Connect with us

News

DPR Minta TVRI Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan meminta Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memperluas jangkauan siaran Piala Dunia 2026. Permintaan tersebut disampaikan mengingat hak siar ajang sepak bola dunia itu dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari uang rakyat.

Putra menegaskan, keberhasilan penayangan Piala Dunia 2026 tidak cukup hanya diukur dari tayangnya pertandingan di layar kaca, melainkan dari dampak dan manfaat yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Outcome-nya adalah dampak dan pengaruhnya kepada masyarakat. Misalnya, kebahagiaan dan semangat sportivitas masyarakat Indonesia setelah menonton Piala Dunia ini seperti apa? Itu yang harus menjadi tolok ukur TVRI,” ujar Putra di Jakarta, Rabu.

Ia juga menyoroti laporan Dewan Pengawas TVRI yang menyebutkan jangkauan siaran saat ini baru mencapai 75 persen wilayah Indonesia. Menurut Putra, masih adanya 25 persen wilayah yang belum terjangkau siaran merupakan kondisi yang sulit diterima karena berpotensi melanggar hak masyarakat untuk menikmati tontonan olahraga kelas dunia tersebut.

Mantan jurnalis senior itu menekankan asas keadilan dalam penyiaran publik. Ia menilai seluruh rakyat Indonesia, termasuk yang berada di daerah terpencil, berhak menikmati siaran Piala Dunia 2026.

Untuk itu, Putra meminta TVRI memanfaatkan sisa waktu sekitar tiga bulan menjelang kick off Piala Dunia 2026 untuk bekerja lebih keras. Ia juga mendorong keterlibatan pemerintah guna memastikan hak 25 persen masyarakat yang belum terjangkau siaran dapat terpenuhi.

Putra mendesak TVRI segera memperluas infrastruktur penyiaran ke wilayah-wilayah yang selama ini masih menjadi blank spot.

“Gunakan waktu tiga bulan ini semaksimal mungkin supaya makin banyak orang Indonesia yang sebelumnya tidak terjangkau siaran TVRI bisa menonton. Itulah esensi lembaga penyiaran publik,” kata Putra.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

AS Susun Skenario Serangan Darat ke Iran

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan tengah merancang sejumlah skenario operasi darat ke Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, keputusan akhir terkait pelaksanaan operasi tersebut tetap berada di tangan Presiden AS, Donald Trump.

Laporan The Washington Post menyebutkan bahwa rencana ini dapat menjadi “fase baru perang” yang berpotensi jauh lebih berbahaya bagi pasukan AS dibandingkan konflik yang telah berlangsung selama empat pekan terakhir.

Sejumlah pejabat yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa operasi darat yang disiapkan bukan berupa invasi besar-besaran, melainkan aksi terbatas seperti penyergapan oleh pasukan operasi khusus dan infanteri.

Namun, skenario tersebut dinilai tetap berisiko tinggi karena pasukan AS akan menghadapi ancaman serius, mulai dari serangan drone, rudal, tembakan darat, hingga penggunaan bahan peledak rakitan.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa penyusunan rencana ini merupakan bagian dari tugas militer untuk menyediakan opsi terbaik bagi presiden.

“Tugas Pentagon adalah membuat persiapan agar Panglima Tertinggi mendapatkan pilihan yang paling optimal. Hal tersebut bukan berarti Presiden telah membuat keputusan,” ujarnya.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah operasi militer di Pulau Kharg, yang merupakan titik vital ekspor minyak Iran. Selain itu, terdapat pula skenario penyergapan di kawasan Selat Hormuz untuk mengamankan jalur pelayaran internasional.

Durasi operasi masih menjadi perdebatan. Sejumlah pejabat memperkirakan misi dapat berlangsung dalam hitungan pekan, sementara lainnya menilai operasi bisa memakan waktu hingga beberapa bulan.

Sebelumnya, Trump sempat menyatakan tidak berencana mengerahkan pasukan darat ke wilayah mana pun. Hal senada juga disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang menegaskan bahwa konflik dengan Iran tidak akan menjadi perang berkepanjangan dan dapat diselesaikan tanpa pengerahan pasukan darat.

Di sisi lain, korban di pihak militer AS terus bertambah. Sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026, sebanyak 13 personel dilaporkan tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka akibat serangan di kawasan Teluk.

Opini publik di dalam negeri juga menunjukkan penolakan terhadap rencana operasi darat. Sebuah jajak pendapat mencatat 62 persen responden menolak pengerahan pasukan darat ke Iran, sementara hanya 12 persen yang menyatakan dukungan.

Pakar militer, Michael Eisenstadt, mengingatkan besarnya risiko yang akan dihadapi pasukan AS jika operasi darat benar dilakukan. Ia menyoroti ancaman serangan drone Iran serta pentingnya mobilitas tinggi dalam operasi militer.

“Saya tidak ingin berada di wilayah sempit dengan kemampuan Iran menghujani pasukan menggunakan drone,” ujarnya.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel serta sejumlah wilayah di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS. Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan global.

Continue Reading

News

Makan Bergizi Gratis Disalurkan 5 Hari Sekolah, Kecuali…

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan kebijakan baru dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah. Program ini umumnya disalurkan selama lima hari dalam sepekan, namun diberikan enam hari khusus untuk wilayah tertentu.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa tambahan hari distribusi berlaku bagi daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

“Pemberian MBG untuk daerah 3T dan risiko stunting tinggi dilakukan selama enam hari sekolah atau Senin sampai Sabtu. Ini merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

BGN menegaskan bahwa penentuan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data yang akurat. Salah satu rujukan utama adalah Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurut Dadan, pihaknya akan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan dinas kesehatan di daerah untuk memastikan validitas data penerima program. Pendataan mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, hingga tingkat prevalensi stunting di masing-masing wilayah.

Wilayah timur Indonesia, serta sejumlah daerah di Sumatera dan Papua, menjadi prioritas karena masih memiliki angka stunting yang relatif tinggi.

“Integritas data sangat penting karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” katanya.

Melalui kebijakan ini, BGN berharap program MBG dapat berjalan lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah rentan.

Continue Reading

News

Pemerintah Pastikan Jadwal Haji 2026 Sesuai Rencana di Tengah Konflik Timteng

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa jadwal pemberangkatan jamaah calon haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana, meski situasi konflik di Timur Tengah masih berlangsung.

Ia menyampaikan, hingga saat ini tidak ada perubahan jadwal keberangkatan. Jamaah calon haji dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026, dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci sehari setelahnya, yakni 22 April 2026.

“Terkait pemberangkatan jamaah calon haji sampai saat ini belum ada perubahan. Masih tetap tanggal 21 April masuk asrama haji, kemudian pada 22 April berangkat,” ujar Irfan dalam keterangan yang disampaikan di Jombang, Jawa Timur, Minggu.

Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah dan kini tinggal menunggu waktu pelaksanaan. Ia mengibaratkan kesiapan tersebut seperti penyelenggaraan sebuah acara besar yang seluruh kebutuhannya telah dipenuhi.

“Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jamaah calon haji,” katanya.

Meski demikian, pemerintah terus memantau perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Irfan berharap ketegangan di kawasan tersebut dapat segera mereda sehingga umat Islam dari seluruh dunia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan khusyuk.

“Kami berharap pihak-pihak yang berseteru dapat menghormati proses ibadah haji, sehingga umat Muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penyelenggaraan haji 2026 yang profesional, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Pengelolaan anggaran haji yang mencapai sekitar Rp18 triliun pun menjadi perhatian utama dalam aspek akuntabilitas.

Dalam upaya pengawasan, Kementerian Haji dan Umrah turut melibatkan sejumlah lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian Republik Indonesia, guna memastikan tata kelola keuangan dan pengadaan berjalan sesuai aturan.

Continue Reading

News

Bertolak ke Jepang, Prabowo Bakal Bertemu Kaisar Naruhito

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Jepang dalam rangka kunjungan resmi, Minggu (29/03/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kerja sama strategis antara Indonesia dan Jepang.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB. Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya mengatakan bahwa dalam kunjungannya, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan sejumlah agenda penting.

“Salah satunya adalah Presiden Prabowo akan melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito,” ujar Seskab.

Selain itu, Presiden Prabowo juga diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang akan berlangsung di Akasaka Palace, Tokyo. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

“Ada beberapa kerja sama di bidang investasi, energi, kelautan, dan digital,” jelas Seskab.

Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan di Jepang, Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Republik Korea untuk melaksanakan kunjungan berikutnya.

Rangkaian lawatan ini menjadi bagian dari diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat posisi strategis di kawasan Asia Timur. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jepang adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Continue Reading

News

DPR Terapkan Kebijakan Efisiensi, Batasi Operasional Lift-Jamuan Rapat

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Setjen DPR RI) resmi mengeluarkan Surat Edaran terkait kebijakan efisiensi penggunaan fasilitas operasional di lingkungan kompleks parlemen.

Instruksi yang diterbitkan pada 27 Maret 2026 tersebut ditujukan kepada para pimpinan tinggi di lingkungan kesekretariatan serta pimpinan DPR RI. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah untuk menekan penggunaan anggaran dan sumber daya di lembaga negara.

Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa efisiensi mencakup berbagai aspek operasional, mulai dari penggunaan listrik, air, telepon, bahan bakar minyak (BBM), hingga penyediaan jamuan rapat.

“Menindaklanjuti arahan Presiden dan Pimpinan DPR RI untuk melakukan efisiensi di lingkungan kementerian dan lembaga, maka Sekretariat Jenderal DPR RI mengeluarkan kebijakan untuk melakukan efisiensi penggunaan sumber daya dan anggaran,” demikian isi edaran tersebut.

Berikut isi lengkap Edaran tersebut:

  1. Pengaturan operasional gedung dan kawasan DPR RI:
  • Penggunaan listrik di lingkungan kantor dengan mematikan aliran listrik apabila sudah selesai digunakan maksimal sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.
  • Operasional pendingin ruangan (Air Conditioner/AC) mulai pukul 07.00 – 18.00 waktu setempat.
  • Lift dan eskalator akan dinyalakan mulai pukul 07.00 – 18.00 waktu setempat. Setelah pukul 18.00, akan dilakukan efisiensi penggunaan/operasional lift hingga 70%.
  • Penggunaan telepon dan air disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Jam operasional sarana olah raga yang berdampak pada penggunaan listrik maksimal sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.
  1. Pengaturan Kendaraan Operasional dan BBM:
  • Penghematan BBM kendaraan dinas operasional Pejabat Tinggi Madya, Pejabat
  • Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator.
  • Kendaraan operasional pegawai disesuaikan dengan jadwal ditetapkannya WFH/WFA.
  1. Pengaturan kegiatan dukungan rapat di Kesekretariatan DPR RI:
  • Rapat yang bersifat internal di masing-masing Eselon I hanya menyediakan jamuan rapat berupa makan besar.
  • Rapat yang dilaksanakan secara daring (online), tidak dapat diberikan jamuan rapat.
  1. Pegawai dihimbau agar mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke kendaraan umum.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran negara sekaligus mendukung kebijakan penghematan di lingkungan lembaga pemerintahan.

Continue Reading

News

Kepedean! Donald Trump Sebut Selat Hormuz Jadi “Selat Trump”

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi sorotan setelah secara tidak sengaja menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Trump” dalam sebuah pidato di Miami, Amerika Serikat, Jumat (27/3).

Pernyataan itu disampaikan saat Trump berbicara dalam forum investasi di Future Investment Initiative, di tengah pembahasan mengenai negosiasi antara AS dan Iran yang berlangsung di tengah konflik kawasan.

“Kami sedang bernegosiasi saat ini. Dan akan jadi luar biasa jika kami melakukan sesuatu,” ujar Trump dalam pidato yang disiarkan melalui kanal YouTube Gedung Putih.

Namun, dalam lanjutan pernyataannya, Trump sempat keliru menyebut jalur pelayaran strategis tersebut. “Mereka harus membuka, mereka harus membuka Selat Trump. Maksud saya Hormuz. Maaf,” kata dia, sebelum segera mengoreksi ucapannya.

Trump juga menyadari bahwa pernyataan tersebut berpotensi menjadi sorotan media. Ia bahkan menyinggung kemungkinan pemberitaan yang akan muncul akibat ucapannya itu. “Berita-berita palsu akan melaporkan bahwa saya keceplosan,” ujarnya.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap Iran agar membuka akses Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia. Washington bahkan mempertimbangkan langkah militer, termasuk kemungkinan invasi ke Pulau Kharg, jika akses tersebut tetap ditutup.

Dalam kesempatan terpisah, Trump sempat mengusulkan pengelolaan bersama Selat Hormuz dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik.

Namun demikian, Iran tetap bersikukuh menutup akses selat tersebut bagi AS, Israel, serta negara-negara yang dianggap mendukung keduanya. Langkah ini disebut sebagai respons atas serangan militer gabungan AS-Israel yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Konflik tersebut juga menewaskan sejumlah tokoh penting Iran, termasuk mantan Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, serta pejabat tinggi pertahanan lainnya.

Hingga kini, ketegangan masih berlanjut. Pasukan Iran, termasuk Korps Garda Revolusi Islam, terus melancarkan serangan balasan yang menargetkan Israel dan aset Amerika Serikat di kawasan Teluk, memperbesar risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.

Continue Reading

News

Rusia Raup Ratusan Juta Dolar per Hari Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Kok Bisa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday,com – Rusia dilaporkan meraup sekitar US$760 juta atau setara Rp12,89 triliun per hari dari ekspor minyak di tengah memanasnya konflik Iran melawan AS dan Israel yang mendorong kenaikan harga minyak mentah global.

Mengutip laporan TRT World, pendapatan dari penjualan minyak dan gas Rusia diperkirakan hampir dua kali lipat pada bulan ini. Nilainya melonjak dari sekitar US$12 miliar menjadi hampir US$24 miliar, berdasarkan data dari Institut Sekolah Ekonomi Kiev (KSE).

Kenaikan tersebut dipicu oleh meningkatnya harga energi dunia serta adanya penangguhan sementara sanksi dari Amerika Serikat, yang memberikan keuntungan tambahan bagi Moskow.

Bahkan jika konflik mereda dalam beberapa minggu ke depan, pendapatan ekspor minyak dan gas Rusia sepanjang tahun ini diproyeksikan mencapai US$218,5 miliar atau sekitar Rp3.707 triliun. Angka itu mencerminkan tambahan pendapatan tak terduga sebesar US$84 miliar, atau naik 63 persen dibandingkan skenario normal tanpa gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.

Namun, jika konflik berlanjut hingga enam bulan ke depan, pendapatan tahunan Rusia berpotensi melonjak hingga US$386,5 miliar atau sekitar Rp6.557 triliun. Proyeksi tersebut hampir 188 persen lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelum krisis.

Dalam pertemuan ekonomi di Kremlin pada Senin (23/3), Presiden Rusia Vladimir Putin menyarankan perusahaan minyak dan gas memanfaatkan lonjakan pendapatan tersebut untuk memperbaiki kondisi keuangan mereka.

Ia menekankan pentingnya menggunakan keuntungan tambahan dari kenaikan harga hidrokarbon global untuk mengurangi beban utang, khususnya kepada bank-bank domestik.

Selain itu, laporan tersebut juga menyebut Rusia turut diuntungkan oleh pelonggaran sementara sanksi AS terhadap beberapa pengiriman minyak yang sudah dimuat ke kapal tanker. Kebijakan ini dinilai menurunkan risiko transaksi bagi para pembeli di pasar global.

Continue Reading

News

Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Masih dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyelenggaraan bazar dan hiburan rakyat bagi masyarakat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kegiatan tersebut akan digelar pada Sabtu sore (28/03/2026).

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan kebahagiaan Lebaran bagi masyarakat luas, khususnya warga Jakarta yang tidak mudik maupun yang telah kembali dari kampung halaman, terutama para keluarga penerima manfaat.

“Berawal dari tingginya antusiasme masyarakat saat Hari Lebaran minggu lalu di Istana, Bapak Presiden ingin sebanyak-banyaknya rakyat dapat berbagi kebahagiaan Lebaran dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,” ujar Seskab.

Beragam kegiatan dan fasilitas disiapkan untuk masyarakat, mulai dari bazar rakyat hingga hiburan keluarga. Pemerintah menyediakan 100.000 kupon belanja sembako dan barang gratis senilai Rp500.000, serta 300.000 porsi makanan gratis yang disajikan oleh sekitar 800 pedagang UMKM kaki lima.

Selain itu, bazar rakyat juga melibatkan pedagang dari berbagai pusat perdagangan seperti Tanah Abang dan Senen, sehingga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk 1.000 unit sepeda dan 100 unit motor listrik sebagai doorprize bagi pengunjung.

Suasana kebersamaan juga dihadirkan melalui beragam permainan anak serta panggung hiburan rakyat yang menampilkan grup musik Wali dan Bagindas. Kegiatan yang berlangsung di Silang Monas mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menegaskan bahwa perayaan Idulfitri bukan hanya menjadi tradisi tahunan tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, menghadirkan kebahagiaan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Lebaran kali ini bukan hanya tentang tradisi, tapi tentang hadirnya kebahagiaan dan kebersamaan untuk semua,” pungkas Seskab

Continue Reading

News

Iran Beri Sinyal Positif untuk Dua Kapal Tanker Pertamina Keluar dari Selat Hormuz

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah Iran memberikan respons positif atas permintaan Pemerintah Indonesia terkait keselamatan dan kelancaran lintas dua kapal tanker milik Pertamina yang hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl A. Mulachela, dalam keterangan resmi pada Jumat (27/3/2026). Ia mengungkapkan bahwa telah terjadi perkembangan signifikan dalam proses negosiasi antara kedua negara.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Nabyl.

Menindaklanjuti respons tersebut, berbagai langkah teknis dan operasional kini tengah dijalankan oleh pihak-pihak terkait. Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan waktu pasti kapan kedua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) itu dapat kembali melanjutkan pelayaran keluar dari jalur strategis tersebut.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada 4 Maret 2026 menegaskan bahwa pendekatan negosiasi menjadi strategi utama pemerintah dalam upaya pembebasan kapal tanker tersebut. Ia juga memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu ketahanan energi nasional karena pemerintah telah menyiapkan alternatif pasokan energi dari negara lain.

Di sisi lain, pernyataan terbaru dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebutkan bahwa negaranya memberikan izin lintas bagi kapal-kapal dari “negara sahabat” di Selat Hormuz. Namun, kapal yang berasal dari Amerika Serikat, Israel, serta negara yang dikategorikan sebagai “negara agresor” tetap dilarang melintas.

Dalam daftar awal negara sahabat yang dirilis oleh Teheran, Indonesia belum termasuk. Daftar tersebut mencakup China, Rusia, India, Pakistan, Irak, dan Malaysia.

Sementara itu, berdasarkan data pelacak kapal real-time MarineTraffic yang dikutip Anadolu, sekitar 1.900 kapal tercatat tidak dapat bergerak di perairan sekitar Selat Hormuz dalam periode 20 hingga 22 Maret 2026.

Continue Reading

News

Dukung PP Tunas, Kemendikdasmen Dorong Gerakan 7 KAIH dan Konsep 3S di Sekolah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah semakin serius membangun ekosistem pendidikan yang sehat di tengah pesatnya digitalisasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas), melalui penguatan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta penerapan konsep 3S: Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break.

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak yang dinilai berpotensi mengganggu proses belajar dan perkembangan karakter.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah bentuk pelarangan teknologi, melainkan upaya pengelolaan yang lebih bijak.

“Kebijakan penundaan akses anak pada platform digital berisiko merupakan langkah penting agar teknologi tetap menjadi alat pendukung pendidikan. Guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah memegang peran sentral dalam menyukseskan kebijakan ini,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Kemendikdasmen menilai suasana belajar yang sehat, aman, dan kondusif merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Dalam lingkungan tersebut, anak tidak hanya menyerap ilmu pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan sosial seperti empati dan interaksi sesuai tahap perkembangan.

Namun, tantangan baru muncul seiring meningkatnya adiksi gawai dan paparan platform digital berisiko yang tidak terkendali.

Gerakan 7 KAIH dirancang untuk menanamkan kebiasaan positif sejak dini, seperti disiplin, tanggung jawab, empati, serta keseimbangan antara aktivitas akademik dan fisik.

Sementara itu, konsep 3S meliputi:

  • Screen Time: pengaturan durasi penggunaan gawai
  • Screen Zone: penetapan area khusus penggunaan perangkat digital
  • Screen Break: pemberian jeda berkala dari paparan layar

Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi lembaga internasional seperti World Health Organization dan UNICEF, yang menekankan pentingnya pembatasan waktu layar bagi anak demi menjaga kesehatan fisik dan mental, termasuk kualitas tidur, konsentrasi, serta perkembangan sosial-emosional.

Sejumlah riset juga menunjukkan bahwa paparan layar berlebihan dapat berdampak pada kemampuan fokus dan regulasi emosi, terutama pada anak usia sekolah dasar.

Meski menerapkan pembatasan, Kemendikdasmen memastikan transformasi digital pendidikan tetap berjalan. Program literasi digital akan terus dilaksanakan secara paralel, dengan penguatan peran guru dalam mendampingi siswa.

Abdul Mu’ti juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap kebijakan tersebut.

“Kami mendorong sekolah menyediakan lebih banyak alternatif kegiatan fisik bagi peserta didik. Penguatan karakter melalui 7 KAIH dan 3S harus berjalan optimal. Teknologi adalah alat, tetapi karakter adalah kemudi,” tegasnya.

Kemendikdasmen menekankan bahwa keberhasilan implementasi PP Tunas tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Guru diharapkan menjadi pendamping utama dalam penggunaan teknologi di sekolah, sementara orang tua berperan aktif mengawasi penggunaan gawai di rumah.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap anak-anak Indonesia dapat tumbuh dalam ekosistem digital yang aman, terarah, serta mendukung pembentukan karakter yang kuat.

Dengan penerapan 7 KAIH dan konsep 3S, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga kokoh secara moral dan sosial.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News6 hours ago

AS Susun Skenario Serangan Darat ke Iran

LakeyBanget7 hours ago

Mauro Zijlstra Absen Bela Timnas Indonesia, Siapa Penggantinya?

News8 hours ago

Makan Bergizi Gratis Disalurkan 5 Hari Sekolah, Kecuali…

News9 hours ago

Pemerintah Pastikan Jadwal Haji 2026 Sesuai Rencana di Tengah Konflik Timteng

News9 hours ago

Bertolak ke Jepang, Prabowo Bakal Bertemu Kaisar Naruhito

News9 hours ago

DPR Terapkan Kebijakan Efisiensi, Batasi Operasional Lift-Jamuan Rapat

News21 hours ago

Kepedean! Donald Trump Sebut Selat Hormuz Jadi “Selat Trump”

LakeyBanget22 hours ago

Konsistensi Veda Ega Pratama Tembus Q2 Tiga Seri Beruntun Moto3 2026

LakeyBanget22 hours ago

Jorge Martin Tercepat Sprint Race MotoGP Amerika 2026, Marquez-Diggia Crash

LakeyBanget1 day ago

Jay Idzes Dinobatkan Pemain Terbaik, Berikut Hasil Lengkap Peraih PSSI Awards 2026

LakeyBanget1 day ago

Taman Nasional Komodo Masuk Urutan Kedua Tempat Terindah Dunia

News1 day ago

Rusia Raup Ratusan Juta Dolar per Hari Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Kok Bisa?

News1 day ago

Prabowo Gelar Bazar Rakyat di Monas, Ajak Warga Rayakan Idulfitri dalam Kebersamaan

News1 day ago

Iran Beri Sinyal Positif untuk Dua Kapal Tanker Pertamina Keluar dari Selat Hormuz

News1 day ago

Dukung PP Tunas, Kemendikdasmen Dorong Gerakan 7 KAIH dan Konsep 3S di Sekolah

News2 days ago

PP Tunas Berlaku Hari Ini, Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Aturan Perlindungan Anak

News2 days ago

Israel Kembali Tutup Masjid Al-Aqsa untuk Shalat Jumat

News2 days ago

Prabowo Bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim, Bahas Apa Saja?

LakeyBanget2 days ago

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Cukur Saint Kitts and Nevis

LakeyBanget2 days ago

Beckham Putra Bungkam Kritik Lewat Brace, Timnas Indonesia Tampil Gemilang

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.