LakeyBanget
Negara Berpenduduk 525 Ribu Jiwa Ini Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Monitorday.com – Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan besar. Di tengah dominasi negara-negara elite sepak bola dunia, Cape Verde atau Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dengan memastikan langkah ke babak 32 besar pada penampilan perdananya di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Pencapaian itu terasa semakin istimewa mengingat Cape Verde merupakan negara kepulauan kecil di Afrika dengan jumlah penduduk sekitar 525 ribu jiwa. Populasi tersebut bahkan jauh lebih sedikit dibandingkan Kota Depok maupun Kota Bekasi di Jawa Barat yang masing-masing dihuni sekitar 2,17 juta dan 2,58 juta penduduk.
Cape Verde memastikan tiket ke fase gugur setelah bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Stadion Houston, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) WIB. Hasil tersebut mengantarkan tim berjuluk Blue Sharks finis sebagai runner-up grup dan lolos ke babak 32 besar.
Menariknya, Cape Verde melaju ke fase knockout tanpa sekalipun meraih kemenangan. Mereka mengawali turnamen dengan menahan imbang salah satu kandidat juara, Spanyol, 0-0. Setelah itu, Cape Verde kembali membuat kejutan dengan bermain imbang 2-2 melawan Uruguay sebelum menutup fase grup dengan hasil 0-0 atas Arab Saudi.
Pelatih Pedro Leitao Brito atau yang akrab disapa Bubista menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti semangat juang timnya yang mampu bersaing dengan negara-negara besar.
“Tim ini ingin menunjukkan kepada dunia kemampuan kami. Kami bangga bisa mencapai tahap ini. Kami memang negara kecil, tetapi kami akan terus berjuang untuk meraih apa yang kami inginkan,” ujar Bubista.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengukir rekor baru dalam sejarah Piala Dunia. Cape Verde resmi menjadi negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang pernah lolos ke babak knockout Piala Dunia.
Selain itu, Cape Verde juga menjadi tim debutan pertama yang berhasil menembus fase gugur sejak Slovakia melakukannya pada Piala Dunia 2010.
Salah satu sosok penting di balik kesuksesan tersebut adalah penjaga gawang veteran Vozinha. Di usia 40 tahun, ia tampil impresif sepanjang fase grup, termasuk menggagalkan sejumlah peluang emas Arab Saudi yang diciptakan Mohamed Kanno, Mohammed Abu Al-Shamat, dan Abdullah Al-Hamdan.
Bagi Vozinha, pencapaian timnya membuktikan bahwa ukuran sebuah negara tidak menentukan kualitas sepak bolanya.
“Kami memang kecil, tetapi kami punya hati yang besar dan kami adalah para pejuang,” kata Vozinha.
Ia juga menegaskan bahwa para pemain Cape Verde memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
“Banyak yang meragukan kualitas pemain Cape Verde. Kami datang ke sini untuk membuktikan bahwa kami mampu bersaing dan para pemain kami layak bermain di liga-liga terbaik,” tegasnya.
Perjalanan bersejarah Cape Verde kini akan memasuki tantangan yang lebih berat. Pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, mereka dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina yang diperkuat megabintang Lionel Messi.
Meski berstatus sebagai tim nonunggulan, Cape Verde berpeluang kembali menciptakan kejutan dan melanjutkan kisah sensasional mereka di panggung sepak bola dunia.
LakeyBanget
Dembele Ukir Rekor Hattrick Tercepat di Piala Dunia dalam 72 Tahun
Monitorday.com – Penyerang tim nasional Prancis, Ousmane Dembele, mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah membukukan hattrick tercepat dalam 72 tahun terakhir. Tiga gol cepatnya membawa Prancis meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir Grup I di Stadion Boston, Amerika Serikat, Jumat (26/6/2026) waktu setempat atau Sabtu (27/6/2026) dini hari WIB.
Pemain Paris Saint-Germain itu membuka keunggulan Prancis pada menit ketujuh sebelum menggandakan skor pada menit ke-20. Dembele kemudian melengkapi hattrick-nya pada menit ke-32, sekaligus memastikan dominasi Les Bleus sejak awal pertandingan.
Catatan tersebut menjadikan Dembele sebagai pemain pertama yang mencetak hattrick dalam waktu 32 menit di ajang Piala Dunia sejak edisi 1954. Rekor itu juga menempatkannya sebagai pencetak hattrick tercepat kedua sepanjang sejarah turnamen.
Rekor tercepat masih dipegang penyerang Austria, Erich Probst, yang mencetak tiga gol hanya dalam waktu 24 menit saat membawa negaranya menang 5-0 atas Cekoslowakia pada Piala Dunia 1954. Dalam laga tersebut, Probst mencetak gol pada menit keempat, ke-21, dan ke-24.
Hattrick ke gawang Norwegia menjadi trigol kedua yang tercipta di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, megabintang Argentina, Lionel Messi, lebih dulu mencatatkan hattrick pada turnamen edisi ke-23 tersebut.
Tambahan tiga gol itu membuat Dembele kini mengoleksi empat gol dari tiga pertandingan. Torehan tersebut menyamai jumlah gol yang telah dibukukan Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Vinicius Junior dalam daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026.
Penampilan impresif Dembele semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pemain kunci Prancis dalam perburuan gelar juara dunia. Dengan performa yang terus menanjak, pemain berusia 29 tahun itu berpeluang kembali mencatatkan rekor baru pada fase gugur Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Lenovo Kenalkan Laptop Edisi Piala Dunia 2026, Berapa Harganya?
Monitorday.com – Lenovo Indonesia menggelar roadshow nasional untuk memperkenalkan jajaran laptop dan tablet edisi khusus FIFA World Cup 2026 yang sebelumnya diluncurkan pada awal Juni 2026. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mencoba langsung perangkat terbaru Lenovo sekaligus menikmati berbagai aktivitas bertema sepak bola.
Consumer Lead Lenovo Indonesia, Santi Nainggolan, mengatakan kolaborasi Lenovo dengan FIFA World Cup 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kolaborasi Lenovo dengan FIFA World Cup 26 mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan teknologi yang lebih dekat, relevan, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Santi dalam keterangan resmi, Jumat (26/6).
Ia menambahkan, roadshow ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan langsung inovasi terbaru Lenovo, termasuk perangkat berperforma tinggi yang hadir sebagai bagian dari perayaan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.
Dalam edisi khusus FIFA World Cup 2026, Lenovo menghadirkan tiga perangkat, yakni Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition, Yoga Slim 7i Ultra FIFA World Cup 26 Edition, dan Legion Tab Gen 5 FIFA World Cup 26 Edition.
Yoga Slim 7i Ultra ditujukan bagi pengguna profesional yang membutuhkan perangkat ringan dengan performa tinggi. Laptop ini dibekali prosesor Intel Core Ultra 7 generasi ketiga yang telah terintegrasi dengan kemampuan kecerdasan buatan (AI), serta layar PureSight Pro yang mendukung hingga 10 titik sentuhan.
Perangkat ini menggunakan bodi aluminium dengan teknik Thixomolding dan lapisan Lenovo Yoga Coat yang diklaim tahan terhadap noda serta bekas sidik jari. Yoga Slim 7i Ultra juga telah masuk dalam kategori Copilot+ PC sehingga mendukung berbagai fitur AI eksklusif Windows.
Sementara itu, Lenovo Legion Pro 7i menyasar segmen gamer dan pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 9 275HX yang dipadukan dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti 12GB serta layar WQXGA PureSight OLED.
Untuk menjaga performa tetap optimal saat digunakan dalam waktu lama, Lenovo membekali perangkat ini dengan sistem pendingin Legion ColdFront berbasis vapor chamber 250W. Selain itu, fitur Super Rapid Charge diklaim mampu mengisi daya baterai hingga 70 persen hanya dalam waktu 30 menit.
Di kategori tablet, Lenovo menghadirkan Legion Tab Gen 5 dengan layar berukuran 8,8 inci. Tablet ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang mendukung teknologi ray tracing dan refresh rate hingga 165Hz.
Legion Tab Gen 5 dibekali RAM hingga 16GB LPDDR5T dan penyimpanan internal hingga 512GB. Layarnya memiliki tingkat kecerahan hingga 800 nits sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Ketiga perangkat edisi terbatas tersebut hadir dengan kemasan dan aksesori bertema FIFA World Cup 2026, termasuk stiker eksklusif serta packaging khusus.
Dari sisi harga, Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup 26 Edition dipasarkan mulai Rp61,999 juta, sedangkan Yoga Slim 7i Ultra FIFA World Cup 26 Edition dibanderol Rp36,999 juta.
Sebagai bagian dari kampanye peluncuran, Lenovo menggelar roadshow di sejumlah kota besar mulai 25 Juni hingga 26 Juli 2026. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas, seperti turnamen mini eFootball di Legion Zone, sesi fotografi di Yoga Zone, pengalaman virtual reality (VR) menendang bola, hingga layanan Quick Check & Cleaning gratis untuk perangkat Lenovo.
Roadshow akan digelar di beberapa lokasi berikut:
- Central Park Mall, Jakarta (25–28 Juni 2026)
- Pondok Indah Mall, Jakarta (2–5 Juli 2026)
- Lenovo Exclusive Store, Bintaro Jaya Xchange Mall 2, Tangerang Selatan (6–19 Juli 2026)
- Tunjungan Plaza Mall 3, Surabaya (23–26 Juli 2026)
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lenovo berharap masyarakat dapat mengenal lebih dekat inovasi teknologi terbaru sekaligus merasakan pengalaman interaktif yang menggabungkan dunia teknologi dan sepak bola.
LakeyBanget
Guns N’ Roses Kembali Guncang Jakarta, Catat Jadwal Konsernya
Monitorday.com – Band rock legendaris Guns N’ Roses dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian tur dunia 2026. Grup yang digawangi Axl Rose dijadwalkan tampil di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 21 November 2026.
Kembalinya Guns N’ Roses ke Tanah Air menjadi momen yang telah lama dinantikan para penggemar. Konser ini sekaligus mengakhiri penantian selama delapan tahun sejak penampilan terakhir mereka di Jakarta.
Promotor telah mengumumkan bahwa penjualan tiket akan berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah Nightrain Fan Club Presale, yang dibuka khusus bagi anggota fan club pada 2 Juli 2026 mulai pukul 10.00 WIB. Penggemar yang ingin mengikuti sesi ini diwajibkan mendaftar melalui laman resmi Guns N’ Roses.
Selanjutnya, tiket akan tersedia melalui Balé by BTN Presale pada 16 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Sementara itu, penjualan untuk masyarakat umum atau General On Sale dijadwalkan dimulai pada 30 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.
Seluruh pembelian tiket resmi dapat dilakukan secara daring melalui platform TipTip dan situs resmi penyelenggara, gnrjakarta.com.
Konser di Jakarta merupakan bagian dari rangkaian tur dunia Guns N’ Roses sepanjang 2026. Sebelum menyambangi Indonesia, band asal Amerika Serikat tersebut dijadwalkan tampil di sejumlah kota di Meksiko, Brasil, berbagai negara di Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada.
Salah satu penampilan yang paling dinantikan dalam tur tersebut adalah konser di Rose Bowl, Los Angeles. Penampilan ini menjadi momen spesial karena menandai kembalinya Guns N’ Roses ke stadion ikonis tersebut setelah lebih dari tiga dekade.
Tur dunia kali ini juga menjadi ajang bagi Guns N’ Roses untuk membawakan materi terbaru mereka. Band tersebut baru saja merilis dua lagu terbaru berjudul Nothin’ dan Atlas, yang menjadi karya rekaman pertama sejak 2023.
Kedua lagu tersebut menghadirkan karakter musikal yang berbeda. Atlas menawarkan energi rock yang eksplosif, sedangkan Nothin’ menampilkan nuansa yang lebih emosional melalui eksplorasi permainan keyboard dan gitar.
Dengan rangkaian tur baru serta materi musik terbaru, konser Guns N’ Roses di Jakarta diprediksi menjadi salah satu pertunjukan musik internasional paling dinantikan di Indonesia pada 2026.
LakeyBanget
Arda Guler Torehkan Sejarah di Piala Dunia 2026
Monitorday.com – Timnas Turki menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D di Stadion SoFi, Inglewood, California, Jumat (26/6/2026) WIB. Meski gagal melaju ke babak 32 besar, kemenangan tersebut menjadi penutup manis sekaligus menghadirkan catatan bersejarah bagi Arda Guler.
Gelandang Real Madrid berusia 21 tahun itu menjadi sorotan setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-10. Memanfaatkan umpan Yilmaz di depan gawang, Guler melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Amerika Serikat.
Gol tersebut bukan hanya mengubah skor menjadi 1-1, tetapi juga menjadi gol perdana Guler di putaran final Piala Dunia sekaligus mengakhiri kebuntuan Turki yang gagal mencetak gol dalam dua laga sebelumnya.
Lebih dari itu, Guler resmi mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda Turki sepanjang sejarah Piala Dunia. Dalam usia 21 tahun lebih dari empat bulan, ia melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Emre Belozoglu.
Sepanjang fase grup, Guler tampil konsisten sebagai motor serangan Turki. Ia selalu dipercaya menjadi starter dalam tiga pertandingan dan tidak pernah ditarik keluar hingga laga usai. Meski sempat kesulitan mengonversi peluang menjadi gol, statistik menunjukkan dirinya menjadi salah satu pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di fase grup, yakni mencapai 10 percobaan.
Usai pertandingan, Guler mengaku lega karena Turki mampu mengakhiri turnamen dengan kemenangan meski gagal lolos ke fase gugur.
“Hari ini akhirnya kami menang. Kami bisa pulang ke negara kami dengan sedikit lebih bangga. Semoga kami bisa kembali membuat semua orang bahagia,” ujar Guler, seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Menurut Guler, Turki sejatinya memiliki kualitas untuk bersaing dengan tim-tim papan atas dunia. Namun, performa terbaik tim baru muncul ketika peluang lolos sudah tertutup.
“Kami tahu kami mampu bermain di level seperti itu. Sayangnya, kami baru menunjukkannya pada pertandingan terakhir,” katanya.
Berkat penampilan impresifnya, Guler terpilih sebagai Player of the Match dalam laga tersebut.
Meski harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan pada laga pembuka Grup D, Guler tetap optimistis pengalaman di Piala Dunia 2026 akan menjadi bekal penting bagi generasi muda Turki.
“Kami ingin terus menunjukkan kualitas permainan dan semangat juang seperti ini pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Kami ingin tampil lebih baik di turnamen selanjutnya, mewakili negara kami dengan lebih baik, dan memberikan lebih banyak kebahagiaan kepada rakyat Turki,” ujar Guler.
Kemenangan atas Amerika Serikat memang tidak mampu mengubah nasib Turki di Piala Dunia 2026. Namun, hasil tersebut menjadi penutup yang membanggakan sekaligus menegaskan munculnya Arda Guler sebagai salah satu bintang masa depan sepak bola Turki di panggung dunia.
LakeyBanget
Luar Biasa! Mental Pantang Menyerah, Ekuador Sabet Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Ekuador sukses menaklukkan Jerman 2-1 dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Perjalanan dramatis ini ditandai dengan kebangkitan tim setelah tertinggal di awal pertandingan.
Monitorday.com – Ekuador mencatatkan kebangkitan dramatis dengan memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E, Jumat (26/6) dini hari WIB.
Sebelum pertandingan, Ekuador berada dalam tekanan besar setelah hanya mengumpulkan satu poin dari dua laga awal. Kekalahan 0-1 dari Pantai Gading dan hasil imbang tanpa gol melawan Curacao membuat peluang mereka lolos ke fase gugur terancam. Situasi semakin sulit karena lawan terakhir yang harus dihadapi adalah Jerman.
Petaka sempat menghampiri Ekuador saat pertandingan baru berjalan dua menit. Leroy Sane membawa Jerman unggul cepat dan membuat asa Ekuador untuk melaju ke babak berikutnya semakin menipis.
Namun, Ekuador menunjukkan mental pantang menyerah. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit kesembilan melalui tendangan keras Nilson Angulo dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Jerman, Manuel Neuer. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Penjaga gawang Ekuador, Hernan Galindez, tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga peluang timnya.
Gol kemenangan yang dinantikan akhirnya lahir pada menit ke-77. Berawal dari skema sepak pojok, sundulan Kevin Rodriguez berhasil diteruskan Gonzalo Plata yang berdiri bebas di depan gawang. Sentuhan Plata tak mampu diantisipasi Neuer dan membawa Ekuador berbalik unggul 2-1.
Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini memastikan Ekuador melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, sekaligus mengulang pencapaian terbaik mereka di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya berhasil menembus fase gugur pada edisi 2006.
Dalam format baru Piala Dunia yang diikuti 48 tim, keberhasilan lolos ke babak 32 besar menjadi langkah awal Ekuador di fase knockout. Kebangkitan mereka setelah awal turnamen yang sulit menjadi salah satu kisah paling menarik di fase grup Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Bersinar di Piala Dunia 2026, Vinicius Samai Rekor Ronaldo dan Rivaldo
Monitorday.com – Penampilan gemilang Vinicius Junior di Piala Dunia 2026 terus menuai pujian. Bintang Timnas Brasil itu kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 pada laga terakhir Grup C, Kamis (25/6/2026) WIB.
Bermain di Miami Stadium, Miami, Vinicius menjadi motor serangan Brasil sekaligus mengantar timnya mengunci status juara grup. Kemenangan tersebut memastikan langkah Selecao ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengaku puas dengan performa anak asuhnya yang tampil konsisten sepanjang fase grup. Menurut pelatih asal Italia itu, Vinicius telah menunjukkan kualitas yang selama ini diyakininya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
“Ini sangat memuaskan karena saya tidak pernah meragukan bagaimana dia akan tampil di Piala Dunia ini. Bagi dia, membela Timnas Brasil adalah sebuah kehormatan,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Ancelotti menilai perkembangan Vinicius semakin terlihat sepanjang turnamen. Selain aktif membantu permainan tim, penyerang berusia 25 tahun itu juga tampil lebih tajam dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.
“Dia bermain sangat baik. Dia juga mencetak gol, sesuatu yang sebelumnya tidak terlalu sering terjadi,” kata mantan pelatih Real Madrid, AC Milan, Chelsea, dan Bayern Muenchen tersebut.
Performa Vinicius di fase grup memang menjadi salah satu yang paling menonjol di Piala Dunia 2026. Dari tiga pertandingan, pemain Real Madrid itu telah mengoleksi empat gol dan satu assist.
Catatan tersebut menempatkannya dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen sekaligus mengukir rekor bersejarah. Vinicius kini sejajar dengan legenda Brasil, Rivaldo dan Ronaldo Nazario, sebagai pemain yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup Piala Dunia secara beruntun.
Pencapaian tersebut semakin mempertegas peran penting Vinicius dalam skuad Brasil yang tengah memburu gelar juara dunia keenam sepanjang sejarah.
Meski banyak pihak mengaitkan kebangkitan Vinicius di level tim nasional dengan kehadiran Ancelotti, pelatih berusia 67 tahun itu menolak mengambil kredit atas performa sang pemain.
Menurutnya, kualitas Vinicius sudah terbukti sejak lama dan tidak perlu ditemukan atau dibentuk oleh siapa pun.
“Saya bukan orang yang menemukan Vinicius. Bagi saya, dia adalah pemain top. Dia salah satu pemain terbaik di dunia saat ini,” tegas Ancelotti.
Kemenangan atas Skotlandia membuat Brasil menutup fase grup di puncak klasemen Grup C dengan koleksi tujuh poin. Selecao unggul selisih gol atas Maroko yang finis di posisi kedua dan sama-sama melaju ke fase gugur.
Hasil tersebut semakin mengukuhkan Brasil sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dengan performa yang terus meningkat dari laga ke laga, ditambah ketajaman Vinicius yang sedang berada pada level terbaiknya, tim Samba memiliki modal besar menghadapi tantangan yang lebih berat di fase knockout.
Ancelotti berharap para pemainnya mampu mempertahankan konsistensi dan terus berkembang sepanjang turnamen. Jika Vinicius mampu menjaga performanya, peluang Brasil untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia akan semakin terbuka.
Saat ini, Vinicius bukan hanya menjadi andalan Brasil, tetapi juga salah satu bintang terbesar yang mencuri perhatian di panggung Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Pedagang Online Bersiap, Marketplace Wajib Potong PPh Mulai Bulan Depan
Mulai 1 Juli 2026, marketplace akan memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet pedagang online. Ini bukan pajak baru, melainkan penyederhanaan mekanisme pemungutan pajak.
Monitorday.com – Pemerintah akan mulai menerapkan mekanisme pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap pedagang online yang berjualan melalui marketplace mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 yang menunjuk penyelenggara marketplace sebagai pemungut pajak atas transaksi para merchant di platform digital.
Melalui aturan tersebut, berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, dan marketplace lainnya diwajibkan memungut, menyetor, serta melaporkan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen dari peredaran bruto atau omzet pedagang yang bertransaksi melalui sistem mereka.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan merupakan pengenaan pajak baru bagi pelaku usaha digital. Pemerintah hanya mengubah mekanisme pemungutan agar lebih sederhana, terintegrasi, dan memudahkan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Tidak ada kenaikan pajak. Yang berubah adalah mekanisme pemungutannya. Jika sebelumnya pedagang menghitung dan menyetor sendiri, kini marketplace yang memungut secara otomatis,” ujar Temmy dalam acara UMKM Insight yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian UMKM.
Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk menciptakan kesetaraan perlakuan perpajakan antara pelaku usaha yang berjualan secara daring dan luring (offline).
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyebut PMK 37/2025 diterbitkan sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya nilai transaksi e-commerce di Indonesia. Selain meningkatkan kepatuhan pajak, sistem pemungutan melalui marketplace juga diharapkan mampu menyederhanakan administrasi perpajakan bagi pelaku usaha.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pemungutan PPh Pasal 22 dikenakan kepada pedagang dalam negeri yang memperoleh penghasilan melalui transaksi di marketplace, baik wajib pajak orang pribadi maupun badan usaha.
Namun, pemerintah memberikan pengecualian bagi pedagang orang pribadi dengan omzet hingga Rp500 juta per tahun. Kelompok ini tidak akan dikenakan pemungutan pajak sepanjang telah menyampaikan surat pernyataan kepada marketplace sebagai bukti memenuhi kriteria fasilitas tersebut.
Sebaliknya, pedagang dengan omzet di atas Rp500 juta per tahun akan dikenakan pemungutan PPh Pasal 22 sesuai ketentuan yang berlaku.
Besaran pungutan yang dikenakan sebesar 0,5 persen dari omzet atau peredaran bruto yang tercantum dalam dokumen tagihan penjualan. Perhitungan tersebut tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).
Pajak yang dipungut marketplace nantinya dapat diperhitungkan sebagai kredit pajak atau bagian dari pelunasan pajak final sesuai skema perpajakan yang digunakan oleh wajib pajak.
Sebagai ilustrasi, apabila seorang pedagang memperoleh omzet Rp10 juta dalam satu bulan melalui marketplace, maka pajak yang dipungut platform sebesar Rp50.000.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, memastikan otoritas pajak telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.
Menurutnya, DJP telah berkoordinasi dengan asosiasi e-commerce dan berbagai penyelenggara marketplace guna memastikan sistem pemungutan berjalan lancar saat aturan mulai berlaku.
“Yang jelas kami siap. Kami sudah berbicara dengan asosiasi dan berbagai platform marketplace,” kata Inge.
Pemerintah menegaskan kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menambah beban pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebaliknya, pemungutan otomatis oleh marketplace diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan perhitungan pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan administrasi perpajakan.
Menjelang penerapan aturan pada 1 Juli 2026, para pedagang online diimbau memastikan data perpajakan dan informasi usahanya telah diperbarui pada masing-masing platform marketplace agar proses pemungutan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Dengan sistem baru ini, pemerintah berharap tata kelola perpajakan sektor ekonomi digital menjadi lebih efektif, transparan, dan mampu menciptakan iklim usaha yang lebih adil bagi seluruh pelaku ekonomi, baik yang beroperasi secara online maupun offline.
LakeyBanget
Ducati Resmi Gaet Acosta, Duet Maut Bareng Marquez Siap Guncang MotoGP 2027
Ducati telah merekrut Pedro Acosta untuk berduet dengan Marc Marquez di MotoGP 2027. Kombinasi talenta muda dan pengalaman ini diproyeksikan akan menjadi ancaman serius bagi rival di kejuaraan.
Monitorday.com – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim mendatang mulai memanas. Ducati resmi mengumumkan perekrutan Pedro Acosta untuk memperkuat tim pabrikan Ducati Lenovo mulai MotoGP 2027.
Pembalap muda asal Spanyol tersebut akan mengisi kursi yang ditinggalkan Francesco Bagnaia dan dikontrak hingga akhir musim 2028. Acosta nantinya akan berduet dengan juara dunia delapan kali, Marc Marquez, dalam salah satu pasangan pembalap yang diprediksi paling kuat di lintasan MotoGP.
Keputusan Ducati merekrut Acosta menandai babak baru dalam karier pembalap berusia 22 tahun itu. Setelah tampil gemilang sejak menembus kelas utama, Acosta kini mendapatkan kesempatan membela tim paling dominan dalam beberapa musim terakhir.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, menegaskan bahwa perekrutan Acosta merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempertahankan daya saing dan dominasi Ducati di MotoGP.
“Keterampilan yang telah ditunjukkan Pedro, dikombinasikan dengan mentalitas dan tekadnya dalam bekerja, bersama dengan dukungan tim dan performa Desmosedici GP, merupakan fondasi ideal untuk pertumbuhan lebih lanjut,” ujar Domenicali.
Ia meyakini kombinasi antara pengalaman Marc Marquez dan talenta muda Acosta akan memberikan kekuatan besar bagi Ducati dalam perebutan gelar juara dunia pada musim-musim mendatang.
“Bersama Marc, ia akan membentuk duet yang sangat kompetitif. Ini merupakan tantangan menarik bagi Ducati Corse dan sinyal yang jelas tentang ambisi kami untuk musim-musim mendatang,” katanya.
Pandangan serupa disampaikan General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna. Menurutnya, Acosta memiliki paket lengkap sebagai pembalap masa depan, mulai dari kecepatan, bakat alami, hingga kematangan dalam mengambil keputusan di lintasan.
“Setelah memastikan Marc tetap bersama kami, kami ingin menghadirkan pembalap muda yang cepat untuk mendukung pengembangan Desmosedici GP. Pedro adalah pilihan ideal karena bakat dan kedewasaannya di lintasan,” ujar Dall’Igna.
Nama Acosta memang telah lama menjadi sorotan di dunia balap motor. Pembalap berjuluk “Shark of Mazarrón” itu sukses menorehkan prestasi sejak tampil di Moto3 dan Moto2 sebelum melanjutkan kariernya di MotoGP bersama Red Bull KTM Factory Racing.
Performa impresifnya terus berlanjut di kelas premier. Pada musim 2025, Acosta berhasil menutup kompetisi di posisi keempat klasemen akhir MotoGP, pencapaian yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu calon bintang besar generasi berikutnya.
Bergabungnya Acosta juga menjadi sinyal kuat bahwa Ducati tengah menyiapkan regenerasi skuad secara matang. Tim asal Italia itu berusaha menjaga keseimbangan antara pengalaman dan masa depan dengan mempertahankan Marc Marquez sekaligus merekrut salah satu talenta muda terbaik di paddock.
Kehadiran dua pembalap Spanyol di garasi Ducati diperkirakan akan menjadi sorotan utama menjelang MotoGP 2027. Jika mampu membangun chemistry dan bekerja sama dalam pengembangan motor, duet Marquez-Acosta berpotensi menjadi ancaman serius bagi para rival dalam perebutan gelar juara dunia.
Dengan kombinasi pengalaman, kecepatan, dan ambisi besar, Ducati tampaknya telah mengirimkan pesan tegas kepada para pesaingnya: dominasi mereka di MotoGP belum akan berakhir dalam waktu dekat.
LakeyBanget
Dramatis! Maroko Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Jegal Haiti
Maroko sukses mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti 4-2. Kemenangan dramatis ini mengunci posisi mereka di fase gugur.
Monitorday.com – Timnas Maroko memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Haiti pada laga terakhir Grup C di Atlanta Stadium, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.
Sempat tertinggal dua kali sepanjang pertandingan, Singa Atlas menunjukkan mental juara dengan bangkit dan membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan sekaligus tiket ke fase gugur.
Haiti membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Berawal dari umpan silang Jean-Kevin Duverne ke depan gawang, kemelut yang terjadi membuat bola justru masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri Haiti. Sementara itu, Maroko terus berupaya membangun serangan lewat kombinasi Achraf Hakimi, Brahim Diaz, dan Ismael Saibari.
Usaha Maroko membuahkan hasil pada menit ke-39. Kapten tim Achraf Hakimi mencetak gol penyeimbang lewat tendangan jarak jauh yang gagal dihalau penjaga gawang Haiti, mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, skor imbang tidak bertahan lama. Empat menit kemudian, Haiti kembali unggul melalui Wilson Isidor. Penyerang tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Bounou.
Ketika Haiti tampak akan menutup babak pertama dengan keunggulan, Maroko kembali menunjukkan respons cepat. Pada masa injury time, Ismael Saibari sukses memaksimalkan umpan matang dari Hakimi untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi titik balik bagi Maroko. Memasuki babak kedua, wakil Afrika itu tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik dan tekanan bertubi-tubi ke lini pertahanan Haiti.
Setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan, Maroko akhirnya berbalik unggul pada menit ke-78. Soufiane Rahimi tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol yang membawa timnya memimpin 3-2.
Maroko kemudian memastikan kemenangan melalui gol Gessime Yassine pada menit ke-89. Gol tersebut menutup perjuangan Haiti yang berupaya mengejar ketertinggalan hingga akhir laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-2 tetap bertahan untuk kemenangan Maroko.
Hasil ini memperpanjang kiprah Maroko di Piala Dunia 2026. Tim yang pernah mencatat sejarah dengan menembus semifinal Piala Dunia 2022 kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang patut diperhitungkan di level dunia.
Di sisi lain, kekalahan ini mengakhiri perjalanan Haiti di fase grup. Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, penampilan kompetitif yang ditunjukkan saat menghadapi Maroko menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola negara Karibia tersebut di kancah internasional.
LakeyBanget
Pelatih Prancis Tetiba Pulang Kampung Jelang Laga Penutup Grup I, Ada Apa?
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, kembali ke negaranya karena kabar duka meninggalnya sang ibu. Guy Stephan akan mengisi posisinya sementara saat laga Grup I.
Monitorday.com – Timnas Prancis dipastikan tidak akan didampingi pelatih kepala Didier Deschamps saat menghadapi Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 57 tahun itu kembali ke Prancis setelah menerima kabar duka atas wafatnya sang ibunda.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi Deschamps tidak akan memimpin sesi latihan maupun mendampingi Les Bleus dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, FFF menjelaskan bahwa Deschamps menerima kabar meninggalnya sang ibu pada Selasa pagi. Setelah berkoordinasi dengan federasi, ia memutuskan pulang ke Prancis untuk menghadiri prosesi pemakaman.
“Didier Deschamps tidak dapat memimpin sesi latihan maupun mendampingi tim pada pertandingan terakhir fase grup karena kembali ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibundanya,” demikian pernyataan resmi FFF, Rabu (24/6/2026).
Selama Deschamps meninggalkan pemusatan latihan, tugas memimpin skuad sementara akan dijalankan oleh asisten pelatih Guy Stephan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara Deschamps dan Presiden FFF Philippe Diallo yang saat ini mendampingi tim di lokasi turnamen.
Stephan merupakan sosok yang sangat berpengalaman di lingkungan Timnas Prancis. Ia telah lama menjadi tangan kanan Deschamps dan berkontribusi dalam berbagai pencapaian besar Les Bleus, termasuk saat menjuarai Piala Dunia 2018 dan menjadi finalis Piala Dunia 2022.
Dengan pengalaman tersebut, federasi optimistis stabilitas tim tetap terjaga meski sang pelatih kepala harus meninggalkan skuad untuk sementara waktu.
Absennya Deschamps terjadi saat Prancis tengah berada dalam performa positif. Les Bleus telah memastikan lolos ke babak 32 besar setelah meraih dua kemenangan beruntun di Grup I.
Prancis membuka perjalanan mereka dengan kemenangan 3-1 atas Senegal sebelum kembali meraih hasil impresif dengan mengalahkan Irak 3-0. Enam poin yang telah dikumpulkan membuat posisi mereka di fase gugur aman.
Meski demikian, pertandingan melawan Norwegia tetap memiliki arti penting. Selain menjadi laga penutup fase grup, duel tersebut akan menentukan status Prancis sebagai juara Grup I.
Posisi puncak klasemen dinilai strategis karena berpotensi memberikan lawan yang lebih menguntungkan pada fase gugur, tergantung hasil akhir dari grup lainnya.
Kabar duka yang menimpa Didier Deschamps menjadi perhatian di tengah hiruk-pikuk Piala Dunia 2026. Sejumlah dukungan dan ucapan belasungkawa mengalir kepada pelatih yang telah membawa Prancis meraih berbagai prestasi di pentas internasional.
Di balik ketatnya persaingan menuju gelar juara dunia, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa para pelaku sepak bola juga menghadapi berbagai ujian dalam kehidupan pribadi mereka. Sementara itu, Les Bleus diharapkan tetap menjaga fokus dan melanjutkan tren positif hingga sang pelatih kembali mendampingi tim pada fase gugur.
