News
Persib Bandung vs PSM Makasar di Laga Pembuka, Catat Jadwal Piala Presiden 2024
Monitorday.com – Piala Presiden 2024, ajang pramusim paling bergengsi di sepak bola Indonesia, akan digelar pada 19 Juli di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Turnamen ini memperebutkan hadiah utama sebesar Rp 5 miliar.
Tahun ini merupakan edisi keenam Piala Presiden sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2015. Pada edisi perdananya, Persib Bandung menjadi juara. Arema FC mendominasi dengan tiga gelar juara pada tahun 2017, 2019, dan 2022, sementara Persija Jakarta menjadi juara pada edisi 2018.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Piala Presiden 2024 akan dibuka di Bandung pada 19 Juli. “Insya Allah bapak Presiden akan hadir dan mudah-mudahan ini juga memperbaiki animo masyarakat yang sekarang menunggu ada perbaikan di liga,” ujar Erick Thohir, seperti dikutip dari situs resmi PSSI.
Piala Presiden 2024 akan disiarkan langsung oleh Emtek sebagai official broadcaster melalui Indosiar dan Vidio.com.
Format dan Grup Piala Presiden 2024:
Turnamen ini akan diikuti oleh 8 tim Liga 1 yang dibagi ke dalam dua grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 tim.
Grup A:
- Persib Bandung
- Borneo FC
- PSM Makassar
- Persis Solo
Grup B:
- Arema FC
- Bali United
- Persija Jakarta
- Madura United
Jadwal Pertandingan Piala Presiden 2024:
Jumat, 19 Juli 2024:
- Persib Bandung vs PSM Makassar (15.30 WIB)
- Persis Solo vs Borneo FC (19.30 WIB)
Minggu, 21 Juli 2024:
- Bali United vs Arema FC (15.30 WIB)
- Persija Jakarta vs Madura United (19.30 WIB)
Senin, 22 Juli 2024:
- PSM Makassar vs Persis Solo (15.30 WIB)
- Persib Bandung vs Borneo FC (19.30 WIB)
Rabu, 24 Juli 2024:
- Bali United vs Madura United (15.30 WIB)
- Arema FC vs Persija Jakarta (19.30 WIB)
Kamis, 25 Juli 2024:
- Borneo FC vs PSM Makassar (15.30 WIB)
- Persib Bandung vs Persis Solo (19.30 WIB)
Jumat, 26 Juli 2024:
- Madura United vs Arema FC (15.30 WIB)
- Bali United vs Persija Jakarta (19.30 WIB)
Semifinal Piala Presiden 2024:
Selasa, 30 Juli 2024:
- Juara Grup A vs Runner-up Grup B (19.30 WIB)
Rabu, 31 Juli 2024:
- Juara Grup B vs Runner-up Grup A (19.30 WIB)
Perebutan Tempat Ketiga:
Sabtu, 3 Agustus 2024:
- Tim yang Kalah Semifinal 1 vs Tim yang Kalah Semifinal 2 (19.30 WIB)
Final Piala Presiden 2024:
Minggu, 4 Agustus 2024:
- Pemenang Semifinal 1 vs Pemenang Semifinal 2 (19.30 WIB)
Dengan hadiah yang lebih besar dan partisipasi tim-tim terbaik, Piala Presiden 2024 diharapkan dapat meningkatkan semangat dan kualitas sepak bola nasional serta memberikan hiburan bagi para penggemar di seluruh negeri.
News
Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Garuda Batalkan Rute Jakarta-Bandung-Lampung
Monitorday.com – Garuda Indonesia membatalkan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga Senin (7/9/2026) pukul 12.00 WIB. Keputusan ini diambil setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu operasional sejumlah bandara.
Garuda Indonesia menyatakan seluruh penerbangan yang terdampak pembatalan meliputi rute dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta; Bandara Husein Sastranegara, Bandung; serta Bandara Radin Inten II, Lampung.
“Seluruh penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung yang terjadwal hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB dibatalkan,” demikian keterangan Garuda Indonesia melalui akun Instagram resminya, Minggu (6/9).
Penerbangan yang dijadwalkan setelah pukul 12.00 WIB pada Senin (7/9) akan kembali dilayani secara bertahap. Namun, pelaksanaannya bergantung pada kondisi masing-masing bandara, arahan otoritas, serta terpenuhinya seluruh persyaratan keselamatan penerbangan.
Garuda meminta penumpang dengan penerbangan terdampak untuk memantau status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke bandara. Maskapai juga menyediakan pilihan perubahan jadwal perjalanan atau pengembalian dana penuh sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebaran abu vulkanik Anak Krakatau sebelumnya membuat delapan bandara di sekitar wilayah terdampak menghentikan sementara operasional dengan durasi berbeda.
Direktur Meteorologi Penerbangan BMKG Achadi Subarkah Raharjo menyampaikan status penutupan delapan bandara hingga Minggu (6/9) pukul 18.35 WIB.
- Bandara Soekarno-Hatta (CGK): ditutup pukul 02.08-23.59 WIB.
- Bandara Halim Perdanakusuma (HLP): ditutup pukul 07.20-23.59 WIB.
- Bandara Radin Inten II (TKG): ditutup pukul 04.18-23.59 WIB.
- Bandara Husein Sastranegara (BDO): ditutup pukul 12.07 hingga Senin (7/9) pukul 06.00 WIB.
- Bandara Budiarto Curug (RTO): ditutup pukul 06.48 hingga Senin (7/9) pukul 06.59 WIB.
- Bandara Pondok Cabe (PCB): ditutup pukul 10.05-23.59 WIB.
- Bandara Taufik Kiemas (TFY): ditutup pukul 11.30-23.59 WIB.
- Bandara Atung Bungsu (PXA): ditutup pukul 13.34-17.00 WIB.
Untuk mengantisipasi dampak penutupan bandara, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan tiga bandara alternatif bagi maskapai yang membutuhkan lokasi pendaratan.
Ketiga bandara tersebut adalah Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat; Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah; dan Bandara Internasional Juanda di Surabaya, Jawa Timur.
Penutupan sejumlah bandara ini dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul sebaran abu vulkanik yang berpotensi mengganggu penerbangan. Operasional akan kembali disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan keputusan otoritas terkait.
News
Sekolah Terdampak Berat Abu Vulkanik Diminta PJJ, Bagaimaan dengan Sekolah Terdampak Ringan?
Jakarta [MONITORDAY] – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan arahan terkait keberlangsungan pembelajaran setelah erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Sekolah yang berada di wilayah dengan dampak abu vulkanik berat dapat menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring.
Sementara itu, sekolah di wilayah yang terdampak ringan tetap dapat menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan secara ketat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan keselamatan dan kesehatan murid serta pendidik menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pendidikan di tengah situasi darurat.
“Keselamatan bagi murid dan kesehatan bagi murid dan para pendidik serta pendidikan itu menjadi prioritas utama. Jadi karena prioritas, maka kalau memang dinyatakan oleh otoritas yang berwenang bahwa daerah itu memang sangat berbahaya, ya jangan dilakukan pembelajaran di sekolah,” kata Mu’ti dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, yang disiarkan melalui kanal YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI, Minggu (6/9/2026).
Wilayah terdampak berat
Kemendikdasmen menyebut sejumlah wilayah mengalami dampak signifikan akibat abu vulkanik. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Serang, Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan.
Sekolah di wilayah dengan dampak berat tersebut dianjurkan mengalihkan kegiatan belajar ke rumah melalui sistem daring atau PJJ. Pembelajaran juga dapat dilakukan di lokasi tertentu yang dinilai aman dengan memanfaatkan sarana pembelajaran daring.
“Di daerah yang terdampak berat, maka pembelajaran dapat dilaksanakan melalui pembelajaran di rumah melalui daring atau dilaksanakan di tempat tertentu yang aman melalui sarana pembelajaran yang daring atau PJJ,” ujar Mu’ti.
Arahan tersebut mengacu pada Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana serta Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pembelajaran dalam Situasi Darurat.
Wilayah terdampak ringan tetap belajar di sekolah
Berbeda dengan wilayah yang terdampak berat, satuan pendidikan di daerah yang tidak terdampak secara langsung masih dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.
Namun, sekolah diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Di antaranya dengan mewajibkan penggunaan masker, menutup pintu dan jendela, serta meniadakan aktivitas pembelajaran maupun kegiatan lain di luar ruangan.
Kebijakan tersebut mempertimbangkan kondisi angin yang dinamis dan berpotensi membawa material vulkanik ke wilayah lain. Karena itu, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menentukan pelaksanaan kebijakan sesuai kondisi di wilayah masing-masing.
Jam belajar dapat disesuaikan
Dalam situasi darurat tersebut, sekolah tidak diwajibkan memenuhi durasi jam belajar seperti kondisi normal.
Alokasi dan durasi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah, sehingga satuan pendidikan memiliki fleksibilitas dalam mengatur kegiatan belajar.
Siswa mendapat materi mitigasi bencana
Selain materi dalam kurikulum reguler, peserta didik juga akan mendapatkan materi mengenai mitigasi bencana.
Materi tersebut diberikan untuk membantu siswa memahami langkah-langkah yang diperlukan dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus menjaga ketenangan, keselamatan, dan kesehatan diri.
Adapun pelaksanaan PJJ diserahkan kepada pemerintah daerah. Menurut Mu’ti, pemerintah daerah merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi aktual serta perkembangan sebaran abu vulkanik di wilayahnya.
“Jadi mulainya besok ya, mulainya besok (Senin, 7 September 2026). Dan memang yang paling tahu keadaan di daerah adalah otoritas pemerintah yang ada di daerah,” kata Mu’ti.
News
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Sekolah, Mendikdasmen Minta Terapkan PJJ
Monitorday.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengganggu aktivitas pendidikan. Sekolah di wilayah yang terdampak abu vulkanik cukup berat diminta mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menyampaikan arahan tersebut dalam Konferensi Pers Pembaruan Informasi Layanan Pendidikan Pascaerupsi Krakatau yang digelar secara daring dari Jakarta, Minggu (6/9/2026).
Menurut Abdul Mu’ti, PJJ dapat dilakukan secara daring dari rumah. Sekolah juga dapat memindahkan kegiatan belajar ke lokasi lain yang dinilai aman dengan memanfaatkan sarana pembelajaran daring.
Wilayah yang menjadi perhatian pemerintah antara lain Kabupaten Serang di Banten serta Kabupaten Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan di Lampung. Daerah-daerah tersebut dilaporkan mengalami paparan abu vulkanik cukup tinggi.
Sementara itu, sekolah yang masih berada dalam kondisi aman diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka. Namun, penerapan protokol kesehatan dan keselamatan diperketat.
Sekolah diminta mewajibkan penggunaan masker, menghentikan aktivitas di luar kelas, serta menutup pintu dan jendela untuk mengurangi paparan abu vulkanik. Kegiatan belajar juga harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan keselamatan siswa maupun guru.
Pemerintah memberikan fleksibilitas kepada sekolah terkait durasi pembelajaran. Jam belajar tidak harus berlangsung penuh seperti dalam kondisi normal apabila situasi erupsi membuat lingkungan sekolah kurang aman.
Selain menjaga keselamatan, guru juga diminta memasukkan materi pendidikan kebencanaan dalam pembelajaran. Materi tersebut diharapkan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi situasi darurat.
Pemerintah pusat tidak menetapkan batas waktu pelaksanaan PJJ. Keputusan mengenai durasi pembelajaran daring diserahkan kepada pemerintah daerah yang dinilai paling mengetahui perkembangan kondisi dan sebaran abu vulkanik di wilayahnya.
Abdul Mu’ti meminta pemerintah daerah segera memberikan keputusan dan informasi yang jelas kepada masyarakat, terutama di wilayah yang terdampak erupsi.
Hingga Minggu (6/9/2026), pemerintah belum menerima laporan korban jiwa dari kalangan murid maupun guru. Tidak ada pula laporan kerusakan infrastruktur sekolah di wilayah terdampak, termasuk Banten dan Lampung.
Meski demikian, pemerintah menegaskan keselamatan warga sekolah menjadi prioritas. Aktivitas pendidikan harus terus berjalan, tetapi pelaksanaannya wajib menyesuaikan kondisi di lapangan agar proses belajar tidak mengorbankan kesehatan dan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
News
Android Perkuat Dominasi, HarmonyOS Makin Menggigit
Android semakin dominan di pasar smartphone global, sementara HarmonyOS memperkuat posisi di China dan iOS menghadapi tekanan di pasar Amerika Serikat.
Monitorday.com– Persaingan sistem operasi smartphone dunia semakin dinamis pada kuartal II (Q2) 2026. Berdasarkan data riset Counterpoint yang dikutip Kompas Tekno, pengiriman smartphone global mengalami penurunan 11% secara tahunan (YoY). Di tengah pelemahan pasar tersebut, Android justru memperluas pangsa pasarnya secara global, sedangkan iOS mengalami penurunan dan HarmonyOS terus memperkuat posisinya.
Secara global, Android menguasai sekitar 75% pangsa pasar smartphone pada Q2 2026, meningkat dari 73% pada kuartal sebelumnya. Keberagaman lini produk menjadi salah satu faktor yang membuat sistem operasi Google tersebut relatif mampu bertahan menghadapi pelemahan pasar, termasuk melalui performa penjualan Samsung Galaxy S26 series.
Sementara itu, iOS berada di posisi kedua dengan pangsa pasar sekitar 20%, turun dari 22% pada Q1 2026. HarmonyOS menempati posisi ketiga dengan pangsa sekitar 5% secara global. Meskipun masih jauh di bawah Android dan iOS, posisi tersebut menunjukkan keberadaan ekosistem Huawei yang semakin signifikan dalam persaingan sistem operasi smartphone.
Persaingan terlihat lebih ketat di Amerika Serikat. iOS masih memimpin dengan pangsa 51%, tetapi Android telah mendekati dengan 49%. Jarak tersebut semakin menyempit dibandingkan Q4 2025 ketika iOS sempat menguasai sekitar 69% pasar Amerika Serikat. Perubahan ini menunjukkan bahwa dominasi Apple di pasar domestiknya menghadapi tekanan yang semakin besar.
Di China, perkembangan HarmonyOS jauh lebih agresif. Pangsa sistem operasi Huawei tersebut meningkat dari 19% menjadi 24%. Pada periode yang sama, Android turun dari 63% menjadi 58%, sementara iOS naik tipis menjadi 18%. Kinerja perangkat Huawei, termasuk seri Enjoy 90 Pro Max, turut disebut sebagai salah satu faktor yang mendukung penguatan HarmonyOS.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa strategi Huawei untuk mengurangi ketergantungan terhadap Android mulai menghasilkan ekosistem yang semakin kompetitif di pasar China. HarmonyOS tidak lagi sekadar menjadi alternatif lokal, tetapi berkembang menjadi salah satu kekuatan yang mampu menekan dominasi Android sekaligus mempersempit ruang persaingan dengan iOS.
Peta persaingan Q2 2026 juga memperlihatkan bahwa kekuatan masing-masing sistem operasi semakin dipengaruhi karakteristik pasar regional. Android memperoleh keuntungan dari luasnya pilihan perangkat dan segmen harga, iOS mempertahankan basis pengguna yang kuat di pasar premium, sedangkan HarmonyOS memiliki momentum kuat melalui ekosistem perangkat Huawei di China. Kondisi tersebut membuat persaingan OS smartphone global semakin terbagi berdasarkan strategi, ekosistem, dan karakter pasar masing-masing wilayah.
News
Kemendikdasmen: AI di Sekolah Tak Dilarang, tapi…
Kemendikdasmen mengatur penggunaan AI di sekolah agar aman dan etis, tidak melarangnya. Pahami kebijakan Indonesia yang berbeda dengan New York dalam menghadapi teknologi AI di dunia pendidikan.
Monitorday.com – Pemerintah Indonesia memilih tidak mengikuti langkah New York yang melarang penggunaan kecerdasan buatan (AI) generatif bagi siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) justru menempuh pendekatan regulasi dengan mengatur penggunaan AI agar aman, etis, dan sesuai usia peserta didik.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin menegaskan pemerintah tidak akan melarang AI secara menyeluruh di lingkungan sekolah.
“Posisi kita bukan melarang AI secara menyeluruh, melainkan mengatur penggunaannya agar sesuai usia, aman, beretika, dan dalam pendampingan guru serta orang tua,” ujar Toni ke awak media, Jumat, 4 September 2026.
Menurut Toni, penggunaan AI dalam pembelajaran tetap harus menjaga kemampuan siswa untuk berpikir dan memecahkan masalah secara mandiri. Teknologi, kata dia, tidak boleh berubah menjadi jalan pintas yang menggantikan proses belajar.
“AI harus menjadi alat bantu belajar, bukan jalan pintas untuk menyontek atau menggantikan proses berpikir,” tegasnya.
Toni juga menepis anggapan bahwa mata pelajaran pilihan coding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) akan membuat siswa semakin bergantung pada AI generatif.
Sebaliknya, pembelajaran KKA dirancang untuk membangun kemampuan dasar yang diperlukan peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi. Materinya mencakup berpikir komputasional, pemecahan masalah, literasi digital, hingga etika penggunaan AI.
“Bahkan, pembelajaran tersebut dapat dilakukan tanpa gawai,” kata Toni.
Kebijakan ini menempatkan coding dan kecerdasan artifisial bukan sekadar sebagai keterampilan menggunakan teknologi, melainkan sebagai sarana untuk memahami dan mengkritisi perkembangan teknologi.
Pemerintah juga telah menerbitkan pedoman pemanfaatan dan pembelajaran teknologi digital serta kecerdasan artifisial di dunia pendidikan. Pedoman tersebut menekankan penggunaan teknologi secara etis, aman, bijak, dan bertanggung jawab, dengan tetap mengutamakan perlindungan anak.
“Jadi, bukan sekadar anak bisa menggunakan AI, tetapi mereka juga memahami bagaimana AI bekerja, apa risikonya, bagaimana menggunakannya secara etis, dan kapan teknologi tersebut perlu digunakan,” jelas Toni.
Pendekatan Indonesia berbeda dengan Pemerintah Kota New York. Wali Kota Zohran Mamdani baru-baru ini mengambil langkah lebih ketat dengan membatasi penggunaan AI bagi siswa SD dan SMP.
Memasuki tahun ajaran baru, sekitar 600 ribu siswa dalam sistem sekolah negeri terbesar di Amerika Serikat itu tidak lagi bebas menggunakan perangkat dan layanan berbasis AI.
Departemen Pendidikan New York juga menerapkan pembatasan penggunaan gawai, termasuk larangan penggunaan langsung hingga kelas tiga SD. Aturan tersebut turut menyasar tenaga pendidik. Guru dilarang menggunakan AI untuk memberikan nilai pada tugas siswa.
Selain itu, kebijakan tersebut merekomendasikan batas waktu layar maksimal 45 menit per hari bagi siswa SMP dan memblokir penggunaan chatbot pendamping yang menawarkan dukungan emosional.
Dua pendekatan itu memperlihatkan perbedaan dalam menghadapi AI di ruang kelas: New York memilih memperketat akses, sementara Indonesia memilih mengatur agar teknologi digunakan secara aman tanpa mengorbankan kemampuan berpikir siswa.
News
Kemenlu Dalami Dugaan 8 WNI Direkrut Tentara Rusia
Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu dan Kemenhan sedang memverifikasi laporan intelijen Ukraina tentang 8 WNI yang diduga direkrut militer Rusia. Prioritas utama adalah perlindungan WNI dan pemenuhan hak-hak konsuler.
Monitorday.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan pemerintah masih mendalami laporan intelijen Ukraina yang menyebut delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut menjadi bagian dari angkatan bersenjata Rusia.
“Kementerian Luar Negeri bersama instansi terkait terus mendalami informasi yang kami terima beberapa hari lalu terkait keterlibatan delapan warga negara Indonesia yang diduga direkrut,” kata Sugiono di Jakarta, Jumat (4/9).
Sugiono menegaskan perlindungan terhadap WNI di luar negeri menjadi salah satu tugas utama Kementerian Luar Negeri. Pemerintah juga akan memastikan pemenuhan hak-hak konsuler para WNI tersebut selama mereka masih berstatus sebagai warga negara Indonesia.
“ hak-hak konsuler yang kami harus penuhi sepanjang tidak ditemukan unsur-unsur yang menyebabkan mereka kehilangan kewarganegaraan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) juga menyatakan masih memverifikasi informasi mengenai delapan WNI yang diduga direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia dan terlibat dalam perang melawan Ukraina.
Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemhan RI Brigjen TNI Rico Sirait mengatakan verifikasi dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri, Perwakilan RI, serta kementerian dan lembaga terkait.
Pemerintah, kata Rico, tengah memastikan identitas dan status kewarganegaraan delapan WNI tersebut, termasuk proses perekrutan serta bentuk keterlibatan mereka dalam angkatan bersenjata Rusia.
“Karena proses verifikasi masih berjalan, tentunya kita tidak ingin berspekulasi mengenai bagaimana mereka direkrut maupun bentuk penugasannya,” kata Rico, Rabu (2/9).
Rico menambahkan, jika keterlibatan dalam angkatan bersenjata negara asing terbukti, konsekuensi hukumnya akan ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penanganan akan dilakukan setelah pemerintah memperoleh fakta yang telah terverifikasi.
Informasi mengenai delapan WNI tersebut pertama kali mencuat dari Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina pada 27 Agustus. Informasi itu disebarkan melalui pesan massal di Telegram.
Menurut The New Voice of Ukraine, badan intelijen Ukraina mengklaim memiliki dokumen yang mengonfirmasi proses perekrutan warga Indonesia tersebut.
Klaim itu menyebut perekrutan warga asing menjadi salah satu cara Rusia menambah kekuatan militernya sekaligus mendukung narasi propaganda Kremlin.
Di sisi lain, Kemlu RI menyatakan tidak hanya memverifikasi status dan keterlibatan para WNI, tetapi juga mendalami kemungkinan adanya unsur penipuan, eksploitasi, atau perekrutan melalui tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan tujuan sebenarnya.
Juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah akan menelusuri seluruh kemungkinan tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
News
Pemerintah Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta
Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 menargetkan peningkatan kompetensi 12.128 peserta. Inisiatif pemerintah ini dirancang untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan dan kebutuhan industri yang dinamis.
Monitorday.com – Pemerintah terus memperkuat pelatihan vokasi sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Penguatan tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dan diikuti 12.128 peserta.
“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kick Off Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026, di Kota Serang, Banten, Selasa (01/09/2026).
Airlangga menjelaskan bahwa penguatan pelatihan vokasi tersebut penting untuk memastikan pertumbuhan investasi diikuti dengan kesiapan tenaga kerja. Hingga Semester I 2026, realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen (YoY) dan setara dengan 49,5 persen dari target. Investasi tersebut turut menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja secara nasional.
Di sisi ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional telah menurun menjadi 4,65 persen. Namun, tantangan masih terdapat pada kelompok generasi muda yang mencapai sekitar 67 persen dari total pengangguran atau sekitar 4,8 juta orang. Hal tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kompetensi agar tenaga kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kebutuhan kompetensi juga terus berkembang seiring perubahan struktur ekonomi, khususnya pada sektor digital dan ekonomi hijau. Karena itu, pelatihan vokasi diarahkan untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk pada bidang-bidang baru seperti energi terbarukan dan smart farming.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan bahwa durasi pelatihan disesuaikan dengan jenis kompetensi yang diberikan. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bukti kompetensi yang dapat digunakan saat memasuki pasar kerja.
“Ini yang kita harapkan menjadi daya saing, menjadi sesuatu yang bisa ditunjukkan kepada industri. Ini loh, kemampuan saya. Inilah upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi anak-anak muda kita,” ujar Yassierli.
Tahun ini, Program Pelatihan Vokasi Nasional menargetkan sekitar 340.000 peserta. Target tersebut terdiri atas 70.000 peserta melalui alokasi APBN existing dan tambahan 270.000 peserta melalui program stimulus ekonomi Semester II 2026. Hingga Agustus 2026, sebanyak 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan.
News
Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
Muhammadiyah, melalui MDMC dan Lazismu, telah menjangkau ribuan penyintas gempa bumi di NTT. Berbagai bantuan krusial disalurkan untuk pemulihan dan rehabilitasi.
Monitorday.com -asca gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda 7 kabupaten di NTT, Muhammadiyahlangsung bergerak melalui pilar kemanusiaan yang digawangi MDMC dan Lazismu. Tahap awal respons dilakukan dengan berkoordinasi pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah yang berlokasi diKlinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, kabupaten Ende.
Pos Koordinasi Wilayah ini berperan penting dalam merencanakan dan mengevaluasi aksi layanankemanusiaan dan sampai saat ini telah mendirikan 7 Pos Koordinasi Daerah di 7 kabupaten dan 10 PosPelayanan di masing-masing kabupaten terdampak.
Dalam penyaluran bantuan kemanusiaan program Indonesia Siaga, setidaknya melalui tiga klaster layananprioritas relawan di lapangan, yaitu layanan kesehatan, layanan non kesehatan dan layanan logistik. LayananKesehatan melalui EMT Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah menjangkau 2.215 perempuan dan 1.487 laki-lakipenyintas gempa bumi.
Sementara itu, untuk bantuan kemanusiaan klaster non-kesehatan, layanan dapur umum yang didirikan telahmelayani sebanyak 1.750 jiwa, pendirian sanitasi dan air bersih di 2 titik, dan melaksanakan layanan psikososialkepada 1.773 jiwa.
Layanan kemanusiaan Muhammadiyah juga didukung dengan penyaluran logistik berupa mobil dapur umum,mobil taktis, 500 paket family kit, school kit 600 paket, 1.440 kaleng Rendangmu dan terpal sepanjang 500meter. Dukungan logistik pengobatan juga diberikan oleh Tim Medis atau EMT Mobile dari masing-masingRumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang bertugas.
Lazismu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak.
“Kami apresiasi setinggitingginya kepada seluruh relawan Muhammadiyah di lapangan atas kerja-kerja kemanusiaan dan tentu terimakasih kepada donatur dan jamaah salat Jumat atas kepercayaannya sehingga aksi layanan kemanusiaanMuhammadiyah kepada penyintas bencana di NTT dapat terus dilanjutkan”, kata Barry Adhitya, DirekturUtama Lazismu, pada Jum’at (4/9/2026).
Lazismu akan senantiasa memantau dan mengevaluasi program Indonesia Siaga di NTT agar dana yangterhimpun dari masyarakat dapat dioptimalkan untuk masa pemulihan pasca gempa bumi di NTT dandilanjutkan Insya Allah sampai tahap rehabilitas dan rekonstruksi untuk membangun ketangguhan masyarakat.
News
Bikin Bangga! Murid Indonesia Sabet 12 Medali dan 3 Penghargaan di IESO 2026
Delegasi Murid Indonesia berhasil meraih total 12 medali dan 3 penghargaan dalam International Earth Science Olympiad (IESO) ke-19 di Italia. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti kualitas pendidikan sains Indonesia.
Monitorday.com – Murid Indonesia kembali mencatat prestasi di ajang sains dunia. Tim Indonesia membawa pulang 12 medali dan tiga penghargaan dalam International Earth Science Olympiad (IESO) ke-19 di Turin, Italia, yang berlangsung 20–27 Agustus 2026.
Perolehan itu terdiri atas satu emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Indonesia juga mencatat sejarah dengan mengikuti kategori Young Reporters Initiative (YoRI) untuk pertama kalinya dan langsung meraih tiga penghargaan.
IESO 2026 diikuti 160 peserta dari 40 negara. Indonesia mengirim empat murid yang berkompetisi dalam empat kategori, yakni Individual Test, International Team Field Investigation (ITFI), Earth System Project (ESP), dan YoRI.
Empat wakil Indonesia tersebut mencatat prestasi sebagai berikut:
- Marvell Collin Celeste, SMAS Kristen Immanuel Pontianak, Kalimantan Barat: perunggu Individual Test, emas ITFI, perunggu ESP, dan Third Prize YoRI.
- Louis Victor Iswaranimpunga Paris, SMAK Katolik St. Albertus Malang, Jawa Timur: perak Individual Test, perunggu ITFI, perak ESP, dan First Prize YoRI.
- Salma Rofidatul Hasanah, MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur: perunggu Individual Test, perunggu ITFI, perak ESP, dan Second Prize YoRI.
- Muhammad Ihsan, MAN Insan Cendekia Serpong, Banten: perunggu Individual Test dan ESP serta perak ITFI.
Keempat murid menjalani rangkaian kompetisi selama delapan hari. Marvell menilai pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi tingkat dunia.
“Semua berjalan dengan lancar dan kami semua bisa menyelesaikan kompetisi IESO selama delapan hari di Italia. Kami berterima kasih kepada Kemendikdasmen dan Puspresnas karena mulai dari Olimpiade Sains Nasional ke tahap pembinaan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi kami,” kata Marvell.
Prestasi tersebut melanjutkan kiprah Marvell yang sebelumnya meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional bidang ilmu kebumian pada 2025.
Bagi Salma, IESO bukan sekadar menguji kemampuan akademik. Kompetisi tersebut juga memberinya pengalaman bekerja sama dengan peserta dari berbagai negara.
“Seru sekali berkompetisi di IESO. Saat mengikuti bagian ESP kami mencari data ke gunung. Kami juga membuat poster, tes tertulis, dan presentasi bersama murid dari berbagai negara,” ujar Salma.
Pembina tim Indonesia, Ichsan Ibrahim dari STMIK Indonesia Mandiri, mengatakan capaian tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Selain mengantongi 12 medali, Indonesia mencatat prestasi baru melalui keikutsertaan perdana di YoRI.
“Prestasi di IESO tahun ini lebih baik. Tahun ini tim Indonesia memperoleh satu emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Ditambah tahun ini kita mengikuti Young Reporters Initiative (YoRI) dan meraih tiga penghargaan,” tutur Ichsan.
Tim Indonesia didampingi dua pembina, yakni Ichsan Ibrahim dan Rahmawati Rahayu dari tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia.
Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono mengapresiasi capaian para murid dan pembina.
“Para murid pemenang ajang talenta nasional terus kami bina secara berkelanjutan hingga ke ajang internasional. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada adik-adik dan pembina,” ujar Irene.
Kemendikdasmen berharap prestasi tersebut memperkuat ekosistem pembinaan talenta nasional sekaligus mendorong semakin banyak murid Indonesia menembus kompetisi sains internasional.
News
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran STEM Berbasis 5M
Kemendikdasmen mengkampanyekan pembelajaran STEM 5M yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai ruang belajar. Pendekatan ini bertujuan menjadikan sains lebih mudah, murah, dan menyenangkan bagi semua anak.
Monitorday.com – Belajar sains tak harus menunggu sekolah memiliki laboratorium lengkap. Lingkungan sekitar justru bisa menjadi ruang belajar yang murah, dekat, dan menyenangkan bagi anak.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pembelajaran Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika (STEM) melalui pendekatan 5M: Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, perubahan pola pikir menjadi kunci agar sains tidak dipandang sebagai pelajaran yang rumit dan mahal.
“Bangun mindset menentukan bagaimana kita melakukan sesuatu sehingga mindset kita ubah dengan science itu mudah. Semua orang bisa menjadi saintis dan murah, tidak harus membeli peralatan lab yang mahal,” ujar Abdul Mu’ti dalam siaran pers Kemendikdasmen dari Kudus, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).
Menurut dia, sains bisa dikenalkan melalui berbagai hal yang ditemui anak dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tersebut bahkan perlu dimulai sejak pendidikan anak usia dini (PAUD), sejalan dengan gagasan wajib belajar 13 tahun.
Abdul Mu’ti mencontohkan persawahan sebagai ruang belajar yang sederhana, tetapi kaya objek pengamatan. Anak dapat mengamati rumput, padi, katak, belalang, semut hingga kupu-kupu sambil mengembangkan rasa ingin tahu.
“Mereka bisa tanya apa saja dan semuanya spontan sehingga sains bisa menggembirakan kalau rasa ingin tahu itu tidak kita batasi dan takut-takuti,” katanya.
Ia menegaskan, alam harus menjadi bagian dari pembelajaran sains. Pengalaman langsung di lingkungan sekitar dapat mendorong anak untuk mengamati, bereksperimen, memecahkan masalah, hingga menciptakan sesuatu.
“Sains tidak boleh menjauhkan dari lingkungan alam di mana mereka berada karena alam adalah tempat belajar,” ujar Abdul Mu’ti.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Nunuk Suryani mengatakan, Kemendikdasmen masih menemukan anggapan bahwa STEM merupakan bidang yang mahal dan sulit diterapkan di sekolah.
Stigma tersebut mendorong Kemendikdasmen merancang Program STEM secara menyeluruh, termasuk memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan berbasis prinsip 5M.
“Kami menyadari, selama ini STEM diidentikkan sebagai bidang mahal dan sulit untuk diterapkan dalam pembelajaran. Stigma ini menjadi salah satu alasan mendorong kami untuk merancang Program STEM secara menyeluruh,” kata Nunuk.
Menurut Nunuk, STEM tidak cukup diajarkan sebagai materi di kelas. Pendekatan ini diharapkan berkembang menjadi pola pikir yang digunakan murid dalam kehidupan sehari-hari.
Murid didorong untuk mengamati persoalan, mengajukan pertanyaan, mencari solusi, mencoba, mengevaluasi hasil, hingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Penerapan pendekatan tersebut juga mulai dirasakan guru di Kudus. Fitri Anggraeni dari RA Miftahul Falah Dawe mengatakan sejumlah aktivitas pembelajaran yang selama ini dilakukan ternyata telah menerapkan prinsip STEM.
“Alhamdulillah, memang sedikit banyak aktivitas pembelajaran selama ini ternyata sudah terkait dengan STEM. Anak-anak memang terlihat lebih bersemangat mengikuti pelajaran ketika diajak dalam suasana bermain,” ujar Fitri.
Pengalaman serupa dirasakan Syafaatun Nimah, guru RA Miftahul Huda 1 Dawe. Menurut dia, pembelajaran STEM membuat murid lebih aktif sekaligus memberi pengalaman baru bagi guru.
“Tak jarang saya takjub dengan reaksi dan umpan balik yang diberikan anak-anak. Sebab, sering kali justru saya belajar dari mereka,” ungkap Syafa.
Kemendikdasmen berharap pendekatan STEM berbasis 5M dapat membuat pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan anak. Guru juga didorong menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan tanpa bergantung pada fasilitas laboratorium berbiaya mahal.
