Monitorday.com – Apple resmi memperkenalkan jajaran laptop terbarunya, MacBook Air dan MacBook Pro, yang kini ditenagai chip generasi terbaru M5, M5 Pro, dan M5 Max. Peluncuran ini dilakukan sehari setelah perusahaan meluncurkan iPhone 17e dan iPad Air dengan chip M4.
Vice President Hardware Engineering Apple, John Ternus, mengatakan kehadiran chip M5 membuat MacBook Air semakin mumpuni untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas harian hingga pekerjaan kreatif yang berat.
“Dengan M5, MacBook Air mendukung berbagai tugas, dari produktivitas sehari-hari hingga beban kerja kreatif, serta menghadirkan peningkatan kinerja untuk AI. Laptop ini tetap mempertahankan desain ramping dengan daya tahan baterai yang lama,” ujar Ternus dalam keterangan resminya, Selasa (3/3).
MacBook Air terbaru dibekali chip M5 dengan CPU 10-core dan GPU hingga 10-core yang dilengkapi Neural Accelerator di setiap inti prosesor. Apple mengklaim perangkat ini mampu menjalankan berbagai tugas berbasis kecerdasan buatan dengan lebih cepat.
Dalam klaim Apple, MacBook Air M5 mampu memberikan performa hingga 4 kali lebih cepat untuk tugas AI dibandingkan MacBook Air dengan chip M4, dan hingga 9,5 kali lebih cepat dibandingkan MacBook Air berbasis M1.
Chip M5 juga membawa peningkatan pada kemampuan grafis berkat shader core yang diperbarui dan mesin ray tracing generasi ketiga. Hal ini memungkinkan laptop menangani pekerjaan seperti rendering 3D dan gaming dengan lebih baik.
Dari sisi memori, M5 menggunakan memori terintegrasi dengan bandwidth hingga 153 Gbps, meningkat sekitar 28 persen dibandingkan M4. Peningkatan ini membuat multitasking dan peluncuran aplikasi menjadi lebih lancar.
Apple juga mengklaim performa penelusuran web MacBook Air M5 hingga 50 persen lebih cepat dibandingkan laptop PC dengan prosesor Intel Core Ultra X7, sementara tugas komputasi yang lebih kompleks dapat berjalan hingga dua kali lebih cepat.
MacBook Air M5 kini hadir dengan penyimpanan awal 512 GB, dua kali lipat dari generasi sebelumnya, dan dapat dikonfigurasi hingga 4 TB. SSD baru pada perangkat ini juga disebut memiliki kecepatan baca dan tulis hingga dua kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Laptop ini dilengkapi layar Liquid Retina dengan pilihan ukuran 13,6 inci dan 15,3 inci, kecerahan hingga 500 nit, serta dukungan 1 miliar warna. Desainnya tetap tipis tanpa kipas dan tersedia dalam empat warna: biru langit, midnight, starlight, dan perak.
Fitur lain yang disematkan meliputi kamera 12 MP Center Stage, tiga mikrofon untuk kejernihan suara, serta sistem audio yang mendukung Spatial Audio dan Dolby Atmos.
Untuk daya tahan, Apple mengklaim MacBook Air M5 mampu bertahan hingga 18 jam penggunaan, dengan tambahan sekitar 6 jam dibandingkan MacBook Air berbasis Intel. Laptop ini juga sudah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta dua port Thunderbolt 4 dengan pengisian daya MagSafe.
Harga MacBook Air M5 dibanderol mulai dari:
- 13 inci: US$1.099 (sekitar Rp18,6 juta)
- 15 inci: US$1.299 (sekitar Rp21,9 juta)
MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max
Selain MacBook Air, Apple juga meluncurkan MacBook Pro terbaru berukuran 14 inci dan 16 inci yang menggunakan chip M5 Pro dan M5 Max.
Menurut Ternus, perangkat ini dirancang untuk menghadirkan standar baru laptop profesional dengan peningkatan performa signifikan.
“MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max menghadirkan standar baru laptop profesional, kini hingga empat kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya,” ujarnya.
Chip terbaru ini menghadirkan Neural Accelerator pada GPU yang memungkinkan pengguna profesional menjalankan large language model (LLM) kompleks langsung di perangkat.
Apple mengklaim M5 Pro dan M5 Max mampu memproses prompt LLM hingga 4 kali lebih cepat dibandingkan M4 Pro dan M4 Max, serta menghasilkan gambar berbasis AI hingga 8 kali lebih cepat dibandingkan M1 Pro dan M1 Max.
Dari sisi grafis, kedua chip tersebut memberikan peningkatan performa hingga 50 persen dibandingkan generasi M4 Pro dan M4 Max.
M5 Pro mendukung memori terintegrasi hingga 64 GB dengan bandwidth 307 Gbps, sementara M5 Max mendukung hingga 128 GB dengan bandwidth 614 Gbps. Kapasitas ini memungkinkan pengolahan beban kerja berat seperti pelatihan model AI atau proyek video berskala besar.
Dalam pengujian internal Apple, MacBook Pro dengan M5 Pro mampu menjalankan game dengan ray tracing hingga 1,6 kali lebih cepat dibandingkan model dengan M4 Pro, serta menghadirkan rendering 3D di Maxon Redshift hingga 5,2 kali lebih cepat dibandingkan M1 Pro.
Sementara itu, M5 Max diklaim mampu menghasilkan rendering efek video di DaVinci Resolve Studio hingga 5,4 kali lebih cepat dibandingkan M1 Max.
MacBook Pro dengan M5 Pro hadir dengan penyimpanan standar 1 TB, sedangkan model dengan M5 Max memiliki penyimpanan awal 2 TB.
Semua varian MacBook Pro dilengkapi layar Liquid Retina XDR dengan kecerahan HDR puncak 1.600 nit dan hingga 1.000 nit untuk konten SDR, serta opsi layar nano-texture.
Laptop ini juga diklaim memiliki daya tahan baterai hingga 24 jam, serta mendukung pengisian cepat yang mampu mengisi 50 persen dalam 30 menit menggunakan adaptor USB-C 96 W atau lebih tinggi.
Dari sisi konektivitas, MacBook Pro dibekali Wi-Fi 7, Bluetooth 6, tiga port Thunderbolt 5, HDMI hingga resolusi 8K, slot SDXC, serta pengisian MagSafe 3. Perangkat ini juga mendukung hingga dua layar eksternal pada model M5 Pro dan empat layar eksternal pada model M5 Max.
Harga MacBook Pro terbaru adalah:
14 inci
- M5 Pro: mulai US$2.199 (Rp37,2 juta)
- M5 Max: mulai US$3.599 (Rp60,9 juta)
16 inci
- M5 Pro: mulai US$2.699 (Rp45,6 juta)
- M5 Max: mulai US$3.899 (Rp65,9 juta).