Connect with us

News

Menlu Greenland Ungkap Hasil Negosiasi dengan AS

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt dan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen menyatakan bahwa negosiasi yang tengah berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) belum menunjukkan kemajuan signifikan. Keduanya menilai posisi saat ini “masih belum sesuai harapan,” menandakan bahwa kesepakatan akhir masih jauh dari tercapai.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers trilateral bersama Kanada pada Sabtu (7/2), bertepatan dengan peresmian konsulat pertama Kanada di Nuuk, ibu kota Greenland.

Motzfeldt mengakui bahwa situasi diplomatik telah mengalami perbaikan dibandingkan sebulan sebelumnya, terutama dengan terbukanya jalur komunikasi langsung antara Greenland dan Washington. Namun, ia menegaskan bahwa substansi negosiasi belum memenuhi ekspektasi pemerintahnya.

“Posisi kami saat ini masih belum sesuai harapan. Jalan yang harus dilalui masih panjang, sehingga terlalu dini untuk membicarakan posisi akhir,” ujar Motzfeldt.

Senada dengan itu, Menlu Denmark Lars Løkke Rasmussen menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah menetapkan batasan yang tidak bisa dilanggar dalam proses negosiasi.

“Kami telah sangat jelas sejak awal bahwa setiap solusi harus menghormati garis merah kami,” kata Rasmussen. Ia menyatakan optimistis solusi semacam itu dapat dicapai, meski menolak mengungkapkan detail pembicaraan yang sedang berlangsung.

“Kami tidak melakukan negosiasi ini secara terbuka,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa upaya terbesar saat ini adalah memastikan semua pihak dapat duduk bersama dan berdialog secara layak.

Greenland, pulau terbesar di dunia, merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark, dengan Kopenhagen tetap memegang kendali atas pertahanan dan kebijakan luar negeri. Ketegangan meningkat sejak Presiden AS Donald Trump kembali menjabat pada 2025 dan berulang kali menyatakan keinginannya untuk “mendapatkan” Greenland—pernyataan yang memicu kecaman luas di Eropa.

Sebagai bentuk dukungan internasional, Kanada dan Prancis secara resmi membuka konsulat baru di Nuuk pada Jumat (6/2), yang disebut sebagai simbol solidaritas terhadap Greenland dan komunitas Inuit yang mendiami wilayah tersebut.Mn

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Survei: Mayoritas Publik Puas Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Mayoritas masyarakat menyatakan puas terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut terungkap dalam hasil survei lembaga riset Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada awal 2026.

Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan survei tersebut melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia (WNI) yang diwawancarai secara langsung pada periode 15–21 Januari 2026. Hasilnya, sebanyak 72,8 persen responden menyatakan puas terhadap program MBG.

“Yang cukup puas ini sangat mungkin berubah sesuai kondisi, tergantung pada kemampuan Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan tingkat kepuasan, responden yang menyatakan “sangat puas” tercatat sebesar 12,2 persen, sementara 60,6 persen menyebut “cukup puas”. Adapun responden yang merasa “kurang puas” mencapai 19,9 persen dan yang “tidak puas sama sekali” sebesar 4,5 persen.

“Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat responden,” kata Burhanuddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tingkat kepuasan terhadap program MBG berimplikasi pada penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, survei juga menunjukkan adanya responden yang tidak puas terhadap MBG, tetapi tetap merasa puas dengan kinerja Presiden.

Di sisi lain, sekitar seperempat responden yang tidak puas terhadap program MBG cenderung juga memberikan penilaian negatif terhadap kinerja Presiden Prabowo. Menurut Burhanuddin, kondisi ini menjadi catatan penting bagi BGN untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG.

“BGN perlu memperbaiki kualitas program dan meminimalisir kasus-kasus negatif, seperti keracunan. Jika ketidakpuasan terhadap MBG meningkat, itu akan berdampak pada penilaian publik terhadap kinerja Pak Prabowo,” ujarnya.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen, sehingga dinilai cukup representatif dalam menggambarkan persepsi publik terhadap program MBG.

Continue Reading

News

Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya haji bagi jamaah Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji di Tanah Suci, Arab Saudi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan biaya yang selama ini menjadi beban jamaah.

Komitmen itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu pagi.

“Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden mengungkapkan Indonesia memperoleh kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji yang dikhususkan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Menurut Prabowo, pembangunan Kampung Haji bertujuan menjamin ketersediaan hunian yang layak dan nyaman bagi jamaah. Pemerintah juga menargetkan peningkatan standar pelayanan agar fasilitas yang diterima jamaah selama beribadah semakin baik.

“Kita berharap dalam tiga tahun kita sudah punya Kampung Haji yang bagus. Dalam beberapa bulan ke depan saya kira kita akan punya kurang lebih seribu kamar, dan itu akan terus kita bangun,” kata Prabowo.

Mujahadah Kubro yang digelar pada 7–8 Februari 2026 tersebut merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur. Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu orang, terdiri atas 77.541 peserta dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur dan sekitar 27.000 warga Muslimat NU.

Para jamaah hadir menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, serta 5.413 sepeda motor. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, ulama dan kiai kharismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Pendidikan Melalui Kemitraan UEA-Kanada

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia memperkuat agenda peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah melalui penguatan kemitraan strategis bersama McGill University Kanada dan Uni Emirat Arab (UEA). Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat penguatan kompetensi pendidik, pemimpin sekolah, dan sistem pendukungnya, sehingga layanan pendidikan bermutu, inklusif, dan berkelanjutan dapat menjangkau lebih banyak anak Indonesia.

Penguatan kemitraan tersebut mendapat dukungan hibah transformatif dari UEA melalui Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation kepada McGill University, untuk membentuk UAE–Indonesia Future Leaders Program. Program ini memobilisasi keahlian lintas disiplin dan beasiswa/keilmuan guna mendorong perubahan sosial serta merespons kebutuhan masa depan pada bidang-bidang seperti keberlanjutan, teknik, kesehatan, dan pendidikan guru.

Kemitraan trilateral ini dibangun di atas Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Kemendikdasmen dan McGill University yang telah ditandatangani di Jakarta pada 1 Desember 2025. MSP tersebut menjadi kerangka payung kerja sama yang mencakup pengembangan kepemimpinan pendidikan; pendidikan guru dan pengembangan profesional; kurikulum, asesmen, dan inovasi pembelajaran; riset, pemantauan, dan evaluasi; serta pertukaran pengetahuan dan pembangunan jejaring.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah merupakan investasi berdampak besar dan berjangka panjang. Melalui kolaborasi ini, Kemendikdasmen mendorong pengembangan profesional terstruktur yang berbasis bukti dan responsif terhadap realitas lokal, untuk memperkuat literasi, numerasi, kesejahteraan peserta didik, serta pembelajaran mendalam.

“Penguatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah adalah investasi yang berdampak besar dan berjangka panjang. Guru dan pemimpin sekolah yang berkualitas merupakan kunci daya ungkit perbaikan pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Menteri Mu’ti dalam keterangan secara terpisah.

Dalam MSP tersebut, Kemendikdasmen dan Universitas Indonesia menjadi mitra strategis utama. McGill University juga berperan sebagai penghubung terbentuknya jejaring kolaborasi baru antara Universitas Indonesia dan sejumlah perguruan tinggi di UEA, termasuk United Arab Emirates University, University of Sharjah, Khalifa University, dan Zayed University, untuk memperkuat koneksi antarkomunitas Emirat dan Indonesia serta memperluas pertukaran pengetahuan dan praktik baik.

Program ini dirancang sebagai inisiatif lima tahun yang memperkuat pendidikan guru dan kepemimpinan sekolah, antara lain melalui program International Leadership in Education and Administrative Development (ILEAD) di Faculty of Education McGill. Sasaran utamanya meliputi widyaiswara, guru dalam jabatan, kepala sekolah, serta administrator pendidikan agar memiliki perangkat kepemimpinan di kelas, sekolah, dan struktur tata kelola pendidikan.

Selain sektor pendidikan, program ini juga mendukung peningkatan kapasitas nasional pada bidang-bidang strategis lain seperti kesehatan dan keberlanjutan. Bentuk dukungan mencakup fellowship, pendidikan lanjutan bagi guru, hibah riset, inisiatif berbagi pengetahuan, serta program pengembangan kepemimpinan. McGill juga membuka kesempatan bagi mahasiswa pascasarjana Indonesia sebagai peserta pelatihan riset untuk melaksanakan sebagian penelitian tesis di bawah supervisi profesor McGill.

“Kemitraan ini tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga membuka jalur pengembangan talenta lintas sektor yang relevan dengan tantangan pembangunan Indonesia di masa depan,” tegas Menteri Mu’ti.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa MSP Kemendikdasmen–McGill berfungsi sebagai naskah payung kerja sama. Implementasi teknis selanjutnya akan dituangkan melalui satu atau beberapa naskah pengaturan antara unit-unit yang ditunjuk, yang merinci tujuan dan keluaran, pembagian peran, jadwal implementasi, serta pengaturan keuangan dan administratif.

Continue Reading

News

PP IPM Tegaskan Kepemimpinan Berdampak untuk Umat dan Bangsa

Enam profil Pelajar Islami meliputi: taat beribadah; cerdas sebagai pembelajar dan berjiwa pembaharu; hormat kepada orang tua dan guru serta cinta tanah air; sehat jiwa dan raga; mandiri dan gemar memberi; serta cinta lingkungan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Muktamar ke-24 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menjadi momen penting yang menandai berakhirnya masa kepemimpinan Pimpinan Pusat IPM periode 2023–2025. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Riandy Prawita Putra, forum tertinggi organisasi pelajar Muhammadiyah ini berlangsung penuh makna, dengan sorotan utama pada capaian dan arah gerak organisasi ke depan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti perpisahan jajaran pengurus pusat yang telah berbakti selama lebih dari dua tahun.

Dalam sambutannya, Riandy Prawita Putra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kolaborasi serta kerja kolektif yang telah terbangun. “Ini adalah perjalanan yang sangat luar biasa,” ungkap Riandy, mengenang masa kepemimpinan yang berhasil menjalankan ratusan program dan memberikan jutaan manfaat. Ia menekankan bahwa keberhasilan yang dicapai merupakan buah dari dedikasi dan kebersamaan seluruh pihak yang membersamai.

Salah satu warisan signifikan dari masa kepemimpinan Riandy adalah perumusan arah gerak organisasi yang berbasis Maqashid Syariah, diwujudkan melalui enam Profil Pelajar Islami. Profil-profil tersebut meliputi: taat beribadah; cerdas sebagai pembelajar dan berjiwa pembaharu; hormat kepada orang tua dan guru serta cinta tanah air; sehat jiwa dan raga; mandiri dan gemar memberi; serta cinta lingkungan. Enam pilar ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi IPM di masa mendatang dalam menghadapi berbagai tantangan.

Riandy juga menegaskan urgensi menghadirkan “kepemimpinan yang berdampak atau impactful.” Menurutnya, tolok ukur keberhasilan kepemimpinan IPM tidak hanya terletak pada slogan atau jargon semata, melainkan pada kehadiran nyata dan manfaat yang dirasakan langsung oleh pelajar Muhammadiyah di seluruh Indonesia. “Kepemimpinan IPM harus hadir dan dirasakan langsung oleh pelajar,” tegas Riandy, menyoroti pentingnya relevansi dan kontribusi konkret organisasi.

Mengakhiri sambutannya, Riandy Prawita Putra memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PP IPM yang telah berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda organisasi. Prosesi foto bersama seluruh pengurus PP IPM di atas panggung menjadi penutup simbolis dari masa jabatan yang penuh dedikasi. Perpisahan ini sekaligus menjadi titik awal bagi semangat baru dan tantangan kepemimpinan berikutnya dalam mengemban amanah untuk umat dan bangsa.

Continue Reading

News

OJK dan IAEI Perkuat Sinergi untuk Majukan Ekonomi Syariah Indonesia

Penyempurnaan kurikulum pendidikan ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas riset, serta pengembangan strategi branding untuk memperkenalkan ekonomi syariah secara lebih luas kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Amalan Saliha

Published

on

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) telah mencapai kesepakatan untuk mempererat kerja sama dalam rangka mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Kolaborasi strategis ini, yang ditegaskan dalam sebuah pertemuan audiensi baru-baru ini, difokuskan pada tiga pilar utama: penyempurnaan kurikulum pendidikan, penguatan riset, serta peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.

Sejumlah agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi penyempurnaan kurikulum pendidikan ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas riset, serta pengembangan strategi branding untuk memperkenalkan ekonomi syariah secara lebih luas kepada masyarakat dan pelaku usaha. Ketua Harian IAEI, Syakir Sula, menekankan urgensi kolaborasi antara regulator dan kalangan akademisi. Menurutnya, sinergi ini krusial untuk memastikan pengembangan ekonomi syariah berjalan tepat sasaran dan berlandaskan pada keilmuan yang kuat. IAEI menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis OJK tidak hanya dalam literasi dan riset, tetapi juga dalam membentuk narasi besar ekonomi syariah Indonesia yang inklusif dan kompetitif.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Ismail Riyadi, menyambut positif peran IAEI. Ia menggarisbawahi pentingnya IAEI sebagai mitra kunci dalam mendukung kebijakan pengembangan keuangan syariah. Kontribusi IAEI sangat diharapkan dalam aspek akademik, penelitian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar selaras dengan visi dan kebijakan nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan SDM yang kompeten dan riset yang relevan untuk kemajuan sektor syariah.

Sekretaris Jenderal IAEI, Sutan Emir Hidayat, menyampaikan harapannya agar program-program yang telah berjalan sebelumnya dapat terus ditingkatkan dan diperluas. Program-program tersebut mencakup Forum Riset Ekonomi Syariah, pelatihan kompetensi bagi dosen, serta berbagai inisiatif literasi ekonomi dan keuangan syariah yang ditujukan bagi masyarakat luas. Peningkatan program ini diharapkan dapat semakin mengokohkan fondasi ekonomi syariah di Indonesia.

Continue Reading

News

Lima Persiapan Menjelang Bulan Ramadhan Yang Harus Kita Lakukan

Persiapan pertama adalah ilmu, yang meliputi penguasaan wawasan dan pemahaman yang benar tentang Ramadhan melalui membaca berbagai bahan rujukan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Pengajian rutin Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Johar Baru Selasa (24/04) menggelar tawaqufan di Masjid Al Istianah. Acara ini menandai penutupan sementara pengajian yang lazim dilaksanakan di bulan Sya’ban, sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam senior, DR. Saifullah, menganalogikan waktu setahun seperti sebuah pohon, di mana Rajab adalah masa menumbuhkan daun, Sya’ban menumbuhkan dahan, dan Ramadhan adalah saatnya memanen bagi kaum mukmin.

Menjelang bulan penuh berkah tersebut, DR. Saifullah menekankan pentingnya melakukan lima persiapan krusial. Persiapan pertama adalah ilmu, yang meliputi penguasaan wawasan dan pemahaman yang benar tentang Ramadhan melalui membaca berbagai bahan rujukan. Dengan demikian, segala aktivitas ibadah dapat berjalan optimal dan sesuai tuntunan agama.

Persiapan kedua berkaitan dengan semangat dan menjauhi perbuatan maksiat. Hal ini dapat diwujudkan dengan memperbanyak amalan sunnah serta menghindari tindakan yang tidak bermanfaat sejak bulan Rajab dan Sya’ban. Selanjutnya, persiapan ketiga adalah fisik, di mana aktivitas yang banyak menguras energi sebaiknya dikurangi atau dihindari agar tubuh prima saat beribadah di Ramadhan.

Tidak kalah penting, persiapan keempat adalah harta. Umat Muslim dianjurkan untuk mengalokasikan dana khusus sebelum Ramadhan guna melipatgandakan sedekah atau infaq, meneladani kedermawanan Rasulullah SAW yang sangat tinggi di bulan tersebut. Terakhir, persiapan kelima adalah menetapkan target untuk peningkatan diri.

Target peningkatan diri ini bisa berupa mengkhatamkan Al-Qur’an, sukses menunaikan shalat Tarawih, dan berhasil melaksanakan itikaf di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Kelima persiapan ini diharapkan mampu membimbing umat Muslim untuk menjalani Ramadhan dengan lebih maksimal, meraih keberkahan, serta mencapai peningkatan spiritual yang signifikan.

Continue Reading

News

Prabowo Ajak Australia Investasi Olah Nikel Hingga Emas

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengundang Australia untuk memperkuat investasinya di sektor pertambangan mineral kritis Indonesia. Ajakan ini disampaikan Prabowo dalam keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/2/2026), sebagai upaya untuk mendorong hilirisasi sumber daya alam.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara spesifik menyebut beberapa komoditas mineral yang menjadi fokus investasi. “Saya juga mengundang Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia termasuk pengolahan nikel, tembaga, boksit, dan emas,” ujarnya. Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah mineral di dalam negeri, bukan hanya sekadar mengekspor bahan mentah.

Tidak hanya mengundang, Prabowo juga mendorong adanya investasi dua arah. Ia mengungkapkan harapan agar perusahaan-perusahaan Indonesia juga dapat berpartisipasi dan menanamkan modal di sektor pertambangan mineral kritis Australia. “Kami juga mendorong perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis Australia,” tambahnya, menandakan keinginan untuk membangun kemitraan ekonomi yang seimbang dan saling menguntungkan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Australia, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya mineral secara berkelanjutan. Kerja sama investasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas industri pertambangan di kedua negara, mendukung visi ekonomi jangka panjang Indonesia.

Continue Reading

News

Prabowo Undang Australia Perkuat Pendidikan RI Lewat Peningkatan Guru

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto secara resmi mengundang Australia untuk memainkan peran aktif dalam memperkuat sistem pendidikan di Indonesia. Undangan ini disampaikan langsung oleh Prabowo dalam sesi pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Jumat. Fokus utama dari kerja sama yang diusulkan adalah peningkatan kapasitas guru dan tenaga pengajar di seluruh Tanah Air.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Prabowo menekankan pentingnya program pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi para pendidik Indonesia. Ia berharap dukungan Australia dapat membantu melahirkan tenaga pengajar yang lebih berkualitas, yang nantinya akan ditempatkan di berbagai universitas dan sekolah baru yang sedang dalam tahap pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan kompeten.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Australia melalui program Australia Awards Garuda Scholarship. Menurutnya, inisiatif beasiswa ini sangat selaras dengan upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat sumber daya manusia di sektor pendidikan. Kerja sama semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas, memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

Selain membahas isu pendidikan, kedua pemimpin juga mendiskusikan kerja sama di bidang tenaga kerja terampil. Presiden Prabowo mengemukakan bahwa Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten dan siap untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Australia. Untuk memfasilitasi hal ini, ia mengusulkan perluasan Mutual Recognition Agreements (MRA) untuk sertifikasi profesi.

Perluasan MRA ini diharapkan dapat membuka jalan bagi para profesional Indonesia untuk dapat berkontribusi secara lebih luas terhadap perekonomian Australia. Dengan demikian, kerja sama antara Indonesia dan Australia tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan, tetapi juga merambah ke bidang ketenagakerjaan, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan bagi pembangunan kedua negara sahabat.

Continue Reading

News

Makin Banyak Bayi Lahir di Korsel. Sampai Kapan?

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Di tengah-tengah konvensi bayi yang ramai di Seoul pada bulan Januari, pasangan muda dengan antusias mencoba gendongan bayi, menguji kereta dorong, dan mempelajari fitur keselamatan terbaru untuk kursi mobil. Pemandangan yang penuh harapan ini mungkin tampak bertentangan dengan berita utama biasa dari Korea Selatan, yang seringkali melaporkan anjloknya angka kelahiran dan krisis demografi yang mengancam tidak hanya Korea Selatan tetapi juga negara tetangga seperti Jepang dan Tiongkok. Namun, melawan segala rintangan, Korea Selatan akhirnya mengalami peningkatan jumlah bayi.

Angka kelahiran telah perlahan-lahan meningkat selama lebih dari setahun terakhir, menjadi kabar baik yang langka bagi pemerintah yang telah menghabiskan miliaran dolar selama lebih dari satu dekade untuk mendorong warganya memiliki anak. Para peserta pameran bayi di Seoul mengakui berbagai inisiatif pemerintah, termasuk subsidi dan program dukungan untuk orang tua muda, sebagai faktor pendorong. Upaya ini menunjukkan komitmen serius negara untuk mengatasi tantangan demografi yang ada.

Meskipun ada sedikit kenaikan, pertanyaan besar tetap membayangi. Apakah tren positif ini dapat bertahan lama? Para orang tua juga menggambarkan betapa sulitnya memiliki anak di negara dengan biaya hidup yang terus meningkat, budaya kerja yang melelahkan, norma gender yang mengakar, dan sikap konservatif yang masih melekat dalam masyarakat. Faktor-faktor ini menjadi penghalang signifikan yang dapat menghambat keberlanjutan peningkatan angka kelahiran.

Yun So-yeon, 31 tahun, yang sedang mengandung anak pertamanya, adalah salah satu contoh. Ia merasa tidak punya pilihan selain keluar dari pekerjaannya setelah hamil, karena kurangnya dukungan di tempat kerja.

“Ketika seseorang hamil, mereka semua akhirnya berhenti,” katanya. Senada, Park Ha-yan, 34 tahun, seorang ibu rumah tangga yang sedang menanti anak ketiganya, menekankan bahwa “semuanya bermuara pada uang.” Meskipun dukungan pemerintah membantu, ia mengakui bahwa pengeluaran akan terus meningkat hingga anak-anak dewasa, menjadikannya beban yang berat.

Peningkatan angka kelahiran di Korea Selatan saat ini mungkin memberikan secercah harapan. Namun, tantangan mendalam seperti biaya hidup, tuntutan pekerjaan, dan ekspektasi sosial terus menjadi ujian berat bagi keberlanjutan tren ini. Keberhasilan jangka panjang akan sangat bergantung pada seberapa efektif pemerintah dan masyarakat dapat mengatasi hambatan-hambatan struktural yang telah lama ada, di samping dukungan finansial yang telah diberikan.

Continue Reading

News

Catat! India Produksi Obat Penurun Berat Badan Murah

Gejolak ini berpusat pada akan berakhirnya paten yang melindungi semaglutide, protein kunci dalam obat penurun berat badan injeksi Ozempic yang sangat populer dari Novo Nordisk

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Di tengah hiruk pikuk kota Mumbai, pagi hari di Shivaji Park menyajikan pemandangan kontras para pejalan kaki yang peduli kesehatan ditemani dering jam tangan kebugaran, namun tak lama kemudian tergoda aroma samosa goreng dan jalebi manis di warung makan terdekat. Pemandangan ini mencerminkan dilema India antara kesehatan dan gaya hidup memanjakan diri, sekaligus menjadi latar belakang bagi gejolak medis dan komersial yang tengah berkembang pesat. Gejolak ini berpusat pada akan berakhirnya paten yang melindungi semaglutide, protein kunci dalam obat penurun berat badan injeksi Ozempic yang sangat populer dari Novo Nordisk.

Paten Novo Nordisk di India akan berakhir pada bulan Maret. Menanggapi momen ini, industri produksi farmasi raksasa di negara tersebut tengah bersiap untuk memanfaatkan peluang dengan memproduksi versi generik dari obat tersebut. Para analis memprediksi adanya perang harga yang bisa menurunkan biaya obat penurun berat badan hingga 90 persen di India, dan bahkan berpotensi di negara lain juga. Bank investasi Jefferies menggambarkannya sebagai “momen pil ajaib” bagi India, memproyeksikan pasar semaglutide bisa tumbuh hingga $1 miliar. “Kami sepenuhnya siap dan siaga,” ujar Namit Joshi, ketua Dewan Promosi Ekspor Farmasi India (Pharmexcil). “Akan ada ‘bombardir’ produk ini begitu paten berakhir.”

Sama seperti India, yang dikenal sebagai “apotek dunia”, pernah membantu membuat obat HIV lebih murah dan lebih mudah diakses beberapa dekade lalu, para analis kini berpendapat bahwa negara ini dapat menjadi pemasok utama berbiaya rendah untuk revolusi kesehatan global baru melawan obesitas. Pergeseran ini juga bisa transformatif bagi India sendiri, yang saat ini merupakan ibu kota diabetes dunia dan termasuk pasar dengan pertumbuhan tercepat di planet ini untuk perawatan dan obat anti-obesitas. Hingga tahun 2050, diperkirakan 450 juta orang dewasa di India akan mengalami kelebihan berat badan, menurut perkiraan dalam jurnal medis The Lancet.

Semaglutide bekerja dengan meniru hormon yang mengatur nafsu makan dan gula darah. Secara esensial, zat ini memberi sinyal kepada otak bahwa Anda merasa kenyang. Ini adalah komponen inti dari obat anti-obesitas populer yang tersedia secara komersial seperti Ozempic, yang sering dijual dalam bentuk suntikan yang sudah dimuat sebelumnya yang dapat disuntikkan sendiri oleh pasien. Dengan ketersediaan versi generik, diharapkan akses terhadap pengobatan efektif ini akan semakin meluas, tidak hanya di India tetapi juga di pasar global.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News3 minutes ago

Survei: Mayoritas Publik Puas Program Makan Bergizi Gratis Prabowo

News11 minutes ago

Menlu Greenland Ungkap Hasil Negosiasi dengan AS

LakeyBanget1 hour ago

Hector Souto Pastikan Tetap Latih Timnas Futsal Indonesia hingga Piala Dunia 2028

LakeyBanget9 hours ago

37 Tahun Berkarya, KLa Project Gelar Konser Bertajuk “LUX NOVA”

News9 hours ago

Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

News10 hours ago

Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Pendidikan Melalui Kemitraan UEA-Kanada

News11 hours ago

PP IPM Tegaskan Kepemimpinan Berdampak untuk Umat dan Bangsa

News11 hours ago

OJK dan IAEI Perkuat Sinergi untuk Majukan Ekonomi Syariah Indonesia

News11 hours ago

Lima Persiapan Menjelang Bulan Ramadhan Yang Harus Kita Lakukan

News11 hours ago

Prabowo Ajak Australia Investasi Olah Nikel Hingga Emas

News11 hours ago

Prabowo Undang Australia Perkuat Pendidikan RI Lewat Peningkatan Guru

News12 hours ago

Makin Banyak Bayi Lahir di Korsel. Sampai Kapan?

News12 hours ago

Catat! India Produksi Obat Penurun Berat Badan Murah

News12 hours ago

Saudi Ubah UU, RI Bangun Kompleks Haji di Mekkah

News18 hours ago

Menghubung Pulau, Menggerakkan Wisata: ASDP Perkuat Konektivitas Laut Wakatobi

News18 hours ago

KAI Perkuat Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah, Menjawab Ritme Perjalanan Masyarakat

News18 hours ago

BIJB Kertajati Tetap Beroperasi di Tengah Dinamika Kebijakan

News19 hours ago

Pertamina Tingkatkan Optimalisasi Operasional Hilir melalui Sub Holding Downstream

News19 hours ago

Sinergi Tokoh Bangsa di Panen Fest 2026: Mengawal Asta Cita Menuju Swasembada Pangan

News1 day ago

Malaysia Jadi Tujuan Utama Pengusaha Muslim China

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.