Connect with us

News

Bangun Budaya Pendidikan dengan Jurnal Digital 7 KAIH

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Membangun karakter anak tidak cukup hanya melalui nasihat di ruang kelas. Perlu proses yang konsisten, terukur, dan melibatkan sekolah serta keluarga. Berangkat dari keyakinan tersebut, SMP 2 Kudus menghadirkan Aplikasi Jurnal 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), sebuah platform digital yang menjadi wadah pencatatan implementasi kebiasaan positif murid sekaligus mendukung transformasi layanan pendidikan berbasis data.

Melalui aplikasi berbasis laman ini, perjalanan pembentukan karakter peserta didik tidak lagi tercatat di lembar-lembar jurnal yang rentan hilang atau rusak. Seluruh rekam jejak perkembangan murid kini tersimpan secara digital, sehingga dapat dipantau lebih cepat, akurat, dan mudah diakses oleh guru, orang tua, maupun manajemen sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas hadirnya aplikasi ini. Ia berharap, 7KAIH akan dapat terus diimplementasikan dengan baik. Sebab, ia menyakini, “Kebiasaan orang menentukan kesuksesannya. Biasakan bangun pagi lalu beribadah dan berolahraga. Biasakan hidup sehat karena sehatmu adalah hidupmu,” ujarnya di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (31/7). 

Bagi SMP 2 Kudus, digitalisasi bukan semata menghadirkan teknologi, melainkan membangun budaya pendidikan yang lebih responsif, transparan, dan berbasis data. Kepala SMP 2 Kudus, In Setyorini, mengatakan inovasi tersebut lahir sebagai respons atas kebutuhan sekolah menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap era digital sekaligus memperkuat implementasi 7KAIH yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Jurnal Digital 7 KAIH bukan hanya alat pencatatan, tetapi menjadi ruang kolaborasi antara murid, guru, dan orang tua. Data yang tersaji membantu kami memahami perkembangan karakter peserta didik secara utuh sehingga langkah pembinaan dapat dilakukan lebih tepat,” ujarnya.

M. Nur Faizin, Guru Mata Pelajaran IPA yang menggagas aplikasi ini menjelaskan, melalui sistem yang terintegrasi, guru dapat memantau kebiasaan harian murid, melakukan deteksi dini apabila muncul persoalan, sekaligus memberikan apresiasi terhadap setiap perilaku positif. Orang tua pun memperoleh gambaran perkembangan anak secara objektif sehingga komunikasi dengan sekolah menjadi lebih terbuka.

“Misalkan anak menuliskan bangun jam 05.00, orang tua bisa ikut memvalidasi. Orang tua bisa login, istilahnya memberi paraf kalau dalam laporan manual pada umumnya. Orang tua bisa memberikan komentar di aplikasi jika kenyataan pelaksanaannya di rumah berbeda dengan laporan yang diisikan anak,” terangnya ketika menjelaskan efektivitas aplikasi ini mendorong peran orang tua berpartisipasi mengembangkan karakter anak.  

Sosialisasi Jurnal Digital 7 KAIH ini kata Faizin akan semakin gencar dilakukan kepada orang tua pada Agustus mendatang. Harapannya, Jurnal Digital 7 KAIH menjadi fondasi lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berkarakter tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Capaian akademik itu tidak menentukan kesuksesan seseorang karena 80 persennya ditentukan oleh karakter. Maka, dengan adanya jurnal ini, saya harap anak-anak bisa jujur mengisi jurnal hariannya dan terus semangat memperbaiki diri karakternya,” tuturnya. 

Salah satu murid kelas 9 SMP 2 Kudus, Indigo A, menyampaikan kesannya menggunakan aplikasi Jurnal Digital 7 KAIH. “Pengisiannya simpel banget. Ada pilihan aktivitas 7KAIH, kita tinggal menjelaskan waktu kita mengerjakan aktivitas dan terakhir ada catatan refleksi,” ungkapnya yang senang mengisi jurnal melalui HP dibandingkan secara manual.

Menurut Indigo, jurnal ini menjadi alat komunikasi yang efektif untuk membantu orang tuanya memantau kebiasaannya. Dengan demikian, penerapan 7KAIH berjalan berkesinambungan baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, karena orang tua dapat ikut memantau aktivitas anak, maka ia termotivasi untuk mengisi jurnal dengan jujur.

“Mengisi dengan jujur, membuat orang tua percaya dengan kita. Guru dan orang tua juga bisa menilai karakter kita apa adanya. Jurnal ini bisa menjadi refleksi supaya kita bisa tumbuh dengan karakter yang lebih baik,” imbuhnya yang mulai aktif mengisi Jurnal Digital 7 KAIH sejak 13 Juli 2026. 

Pada kesempatan ini, Indigo dan rekan sebayanya Ahza mempraktikkan cara kerja Jurnal Digital 7 KAIH menggunakan Interactive Flat Panel (IFP). Dengan antusias, keduanya menjelaskan cara login, mengisi aktivitas, dan mensimulasikan cara orang tua memantau jurnal anak. 

Dalam sesi dialog dengan Mendikdasmen, Ahza mengungkapkan bahwa aplikasi Jurnal Digital 7 KAIH menjadi solusi untuk melatih kedisiplinan bangun pagi pukul 04.00. “Orang tua saya juga mendukung karena bisa mengontrol keseharian saya,” pungkas Ahza.

News

Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan mendapat apresiasi dari kalangan dunia usaha. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mulyadi Jayabaya, menilai program-program pemerintah telah memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat kecil dan petani.

Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jayabaya menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, khususnya di desa dan wilayah terpencil yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.

“Itu anak sekolah di desa-desa terpencil, Pak. Makan pagi, makan siang juga tidak, Pak. Tapi dengan adanya MBG, program Pak Prabowo ini, ini luar biasa, Pak,” ungkapnya dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/07/2026).

Jayabaya juga mengapresiasi langkah Presiden yang menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah. Kebijakan tersebut dinilainya penting untuk memastikan kebutuhan pangan bagi sekitar 280 juta penduduk Indonesia dapat dipenuhi melalui peningkatan produksi dalam negeri.

“Tapi dengan Presiden Bapak, Bapak melakukan adalah langkah nomor wahid ketahanan pangan. Ketersediaan pangan, ya. Ini sangat kita dukung, Pak,” tuturnya.

Dalam mendukung agenda tersebut, Jayabaya mendorong penguatan penyediaan bibit unggul yang disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah, peningkatan akses pembiayaan petani, serta optimalisasi peran penyuluh pertanian lapangan. Langkah tersebut diperlukan agar produktivitas dan kesejahteraan petani terus meningkat.

Ia turut mengapresiasi penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk yang telah dilakukan pemerintah. Menurutnya, perbaikan kebijakan tersebut telah membantu mengurangi panjangnya birokrasi yang selama ini menyulitkan petani memperoleh pupuk.

“Yang ketiga, Pak Presiden, adalah pupuk. Pupuk ini sudah diubah sekarang. Sudah bagus, Pak. Saya dulu bicara kepada Bapak, waktu Bapak kampanye, Pak, yang sulit petani itu pupuk,” ucapnya.

Selain sektor pangan, Jayabaya menyampaikan besarnya potensi investasi di daerah, termasuk pengembangan kawasan industri dan masuknya investasi industri garmen ke Kabupaten Lebak, Banten. Ia meyakini kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, dan ketersediaan energi akan makin memperkuat daya tarik Indonesia di mata investor global.

Jayabaya menyampaikan bahwa arahan Presiden memberikan keyakinan kepada dunia usaha untuk terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah. Kadin, menurutnya, siap mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kali ini ber-partner dengan pemerintah dan kita siap mendukung langkah Pak Prabowo,” ujar Jayabaya

Continue Reading

News

Perang Terbuka Membangun Otak AI untuk Sepak Bola

Arsenal memimpin revolusi taktik sepak bola dengan investasi pada AI, merekrut insinyur riset untuk analisis canggih. Pelajari bagaimana AI membentuk masa depan strategi lapangan hijau.

Umar Satiri

Published

on

LAYAR menyala di tengah malam. Notifikasi kecil muncul di sudut kanan atas. Satu unggahan. Bukan gol. Bukan gosip transfer. Sebaris teks dari seorang insinyur bernama Karun Singh.

Foto profilnya kecil. Bio-nya singkat: Research Engineer di Arsenal, lulusan Cornell. Namun unggahannya menyalakan lini masa.

Ia mengumumkan lowongan. Klubnya sedang mencari satu orang lagi untuk duduk di antara data dan lapangan hijau—untuk menerjemahkan riset kecerdasan buatan menjadi alat yang bisa dipakai pelatih dan analis, hari Senin pagi, sebelum sesi latihan dimulai.

Singkat, tapi cukup untuk membuat sebagian orang bertanya-tanya. Klub sepak bola, kini mencari insinyur riset seperti mencari gelandang bertahan.

Yang paling diingat orang dari unggahan itu adalah satu kalimat yang ia tulis dengan huruf kapital di tengah kalimat lain,”Kami sedang membangun model AI canggih untuk bidang sepak bola.” Kalimat pendek. Tapi menyiratkan ambisi besar: peran itu difokuskan untuk membangun lapisan aplikasi dari riset internal Arsenal, agar temuan-temuan algoritmik itu benar-benar sampai ke ruang taktik dan ruang analisis, bukan berhenti di laporan akademis.

Transformasi The Gunners

Ada alasan kenapa unggahan itu terasa pas dengan momentumnya. Arsenal bukan sedang di titik nadir yang mencari jalan keluar lewat teknologi. Mereka justru baru saja menutup penantian dua puluh dua tahun.

Musim 2025/2026 menjadi musim yang akan terus dikenang di Emirates Stadium. Setelah tiga musim beruntun hanya finis sebagai runner-up, Arsenal akhirnya mengunci gelar Premier League lewat kemenangan 2-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park, akhir Mei lalu—gelar liga pertama mereka sejak era “The Invincibles” 2003/2004. Perayaan trofi itu bahkan memecahkan rekor penonton siaran langsung, jauh melampaui selebrasi juara klub-klub Inggris lain musim sebelumnya.

Mikel Arteta, yang dulu diragukan banyak pihak, kini disebut sebagai arsitek di balik transformasi ini—memadukan skuad muda dengan mental juara yang terbentuk pelan-pelan lewat musim-musim yang menyakitkan sebelumnya.

Justru di titik kemenangan inilah lowongan Research Engineer itu muncul. Bukan tanda darurat, melainkan tanda ambisi lanjutan: klub yang baru menang tidak berhenti membangun. Departemen Analitik Arsenal, yang bekerja berdampingan dengan staf pelatih tim utama, tampaknya ingin memastikan keunggulan di atas lapangan itu punya penopang di balik layar—sistem yang bisa membaca pola, memprediksi risiko, dan mempercepat keputusan taktis jauh sebelum peluit dibunyikan.

Di Balik Layar

Untuk memahami ke mana arah pekerjaan semacam itu, ada baiknya menengok apa yang sudah lebih dulu terjadi di klub lain yang berjarak satu setengah jam penerbangan dari London: Barcelona.

Barça Innovation Hub, lembaga riset dan pendidikan milik klub itu, belum lama ini menerbitkan ulasan panjang berjudul AI and Computer Vision in Football: How Analytics Is Changing the Game. Isinya, singkatnya, adalah peta jalan tentang bagaimana kecerdasan buatan mengambil alih pekerjaan yang dulu sepenuhnya bergantung pada mata manusia.

Poin pertama yang mereka soroti adalah skala. Pasar kecerdasan buatan untuk olahraga diperkirakan bernilai lebih dari satu miliar dolar AS pada 2024, dan diproyeksikan berlipat dua kali dalam waktu enam tahun. Sepak bola menjadi motor utamanya—mulai dari sistem deteksi offside semi-otomatis yang mulai dipakai Premier League musim 2024/2025, sampai platform pencarian bakat yang mampu menyisir ribuan pemain di berbagai liga sekaligus.

Yang membuat era ini berbeda, menurut tulisan tersebut, bukan cuma soal jumlah data—sepak bola sudah mengoleksi statistik selama puluhan tahun. Yang baru adalah kemampuan menarik wawasan dari rekaman gambar, sesuatu yang dulunya murni mengandalkan insting pelatih dan mata analis. Sistem visi komputer kini bisa mencatat posisi tiap pemain lebih dari dua puluh lima kali per detik, membaca formasi yang terus berubah bentuk sepanjang pertandingan, dan mengukur hal-hal yang dulu dianggap terlalu subjektif untuk diberi angka.

Dari situ lahir lapisan analisis taktis yang lebih dalam: model expected goals yang menghitung peluang gol berdasarkan sudut tembakan dan posisi kiper, hingga sistem yang bisa mengenali pola pressing tim lawan hanya dari ratusan pertandingan yang telah diproses sebelumnya.

Perubahan paling dramatis, tulis Barça Innovation Hub, justru terjadi di ruang pencarian bakat. Cara lama—pemandu bakat menonton pertandingan penuh sambil berharap menangkap momen penting—kini digantikan platform yang bisa menyaring setiap menit rekaman dari liga di berbagai benua, lalu menyerahkan potongan video yang sudah terkurasi kepada pemandu bakat.

Namun artikel itu juga menyelipkan satu catatan penting: teknologi secanggih apa pun masih menghadapi kesenjangan akses. Sebuah studi dari ETH Zurich yang terbit Maret 2025 menyoroti bahwa meski klub-klub elite sudah punya departemen sains data sendiri, banyak klub lain masih kesulitan mengadopsi alat-alat ini. 

Studi tersebut menekankan pentingnya membuat teknologi AI dalam sepak bola lebih mudah diakses—bukan cuma jadi milik klub-klub dengan anggaran raksasa. Celah itu, di satu sisi, memberi keuntungan kompetitif bagi klub yang lebih dulu mengadopsi; di sisi lain, membuka ruang bagi perusahaan yang ingin membangun solusi untuk pasar yang lebih luas.

Continue Reading

News

Trans Sumatera Railway, Game Changer Pertumbuhan Ekonomi Pulau Sumatera

Inisiatif pembangunan Kereta Api Trans Sumatera oleh Presiden Prabowo Subianto akan menciptakan koridor ekonomi baru, mengintegrasikan transportasi darat modern di Pulau Sumatera.

Hendi Firdaus

Published

on

Oleh: Syafrudin Budiman, S.IP

PIDATO Presiden Prabowo Subianto di Semarang pada 30 Juli 2026 menjadi salah satu tonggak penting dalam pembangunan infrastruktur nasional. Presiden menegaskan keinginannya agar jaringan Kereta Api Trans Sumatera tersambung dari Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh.

Arahan tersebut bukan sekadar pembangunan rel kereta, melainkan visi besar membangun koridor ekonomi baru Indonesia yang terintegrasi dengan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Apabila kedua infrastruktur ini selesai, Sumatera akan memiliki sistem transportasi darat paling modern di Indonesia.

Kereta api akan menjadi tulang punggung angkutan massal penumpang dan logistik, sedangkan jalan tol menjadi jalur kendaraan pribadi, bus, dan distribusi barang berkecepatan tinggi.

Kapan Pembangunan Dimulai?

Hingga akhir Juli 2026 pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi groundbreaking. Namun Presiden telah memberikan arahan kepada Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk segera mempersiapkan proyek tersebut.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa proyek Trans Sumatera Railway akan dipercepat melalui berbagai skema pembiayaan di luar APBN, termasuk KPBU, investasi swasta, dan sovereign wealth fund, sehingga pemerintah tidak hanya mengandalkan anggaran negara.

Dengan proses perencanaan yang telah dimulai pada 2026, tahap awal pembangunan fisik diperkirakan dapat dimulai secara bertahap setelah penyelesaian desain teknis, pembebasan lahan, dan penutupan pendanaan.

Berapa Kebutuhan Anggarannya?

Pemerintah hingga kini belum merilis angka resmi. Namun apabila melihat panjang koridor Bakauheni-Banda Aceh sekitar 2.100–2.300 kilometer, kebutuhan investasi diperkirakan berada pada kisaran Rp450 triliun hingga Rp700 triliun, tergantung spesifikasi jalur, jumlah lintasan ganda, jembatan, terowongan, stasiun, depo, elektrifikasi, dan sistem persinyalan modern.

Investasi tersebut memang sangat besar, tetapi manfaat ekonominya diproyeksikan jauh lebih besar karena mampu menurunkan biaya logistik nasional, mempercepat distribusi hasil perkebunan, pertanian, industri, dan pelabuhan di sepanjang Pulau Sumatera.

Pembagian Koridor Pembangunan

Agar lebih realistis, proyek dapat dibangun bertahap dalam beberapa seksi utama:

• Bakauheni – Bandar Lampung

• Bandar Lampung – Palembang

• Palembang – Jambi

• Jambi – Pekanbaru

• Pekanbaru – Rantau Prapat

• Rantau Prapat – Medan

• Medan – Binjai – Langsa

• Langsa – Lhokseumawe

• Lhokseumawe – Banda Aceh

Pendekatan bertahap memungkinkan setiap seksi segera memberikan manfaat ekonomi tanpa harus menunggu keseluruhan jaringan selesai.

Sinergi dengan Jalan Tol Trans Sumatera

Yang lebih menarik, pembangunan Kereta Api Trans Sumatera akan berjalan berdampingan dengan Jalan Tol Trans Sumatera. Apabila kedua proyek ini tersambung penuh dari Lampung hingga Aceh, Indonesia akan memiliki dua moda transportasi darat utama yang saling melengkapi.

Kereta api menjadi pilihan utama untuk angkutan massal dan logistik berkapasitas besar dengan biaya rendah. Jalan tol menjadi jalur kendaraan pribadi, bus antarkota, logistik cepat, serta distribusi industri.

Model seperti ini telah terbukti sukses di Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan beberapa negara Eropa.

Dampak Ekonomi

Manfaat ekonomi proyek ini sangat luas. Pertama, biaya logistik nasional akan turun secara signifikan.

Kedua, distribusi hasil perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, batu bara, hingga hasil pertanian menjadi lebih cepat.

Ketiga, kawasan industri baru akan tumbuh di sepanjang jalur rel maupun jalan tol.

Keempat, investasi swasta akan meningkat karena akses transportasi semakin baik.

Kelima, sektor pariwisata akan berkembang karena mobilitas masyarakat semakin mudah.

Keenam, jutaan lapangan kerja akan tercipta selama tahap konstruksi maupun operasional.

Ketujuh, konektivitas antarprovinsi akan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Pulau Sumatera.

Momentum Indonesia Emas 2045

Visi Presiden Prabowo bukan hanya membangun rel kereta atau jalan tol, melainkan membangun masa depan Indonesia.

Ketika Kereta Api Trans Sumatera dan Jalan Tol Trans Sumatera benar-benar terhubung dari Bakauheni hingga Banda Aceh, maka Sumatera akan menjadi koridor ekonomi terbesar kedua setelah Pulau Jawa.

Pulau Sumatera memiliki sumber daya alam, kawasan industri, pelabuhan internasional, pusat energi, dan lahan pertanian yang sangat besar. Infrastruktur modern akan mempercepat seluruh potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi nasional.

Karena itu, percepatan pembangunan Kereta Api Trans Sumatera dan penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang, bukan sekadar proyek infrastruktur.

Apabila kedua proyek strategis nasional tersebut berhasil diwujudkan, Indonesia akan memiliki sistem transportasi darat yang cepat, aman, efisien, ramah lingkungan, dan mampu memperkuat daya saing ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

*Penulis adalah: Komisaris PT. Jasa Marga Related Business (JMRB)

Continue Reading

News

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Tarik Pasukan dari Gaza

Hamas bersedia melucuti senjata di Gaza asalkan Israel menarik pasukannya, demikian pernyataan resmi kelompok tersebut. Kesepakatan ini mencuat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya perjanjian damai.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kelompok Hamas menyatakan bersedia melucuti senjata di Jalur Gaza, namun hanya jika Israel memenuhi komitmennya untuk menarik pasukan secara bertahap dari wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Hamas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan pelucutan senjata Hamas melalui Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

“Kesepakatan telah tercapai mengenai masalah persenjataan. Selain itu, juga telah disepakati penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza,” kata seorang pejabat Hamas, dikutip AFP.

Hamas menegaskan implementasi kesepakatan bergantung pada kepatuhan Israel. Kelompok itu meminta negara-negara mediator dan Dewan Perdamaian memastikan seluruh isi perjanjian dijalankan sesuai komitmen.

Anggota tim negosiasi Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan konsesi tersebut diberikan demi menghentikan penderitaan warga Gaza. Menurutnya, pelucutan senjata tidak dapat dipisahkan dari penarikan militer Israel, pembentukan Komite Nasional, serta dimulainya proses rekonstruksi Gaza.

“Israel tidak akan campur tangan dalam isu pelucutan senjata. Komite Nasional yang akan menjalankan proses tersebut,” ujar Hamad.

Ia menegaskan Hamas tidak akan menjalankan tahapan apa pun dalam kesepakatan damai apabila Israel gagal memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian.

Hamad mengakui proses negosiasi berlangsung alot, namun Hamas berupaya mencapai formula terbaik yang tetap menjaga kepentingan nasional Palestina.

Sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Board of Peace berhasil mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata penuh Hamas dan seluruh kelompok bersenjata lainnya di Gaza. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut kesepakatan itu sebagai tonggak penting dalam implementasi “Rencana 20 Poin Trump” untuk mengakhiri perang di Gaza.

Trump mengatakan pelucutan senjata akan dilakukan secara bertahap seiring penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza. Setelah itu, Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) bersama kepolisian Palestina yang baru akan bertugas menjaga keamanan wilayah tersebut.

Continue Reading

News

Wamendikdasmen Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Spiritualitas dan Kepedulian Lingkungan

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menekankan integrasi spiritualitas dan kearifan lokal dalam pendidikan. Ini adalah upaya krusial untuk menciptakan generasi yang bertanggung jawab secara ekologis dan budaya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, mendorong penguatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, kearifan lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai upaya menyiapkan generasi yang mampu menjawab berbagai tantangan global di era multipolar. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada  ‘International Conference on Islam in the Malay World (ICON IMAD XV) Malay-Islamic Eco-Theology and Cultural Resilience in the Multipolar Era: Educational Implications‘ pada Senin (27/7) di Bandung.

Menurut Wamen Atip, dunia saat ini menghadapi tiga tantangan besar, yakni krisis ekologi akibat perubahan iklim, krisis budaya yang ditandai memudarnya identitas lokal, serta tantangan pendidikan yang masih didominasi pendekatan sekuler-materialistik. Kondisi tersebut perlu dijawab melalui sistem pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai spiritual, dan kearifan lokal. 

“Pendidikan harus meletakkan Allah sebagai pusat, manusia sebagai penjaga, dan alam sebagai amanah. Tujuan kita adalah menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan bertanggung jawab secara ekologis (ecologically responsible),” ujar Atip. 

Tujuan tersebut diwujudkan melalui penguatan literasi ekologis, kecerdasan spiritual, dan penguatan identitas budaya peserta didik. Implementasinya dilakukan melalui integrasi Fiqh al-Bi’ah dalam Pendidikan Agama Islam, pemanfaatan pantun, hikayat, dan peribahasa sebagai media pembelajaran, penguatan integrasi sains dengan nilai-nilai Al-Qur’an, hingga pembelajaran berbasis proyek yang mendorong peserta didik terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan. Selain itu, sekolah juga didorong menjadi institusi yang ramah lingkungan dan memanfaatkan media digital untuk memperluas edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan. 

Selaras dengan upaya tersebut, Kemendikdasmen juga terus memperkuat ekosistem pendidikan melalui berbagai program, salah satunya revitalisasi satuan pendidikan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman, sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. “Kami menargetkan revitalisasi 80.000 satuan pendidikan sampai akhir tahun ini. Salah satu syarat mutlaknya: wajib ada toilet yang layak. Toilet sekolah adalah cerminan peradaban,” tegasnya.

Atip Latipulhayat juga menambahkan bahwa pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga perlu memperkuat nilai-nilai yang membentuk karakter peserta didik agar mampu menjadi manusia yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat. “Ekoteologi Islam Melayu menawarkan alternatif bagi dunia: pembangunan yang disertai spiritualitas, kemajuan yang disertai nilai-nilai,” ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Aan Hasanah, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi fondasi dalam membangun kesadaran peserta didik untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari karakter. Menurutnya, pendidikan perlu menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan bukan semata karena aturan, melainkan sebagai karakter yang tertanam dalam diri peserta didik. Nilai-nilai tersebut dapat diperkuat melalui pemanfaatan kearifan lokal yang telah diwariskan masyarakat selama berabad-abad. 

“Alam bisa memenuhi kebutuhan manusia (need), tapi alam tidak akan pernah bisa memenuhi keserakahan manusia (greed). Pendidikan harus menjadi kompas moral bagi perilaku manusia terhadap semesta,” ujar Aan Hasanah.

Menutup paparannya, Wamen Atip mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan melalui penguatan kurikulum, pendidikan guru, pelestarian kearifan lokal, serta pemberdayaan sekolah dan masyarakat sebagai pusat resiliensi ekologis. “Ekoteologi Islam Melayu bukan tentang kembali ke masa lalu, tapi peta jalan menuju masa depan. Kita harus memberdayakan setiap sekolah dan masjid menjadi pusat pertahanan ekologi,” tutupnya.

Continue Reading

News

Prabowo: Transformasi Indonesia Harus Berjalan Selaras dengan Pelestarian Lingkungan

Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan transformasi bangsa dengan pelestarian lingkungan. Pelajari lebih lanjut visi pemerintah untuk pembangunan berkelanjutan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa transformasi bangsa harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurut Presiden Prabowo, pembangunan industri, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan permukiman harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup sebagai fondasi pembangunan nasional. 

Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (30/07/2026).

“Kita mau transformasi bangsa. Berarti kita perlu banyak industri hilirisasi, banyak pabrik, banyak terobosan processing. Kita butuh keamanan makan, ketahanan makan, swasembada pangan. Sudah kita capai, harus kita amankan. Dunia penuh ketidakpastian, kita harus amankan itu. Kita harus amankan energi, kita harus amankan semua itu,” ucap Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa agenda transformasi tersebut harus diimbangi dengan komitmen menjaga kualitas lingkungan hidup. Menurut Presiden, pengendalian sampah dan perlindungan lingkungan merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“kita sebagai manusia harus inisiatif, kita harus jaga. Berarti sampah harus kita kendalikan dan insyaallah dalam satu atau dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis, kita akan kendalikan sampah. Di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia sudah selesai. Tidak ada lagi gunung sampah. Ini akan kita capai,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo juga menggarisbawahi bahwa lingkungan yang bersih dan indah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Selain menciptakan lapangan kerja, pariwisata juga akan berkembang apabila didukung oleh kota, kawasan pesisir, dan ruang publik yang bersih serta tertata.

“Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo meminta seluruh pemimpin daerah dan aparat pemerintah untuk hadir langsung memastikan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing. Presiden menilai kepemimpinan yang baik ditunjukkan melalui keteladanan dan keterlibatan langsung dalam menjaga lingkungan bersama masyarakat.

“Mereka yang harus tiap hari cek sungai, cek kali. Itu baru kau pemimpin yang hebat. Anda punya sarana, saya tidak minta lima jam Anda ke situ, minimal tiap hari, Anda periksa. Satu jam sehari, Anda keliling. Jadi pemimpin di depan. Pemimpin bersama rakyat,” tegas Presiden.

Selanjutnya, Presiden Prabowo turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai gerakan bersama. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan rencana pemberian insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mendorong penyediaan sarana pendukung dan penghijauan.

“Tidak boleh bangsa Indonesia jorok. Tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua,” ucap Presiden.

“Kita kasih nanti insentif, kota terbersih,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penyediaan sarana kebersihan, penanaman ratusan juta pohon, serta mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Menurut Presiden, transformasi Indonesia tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi dan industri, tetapi juga dari kemampuan bangsa menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

“Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Pertanian saya minta, Menteri Kehutanan, bikin nursery-nursery saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita,” tutur Presiden.

Melalui langkah tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ukuran kemajuan Indonesia tidak hanya tercermin dari kekuatan industri, ketahanan pangan, maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari keberhasilan menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan lestari sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Continue Reading

News

Ajang WAIC 2026: Era Baru Perangkat Keras Khusus AI Agent Smartphone

Ajang World Artificial Intelligence Conference di Shanghai memperkenalkan era baru perangkat seluler melalui peluncuran ponsel pintar khusus AI Agent.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Ajang konferensi kecerdasan buatan terbesar dunia, World Artificial Intelligence Conference (WAIC) yang diselenggarakan di Shanghai, resmi memperkenalkan babak baru dalam industri perangkat seluler. Sejumlah produsen ternama, termasuk Nubia, secara mengejutkan meluncurkan lini ponsel pintar pertama yang dirancang khusus dari awal untuk menjalankan sistem AI Agent. Kehadiran perangkat keras mutakhir ini langsung menarik perhatian ribuan pengunjung serta para pelaku industri telekomunikasi global.

Inovasi perangkat keras tersebut menandai pergeseran fungsi telepon genggam yang tidak lagi sekadar menjadi alat komunikasi atau media penampil teks biasa. Melalui integrasi mendalam pada tingkat sistem operasi, ponsel cerdas ini mampu merencanakan serta mengeksekusi berbagai tugas kompleks lintas aplikasi secara otomatis atas nama pengguna. Seluruh instruksi harian dapat diselesaikan secara mandiri oleh agen cerdas yang tertanam langsung di dalam cip perangkat tersebut.

Peluncuran lini AI Agent Smartphone ini diyakini akan segera memicu tren baru di pasar gawai internasional dalam waktu dekat. Para produsen teknologi berlomba-lomba menghadirkan pengalaman komputasi personal yang jauh lebih intuitif dan efisien bagi konsumen modern. Era baru perangkat seluler yang benar-benar cerdas dan otonom kini resmi dimulai dari panggung utama WAIC.

Continue Reading

News

Wamen Fajar: PJJ Buka Jalan Anak Putus Sekolah

Wamen Fajar menyoroti PJJ sebagai jembatan bagi anak putus sekolah untuk kembali belajar. Program ini bagian dari visi Pendidikan Bermutu untuk Semua dan Asta Cita Presiden.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah menegaskan pendidikan jarak jauh (PJJ) menjadi solusi bagi anak-anak yang terpaksa putus sekolah akibat persoalan kesehatan, ekonomi, hingga keterbatasan akses pendidikan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengatakan PJJ memberi kesempatan kedua bagi anak untuk kembali mengenyam pendidikan tanpa harus meninggalkan kondisi yang menghambat mereka bersekolah secara tatap muka.

Salah satu penerima manfaat adalah Bagas Bagus Wiliam, siswa asal Sragen, Jawa Tengah, yang kembali belajar setelah dua tahun putus sekolah akibat kecelakaan sepeda motor.

“PJJ ini adalah jawaban doa dan harapan ibu Bagas, sekaligus jembatan bagi Bagas untuk kembali menjemput masa depannya. Ini bentuk negara hadir, bahkan menjemput bola, karena Bagas bukan sekadar angka dalam data Anak Tidak Sekolah,” kata Fajar dalam Taklimat Media Pendidikan Jarak Jauh di Jakarta Selatan, Kamis.

Fajar menjelaskan penguatan PJJ merupakan inisiatif Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih fleksibel dan inklusif melalui visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Program ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas akses pendidikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Ia menegaskan PJJ bukan pengganti sekolah tatap muka, melainkan jalur alternatif bagi anak yang membutuhkan fleksibilitas. Setelah melalui uji coba pada 2025, program tersebut kini difokuskan pada jenjang pendidikan menengah atas sebelum diperluas secara bertahap.

Fajar juga mengingatkan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) bukan semata tanggung jawab Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Persoalan itu, kata dia, membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, sekolah, keluarga, hingga masyarakat karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kemiskinan, kondisi sosial, keterbatasan mobilitas, hingga persoalan geografis.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengungkapkan lebih dari seribu calon peserta telah dijangkau melalui program PJJ, dengan sekitar 700 anak terverifikasi sebagai Anak Tidak Sekolah.

“Tantangan paling kritikal adalah menjaga motivasi murid. Karena itu, PJJ tidak hanya mengandalkan modul, tetapi juga pendampingan, pemantauan, asesmen, dan dukungan melalui Rumah Pendidikan,” ujar Tatang.

Ia memastikan peserta PJJ tetap tercatat sebagai siswa pada satuan pendidikan formal, mengikuti kurikulum nasional, menjalani asesmen sesuai ketentuan, dan memperoleh ijazah yang memiliki kedudukan sama dengan lulusan sekolah reguler. Bagi daerah yang belum memiliki akses internet memadai, pemerintah tetap menyediakan modul pembelajaran luring dengan dukungan penjaminan mutu bersama Universitas Terbuka.

Continue Reading

News

MK Pisahkan Anggaran MBG dengan Pendidikan

MK mengabulkan sebagian gugatan Yayasan Taman Belajar Nusantara, memutuskan anggaran pendidikan tidak boleh untuk MBG. Pemerintah diwajibkan memisahkan pendanaan ini mulai APBN 2027 atau 2028.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan Yayasan Taman Belajar (TB) Nusantara dan memutuskan anggaran pendidikan dalam APBN tidak boleh lagi digunakan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Putusan tersebut dibacakan Ketua MK Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (30/7).

“Mengadili: satu, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” ujar Suhartoyo saat membacakan amar putusan.

Dalam pertimbangannya, MK menilai program MBG bukan merupakan komponen utama penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, pendanaannya tidak dapat lagi dibebankan pada anggaran operasional pendidikan yang dijamin konstitusi.

MK memerintahkan pemerintah memisahkan anggaran MBG dari pos anggaran pendidikan mulai APBN Tahun Anggaran 2027, atau paling lambat pada APBN Tahun Anggaran 2028.

“Untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun-tahun berikutnya anggaran program MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan dipisah, atau tidak menjadi bagian dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan dan pemisahan dimaksud berlaku paling lambat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2028,” kata Suhartoyo.

Permohonan uji materi diajukan Yayasan Taman Belajar Nusantara terhadap Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026. Pemohon menilai penggunaan dana pendidikan untuk membiayai MBG bertentangan dengan Pasal 31 ayat (4) UUD 1945 yang mewajibkan negara mengalokasikan sedikitnya 20 persen APBN untuk pendidikan.

Dalam gugatannya, pemohon berpendapat anggaran pendidikan harus diprioritaskan untuk kebutuhan inti penyelenggaraan pendidikan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penyediaan sarana dan prasarana, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga pemerataan akses pendidikan.

Putusan ini menjadi penegasan bahwa anggaran pendidikan merupakan amanat konstitusi yang penggunaannya harus difokuskan pada fungsi utama pendidikan, sementara pembiayaan program di luar ruang lingkup tersebut wajib disediakan melalui pos anggaran tersendiri.

Continue Reading

News

Pesan Prabowo Selepas Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

Saksikan momen Presiden Prabowo meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Sebuah langkah penting untuk melestarikan warisan budaya Indonesia.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7), sekaligus menegaskan pentingnya menjaga warisan sejarah di tengah upaya membangun Indonesia modern.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim. Pada siang ini, Kamis 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang,” ujar Prabowo.

Dalam sambutannya, Prabowo menilai Stasiun Semarang Tawang bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan simbol perjalanan sejarah bangsa. Karena itu, menurutnya, Indonesia tidak boleh melupakan akar sejarah saat terus melangkah mengejar kemajuan.

“Bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya sendiri,” tegas Prabowo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam revitalisasi bangunan bersejarah tersebut, yang dinilai berhasil menjaga nilai warisan budaya sekaligus meningkatkan fungsinya.

Peresmian dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang menjadi agenda pembuka kunjungan kerja Prabowo di Jawa Tengah. Usai peresmian, kepala negara dijadwalkan menjajal Kereta Api Nusantara Explorer menuju Batang.

Di Batang, Prabowo akan melanjutkan agenda dengan meresmikan akad massal 62 ribu rumah KPR Subsidi yang digelar serentak di 165 titik pada 372 kabupaten/kota di 36 provinsi, dengan pusat kegiatan berlangsung di kota tersebut.

Continue Reading
LakeyBanget30 detik ago

Erick Thohir: Garuda Academy Jadi Investasi Jangka Panjang Sepak Bola Indonesia

News19 menit ago

Bangun Budaya Pendidikan dengan Jurnal Digital 7 KAIH

LakeyBanget35 menit ago

Bomber Persib Beberkan Kunci Kemenangan Atas Tampines Rovers

LakeyBanget52 menit ago

Herdman Puji Mental Garuda Usai Bungkam Timor Leste

News1 jam ago

Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

News7 jam ago

Perang Terbuka Membangun Otak AI untuk Sepak Bola

News10 jam ago

Trans Sumatera Railway, Game Changer Pertumbuhan Ekonomi Pulau Sumatera

News14 jam ago

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Tarik Pasukan dari Gaza

LakeyBanget15 jam ago

Intip Latihan Perdana Peralta Bareng Persib Bandung

News15 jam ago

Wamendikdasmen Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Spiritualitas dan Kepedulian Lingkungan

News15 jam ago

Prabowo: Transformasi Indonesia Harus Berjalan Selaras dengan Pelestarian Lingkungan

News18 jam ago

Ajang WAIC 2026: Era Baru Perangkat Keras Khusus AI Agent Smartphone

LakeyBanget1 hari ago

Fatin Rilis Lagu Baru di Ultah ke-30, Ini Judulnya

News1 hari ago

Wamen Fajar: PJJ Buka Jalan Anak Putus Sekolah

LakeyBanget1 hari ago

Herdman Ogah Anggap Remeh Timor Leste

News1 hari ago

MK Pisahkan Anggaran MBG dengan Pendidikan

News1 hari ago

Pesan Prabowo Selepas Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang

LakeyBanget1 hari ago

Tolak Daftar Grammy Awards, Ini Alasan Menohok BTS

News2 hari ago

MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah

News2 hari ago

Pembiayaan Syariah Bantu UMKM Naik Kelas