Connect with us

LakeyBanget

Persija vs Persib Kembali ke SUGBK, Penonton Boleh Hadir

Setelah penantian panjang, laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung akhirnya kembali digelar di SUGBK dengan penonton. Simak detail jadwal dan kebijakan kehadiran suporter.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada Super League 2026/2027 dipastikan kembali digelar di Jakarta dengan kehadiran penonton. Laga dua rival utama sepak bola Indonesia itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu, 12 September 2026 pukul 15.30 WIB.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus memastikan ibu kota kembali menjadi panggung pertemuan Persija dan Persib setelah musim lalu laga tersebut harus dipindahkan ke luar Jakarta.

“Iya, di Jakarta,” kata Ferry saat ditemui di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ferry juga memastikan pertandingan dapat disaksikan langsung oleh penonton. “Dengan penonton, dong. Pakai penonton,” ujarnya.

Kepastian tersebut menjadi angin segar bagi pencinta sepak bola. Musim lalu, laga kandang Persija melawan Persib tidak mendapatkan izin untuk digelar di Jakarta. Pertandingan akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, dan Persib keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Kini, I.League kembali membawa duel yang kerap disebut Derbi Indonesia itu ke ibu kota. Pertemuan Persija dan Persib di Jakarta terakhir kali terjadi pada Juli 2019 di SUGBK dan berakhir dengan skor 1-1.

Namun, status penonton tidak serta-merta berarti seluruh suporter dapat hadir. Ferry mengisyaratkan suporter Persib kemungkinan tidak mendapatkan alokasi tiket untuk menyaksikan pertandingan di SUGBK.

Pertimbangan utamanya adalah rivalitas tinggi kedua klub. I.League memang menyiapkan kebijakan khusus untuk pertandingan dengan tingkat risiko keamanan tinggi, termasuk kemungkinan membatasi atau melarang kehadiran suporter tim tamu.

“Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian,” kata Ferry.

Kebijakan serupa dapat diterapkan pada pertandingan rivalitas tinggi lainnya, termasuk duel Arema FC kontra Persebaya Surabaya.

Pertemuan Persija dan Persib pada pekan kedua juga merupakan hasil penyusunan kalender kompetisi yang mempertimbangkan permintaan klub. Ferry mengatakan sistem penjadwalan musim ini mengadopsi mekanisme dari sejumlah kompetisi besar, seperti Premier League dan J.League.

Klub diberi ruang menyampaikan permintaan terkait jadwal pertandingan. Namun, tidak seluruh permintaan dapat dipenuhi karena I.League menyusunnya berdasarkan skala prioritas.

“Semua penjadwalan yang kami lakukan pada tahun ini menggunakan sistem yang diadopsi dari kompetisi besar seperti Premier League, J.League, dan kompetisi besar lainnya,” ujar Ferry.

“Tidak mungkin semua kita bisa akomodasi. Tetapi kita menggarisbawahi permintaan-permintaan berdasarkan skala prioritas, nomor satu apa, nomor dua apa,” katanya.

Sebelum bentrok di SUGBK, Persija dan Persib akan lebih dulu menjalani laga pembuka Super League 2026/2027. Persija dijadwalkan bertandang menghadapi Borneo FC pada 5 September 2026, sedangkan Persib menjamu PSM Makassar sehari kemudian.

Setelah penantian panjang dan persoalan venue pada musim sebelumnya, duel Persija vs Persib akhirnya kembali ke Jakarta. SUGBK siap menjadi panggung rivalitas dua klub besar tersebut pada 12 September, dengan penonton kembali diperbolehkan hadir—meski kemungkinan tanpa suporter tandang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Gagal ke Piala Dunia, Omar Artan Cetak Sejarah di Eropa

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Wasit asal Somalia Omar Artan mendapat kesempatan menorehkan sejarah di panggung sepak bola Eropa. UEFA menunjuk Artan sebagai wasit Piala Super Eropa 2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa di Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026).

Penunjukan itu menjadi titik balik bagi Artan setelah dirinya gagal tampil di Piala Dunia 2026. Otoritas Amerika Serikat (AS) sebelumnya melarangnya memasuki wilayah negara tersebut meski ia memiliki visa yang sah.

UEFA mengumumkan penunjukan Artan melalui laman resminya pada Senin (10/8/2026). Keputusan tersebut merupakan bagian dari kerja sama UEFA dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang disepakati tahun ini, termasuk dalam pertukaran serta penunjukan perangkat pertandingan.

Bagi Artan, tugas tersebut bukan sekadar pertandingan bergengsi. Ia akan menjadi wasit non-Eropa pertama yang memimpin Piala Super Eropa.

Presiden CAF Patrice Motsepe menyambut pencapaian tersebut sebagai kehormatan bagi Artan sekaligus perwasitan Afrika.

“Ini adalah kehormatan besar bagi Omar Artan dan bagi para wasit Afrika,” kata Motsepe dalam pernyataan yang dipublikasikan UEFA.

Artan, 34 tahun, merupakan salah satu wasit terkemuka Afrika. Ia menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin final Liga Champions CAF dan kemudian meraih penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF.

Kariernya di level internasional juga telah berlangsung cukup panjang. Artan masuk daftar wasit internasional FIFA sejak 2018 dan menjadi wasit Somalia pertama yang bertugas di Piala Afrika pada 2024.

Namun, peluang tampil di Piala Dunia 2026 di AS justru berakhir sebelum ia menjalankan tugas. Artan sebelumnya masuk dalam daftar wasit yang dipilih untuk turnamen tersebut, tetapi Customs and Border Protection AS melarangnya masuk ke wilayah AS.

“Itu adalah periode yang sangat sulit. Banyak orang bersimpati kepada saya karena ketika seseorang telah bekerja selama bertahun-tahun dan seharusnya melakukan sesuatu, tetapi kemudian tidak bisa melakukannya, itu sangat menantang,” ujar Artan kepada UEFA.

Seorang pejabat pemerintah AS menyebut Artan tidak diizinkan masuk karena dugaan keterkaitan dengan “anggota organisasi teroris yang dicurigai”.

Kasus tersebut terjadi di tengah kebijakan imigrasi ketat pemerintahan Presiden Donald Trump selama Piala Dunia 2026. Sebelumnya, AS memberlakukan larangan perjalanan terhadap warga dari 12 negara, termasuk Somalia.

Gagal tampil di Piala Dunia tidak menghentikan langkah Artan. Hanya beberapa pekan setelah kekecewaan tersebut, ia justru mendapat panggung bersejarah di Eropa.

Artan kini akan memimpin duel antara juara Liga Champions PSG dan kampiun Liga Europa Aston Villa. Pertandingan itu sekaligus menjadi ujian terbesar dalam kariernya sekaligus kesempatan membuktikan kualitas wasit Afrika di level tertinggi sepak bola Eropa.

Bagi Artan, perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa satu pintu yang tertutup tidak selalu mengakhiri sebuah mimpi.

“Saya percaya bila saya bisa sukses, siapa pun juga bisa. Jangan pernah berhenti bermimpi,” kata Artan.

Continue Reading

LakeyBanget

Garuda Gratiskan 170.845 Kursi untuk Turis Asing, Ini Tujuannya

Garuda Indonesia menyediakan 170.845 kursi penerbangan domestik gratis bagi turis asing melalui program Discover More Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memperluas eksplorasi wisatawan ke berbagai destinasi di Indonesia.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan 170.845 kursi penerbangan domestik gratis bagi wisatawan mancanegara melalui program Discover More Indonesia. Program ini ditujukan untuk mendorong turis asing memperpanjang perjalanan dan menjelajahi destinasi lain di Indonesia, bukan hanya Jakarta dan Bali.

Marketing Group Head Garuda Indonesia Prina Eka Putri mengatakan fasilitas penerbangan gratis tersebut dirancang sebagai stimulus agar wisatawan yang datang dari luar negeri melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia.

“Garuda Indonesia menghadirkan Free Domestic Flight ini untuk menjadi stimulus traveling dari internasional ke Indonesia. Tujuannya agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestic destination lainnya,” ujar Prina dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Program yang dijalankan bersama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney itu mengubah konsep perjalanan wisatawan dari sekadar tiba di Indonesia menjadi menjelajahi lebih banyak destinasi.

Wisatawan yang masuk melalui Jakarta atau Denpasar berhak memperoleh satu tiket penerbangan domestik gratis menuju destinasi lain di Indonesia, dengan pengecualian Jakarta dan Denpasar sebagai titik tujuan.

Garuda dan InJourney berharap skema tersebut dapat menyebarkan manfaat ekonomi pariwisata ke lebih banyak daerah. Wisatawan yang memperpanjang perjalanan berpotensi meningkatkan okupansi hotel, transaksi UMKM, konsumsi restoran, hingga belanja di destinasi tujuan.

Senior Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan mengatakan program tersebut memiliki nilai strategis karena sekitar 70 persen kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia menggunakan transportasi udara.

Saat ini, Bali masih menjadi pintu masuk terbesar dengan kontribusi sekitar 40 persen kunjungan wisman, sementara Jakarta menyumbang sekitar 27 persen.

“Ini menambah nilai competitiveness bagi destinasi di Indonesia karena yang tadinya mungkin wisman biasa naik pesawat lain, tapi ketika ada program ini kita berharap ini akan men-trigger orang untuk datang ke Indonesia lebih banyak,” kata Yudhistira.

Di sisi lain, program ini juga menjadi strategi bisnis Garuda Indonesia untuk mengerek tingkat keterisian pesawat atau load factor. Southeast Asia Branch Manager Garuda Indonesia Agny Gallus Pratama mengatakan peningkatan keterisian kursi diharapkan berdampak langsung pada pendapatan perusahaan, terutama dari penerbangan internasional.

“Dengan adanya load factor naik maka benefit-nya pasti ke kinerja pendapatan. Jadi load factor naik, pendapatan dari revenue khususnya di rute internasional kita harapkan juga meningkat,” ujar Gallus.

Program Discover More Indonesia berlaku bagi wisatawan mancanegara yang menggunakan penerbangan internasional Garuda Indonesia dengan periode penerbangan mulai 1 Agustus hingga 30 November 2026.

Tiket dapat diperoleh melalui situs dan aplikasi Garuda Indonesia, online travel agent (OTA), agen perjalanan, kantor penjualan tiket, call center, maupun layanan WhatsApp Garuda Indonesia.

Wisatawan yang sudah lebih dulu membeli tiket pulang-pergi Garuda Indonesia juga tetap dapat mengikuti program tersebut dengan menambahkan fasilitas penerbangan domestik gratis sesuai ketentuan program.

Jumlah 170.845 kursi yang disiapkan juga memiliki makna khusus. Angka tersebut merujuk pada momentum peringatan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

“Angka 170.845 itu kita memang sekalian memperingati bulan ini adalah bulannya kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, di mana kita merdeka,” kata Prina.

Garuda Indonesia berharap program tersebut sekaligus memperkuat posisinya sebagai penghubung wisatawan internasional dengan destinasi di berbagai wilayah Indonesia. Akses penerbangan, kata Gallus, tidak lagi hanya diarahkan ke Jakarta dan Bali, tetapi diperluas ke destinasi lain di seluruh Nusantara.

Melalui program ini, Garuda Indonesia dan InJourney membidik dua sasaran sekaligus: menarik lebih banyak wisatawan asing ke Indonesia dan membuat mereka tinggal lebih lama dengan menjelajahi lebih banyak daerah.

Continue Reading

LakeyBanget

Rambah Industri Film, Brad Pitt Bongkar Dua Sisi AI

Brad Pitt menganalisis dua sisi AI dalam industri film: potensi untuk pemangkasan biaya vs. ancaman terhadap kontrol kreatif dan hak aktor. Ia menyoroti pentingnya batasan penggunaan AI untuk menjaga integritas seni peran.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktor Hollywood Brad Pitt melihat kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) tidak semata sebagai ancaman bagi industri film. Jika digunakan sebagai alat, AI justru dinilai berpotensi menekan biaya produksi dan membantu film beranggaran menengah tetap diproduksi.

Pitt menyampaikan pandangan tersebut dalam wawancara dengan Esquire yang kemudian dikutip Variety, Senin (10/8/2026). Menurutnya, AI dapat membantu memangkas biaya, terutama untuk kebutuhan efek visual yang selama ini menjadi salah satu komponen mahal dalam produksi film.

“Ada banyak penolakan terhadap AI, tetapi AI akan menjadi sesuatu yang jika digunakan sebagai alat dapat membantu film-film beranggaran menengah, film dengan anggaran 40 hingga 90 juta dolar AS, untuk diproduksi,” kata Pitt.

Meski melihat peluang tersebut, Pitt menolak jika AI digunakan untuk mengambil alih proses kreatif aktor. Ia secara khusus menyoroti penggunaan teknologi untuk menggantikan penampilan, ekspresi, atau emosi yang seharusnya lahir dari proses akting.

Menurut Pitt, teknologi AI memang mampu meniru penampilan seorang aktor. Namun, kemiripan secara visual tidak otomatis menghasilkan keputusan kreatif yang sama dengan pilihan aktor selama proses produksi.

“Siapa yang berkata ‘saya ingin melihat emosi ini darinya,’ lalu bisa menelusuri apa pun yang diberikan AI dan mengatakan, ‘lebih ke arah ini,’ kemudian menyesuaikannya seperti itu,” ujarnya.

Pitt menilai persoalannya bukan sekadar apakah AI mampu menghasilkan sesuatu, melainkan siapa yang mengendalikan keputusan kreatif di balik hasil tersebut.

“Mereka memang bisa melakukannya, tetapi hasil akhirnya mungkin bukan pilihan saya dan bukan sesuatu yang saya temukan serta saya kembangkan dalam proses tersebut,” katanya.

Karena itu, Pitt memandang perkembangan AI di Hollywood sebagai eksperimen besar yang masih akan memicu perdebatan. Semakin luas teknologi tersebut digunakan, semakin besar pula pertanyaan mengenai batas antara efisiensi produksi dan kendali kreatif manusia.

“Ini akan menjadi eksperimen yang sangat menarik,” ujar Pitt.

Kekhawatiran Pitt juga menyasar praktik body scanning, yakni pemindaian tubuh aktor yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan produksi. Teknologi tersebut antara lain dapat membantu pembuatan adegan aksi, pekerjaan pemeran pengganti, hingga mengubah tampilan usia seorang aktor.

Namun, di balik manfaatnya terdapat persoalan lain: siapa yang memiliki hasil pemindaian tersebut dan sejauh mana data tubuh aktor boleh digunakan pada masa mendatang.

Pitt mengaku telah menjalani pemindaian tubuh berkali-kali selama kariernya. Pengalaman tersebut membuatnya memasukkan klausul khusus dalam kontrak untuk membatasi penggunaan hasil pemindaian tanpa persetujuannya.

“Mereka mengatakan kepada kami semua untuk memindai diri kita sendiri. Saya sudah dipindai selama 20 tahun terakhir, dan saya selalu mencantumkan dalam kontrak bahwa ‘saya memilikinya dan menghancurkannya’,” kata Pitt.

Ia bahkan mengaku selalu meminta data hasil pemindaian dihancurkan karena khawatir data tersebut digunakan tanpa kendalinya.

“Saya seharusnya menyimpannya! Selama ini saya selalu meminta hasilnya dihancurkan karena saya paranoid,” ujarnya.

Sikap Pitt menggambarkan dilema yang kini dihadapi Hollywood. AI menawarkan jalan untuk memangkas biaya dan membuat film dengan anggaran 40-90 juta dolar AS lebih layak diproduksi. Namun, ketika teknologi mulai menyentuh wajah, tubuh, suara, dan ekspresi aktor, persoalan bergeser dari sekadar efisiensi menjadi soal hak dan kendali kreatif.

Bagi Pitt, AI mungkin bisa menjadi alat penting bagi masa depan perfilman. Namun, alat tersebut tidak semestinya menentukan hasil kreatif tanpa persetujuan orang yang menjadi sumber penampilan dan karakter di layar.

Continue Reading

LakeyBanget

FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Dihelat di Dua Stadion Ini

Indonesia siap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK dan Si Jalak Harupat. Pemerintah telah memastikan jaminan serta persiapan stadion dan fasilitas latihan berstandar internasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Jawa Barat, resmi ditetapkan sebagai lokasi pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Kepastian itu diperoleh setelah pemerintah menggelar rapat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah yang melibatkan Polri, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum, Kementerian Ketenagakerjaan, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, serta Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK).

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan FIFA telah menyetujui jaminan pemerintah atau Government Guarantee yang diberikan Indonesia sebagai tuan rumah. Saat ini, proses menuju finalisasi kontrak tuan rumah masih berlangsung.

“Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA. Dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab, bahwa kita menjadi tuan rumah,” ujar Erick.

Menurut Erick, substansi host contract FIFA ASEAN Cup 2026 tidak jauh berbeda dengan kontrak ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Meski demikian, masih ada sejumlah poin teknis yang perlu diselaraskan.

Untuk mendukung pelaksanaan turnamen, pemerintah juga menyiapkan sejumlah lapangan latihan dengan standar internasional.

Di Jakarta, selain SUGBK sebagai venue pertandingan, tiga lapangan disiapkan untuk latihan tim peserta, yakni Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, dan Lapangan Latih JIS.

Direktur Utama PPK-GBK Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan pihaknya tengah memastikan seluruh fasilitas di kawasan GBK memenuhi standar FIFA, termasuk penataan dan sterilisasi area luar stadion.

“Kami juga mempersiapkan diri sesuai dengan standar-standar FIFA maupun branding yang nanti perlu kita sterilkan, terutama di area luar stadion yang akan kita siapkan untuk kepentingan FIFA ASEAN Cup ini,” kata Rakhmadi.

Sementara di Jawa Barat, selain Stadion Si Jalak Harupat, sejumlah fasilitas ditetapkan sebagai training site, yakni Lapangan Arcamanik, Stadion Sidolig, Stadion Jati Unpad, Stadion IPDN, dan Stadion ITB.

Perwakilan Pemprov Jawa Barat Herman Suyatman memastikan Stadion Si Jalak Harupat akan disiapkan sesuai standar FIFA.

“Kami menyiapkan event site di Stadion Si Jalak Harupat dan standarnya kami pastikan sesuai dengan harapan FIFA, apalagi tempo hari baru menjadi tuan rumah Piala Dunia,” ujar Herman.

Dia menambahkan, Jawa Barat akan menyiapkan fasilitas latihan secara maksimal untuk mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen perdana FIFA ASEAN Cup tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A divisi utama bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Continue Reading

LakeyBanget

AI Bisa Bikin Film, Tapi Tak Bisa Gantikan Faktor Ini

AI mempermudah produksi film, namun kreativitas manusia tetap esensial. Temukan bagaimana sentuhan emosi dan kurasi penting dalam menciptakan film AI yang berjiwa.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Teknologi kecerdasan artifisial (AI) membuat proses produksi film semakin mudah dari sisi teknis. Namun, kemudahan tersebut belum menghilangkan peran manusia. Kreativitas tetap menjadi kunci untuk menghasilkan film yang memiliki emosi dan cerita yang kuat.

Pencerita AI sekaligus juri AI CineFest, Immanuel Manurung, mengatakan teknologi kini memungkinkan siapa pun membuat konten visual berbasis AI. Tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana kreator mengolah hasil tersebut menjadi sebuah karya yang memiliki “nyawa”.

“Teknis bukan masalah lagi. Sekarang kakek-nenek kita di rumah juga bisa bikin konten AI dengan teknologi. Tapi yang bisa kasih emosi ke dalam setiap frame, yang bisa atur pace-nya, bahkan sampai editing-nya, itu yang membedakan,” ujar Immanuel dalam diskusi AI CineFest di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Immanuel, proses kreatif tidak berhenti ketika AI menghasilkan gambar atau video. Kreator masih harus memilih output terbaik, menyusun ritme cerita, menentukan musik latar dan efek suara, hingga mengatur dialog agar sesuai dengan emosi yang ingin dibangun.

Kemampuan merangkai berbagai elemen tersebut menjadi satu cerita utuh dinilai menjadi pembeda utama antara karya yang digarap secara kreatif dan konten AI yang terasa generik.

“Proses kurasi seluruh output itu yang kemudian menjadi satu hasil akhir. Ada proses berpikir apakah emosinya sudah masuk, apakah pace ceritanya sesuai dengan backsound atau sound effect, dan menyesuaikan dialognya. Itu yang membuat hasilnya berbeda dari konten AI yang generik,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan Founder Marketplace AI Rifqy Yusuf. Menurutnya, kemampuan paling penting bagi kreator yang menggunakan AI tetaplah kreativitas.

“Skill yang paling pertama dan paling utama itu skill kreatif. Melihat angle, memasukkan emosi, karena itu yang membedakan dari mesin. Ada nyawa di dalam video itu,” ujar Rifqy.

Selain kreativitas, kemampuan melakukan kurasi juga menjadi faktor penting. Kreator harus berani memilih hasil terbaik dari puluhan gambar atau video yang dihasilkan AI, termasuk membuang karya yang dianggap tidak memenuhi standar.

“Proses kurasinya itu yang berbeda antara satu kreator dan kreator lain. Banyak yang sudah menghasilkan banyak video, tapi takut memilih atau membuang hasil yang kurang bagus karena merasa sudah mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Rifqy juga mengingatkan kreator untuk memahami karakteristik setiap model AI. Setiap model memiliki keunggulan berbeda sehingga pemilihan teknologi harus disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

Kreator, kata dia, juga perlu menghitung efisiensi biaya agar kualitas yang dihasilkan sebanding dengan ongkos produksi.

“Setiap model punya keunggulannya masing-masing. Kreator harus tahu kapan menggunakan model tertentu dan bagaimana menyeimbangkan biaya dengan hasil yang ingin dicapai,” katanya.

Pada akhirnya, AI mungkin mampu mempercepat proses produksi film. Namun, kemampuan memilih, merasakan, menyusun, dan memberi makna pada setiap elemen cerita tetap berada di tangan manusia.

Continue Reading

LakeyBanget

BYD Rakit 3 Mobil Listrik di Subang, Lihat Daftar Modelnya

BYD Motor Indonesia kini merakit tiga model mobil listriknya di pabrik Subang, Jawa Barat. Model yang diproduksi secara lokal meliputi M6 EV, M6 DM, dan Atto 1.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – BYD Motor Indonesia memperluas produksi lokal. Pabrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat, kini merakit tiga model sekaligus, yakni M6 EV, M6 DM, dan Atto 1.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen BYD untuk memenuhi kewajiban produksi lokal setelah sebelumnya memperoleh fasilitas insentif impor mobil utuh atau CBU hingga akhir 2025.

Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan fasilitas produksi di Subang tidak hanya digunakan untuk satu model.

“Selain memproduksi BYD M6 DM, fasilitas kami juga memproduksi BYD M6 EV dan Atto 1, serta nantinya akan dimanfaatkan untuk beberapa produk lainnya,” ujar Luther di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Rabu (5/8).

BYD mengklaim seluruh produk yang dirakit di Subang telah memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen.

M6 EV

M6 EV menjadi salah satu model yang kini diproduksi secara lokal. MPV listrik tersebut pertama kali masuk pasar Indonesia pada 2024 dan mendapat penyegaran pada GIIAS 2026.

Pembaruan terbesar berada di sektor baterai dan performa. Kapasitas baterai varian Standard kini meningkat menjadi 58 kWh, dari sebelumnya 55,4 kWh.

Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimal 150 kW dan torsi 310 Nm. BYD mengklaim M6 EV mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 7,9 detik dengan jarak tempuh hingga 450 km.

Bagian kabin juga diperbarui. M6 EV kini menggunakan panel instrumen Full LCD 10,25 inci serta tuas transmisi model column shifter yang ditempatkan di belakang kemudi.

M6 DM

M6 DM menjadi model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) pertama BYD yang dipasarkan di Indonesia.

Diperkenalkan pada Mei 2026 dan resmi meluncur pada Juni, M6 DM ditawarkan dengan harga Rp298 juta hingga Rp390 juta.

Menggunakan basis yang sama dengan M6 EV, M6 DM memiliki sejumlah pembeda, antara lain mesin pembakaran di bagian depan, desain gril dan pelek berbeda, tanpa sunroof, emblem PHEV, serta knalpot.

Posisi tuas perseneling juga diubah. Jika sebelumnya berada di konsol tengah, kini tuas dipindahkan ke sisi kanan kemudi.

Respons pasar terhadap model ini cukup kuat. Hingga akhir Juli 2026, BYD mencatat pesanan M6 DM telah menembus lebih dari 4.000 unit dari berbagai daerah di Indonesia.

Atto 1

Atto 1 masih menjadi mobil listrik termurah BYD di Indonesia. Model city car tersebut mendapat penyegaran pada Mei 2026 sekaligus menghadirkan varian baru STD.

Harga Atto 1 kini dipasarkan mulai Rp199 juta untuk STD, Rp210 juta untuk Dynamic, dan Rp245 juta untuk Premium.

Seluruh varian mendapat pembaruan berupa electronic column shifter dan konsol tengah baru.

Varian STD dibekali kamera belakang, pengaturan tilt pada setir, layar infotainment 10,1 inci, pelek 15 inci dengan wheel cover, serta lampu halogen projector.

Sementara Dynamic mendapat tambahan electric folding mirror dan pengaturan jok pengemudi elektrik enam arah. Varian tertinggi Premium dilengkapi panoramic image dan layar infotainment 12,8 inci.

Atto 1 juga menjadi salah satu penopang penjualan BYD di Indonesia. Sepanjang 2025, model ini mencatat penjualan lebih dari 22.500 unit dan masuk jajaran mobil listrik dengan penjualan tertinggi di pasar nasional.

Dengan tiga model yang sudah dirakit lokal, pabrik Subang kini menjadi basis penting bagi ekspansi BYD di Indonesia. Ke depan, fasilitas tersebut juga disiapkan untuk memproduksi model-model BYD lainnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Hujan Lebat Mengintai 3 Wilayah RI Hari Ini

BMKG merilis peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang untuk sejumlah wilayah di Indonesia hari ini. Tetap waspada dan ikuti informasi cuaca terkini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada Senin (10/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini untuk periode 9-11 Agustus 2026.

Dalam peringatannya, BMKG menempatkan Riau, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan dalam kategori Waspada karena berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Sementara itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Banten, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara.

BMKG tidak mencatat adanya wilayah yang masuk kategori Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini. Tidak ada pula wilayah yang berada dalam kategori Awas, yakni potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Daftar Wilayah yang Perlu Diwaspadai

Hujan sedang hingga lebat:

  • Riau
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan

Angin kencang:

  • Banten
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Sulawesi Utara

El Niño Kuat Masih Membayangi

Di tengah potensi hujan di sejumlah daerah, kondisi iklim global justru menunjukkan kecenderungan Indonesia masih berada dalam periode kering.

BMKG mencatat indeks Niño 3.4 berada di level +2,02, sementara Southern Oscillation Index (SOI) tercatat -27,7. Kedua indikator tersebut menunjukkan El Niño kuat masih berlangsung dan berpotensi menguat.

Kondisi diperkuat oleh indeks Indian Ocean Dipole (IOD) sebesar +0,63, yang menunjukkan kecenderungan menuju fase positif. Fenomena ini secara umum dapat mengurangi pembentukan awan hujan sehingga curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia cenderung menurun.

Untuk dasarian II Agustus 2026, BMKG memprakirakan 95,62 persen wilayah Indonesia berada dalam kategori curah hujan rendah. Hanya 4,38 persen yang diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah.

Wilayah dengan potensi curah hujan rendah mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua.

Meski demikian, BMKG menegaskan hujan tetap berpotensi turun di sejumlah wilayah.

Sejumlah dinamika atmosfer turut memengaruhi kondisi tersebut. Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi aktif di Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara bagian selatan, Maluku, Papua Barat Daya, serta Papua Barat bagian barat.

Sementara itu, Gelombang Kelvin diprakirakan aktif di sejumlah wilayah mulai dari Sumatra bagian tengah hingga selatan, Aceh bagian utara, Kalimantan Utara bagian utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku bagian selatan, hingga Papua bagian tengah dan selatan.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi melintasi Sumatra, Banten bagian barat, Papua Barat Daya, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara.

Di sisi lain, pusat tekanan rendah diperkirakan terbentuk di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu. Kondisi ini memicu daerah konvergensi dan konfluensi di perairan barat daya Sumatra Barat hingga Bengkulu, yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah terdampak.

Artinya, meski Indonesia secara umum memasuki periode yang lebih kering, ancaman hujan lebat dan angin kencang masih perlu diwaspadai di sejumlah daerah hari ini.

Continue Reading

LakeyBanget

Gagal di AFF, Timnas Indonesia Fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026

Setelah tersingkir dari Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kini membidik FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai ajang pembuktian. Bermain di kandang sendiri dengan skuad terbaik, Garuda siap menebus kegagalan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 memaksa skuad Garuda segera mengalihkan fokus. Ajang berikutnya yang menjadi sasaran adalah FIFA ASEAN Cup 2026.

Tim asuhan John Herdman tampil mengecewakan di Piala AFF 2026. Bukannya bersaing memperebutkan gelar, Indonesia justru tersingkir di fase grup.

Kegagalan tersebut menjadi pukulan telak. Apalagi, skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain naturalisasi, tetapi tetap gagal memenuhi ekspektasi.

Kini, peluang untuk bangkit terbuka di FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026, bertepatan dengan periode FIFA Matchday September-Oktober.

Momentum ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Indonesia. Dengan status pertandingan yang masuk kalender FIFA, Timnas berpeluang memanggil skuad terbaik, termasuk para pemain diaspora yang berkarier di Eropa.

Sejumlah nama yang sebelumnya absen di Piala AFF seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Emil Audero, Ole Romeny, dan Justin Hubner berpeluang kembali memperkuat Garuda.

Indonesia juga mendapat keuntungan lain karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura.

FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menebus kegagalan di Piala AFF sekaligus mendongkrak posisi di ranking FIFA.

Rangkaian pertandingan Grup A Premier Division akan digelar dalam tiga matchday. Namun, hingga kini FIFA belum mengumumkan jadwal pertandingan dan waktu kickoff secara resmi.

Dengan peluang menurunkan kekuatan terbaik dan tampil di hadapan publik sendiri, Indonesia dituntut tak mengulangi kegagalan di Piala AFF. Kali ini, targetnya jelas: bangkit dan melaju sejauh mungkin.

Continue Reading

LakeyBanget

Eko Yuli Bidik Rekor di Asian Games 2026

Eko Yuli Irawan berambisi memecahkan rekor penampilan terbanyak di Asian Games 2026. Ini akan menjadi partisipasi keenamnya, menegaskan statusnya sebagai legenda olahraga Indonesia.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, berpeluang menorehkan sejarah baru pada Asian Games 2026. Jika tampil di Aichi-Nagoya, Jepang, Eko akan mempertajam rekornya sebagai atlet Indonesia dengan penampilan terbanyak di pesta olahraga Asia.

Eko Yuli diproyeksikan masuk skuad angkat besi Indonesia untuk Asian Games 2026. Atlet asal Lampung tersebut tercatat akan turun di kelas 65 kilogram putra.

Jika tidak ada perubahan, ajang Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi penampilan keenam Eko Yuli di Asian Games. Torehan itu akan membuatnya semakin kokoh sebagai salah satu atlet Indonesia dengan perjalanan terpanjang di ajang multievent Asia.

Perjalanan Eko di Asian Games dimulai pada 2006. Saat itu, Eko yang masih berusia 17 tahun tampil di kelas 56 kilogram dan finis di posisi keenam.

Empat tahun kemudian, Eko mulai mencicipi podium. Pada Asian Games 2010 di Guangzhou, China, ia meraih medali perunggu di kelas 62 kilogram setelah mencatat angkatan 141 kilogram pada snatch dan 170 kilogram pada clean and jerk.

Eko kembali membawa pulang perunggu pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan. Masih turun di kelas 62 kilogram, ia membukukan angkatan 142 kilogram snatch dan 166 kilogram clean and jerk.

Puncak prestasi Eko di Asian Games terjadi pada 2018. Tampil di hadapan publik sendiri di Jakarta, Eko berhasil merebut medali emas. Ia mencatat angkatan 141 kilogram pada snatch dan 170 kilogram pada clean and jerk.

Namun, Eko gagal menambah koleksi medali pada Asian Games 2022. Ia sebenarnya mampu mengangkat 145 kilogram pada snatch, tetapi gagal dalam tiga percobaan clean and jerk. Alhasil, Eko tidak memiliki total angkatan dan gagal melanjutkan persaingan.

Kini, Eko berpeluang menutup perjalanan panjangnya di Asian Games dengan catatan sejarah baru. Jika benar tampil pada 19 September-4 Oktober 2026, ia akan menjadi peserta enam edisi Asian Games sekaligus mempertajam rekor lima penampilan yang sebelumnya telah ia bukukan.

Pada usia 37 tahun, Eko bukan sekadar mengejar medali. Ia juga membawa peluang untuk kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Indonesia.

Continue Reading

LakeyBanget

Fernandez Kampium MotoGP Inggris 2026, Marquez Loyo

Raul Fernandez berhasil merebut kemenangan MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Kemenangan ini juga mengukuhkan dominasi Aprilia dengan menguasai seluruh podium.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Raul Fernandez tampil dominan untuk merebut kemenangan MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Pembalap Trackhouse Aprilia itu memimpin sejak lap pertama hingga finis setelah menyelesaikan 20 putaran.

Kemenangan tersebut semakin sempurna bagi Aprilia. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang memperkuat Aprilia Racing finis di posisi kedua dan ketiga, sehingga seluruh podium dikuasai pabrikan asal Italia tersebut.

Raul langsung melesat sejak start dan mampu menjaga jarak dari para rival. Tidak ada pembalap yang benar-benar mampu mengusik posisinya hingga bendera finis dikibarkan.

Pertarungan sengit justru terjadi di belakangnya. Marco Bezzecchi sempat menempati posisi kedua sebelum disalip Jorge Martin. Martin akhirnya finis runner-up dengan selisih 2,538 detik dari Raul, sedangkan Bezzecchi tertinggal 3,393 detik.

Dominasi Aprilia sebenarnya berpeluang lebih besar. Ai Ogura sempat berada di kelompok lima besar sebelum merosot ke posisi ketujuh. Pembalap Trackhouse tersebut kemudian terjatuh di Tikungan 7 dan gagal menyelesaikan balapan.

Sejumlah pembalap lain juga bernasib serupa. Alex Rins, Joan Mir, Cal Crutchlow, Iker Lecuona, Enea Bastianini, dan Francesco Bagnaia turut mengakhiri balapan lebih awal akibat kecelakaan.

Bagi Bagnaia, hasil ini memperpanjang akhir pekan buruknya di Silverstone. Setelah hanya finis ke-17 pada Sprint MotoGP Inggris, pembalap Ducati Lenovo itu kembali gagal meraih poin pada balapan utama.

Marc Marquez juga gagal menunjukkan performa terbaiknya di Silverstone.

Juara dunia tersebut sempat tampil agresif pada awal balapan dan masuk ke posisi tiga besar. Namun, kecepatannya menurun seiring berjalannya perlombaan hingga membuatnya kehilangan beberapa posisi.

Marc akhirnya finis ketujuh, terpaut 9,550 detik dari Raul Fernandez.

Hasil itu menjadi lanjutan dari performa kurang meyakinkan Marc di Silverstone. Sebelumnya, pembalap Ducati Lenovo tersebut hanya mampu finis kesembilan dalam Sprint.

Silverstone kembali menjadi trek yang sulit ditaklukkan Marc. Karakter lintasan yang cepat dan tuntutan fisik tinggi membuatnya kesulitan menjaga kecepatan hingga lap terakhir.

Persaingan di belakang trio Aprilia berlangsung lebih ketat. Alex Marquez dan Pedro Acosta menjadi dua pembalap yang paling dekat dengan perebutan podium.

Alex akhirnya menjadi pembalap Ducati terbaik setelah finis keempat. Adik Marc Marquez itu bahkan sempat menekan Bezzecchi untuk merebut posisi ketiga hingga lap-lap terakhir.

Namun, tekanan tersebut belum cukup. Alex harus puas di posisi keempat dengan selisih 4,702 detik dari Raul.

Pedro Acosta melengkapi lima besar. Pembalap Red Bull KTM itu finis di depan Fabio Di Giannantonio yang menempati posisi keenam.

Kemenangan Raul sekaligus menjadi panggung besar bagi Aprilia. Tiga pembalap mereka menguasai tiga posisi teratas di Silverstone dan menegaskan kekuatan pabrikan tersebut pada MotoGP Inggris 2026.

Hasil MotoGP Inggris 2026

  1. Raul Fernandez — Trackhouse Aprilia, 39 menit 45,930 detik
  2. Jorge Martin — Aprilia Racing, +2,538 detik
  3. Marco Bezzecchi — Aprilia Racing, +3,393 detik
  4. Alex Marquez — BK8 Gresini Ducati, +4,702 detik
  5. Pedro Acosta — Red Bull KTM, +6,256 detik
  6. Fabio Di Giannantonio — Pertamina VR46 Ducati, +6,382 detik
  7. Marc Marquez — Ducati Lenovo, +9,550 detik
  8. Brad Binder — Red Bull KTM, +22,288 detik
  9. Luca Marini — Honda HRC Castrol, +23,845 detik
  10. Diogo Moreira — Pro Honda LCR, +25,411 detik
  11. Franco Morbidelli — Pertamina VR46 Ducati, +26,301 detik
  12. Fabio Quartararo — Monster Yamaha, +26,883 detik
  13. Jack Miller — Pramac Yamaha, +29,458 detik
  14. Pol Espargaro — Red Bull KTM Tech3, +41,310 detik
  15. Toprak Razgatlioglu — Pramac Yamaha, +41,492 detik
  16. Augusto Fernandez — Yamaha Factory Racing, +42,379 detik

Gagal finis:

  • Francesco Bagnaia — Ducati Lenovo
  • Cal Crutchlow — Castrol Honda LCR
  • Iker Lecuona — BK8 Gresini Ducati
  • Enea Bastianini — Red Bull KTM Tech3
  • Alex Rins — Monster Yamaha
  • Joan Mir — Honda HRC Castrol
Continue Reading