Connect with us

News

Prabowo Perintahkan Segera Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel Senen

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan sejumlah kementerian dan lembaga untuk segera membangun hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Instruksi tersebut disampaikan usai Presiden meninjau langsung permukiman padat di bantaran rel pada Kamis (26/3). Dalam kunjungan tersebut, Presiden menerima berbagai aspirasi warga yang telah lama menetap di lokasi tersebut.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa Presiden telah mengarahkan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, bersama Perum Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk segera merealisasikan pembangunan tersebut.

“Hari ini juga tim sudah bergerak untuk proses pembangunan hunian dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka saat ini,” ujar Teddy dalam keterangannya, Jumat.

Menurut Teddy, saat peninjauan, warga mengungkapkan bahwa mereka telah tinggal di bantaran rel selama puluhan tahun dengan kondisi hunian yang sangat terbatas dan tidak layak.

Menanggapi kondisi tersebut, Presiden menegaskan perlunya langkah cepat agar masyarakat dapat segera menempati hunian yang lebih aman dan sehat.

Kunjungan Presiden ke kawasan Senen berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya dan disambut antusias oleh warga. Setibanya di lokasi, Presiden turun dari kendaraan, menyapa masyarakat, serta mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan mereka.

“Pada sore hari ini, saya menyusuri pemukiman di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat, sekitar 3 kilometer dari pusat kota, untuk mendengar aspirasi masyarakat,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa penyediaan hunian layak merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“InsyaAllah kita akan segera membangun hunian yang layak dengan cepat. Ini menjadi tekad saya untuk menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

AS–Israel Berselisih soal Akhir Perang Iran, Negosiasi Gencatan Senjata Mengemuka

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Perbedaan pandangan muncul antara Amerika Serikat dan Israel terkait rencana mengakhiri konflik bersenjata dengan Iran, sebagaimana dilaporkan oleh KAN pada Kamis (26/3).

Menurut laporan tersebut, perbedaan sikap kedua negara berfokus pada tiga isu utama, yakni masa depan program rudal balistik Iran, pengelolaan uranium yang telah diperkaya melalui Badan Energi Atom Internasional, serta kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Sebelumnya, Amerika Serikat dilaporkan telah mengajukan proposal 15 poin untuk menghentikan perang, yang disampaikan kepada Iran melalui jalur mediasi Pakistan. Proposal tersebut juga mencakup opsi gencatan senjata sementara selama satu bulan guna membuka ruang perundingan.

Menanggapi hal itu, Iran disebut telah memberikan jawaban resmi melalui mediator. Mengutip pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa respons tersebut memuat sejumlah tuntutan, termasuk penghentian serangan di semua front, jaminan tidak akan terjadi perang lanjutan, kompensasi, serta pengakuan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Di sisi lain, sumber politik di Israel menyebutkan bahwa komunikasi antara Washington dan Tel Aviv masih berlangsung, dengan kemungkinan adanya perubahan terhadap proposal yang diajukan AS.

Sumber tersebut juga menilai Iran mulai menunjukkan “bahasa perang tahap akhir”, sembari tetap mengajukan tuntutan signifikan dalam proses negosiasi yang berjalan.

Kekhawatiran turut muncul di pihak Israel bahwa Presiden AS, Donald Trump, berpotensi mendorong gencatan senjata sementara sebagai langkah awal menuju perundingan dengan Iran.

Meski terdapat laporan mengenai upaya mediasi oleh Pakistan, jadwal pasti pertemuan antara pejabat AS dan Iran hingga kini belum ditentukan.

Konflik bersenjata antara pihak-pihak tersebut terus berlanjut sejak 28 Februari, ditandai dengan serangan udara oleh AS dan Israel ke wilayah Iran. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah lokasi yang menampung aset militer AS di kawasan Timur Tengah, termasuk di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk.

Continue Reading

News

Pemerintah Bakal Umumkan Kebijakan WFH Nasional, Kapan?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebelum akhir Maret.

“Akan diumumkan (kebijakan WFH) sebelum akhir bulan (Maret),” ujar Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat.

Kebijakan ini diinisiasi sebagai langkah strategis untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah tekanan harga energi global yang terus meningkat.

Airlangga sebelumnya menjelaskan bahwa skema WFH akan diterapkan satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara itu, sektor swasta hanya akan menerima imbauan untuk menerapkan kebijakan serupa.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti pengumuman kebijakan tersebut. “Kira-kira minggu ini,” tambahnya.

Pemerintah sendiri telah memutuskan bahwa pelaksanaan WFH akan dilakukan setiap hari Jumat. Kebijakan ini menjadi respons atas kenaikan harga minyak dunia yang dipicu oleh ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa keputusan terkait kebijakan WFH telah final dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

“Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang ngomong, bukan saya (mengumumkan) nanti, Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto),” kata Purbaya.

Terkait target penurunan konsumsi BBM hingga 20 persen, Purbaya menyebut pemerintah telah melakukan sejumlah perhitungan yang menunjukkan potensi penghematan, meskipun belum bersifat pasti.

Ia menilai, dampak kebijakan WFH tidak hanya dapat dilihat dari sisi penghematan energi, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi.

“Hemat saya mungkin tidak di situ saja, karena ekonomi aktifnya naik, bisnis bergerak lebih cepat, konsumsi meningkat. Kalau pajak juga naik, tentu itu menjadi keuntungan bagi pemerintah,” ujarnya.

Continue Reading

News

Saat Habibie Belajar dari Dua Yahudi tentang Kunci Kesuksesan

Published

on

Monitorday.com – Ada satu sisi dari Bacharuddin Jusuf Habibie yang jarang diceritakan—bukan tentang pesawat, bukan tentang jabatan, tapi tentang sebuah malam yang diam-diam mengubah arah hidupnya.

Di RWTH Aachen University, Jerman, Habibie muda dikenal sebagai mahasiswa jenius. Namun, ada satu hal yang mengusik pikirannya: ia selalu berada di peringkat tiga. Di atasnya, dua mahasiswa lain—yang konsisten menempati posisi pertama dan kedua.

Rasa penasaran itu tidak bisa ia abaikan.

Suatu hari, ia bertanya langsung, “Apa rahasia kalian?”

Keduanya hanya tersenyum. Tidak ada jawaban.

Waktu berlalu, hingga suatu malam, Habibie mendapat kesempatan menginap di rumah mereka. Di sanalah, ia menemukan sesuatu yang tak pernah ia duga.

Pukul dua dini hari. Bukan suasana tidur, bukan pula hening yang biasa. Dua temannya itu justru sedang duduk serius, membaca.

Habibie mendekat. Ia ingin tahu buku apa yang membuat mereka begitu tekun, bahkan di jam yang bagi banyak orang adalah waktu terlelap. Dan saat itu, ia terdiam. Yang mereka baca adalah Al-Qur’an.

Habibie kaget. “Itu kitab suci agama saya. Kenapa kalian membacanya?”

Jawaban mereka sederhana, tapi menghantam sangat dalam.

“Rudy… seandainya umatmu benar-benar membaca dan memahami Al-Qur’an, mereka tidak akan bisa dikalahkan. Ini kunci yang ditinggalkan oleh umatmu sendiri.”

Kalimat itu tidak keras. Tapi justru karena tenang, ia terasa lebih tajam.

Malam itu, Habibie tidak langsung menjawab. Ia pulang dengan pikiran yang penuh. Ada sesuatu yang terasa janggal—seolah ia diingatkan tentang sesuatu yang seharusnya sudah ia miliki sejak awal.

Sejak saat itu, hidupnya berubah.

Ia mulai bangun di malam hari. Bersuci. Menunaikan tahajud. Lalu membaca Al-Qur’an—bukan sekadar membaca, tapi merenungi.

Perubahan itu mungkin tak terlihat oleh orang lain. Tapi dalam diam, ia membangun sesuatu yang jauh lebih penting dari sekadar prestasi akademik: kedalaman, ketenangan, dan kejernihan berpikir.

Kisah ini bukan sekadar tentang siapa yang lebih pintar di kelas. Ini tentang sebuah kesadaran sederhana: kadang, kita kehilangan sesuatu yang paling dekat dengan kita. Dan ironisnya, orang lain justru melihat nilainya lebih dulu.

Habibie tidak hanya belajar tentang teknologi di Jerman. Ia belajar tentang dirinya sendiri. Bahwa kecerdasan bukan hanya soal logika, tapi juga tentang hati yang terhubung.

Dan mungkin, di situlah letak kekuatan sejati—bukan pada apa yang kita kejar, tapi pada apa yang kita hidupkan kembali.

Continue Reading

News

INDEF: Konversi Motor Listrik Hemat Energi, Dorong Industri Lokal

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Konversi Motor Listrik Hemat Energi, Dorong Industri Lokal menilai program konversi motor listrik yang dicanangkan pemerintah berpotensi besar dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, menyatakan kebijakan konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik—yang didukung subsidi pemerintah—tidak hanya bertujuan menekan emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat industri komponen lokal.

“Konversi ke motor listrik jauh lebih hemat energi dan mampu menekan biaya operasional harian hingga 80 persen dibandingkan kendaraan berbasis BBM,” ujar Esther di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan bahwa agar manfaat program semakin optimal, pemerintah perlu memperluas dukungan kebijakan. Tidak hanya melalui subsidi pembelian, tetapi juga dengan mempermudah pengurusan administrasi kendaraan, termasuk dokumen dan pajak tahunan, serta memperbanyak infrastruktur pengisian daya.

Menurutnya, ketersediaan stasiun pengisian listrik menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.

Di sisi lain, Esther mengakui implementasi program ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Laju konversi dinilai masih relatif lambat jika dibandingkan dengan total populasi sepeda motor di Indonesia. Selain itu, pemerataan infrastruktur pengisian daya juga masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan.

Meski demikian, ia melihat kondisi tersebut justru membuka peluang besar bagi pengembangan industri komponen lokal. Meningkatnya kebutuhan motor listrik diyakini dapat memperkuat rantai pasok dalam negeri dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa pemerintah akan membentuk satuan tugas (Satgas) transisi energi guna mempercepat implementasi program konversi kendaraan bermotor menjadi listrik.

Hal itu disampaikan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pemerintah menargetkan percepatan konversi dari sekitar 120 juta sepeda motor konvensional menjadi motor listrik melalui kerja Satgas tersebut.

Bahlil menambahkan, Presiden telah menugaskan pembentukan tim khusus untuk memastikan program berjalan cepat dan efektif, dengan target implementasi maksimal dalam tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan dapat terealisasi lebih cepat.

Continue Reading

News

Trump “Ngebet” Perang dengan Iran Ingin Berakhir, Lha Kok Kenapa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meyakini bahwa konflik dengan Iran telah memasuki tahap akhir dan berpotensi berakhir dalam beberapa pekan ke depan. Keyakinan tersebut disampaikan Trump kepada para penasihatnya, sebagaimana dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada Rabu (25/3).

Dalam laporan itu disebutkan, Trump meminta timnya tetap berpegang pada kerangka waktu yang sebelumnya telah diumumkan kepada publik, yakni penyelesaian konflik dalam rentang empat hingga enam pekan.

Pada hari yang sama, Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengungkapkan bahwa Trump dijadwalkan melakukan kunjungan ke Beijing pada 14–15 Mei mendatang. Dalam kunjungan tersebut, Trump akan menggelar pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping.

Pihak Gedung Putih juga telah menetapkan agenda pertemuan kedua pemimpin di Beijing pada pertengahan Mei. Pemerintah AS berharap konflik dengan Iran dapat diselesaikan sebelum pertemuan tingkat tinggi tersebut berlangsung.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Continue Reading

News

Bank Syariah: Potensi dan Hambatan di Tengah Gejolak Ekonomi

Penetrasi perbankan syariah masih relatif terbatas, dengan pangsa pasar

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, diproyeksikan memiliki potensi pertumbuhan signifikan di industri perbankan syariah. Sektor ini telah menunjukkan akselerasi dalam beberapa tahun terakhir, menandakan potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap.

Meski demikian, penetrasi perbankan syariah masih relatif terbatas, dengan pangsa pasar saat ini hanya berkisar antara 7,27% hingga 9% dari total industri perbankan nasional. Fokus pengembangan sektor ini utamanya diarahkan pada pembangunan ekosistem halal serta pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tantangan ekonomi makro turut mempengaruhi lanskap industri. Apabila daya beli masyarakat melemah akibat inflasi energi, emiten di sektor konsumer diperkirakan akan menghadapi kesulitan dalam mempertahankan volume penjualan mereka. Di sisi lain, langkah efisiensi yang diambil berbagai kementerian melalui pemangkasan belanja tidak mendesak dapat membawa sentimen positif bagi perekonomian.

Dalam upaya menjaga profitabilitas, bank-bank mengandalkan strategi penjualan aset bermasalah. Ini menjadi salah satu metode yang diterapkan institusi keuangan untuk mengelola kinerja dan menjaga laba.

Namun, sebuah analisis yang ada dalam laporan tersebut mencatat: “tahun ini makin sulit karena stok menipis dan pasar lesu.” Pernyataan ini menyoroti hambatan yang dihadapi dalam penerapan strategi penjualan aset bermasalah, menunjukkan adanya tekanan pasar dan keterbatasan inventaris aset yang tersedia.

Selain itu, hambatan di pelabuhan akibat kelangkaan kontainer, masalah keandalan, serta dampak perang di Timur Tengah turut mengerek biaya logistik ekspor-impor. Meskipun demikian, Indonesia secara keseluruhan menawarkan kombinasi antara potensi jangka panjang yang signifikan dan stabilitas konsumsi yang relatif tinggi.

Continue Reading

News

PJJ Dibatalkan, Mendikdasmen Fokus Kualitas Pendidikan

Langkah strategis ini menandai fokus kembali pada metode pembelajaran tatap muka yang dinilai lebih efektif dalam mencapai standar akademik yang diharapkan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) secara resmi membatalkan implementasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai metode utama. Keputusan ini diambil dengan tegas demi memastikan terjaganya kualitas pendidikan nasional.

Langkah strategis ini menandai fokus kembali pada metode pembelajaran tatap muka yang dinilai lebih efektif dalam mencapai standar akademik yang diharapkan. Pembatalan ini juga merespons berbagai evaluasi dan masukan terkait efektivitas PJJ yang diterapkan sebelumnya.

Pihak Mendikdasmen menekankan bahwa kualitas adalah prioritas utama dalam setiap kebijakan pendidikan. Evaluasi mendalam terhadap PJJ menunjukkan adanya tantangan signifikan dalam aspek interaksi siswa-guru, pengawasan, dan pemerataan akses yang berpotensi menurunkan mutu pembelajaran secara keseluruhan.

Dengan pembatalan PJJ, kementerian akan lebih memfokuskan sumber daya untuk memperkuat infrastruktur dan kapasitas pembelajaran tatap muka. Ini termasuk pengembangan kurikulum yang adaptif serta peningkatan kompetensi guru di seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kebijakan ini diharapkan dapat mengembalikan esensi pendidikan yang melibatkan interaksi langsung dan pengalaman belajar yang holistik. Mendikdasmen berkomitmen untuk terus mencari formula terbaik demi kemajuan pendidikan anak bangsa.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek demi masa depan pendidikan yang lebih baik. Mendikdasmen memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berorientasi pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan yang bermutu bagi seluruh peserta didik di Indonesia.

Continue Reading

News

Pemerintah Sepakati WFH Satu Hari Per Pekan 

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM)

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa sejumlah menteri koordinator dan menteri teknis telah mencapai kesepakatan terkait pemberlakuan skema kerja dari rumah (WFH) satu hari per minggu. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Langkah pemberlakuan WFH ini kini hanya tinggal menunggu laporan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum dapat diumumkan kepada masyarakat luas. Kesepakatan tersebut dicapai dalam sebuah rapat koordinasi yang membahas kajian langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi potensi krisis global akibat konflik di Timur Tengah.

Rapat yang berlangsung intensif tersebut melibatkan Menko PMK Pratikno, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa keputusan akhir mengenai pengumuman akan disampaikan oleh pihak yang berwenang.

“Udah rapat kemarin, rapat hampir 3 atau 4 jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan, ya saya nggak tahu siapa, (rapat) di Istana. Apakah Pak Menko PMK, apakah Menko Ekonomi, ataukah nanti oleh Pak Mensesneg (yang mengumumkan). Jadi, kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya nggak berwenang untuk menyampaikan ke publik,” kata Tito usai konferensi pers update PHTC di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Mendagri Tito memilih untuk tidak membocorkan hari spesifik yang telah disepakati untuk WFH, mengingat hasil rapat tersebut masih harus dilaporkan dan menunggu persetujuan dari Presiden. “Saya nggak mau menyebutkan, itu kemarin pun sebenarnya sudah ada hampir mengarah kepada mayoritas setuju di satu hari, yang sama, tapi saya nggak nyampaikan sekali lagi karena itu harus dilaporkan lagi hasil rapat kemarin ke Bapak Presiden,” ujarnya.

Tito Karnavian juga menegaskan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak akan menghadapi kendala serius dengan wacana pemberlakuan WFH satu hari per pekan ini. Ia mengungkit pengalaman serupa saat pandemi COVID-19, di mana skema WFH bahkan diberlakukan lebih ketat. “Nggak masalah kalau saya. Saya yakin nggak akan masalah, karena ini bukan pengalaman pertama ini. Ini pada waktu jaman COVID itu kan WFH bahkan sempat hanya WFO-nya hanya 25%. Kemendagri itu 25%, WFO jalan juga. Jadi, bukan sesuatu yang baru, kita punya pengalaman,” katanya.

Continue Reading

News

IAEA: AS dan Iran Siap Dialog di Pakistan

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menggelar dialog penting akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Informasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (IAEA), Rafael Grossi.

Dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera, Grossi menyebut pembicaraan kali ini tidak hanya berfokus pada isu nuklir, tetapi juga mencakup topik yang lebih luas.

“Pembahasan akan mencakup rudal, milisi yang terkait dengan Republik Islam, serta jaminan keamanan bagi Iran,” ujarnya.

Menurut Grossi, terdapat peluang munculnya solusi sementara dari pertemuan tersebut, meskipun tidak harus bersifat militer. Ia juga mengungkap adanya pendekatan diplomatik alternatif yang tengah dipertimbangkan kedua pihak.

Pendekatan tersebut meliputi penghentian sementara pengayaan uranium oleh Iran, mengingat kondisi politik, militer, dan tingkat kepercayaan yang dinilai belum kondusif. Selain itu, isu tersebut kemungkinan akan dikaji ulang dalam jangka waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang.

Dialog ini berlangsung di tengah konflik yang terus memanas sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta sejumlah kawasan di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan lalu lintas penerbangan internasional.

Pertemuan di Islamabad diharapkan menjadi momentum penting untuk meredakan ketegangan sekaligus membuka peluang penyelesaian diplomatik di tengah situasi yang semakin kompleks.

Continue Reading

News

Prabowo Canangkan Revolusi Kendaraan Listrik untuk Motor hingga Traktor

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana besar pemerintah untuk melakukan konversi massal kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik berbasis baterai. Program ini mencakup sepeda motor, mobil, truk, hingga traktor di seluruh Indonesia.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap BBM sekaligus mempercepat transisi energi nasional.

“Seluruh motor akan kita konversi ke motor listrik. Semua mobil, truk, dan traktor harus menggunakan tenaga listrik,” ujar Prabowo.

Ia bahkan menyebut, di masa depan penggunaan BBM kemungkinan hanya akan dinikmati oleh kalangan tertentu.

“Nanti yang pakai bensin mungkin hanya orang kaya, silakan bayar harga dunia,” tambahnya.

Prabowo mengungkapkan pemerintah telah melakukan simulasi terkait efisiensi penggunaan kendaraan listrik, khususnya untuk sepeda motor. Hasilnya menunjukkan potensi penghematan yang signifikan bagi masyarakat.

“Kalau pengguna motor beralih ke listrik, pengeluarannya bisa turun menjadi sekitar 20 persen dari sebelumnya. Ini bisa menjadi game changer,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah percepatan konversi kendaraan sebagai bagian dari agenda transisi energi.

Menurut Bahlil, fokus utama saat ini adalah konversi sepeda motor berbahan bakar bensin yang jumlahnya mencapai sekitar 120 juta unit di Indonesia.

“Kami akan melakukan konversi secara bertahap terhadap motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik,” ujarnya.

Ia menjelaskan program konversi sebenarnya telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir, dengan sekitar 200 ribu unit motor dikonversi setiap tahun. Ke depan, program ini ditargetkan semakin cepat seiring perkembangan teknologi yang membuat biaya konversi lebih terjangkau.

“Saat ini biaya konversi sudah mulai turun, sekitar Rp5–6 juta, dan akan semakin murah ke depannya,” kata Bahlil.

Pemerintah juga tengah merancang berbagai skema dukungan untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik, termasuk bantuan pembiayaan agar proses konversi lebih ringan.

Langkah ambisius ini diharapkan tidak hanya mengurangi konsumsi BBM nasional, tetapi juga menjadi pendorong utama transformasi energi bersih serta memperkuat kemandirian energi Indonesia di masa depan.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News2 minutes ago

AS–Israel Berselisih soal Akhir Perang Iran, Negosiasi Gencatan Senjata Mengemuka

News22 minutes ago

Prabowo Perintahkan Segera Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel Senen

LakeyBanget42 minutes ago

Duh! Gegara Kasus Ini, Meta Dijatuhi Denda Rp6,3 triliun

News1 hour ago

Pemerintah Bakal Umumkan Kebijakan WFH Nasional, Kapan?

News11 hours ago

Saat Habibie Belajar dari Dua Yahudi tentang Kunci Kesuksesan

News13 hours ago

INDEF: Konversi Motor Listrik Hemat Energi, Dorong Industri Lokal

LakeyBanget14 hours ago

Italia Tumbangkan Irlandia Utara, Jaga Asa ke Piala Dunia 2026

LakeyBanget22 hours ago

Herdman Soroti Bintang Muda Dony Tri, Siap Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia

LakeyBanget23 hours ago

Mulai 28 Maret 2026, Pemerintah Batasi Akses Medsos 70 Juta Pengguna di Indonesia

News23 hours ago

Trump “Ngebet” Perang dengan Iran Ingin Berakhir, Lha Kok Kenapa?

News1 day ago

Bank Syariah: Potensi dan Hambatan di Tengah Gejolak Ekonomi

News1 day ago

PJJ Dibatalkan, Mendikdasmen Fokus Kualitas Pendidikan

News1 day ago

Pemerintah Sepakati WFH Satu Hari Per Pekan 

LakeyBanget2 days ago

Duel Ulang Sengit, Sanchez vs DeMarco Rebut Tiket Tantang Juara Dunia WBC

LakeyBanget2 days ago

Tonali Diburu Arsenal dan MU, Newcastle Patok Harga Segini

News2 days ago

IAEA: AS dan Iran Siap Dialog di Pakistan

LakeyBanget2 days ago

Ivan Gunawan Ungkap Titik Balik Hidup: Jauh dari Ibadah-Hijrah dan “Terlahir Kembali”

News2 days ago

Prabowo Canangkan Revolusi Kendaraan Listrik untuk Motor hingga Traktor

LakeyBanget2 days ago

Apple Bakal Bikin Terobosan AI Baru di WWDC 2026

News2 days ago

Revitalisasi Satuan Pendidikan, Pemerintah Ajukan Tambahan Anggaran Rp89,5 Triliun

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.