News
OJK dan IAEI Perkuat Sinergi untuk Majukan Ekonomi Syariah Indonesia
Penyempurnaan kurikulum pendidikan ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas riset, serta pengembangan strategi branding untuk memperkenalkan ekonomi syariah secara lebih luas kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) telah mencapai kesepakatan untuk mempererat kerja sama dalam rangka mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Kolaborasi strategis ini, yang ditegaskan dalam sebuah pertemuan audiensi baru-baru ini, difokuskan pada tiga pilar utama: penyempurnaan kurikulum pendidikan, penguatan riset, serta peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.
Sejumlah agenda penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi penyempurnaan kurikulum pendidikan ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas riset, serta pengembangan strategi branding untuk memperkenalkan ekonomi syariah secara lebih luas kepada masyarakat dan pelaku usaha. Ketua Harian IAEI, Syakir Sula, menekankan urgensi kolaborasi antara regulator dan kalangan akademisi. Menurutnya, sinergi ini krusial untuk memastikan pengembangan ekonomi syariah berjalan tepat sasaran dan berlandaskan pada keilmuan yang kuat. IAEI menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis OJK tidak hanya dalam literasi dan riset, tetapi juga dalam membentuk narasi besar ekonomi syariah Indonesia yang inklusif dan kompetitif.
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Ismail Riyadi, menyambut positif peran IAEI. Ia menggarisbawahi pentingnya IAEI sebagai mitra kunci dalam mendukung kebijakan pengembangan keuangan syariah. Kontribusi IAEI sangat diharapkan dalam aspek akademik, penelitian, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar selaras dengan visi dan kebijakan nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan SDM yang kompeten dan riset yang relevan untuk kemajuan sektor syariah.
Sekretaris Jenderal IAEI, Sutan Emir Hidayat, menyampaikan harapannya agar program-program yang telah berjalan sebelumnya dapat terus ditingkatkan dan diperluas. Program-program tersebut mencakup Forum Riset Ekonomi Syariah, pelatihan kompetensi bagi dosen, serta berbagai inisiatif literasi ekonomi dan keuangan syariah yang ditujukan bagi masyarakat luas. Peningkatan program ini diharapkan dapat semakin mengokohkan fondasi ekonomi syariah di Indonesia.
News
Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis, Dari Rafale-Palestina
Presiden Prabowo dan Macron menegaskan komitmen penguatan kemitraan strategis Indonesia-Prancis di bidang pertahanan, ekonomi, dan isu global. Kerjasama ini meliputi pengadaan Rafale, investasi, dan dukungan Palestina.
Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Élysée, Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026). Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis menuju kemitraan global yang lebih luas di tengah dinamika geopolitik dunia.
Dalam pernyataan pers bersama, Macron menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo yang berlangsung tepat satu tahun setelah dirinya melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Macron menilai Indonesia sebagai mitra strategis penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik. Menurutnya, kerja sama kedua negara memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat tatanan dunia yang damai.
“Indonesia adalah mitra strategis penting di Indo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,” ujar Macron.
Di bidang pertahanan dan keamanan, Macron menyoroti semakin eratnya kerja sama kedua negara yang ditandai dengan tibanya pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia. Kehadiran jet tempur tersebut disebut menjadi simbol konkret penguatan hubungan strategis Jakarta dan Paris.
“Kemarin pesawat tempur Rafale pertama tiba di Indonesia. Ini menjadi bukti hubungan strategis kedua negara dan keinginan untuk terus melanjutkan kerja sama di jalur ini,” katanya.
Selain sektor pertahanan, Macron juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia, Prancis, serta Uni Eropa. Ia berharap perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa segera diberlakukan untuk mempercepat arus perdagangan dan investasi.
“Ini penting untuk menghapus hambatan perdagangan dan investasi, sekaligus mempercepat kerja sama di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, dan pertahanan,” ujar Macron.
Presiden Prancis itu juga menyambut baik dibukanya pasar Indonesia untuk produk peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis. Selain itu, Macron mengapresiasi rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
Pada sektor budaya dan pendidikan, Indonesia dan Prancis sepakat memperdalam kolaborasi yang sebelumnya diperkuat melalui deklarasi strategi kebudayaan bersama di Candi Borobudur pada Mei 2025. Kerja sama tersebut mencakup bidang permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah dan teknologi dalam program Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.
“Prancis ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, dan talenta dari Indonesia,” tutur Macron.
Selain membahas hubungan bilateral, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu internasional, termasuk konflik di Timur Tengah, perang Ukraina, hingga ketegangan di Laut China Selatan dan kawasan Asia Tenggara.
Macron memberikan penghormatan atas posisi Indonesia yang dinilai aktif mendorong perdamaian dunia, termasuk dukungan terhadap Palestina dan keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon.
“Saya ingin memberikan penghormatan atas posisi Bapak yang sangat berani untuk perdamaian di Timur Tengah dan pengakuan terhadap Palestina,” kata Macron.
Terkait kawasan Asia Tenggara, Macron menegaskan ASEAN memiliki posisi penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis dan Uni Eropa. Karena itu, Prancis siap terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi tantangan global maupun regional.
“Pada semua level, kemitraan Indonesia dan Prancis sangat relevan dan akan memperkuat visi kedua negara terhadap perdamaian dan tatanan dunia saat ini,” ujar Macron.
News
Dolar AS Hari Ini Menggila, Cetak Rekor Tertinggi di Rp 17.949
Simak analisis lengkap pergerakan rekor dolar AS hari ini dan upaya Bank Indonesia merespons tekanan terhadap rupiah. Pahami faktor global dan domestik yang memicu pelemahan mata uang.
Monitorday.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah bergerak liar dan semakin perkasa pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Berdasarkan data pasar spot, mata uang Paman Sam tersebut bahkan sempat melesat tajam hingga menyentuh level tertinggi hariannya di angka Rp 17.949 per dolar AS. Pergerakan kurs sepanjang hari ini terpantau sangat fluktuatif, di mana nilai tukar bergerak melemah dalam rentang yang cukup lebar, yakni antara Rp 17.772 hingga mendekati ambang batas psikologis baru di Rp 17.995.
Merespons lonjakan yang mengkhawatirkan tersebut, Bank Indonesia (BI) menegaskan telah turun langsung ke pasar keuangan guna menjinakkan gejolak nilai tukar yang kian memanas. Pihak bank sentral menyatakan bahwa langkah intervensi telah dilakukan secara maksimal di pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), pasar spot, hingga pasar Surat Berharga Negara (SBN). Meski demikian, BI mengakui bahwa tekanan pasar yang dihadapi rupiah saat ini memang tergolong sangat besar akibat faktor eksternal.
Pelemahan tajam rupiah ini disinyalir dipicu oleh kombinasi sentimen global dan kebutuhan musiman domestik. Dari sisi global, ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Fed, serta eskalasi ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan dunia membuat para investor cenderung menarik modal mereka dari pasar negara berkembang (emerging markets). Investor global saat ini lebih memilih untuk mengalihkan aset mereka ke dalam bentuk dolar AS yang dinilai sebagai aset aman atau safe haven.
Sementara dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah semakin diperberat oleh tingginya permintaan valuta asing (valas) oleh korporasi domestik menjelang akhir bulan. Banyak perusahaan dalam negeri yang harus memenuhi kewajiban pembayaran utang luar negeri yang jatuh tempo serta melakukan repatriasi dividen, sehingga kebutuhan akan dolar AS melonjak signifikan dalam waktu singkat.
Meski rupiah sempat terdepresiasi parah hingga nyaris menyentuh level Rp 18.000, aksi intervensi yang agresif dari Bank Indonesia perlahan mampu menahan laju pelemahan yang lebih dalam. BI berkomitmen untuk terus berada di pasar demi menjaga stabilitas nilai tukar agar tidak mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Para pelaku pasar kini diimbau untuk tetap tenang, mengingat fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk meredam hantaman sentimen global ini. Para analis memprediksi pergerakan rupiah dalam beberapa hari ke depan masih akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi AS terbaru serta efektivitas langkah taktis yang diambil oleh Bank Indonesia.
News
Bangun Sekolah Humanis, Kemendikdasmen Tekankan Pendekatan Tanpa Kekerasan
Kemendikdasmen memperingati Hardiknas dengan seminar yang menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang memanusiakan anak.
Monitorday.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini menjadi momentum penting bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menegaskan kembali komitmen untuk menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan memanusiakan anak. Melalui seminar bertema “Budaya Sekolah Aman dan Nyaman dalam Rangka Penguatan Karakter dan Perlindungan Murid di Sekolah” yang digelar secara hibrida di Jakarta, beberapa waktu lalu, Kemendikdasmen mengajak seluruh elemen pendidikan bergerak bersama membangun lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berempati.
Melalui seminar Hardiknas ini, Kemendikdasmen berharap lahir sebuah gerakan nasional yang tidak hanya menyentuh lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan dukungan regulasi yang kuat, peningkatan kapasitas pendidik, serta keterlibatan aktif orang tua, pemerintah optimistis setiap anak Indonesia dapat tumbuh dan belajar di ruang yang aman, nyaman, dan benar-benar memanusiakan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa membangun budaya sekolah aman dan nyaman bukan hanya tentang upaya menjalankan aturan administratif. Lebih dari itu, kebijakan ini merupakan gerakan bersama untuk menghadirkan pendekatan pendidikan yang lebih manusiawi. Selain aspek sosial dan emosional, budaya sekolah yang aman juga mencakup dimensi spiritual. Setiap murid perlu merasa bebas menjalankan keyakinannya di lingkungan sekolah tanpa rasa takut ataupun diskriminasi.
Menurutnya, pendidikan karakter lahir dari cara sekolah membangun rasa hormat dan penghargaan terhadap setiap anak. Murid perlu diberi ruang untuk tumbuh sesuai bakat dan minatnya, sementara sekolah hadir untuk mendampingi dan memfasilitasi proses tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan bahwa pendekatan dalam membangun disiplin di sekolah seharusnya tidak bertumpu pada hukuman semata. Guru didorong untuk lebih memahami latar belakang perilaku murid, bukan hanya melihat apa yang tampak di permukaan. Dalam pandangannya, sekolah yang aman dan nyaman adalah sekolah yang membuat murid merasa didengar, dihargai, dan diterima apa adanya. “Budaya sekolah yang aman dan nyaman bukan soal sanksi, tetapi bagaimana guru dan murid dapat saling mendengar dan saling menguatkan,” ujar Menteri Mu’ti dalam acara yang digelar secara hibrida di Jakarta, Senin (25/5),
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini dirancang sebagai ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat komitmen bersama lintas sektor. Ia menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada terciptanya ruang tumbuh yang sehat, aman, dan inklusif bagi setiap anak.
Ia berharap hasil diskusi dalam seminar ini dapat mendorong langkah nyata, baik dalam kebijakan maupun praktik di satuan pendidikan, sehingga seluruh murid di Indonesia dapat belajar dalam lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Sementara itu, CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurniawaty Ukkar, mengajak seluruh insan pendidikan untuk bersama-sama menghadirkan sekolah yang benar-benar berpihak pada anak. Menurut Desi, perubahan budaya sekolah harus dimulai dari perubahan sikap orang dewasa di sekitar anak, baik guru maupun orang tua. Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan belajar yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan dipercaya.
Seminar ini sekaligus memperkuat implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman beserta pedoman pelaksanaannya. Tidak sekadar menjadi agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk membicarakan masa depan pendidikan yang benar-benar berpihak pada anak.
Sekitar 100 peserta hadir secara langsung, terdiri atas perwakilan kementerian dan lembaga, dinas pendidikan wilayah Jabodetabek, mitra pembangunan, hingga komunitas pendidikan. Sementara itu, lebih dari 5.000 peserta mengikuti seminar secara daring melalui kanal YouTube Kemendikdasmen dan Save the Children Indonesia. Peserta daring mencakup kepala sekolah serta guru PAUD dan SD dari ratusan sekolah di berbagai daerah sasaran program Kreasi, mulai dari Sumatera Utara, Lampung, Kalimantan Barat, hingga Maluku Utara.
News
Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program MBG, Pemerintah Pastikan Layanan Tetap Optimal
Pemerintah menegaskan efisiensi anggaran tidak mengurangi komitmen terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Layanan gizi masyarakat tetap menjadi prioritas utama dengan jaminan kualitas optimal.
Monitorday.com – Di tengah upaya pemerintah memperketat penggunaan anggaran negara, satu hal dipastikan tetap berjalan: pelayanan gizi untuk masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, disebut tetap berada pada jalur prioritas.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran yang tengah dilakukan pemerintah bukanlah bentuk pengurangan komitmen terhadap program MBG. Sebaliknya, kebijakan tersebut diarahkan agar penggunaan anggaran negara semakin tepat sasaran dan berdampak lebih luas.
“BGN menghormati dan mengikuti arahan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terkait langkah efisiensi anggaran negara. Penyesuaian ini lebih diarahkan pada belanja operasional agar penggunaan anggaran semakin efektif dan memberikan dampak maksimal,” ujar Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara BGN dan Kementerian Keuangan berjalan intensif untuk memastikan keberlanjutan program tetap terjaga. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan bahwa tata kelola anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, sekaligus berkelanjutan.
“Sinergi antara Kementerian Keuangan dan BGN menunjukkan komitmen bersama pemerintah dalam menjaga kualitas program MBG sekaligus memastikan tata kelola anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, Badan Gizi Nasional memperoleh pagu anggaran sebesar Rp268 triliun. Dana tersebut difokuskan untuk mendukung operasional program MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini terus menunjukkan ekspansi yang signifikan. Hingga 24 Mei 2026, MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat melalui 29.225 SPPG di seluruh Indonesia. Jumlah itu mencerminkan skala besar program yang kini menjadi salah satu tulang punggung intervensi pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat.
Meski sejumlah pos operasional mengalami penyesuaian sebagai bagian dari efisiensi anggaran, pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Fokus utama justru diarahkan pada peningkatan kualitas pelaksanaan agar program semakin efektif.
Bagi BGN, efisiensi bukan sekadar penghematan anggaran, melainkan momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola program. Dengan sistem yang lebih terukur dan penggunaan anggaran yang lebih cermat, manfaat program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Prinsip utama kami adalah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap optimal. Efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap program MBG, tetapi memperkuat efektivitas pelaksanaannya agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” tutup Nanik.
News
Dapur MBG 3T Menjadi Nadi Baru Ekonomi Lokal Sumba Tengah
Kebijakan ini menekankan penggunaan seluruh bahan baku dari produksi masyarakat setempat, menjadikan program tersebut tidak hanya sebagai inisiatif pemenuhan gizi, tetapi juga pendorong ekonomi daerah
Monitorday.com– Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah tengah mempercepat implementasi program Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah 3T, dengan fokus pada penguatan ekonomi lokal. Kebijakan ini menekankan penggunaan seluruh bahan baku dari produksi masyarakat setempat, menjadikan program tersebut tidak hanya sebagai inisiatif pemenuhan gizi, tetapi juga pendorong ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah, Bernardus B. Gela, memimpin rapat pembahasan kesiapan di Waibakul pada Selasa (26/5/2026), menegaskan pentingnya program ini dalam mencapai kemandirian pangan. Sumba Tengah merupakan salah satu dari 37 lokasi pembangunan dapur 3T secara nasional, di mana 12 di antaranya telah terdaftar di portal Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketentuan nasional yang ketat mewajibkan seluruh bahan baku untuk dapur MBG 3T tidak boleh berasal dari luar daerah. Aturan ini mendorong pemerintah daerah untuk membangun dan memperkuat rantai pasok pangan yang solid, agar dapur-dapur tersebut dapat sepenuhnya didukung oleh hasil pertanian masyarakat Sumba Tengah.
Untuk memastikan pasokan bahan baku yang berkelanjutan dan berbasis lokal, Program PK POM yang digagas Bupati Paulus S. K. Limu menjadi sorotan utama. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ketersediaan pangan melalui pengelolaan kebun dan produksi pertanian masyarakat, dengan tujuan menjadi pemasok utama bagi kebutuhan dapur MBG.
Dalam rencana implementasinya, seluruh kebun yang dikelola melalui Program PK POM akan berfungsi sebagai sumber utama bahan baku untuk operasional dapur MBG. Strategi ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani lokal sekaligus menjamin ketahanan pangan di tingkat komunitas secara mandiri.
Selain dapur 3T, rapat juga membahas kemajuan dapur aglomerasi yang dirancang untuk melayani ribuan penerima manfaat dengan skala produksi makanan yang lebih besar. Dari 12 titik yang direncanakan, baru satu dapur aglomerasi yang saat ini telah beroperasi, dengan pemerintah daerah mensyaratkan dapur-dapur tersebut bernaung di bawah satu yayasan agar dapat terdaftar dalam sistem BGN. Target penyelesaian pembangunan dan operasional dapur adalah 45 hari setelah verifikasi.
News
WNI di Paris Antusias Sambut Presiden Prabowo
Ratusan WNI di Paris menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dengan antusias, mulai dari diaspora hingga mahasiswa Indonesia di Prancis
Monitorday.com– Ratusan warga negara Indonesia di Paris, Prancis, menyambut antusias kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Selasa, 26 Mei 2026. Mereka berkumpul sejak pagi di hotel tempat Kepala Negara bermalam selama berada di Paris, menurut BPMI Setpres.
Di antara warga yang hadir, Ruth, perempuan asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis, mengaku sangat bahagia karena dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo untuk pertama kalinya. Meski hanya berkesempatan berjabat tangan, Ruth menyebut momen itu sangat berkesan dan membuatnya merasa terhormat.
“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan untuk bertemu dengan warga Indonesia di sini. Walaupun sekedar berjabat tangan, saya sangat tersentuh sekali. Saya sangat terhormat ya bisa bertemu dengan beliau,” kata Ruth. Ia juga menyampaikan sambutan dalam bahasa Prancis, “Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto.”
Kesan mendalam juga dirasakan para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Prancis. Reval bersama Evelyn dan Syeril mengaku bangga karena dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Bagi mereka, kesempatan tersebut menjadi pengalaman langka yang tidak setiap hari dapat dirasakan mahasiswa Indonesia di luar negeri.
“Perasaannya sangat bangga ya, dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami as a student di Prancis ini merupakan suatu opportunity yang tidak semua orang bisa. Jadi kami sangat senang sekali,” kata Reval.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berbincang singkat dengan para mahasiswa. Kepala Negara menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan mereka, sekaligus memberikan dorongan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.
Evelyn menyampaikan apresiasi karena Presiden Prabowo tetap meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan mahasiswa Indonesia di Prancis. Menurutnya, pendekatan tersebut memberi kebanggaan tersendiri bagi para pelajar Indonesia yang sedang menimba ilmu di luar negeri.
Para mahasiswa juga berharap kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis dapat semakin mempererat hubungan kedua negara. Menurut Syeril, hubungan baik Indonesia dan Prancis telah memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan WNI di Paris menjadi momen emosional yang memperkuat rasa kedekatan dengan Tanah Air. Bagi diaspora dan mahasiswa Indonesia di Prancis, kehadiran Presiden menjadi pengingat bahwa di mana pun mereka berada, mereka tetap menjadi bagian dari Indonesia.
News
Prabowo Tiba di Paris, Perkuat Kerja Sama Super Strategis
Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Paris untuk kunjungan kenegaraan, bertujuan mempererat hubungan dan kerja sama strategis Indonesia-Prancis.
Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa (26/05/2026), sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS) setelah menempuh 16 jam penerbangan. Ketibaan di Prancis menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo.
“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit (kunjungan resmi kenegaraan) Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya.
Di bawah tangga pesawat, ketibaan Kepala Negara di bandara disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou dan regu jajar kehormatan. Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Prabowo di Prancis turut disambut penuh antusias oleh ratusan warga negara Indonesia yang telah menunggu sejak pagi hari di hotel tempat Kepala Negara menginap.
Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Seskab menyampaikan bahwa saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.
“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” katanya.
Selain itu, menurut Seskab, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global.
“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia—khususnya Asia Tenggara—menuju kawasan Eropa,” tulisnya.
Dalam keterangan tertulisnya, Seskab turut menyampaikan agenda Presiden Prabowo sebelum memulai rangkaian acara resmi kenegaraan.
“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” tandasnya.
News
Pemerintah Gulirkan Diskon Tiket Pesawat di Libur Sekolah-Nataru 2026
Program diskon tiket pesawat dan transportasi digulirkan pemerintah untuk periode libur sekolah dan Nataru 2026 sebagai stimulus ekonomi. Anggaran besar disiapkan untuk jutaan penerima manfaat.
Monitorday.com – Pemerintah kembali menggulirkan program diskon tiket pesawat dan angkutan transportasi selama periode libur sekolah serta Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Kebijakan ini disiapkan sebagai bagian dari stimulus ekonomi pada semester II tahun 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat pemerintah yang membahas berbagai insentif bagi masyarakat.
“Terkait dengan diskon transportasi dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti dan juga untuk Nataru,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5).
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp190 miliar untuk program diskon transportasi selama masa libur sekolah. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 3.074.889 penerima manfaat.
Sementara itu, untuk periode Natal dan Tahun Baru, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp161,4 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 2.874.381 orang.
Selain diskon transportasi umum, pemerintah juga memberikan potongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen. Kebijakan tersebut akan didukung melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
“Untuk transportasi udara seperti biasa diberikan diskon 30 persen dan PPN ditanggung pemerintah untuk kelas ekonomi,” kata Airlangga.
Pemerintah menganggarkan Rp472,7 miliar untuk program PPN DTP tiket pesawat selama libur sekolah dengan target sekitar 2,3 juta penumpang.
Adapun pada periode Nataru, anggaran PPN DTP untuk tiket pesawat disiapkan sebesar Rp722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang.
Menurut Airlangga, seluruh paket insentif tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2026.
“Ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal kedua,” ujarnya.
News
Prabowo Sebar 1.098 Ekor Sapi Kurban Jelang Hari Raya Idul Adha
Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 sapi kurban senilai Rp100 miliar dari peternak lokal. Program ini berfokus pada pemberdayaan peternak dan ketahanan pangan nasional.
Monitorday.com – Presidn RI Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar dari APBN untuk pengadaan 1.098 ekor sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Seluruh sapi tersebut dibeli langsung dari peternak lokal dengan bobot mencapai 800 kilogram hingga 1,3 ton.
Program bantuan kemasyarakatan Presiden RI itu dinilai tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri peternakan nasional serta meningkatkan kesejahteraan peternak dalam negeri.
Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan sapi kurban Presiden berasal dari berbagai jenis unggulan, seperti Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, Charolais, hingga Sapi Bali dan Friesian Holstein (FH).
“Seluruh sapi berasal dari peternak lokal. Momentum ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi peternak untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak mereka,” ujar Juri dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Menurut dia, seluruh hewan kurban yang dipilih telah memenuhi syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Semua sapi dipastikan berjenis kelamin jantan, berusia di atas dua tahun, sehat, serta tidak memiliki cacat fisik.
Proses pengadaan dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga antara Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI).
Pemerintah juga menyebut program tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi dalam negeri.
“Bapak Presiden berharap ini menjadi momentum pengembangan industri peternakan Indonesia yang mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional,” kata Juri.
Dari total 1.098 sapi yang disiapkan, sebanyak 598 ekor dialokasikan untuk 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sementara 500 ekor lainnya disalurkan ke pondok pesantren, lembaga pendidikan, organisasi sosial keagamaan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.
Sebanyak 46 daerah bahkan menerima dua ekor sapi sekaligus karena wilayah tersebut tidak memiliki sapi lokal dengan standar bobot sesuai kriteria sapi kurban Presiden.
Juri menjelaskan harga sapi bervariasi mengikuti ukuran dan kondisi pasar di masing-masing daerah. Namun secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp100 miliar melalui pos bantuan presiden untuk kemasyarakatan.
“Anggaran yang digunakan sekitar Rp100 miliar lebih, disesuaikan dengan harga sapi di tiap daerah,” ujarnya.
Salah satu sapi terbesar tahun ini diserahkan Presiden untuk Masjid Istiqlal. Sapi jenis Simmental tersebut memiliki bobot mencapai 1,3 ton.
Kebijakan pembelian sapi langsung dari peternak lokal mendapat respons positif dari pelaku usaha peternakan. Selain meningkatkan pendapatan peternak rakyat, langkah tersebut juga dinilai mampu memperkuat ekosistem peternakan nasional di tengah tingginya kebutuhan daging sapi menjelang Idul Adha.
Pemerintah berharap distribusi sapi kurban dapat memberikan manfaat sosial yang luas bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan. Penyaluran bantuan pun diminta dilakukan secara tepat sasaran melalui pemerintah daerah dan lembaga terpercaya di masing-masing wilayah.
Dengan memadukan nilai keagamaan, pemberdayaan ekonomi rakyat, dan penguatan sektor pangan nasional, program sapi kurban Presiden tahun ini menjadi salah satu program sosial terbesar yang melibatkan langsung peternak lokal Indonesia.
News
Duh! AS Kembali Serang Iran, Targetkan Peluncur Rudal dan Kapal Penebar Ranjau
Amerika Serikat mengklaim telah melancarkan serangan pertahanan diri di Iran selatan, menargetkan aset-aset militer Iran. Operasi ini bertujuan melindungi personel militer AS dari ancaman.
Monitorday.com – Amerika Serikat mengaku telah melancarkan serangan “untuk membela diri” di wilayah selatan Iran dengan menargetkan peluncur rudal serta kapal yang diduga digunakan untuk memasang ranjau laut di kawasan Teluk.
Juru Bicara Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk melindungi personel militer AS dari ancaman pasukan Iran.
“Pasukan AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi personel kami dari ancaman pasukan Iran,” kata Hawkins kepada Fox News, Senin.
Menurut Hawkins, sasaran serangan meliputi lokasi peluncuran rudal dan kapal Iran yang disebut sedang berupaya menempatkan ranjau laut.
“Komando Pusat AS terus melindungi pasukan kami sambil tetap menahan diri selama gencatan senjata berlangsung,” ujarnya.
Namun demikian, CENTCOM belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait detail operasi tersebut. Hawkins juga tidak menjelaskan lokasi spesifik maupun skala serangan yang dilakukan pasukan AS.
Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah media Iran melaporkan terdengar ledakan di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran selatan, serta di wilayah Sirik dan Jask yang berada di pesisir Teluk.
Kantor berita semi-resmi Fars menyebut sejumlah warga Bandar Abbas mendengar beberapa ledakan, meski sumber dan titik pasti ledakan belum dapat dipastikan.
Fars juga melaporkan suara ledakan serupa terdengar hampir bersamaan di wilayah Sirik dan Jask yang menghadap kawasan Teluk.
