LakeyBanget
Pierce Brosnan Buka Peluang Kembali Jadi James Bond
Aktor asal Irlandia Pierce Brosnan, yang memerankan James Bond dari 1995 hingga 2002, memberi isyarat bahwa ia masih terbuka untuk kembali tampil dalam waralaba film agen 007 di masa mendatang.
Dalam wawancara bersama majalah GQ yang dikutip NME pada Selasa, Brosnan menyadari bahwa peran Bond kini sudah beralih. “Itu sekarang pekerjaan orang lain,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah ia tertarik memerankan versi Bond yang sudah pensiun, aktor berusia 71 tahun itu hanya menjawab singkat, “Terkadang Anda yang menghibur dan terkadang Anda hanya melanjutkan.”
Brosnan merupakan aktor James Bond sebelum tongkat estafet diteruskan kepada Daniel Craig, yang berperan mulai dari Casino Royale (2006) hingga No Time To Die (2021).
Film Bond berikutnya akan menjadi produksi pertama di bawah kendali kreatif pemilik baru waralaba, Amazon. Menurut laporan, proyek tersebut berpotensi digarap oleh sutradara Dune, Denis Villeneuve, sementara naskahnya akan ditulis oleh kreator Peaky Blinders, Stephen Knight.
Hingga kini, siapa aktor yang akan memerankan Bond selanjutnya masih menjadi misteri. Laporan menyebut produser sedang mencari “wajah baru”, idealnya aktor Inggris berusia akhir 20-an atau awal 30-an—lebih muda dibanding tiga Bond sebelumnya yang memulai peran di usia 38 hingga 42 tahun.
Rumor yang mengaitkan Tom Holland sebagai kandidat Bond baru telah dibantah. Deadline melaporkan bahwa bintang Spider-Man: Brand New Day (2026) itu memiliki klausul dalam kontraknya dengan Marvel yang melarangnya memerankan tokoh ikonis lainnya.
Sementara itu, aktris Sydney Sweeney menanggapi rumor bahwa ia akan tampil sebagai Bond girl. Dengan nada bercanda, ia berkata, “Saya pikir saya akan lebih bersenang-senang sebagai James Bond.”
LakeyBanget
Setahun Tayang, KPop Demon Hunters Pecahkan Sejumlah Rekor
Monitorday.com – Film animasi KPop Demon Hunters terus mencatatkan sejarah baru tepat satu tahun sejak dirilis pada 20 Juni 2025. Tak hanya meraih kesuksesan besar di platform streaming, film ini juga mencetak berbagai rekor prestisius di industri musik global melalui soundtrack yang fenomenal.
Memasuki usia penayangan satu tahun, KPop Demon Hunters resmi menjadi tayangan pertama yang mampu bertahan selama 52 pekan berturut-turut di daftar Global Top 10 Netflix. Capaian tersebut tercatat hingga pekan yang berakhir pada 21 Juni 2026, menandai satu tahun penuh film ini berada di jajaran tayangan terpopuler tanpa pernah keluar dari peringkat atas.
Berdasarkan data resmi Netflix, film original tersebut masih bertahan di daftar English Films Top 10 dengan total 1,0662 miliar jam tayang dan 639,3 juta penayangan selesai. Angka itu sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tayangan paling sukses dalam sejarah platform tersebut.
Rekor tersebut melampaui pencapaian sebelumnya yang dipegang drama Korea Extraordinary Attorney Woo, yang bertahan selama 20 pekan di daftar Top 10 Netflix. Dengan performa yang terus meningkat, KPop Demon Hunters kini diproyeksikan menjadi salah satu waralaba terbesar yang pernah dimiliki Netflix.
Dalam pembaruan peringkat terbaru, film ini bahkan naik ke posisi keenam setelah sebelumnya berada di peringkat ke-10 pada periode 1–7 Juni 2026.
Kesuksesan KPop Demon Hunters tidak hanya terjadi di layar kaca. Album soundtrack film ini juga mencatat prestasi luar biasa di berbagai platform musik dunia.
Lagu Golden yang dibawakan grup fiktif HUNTR/X menjadi motor utama kesuksesan tersebut. Bersama lagu-lagu lain seperti Your Idol, Soda Pop, dan How It’s Done, soundtrack KPop Demon Hunters berhasil menempatkan empat lagu sekaligus di jajaran 10 besar Billboard Hot 100 Amerika Serikat.
Secara khusus, Golden tercatat bertahan selama 43 pekan di Top 10 Billboard Hot 100 sejak dirilis pada Juni 2025. Pencapaian ini menjadikan soundtrack KPop Demon Hunters sebagai album soundtrack film pertama yang mampu mendominasi tangga lagu bergengsi tersebut melalui sejumlah lagu hit secara bersamaan.
Di platform Spotify, album soundtrack film ini juga mencetak rekor dengan menembus 3 miliar streaming hanya dalam tiga bulan setelah peluncurannya. Capaian tersebut menjadikannya sebagai karya musisi Asia tercepat yang berhasil melampaui angka tersebut dalam sejarah layanan streaming musik tersebut.
Prestasi Golden tidak berhenti pada pencapaian komersial. Lagu tersebut juga mencetak sejarah sebagai lagu K-Pop pertama yang berhasil memenangkan Grammy Awards dan Academy Awards (Oscar) dalam musim penghargaan yang sama.
Selain itu, Golden meraih sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, termasuk K-Pop Song of the Year di iHeartRadio Music Awards 2026, Best Original Song di Critics’ Choice Awards 2026, serta penghargaan di Golden Globe Awards.
Sementara itu, film KPop Demon Hunters juga terus mengoleksi trofi dari berbagai ajang internasional. Terbaru, poster film tersebut dinobatkan sebagai Best Animation/Family Poster dalam Golden Trailer Awards 2026.
Di ajang American Music Awards (AMA) 2026, soundtrack film ini mendominasi sejumlah kategori. Lagu Golden memenangkan penghargaan Song of the Year, Best Pop Song, dan Best Soundtrack. Penghargaan Best Vocal Performance juga berhasil diraih oleh EJAE, Rei Ami, dan Audrey Nuna.
Dengan sederet rekor, penghargaan, dan pencapaian global yang terus bertambah, KPop Demon Hunters membuktikan dirinya bukan sekadar fenomena sesaat, melainkan salah satu karya hiburan paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir
LakeyBanget
Winger Timnas Belgia Pilih Dampingi Istri Melahirkan di Tengah Piala Dunia Tuai Pro dan Kontra
Monitorday.com – Winger Timnas Belgia Jeremy Doku menjadi sorotan setelah mengungkapkan kemungkinan meninggalkan kamp tim sementara waktu untuk mendampingi istrinya yang akan melahirkan di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut memicu perdebatan publik. Sebagian pihak menilai langkah Doku sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga, sementara yang lain menganggapnya dapat mengganggu fokus dan komitmen terhadap tim nasional di turnamen paling bergengsi dunia.
Doku mengungkapkan bahwa sang istri, Shireen, diperkirakan melahirkan anak pertama mereka pada pekan kedua Juli 2026. Jadwal tersebut berpotensi bertepatan dengan fase perempat final Piala Dunia jika Belgia berhasil melangkah sejauh itu.
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku telah membahas situasi tersebut dengan pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, serta Federasi Sepak Bola Belgia. Ia berharap mendapatkan izin untuk terbang ke Manchester, Inggris, guna mendampingi proses kelahiran buah hati pertamanya.
“Ini anak pertama saya, jadi saya tentunya ingin ada di sana,” kata Doku seperti dikutip Reuters, Minggu (21/6/2026).
Meski demikian, Doku menyadari bahwa keputusan tersebut tidak mudah karena dirinya tengah menjalankan tugas negara di ajang sepak bola terbesar di dunia.
“Jika Anda bertanya apa yang saya inginkan, jelas tidak ada seorang pun yang ingin melewatkan kelahiran anak pertamanya. Namun, saya juga memahami bahwa dalam sepak bola ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Saya tahu federasi mendukung pemain dan memahami situasi ini. Kita lihat saja bagaimana nanti,” ujarnya.
Pernyataan Doku kemudian memancing beragam respons dari publik dan pengamat sepak bola. Salah satu kritik tajam datang dari presenter media olahraga Prancis, L’Equipe, Pierron, yang menilai rencana tersebut sebagai sikap yang kurang profesional.
Menurutnya, seorang pemain seharusnya memprioritaskan kewajiban membela negara selama turnamen berlangsung.
“Seorang ayah tidak memiliki peran langsung dalam proses persalinan. Anda tidak bisa begitu saja meninggalkan Piala Dunia,” ujar Pierron.
Namun pandangan tersebut tidak diterima semua pihak. Dalam acara yang sama, seorang mantan petinju Prancis justru memberikan dukungan kepada Doku dan menilai momen kelahiran anak memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sebuah turnamen.
“Anak akan menjadi bagian dari hidup Anda selamanya. Sementara Piala Dunia akan berakhir pada waktunya,” katanya.
Perdebatan mengenai rencana Doku kembali membuka diskusi tentang keseimbangan antara profesionalisme atlet dan kehidupan pribadi. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah klub dan federasi sepak bola mulai memberikan fleksibilitas lebih besar kepada para pemain untuk menjalankan peran sebagai anggota keluarga tanpa mengabaikan tanggung jawab profesional mereka di lapangan.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi dari Federasi Sepak Bola Belgia terkait kemungkinan izin yang akan diberikan kepada Doku apabila momen kelahiran tersebut bertepatan dengan jadwal pertandingan Belgia di Piala Dunia 2026.
LakeyBanget
Kapan Neymar Bisa Tampil Bela Brasil di Piala Dunia 2026? Ini Kata Ancelotti
Monitorday.com – Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti mengungkapkan bahwa Neymar berpeluang tampil saat Brasil menghadapi Skotlandia dalam laga lanjutan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Kamis (25/6) pagi WIB.
Neymar sebelumnya masuk dalam skuad Brasil untuk ajang Piala Dunia 2026. Namun, bintang berusia 34 tahun itu harus menepi pada dua pertandingan awal turnamen akibat cedera yang dialaminya menjelang kompetisi berlangsung.
Kehadiran Neymar selalu menjadi perhatian publik setiap kali Brasil tampil di turnamen besar. Akan tetapi, kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih membuat sang pemain masih menjalani program latihan terpisah dari rekan-rekan setimnya.
Usai pertandingan melawan Haiti, Ancelotti memberikan perkembangan positif terkait kondisi Neymar. Menurut pelatih asal Italia tersebut, proses pemulihan sang pemain berjalan baik dan ia diperkirakan sudah bisa kembali bergabung dalam sesi latihan tim pada awal pekan.
“Neymar masih akan berlatih sendiri besok (Minggu). Pada Senin, ia bisa kembali berlatih bersama rekan-rekan setimnya,” ujar Ancelotti seperti dikutip dari Sports Illustrated.
Ancelotti menambahkan bahwa Neymar berpeluang besar tampil saat Brasil menghadapi Skotlandia.
“Dia akan bisa tampil untuk laga melawan Skotlandia,” katanya.
Meski saat ini memimpin klasemen grup dengan raihan empat poin, Brasil belum memastikan tiket ke babak 32 besar. Selecao masih harus menjalani laga penentuan menghadapi Skotlandia pada Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB.
Posisi Brasil di puncak klasemen masih belum aman. Kekalahan dari Skotlandia berpotensi menggusur mereka dari posisi teratas. Bahkan, Brasil bisa keluar dari dua besar apabila Maroko berhasil mengalahkan Haiti pada pertandingan yang berlangsung bersamaan.
Karena itu, meskipun Neymar dinyatakan siap bermain, Ancelotti diperkirakan tidak akan langsung menempatkannya sebagai starter. Sang pelatih tetap akan mempertimbangkan komposisi terbaik demi memastikan kemenangan Brasil pada laga krusial tersebut.
LakeyBanget
Sensasi di Brno! Ai Ogura Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026, Marquez Start Kelima
Monitorday.com – Pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura, tampil mengejutkan dengan merebut pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Ceko 2026 yang berlangsung di Sirkuit Brno, Sabtu (20/6). Rider asal Jepang tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 51,139 detik dan berhak memulai balapan dari posisi terdepan.
Persaingan sengit sudah berlangsung sejak awal sesi Q2. Pembalap LCR Honda, Diogo Moreira, sempat memimpin catatan waktu dengan torehan 2 menit 17,387 detik sebelum sejumlah rival mulai mempertajam waktu putaran mereka.
Raul Fernandez kemudian mengambil alih posisi teratas setelah membukukan waktu 1 menit 51,772 detik. Sementara itu, Marc Marquez dan Jorge Martin terus memberikan tekanan dengan menempati posisi tiga besar pada fase awal kualifikasi.
Namun, Marquez harus kehilangan peluang memimpin setelah catatan waktunya dibatalkan akibat melanggar batas lintasan (track limits) di Tikungan 12. Insiden tersebut membuat pembalap Ducati Lenovo Team itu sempat terlempar dari jajaran terdepan.
Memasuki sembilan menit terakhir sesi Q2, Fabio Di Giannantonio berhasil memuncaki klasemen sementara dengan waktu 1 menit 51,643 detik. Moreira berada di posisi kedua, disusul Ai Ogura di urutan ketiga.
Situasi berubah drastis ketika Ogura melesat pada percobaan berikutnya. Pembalap rookie tersebut sukses mencetak waktu terbaik 1 menit 51,139 detik yang tak mampu disamai para pesaingnya hingga akhir sesi.
Dua pembalap Ducati, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, sempat membayangi catatan waktu Ogura. Namun, keduanya gagal menyalip kecepatan rider Trackhouse tersebut.
Pada menit-menit akhir kualifikasi, Fabio Di Giannantonio berhasil memperbaiki posisinya dan mengamankan tempat kedua. Francesco Bagnaia melengkapi baris terdepan dengan finis di urutan ketiga.
Sementara itu, Marco Bezzecchi tampil impresif dengan merebut posisi keempat dan menggeser Marc Marquez ke urutan kelima. Hasil tersebut membuat Marquez harus memulai balapan utama dari baris kedua.
Pole position ini menjadi pencapaian penting bagi Ai Ogura sekaligus menegaskan potensi besar yang dimilikinya di kelas premier. Dengan performa kompetitif yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan, Ogura berpeluang menjadi ancaman serius bagi para unggulan dalam balapan MotoGP Ceko 2026.
Hasil Kualifikasi MotoGP Ceko 2026
- Ai Ogura
- Fabio Di Giannantonio
- Francesco Bagnaia
- Marco Bezzecchi
- Marc Marquez
- Diogo Moreira
- Raul Fernandez
- Pedro Acosta
- Franco Morbidelli
- Jorge Martin
LakeyBanget
Kata-kata Pochettino Usai AS Segel Tiket 32 Besar
Monitorday.com – Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengungkapkan kepuasannya setelah tim asuhannya meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Australia pada laga Grup D Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Jumat (19/6/2026) waktu setempat.
Hasil positif tersebut memastikan langkah Amerika Serikat ke babak 32 besar sekaligus mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.
Pochettino menilai anak asuhnya tampil luar biasa, terutama pada babak pertama ketika mampu mendominasi jalannya pertandingan dan mengendalikan permainan sejak awal.
“Saya pikir ini adalah pertandingan yang hebat, terutama babak pertama yang sangat bagus. Kami benar-benar mendominasi jalannya laga,” ujar Pochettino.
Pelatih asal Argentina itu mengaku senang dengan konsistensi yang ditunjukkan timnya sepanjang dua pertandingan awal turnamen. Sebelum mengalahkan Australia, Amerika Serikat juga tampil impresif saat menundukkan Paraguay dengan skor 4-1 pada laga pembuka Grup D.
Dua kemenangan beruntun tersebut semakin menguatkan optimisme Pochettino terhadap peluang timnya di Piala Dunia 2026. Ia mengaku sejak proses undian grup berlangsung pada Desember lalu, dirinya sudah memperkirakan Grup D akan menjadi salah satu grup yang kompetitif.
“Ketika undian dilakukan pada Desember, saya sudah memperkirakan ini akan menjadi grup yang sulit. Karena itu saya sangat senang dengan bagaimana tim merespons situasi ini, dan tentu juga untuk para suporter,” katanya.
Menurut Pochettino, keberhasilan Amerika Serikat sejauh ini tidak lepas dari kekuatan kolektif tim. Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu menegaskan bahwa perjalanan panjang di turnamen besar membutuhkan kontribusi seluruh pemain, bukan hanya bergantung pada sejumlah bintang utama.
Ia mencontohkan pentingnya rotasi pemain demi menjaga performa tim sepanjang kompetisi, termasuk dalam mengelola kebugaran pemain kunci seperti Christian Pulisic.
“Tidak mungkin Christian Pulisic bermain di setiap pertandingan. Jika kami ingin memenangkan kompetisi ini, kami membutuhkan seluruh anggota tim,” tegasnya.
Keberhasilan mengamankan tiket ke fase gugur lebih awal menjadi sinyal positif bagi The Yanks. Selain menunjukkan konsistensi performa, kemenangan atas Australia juga mempertegas status Amerika Serikat sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
Meski sudah memastikan tempat di babak 32 besar, Amerika Serikat tetap memburu hasil maksimal pada laga terakhir Grup D melawan Turki yang akan berlangsung pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen sekaligus menjaga momentum menjelang fase gugur.
LakeyBanget
Gol Kilat Saibari Antar Maroko Taklukkan Skotlandia, Jaga Asa ke Fase Gugur
Monitorday.com – Timnas Maroko meraih kemenangan krusial pada laga Grup C Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Skotlandia dengan skor tipis 1-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal kemenangan Maroko dicetak Ismael Saibari saat pertandingan baru berjalan beberapa saat. Pemain muda tersebut sukses memanfaatkan umpan matang dari Brahim Diaz untuk membobol gawang Skotlandia yang dikawal Angus Gunn.
Maroko langsung tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan. Serangan cepat yang dibangun dari lini belakang berbuah manis ketika Brahim Diaz melihat ruang kosong di pertahanan lawan dan mengirim umpan terukur ke area penalti. Saibari yang bergerak tanpa kawalan menyambut bola dengan tendangan keras yang gagal dihentikan Gunn.
Gol cepat tersebut membuat Maroko semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan. Tim asuhan Mohamed Ouahbi mampu menjaga tempo permainan sekaligus memaksa Skotlandia lebih banyak bertahan pada awal laga.
Skotlandia yang mengincar kemenangan demi mengamankan tiket ke babak 32 besar berusaha merespons melalui sejumlah peluang. Pelatih Steve Clarke menurunkan skuad terbaiknya dengan mengandalkan Scott McTominay, Lewis Ferguson, hingga Che Adams sebagai tumpuan serangan.
Namun, rapatnya pertahanan Maroko membuat upaya Skotlandia kerap menemui jalan buntu. Lini belakang yang dikomandoi Achraf Hakimi, Noussair Mazraoui, Chadi Riad, dan Issa Diop tampil disiplin dalam meredam setiap ancaman yang datang.
Di sisi lain, kreativitas serangan Maroko tetap terjaga berkat peran Brahim Diaz, Bilal El Khannouss, dan Azzedine Ounahi yang terus mendukung pergerakan Saibari di lini depan. Meski beberapa peluang tambahan tercipta, skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Maroko dalam persaingan ketat Grup C. Tambahan tiga poin membuka peluang lebih besar bagi Singa Atlas untuk melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Skotlandia harus segera bangkit pada pertandingan berikutnya. Kekalahan ini membuat mereka wajib meraih hasil positif jika ingin menjaga asa lolos ke babak 32 besar.
LakeyBanget
Prabowo Minta Erick Thohir Matangkan Persiapan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Monitorday.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meminta Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir, untuk mempersiapkan Tim Nasional Indonesia secara maksimal guna menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2030.
Pesan tersebut disampaikan Erick Thohir usai mendampingi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6).
Menurut Erick, Presiden menekankan pentingnya menjaga momentum perkembangan sepak bola nasional mengingat babak kualifikasi Piala Dunia 2030 akan mulai bergulir pada September tahun depan.
“Untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan bulan September, ya ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan,” ujar Erick.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program PSSI, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan Timnas Indonesia agar mampu bersaing dan merealisasikan target tampil di Piala Dunia 2030.
Senada dengan Erick, John Herdman mengungkapkan bahwa Presiden menunjukkan komitmen besar terhadap kemajuan sepak bola Indonesia. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim pelatih dan pemain untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Herdman juga menegaskan ambisinya membawa skuad Garuda tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Target lolos ke Piala Dunia 2030 menjadi fokus baru setelah langkah Timnas Indonesia terhenti dalam upaya menembus putaran final Piala Dunia 2026. Saat itu, tim yang ditangani Patrick Kluivert gagal melaju setelah menelan dua kekalahan pada Grup B putaran keempat kualifikasi.
Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi sebelum kembali tumbang 0-1 dari Irak. Hasil tersebut membuat skuad Garuda finis di posisi juru kunci grup dan gagal mengamankan tiket ke putaran final.
Kini, dengan dukungan penuh pemerintah dan persiapan yang lebih matang, PSSI diharapkan mampu membangun fondasi yang kuat agar mimpi Indonesia tampil di Piala Dunia 2030 dapat terwujud.
LakeyBanget
Dukung MotoGP Indonesia 2026, Menpora: Dongkrak Ekonomi Lewat Sport Tourism
Monitorday.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir hadiri peluncuran resmi rangkaian MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Kamis (18/6) sore. Peluncuran ini ditandai pemukulan gendang beleq khas Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor InJourney Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Pada sesi gelar wicara, Menpora Erick menegaskan dukungan penuh Pemerintah melalui Kemenpora atas penyelenggaraan MotoGP seri Indonesia yang tahun ini digelar untuk kelima kalinya. Apalagi pada edisi sebelumnya, penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Internasional Mandalika sebagai bagian sport tourism telah memberikan efek ganda luar biasa untuk Indonesia, khususnya sektor ekonomi.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Indonesia bukan sekadar olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat nation branding Indonesia. Memperkuat posisi The Mandalika, Lombok, dan NTB sebagai destinasi sportainment kelas dunia,” sebut Menpora.
Menpora Erick memaparkan, MotoGP Indonesia pada 2025 membuktikan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah event berkelas dunia secara profesional dan berkelanjutan. Tercatat jumlah penonton kala itu mencapai 140.324 penonton, dengan dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun. Sementara perputaran ekonomi yang terjadi di NTB sebagai tuan rumah mencapai Rp2-4 triliun, dengan multiplier effect hingga dua kali lipat dan melibatkan 600 lebih UMKM serta tiga ribu tenaga kerja lokal.
MotoGP juga menjadi sarana perluasan ekosistem olahraga otomotif, termasuk menjadi rujukan bagi klub, sekolah balap, dan komunitas motorsport. Apalagi sudah ada pembalap lokal yang sudah berprestasi tingkat dunia seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama.
Sehingga diharapkan penyelenggaraan MotoGP 2026 pada Oktober mendatang bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi Indonesia, apalagi terdapat local heroes atau pembalap lokal dengan prestasi dunia, yang akan ikut beradu cepat di Mandalika.
“Pertumbuhan penonton sudah terbukti, dampak ekonomi sudah terbukti, menciptakan talenta juga sudah terbukti. Nah, tinggal bagaimana kita semua di sini bisa terus meningkatkan, supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan. Tahun ini adalah event yang kelima, event yang bagus. Momentum ini jangan sampai tidak kita manfaatkan. Apalagi sport tourism dan prestasi olahraga sudah masuk dalam RPJMN Bapak Presiden. Nah, ini kita sudah punya kendaraan besar yang memang dampak ekonominya terus berkembang,” imbuh Menpora Erick.
Dalam hal ini Menpora menegaskan komitmen Kemenpora, khususnya melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, untuk terus mendukung ajang-ajang internasional digelar di Tanah Air seperti MotoGP.
“Insyaaallah saya sebagai Menpora akan menjaga dan mendorong event-event ini terus terlaksana dengan baik. Kami dari kemenpora sekali lagi sangat senang dan mendukung, dan kalau ada isu apapun, kami siap membantu,” tegas Menpora Erick.
Turut hadir sebagai narasumber bersama Menpora Erick dalam peluncuran ini di antaranya Direktur Utama InJourney Maya Watono, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, serta Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas Vivi Yulaswati.
LakeyBanget
Janice Tjen/Aldila Sutjiadi OTW Semifinal Nottingham Open 2026 Usai Sikat Pasangan Ceko
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi melaju ke semifinal Nottingham Open 2026 setelah menaklukkan pasangan Ceko. Mereka menunjukkan dominasi penuh di lapangan rumput.
Monitorday.com – Ganda putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, menunjukkan performa impresif untuk memastikan tempat di semifinal WTA 250 Nottingham Open 2026. Pasangan unggulan ketiga itu menang meyakinkan atas wakil Republik Ceko, Miriam Kolodziejova/Jesika Maleckova, dalam dua set langsung 6-1, 6-2, Kamis (18/6/2026).
Bertanding di lapangan rumput Nottingham, Inggris, Janice/Aldila tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka hanya membutuhkan waktu 57 menit untuk menuntaskan perlawanan lawan dan mengamankan tiket ke empat besar.
Sejak set pertama dimulai, pasangan Indonesia langsung mengambil kendali permainan. Empat gim beruntun berhasil mereka raih berkat tekanan agresif dari servis dan pengembalian bola yang efektif. Kolodziejova/Maleckova kesulitan menemukan ritme permainan menghadapi konsistensi pasangan Merah Putih.
Meski sempat merebut satu gim, pasangan Ceko tidak mampu membendung laju Janice/Aldila yang kembali merebut dua gim berikutnya untuk menutup set pembuka dengan skor 6-1.
Dominasi tersebut berlanjut pada set kedua. Janice/Aldila tampil solid dengan catatan akurasi servis pertama mencapai 81,8 persen serta tingkat keberhasilan poin dari servis pertama sebesar 77,8 persen.
Konsistensi permainan juga terlihat dari minimnya kesalahan yang dilakukan. Sepanjang pertandingan, pasangan Indonesia hanya mencatat satu double fault, jauh lebih sedikit dibandingkan lawannya yang melakukan lima double fault.
Perlawanan sempat terjadi pada gim kedelapan set kedua saat skor menunjukkan 5-2. Namun, Janice/Aldila tetap mampu menjaga fokus dan menyelesaikan pertandingan tanpa kesulitan berarti untuk mengunci kemenangan 6-2.
Usai pertandingan, Aldila Sutjiadi mengungkapkan kepuasannya terhadap penampilan tim yang dinilai konsisten sejak awal turnamen.
“Kami bermain cukup solid hari ini, terutama dalam menjaga servis dan komunikasi di lapangan. Itu yang membuat kami bisa mendominasi,” ujar Aldila.
Berkat kemenangan tersebut, Janice/Aldila akan menghadapi pemenang laga antara unggulan pertama Storm Hunter/Caty McNally melawan pasangan tuan rumah Maia Lumsden/Harriet Dart pada babak semifinal.
Hasil positif ini sekaligus menjaga peluang Janice/Aldila untuk melanjutkan tren prestasi mereka di level internasional. Musim lalu, pasangan ini sukses meraih gelar WTA 125 Suzhou dan WTA 250 Chennai.
Bagi Janice Tjen, Nottingham Open 2026 juga menjadi kesempatan untuk memburu gelar ganda ketiganya musim ini. Sebelumnya, ia telah meraih trofi WTA 250 Hobart bersama Katarzyna Piter dan WTA 125 Birmingham bersama Talia Gibson.
Dengan performa yang terus menanjak, langkah Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di Nottingham Open 2026 menjadi kabar positif bagi perkembangan tenis Indonesia di kancah internasional.
LakeyBanget
FIFA Beri Perlakuan Khusus Bendera Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
Simak alasan di balik keputusan FIFA memberikan perlakuan khusus terhadap bendera Arab Saudi di Piala Dunia 2026, terkait nilai budaya dan keagamaan.
Monitorday.com – Bendera Arab Saudi mendapat perlakuan khusus dari FIFA saat tim nasional mereka menghadapi Uruguay dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Selasa (16/6) pagi WIB.
Pada pertandingan tersebut, Arab Saudi tampil mengejutkan dengan menahan imbang Uruguay 1-1. Tim berjuluk The Green Falcons bahkan sempat unggul lebih dahulu melalui gol Abdulelah Al Amri pada menit ke-41. Uruguay baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-80 lewat aksi Maximiliano Araujo.
Selain hasil pertandingan yang menarik perhatian, prosesi seremonial sebelum laga juga menjadi sorotan. FIFA menerapkan perlakuan berbeda terhadap bendera Arab Saudi dibandingkan pertandingan-pertandingan lain sepanjang turnamen.
Biasanya, bendera kedua tim dibentangkan di atas rumput saat lagu kebangsaan dikumandangkan, sementara para pembawa bendera berdiri di sekelilingnya. Namun, dalam laga Arab Saudi melawan Uruguay, bendera Arab Saudi tetap diangkat dan tidak diletakkan menyentuh permukaan lapangan.
Menurut laporan Roya News, keputusan tersebut diambil FIFA dengan mempertimbangkan nilai budaya dan keagamaan yang melekat pada bendera Arab Saudi.
“Bendera Arab Saudi secara resmi memuat deklarasi keimanan Islam, yang mengharuskan bendera tersebut diperlakukan dengan sangat hati-hati dan dilindungi dari praktik-praktik yang dapat dianggap mengurangi makna simbolis dan religiusnya,” tulis Roya News.
Bendera Arab Saudi berwarna hijau itu memuat kalimat syahadat, yakni pernyataan keimanan dalam Islam yang berbunyi, “Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah.” Karena dianggap suci, otoritas Arab Saudi memiliki aturan ketat terkait penggunaan dan penanganan bendera nasional mereka.
Untuk menjaga prinsip kesetaraan antar peserta turnamen, FIFA juga memberikan perlakuan serupa terhadap bendera Uruguay pada momen tersebut.
Secara historis, Arab Saudi memang menerapkan pedoman khusus terhadap penggunaan bendera negaranya. Bendera tersebut tidak pernah dikibarkan setengah tiang saat masa berkabung, tidak dipasang dalam posisi terbalik, serta penggunaannya untuk kepentingan komersial sangat dibatasi. Bahkan, simbol bendera Arab Saudi tidak pernah dicantumkan pada bola sepak guna menghindari kemungkinan terinjak atau diperlakukan secara tidak hormat.
Perlakuan khusus ini menunjukkan upaya FIFA dalam menghormati nilai budaya dan keagamaan setiap negara peserta, sekaligus menjaga kesetaraan dalam penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar di dunia.
