Connect with us

LakeyBanget

Prabowo Bertemu Pemilik Chelsea, Dihadiahi Jersey Reece James

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menerima jersey kapten Chelsea, Reece James, dari pemilik klub tersebut, Todd L. Boehly, dalam pertemuan di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (20/2).

Kabar tersebut diunggah melalui akun Instagram Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pada Sabtu (21/2). Dalam unggahan itu, tampak momen ketika Prabowo menerima jersey Chelsea langsung dari Boehly.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam agenda diskusi antara Prabowo dan 11 pengusaha Amerika Serikat. Para pengusaha itu diketahui telah menjalin kemitraan bisnis dengan Danantara, lembaga pengelola investasi Indonesia yang mengelola aset badan usaha milik negara (BUMN). Sejak dibentuk pada Februari 2025, Danantara aktif memperluas jaringan dan relasi bisnis internasional.

“Para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia sebagai pemilik aset terbesar BUMN,” tulis Sekretariat Kabinet dalam keterangan unggahan tersebut.

Dalam keterangan foto yang sama, disebutkan bahwa Boehly hadir sebagai CEO Eldridge Industries sekaligus pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers.

Reece James sendiri merupakan kapten Chelsea yang telah membela klub asal London itu sejak 2018, meski sempat dipinjamkan ke Wigan Athletic pada musim 2018/2019. Pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi bagian dari skuad Chelsea saat menjuarai Liga Champions musim 2020/2021. Ia juga memperkuat tim nasional Inggris yang menjadi runner-up Piala Eropa 2020.

Pertemuan Prabowo dengan para pengusaha Amerika ini menjadi bagian dari upaya mempererat kerja sama investasi antara Indonesia dan mitra internasional, khususnya melalui Danantara sebagai pengelola aset strategis negara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LakeyBanget

Ronaldo Puasa Ramadan Bareng Pemain Al Nassr

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, ternyata sempat menjalani puasa Ramadan selama dua hari saat membela Al Nassr. Ia melakukan hal tersebut untuk merasakan langsung pengalaman rekan-rekan setimnya yang beragama Islam.

Kisah tersebut diungkapkan mantan pemain Al Nassr, Shaye Sharahili, yang kini memperkuat Al Faisaly. Dalam perbincangan di siniar Thmanyah Sports, Sharahili menuturkan bahwa Ronaldo berinisiatif mencoba berpuasa pada Ramadan tahun lalu.

“Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain muslim Al Nassr selama Ramadan. Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim,” ujar Sharahili, seperti dikutip dari Tribuna, Sabtu (21/2).

Menurut Sharahili, pengalaman tersebut menunjukkan rasa hormat Ronaldo terhadap budaya dan tradisi sepak bola di Arab Saudi. Sejak bergabung dengan klub yang berlaga di Saudi Pro League pada 2023, Ronaldo memang harus beradaptasi dengan sejumlah kebiasaan baru.

Salah satu perubahan yang sempat membuatnya terkejut adalah jadwal latihan selama Ramadan. Jika biasanya latihan digelar pada sore hari, seluruh klub di Arab Saudi mengalihkannya ke malam hari guna menghindari suhu panas ekstrem dan risiko dehidrasi bagi pemain yang berpuasa.

Perubahan pola tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Ronaldo. Namun, seiring waktu, ia mampu menyesuaikan diri dengan ritme kompetisi dan tradisi yang berlaku. Sikap terbuka dan profesionalisme tinggi membuat Ronaldo dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan barunya.

Continue Reading

LakeyBanget

Zidane Sepakat Tangani Timnas Prancis, Mulai Kapan?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk menjadi pelatih tim nasional Prancis setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir.

Kabar tersebut diungkapkan oleh pakar transfer ternama, Fabrizio Romano. Dalam laporannya, Zidane disebut telah sepakat untuk mengambil alih kursi pelatih tim berjuluk Les Bleus seusai turnamen empat tahunan tersebut.

Jika resmi ditunjuk, Zidane berpeluang masuk ke dalam kelompok elite yang mampu menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih. Saat masih aktif bermain, ia sukses membawa Prancis menjadi juara dunia 1998. Dengan rekam jejak kepelatihan yang impresif serta materi pemain yang mumpuni, peluang itu dinilai terbuka lebar.

Skuad Prancis saat ini dihuni sejumlah pemain bintang seperti Kylian Mbappé, Michael Olise, Bradley Barcola, Rayan Cherki, Eduardo Camavinga, William Saliba, serta Mike Maignan. Kombinasi pemain muda dan berpengalaman membuat Prancis tetap menjadi salah satu kandidat kuat di setiap turnamen besar.

Dalam karier kepelatihannya, Zidane mencatat kesuksesan gemilang bersama Real Madrid. Ia mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun—sebuah pencapaian langka yang sulit ditandingi pelatih lain.

Adapun hingga Piala Dunia 2026 nanti, timnas Prancis masih akan ditangani oleh Didier Deschamps. Deschamps, yang merupakan rekan seangkatan Zidane, telah menyatakan akan mundur setelah turnamen tersebut. Ia merasa masa baktinya bersama tim nasional akan berakhir di sana.

Di bawah kepemimpinan Deschamps, Prancis meraih gelar Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Kroasia 4-2 di final. Empat tahun berselang, Prancis kembali melaju ke partai puncak namun harus puas menjadi runner-up setelah kalah adu penalti dari Argentina.

Dengan rencana transisi ini, publik Prancis kini menantikan era baru bersama Zidane, sosok yang diharapkan mampu melanjutkan tradisi prestasi Les Bleus di panggung dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Viral Alumni Bangga Anak Jadi WNA, LPDP Respon Begini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com -Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merespons polemik di media sosial terkait unggahan seorang alumnus yang memamerkan keberhasilan anaknya memperoleh paspor Inggris. Klarifikasi tersebut disampaikan LPDP melalui akun resmi di platform X, Jumat (20/2).

Dalam pernyataannya, LPDP menanggapi isu yang ramai diperbincangkan dengan tajuk “Awardee LPDP Bangga Anak Menjadi WNA”. Lembaga menyayangkan sikap salah satu alumninya, berinisial DS, yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai yang ditanamkan kepada seluruh penerima beasiswa.

“LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa,” tulis LPDP dalam unggahan tersebut.

LPDP menegaskan bahwa setiap awardee dan alumni memiliki kewajiban melaksanakan masa kontribusi di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun.

Dalam kasus DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi yang harus dijalankan adalah lima tahun. LPDP menjelaskan bahwa DS telah menyelesaikan studi magister (S2) dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh kewajiban pengabdiannya sesuai ketentuan. Dengan demikian, secara hukum tidak ada lagi perikatan antara LPDP dan yang bersangkutan.

Meski begitu, LPDP menyatakan akan tetap mengomunikasikan hal ini kepada DS agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahami kembali kewajiban kebangsaan sebagai penerima beasiswa negara.

Selain DS, perhatian publik juga tertuju pada suaminya, AP, yang juga merupakan alumnus LPDP. Lembaga mengungkapkan adanya dugaan bahwa AP belum menyelesaikan kewajiban kontribusi setelah menyelesaikan studi.

Saat ini, LPDP tengah melakukan pendalaman internal. Jika terbukti belum memenuhi kewajiban, AP akan dipanggil untuk klarifikasi dan berpotensi dikenai sanksi hingga pengembalian seluruh dana beasiswa.

“LPDP akan melakukan pemanggilan kepada AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” demikian pernyataan lembaga.

Sebelumnya, DS melalui akun media sosialnya menyampaikan permohonan maaf terbuka atas pernyataan yang menuai kontroversi. Ungkapan “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan” menjadi sorotan warganet dan memicu perdebatan luas.

Dalam klarifikasinya, DS menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut.

Ke depan, LPDP menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta menjaga integritas institusi demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.

Continue Reading

LakeyBanget

Lukisan ‘Kuda Api’ Karya SBY Laku Rp 6,5 Miliar, Siapa Pembelinya?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pengusaha tambang batu bara, Low Tuck Kwong, kembali menjadi sorotan setelah memenangkan lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), senilai Rp 6,5 miliar. Lelang tersebut digelar dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Djakarta Theater, Rabu (18/2/2026).

Lukisan berjudul “Kuat Laksana Kuda Api” awalnya dibuka dengan harga Rp 200 juta. Penawaran terus melonjak tajam hingga menembus angka miliaran rupiah. Sejumlah tokoh turut meramaikan lelang, di antaranya Hermanto Tanoko, Deddy Corbuzier, dan Dewi Kam.

Tawaran Rp 6 miliar sempat diajukan sebelum akhirnya dikalahkan oleh Low Tuck Kwong yang memastikan kemenangan dengan angka Rp 6,5 miliar.

Kurator sekaligus pemilik Sidharta Auctioneer, Amir Sidharta, menilai tingginya harga lukisan tidak lepas dari status SBY sebagai mantan presiden serta tujuan lelang yang bersifat amal.

“Kenapa bisa dihargai nominal itu karena alasannya itu lelang amal. Jadi lukisan itu hanya sejenis simbol saja. Tetapi, nama SBY juga membantu penawaran naik sampai harga itu,” ujar Amir, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, jika tidak dalam konteks lelang amal, nilai karya SBY kemungkinan berada di kisaran Rp 300 juta hingga Rp 500 juta, sebagaimana penjualan pada pameran sebelumnya.

Tema “Kuda Api” juga dinilai relevan dengan momentum Imlek 2026, yang bertepatan dengan shio kuda. Lukisan bernuansa biru itu menampilkan sosok kuda gelap yang tengah berlari dengan percikan api di tubuhnya, menambah daya tarik di mata kolektor.

Dana hasil lelang sebesar Rp 6,5 miliar tersebut diumumkan akan dialokasikan untuk kegiatan sosial dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera.

Low Tuck Kwong dikenal sebagai pendiri dan pemilik Bayan Resources, salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan tersebut melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2008 dengan kode BYAN.

Lahir di Singapura pada 17 April 1948, Low memulai karier dari bisnis konstruksi keluarga sebelum hijrah ke Indonesia pada awal 1970-an. Pada akhir 1990-an, ia mengakuisisi tambang pertamanya melalui PT Gunungbayan Pratamacoal yang menjadi cikal bakal Bayan Resources.

Selain bisnis batu bara, Low juga mengendalikan perusahaan energi berbasis Singapura, Metis Energy, serta memiliki kepentingan di sejumlah perusahaan lain seperti Samindo Resources.

Dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes akhir 2025, Low Tuck Kwong menempati posisi kedua dengan kekayaan sekitar US$23,7 miliar. Ia berada di bawah Prajogo Pangestu dan di atas nama-nama besar seperti Robert Budi Hartono serta Michael Hartono.

Aksi Low memenangkan lelang lukisan SBY kali ini tidak hanya mempertegas reputasinya sebagai pengusaha papan atas, tetapi juga menunjukkan keterlibatannya dalam kegiatan filantropi. Hasil lelang “Kuda Api” pun dipastikan akan mengalir untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan.

Continue Reading

LakeyBanget

Didukung Klub, Hugo Ekitike Antusias Lakoni Puasa Ramadan di Anfield

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penyerang anyar Liverpool, Hugo Ekitike, mengungkapkan antusiasmenya menjalani ibadah puasa Ramadan 2026 bersama klub barunya di Anfield. Bagi striker asal Prancis tersebut, Ramadan tahun ini terasa istimewa karena menjadi yang pertama ia jalani sebagai pemain The Reds.

Ekitike menilai lingkungan Liverpool sangat ramah bagi pemain Muslim. Kehadiran sejumlah rekan setim yang juga beragama Islam seperti Mohamed Salah dan Ibrahima Konate membuatnya semakin tenang dalam menjalankan ibadah di Merseyside.

Dalam wawancara bersama kanal resmi Liverpool FC, Ekitike menegaskan bahwa Ramadan merupakan momen penting untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan keluarga.

“Saya Hugo Ekitike dan saya seorang Muslim. Saya pikir Ramadan adalah bulan yang indah untuk merasa lebih dekat dengan agama dan keluarga Anda,” ujarnya.

Striker berusia 23 tahun itu menyebut Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak kebaikan dan memperkuat iman. Ia juga mengaku menikmati tradisi berbuka puasa bersama orang-orang terdekat.

“Saya menyambut orang-orang ke rumah saya dan kami berbagi buka puasa bersama. Saya mencoba untuk lebih dekat dengan Tuhan daripada biasanya,” kata Ekitike.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sebagai seorang Muslim, dirinya selalu berusaha menjaga kedekatan spiritual, tidak hanya saat Ramadan.

Ekitike juga memastikan bahwa klub memberikan dukungan penuh kepada para pemain Muslim selama menjalani ibadah puasa. “Kami memiliki beberapa pemain Muslim di tim, jadi saya tahu klub akan membantu kami melewati bulan ini. Kami sudah membicarakannya, dan saya tahu kami mendapat dukungan penuh dari klub. Saya sangat bersemangat tentang hal itu,” tuturnya.

Ekitike resmi bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2025 setelah direkrut dari Eintracht Frankfurt dengan nilai transfer sekitar 95 juta euro. Ia menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi enam tahun yang akan mengikatnya hingga Juni 2031.

Sejauh ini, Ekitike telah tampil dalam 23 pertandingan Liga Inggris dan mencatatkan 10 gol serta dua assist, menandai awal yang menjanjikan dalam kariernya bersama klub raksasa asal Merseyside tersebut.

Continue Reading

LakeyBanget

Debut di Korea Selatan, Jumbo Tembus 6 Besar Box Office

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Film animasi Indonesia, Jumbo, resmi memulai penayangannya di Korea Selatan pada 18 Februari 2026, hampir satu tahun setelah dirilis di Indonesia pada 31 Maret 2025. Pada hari perdananya, Jumbo langsung mencatatkan prestasi dengan menembus enam besar box office harian.

Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea (KOFIC), Jumbo meraih 12.648 penonton di hari pertama, dengan pendapatan setara US$79.239. Perolehan tersebut menempatkan film ini di posisi keenam daftar film terlaris harian di Korea Selatan.

Pada hari debutnya, Jumbo berhasil melampaui film melodrama romantis Once We Were Us yang telah tayang sejak 31 Desember 2025. Namun, Jumbo masih berada di bawah sejumlah judul lain seperti The King’s Warden, Humint, Choir of God, Number One, serta Ghost-Calling App: O.

Namun, posisi Jumbo mengalami perubahan signifikan pada hari kedua penayangan. Film tersebut turun dari daftar 10 besar dan berada di peringkat ke-11 box office harian. Pada hari kedua, Jumbo membukukan 2.547 tiket dengan pendapatan setara US$16.476. Perolehan itu membuatnya disalip oleh Sentimental Value, yang juga mulai tayang pada 18 Februari.

Korea Selatan menjadi salah satu dari puluhan negara tujuan distribusi internasional Jumbo. Film ini sebelumnya diumumkan telah mendapatkan hak distribusi di 40 negara, meningkat dari pernyataan kreatornya, Ryan Adriandhy, pada Juni 2025 yang menyebut Jumbo akan tayang di 17 negara.

Selain Korea Selatan, Jumbo juga telah diputar di sejumlah negara lain, termasuk Rusia, Belarus, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Taiwan, dan Uni Emirat Arab.

Jumbo mengisahkan petualangan Don, seorang anak laki-laki yang bertekad menampilkan pertunjukan dari buku dongeng peninggalan kedua orang tuanya. Meski kerap diejek dan diremehkan, Don tidak sendiri. Ia didukung oleh sang Oma serta dua sahabatnya, Nurman dan Mae. Dalam perjalanan itu, mereka bertemu Meri, seorang anak perempuan dari dunia lain yang tengah mencari kedua orang tuanya.

Continue Reading

LakeyBanget

Siapkan Skema Beasiswa, Kemdiktisaintek-Kemenpora Sinkronkan Data Atlet

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas bagi talenta muda, termasuk atlet berprestasi nasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan skema beasiswa berbasis integrasi data atlet agar lebih tepat sasaran, sistematis, dan akuntabel.

Komitmen itu disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, saat menerima audiensi Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

“Jangan sampai di bidang akademik para atlet tidak maksimal, maupun di bidang olahraganya tidak bertumbuh,” tegas Menteri Brian.

Pertemuan tersebut membahas integrasi data atlet nasional sebagai fondasi perumusan kebijakan beasiswa yang lebih presisi. Dengan basis data yang dikelola bersama, proses identifikasi, seleksi, hingga pemantauan studi atlet dapat dilakukan secara terukur dan transparan.

“Dengan basis data yang terkelola bersama, proses identifikasi, seleksi, hingga pemantauan studi atlet dapat dilakukan secara lebih sistematis dan akuntabel,” jelasnya.

Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan intervensi kebijakan tepat sasaran, terutama bagi atlet yang tengah menjalani pembinaan prestasi maupun yang telah mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Kebijakan tersebut juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas pembangunan nasional. Pengembangan talenta unggul, menurut pemerintah, tidak hanya melalui capaian akademik, tetapi juga prestasi olahraga yang membawa nama bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Erick menekankan pentingnya penguatan skema beasiswa bagi atlet agar tidak hanya menjamin akses pendidikan tinggi, tetapi juga memastikan keberlanjutan karier setelah masa kompetisi berakhir.

“Kita perlu sistem yang jelas, supaya pembinaan olahraga tetap optimal dan pendidikan mereka juga tidak tertinggal,” ujarnya.

Ke depan, kolaborasi teknis antara Kemdiktisaintek dan Kementerian Pemuda dan Olahraga akan difokuskan pada pengembangan serta pemanfaatan database atlet secara terpadu. Skema ini diharapkan menjadi model sinergi lintas kementerian dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan adaptif.

Mendiktisaintek menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi fondasi keberlanjutan prestasi generasi muda—baik di bidang akademik maupun olahraga. Negara hadir memastikan para atlet memiliki kepastian masa depan, tidak hanya saat berjaya di arena kompetisi, tetapi juga ketika memasuki fase profesional dan sosial berikutnya.

Sinergi ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam membangun sistem yang terintegrasi, transparan, dan berorientasi masa depan. Melalui beasiswa terstruktur berbasis data, Indonesia meneguhkan komitmen melahirkan SDM unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Continue Reading

LakeyBanget

Bek Al Nassr Resmi Jadi Mualaf Jelang Ramadhan, Haru Jalani Puasa Perdana

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Bek tengah tim putri Al Nassr Women, Kathellen Sousa, resmi memeluk agama Islam hanya beberapa hari sebelum datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh klub melalui unggahan di media sosial resmi mereka.

Dalam pernyataannya, Al Nassr turut membagikan momen istimewa tersebut kepada publik.

“Kami turut berbagi momen istimewa dalam hidup pemain kami, Kathleen Sousa, dengan pengumumannya masuk Islam, memohon kepada Allah agar memberinya keteguhan dan mengisi hatinya dengan ketenangan dan kedamaian,” tulis Al Nassr Women.

Dalam video yang diunggah klub, prosesi peresmian keislaman pemain asal Brasil itu berlangsung penuh kebahagiaan. Kathellen tampak terharu hingga menitikkan air mata saat menerima kejutan dan dukungan dari rekan-rekan setimnya.

Pemain berusia 29 tahun yang pernah memperkuat tim putri Real Madrid Femenino tersebut mengungkapkan alasannya mengambil keputusan besar dalam hidupnya.

“Saya datang ke sini untuk mencoba menemukan jalan yang tepat dan menjadi orang terbaik yang saya bisa,” ujar Kathellen.

Tak hanya melalui klub, Kathellen juga membagikan kabar bahagia itu lewat akun media sosial pribadinya. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan momen kebersamaan dengan umat Muslim lainnya.

“Langkah kecil, mencari jalan yang tepat, mencari perubahan, menghargai anugerah hidup,” tulisnya.

Ramadhan tahun ini menjadi pengalaman puasa pertama bagi Kathellen sebagai seorang Muslimah. Ia pun mengaku menikmati suasana dan nilai kebersamaan yang terasa kuat selama bulan suci.

“Saya suka periode Ramadhan. Karena bagaimana orang-orang mencoba untuk menjaga setiap detail, membantu satu sama lain. Saya suka itu,” tuturnya.

Keputusan Kathellen memeluk Islam menambah daftar atlet internasional yang menemukan perjalanan spiritual baru dalam karier mereka, sekaligus menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai momen yang tak terlupakan dalam hidupnya.

Continue Reading

LakeyBanget

FIFA Tawarkan 4 Program Usai Gabung Board of Peace, Apa Saja?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – FIFA resmi menjalin kemitraan strategis dengan Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump untuk mendukung proses pemulihan Gaza melalui sepak bola.

Peresmian kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Markas Besar Institut Perdamaian Donald J. Trump, Amerika Serikat, pada Kamis (19/2) waktu setempat atau Jumat (20/2) WIB.

Penandatanganan dilakukan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino, Dewan Eksekutif Perdamaian Gaza Yakir Gabay, Perwakilan Tinggi Gaza Nickolay Mladenov, serta Administrasi Gaza Ali Shaath.

Dalam kemitraan ini, FIFA akan menyusun kerangka kerja jangka panjang guna membangun ekosistem sepak bola di Gaza, termasuk infrastruktur, program komunitas, serta peluang ekonomi berbasis olahraga.

“FIFA dan Board of Peace telah menandatangani perjanjian kemitraan penting yang akan mendorong investasi sepak bola untuk tujuan membantu proses pemulihan di wilayah pasca-konflik,” ujar Infantino dalam rilis resmi FIFA.

Ia menegaskan, FIFA ingin semakin banyak masyarakat di seluruh dunia dapat berpartisipasi dalam sepak bola dan merasakan manfaat dari peluang yang tercipta melalui olahraga tersebut.

Dalam dokumen kerja sama tersebut, FIFA merancang empat fase pembangunan yang akan dijalankan secara bertahap di Gaza, Palestina.

1. Fase Aktivasi Komunitas (3–6 bulan)
Pada tahap awal, FIFA menargetkan pembangunan 50 lapangan mini lengkap dengan fasilitas pendukungnya. Program ini bertujuan menggerakkan kembali aktivitas masyarakat melalui sepak bola.

2. Fase Infrastruktur Profesional (1 tahun)
FIFA berencana membangun lima lapangan sepak bola standar yang diharapkan dapat menjadi fondasi lahirnya klub-klub lokal di Gaza.

3. Pembentukan Akademi FIFA (18–36 bulan)
Tahap ini mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan sepak bola. Akademi dirancang untuk mencetak generasi muda yang unggul secara akademik dan olahraga.

4. Pembangunan Stadion Nasional (18–36 bulan)
Sebagai puncak program, FIFA menargetkan pembangunan stadion nasional berkapasitas 20 ribu penonton yang diharapkan menjadi simbol kebangkitan sepak bola Gaza dalam tiga tahun ke depan.

Melalui empat program tersebut, FIFA dan Board of Peace menargetkan sepak bola tak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga instrumen pemulihan sosial dan ekonomi bagi masyarakat Gaza pasca-konflik.

Continue Reading

LakeyBanget

Lamine Yamal Jalani Puasa Ramadan, Barcelona Siapkan Program Khusus

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Barcelona menyiapkan perlakuan khusus bagi Lamine Yamal selama menjalani ibadah puasa Ramadan. Langkah ini dilakukan guna memastikan sang pemain tetap berada dalam kondisi fisik optimal di tengah tuntutan kompetisi yang padat.

Sebagai muslim yang taat, Yamal menjalankan kewajiban berpuasa serta salat lima waktu. Di sisi lain, pemain berusia 18 tahun tersebut tetap dituntut tampil maksimal bersama tim utama Blaugrana di setiap pertandingan.

Menurut laporan media Spanyol, AS, Barcelona menerapkan program nutrisi khusus untuk meminimalkan dampak puasa terhadap kebugaran sang pemain. Klub memastikan asupan gizi Yamal tetap terjaga melalui pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet profesional.

Langkah ini bukan hal baru bagi raksasa Catalan tersebut. Sebelumnya, sejumlah pemain muslim seperti Ousmane Dembele, Franck Kessie, dan Ansu Fati juga mendapatkan perhatian serupa saat menjalani puasa.

Staf klub kini berfokus pada kombinasi diet yang tepat serta pemberian nutrisi berkualitas guna menjaga stamina dan performa Yamal. Menu makanan disusun untuk menghindari konsumsi yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik di lapangan.

Selain pengaturan pola makan, aspek hidrasi juga menjadi perhatian utama. Tim medis Barcelona mengupayakan agar pemain tetap terhidrasi dengan baik sebelum pertandingan.

“Saya bangun jam empat pagi, sarapan dan makan siang, lalu pergi latihan dan tidak melakukan hal lain. Saya terhidrasi dengan elektrolit, pil yang saya minum karena membantu mencegah rasa haus di siang hari,” ujar Yamal menjelaskan rutinitasnya selama berpuasa.

Pertandingan melawan Levante UD pada pekan ke-25 La Liga akan menjadi laga pertama Yamal di periode Ramadan musim ini.

Musim lalu, ia dinilai mampu menjaga keseimbangan antara kewajiban ibadah dan tanggung jawab profesionalnya. Barcelona pun optimistis pendekatan serupa akan kembali membantu sang pemain mempertahankan performa terbaiknya sepanjang bulan suci.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



LakeyBanget2 minutes ago

Ronaldo Puasa Ramadan Bareng Pemain Al Nassr

LakeyBanget24 minutes ago

Prabowo Bertemu Pemilik Chelsea, Dihadiahi Jersey Reece James

Ruang Sujud13 hours ago

Ikuti Anjuran Nabi, Pria Ini Raih Kekayaan Rp208 Triliun

News14 hours ago

Jaga Populasi OAP, Provinsi Papua Tengah Lakukan ini

Review14 hours ago

Menelaah Paparan Prabowo Tentang Transformasi Nasional Hingga Sekolah Digital

News15 hours ago

Trump Umumkan Kebijakan Tarif Global Baru Setelah Putusan Mahkamah Agung

News15 hours ago

Ribuan Produk Indonesia Mendadak Nol Persen ke AS, Apa Saja?

News15 hours ago

Puasa, Ritme Tubuh, dan Isyarat yang Sering Kita Abaikan

News15 hours ago

Kontribusi Pendidikan Vokasi di Balik Program Makan Bergizi Gratis

LakeyBanget16 hours ago

Zidane Sepakat Tangani Timnas Prancis, Mulai Kapan?

LakeyBanget16 hours ago

Viral Alumni Bangga Anak Jadi WNA, LPDP Respon Begini

LakeyBanget16 hours ago

Lukisan ‘Kuda Api’ Karya SBY Laku Rp 6,5 Miliar, Siapa Pembelinya?

LakeyBanget1 day ago

Didukung Klub, Hugo Ekitike Antusias Lakoni Puasa Ramadan di Anfield

LakeyBanget1 day ago

Debut di Korea Selatan, Jumbo Tembus 6 Besar Box Office

LakeyBanget1 day ago

Siapkan Skema Beasiswa, Kemdiktisaintek-Kemenpora Sinkronkan Data Atlet

News1 day ago

Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF, Indonesia Siap Bawa Misi Perdamaian di Gaza

Ruang Sujud1 day ago

Ramadan Dan Momentum Kepulangan Kepada Tuhan

News1 day ago

Anggaran Pendidikan Dipastikan Naik, Tak Terpangkas MBG

News2 days ago

Di Gala Ifthar Prabowo Tegaskan Komitmen Perjanjian Dagang AS

News2 days ago

Geram!Kapolri Perintahkan Seluruh Anggota Kepolisian Lakukan Tes Urine

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.