LakeyBanget
Saddil Beri Sinyal Hengkang, Umuh Kaget
Monitorday.com – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku terkejut setelah Saddil Ramdani mengunggah pesan bernuansa perpisahan di media sosial. Umuh bahkan mengaku tidak mengetahui adanya rencana pemain asal Muna, Sulawesi Tenggara, tersebut untuk meninggalkan Maung Bandung.
Umuh baru mengetahui kabar itu setelah melihat unggahan Saddil di akun Instagram pribadinya.
“Sangat kaget ya, karena saya tidak tahu Saddil hengkang. Karena Saddil juga sangat memberikan kontribusi buat Persib selama di Persib,” kata Umuh, Jumat (4/9/2026).
Saddil memang belum secara terang-terangan menyatakan akan meninggalkan Persib. Namun, rangkaian pesannya di media sosial memberi sinyal kuat bahwa kebersamaannya dengan Pangeran Biru berpotensi segera berakhir.
Dalam unggahannya, Saddil mengaku menerima sebuah keputusan dengan lapang dada. Ia menyiratkan tidak ingin memaksakan sesuatu yang mungkin memang bukan lagi bagian dari jalannya.
“Saya menerima keputusan ini dengan lapang dada, bukan karena saya tidak memiliki keberanian untuk mempertanyakannya, tetapi karena saya telah belajar bahwa tidak setiap pintu memang ditakdirkan untuk tetap terbuka,” tulis Saddil.
Pemain sayap yang dikenal dengan kecepatan tersebut juga menegaskan bahwa keputusan yang diambil tidak akan mengurangi keyakinannya terhadap kemampuan dan nilai dirinya sebagai pesepak bola.
“Saya tahu nilai diri saya, dan saya percaya pada jalan yang ada di depan. Beberapa keputusan mungkin mengubah arah perjalanan, tetapi tidak akan pernah menentukan nilai dari seseorang yang menjalaninya,” lanjutnya.
Umuh mengatakan dirinya tidak bisa ikut campur apabila keputusan mengenai masa depan Saddil merupakan kewenangan tim pelatih. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada jajaran pelatih Persib.
“Apapun juga itu keputusan pelatih, saya tidak bisa intervensi. Saya serahkan kepada pelatih semuanya,” ujar Umuh.
Saddil kemudian menutup unggahannya dengan kalimat yang semakin memperkuat dugaan bahwa dirinya berada di ujung perjalanan bersama Persib.
“Saya pergi dengan rasa hormat, tanpa menyimpan kepahitan, dan melangkah maju dengan keyakinan yang tenang. Apa yang memang ditakdirkan untuk saya, tidak akan pernah mengharuskan saya kehilangan jati diri hanya untuk mendapatkannya,” tulisnya.
Jika benar hengkang, kepergian Saddil akan menjadi kehilangan bagi Persib mengingat kontribusinya selama memperkuat klub.
Kendati demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Saddil maupun Persib mengenai status sang pemain, termasuk klub yang akan menjadi tujuan berikutnya.
LakeyBanget
Meutya: AI Harus Beri Manfaat Nyata
Monitorday.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia tidak boleh sekadar mengejar kecanggihan teknologi. AI harus mampu memberikan manfaat nyata dan menyelesaikan persoalan masyarakat.
“Tujuan bersama kita adalah mengembangkan Meaningful AI, yaitu AI yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Meutya saat berbicara dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Denpasar, Bali, Jumat (4/9/2026).
Menurut Meutya, AI kini bergerak cepat dari tahap eksperimen menuju penggunaan sehari-hari. Teknologi tersebut telah masuk ke berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pekerjaan, kesehatan, pelayanan publik hingga pengambilan keputusan.
Karena itu, tantangan AI tidak lagi sebatas kemampuan mesin. Pemerintah dan masyarakat juga dituntut mampu mengarahkan teknologi tersebut agar digunakan untuk tujuan yang bernilai.
“Pertanyaannya bukan lagi semata-mata apa yang mampu dilakukan mesin, tetapi apakah manusia dan institusi siap mengarahkan AI menuju tujuan yang bermakna,” ujarnya.
Meutya menjelaskan, konsep Meaningful AI yang didorong pemerintah mencakup lima dimensi.
- AI for Productivity, untuk meningkatkan efektivitas kerja masyarakat dan organisasi.
- AI for Public Good, untuk memperbaiki pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan sistem pangan.
- AI for Inclusion, untuk memperluas akses terhadap pengetahuan, kesempatan, dan layanan dasar.
- AI for Competitiveness, untuk memperkuat talenta, riset, inovasi, dan ekosistem bisnis nasional.
- AI for Resilience, untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman keamanan siber, bencana alam, perubahan iklim, dan berbagai gangguan lainnya.
Arah tersebut kemudian diselaraskan dengan Tiga Pilar Transformasi Digital Indonesia: Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.
Pilar Terhubung berfokus pada perluasan akses terhadap konektivitas, data, komputasi, dan kolaborasi. Pilar Tumbuh diarahkan untuk mengembangkan talenta, inovasi, dan nilai ekonomi. Sementara Terjaga memastikan AI berkembang secara etis, aman, transparan, dan akuntabel.
Menurut Meutya, penerapan AI dan teknologi digital di Indonesia mulai menunjukkan dampak konkret.
Di sektor pertanian, integrasi Internet of Things (IoT) disebut mampu menekan penggunaan pupuk hingga lebih dari 40 persen. Sementara digitalisasi sektor perikanan meningkatkan hasil produksi hingga lebih dari 40 persen.
Kemkomdigi juga telah memfasilitasi 150 pelaku UMKM di Wonogiri dan Banyuwangi untuk memanfaatkan AI dalam perencanaan bisnis, pembuatan konten branding, serta pemasaran digital.
Dari sisi regulasi, pemerintah tengah menyiapkan National AI Roadmap 2026–2029 sekaligus merancang regulasi etika AI berbasis risiko. Kerangka tersebut menempatkan nilai kemanusiaan, keselamatan, transparansi, perlindungan data pribadi, dan kekayaan intelektual sebagai sejumlah prioritas.
“Pemerintah harus menyediakan arah dan perlindungan, sementara seluruh ekosistem harus memastikan AI tetap terhubung dengan nilai kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat. Masa depan AI ditentukan oleh nilai-nilai yang kita pertahankan, pilihan yang kita buat, dan tanggung jawab yang kita emban,” tegas Meutya.
LakeyBanget
BYD Setop Impor CBU, Fokus Produksi Lokal
PT BYD Motor Indonesia kini beralih sepenuhnya ke produksi kendaraan listrik di dalam negeri setelah pabriknya di Subang resmi beroperasi. Ini menandai akhir era impor CBU BYD.
Monitorday.com – PT BYD Motor Indonesia resmi mengakhiri era impor mobil secara utuh atau completely built up (CBU) setelah pabrik kendaraan listriknya di Subang, Jawa Barat, mulai beroperasi.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menegaskan, BYD kini sepenuhnya beralih ke produksi dalam negeri.
“Sudah tidak (impor) sama sekali. Kita memang berkomitmen untuk setop karena kita sudah punya pabrik,” kata Luther saat ditemui dalam peresmian pabrik BYD di Subang, Kamis (3/9/2026).
Meski impor baru dihentikan, sejumlah mobil BYD hasil pasokan sebelumnya masih tersedia di jaringan diler. Namun, stok tersebut disebut semakin menipis.
“Yang kita jual sekarang mungkin masih ada dari sisa suplai yang sebelumnya. Itu sudah sedikit sekali,” ujar Luther.
Penghentian impor menjadi bagian dari komitmen BYD setelah perusahaan memperoleh fasilitas insentif pemerintah. Lewat skema tersebut, BYD mendapat izin mengimpor hingga 100.000 kendaraan listrik selama dua tahun.
Dari kuota itu, sekitar 92.000 unit telah digunakan. Sebagai imbal balik, BYD diwajibkan membangun fasilitas manufaktur di Indonesia dan memenuhi ketentuan produksi domestik, termasuk persyaratan terkait baterai serta motor listrik.
“Kita bukan impor untuk menjual, tapi memang kita mengkompensasi dengan menyebarkan dulu ke market produk-produk yang nanti pasti kita akan produksi,” kata Luther.
BYD menggelontorkan investasi sekitar Rp16 triliun untuk pembangunan pabrik dan infrastruktur pendukung di Indonesia. Pabrik Subang memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun, atau sekitar 10.000 unit per bulan, bergantung pada model dan permintaan pasar.
Namun, produksi lokal belum tentu langsung membuat harga mobil BYD lebih murah. Menurut Luther, skala produksi menjadi faktor penting dalam menekan biaya kendaraan.
“Komponen pembentuk harga itu sebenarnya harusnya volume. Kalau berbasis produksi tapi kita enggak dapat volumenya, juga akan malah menciptakan harga yang jauh lebih mahal,” ujarnya.
Pada tahap awal, pabrik Subang memproduksi model dengan permintaan tinggi, di antaranya BYD M6 EV, M6 DM, dan Atto 1. BYD juga membuka peluang memproduksi model lainnya secara bertahap, termasuk kendaraan dari merek premium Denza.
LakeyBanget
Persib Pindah Kandang, GBLA Jadi Markas Lawan PSM
Persib Bandung akan menjamu PSM Makassar di Stadion GBLA pada laga pembuka musim 2026/2027. Keputusan ini diambil karena Stadion Si Jalak Harupat sedang dalam pemeliharaan.
Monitorday.com – Persib Bandung resmi menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, sebagai kandang saat menjamu PSM Makassar pada laga perdana Super League 2026/2027, Minggu (6/9/2026).
Keputusan itu diambil setelah Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, memasuki masa pemeliharaan rumput dan tidak lagi diizinkan menggelar pertandingan.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan kondisi GBLA memang belum sepenuhnya sempurna. Namun, stadion tersebut menjadi pilihan setelah Persib tak bisa menggunakan Si Jalak Harupat.
“Walaupun GBLA belum 100 persen, ya, tapi karena di Si Jalak Harupat sudah tidak boleh dipakai, nanti kita main di sini di GBLA. Mudah-mudahan semuanya lancar dan tidak ada masalah. Yang penting Persib dapat tiga poin,” kata Umuh di Bandung, Kamis (3/9/2026).
Kondisi stadion tidak mengubah target Persib. Maung Bandung tetap membidik kemenangan dalam laga pembuka musim dan tiga poin di hadapan Bobotoh.
Umuh juga berencana memberikan motivasi langsung kepada pemain sebelum pertandingan agar tim tetap fokus dan tampil maksimal.
“Saya akan menyampaikan juga satu-dua kata kepada mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah memastikan Stadion Si Jalak Harupat sudah tidak dapat digunakan setelah Persib menjalani pertandingan pada 31 Agustus 2026.
“Setelah tanggal 31 Agustus dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” kata Dicky.
Pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari persiapan Stadion Si Jalak Harupat menyambut FIFA ASEAN Cup 2026. Kondisi itu membuat Persib tidak mendapatkan izin menggunakan stadion tersebut untuk menjamu PSM pada 6 September.
“Persib tidak diperkenankan tanggal 6 September bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup,” ujarnya.
Kini, GBLA menjadi panggung baru Persib untuk membuka musim 2026/2027. Meski kondisi stadion masih dalam tahap penyempurnaan, Maung Bandung tetap mengusung satu target: mengamankan tiga poin di depan Bobotoh.
LakeyBanget
Bos Ducati: Kunci Juara MotoGP 2026 Bukan Hanya Kemenangan Tiap Seri Tapi…
Bos Ducati, Gigi Dall’Igna, mengungkap bahwa kunci juara MotoGP 2026 adalah konsistensi, bukan kemenangan beruntun. Pembalap harus fokus mengumpulkan poin dan menghindari nol poin.
Monitorday.com – Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit. General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna menilai konsistensi bakal menjadi penentu utama dalam perebutan mahkota hingga akhir musim.
Menurut Dall’Igna, pembalap tidak harus mendominasi dengan meraih banyak kemenangan untuk menjadi juara. Yang lebih penting adalah terus mengamankan poin dan menghindari hasil buruk pada setiap seri tersisa.
“Saya berpendapat bahwa gelar juara dunia ini akan dimenangkan oleh siapa yang tampil terbaik dari sekarang hingga akhir seri kejuaraan,” kata Dall’Igna seperti dikutip dari MotoGP, Kamis (3/9/2026).
Dall’Igna menegaskan, kemenangan memang penting, tetapi konsistensi bisa menjadi pembeda ketika persaingan di papan atas berlangsung ketat.
“Kalian bisa memenangkan gelar dengan kemenangan seri yang sangat sedikit, tetapi kalian bisa bermain konsisten, konstan, dan di atas semua, kalian tidak boleh mendapatkan nol poin,” ujarnya.
Ducati kini berupaya mempertahankan gelar juara dunia setelah Marc Marquez menjadi kampiun musim sebelumnya. Pabrikan asal Italia itu masih berada dalam persaingan melalui Marquez.
Pembalap asal Spanyol tersebut menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 237 poin. Marquez hanya tertinggal 19 poin dari Jorge Martin yang membela Aprilia Racing.
Selisih tipis itu membuat setiap seri tersisa menjadi krusial. Satu hasil buruk bisa mengubah peta persaingan sekaligus membuka peluang bagi rival untuk mengambil alih posisi teratas.
Dall’Igna pun mengingatkan bahwa kemampuan menghindari nol poin akan menjadi senjata penting dalam perburuan gelar. Pembalap yang mampu menjaga ritme, finis konsisten, dan meminimalkan kesalahan dinilai memiliki peluang lebih besar menjadi juara.
Bagi Ducati, tantangannya kini jelas: menjaga Marquez tetap kompetitif hingga garis finis musim. Jika mampu mempertahankan konsistensi, Ducati berpeluang kembali mengangkat trofi MotoGP dan melanjutkan dominasi mereka di kelas premier.
LakeyBanget
AFA Siapkan Penghormatan untuk Messi
AFA akan memberikan penghormatan khusus kepada Lionel Messi setelah ia pensiun dari timnas. Berbagai pertandingan akan mengheningkan cipta pada menit ke-10 sebagai apresiasi.
Monitorday.com – Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyiapkan penghormatan khusus untuk Lionel Messi setelah sang megabintang memutuskan mengakhiri karier internasional bersama Timnas Argentina.
Messi mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pada Senin (31/8/2026). Keputusan itu sekaligus menutup perjalanan panjangnya selama 21 tahun bersama La Albiceleste.
Selama membela Argentina, Messi mencatatkan warisan besar dengan mempersembahkan empat trofi utama: satu Piala Dunia, dua Copa America, dan satu Finalissima.
Sebagai bentuk penghargaan, AFA meminta seluruh pertandingan resmi di Argentina memberikan penghormatan kepada pemain yang identik dengan nomor 10 tersebut.
Dikutip dari L’Equipe, Rabu (3/9/2026), pertandingan akan dihentikan sejenak ketika memasuki menit ke-10. Para penonton kemudian diminta memberikan tepuk tangan selama satu menit untuk Messi.
Pemilihan menit ke-10 memiliki makna khusus. Angka tersebut merupakan nomor punggung yang telah melekat dengan Messi selama bertahun-tahun membela Argentina.
Penghormatan itu tidak hanya berlaku di kompetisi Liga Argentina. AFA juga akan menerapkannya dalam berbagai ajang di bawah naungan federasi, termasuk sepak bola wanita, futsal, dan sepak bola pantai.
Di stadion yang dilengkapi layar raksasa, panitia juga akan menayangkan video khusus penghormatan kepada Messi sebelum pertandingan dimulai.
Keputusan Messi mengakhiri karier internasional menandai berakhirnya salah satu era paling ikonik dalam sejarah sepak bola Argentina. Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi pusat perjalanan La Albiceleste hingga akhirnya mengantarkan negaranya kembali ke puncak sepak bola dunia.
Kini, setiap tepuk tangan di menit ke-10 akan menjadi cara publik Argentina mengucapkan terima kasih kepada sang kapten.
LakeyBanget
Cuaca Panas Mengintai, 6 Komponen Mobil Ini Wajib Dicek
Di tengah cuaca panas ekstrem, pastikan mobil Anda tetap prima. Pelajari 6 komponen penting yang wajib dicek untuk perjalanan aman dan nyaman.
Monitorday.com – Cuaca panas yang diperkirakan bertahan hingga Oktober 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan. Suhu lingkungan yang tinggi, ditambah paparan debu selama musim kemarau, dapat membuat sejumlah komponen mobil bekerja lebih berat.
Auto2000, Selasa (1/9/2026), mengingatkan pemilik kendaraan untuk meningkatkan perhatian terhadap kondisi mobil, terutama saat berkendara di tengah kemacetan.
Sistem pendinginan menjadi salah satu bagian yang paling terbebani. Ketika mobil berhenti dalam kemacetan, aliran udara ke radiator berkurang sehingga pelepasan panas dari mesin tidak seoptimal saat kendaraan melaju.
Karena itu, sejumlah komponen berikut perlu diperiksa secara berkala:
1. Sistem pendingin
Radiator, selang, tutup radiator, reservoir, dan kipas pendingin harus dipastikan dalam kondisi baik. Pemilik mobil perlu mengecek kemungkinan kebocoran, karat, serta perubahan kondisi cairan pendingin.
Volume cairan juga harus berada pada batas yang direkomendasikan pabrikan. Kondisi sistem pendingin yang prima penting untuk menjaga temperatur mesin tetap terkendali.
2. Oli mesin
Temperatur tinggi dapat membuat kerja mesin semakin berat. Pastikan volume oli sesuai rekomendasi dan kondisinya masih layak.
Penggantian oli juga sebaiknya dilakukan sesuai interval servis. Pelumasan yang optimal membantu menjaga kinerja komponen mesin sekaligus mengendalikan temperatur.
3. Filter udara
Musim kemarau identik dengan meningkatnya paparan debu. Kondisi ini dapat membuat filter udara lebih cepat kotor.
Filter yang terlalu kotor atau tersumbat berpotensi menghambat pasokan udara ke mesin dan memengaruhi performa kendaraan. Filter oli dan filter bahan bakar juga perlu diperiksa sesuai jadwal perawatan.
4. Ban
Aspal yang panas membuat ban bekerja dalam kondisi lebih berat. Sebelum berkendara, terutama untuk perjalanan jauh, periksa tekanan angin, telapak, dan dinding ban.
Ban yang aus atau rusak, ditambah tekanan yang tidak sesuai, dapat meningkatkan risiko masalah selama perjalanan.
5. Sistem rem
Kampas rem, selang, pipa, sambungan, hingga cairan rem perlu diperiksa secara rutin. Debu dan kotoran yang menumpuk di sekitar komponen pengereman juga sebaiknya dibersihkan.
Langkah ini diperlukan untuk memastikan sistem pengereman tetap bekerja optimal dalam berbagai kondisi berkendara.
6. Sistem AC
Saat suhu udara meningkat, AC menjadi komponen penting untuk menjaga kenyamanan di kabin. Filter kabin dan kondensor perlu dijaga kebersihannya agar sirkulasi udara dan proses pelepasan panas tetap berjalan baik.
Auto2000 juga menyarankan pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan untuk perjalanan jauh. Deteksi lebih awal dapat membantu pemilik menemukan potensi masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Di tengah cuaca panas dan musim kemarau, perawatan berkala menjadi kunci agar mobil tetap bekerja optimal. Jangan menunggu komponen bermasalah baru melakukan pemeriksaan.
LakeyBanget
Korea Selatan Siapkan AI Generatif Gratis untuk Semua Warga
Korea Selatan meluncurkan program ‘AI for All’ untuk menyediakan akses AI generatif gratis bagi seluruh warganya, dengan fokus pada penguatan ekosistem AI domestik dan kedaulatan teknologi nasional.
Monitorday.com – Korea Selatan bersiap menggelar program ambisius yang memungkinkan seluruh masyarakat mengakses layanan kecerdasan buatan (AI) generatif secara gratis tanpa batas penggunaan.
Program bernama “AI for All” itu ditargetkan mulai menjalani uji beta sebelum tersedia secara nasional pada akhir 2026. Seoul menjadikan program tersebut sebagai bagian dari strategi memperluas penggunaan AI sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional.
Kementerian Sains dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Korea Selatan (MSIT) mensyaratkan layanan dalam program ini menggunakan model AI buatan dalam negeri. Sedikitnya 50 persen layanan harus menggunakan model domestik yang memenuhi kriteria sovereign foundation model, sementara sedikitnya 30 persen lainnya wajib menggunakan model AI domestik yang dikembangkan perusahaan lain.
Pemerintah Korea Selatan pada akhir Agustus 2026 memilih tiga konsorsium teknologi untuk menjalankan program tersebut: SK Telecom, Kakao, dan KT. Ketiganya terpilih setelah melewati proses evaluasi terhadap enam konsorsium peserta tender.
SK Telecom akan mengembangkan layanan AI yang dapat diakses melalui telepon dan pesan singkat. Skema ini ditujukan untuk memperluas akses bagi warga lanjut usia dan masyarakat yang kurang terbiasa menggunakan aplikasi digital.
Kakao akan mengintegrasikan chatbot dan agen AI ke dalam layanan pesannya yang telah digunakan secara luas. Sementara KT akan menghubungkan AI dengan ekosistem portal dan aplikasinya, termasuk pencarian, berita, konten, serta berbagai layanan mitra.
Pemerintah menargetkan kerja sama dengan ketiga perusahaan tersebut ditandatangani pada September 2026. Setelah melewati tahap beta, AI for All ditargetkan mulai tersedia untuk masyarakat secara nasional pada tahun ini.
Program ini dirancang melampaui fungsi chatbot biasa. Pemerintah Korea Selatan juga menyiapkan agen AI publik yang dapat membantu warga mengakses layanan pemerintahan.
Agen tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan informasi mengenai layanan publik hingga membantu mengajukan permohonan layanan atas nama pengguna.
Dengan demikian, AI tidak hanya diposisikan sebagai alat untuk mencari informasi, membuat tulisan, atau membantu pekerjaan. Teknologi tersebut juga diarahkan menjadi pintu masuk masyarakat menuju berbagai layanan pemerintah.
Di balik program gratis tersebut terdapat agenda yang lebih strategis: memperkuat kedaulatan AI Korea Selatan.
Menurut data MSIT, sekitar dua pertiga masyarakat Korea Selatan telah menggunakan layanan AI, termasuk sekitar 23 juta orang yang menggunakan AI generatif. Namun, sebagian besar pengguna masih mengandalkan layanan gratis dari perusahaan asing.
Data Wiseapp yang dikutip pemerintah mencatat pengguna aktif bulanan pada April 2026 mencapai sekitar 23,45 juta untuk ChatGPT, 8,45 juta untuk Gemini, dan 2,41 juta untuk Claude.
Ketergantungan tersebut dinilai membawa risiko. Perubahan harga, kebijakan penggunaan, hingga penghentian layanan dapat langsung berdampak pada masyarakat yang bergantung pada platform asing.
Karena itu, Seoul ingin menjadikan AI for All bukan sekadar program pemberian akses teknologi gratis, melainkan instrumen untuk membangun ekosistem AI berdaulat yang dikembangkan dan dikendalikan industri dalam negeri.
Ambisi tersebut juga ditopang investasi infrastruktur. Pemerintah akan memberikan dukungan komputasi kepada tiga penyelenggara program melalui 512 GPU Nvidia B200 pada 2026.
Mulai 2027, pemerintah juga menyiapkan dukungan anggaran untuk biaya penyediaan layanan AI kepada masyarakat.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Seoul tidak hanya ingin membuat AI lebih mudah diakses, tetapi juga menciptakan pasar domestik dan infrastruktur yang dapat menopang industri AI Korea Selatan.
Lewat AI for All, pemerintah Korea Selatan mencoba menjalankan dua agenda sekaligus: mendemokratisasikan akses AI bagi masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. Jika berjalan sesuai target, program ini dapat menjadi salah satu eksperimen terbesar pemerintah dalam menjadikan AI sebagai layanan publik berskala nasional.
LakeyBanget
UEFA Pasang Lencana Debut di Liga Champions
Pemain yang menjalani debut di Liga Champions mulai 2026/2027 akan mendapat lencana khusus. UEFA juga mengubah momen debut ini menjadi barang koleksi bagi penggemar.
Monitorday.com – UEFA menyiapkan sentuhan baru di Liga Champions 2026/2027. Pemain yang untuk pertama kalinya tampil di kompetisi antarklub elite Eropa akan mendapat lencana khusus pada bagian lengan jersey sebagai penanda debut.
Informasi tersebut diungkap jurnalis David Ornstein menjelang bergulirnya Liga Champions musim 2026/2027, Rabu (2/9/2026). Lencana itu menjadi simbol bahwa sang pemain baru mencatat penampilan perdana di panggung terbesar sepak bola Eropa.
Namun, lencana tersebut bukan sekadar ornamen di jersey. UEFA menggandeng Fanatics Collectibles untuk mengubah momen debut pemain menjadi bagian dari memorabilia yang dapat dikoleksi penggemar.
Setiap pemain yang menerima lencana debut akan menandatangani kartu khusus. Kartu tersebut kemudian dimasukkan ke dalam paket koleksi yang dipasarkan kepada suporter.
Dengan skema ini, momen bersejarah seorang pemain di Liga Champions tidak hanya tercatat dalam statistik pertandingan, tetapi juga dapat disimpan sebagai barang koleksi.
“Waktu pengumuman ini, menjelang musim Liga Champions, sangat berarti bagi kami, terutama ketika Fanatics Collectibles terus memperluas kehadirannya di Eropa,” kata Michael Rubin, pendiri sekaligus CEO Fanatics.
Rubin mengatakan kerja sama dengan UEFA akan terus dikembangkan untuk menghadirkan produk baru bagi penggemar dan kolektor. Salah satunya melalui Debut Patch yang dirancang untuk mendekatkan suporter dengan pemain dan klub yang mereka dukung.
Program ini tidak berhenti di kompetisi putra. Menurut Ornstein, skema serupa akan diterapkan di Liga Champions Wanita mulai musim 2027/2028.
Musim lalu, sejumlah pemain muda mencuri perhatian setelah menjalani debut di Liga Champions. Nama-nama seperti Max Dowman, Konstantinos Karetsas, Lennart Karl, Estevao, dan Rio Ngumoha termasuk di antara pemain yang merasakan atmosfer kompetisi tersebut untuk pertama kalinya.
Kini, para debutan musim 2026/2027 mendapat kesempatan mengabadikan momen yang sama dengan cara berbeda. Setiap penampilan perdana bukan hanya menjadi bagian dari perjalanan karier, tetapi juga bisa berubah menjadi memorabilia yang diburu kolektor.
UEFA pun menjadikan debut di Liga Champions bukan sekadar momen 90 menit. Ada tanda khusus di jersey, ada kartu untuk dikoleksi, dan ada cerita yang bisa dibawa pulang oleh para pemain maupun penggemar.
LakeyBanget
Enzo Fernandez Resmi ke City, Komentar Haaland Curi Perhatian
Manchester City berhasil merekrut Enzo Fernandez dari Chelsea dengan dana besar. Reaksi mengejutkan Erling Haaland terhadap transfer ini menarik perhatian.
Monitorday.com – Manchester City akhirnya menuntaskan transfer Enzo Fernandez dari Chelsea pada detik-detik terakhir bursa transfer musim panas 2026. Gelandang asal Argentina itu diboyong dengan harga fantastis sekaligus menjadi salah satu transfer terbesar City musim ini.
The Citizens menggelontorkan 125 juta poundsterling atau sekitar Rp2,9 triliun untuk mengamankan jasa Enzo yang kini berusia 25 tahun. Ia kemudian menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Etihad Stadium.
Transfer tersebut sekaligus mengakhiri saga panjang Enzo Fernandez. Pada pertengahan Agustus lalu, Chelsea sempat memberikan tenggat kepada City untuk mengajukan tawaran. Namun, hingga batas waktu berakhir, proposal resmi dari City tak kunjung masuk.
Situasi berubah pada penghujung bursa. Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, disebut terus mendorong klub untuk merealisasikan transfer tersebut. Kebutuhan terhadap gelandang baru semakin mendesak setelah City kehilangan Rodri dan Bernardo Silva.
Begitu Enzo resmi menjadi pemain City, Erling Haaland langsung memberikan sambutan yang mencuri perhatian.
Striker asal Norwegia tersebut meninggalkan komentar di unggahan Instagram Manchester City yang memperkenalkan Enzo sebagai rekrutan anyar.
“Bagus! Sekarang aku bisa tidur,” tulis Haaland.
Komentar itu terasa semakin menarik jika melihat riwayat keduanya. Haaland dan Enzo pernah terlibat ketegangan ketika masih menjadi lawan di Premier League.
Dalam pertandingan Manchester City kontra Chelsea pada musim 2024/2025 yang berakhir 2-0 untuk City, Haaland sempat mengkritik permainan Enzo yang dianggapnya terlalu keras.
“Dia terus-menerus menginjak dan mendorong saya. Saya tidak tahu apa maunya, tapi sepertinya memang begitulah cara mereka bermain,” ujar Haaland kala itu.
Kini, situasinya berubah total. Enzo bukan lagi pemain yang harus dihadapi Haaland di lapangan, melainkan rekan yang akan membantunya mengejar target bersama City.
Enzo diproyeksikan menjadi bagian penting dari regenerasi lini tengah The Citizens. Sebelum kedatangannya, City telah lebih dulu mendatangkan Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi.
Dengan investasi 125 juta poundsterling, tekanan terhadap Enzo pun tak kecil. Ia bukan hanya dituntut mengisi kekosongan di lini tengah, tetapi juga membuktikan bahwa banderol selangit tersebut sepadan dengan kontribusinya.
Dan bagi Haaland, setidaknya ada satu masalah lama yang kini sudah berubah menjadi kabar baik: Enzo tidak lagi berada di sisi lawan.
LakeyBanget
Mengenal Bos Apple Baru John Ternus
John Ternus CEO Apple resmi menjabat. Kenali profil lengkap, perjalanan karier di bidang hardware, dan tantangan besar yang menanti bos baru Apple ini.
Monitorday.com – Era baru dimulai di Apple. John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple mulai Selasa (1/9), menggantikan Tim Cook yang kini bergeser ke posisi kepala eksekutif perusahaan.
Pergantian ini bukan kejutan. Apple telah mengumumkan Ternus sebagai suksesor Cook jauh sebelumnya. Pria berusia 50 tahun itu selama ini menjadi salah satu figur kunci di balik pengembangan perangkat keras Apple, termasuk transisi besar-besaran Mac dari prosesor Intel ke chip Apple Silicon.
Ternus bergabung dengan Apple pada 2001 sebagai bagian dari tim Product Design. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013 dan Senior Vice President Hardware Engineering pada 2021.
Lahir dan besar di Amerika Serikat, Ternus meraih gelar sarjana teknik mesin dari University of Pennsylvania pada 1997. Sebelum bergabung dengan Apple, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems.
Di Apple, salah satu proyek awal Ternus adalah pengembangan Apple Cinema Display. Sekitar tiga tahun setelah bergabung, ia dipercaya memimpin sebuah tim. Pada 2005, ia kemudian memimpin pengembangan iMac G5.
Pengalaman bekerja langsung dengan pemasok dan perusahaan perakitan di Asia turut membentuk pemahamannya mengenai manufaktur serta tantangan menerjemahkan desain Apple menjadi produk massal.
Ketika menduduki posisi Vice President Hardware Engineering pada 2013, tanggung jawab Ternus meluas hingga mencakup lini Mac dan iPad. Ia terlibat dalam pengembangan berbagai generasi iPad sekaligus mendorong lahirnya iPadOS.
Menurut Ternus, kemampuan iPad saat itu belum sepenuhnya terpakai karena iOS belum dirancang untuk mengakomodasi layar lebih besar dan prosesor yang lebih bertenaga.
Namanya juga tercatat dalam pengembangan Apple Pencil, iPhone 12, AirPods, sensor LiDAR pada iPhone Pro, hingga Apple Silicon yang menggantikan prosesor Intel di lini Mac.
Pada 2021, Ternus dipercaya memimpin seluruh divisi hardware engineering Apple, termasuk tim pengembang iPhone, iPad, Mac, dan AirPods.
Namun, rekam jejaknya tidak sepenuhnya tanpa cela. Touch Bar pada MacBook Pro yang turut didukungnya akhirnya dihentikan. Butterfly Keyboard yang juga dikembangkan pada eranya menuai keluhan pengguna hingga berujung gugatan hukum.
Pengaruh Ternus di Apple justru semakin besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada April 2025, setelah Apple menunda sejumlah fitur Apple Intelligence, tim robotika yang sebelumnya berada di bawah divisi artificial intelligence dan machine learning dipindahkan ke divisi hardware yang dipimpin Ternus.
Perannya kembali melebar pada Januari 2026. Tim desain yang sebelumnya berada di bawah COO Jeff Williams dialihkan kepada Ternus dalam perubahan struktur organisasi Apple.
Posisi tersebut membuat Ternus tidak hanya berkutat pada perangkat keras. Ia kini ikut terlibat dalam pembahasan desain hardware dan software di tingkat eksekutif.
Pengalaman panjang itulah yang mengantarkan Ternus menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Cook. Namun, latar belakangnya membuat pergantian ini berbeda dari dua era kepemimpinan Apple sebelumnya.
Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang menggabungkan visi produk dan desain, sementara Tim Cook merupakan figur yang kuat di bidang operasi dan rantai pasok.
Ternus membawa warna berbeda. Ia merupakan CEO Apple pertama yang membangun sebagian besar kariernya dari dunia pengembangan hardware, teknologi, dan produk.
Kini, tantangannya bukan lagi sekadar menciptakan perangkat Apple berikutnya. Ternus harus membuktikan bahwa keahlian teknis dan pengalaman panjangnya di balik layar mampu diterjemahkan menjadi visi baru untuk perusahaan teknologi paling bernilai di dunia.
