatan latihan. Meskipun kepercayaan saya terhadap pelatih telah dirusak sepenuhnya, saya seharusnya tidak melakukan hal itu. Tanggung jawab ada pada diri saya sendiri,” ujar Ronaldo dalam unggahan di media sosialnya, Rabu (7/10) dini hari WIB.

Ronaldo juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Portugal. Namun, ia menjelaskan bahwa keputusan meninggalkan tim diambil setelah merasa keberadaannya justru akan merugikan tim.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat Portugal sekali lagi. Namun, pengingkaran janji tersebut berdampak sangat mendalam bagi saya. Saya merasa keberadaan saya di tim sejak saat itu hanya akan merugikan tim,” katanya.

“Jadi saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika merasa tidak berguna: saya mengemas barang-barang saya dan pergi.”

Ronaldo bahkan meminta PFF tidak meringankan hukuman yang mungkin dijatuhkan kepadanya. Menurutnya, status sebagai kapten timnas justru membuat tindakannya memiliki konsekuensi yang lebih berat.

“Federasi Sepak Bola Portugal harus menilai konsekuensi dari tindakan saya dan menghukum saya atas hal tersebut. Saya percaya sanksi tersebut tidak boleh dikurangi. Saya bukan sekadar pemain biasa; saya adalah kapten tim, dan itu merupakan faktor yang memperberat,” tegas Ronaldo.

Ia menegaskan bahwa permintaan maaf tidak menghapus konsekuensi atas tindakannya. Ronaldo menyatakan siap diperlakukan sama seperti pemain lain ketika melanggar aturan.

“Saya sudah meminta maaf, tetapi saya tahu bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Siapa pun di dunia sepak bola, seperti saya, tahu bahwa peraturannya sama untuk semua orang, tanpa memandang kedudukan individu.”

Continue Reading

LakeyBanget

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kantongi Hadiah Segini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Indonesia tak hanya membawa pulang trofi usai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda juga berhak atas hadiah utama senilai 650.000 dolar AS atau sekitar Rp11,63 miliar.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Achmad Riyadh, memastikan nominal tersebut merupakan hadiah bagi tim yang keluar sebagai juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

“Untuk juara FIFA ASEAN Cup 2026 itu hadiahnya sebesar 650.000 dolar AS,” ujar Riyadh, dikutip dari CNNIndonesia, Selasa (6/10/2026).

Indonesia memastikan gelar setelah menaklukkan Thailand lewat drama adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu sebelum Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti.

Hadiah Rp11,63 miliar tersebut merupakan premi khusus sebagai juara. Nilainya tidak mencakup komponen finansial lain, seperti uang partisipasi, bonus kemenangan di fase grup, maupun pemasukan yang berkaitan dengan status tuan rumah.

Thailand yang finis sebagai runner-up juga memperoleh hadiah. Berdasarkan laporan media Thailand, Siam Sport, total pemasukan skuad berjuluk War Elephant dari turnamen mencapai 495.000 dolar AS atau sekitar Rp8,87 miliar.

Jumlah tersebut terdiri atas uang partisipasi sebesar 125.000 dolar AS, bonus 120.000 dolar AS berkat dua kemenangan di fase grup, serta hadiah 250.000 dolar AS sebagai runner-up.

Sementara itu, perjalanan Indonesia menuju gelar berlangsung di kandang sendiri. Berstatus sebagai tuan rumah, skuad Garuda memainkan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung.

Di fase grup, Indonesia membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan tersebut mengantarkan Merah Putih finis sebagai pemuncak Grup A dan melaju ke fase penentuan.

Di partai final, Indonesia kembali menunjukkan mental juara. Setelah bermain 2-2 hingga babak tambahan, pasukan Merah Putih tampil lebih tenang dalam adu penalti dan mengunci kemenangan 4-2 atas Thailand.

Gelar perdana FIFA ASEAN Cup sekaligus mengantarkan Indonesia meraih hadiah utama 650.000 dolar AS. Trofi bersejarah itu kini datang bersama bonus finansial Rp11,63 miliar.

Continue Reading

LakeyBanget

Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Indonesia akhirnya kembali mengangkat trofi. Setelah menunggu 35 tahun sejak terakhir kali menjadi juara pada 1991, Skuad Garuda kembali merasakan podium tertinggi sepak bola senior dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia memastikan gelar setelah menundukkan Thailand lewat drama adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti.

Gelar ini menjadi pencapaian bersejarah karena merupakan trofi pertama Indonesia di ajang sepak bola senior setelah penantian panjang.

Terakhir kali Timnas Indonesia senior menjadi juara terjadi pada SEA Games 1991. Saat itu, skuad Garuda ditangani pelatih Anatoli Polosin dan diperkuat sejumlah nama besar seperti Robby Darwis, Aji Santoso, Widodo Cahyono Putro, Rochy Puttiray, Ferryl Hattu, Eddy Harto, Kas Hartadi, Peri Sandria, Bambang Nurdiansyah, Yusuf Ekodono, Sudirman, Maman Suryaman, dan Heriansyah.

Menariknya, kisah 1991 dan 2026 memiliki kemiripan. Saat merebut emas SEA Games 35 tahun lalu, Indonesia juga harus melewati adu penalti. Setelah bermain 0-0, Indonesia mengalahkan Malaysia 4-3 dalam drama tendangan 12 pas.

Setelah kejayaan di SEA Games 1991, Indonesia berkali-kali mendekati gelar tetapi selalu gagal menuntaskan perjalanan di level senior.

Di Piala AFF, Indonesia tercatat enam kali menjadi runner-up. Setiap kali mencapai final, trofi selalu lepas dari genggaman.

Indonesia memang kembali meraih emas sepak bola SEA Games pada 2023. Namun, turnamen tersebut menggunakan batas usia U-23 sehingga pencapaian itu berbeda dengan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 yang diraih tim senior.

Kini, penantian panjang itu berakhir. Kemenangan atas Thailand di SUGBK tidak hanya menghadirkan trofi baru, tetapi juga menutup rentang 35 tahun tanpa gelar juara sepak bola senior bagi Indonesia.

Continue Reading

LakeyBanget

Selamat! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Indonesia keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand dalam final dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Gelar juara ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Indonesia akhirnya menang 4-2 dalam drama tos-tosan sekaligus mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup.

Indonesia langsung tampil agresif sejak menit awal. Dominasi penguasaan bola mencapai sekitar 65 persen pada babak pertama. Namun, tekanan Garuda belum mampu membongkar pertahanan Thailand. Sejumlah peluang tercipta, tetapi skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Pertandingan semakin terbuka selepas turun minum. Kedua tim saling menyerang dan mulai menciptakan peluang berbahaya.

Indonesia mendapat keuntungan besar setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah. Bek Thailand itu diusir setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny di depan kotak penalti, setelah sebelumnya telah mengantongi kartu kuning.

Dean James maju sebagai eksekutor tendangan bebas. Sepakannya melewati pagar betis dan berubah arah setelah mengenai pemain Thailand sebelum mengecoh kiper Saranon Anuin.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan beberapa menit. Thailand menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui Iklas Sanron. Gol tersebut tercipta setelah bola lambung gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini belakang Indonesia.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai. Pertandingan pun memasuki babak tambahan.

Drama semakin memuncak di extra time. Indonesia dan Thailand tetap bermain dengan intensitas tinggi, tetapi Thailand justru mampu memanfaatkan serangan balik pada menit ke-111.

Peeradol Chamrasamee menuntaskan skema serangan balik dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.

Indonesia berada di ambang kehilangan gelar. Namun, lima menit kemudian Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat.

Bek Timnas Indonesia itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Tembakannya sempat membentur mistar sebelum bola masuk ke gawang Thailand.

2-2.

Tidak ada lagi gol hingga menit ke-120. Juara pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Indonesia tampil tenang dalam drama tos-tosan. Empat eksekutor, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugas.

Sebaliknya, Thailand gagal melalui dua eksekutornya, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya.

Indonesia akhirnya menang 4-2 dan memastikan diri menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Trofi tersebut sekaligus menjadi puncak perjalanan Garuda menuju final. Indonesia sebelumnya memastikan tiket ke partai puncak setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 pada laga terakhir Grup A. Hasil itu membuat Indonesia unggul produktivitas gol atas Malaysia.

Di hadapan puluhan ribu pendukung di SUGBK, Indonesia akhirnya menutup turnamen dengan cara paling dramatis: bangkit dari ketertinggalan, bertahan hingga 120 menit, lalu menuntaskan Thailand dari titik penalti.

Continue Reading

LakeyBanget

Singapura Siapkan Polisi Robot Humanoid Berbasis AI

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Singapura menargetkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai bekerja bersama petugas keamanan publik pada 2028. Robot tersebut diproyeksikan menangani berbagai tugas berisiko, mulai dari menghadapi bahan berbahaya hingga menyelidiki lokasi ledakan.

Target itu disampaikan saat Singapura meresmikan Home Team Humanoid Robotics Centre (H2RC) di kawasan teknologi One-North, Rabu (30/9/2026). Pusat tersebut secara khusus dikembangkan untuk melatih dan menguji robot humanoid dalam operasi keselamatan publik.

“Kami menargetkan robot humanoid pertama dapat bekerja bersama petugas Home Team dalam situasi operasional nyata, dengan tugas yang jelas, aman, dan andal pada 2028,” kata Menteri Kedua Urusan Dalam Negeri Singapura, Edwin Tong, dikutip dari Channel News Asia.

H2RC disebut sebagai pusat pertama yang secara khusus berfokus pada pengembangan robot humanoid untuk kebutuhan keselamatan publik. Fasilitasnya memiliki luas sekitar enam lapangan basket dan dilengkapi lingkungan simulasi untuk menguji robot dalam berbagai skenario.

Badan Sains dan Teknologi Home Team (HTX) memilih desain humanoid karena robot tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan yang dirancang untuk manusia. Robot juga bisa menggunakan peralatan yang sudah tersedia tanpa memerlukan perubahan besar pada tata ruang.

Penggunaan robot akan diprioritaskan untuk pekerjaan yang berpotensi membahayakan petugas manusia. Polisi Singapura, misalnya, dapat mengerahkan robot untuk menangani, mengamankan, hingga mengambil sampel bahan berbahaya.

Dalam penyelidikan ledakan, robot dapat lebih dulu memasuki area yang belum stabil untuk mencari dan mengambil barang bukti. Langkah tersebut diharapkan mengurangi risiko petugas terkena ledakan susulan atau tertimpa bangunan yang runtuh.

Salah satu robot yang diperagakan di H2RC bahkan mampu berlutut untuk mengambil benda yang berada dekat permukaan tanah. Menurut HTX, kemampuan tersebut belum tersedia pada sejumlah robot humanoid komersial siap pakai.

Robot juga berpotensi digunakan untuk mencari barang selundupan di sel tahanan serta mengisi ulang perlengkapan medis darurat di ambulans.

Pengembangan robot tidak berhenti pada kemampuan bergerak. HTX membekalinya dengan AI fisik agar robot mampu memahami lingkungan, mengambil keputusan, dan bertindak ketika kondisi di lapangan berubah.

HTX juga mengembangkan AI agenik yang memungkinkan robot menjalankan misi dalam beberapa tahap, menangani kegagalan, serta menyesuaikan tindakan dengan perubahan situasi.

Teknologi tersebut dinilai penting karena robot komersial saat ini umumnya dikembangkan untuk kebutuhan manufaktur, otomasi industri, dan rumah tangga. Sementara itu, tugas keselamatan publik membutuhkan kemampuan yang jauh lebih spesifik dan tingkat keandalan yang tinggi.

Untuk mempercepat pengembangan, HTX menggandeng ST Engineering melalui kerja sama riset, integrasi teknologi, dan keamanan siber. Kolaborasi juga melibatkan FieldAI, General Robotics, dan Mistral AI.

Jika target 2028 tercapai, Singapura akan memasuki babak baru penggunaan robot humanoid: bukan sekadar sebagai mesin otomasi, tetapi sebagai rekan petugas manusia dalam menghadapi situasi berbahaya.

Continue Reading

LakeyBanget

Scaloni: Laga Perpisahan Messi Bakal Jadi Momen Emosional

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Lionel Messi akan menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina saat menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026). Pelatih Lionel Scaloni memperkirakan perpisahan tersebut bakal menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah La Albiceleste.

Pertandingan ini sekaligus menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Argentina. Scaloni meyakini publik akan memberikan penghormatan besar kepada kapten yang telah membawa negaranya melewati berbagai pencapaian bersejarah.

“Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan,” ujar Scaloni, dikutip dari BeIN SPORTS, Minggu (4/10/2026).

Antusiasme suporter diprediksi membanjiri Monumental. Scaloni bahkan menggambarkan besarnya animo publik untuk menyaksikan langsung pertandingan terakhir Messi bersama Argentina.

“Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh,” katanya.

Keputusan Messi mengakhiri karier internasional datang setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Langkah tersebut menutup perjalanan panjang pemain yang selama hampir dua dekade menjadi wajah utama sepak bola Argentina.

Messi meninggalkan tim nasional dengan sederet rekor. Dengan 208 penampilan, ia menjadi pemain dengan jumlah caps terbanyak dalam sejarah Argentina. Ia juga merupakan pencetak gol terbanyak La Albiceleste dengan 125 gol.

Di Piala Dunia, Messi turut menorehkan catatan istimewa. Ia menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia. Selain itu, Messi mengoleksi 33 kontribusi gol di turnamen tersebut, terdiri dari 21 gol dan 12 assist.

Puncak karier internasional Messi terjadi di Piala Dunia 2022 Qatar. Setelah bertahun-tahun gagal meraih trofi bersama Argentina, ia akhirnya mengangkat gelar Piala Dunia dan menyempurnakan warisannya bersama La Albiceleste.

Kini, Argentina harus bersiap memasuki era baru tanpa Messi. Sejumlah talenta muda, termasuk Nico Paz dan Franco Mastantuono, mulai menunjukkan potensi untuk mengisi ruang yang ditinggalkan sang megabintang.

Di saat yang sama, masa depan Scaloni menjadi bagian penting dari proyek regenerasi Argentina. Ia diperkirakan tetap menangani tim hingga Copa America 2028 dan berpeluang melanjutkan tugasnya sampai Piala Dunia 2030.

Gelandang Enzo Fernandez menilai keberadaan Scaloni sangat penting untuk menjaga Argentina tetap berada di level tertinggi.

“Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi,” ujar Fernandez.

Laga melawan Benin akhirnya bukan sekadar pertandingan. Monumental akan menjadi saksi ketika Argentina mengucapkan selamat tinggal kepada Messi—kapten, pencetak gol terbanyak, sekaligus sosok yang membawa La Albiceleste ke puncak sepak bola dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Bos Ducati Catat 100 Kemenangan Berkat Marquez Juarai MotoGP Jepang

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Marc Marquez tampil gemilang bersama Ducati Lenovo dengan memenangi MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10/2026). Kemenangan itu sekaligus menjadi momen istimewa bagi General Manager Ducati Lenovo, Luigi Dall’Igna, yang mencatatkan 100 kemenangan Grand Prix sepanjang kariernya sebagai manajer tim.

Marquez harus menghadapi persaingan ketat dengan dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Namun, pembalap asal Spanyol itu mampu menjaga ritme balap dan mengatasi tekanan hingga finis sebagai pemenang.

Dall’Igna memberikan pujian tinggi atas penampilan Marquez. Menurutnya, sang pembalap menjalani balapan dengan nyaris sempurna.

“Marc sangat luar biasa dan dalam balapan terakhir dia melakukan segalanya dengan benar, jadi selamat baginya dan seluruh tim,” ujar Dall’Igna, dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin (5/10/2026).

Kemenangan di Motegi juga menandai pencapaian ke-100 Dall’Igna sejak menjalankan peran sebagai manajer Ducati Lenovo. Catatan tersebut menambah panjang daftar keberhasilannya bersama tim asal Italia tersebut.

Francesco Bagnaia menjadi penyumbang kemenangan terbanyak pada era Dall’Igna dengan 31 kemenangan. Marquez berada di posisi kedua dengan 20 kemenangan, disusul Andrea Dovizioso dengan 14 kemenangan.

  • Francesco Bagnaia: 31 kemenangan
  • Marc Marquez: 20 kemenangan
  • Andrea Dovizioso: 14 kemenangan

Meski mencapai tonggak 100 kemenangan, Dall’Igna menegaskan bahwa pencapaian pribadi bukan prioritasnya. Fokus utama Ducati Lenovo saat tampil di Jepang adalah merebut kemenangan.

“Tujuan saya adalah memenangkan GP Jepang dan tidak terlalu memikirkan catatan pribadi,” kata Dall’Igna.

Kemenangan Marquez di Motegi sekaligus mempertegas kekuatan Ducati Lenovo dalam persaingan MotoGP. Di tengah tekanan dan persaingan ketat hingga lap-lap akhir, Marquez dan tim mampu menjaga konsistensi untuk mengamankan kemenangan.

Continue Reading

LakeyBanget

Disambut Menpora, Presiden FIFA Dipastikan Saksikan Final FIFA ASEAN CUP 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden FIFA Gianni Infantino telah tiba di Indonesia. Gianni tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (4/10) sore dan disambut langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. 

Menurut Ketum PSSI kunjungan Infantino ke Indonesia adalah untuk bertemu Presiden RI, Prabowo Subianto, dan menonton babak final FIFA ASEAN Cup 2026.

Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta mempertemukan Indonesia melawan Thailand pada 5 Oktober 2026.

Final Indonesia melawan Thailand dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB. Sebelum pertandingan final, akan digelar laga perebutan tempat ketiga, mempertemukan Vietnam dengan Malaysia di stadion yang sama. 

Ketum PSSI Erick mengatakan sejumlah pemimpin negara Asia Tenggara dan negara Asia lainnya juga diundang dalam rangkaian penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menyaksikan pertandingan final.

Kehadiran Presiden Prabowo dan Infantino menjadi bagian dari rangkaian agenda penutupan turnamen yang untuk pertama kalinya digelar FIFA di kawasan Asia Tenggara.

“Rencana Presiden Gianni akan bertemu Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dan tanggal 5 Oktober nya di GBK mengundang beberapa presiden dari negara Asia Tenggara dan juga Asia lainnya, dan tentu penutupan, pertandingan final nanti,” ujar Ketum PSSI Erick. 

Continue Reading

LakeyBanget

Sold Out! 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Terjual

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final Indonesia melawan Thailand telah terjual habis atau sold out.

Partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), mulai pukul 20.00 WIB. Laga ini mempertemukan Indonesia sebagai juara Grup A dan Thailand sebagai juara Grup B.

Capaian penjualan tersebut menegaskan besarnya dukungan publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Puluhan ribu suporter akan memadati SUGBK untuk memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda dalam perebutan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI) Marsal Masita mengatakan tingginya penjualan tiket merupakan gambaran besarnya minat masyarakat terhadap perjuangan Timnas Indonesia.

“Penjualan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 menunjukkan minat besar publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Apresiasi kepada seluruh suporter yang telah memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia sejak fase grup hingga partai final,” ujar Marsal di Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Marsal berharap antusiasme penonton yang membludak diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain, sekaligus diiringi komitmen untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan sportivitas selama pertandingan.

Panitia dan GSI juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket dari calo atau pihak lain di luar kanal resmi. Dengan status sold out, suporter diminta mewaspadai penawaran tiket palsu, tiket hasil penggandaan, maupun harga yang tidak wajar.

Tiket The Finals FIFA ASEAN Cup 2026 sebelumnya dijual melalui KitaGaruda.id dengan persyaratan kepemilikan dan verifikasi Garuda ID. Setelah kuota 67 ribu tiket terpenuhi, tidak ada lagi tiket reguler yang tersedia melalui kanal penjualan resmi.

Pada hari yang sama, SUGBK juga menjadi venue pertandingan perebutan tempat ketiga antara Malaysia dan Vietnam yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB.

PSSI, GSI, dan panitia penyelenggara mengajak seluruh penonton yang telah memiliki tiket untuk datang lebih awal, mengikuti arahan petugas, serta menjaga suasana pertandingan tetap aman, tertib, dan sportif.

Final FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya menjadi pertandingan perebutan trofi, tetapi juga momentum kebersamaan antara Timnas Indonesia dan puluhan ribu suporter di SUGBK.

Continue Reading

LakeyBanget

Asian Games 2026 Ditutup, Atlet Tenis Bawa Bendera Merah Putih Kenakan Prada Bali

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Atlet tenis Indonesia, Meydiana Laviola Reinnamah mengungkapkan rasa bangga dan harunya setelah dipercaya menjadi pembawa bendera (flag bearer) kontingen Indonesia pada upacara penutupan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (4/10).

Meydiana memimpin barisan defile Tim Indonesia dengan mengenakan busana khas daerah yang memukau perpaduan kebaya merah berbahan sutra bertabur motif Prada Bali karya desainer senior Ghea Panggabean, dipadukan dengan sarung tenun songket Bali berwarna putih.

Bagi Meydiana, kesempatan mengibarkan Merah Putih di hadapan publik olahraga se-Asia bukan sekadar tugas seremoni, melainkan momen paling bersejarah sepanjang kariernya sebagai atlet.

“Tentu sangat bangga bisa menjadi wakil Indonesia yang membawa Merah Putih di penutupan Asian Games 2026. Sangat bangga bisa menggunakan baju Bali dan memperkenalkannya ke dunia,” kata Meydiana.

Dia mengaku balutan busana adat Bali bernuansa Merah Putih yang dipakai memberi dorongan moral dan semangat luar biasa baginya sebagai perwakilan kaum perempuan serta atlet nasional.

Kesempatan emas menjadi flag bearer di ajang sebesar Asian Games ini diakuinya menjadi pemicu motivasi baru untuk terus mengukir prestasi bagi Indonesia di kancah internasional.

“Semoga kesempatan ini bisa menambah motivasi saya untuk bisa memberikan yang terbaik buat Indonesia ke depannya,” tambahnya. 

Dalam seremoni tersebut, Meydiana memimpin barisan defile yang terdiri atas 52 atlet dan ofisial dari lima cabang olahraga yaitu judo, hoki, tenis, panahan, dan gulat.

Para atlet lainnya tampil kompak mengenakan tracksuit putih bermotif Limar Palembang, sementara jajaran CdM dan perwakilan atlet mengenakan kemeja sutra motif Songket Bali lengkap dengan udeng.

Penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya perjuangan Tim Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Merah Putih berhasil meraih 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan.

Continue Reading
News1 menit ago

DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, Baca 8 Poin Pentingnya

LakeyBanget42 menit ago

Borneo dan Persib Tantang Thailand di ASEAN Club Championship, Catat Jadwalnya

News1 jam ago

Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Lindungi Kekayaan Negara untuk Rakyat

LakeyBanget1 jam ago

Tinggalkan Timnas Portugal, Ronaldo Siap Dihukum Federasi

News11 jam ago

MK Tolak Permohonan Gugatan Ijazah Gibran

LakeyBanget11 jam ago

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Kantongi Hadiah Segini

News12 jam ago

Mendikdasmen: Guru Harus Jadi Teladan, Bangun Sekolah yang Aman dan Nyaman

News22 jam ago

IHSG Menguat Tajam Jelang Penutupan Pasar

News23 jam ago

Menempa Karakter Besi Emil Audero Mulyadi: Kisah Bocah Lombok yang Menghapus Dahaga 35 Tahun Ibu Pertiwi

News24 jam ago

Nobel 2026: Ketika Cahaya Membuka Rahasia Otak

News1 hari ago

Performa Saham Teknologi Raksasa Melemah

News1 hari ago

Tekan Beban Negara, Danantara Pangkas 354 BUMN

News1 hari ago

189 Orang Dipantau, Rusia Selidiki Dugaan Wabah Pes

LakeyBanget1 hari ago

Indonesia Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun

LakeyBanget1 hari ago

Selamat! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

News2 hari ago

Bakteri Mematikan Bocor dari Laboratorium Rusia, 1 Peneliti Meninggal dan Ratusan Orang Siaga 1

News2 hari ago

Pemerintah Gulirkan Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026

News2 hari ago

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru di HUT TNI, Berikut Daftarnya

LakeyBanget2 hari ago

Singapura Siapkan Polisi Robot Humanoid Berbasis AI

News2 hari ago

Prestasi WorldSkills, Cermin Kemajuan Pendidikan Vokasi Indonesia