Indonesia sukses mengekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun, berimbas pada penurunan harga pupuk domestik 20% dan penambahan volume subsidi untuk petani.
Akibat penutupan Selat Hormuz, sejumlah negara seperti India dan Australia mengincar pasokan pupuk dari Indonesia. Di tengah status Indonesia rebutan pupuk ini, pemerintah memprioritaskan kebutuhan domestik.