Connect with us

News

TelkomGroup Tampilkan Solusi AI untuk Operasional Berbagai Sektor di ITD Summit 2026

Solusi AI yang ditampilkan telah digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional internal perusahaan maupun eksternal pelanggan

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali menggelar ajang tahunan IT and Digital Summit (ITD Summit) 2026 di Bandung. Dalam gelaran kali ini, TelkomGroup memamerkan beragam solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang telah diterapkan untuk menunjang operasional di berbagai sektor.

Solusi AI yang ditampilkan telah digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional internal perusahaan maupun eksternal pelanggan. Acara ini menjadi platform penting untuk percepatan transformasi digital dan mendorong kolaborasi dalam ekosistem TelkomGroup.

ITD Summit 2026 menghadirkan area ekshibisi yang melibatkan seluruh ekosistem TelkomGroup. Ajang ini disebut-sebut sebagai momentum penting, “Mengusung semangat kolaborasi dan percepatan transformasi digital, ITD Summit 2026 menghadirkan area ekshibisi yang melibatkan ekosistem TelkomGroup.”

Area pameran tersebut dirancang sebagai wadah untuk menampilkan kapabilitas teknologi, infrastruktur digital, serta implementasi AI yang telah diterapkan secara luas di berbagai lini. Selain itu, momentum ini berfungsi sebagai ajang konsolidasi 24 use case kapabilitas digital yang dikembangkan oleh unit bisnis dan anak perusahaan TelkomGroup, demi menciptakan solusi teknologi yang lebih terintegrasi dan skalabel.

Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang memamerkan implementasi nyata dari pilar AI Native. Pilar strategis ini, menurut TelkomGroup, “menjadi bagian dari strategi penguatan proses kerja internal sekaligus peningkatan kualitas layanan pelanggan agar lebih cerdas, adaptif, dan efisien.”

Pengunjung pameran berkesempatan untuk melihat secara langsung berbagai pemanfaatan solusi digital canggih. Contohnya termasuk Telkom Legal Intelligence System (TELIS) dan platform big data analytics BigBox AI, yang menunjukkan bagaimana AI dapat diaplikasikan dalam skenario dunia nyata untuk efisiensi dan inovasi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Jodoh dalam Islam. Ini Konsepnya!

Jodoh ada dimensi pilihan, amanah, dan tanggung jawab dalam Islam

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Konsep jodoh dalam Islam ditekankan sebagai bagian dari takdir yang memerlukan ikhtiar dengan adab dan doa, bukan sekadar pilihan personal. Pemahaman mengenai hal ini dinilai penting, mengingat adanya kecenderungan generasi muda yang keliru dalam memaknai konsep pernikahan dan hubungan sesuai ajaran agama.

Pernikahan dalam pandangan Islam jauh melampaui urusan cinta semata, melainkan mencakup tanggung jawab besar, keberkahan, dan keselarasan akhlak. Pedoman Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memprioritaskan agama sebagai dasar utama dalam memilih pasangan hidup, bukan semata karena rupa atau harta.

Sekretaris DPW Bakomubin Banten, Rosadi, menyatakan bahwa banyak generasi muda saat ini terjebak pada cinta sesaat dan gombalan. Ia menegaskan, “Banyak yang terjebak pada cinta sesaat dan gombalan. Padahal cinta dalam Islam itu sakral, perlu keseriusan dan pengorbanan.”

Rosadi juga mengingatkan tentang hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa wanita dinikahi karena empat hal, namun Nabi menegaskan untuk memilih karena agamanya agar selamat dunia akhirat. “Kalau hartanya banyak tapi tidak patuh pada Allah, itu bukan keberkahan,” ucap Rosadi.

Lebih lanjut, Rosadi mengajak para jomblowan dan jomblowati untuk tidak tergesa-gesa, melainkan memperbaiki diri agar kelak Allah mempertemukan dengan pasangan yang baik. Ia menekankan bahwa cinta sejati akan terlihat dari keikhlasan dan pengorbanan, bukan rayuan. “Cinta itu butuh biaya dan bukti. Bukan sekadar kata-kata manis. Jangan mau digombalin tanpa komitmen,” ujarnya.

Dalam menghadapi fenomena gaya hidup bebas, Rosadi berharap generasi muda kembali memuliakan pernikahan sebagai ibadah, bukan pelarian. “Jodoh itu amanah dari Allah. Jangan sembarangan. Bila kita niatkan menikah karena Allah, insyaAllah diberi pasangan yang membawa kita ke surga,” katanya.

Continue Reading

News

Indonesia Perluas Diplomasi Pendidikan di Asia Pasifik, Beasiswa-Kolaborasi Riset Diperkuat

Indonesia memperluas diplomasi pendidikan Indonesia di Asia Pasifik, berfokus pada peningkatan beasiswa dan kolaborasi riset. Upaya ini melibatkan KBRI Dili dan Manila untuk program di Timor-Leste, Palau, dan Kepulauan Marshall.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Indonesia terus memperkuat diplomasi pendidikan dan riset di kawasan Asia Tenggara hingga Pasifik Barat melalui perluasan kerja sama beasiswa, pelatihan, serta pengembangan kapasitas dengan sejumlah negara sahabat.

Upaya tersebut dijalankan oleh Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Dili dan KBRI Manila, yang dipaparkan dalam forum Webinar Series Atdikbud & Wadetap RI-UNESCO.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, Tasrifin Tahara, menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dengan Timor-Leste kini diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis adalah pembukaan kelas khusus Fakultas Kedokteran bagi mahasiswa Timor-Leste, serta pengembangan program Vocational Sister School guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menambahkan, Indonesia masih menjadi destinasi favorit bagi pelajar Timor-Leste melalui berbagai skema beasiswa seperti Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Indonesian AID, hingga dukungan dari perguruan tinggi. Pada 2025, tercatat sebanyak 350 mahasiswa asal Timor-Leste menerima beasiswa untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Saat ini, sekitar 1.800 warga Timor-Leste tercatat belajar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, tersebar dari Aceh hingga Papua. Tasrifin juga menekankan pentingnya pendekatan personal dalam diplomasi pendidikan. Menurutnya, hubungan informal kerap menjadi kunci keberhasilan kerja sama internasional.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila, Nina Yulianti, mengungkapkan pihaknya tengah memetakan sistem pendidikan di Palau dan Kepulauan Marshall guna menjajaki peluang kerja sama baru.

Indonesia, lanjutnya, menawarkan program Indonesian AID Scholarship bagi generasi muda di kedua negara tersebut sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, peluang kerja sama juga terbuka dalam bentuk pertukaran budaya, pemberian beasiswa ke perguruan tinggi di Indonesia, serta kolaborasi dalam pelestarian bahasa Austronesia.

Sinergi antara KBRI Dili dan KBRI Manila mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjadikan pendidikan sebagai instrumen diplomasi lunak di kawasan. Berdasarkan data UNESCO, sebanyak 59.000 pelajar Indonesia tercatat menempuh pendidikan di luar negeri pada 2024. Di sisi lain, Indonesia juga semakin aktif menjadi tujuan studi bagi negara-negara berkembang, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Continue Reading

News

Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei, Pertamax Tetap Stabil

Cek daftar lengkap penyesuaian harga BBM nonsubsidi dari Pertamina yang berlaku mulai 4 Mei 2026. Pertamax Turbo dan Dexlite naik, namun harga Pertamax tetap stabil.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku pada 4 Mei 2026. Dalam pembaruan tersebut, sejumlah BBM nonsubsidi seperti solar dan Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga, sementara Pertamax tetap tidak berubah.

Berdasarkan informasi dari laman resmi perusahaan, penyesuaian harga ini berlaku di beberapa wilayah, termasuk Jabodetabek. Untuk BBM jenis Pertamax Turbo (RON 98), harga naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter pada April 2026.

Kenaikan juga terjadi pada produk solar nonsubsidi. Dexlite (CN 51) kini dibanderol Rp26.000 per liter, meningkat dari Rp23.600 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) turut naik menjadi Rp27.900 per liter dari sebelumnya Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, Pertamina mempertahankan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter. Harga Pertamax Green (RON 95) juga masih stabil di angka Rp12.900 per liter sejak Maret 2026.

Untuk BBM bersubsidi dan penugasan, tidak terdapat perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di harga Rp6.800 per liter.

Pertamina menyebut penyesuaian harga ini dilakukan sebagai implementasi kebijakan pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas aturan sebelumnya terkait formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Regulasi tersebut mengatur mekanisme penetapan harga BBM jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti harga minyak dunia dan nilai tukar.

Continue Reading

News

Mensos: Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Putus Sekolah

Program Sekolah Rakyat menyasar anak-anak putus sekolah dan miskin ekstrem melalui sistem penjangkauan langsung. Pendidikan berasrama ini mempersiapkan lulusan menjadi agen perubahan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat difokuskan untuk menjangkau anak-anak yang putus sekolah serta berasal dari keluarga miskin ekstrem. Program ini tidak membuka pendaftaran umum, melainkan menggunakan sistem penjangkauan langsung untuk memastikan akses pendidikan berasrama dapat dirasakan oleh kelompok yang paling membutuhkan di berbagai daerah Indonesia.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa pendekatan penjangkauan dilakukan untuk menemukan anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah, maupun yang berpotensi putus sekolah. “Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, tetapi menjangkau langsung anak-anak yang diprioritaskan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat memiliki perbedaan mendasar dibandingkan sekolah umum. Selain menerapkan sistem asrama, program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga miskin pada desil satu dan dua. Kondisi tersebut membuat profil siswa menjadi beragam, termasuk dari sisi usia.

Menurutnya, tidak sedikit siswa yang berusia di atas rata-rata karena sebelumnya sempat berhenti sekolah dalam waktu lama. Bahkan, sebagian dari mereka memiliki latar belakang sebagai pengamen, pengemis, hingga pemulung sebelum akhirnya kembali mengenyam pendidikan.

Gus Ipul mengungkapkan, tantangan terbesar dalam program ini terjadi pada tiga bulan pertama masa pembelajaran. Hal itu disebabkan oleh perbedaan kemampuan akademik siswa yang cukup signifikan. Ia mencontohkan, terdapat siswa setingkat SMA yang belum mampu membaca sehingga membutuhkan pendampingan intensif dari para guru.

“Ini menjadi tantangan besar yang harus ditangani dengan baik oleh tenaga pendidik,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah melakukan seleksi ketat terhadap tenaga pengajar di Sekolah Rakyat. Guru yang terpilih diharapkan mampu mendampingi siswa dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam.

Pada tahun ini, tercatat lebih dari 400 siswa telah lulus dari Sekolah Rakyat. Di antaranya terdapat 11 siswa tingkat SMA yang diproyeksikan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja sebagai tenaga terampil.

Gus Ipul menyebutkan, pemerintah akan mendukung lulusan yang ingin melanjutkan kuliah melalui program beasiswa. Sementara itu, bagi yang memilih bekerja, mereka akan dipersiapkan menjadi tenaga kerja yang memiliki keterampilan.

Lebih lanjut, ia berharap para lulusan Sekolah Rakyat dapat berperan sebagai agen perubahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan.

Continue Reading

News

Momen Haru di Hardiknas 2026, Kisah Adiba Jadi Inspirasi di Palangka Raya

Kisah Adiba Shakila Atmarani, siswa berkebutuhan khusus dari Palangka Raya, menjadi inspirasi Hardiknas 2026. Bakat menyanyi dan pesan kerukunan Adiba menyentuh hati banyak pihak.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Suasana hangat dan penuh haru mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Usai upacara, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta meninjau kegiatan belajar di SKH Negeri 2 Palangka Raya, Sabtu (2/5). 

Memasuki ruang kelas, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq langsung menyapa hangat, “Halo adik-adik, senang sekolah di sini?” Sapaan itu dijawab serempak, “Senang, Pak!” Suasana pun seketika mencair. Dalam obrolan santai, Wamendikdasmen menanyakan jam pulang sekolah. Guru menjelaskan, untuk jenjang yang lebih besar seperti SMA, siswa biasanya pulang sekitar pukul 12.00. Sementara itu, untuk siswa SD kelas 1 hingga kelas 3, ada yang pulang pukul 10.00 dan sebagian lainnya sekitar pukul 11.00. Obrolan kecil tersebut membuat suasana kelas terlihat akrab.

Para guru menjelaskan bahwa setiap siswa yang masuk terlebih dahulu melalui proses asesmen, agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak. Dalam praktiknya, tidak semua siswa dapat hadir setiap hari karena berbagai kondisi, termasuk faktor keluarga. Namun, kegiatan belajar tetap berjalan dengan pendekatan yang fleksibel sesuai kondisi siswa.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen tidak hanya melihat peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menyaksikan langsung proses kegiatan belajar mengajar serta berbagai karya kreatif siswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah karya seni berupa lukisan wajah menteri yang dibuat dari susunan benang, menunjukkan kreativitas dan ketekunan siswa berkebutuhan khusus.

Momen paling berkesan terjadi saat Wamendikdasmen berdialog dengan Adiba Shakila Atmarani, siswa berkebutuhan khusus dari SKH Negeri 1 Palangka Raya. Adiba sebelumnya tampil memukau dengan menyanyikan lagu Rukun sama Teman, lalu atas permintaan Wamendikdasmen Adiba menyanyikan lagu daerah “Manjala” yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Dalam percakapan hangat tersebut, Adiba menyampaikan pesan sederhana namun mendalam tentang pentingnya kerukunan. “Harus rukun sama teman, supaya hidup tenang,” ujarnya dengan polos. Ia juga dengan antusias menyebutkan nama-nama sahabatnya di sekolah, mencerminkan lingkungan belajar yang inklusif dan penuh kebersamaan.

Di balik senyumnya, Adiba menyimpan kisah hidup yang menyentuh. Ia bercerita tentang keluarganya dan kehilangan yang pernah dialami, namun tetap menunjukkan semangat dan rasa syukur atas kasih sayang yang ia terima saat ini. Keteguhan hati itu tercermin dalam cita-citanya yang besar, menjadi penyanyi sukses seperti Putri Ariani, sekaligus ingin menjadi seorang guru.

Bakat Adiba pun telah terbukti. Ia pernah meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi, dan kini tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat selanjutnya. Dengan rutin mengikuti les keyboard dan vokal, Adiba terus mengasah kemampuannya untuk meraih mimpi.

Wamendikdasmen bersama Gubernur Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Adiba. Mereka berharap, semangat dan prestasi Adiba dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, sekaligus menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat.

Continue Reading

News

Temui PMI di Fethiye, Dubes Rizal Dorong Peluang Kerja Aman di Sektor Pariwisata Turki

Dubes RI Achmad Rizal Purnama kunjungi Fethiye untuk dorong peluang kerja aman bagi PMI di sektor pariwisata Turki. Pertemuan dengan pelaku industri dan PMI bahas perluasan kesempatan kerja serta pelindungan pekerja.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Turki, H.E. Achmad Rizal Purnama, melakukan kunjungan kerja keFethiye untuk memperkuat pelindungan WNI dan memastikan peluang kerja aman bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Turki terus terbuka.

Kunjungan ini menyoroti besarnya peluang kerja bagi PMI di Turki, terutama di sektor hospitality, manufaktur, konstruksi, jasa, dan sektor pendukung pariwisata.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes RI bertemu dengan Mr. Uğur Serindağ, CEO Orka Sunlife Resort Hotel, dan Mr. Ferhat Şahin, CEO Working Global.

Pertemuan membahas perluasan kesempatan kerja bagi PMI melalui mekanisme penempatan yang sesuai regulasi, aman, dan memberikan pelindungan maksimal bagi pekerja Indonesia.

Pihak Orka Sunlife Resort Hotel menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pekerja Indonesia.

“Kami sangat terkesan dengan kinerja pekerja Indonesia dan berharap dapat menerima lebih banyak pekerja dari Indonesia pada tahun depan,” ujar CEO Orka Sunlife Resort Hotel.

Dubes RI juga bertemu langsung dengan sekitar 40 PMI yang bekerja di Orka Sunlife Resort Hotel.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendengar langsung pengalaman para PMI, mengecek kondisi kerja sertamemotivasi PMI untuk bekerja dengan baik dan menjaga nama baik Indonesia.

“Dari sekian banyak masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di Turki, saudara-saudara yang berada di sini adalah orang-orang terpilih. Kesempatan ini harus dijaga dengan kerja keras, disiplin, dan profesional,” pesan Dubes RI.

Dubes RI juga mengajak para PMI untuk terus menunjukkan nilai dan identitas terbaik Indonesia di tempat kerja.

“Tunjukkan bahwa pekerja Indonesia memiliki etos kerja yang baik, ramah, bertanggung jawab, dan mampu membawa nama baik Indonesia,” lanjutnya.

Salah satu PMI di Orka Sunlife Resort Hotel menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bekerja di Turki dan perhatian yang diberikan KBRI Ankara.

“Kami senang bisa bekerja di sini dan mendapatkan pengalaman baru. Terima kasih kepada KBRI Ankara yangsudah datang langsung, melihat kondisi kami, dan memberi semangat untuk terus bekerja dengan baik,” ujar Desi, salah satu PMI asal Lampung.

Sektor hospitality menjadi salah satu sektor paling potensial bagi PMI di Turki, terutama di kota – kota wisata seperti Fethiye, Antalya, Muğla, Bodrum, dan Istanbul.

PMI di sektor ini umumnya bekerja sebagai housekeeping, spa therapist, waiter/waitress, kitchen worker, cleaning service, general worker, staf dapur, dan posisi hotelier lainnya.

Pada 2025, Turki mencatat 52,77 juta wisatawan dengan pendapatan pariwisata sebesar USD 61,1 miliar. Turki juga menempati peringkat ke-5 dunia negara tujuan wisata asing terbesar.

Dari sisi pelindungan, pekerja asing legal di Turki memperoleh hak ketenagakerjaan yang sama dengan pekerja Turki.

Hak tersebut mencakup kontrak kerja, upah minimum, jam kerja, lembur, cuti tahunan, jaminan sosial, asuransi kesehatan, dan pemberhentian kerja sesuai hukum ketenagakerjaan Turki.

Dubes RI menyampaikan apresiasi kepada Working Global dan Orka Sunlife Resort Hotel atas kepercayaan yang diberikan kepada tenaga kerja Indonesia.

Ia juga berterima kasih atas komitmen pihak hotel dalam penuhi aspek ketenagakerjaan sesuai regulasi, termasuk gaji, jam kerja, jaminan sosial, asuransi kesehatan, dan aspek pelindungan lainnya.

Berdasarkan data KP2MI, penempatan PMI ke Turki pada 2025 meningkat 151,36% dibandingkan tahunsebelumnya. Data Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Turki juga mencatat saat ini PMI yang memiliki izin kerja yang masih berlaku di Turki sebanyak 13.781 WNI. Indonesia menempati peringkat ketujuh dari sisi jumlah pekerja asing di Turki.

Permintaan terhadap PMI untuk bekerja di Turki terus meningkat. Pada tahun 2026, KBRI Ankara telah memverifikasi permintaan PMI untuk bekerja di Turki di berbagai sektor sebesar 32.165.

Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan. Sebagian pekerjaan di sektor hospitalitybersifat musiman, umumnya berlangsung sekitar delapan bulan mengikuti masa operasional hotel-hotel di kota-kota wisata tersebut.

Selain itu, proses visa kerja juga membutuhkan waktu, sehingga calon PMI perlu mempersiapkan dokumen secara cermat dan mengikuti jalur resmi.

Menutup rangkaian kunjungan, Dubes Rizal Purnama bertemu dengan Mr. Ercan Torunoğulları, Member of the Board TGA & Orka Group. Ybs adalah pengusaha Turki yang memiliki lini bisnis di berbagai sektor baik perhotelanan, restoran, besi baja, properti dan lainnya.

KBRI Ankara mengimbau seluruh calon PMI agar selalu menggunakan jalur resmi dan menghindari penempatan non-prosedural. KBRI Ankara juga terus melakukan verifikasi ketat terhadap demand letter dan validitas mitra kerja diTurki untuk memastikan setiap pekerjaan yang ditawarkan aman bagi WNI. Mulai 1 Maret 2026, proses verifikasi tersebut juga dapat dilakukan secara daring melalui Portal Peduli WNI.

Peluang kerja di Turki memang besar, namun harus diakses melalui mekanisme yang aman, legal, dan teregulasi agar hak-hak pekerja dapat terlindungi secara maksimal.

Continue Reading

News

Ketahanan Energi RI Kuat di Tengah Gejolak Global

Indonesia mencatat ketahanan energi peringkat kedua dunia saat Uni Emirat Arab keluar dari OPEC, memicu perubahan peta energi global.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Ketahanan energi Indonesia per Mei 2026 dilaporkan berada dalam posisi sangat kuat, bahkan menempati peringkat kedua dunia menurut JP Morgan Asset Management. Capaian ini mencerminkan kemampuan tinggi Indonesia dalam menghadapi guncangan global, terutama di tengah dinamika geopolitik dan pasar energi internasional yang semakin kompleks.

Secara teknis, Dewan Energi Nasional mencatat indeks ketahanan energi Indonesia berada di angka 6,64, masuk kategori “tahan”. Indikator ini mengacu pada empat aspek utama, yakni ketersediaan (availability), aksesibilitas (accessibility), keterjangkauan (affordability), dan keberterimaan lingkungan (acceptability). Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga memastikan bahwa pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan stabil.

Meski demikian, tantangan struktural masih membayangi. Produksi minyak bumi domestik terus mengalami penurunan, sementara ketergantungan terhadap energi fosil masih mencapai sekitar 90%. Untuk itu, pemerintah mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) seperti panas bumi, tenaga air, surya, dan bioenergi, mengingat potensi nasional yang mencapai ribuan gigawatt.

Di sisi global, laporan dari International Energy Agency dan Ember menunjukkan konsumsi energi dunia tumbuh 2,2% pada 2024, sebelum melambat menjadi sekitar 1,3% pada 2025. Negara berkembang seperti Tiongkok dan India menjadi motor utama, menyumbang lebih dari 80% pertumbuhan permintaan energi global.

Transformasi menuju energi bersih juga semakin nyata. Untuk pertama kalinya sejak 1940-an, listrik rendah karbon menyumbang lebih dari 40% pembangkitan global pada 2024, dengan energi terbarukan mencapai rekor 32%. Investasi energi global bahkan menembus USD 3 triliun, di mana sekitar USD 2 triliun dialokasikan untuk teknologi energi bersih.

Namun, dinamika baru muncul setelah Uni Emirat Arab resmi keluar dari OPEC per 1 Mei 2026. Keputusan ini mengakhiri keanggotaan selama hampir enam dekade dan dipicu oleh keinginan meningkatkan produksi minyak tanpa terikat kuota, serta strategi memaksimalkan pendapatan sebelum transisi energi global mencapai puncaknya.

Langkah UEA ini diperkirakan melemahkan kontrol OPEC terhadap harga minyak dunia. Analis energi menilai peningkatan produksi UEA berpotensi menekan harga minyak dalam jangka menengah, sekaligus menambah ketidakpastian pasar di tengah ketegangan geopolitik kawasan Teluk, termasuk konflik yang mempengaruhi jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Bagi Indonesia, kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan. Harga energi global yang fluktuatif dapat berdampak pada subsidi dan stabilitas fiskal. Namun, dengan fondasi ketahanan energi yang kuat dan percepatan transisi menuju energi bersih, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk menjaga stabilitas domestik sekaligus beradaptasi dengan perubahan lanskap energi global.

Continue Reading

News

Sinergi Menuju Prestasi, Pascasarjana UNJ Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026

Pascasarjana UNJ menandatangani Perjanjian Kinerja 2026. Inisiatif ini fokus pada akselerasi IKU dan pencapaian target publikasi internasional bersama dosen-mahasiswa.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperkuat komitmen strategisnya melalui prosesi penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2026. Agenda krusial ini dilaksanakan pada Kamis (30/4/2026), bertempat di Ruang Rapat Lantai 5, Gedung Bung Hatta, Pascasarjana UNJ, Jakarta.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ, Prof. Dr. Dedi Purwana, M.Bus. Kegiatan ini dihadiri oleh para Koordinator Program Studi (Koorprodi) di lingkungan Sekolah Pascasarjana, termasuk Program Studi Magister dan Doktor Linguistik Terapan.

Dalam arahannya, Prof. Dedi Purwana menekankan bahwa Perjanjian Kinerja tahun 2026 mengusung tema besar “Sinergi untuk Prestasi“. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan universitas sangat bergantung pada kontribusi aktif dan dinamis dari setiap program studi dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU).

“Melalui komitmen bersama ini, kita berupaya mengoptimalkan kontribusi program studi dalam pencapaian IKU secara bertahap. Fokus kita adalah akselerasi yang berkualitas,” tegas Prof. Dedi.

Sejalan dengan hal tersebut, Koorprodi S2-S3 Linguistik Terapan UNJ, Prof. Dr. Endry Boeriswati, M.Pd., menyatakan kesiapannya dalam mengawal target-target tersebut. Beliau menekankan pentingnya integrasi antara riset akademis dengan kebutuhan publikasi global.

“Penandatanganan ini adalah mandat untuk terus meningkatkan standar akademik. Kami berkomitmen untuk memastikan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa menghasilkan luaran yang kompetitif, terutama dalam mengejar target publikasi internasional di jurnal-jurnal top tier,” ujar Prof. Endry Boeriswati.

Terdapat tiga poin utama yang menjadi prioritas dalam PK tahun ini: akselerasi pencapaian IKU Universitas, pencapaian target publikasi lebih dari 50 artikel Top Tier dari kolaborasi dosen-mahasiswa, serta penguatan publikasi bereputasi global.

Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di mana satu per satu Koordinator Program Studi membubuhkan tanda tangan di hadapan Direktur. Gedung Bung Hatta menjadi saksi lahirnya komitmen baru ini yang diharapkan mampu membawa Sekolah Pascasarjana UNJ ke level yang lebih tinggi di kancah internasional.

Agenda ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi mengenai langkah teknis implementasi program strategis tahun 2026.

Continue Reading

News

Business Forum HA IPB: Sinergi Alumni untuk Kedaulatan Pangan dan Energi Menuju Pertumbuhan Ekonomi Nasional

DPP HA IPB meluncurkan lima program strategis usai Business Forum yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan energi, didukung sinergi alumni.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Business Forum Himpunan Alumni IPB menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong kedaulatan pangan dan energi nasional. Mengusung tema “Sinergi Alumni untuk Kedaulatan Pangan dan Energi Menuju Pertumbuhan Ekonomi Nasional”, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengukuhan Dewan Pengurus Pusat HA IPB Periode 2025–2029 yang menetapkan Fauzi H. Amro, S.Pt., M.Si. sebagai Ketua Umum DPP HA IPB 2025–2029, Dr. Anggawira, M.M., M.H. sebagai Sekretaris Jenderal DPP HA IPB 2025–2029, serta 800 orang Pengurus DPP HA IPB yang meliputi Dewan Pertimbangan dan Dewan Pembina. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Hotel Borobudur Jakarta.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan hadirnya Bp. Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup RI; Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI; Rachmat Pambudi, Menteri PPN RI; dan Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM RI, yang turut memberikan keynote speech.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM RI Bp. Bahlil Lahadalia menyampaikan kisah inspiratif saat dirinya masih menjadi mahasiswa di Irian Jaya, yang kini Papua. Kala itu, beliau pernah berupaya membujuk Prof. Rokhmin Dahuri, yang kemudian menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001–2004, untuk hadir menjadi narasumber di kampusnya. Kenangan manis tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga yang menginspirasi Bp. Bahlil untuk terus bekerja keras bagi bangsa Indonesia.

Selain pelantikan, momentum ini juga ditandai dengan peluncuran lima program strategis DPP HA IPB 2025–2029, yaitu (1)HA Hub Jakarta sebagai pusat konektivitas alumni di ibu kota; (2)pembangunan Hotel Alumni IPB Bogor untuk optimalisasi aset dan kemandirian finansial organisasi; (3)Asrama New Ekalokasari sebagai hunian representatif bagi mahasiswa; (4)Bisnis Rantai Pasok Dapur MBG sebagai dukungan konkret terhadap Program Makan Bergizi Gratis; serta (5)Program HA Peduli melalui berbagai kegiatan sosial seperti IPB Run, gowes, golf, hingga charity concert.

Pada Business Forum I, tema yang diangkat adalah “Transformasi Pangan Nasional: Hilirisasi, Teknologi, dan Investasi”, yang menghadirkan para tokoh kunci dari sektor publik, industri, dan keuangan. Panel ini diisi oleh Bp. Prof. Rokhmin Dahuri, M.S., selaku Anggota Komisi IV DPR RI, bersama pimpinan korporasi nasional seperti Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Wakil Ketua Umum HA IPB/Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship, serta Direktur Utama Pupuk Indonesia.

Dalam forum tersebut, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pembangunan sistem pangan nasional harus dilakukan secara terpadu dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan sarana produksi, peningkatan produktivitas melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi berbasis inovasi serta keberlanjutan, penguatan industri pengolahan dan kemasan, hingga pemasaran dari tingkat lokal sampai ekspor global.

Seluruh proses ini harus ditopang oleh logistik, konektivitas, infrastruktur, serta kebijakan fiskal, moneter, perdagangan, tata ruang, pajak, dan ketenagakerjaan yang tepat, sehingga produktivitas pangan mampu melampaui konsumsi, produksi sesuai daya dukung lingkungan, produsen sejahtera, konsumen terpenuhi, serta sistem pangan nasional menjadi inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kehadiran VIP HA IPB dan tokoh nasional turut memperkuat bobot strategis forum ini. Di antaranya Bp. Walneg S. Jas, Ketua HA IPB periode 2021–2025; serta Anggota DPR RI jika hadir, yaitu Bp. Ateng Sutisna, Bp. Danang Wicaksana, Bp. Gulam Mohamad Sharon selaku Bendahara HA IPB, dan Ibu Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc.

Turut hadir pula Ibu Farida Farichat, Wakil Menteri Koperasi; Ibu Aida S. Budiman, Deputi Gubernur Bank Indonesia; Bp. Ogi Pratomiyono, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan; Bp. Prof. Dr. Alim Setiawan, Rektor IPB; Bp. Farid Azhar Nasution, S.E., M.M., Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS; Bp. Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., Rektor Perbanas Institute; Dr. Anggavira, Sekretaris Jenderal HA IPB; Bp. Dr. Ir. Suhaji Lestiadi, M.E., Ketua BSLPS; serta jajaran pengurus HA IPB, alumni dan civitas akademika IPB, HIMPUNI, dan Direksi Bank Himbara.

Forum ini menegaskan bahwa kedaulatan pangan dan energi tidak dapat dicapai secara sektoral, melainkan melalui orkestrasi kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Peran alumni IPB menjadi sangat krusial sebagai knowledge hub dan agent of change dalam mendorong transformasi struktural ekonomi Indonesia, dari berbasis komoditas mentah menuju ekonomi bernilai tambah tinggi yang inkslusif dan berkelanjutan.


.




.

.

Continue Reading

News

Ketum Muhammadiyah: Keteladanan Menjadi Kunci Pendidikan Bangsa

Simak pandangan Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir tentang urgensi keteladanan sebagai kunci utama dalam membangun fondasi pendidikan dan karakter bangsa Indonesia yang kokoh.

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa keteladanan merupakan kunci utama dalam keberhasilan pendidikan dan pembangunan karakter bangsa Indonesia.

Menurut Haedar, transformasi nilai di lembaga pendidikan tidak akan berjalan efektif jika hanya mengandalkan kurikulum formal tanpa adanya contoh nyata dari para pendidik dan pemimpin. Ia menekankan bahwa pendidikan sejatinya adalah proses penanaman nilai yang harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan di dalam kelas.

Haedar menyoroti adanya tantangan serius berupa defisit keteladanan di ruang publik yang saat ini melanda tanah air. Ia menilai sering terjadi kontradiksi antara nilai etika yang diajarkan di sekolah dengan realitas perilaku para tokoh di tingkat nasional. Kondisi ini dianggap dapat membingungkan generasi muda dalam menyerap nilai-nilai moral.

Oleh karena itu, ia mendesak para orang tua, guru, hingga pemangku kebijakan untuk menjadi figur yang konsisten antara perkataan dan perbuatan guna memperkuat fondasi mentalitas bangsa.

Lebih lanjut, Haedar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengembalikan etika sebagai ruh utama dalam setiap tindakan. Guru diharapkan tetap menjadi ujung tombak yang menginspirasi, sementara institusi keluarga dan lingkungan sosial harus bersinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat.

Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mengawal penguatan karakter ini, dengan visi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh demi masa depan Indonesia.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News3 hours ago

Jodoh dalam Islam. Ini Konsepnya!

News4 hours ago

Indonesia Perluas Diplomasi Pendidikan di Asia Pasifik, Beasiswa-Kolaborasi Riset Diperkuat

LakeyBanget4 hours ago

The Academy: Film AI Bakal Masuk Nominasi Oscar, Mulai Kapan?

News5 hours ago

Harga BBM Nonsubsidi Naik per 4 Mei, Pertamax Tetap Stabil

LakeyBanget5 hours ago

Tekuk Parma, Inter Milan Kunci Scudetto ke-21 Serie A

News5 hours ago

Mensos: Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Putus Sekolah

LakeyBanget5 hours ago

Sabet Gelar Juara Thomas Cup 2026, China Kian Dekati Rekor Indonesia

News6 hours ago

Momen Haru di Hardiknas 2026, Kisah Adiba Jadi Inspirasi di Palangka Raya

News8 hours ago

TelkomGroup Tampilkan Solusi AI untuk Operasional Berbagai Sektor di ITD Summit 2026

News12 hours ago

Temui PMI di Fethiye, Dubes Rizal Dorong Peluang Kerja Aman di Sektor Pariwisata Turki

Review21 hours ago

Hardiknas dan Cermin Diri Guru: Menata Ulang Integritas dan Komitmen

News1 day ago

Ketahanan Energi RI Kuat di Tengah Gejolak Global

News1 day ago

Sinergi Menuju Prestasi, Pascasarjana UNJ Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026

News1 day ago

Business Forum HA IPB: Sinergi Alumni untuk Kedaulatan Pangan dan Energi Menuju Pertumbuhan Ekonomi Nasional

News2 days ago

Ketum Muhammadiyah: Keteladanan Menjadi Kunci Pendidikan Bangsa

LakeyBanget2 days ago

Ujian Berat di Piala Asia U-17 2026, Ini Jadwal Timnas Indonesia

LakeyBanget2 days ago

Ronaldo Isyaratkan Pensiun Makin Dekat

News2 days ago

Dasco: Danantara Bakal Akuisisi Sebagian Saham Ojol

News3 days ago

Pemerintah Berlakukan Aturan Baru Outsourcing, Hanya untuk 6 Bidang Pekerjaan Ini

News3 days ago

Prabowo Siapkan KUR Bunga Maksimal 5 Persen

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.