Connect with us

News

UEA Resmi Keluar dari OPEC dan OPEC+ Mulai 1 Mei, Ada Apa?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keputusan mengejutkan untuk keluar dari OPEC dan aliansi OPEC+. Keputusan tersebut disampaikan pada Selasa (28/4) dan akan berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.

Langkah ini dinilai sebagai pukulan besar bagi OPEC serta pemimpin de facto-nya, Arab Saudi, terutama di tengah gejolak energi global yang dipicu konflik kawasan, termasuk ketegangan dengan Iran.

Menteri Energi UEA, Suhail Mohamed al-Mazrouei, menyatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan secara matang strategi energi nasional serta dinamika global terkait produksi minyak.

“Ini adalah keputusan kebijakan yang diambil setelah mempertimbangkan arah kebijakan saat ini dan masa depan terkait tingkat produksi,” ujarnya.

Mazrouei menegaskan bahwa keluar dari OPEC+ akan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi UEA dalam menentukan kebijakan produksi energi tanpa terikat kuota kelompok. Hal ini juga dinilai penting untuk memastikan kemampuan negara dalam memenuhi kebutuhan energi global di masa mendatang, baik untuk minyak mentah, petrokimia, maupun gas.

Ia menambahkan bahwa perusahaan energi nasional, Abu Dhabi National Oil Company, kini beroperasi sebagai pemain global yang terlibat di seluruh rantai nilai industri energi.

Di sisi lain, keluarnya UEA berpotensi melemahkan soliditas OPEC dan memicu ketidakpastian di pasar minyak dunia. Apalagi, kawasan Teluk saat ini tengah menghadapi tantangan distribusi energi, terutama di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global—akibat meningkatnya ancaman keamanan.

Meski demikian, Mazrouei menilai dampak langsung terhadap pasar tidak akan terlalu signifikan dalam jangka pendek.

Keputusan ini juga dinilai sebagai keuntungan geopolitik bagi Donald Trump, yang selama ini menjadi kritikus keras OPEC dan menuduh organisasi tersebut berkontribusi terhadap tingginya harga minyak global.

Langkah UEA terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, di mana negara tersebut sebelumnya mengkritik negara-negara Arab lain karena dinilai kurang memberikan perlindungan terhadap ancaman serangan dari Iran.

Dengan keluarnya salah satu anggota lama, masa depan OPEC kini menghadapi tantangan baru, sekaligus menandai babak penting dalam dinamika industri energi global yang semakin kompleks.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Pascasarjana UNJ Gelar Workshop Strategi Penulisan Manuskrip Ilmiah

Natsir Amir

Published

on

Monitorday.com – Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi internasional. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan “Workshop on Article Writing: Effective Strategies for Scientific Manuscript Preparation” yang digelar secara luring dan intensif.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/4) di Aula Lt. 5 Gedung Bung Hatta, Kampus Pascasarjana UNJ ini menghadirkan tokoh pakar dunia, yakni Prof. Dr. Shinya Maenosono. Beliau merupakan Visiting Professor di UNJ yang berasal dari Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST). Kehadiran Prof. Maenosono menjadi magnet tersendiri bagi para mahasiswa pascasarjana dan dosen yang ingin mendalami standar penulisan ilmiah global.

Direktur Pascasarjana UNJ, Prof. Dr. Dedi Purwana, M.Bus, dalam sambutannya menekankan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan instrumen vital dalam mendiseminasikan inovasi dan pemikiran ke komunitas global. Menurutnya, hambatan utama yang sering dihadapi peneliti bukan pada substansi riset, melainkan pada teknis pengemasan ide ke dalam struktur manuskrip yang memenuhi standar jurnal internasional.

“Publikasi di jurnal bereputasi adalah bukti rekognisi atas kualitas riset kita. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan kompas bagi para mahasiswa dan dosen agar lebih taktis dalam menyusun manuskrip, mulai dari pemilihan novelty hingga strategi menembus proses peer-review yang ketat,” ujar Prof. Dedi di hadapan para peserta.

Membedah Anatomi Manuskrip

Workshop ini menitikberatkan pada pembedahan anatomi artikel ilmiah yang ideal. Para narasumber memaparkan bahwa sebuah artikel yang kuat harus memiliki alur logika yang runtut, terutama pada bagian introduksi yang mampu memotret research gap secara tajam.

Beberapa poin krusial yang dibahas dalam sesi strategi meliputi:

  • Identifikasi Novelty: Cara menemukan unsur kebaruan yang menjadi daya tarik utama bagi editor jurnal.
  • Visualisasi Data: Teknik menyajikan tabel dan grafik yang informatif dan estetis.
  • Pemilihan Jurnal Target: Strategi menghindari jurnal predator dan memilih publisher yang sesuai dengan cakupan (scope) penelitian.
  • Manajemen Referensi: Penggunaan aplikasi sitasi digital untuk menjaga akurasi dan kredibilitas daftar pustaka.

Komitmen Meningkatkan IKU

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UNJ dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya dalam hal luaran penelitian. Prof. Dedi menambahkan bahwa atmosfer akademik di lingkungan Pascasarjana harus terus dipacu agar produktivitas riset meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi, terbukti dengan banyaknya diskusi interaktif mengenai kendala teknis penulisan dan cara merespons revisi dari reviewer secara elegan. Dengan adanya pelatihan intensif seperti ini, diharapkan gap antara hasil penelitian dan publikasi dapat diperkecil.

Acara ditutup dengan sesi simulasi penelaahan manuskrip secara langsung, di mana beberapa draf artikel peserta dibedah secara kolektif untuk mendapatkan masukan konstruktif. Melalui langkah konkret ini, UNJ optimis dapat terus mencetak akademisi yang tidak hanya cerdas dalam meneliti, tetapi juga piawai dalam menulis di panggung dunia.

Continue Reading

News

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029

Pemerintah menargetkan swasembada energi 2029 dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam nasional. Ini merupakan langkah strategis untuk kemandirian energi dan kesejahteraan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan target pemerintah untuk mencapai swasembada energi paling lambat pada 2029. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau perbaikan fasilitas di SMA Negeri 1 Cilacap, Rabu.

Dalam keterangannya, Presiden menyebut Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang sangat besar dan harus dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Swasembada energi target kita akhir 2029, paling lambat. Kalau bisa lebih dulu, kita akan bekerja cepat,” ujar Prabowo.

Ia menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia merupakan karunia besar yang perlu dikelola dengan baik. Menurutnya, keberhasilan memanfaatkan potensi tersebut sangat bergantung pada kemampuan dan komitmen bangsa dalam mengelolanya secara bijak.

Namun demikian, Prabowo mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam juga dapat memicu konflik kepentingan global jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga dan mengelola potensi tersebut demi kepentingan nasional.

“Negara yang kaya sumber daya biasanya menjadi incaran banyak pihak,” katanya.

Selain menyoroti sektor energi, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan renovasi sebanyak 288 ribu sekolah di seluruh Indonesia hingga 2028.

Peningkatan fasilitas pendidikan turut menjadi perhatian, termasuk rencana penambahan perangkat pembelajaran digital di setiap sekolah. Saat ini, pengadaan papan kelas digital atau smart class board masih terbatas, rata-rata satu unit per sekolah.

“Target kita masih tiap sekolah mungkin butuh tambahan tiga sampai empat unit lagi. Tahun ini kita perjuangkan penambahan tiga unit ke seluruh Indonesia,” jelasnya.

Dengan penguatan fasilitas digital tersebut, pemerintah berharap proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif serta memudahkan akses materi pembelajaran secara digital bagi guru dan siswa.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan sekaligus mendukung transformasi digital di sektor pendidikan nasional.

Continue Reading

News

Komitmen Pendidikan Nasional, Prabowo Siapkan Sekolah Berkualitas dan Berbasis Teknologi

Pemerintah fokus pada perbaikan fasilitas sekolah, implementasi kelas digital, dan pengembangan studio pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan nasional. Dalam keterangannya usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Kepala Negara menyampaikan optimisme bahwa seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki secara bertahap hingga tuntas pada tahun 2028.

“Saya berharap semua sekolah akan selesai di tahun 2028. Kita kalau tidak salah punya 288 ribu sekolah. Kalau tahun ini berarti 87 ribu akan selesai akhir tahun, berarti kita masih punya 200 ribu. Kalau 100 ribu 2027, 100 ribu 2028 semua sekolah Indonesia sudah diperbaiki,” ucap Presiden pada Rabu (29/04/2026).

Namun demikian, upaya pemerintah tidak akan berhenti hanya pada perbaikan fisik bangunan. Presiden menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital di ruang kelas.

“Saya tidak mau berhenti di situ. Sekolah yang sudah diperbaiki pun harus kita tambah kualitasnya. Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smart classroom. Sekarang baru satu per sekolah ya? Ada yang dua,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Kepala Negara pun menargetkan penambahan perangkat pembelajaran digital di setiap sekolah.

“Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3, 4 lagi. Tahun ini kita perjuangkan 3 tambahan ke seluruh Indonesia. Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software membantu semua. Kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran,” tambahnya.

Selain itu, Presiden juga mengungkapkan rencana pengembangan studio pembelajaran terpusat yang akan menghadirkan pengajar terbaik, termasuk penutur asli untuk bahasa asing. Melalui hal tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan kemampuan bahasa siswa sejak dini.

“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta. Guru-guru terbaik, umpamanya bahasa Inggris ya. Kita ambil native speaker, dia bisa ngajar ke semua yang perlu, bahasa Mandarin begitu. Kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin dan beberapa bahasa asing, mulai dari SD,” kata Presiden.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen Presiden Prabowo bahwa masa depan Indonesia dibangun dari ruang-ruang kelas yang berkualitas dengan dilengkapi teknologi, diperkuat karakter, dan dibimbing oleh pengajar terbaik.

Continue Reading

News

Mendikdasmen Pastikan TKA Nasional Berjalan Tertib dan Lancar

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Nasional dipastikan berjalan lancar dan berintegritas berkat sistem pemantauan terpusat. Mendikdasmen meninjau langsung upaya menjaga kredibilitas asesmen ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) nasional berlangsung tertib, terkendali, dan berintegritas melalui penguatan sistem pemantauan terpusat berbasis teknologi. Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat meninjau langsung Command Center “Posko Pendampingan TKA” pada hari pertama pelaksanaan gelombang ketiga.

Dari pusat kendali tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memantau pelaksanaan asesmen secara real time, mulai dari kesiapan sistem, jalannya ujian di satuan pendidikan, hingga penanganan cepat terhadap kendala teknis di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas serta transparansi pelaksanaan TKA secara nasional.

“Berdasarkan pemantauan dan dialog dengan penyelenggara di berbagai provinsi, pelaksanaan TKA gelombang ketiga berjalan lancar dan tertib. Ini menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas asesmen ke depan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Pemantauan terintegrasi juga menunjukkan koordinasi aktif antara pemerintah pusat dan daerah. Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Corneli Latupeirissa, melaporkan bahwa pelaksanaan secara umum berjalan lancar meskipun sempat terjadi gangguan jaringan di sejumlah sekolah pada sesi awal.

“Gangguan teknis terutama pada jaringan internet sempat terjadi di beberapa wilayah kabupaten, namun saat ini sudah dapat diatasi dan pelaksanaan kembali normal,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nurkhayati, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di madrasah berlangsung optimal dengan tingkat partisipasi penuh.

“Pelaksanaan di Yogyakarta aman dan terkendali, jaringan juga mendukung. Untuk madrasah, baik MI maupun MTs, partisipasi mencapai 100 persen,” ungkap Nurkhayati.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa keberadaan Command Center menjadi strategi kunci dalam memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan sesuai standar. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga kementerian dan lembaga terkait menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu pelaksanaan TKA.

Ke depan, pemerintah akan terus menyempurnakan sistem dan mekanisme asesmen berdasarkan pengalaman di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk menghadirkan sistem evaluasi pendidikan yang lebih adaptif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran nasional.

Continue Reading

News

Keutamaan Sholat Dhuha dalam Ajaran Islam

Ibadah ini bukan hanya bernilai sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, melainkan juga memiliki dampak positif bagi ketenangan batin dan kehidupan spiritual

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com–Sholat dhuha adalah ibadah sholat sunnah yang dilaksanakan pada waktu pagi hari, tepatnya saat memasuki waktu dhuha. Waktu dhuha dimulai ketika matahari telah naik setinggi tombak, yang secara umum diperkirakan sekitar pukul tujuh pagi.

Pelaksanaan sholat dhuha secara rutin diyakini membawa banyak keutamaan bagi muslim yang mengerjakannya. Ibadah ini bukan hanya bernilai sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, melainkan juga memiliki dampak positif bagi ketenangan batin dan kehidupan spiritual.

Sebagai salah satu amalan sunnah, sholat dhuha memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Amalan ini dinilai sebagai perbuatan yang baik dan utama, sehingga sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin, sebagaimana disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW melalui berbagai riwayat hadits.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW memberikan tiga pesan penting yang tidak pernah beliau tinggalkan hingga wafat, salah satunya adalah sholat dhuha. Pesan tersebut mencerminkan konsistensi Nabi dalam menjalankan ibadah ini.

Dalam hadits tersebut disebutkan:

أوصاني خليلي صلى الله عليه وسلم بثلاث بصيام ثلاثة أيام من كل شهر وركعتي الصحى وأن أوتر قبل أن أرقد (رواه البخاري ومسلم)

“Aku telah diberi tiga pesan oleh kekasihku -Rasulullah. Aku tidak pernah meninggalkan tiga hal itu sampai aku dipanggil oleh Yang Mahakuasa: (1) puasa tiga hari pada setiap bulan; (2) sholat dhuha; (3) sholat witir.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa sholat dhuha termasuk amalan yang secara khusus dipesankan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Ibadah ini merupakan bagian dari amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dijaga secara konsisten, menegaskan nilai spiritual dan keutamaannya dalam kehidupan seorang Muslim.

Continue Reading

News

Daycare Bukan Sekadar Tempat Titip Anak

Masih banyak daycare beroperasi secara informal tanpa izin jelas, tanpa tenaga pengasuh terlatih, dan tanpa standar keamanan memadai

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Ketika terbongkar kasus penganiayaan anak oleh asisten rumah tangga sebagian orangtua memiih menitipkan anaknya di daycare atau tempat pengasuhan anak. Namun, itu bukan tanpa risiko. Kasus yang terjadi di Yogya dan Aceh menunjukkan potensi kekerasan pada anak sangat tinggi kala pengawasan tidak dilakukan dengan baik. 

Buat banyak keluarga yang harus berjuang secara ekonomi, pilihan sulit kadang harus diambil. Ketika kedua orang tua harus bekerja di waktu yang sama, maka pilihan pengasuhan terpaksa diberikan pada orang lain. Beruntung bagi yang masih punya kerabat dan bersedia mengasuh anak. 

Meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja, urbanisasi, serta perubahan struktur keluarga membuat kebutuhan terhadap layanan daycare atau Taman Penitipan Anak (TPA) di Indonesia semakin mendesak. Bagi banyak keluarga muda, daycare bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan dasar untuk memastikan anak tetap memperoleh pengasuhan aman saat orang tua bekerja.

Namun di balik meningkatnya kebutuhan tersebut, muncul persoalan serius: apakah seluruh daycare di Indonesia benar-benar aman, legal, dan memenuhi standar pengasuhan anak?

Pertanyaan ini penting, sebab daycare bukan sekadar ruang transit anak selama orang tua bekerja. Ia adalah ruang tumbuh, belajar, dan bersosialisasi pada fase paling krusial dalam perkembangan manusia. Kesalahan pengasuhan, kelalaian keamanan, hingga minimnya standar operasional di daycare dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik maupun psikologis anak.

Karena itu, regulasi daycare tidak boleh dipandang sebagai formalitas administratif semata.

Di Indonesia, keberadaan daycare memiliki landasan hukum yang cukup jelas. Melalui UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Taman Penitipan Anak ditempatkan sebagai bagian dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tepatnya pada Pasal 28. Artinya, daycare bukan hanya unit bisnis jasa, tetapi juga institusi pendidikan nonformal dengan tanggung jawab pedagogis.

Konsekuensinya, setiap daycare wajib memiliki izin operasional resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, selain legalitas usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) bila berbentuk entitas bisnis. Jika dikelola dalam bentuk yayasan atau perseroan, badan hukumnya juga harus terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

Sayangnya, realitas di lapangan sering kali belum seideal regulasi. Masih banyak daycare beroperasi secara informal tanpa izin jelas, tanpa tenaga pengasuh terlatih, dan tanpa standar keamanan memadai. Dalam konteks ini, orang tua sering kali memilih daycare berdasarkan kedekatan lokasi, tarif murah, atau rekomendasi personal, bukan berdasarkan legalitas dan kualitas layanan.

Padahal regulasi Indonesia sudah cukup progresif.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menerbitkan Surat Edaran Menteri Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan TPA Berbasis Hak Anak, yang kemudian diperkuat melalui Permen PPPA Nomor 4 Tahun 2024 mengenai TPA ramah anak.

Pendekatan ini penting karena menggeser paradigma daycare dari sekadar “penitipan” menjadi “pengasuhan berbasis hak anak.” Anak dipandang sebagai subjek yang memiliki hak atas keamanan, kenyamanan, stimulasi tumbuh kembang, serta perlindungan dari kekerasan dan penelantaran.

Karena itu, daycare wajib memenuhi sejumlah standar minimal: rasio pengasuh dan anak yang proporsional, area bermain aman, SOP keadaan darurat, protokol kesehatan, hingga kompetensi SDM di bidang PAUD atau pengasuhan.

Persoalannya bukan kekurangan aturan, melainkan lemahnya implementasi dan pengawasan.

Model pengawasan daycare di Indonesia memang melibatkan banyak pihak. Kemendikdasmen untuk aspek pendidikan, KemenPPPA untuk perlindungan anak, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial untuk pengawasan lapangan, bahkan Kemenkumham untuk legalitas badan usaha. Secara konseptual, pendekatan multi-kementerian ini baik karena daycare memang menyentuh banyak dimensi.

Namun dalam praktiknya, koordinasi lintas sektor kerap tidak sinkron. Tidak semua pemerintah daerah memiliki kapasitas monitoring yang kuat. Akibatnya, daycare ilegal atau semi-formal dapat terus beroperasi tanpa audit berkala.

Kondisi ini menjadi alarm bagi pemerintah.

Indonesia tengah menghadapi bonus demografi, yang kualitasnya sangat ditentukan oleh investasi pada anak usia dini. Jika daycare sebagai salah satu infrastruktur pengasuhan justru dibiarkan tumbuh liar tanpa standardisasi, maka kita sedang mempertaruhkan kualitas generasi mendatang.

Selain itu, regulasi daycare juga perlu dipandang sebagai bagian dari kebijakan ketenagakerjaan modern.

UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan melalui Pasal 100 sebenarnya membuka ruang bagi perusahaan untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan pekerja, termasuk penitipan anak. Sayangnya, implementasi corporate daycare masih minim.

Padahal keberadaan daycare di tempat kerja memiliki dampak strategis: meningkatkan produktivitas, mengurangi stres pekerja, menurunkan turnover karyawan, sekaligus mendukung kebijakan ramah keluarga dan kesetaraan gender.

Di banyak negara maju, corporate childcare telah menjadi instrumen penting untuk meningkatkan partisipasi kerja perempuan. Indonesia semestinya bergerak ke arah yang sama.

Ke depan, pemerintah perlu mengambil tiga langkah strategis.

Pertama, memperketat audit dan sertifikasi daycare secara berkala, bukan hanya saat pengajuan izin awal.

Kedua, membangun sistem database nasional daycare terverifikasi yang dapat diakses publik, sehingga orang tua dapat memeriksa legalitas dan rekam jejak lembaga secara transparan.

Ketiga, memberi insentif bagi perusahaan yang menyediakan daycare internal atau bermitra dengan daycare tersertifikasi.

Pada akhirnya, daycare bukan hanya urusan privat keluarga, melainkan bagian dari ekosistem pembangunan manusia.

Ketika orang tua menitipkan anak, yang mereka percayakan bukan sekadar waktu, tetapi masa depan.

Negara harus hadir memastikan bahwa setiap daycare di Indonesia benar-benar menjadi ruang aman, edukatif, dan manusiawi bukan sekadar bisnis penitipan berkedok pengasuhan.

Karena kualitas bangsa sering kali ditentukan bukan saat seseorang memasuki dunia kerja, melainkan sejak pertama kali ia diasuh.

Continue Reading

News

Kenapa Mobil Kerap Mogok di Perlintasan Rel? Ternyata Ini Penyebabnya

Pahami mengapa mobil sering mati mendadak di perlintasan rel kereta api. Artikel ini mengupas tuntas penyebab teknis hingga psikologis serta solusi pencegahannya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Fenomena mobil mati mendadak saat melintas di perlintasan rel kereta api kembali menjadi perhatian publik setelah insiden kecelakaan yang melibatkan commuter line (KRL) dan kereta antar kota di Bekasi, Senin (27/4) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sebuah taksi listrik yang tiba-tiba mogok di atas rel.

Kasus serupa diketahui kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia dan tidak jarang menimbulkan korban jiwa. Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan bahwa salah satu penyebab utama adalah pengaruh medan elektromagnetik di sekitar rel kereta.

Rel kereta api memiliki emisi elektromagnetik akibat adanya aliran listrik pada kabel penghantar. Ketika kendaraan melintas, terutama saat kereta berada dalam radius sekitar 600 meter, medan magnet yang dihasilkan bisa meningkat dan berpotensi mengganggu sistem kendaraan.

Gangguan tersebut dapat memengaruhi Electronic Control Unit (ECU), yaitu sistem elektronik yang mengatur kinerja mesin. Jika ECU terganggu, mesin kendaraan bisa tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan kembali.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menyebut medan magnet dari dinamo lokomotif juga dapat merambat melalui rel hingga radius sekitar satu kilometer. Hal ini menjadi alasan petugas kerap menutup palang pintu lebih awal sebelum kereta terlihat.

Selain faktor teknis, kesalahan pengoperasian kendaraan turut menjadi penyebab. Pengemudi yang tidak menurunkan gigi ke posisi rendah saat melintas berisiko membuat putaran mesin terganggu akibat pengaruh medan magnet.

Faktor psikologis juga dinilai berperan besar. Kepanikan saat berada di perlintasan rel dapat membuat pengemudi kehilangan kendali, terutama pada kendaraan bertransmisi manual. Ketidakseimbangan penggunaan kopling dan gas dalam kondisi panik sering kali menyebabkan mesin mati dan sulit dinyalakan kembali.

Para ahli mengimbau pengendara untuk tetap tenang, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mematuhi rambu dan sinyal di perlintasan kereta guna meminimalkan risiko kecelakaan.

Continue Reading

News

Tekan Harga Plastik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG untuk Industri

Pemerintah menurunkan tarif bea masuk impor LPG untuk industri menjadi 0 persen, sebuah kebijakan yang bertujuan menstabilkan harga bahan baku plastik domestik.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Pemerintah resmi menurunkan tarif bea masuk impor liquefied petroleum gas (LPG) untuk kebutuhan industri dari 5 persen menjadi 0 persen. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meredam kenaikan harga bahan baku plastik di tengah gangguan pasokan global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan LPG akan dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku pengganti nafta dalam industri petrokimia.

“Diturunkan dari 5 persen ke 0 persen,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/4).

Ia menjelaskan, kebijakan ini bertujuan menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku industri, khususnya untuk produksi plastik yang mengalami tekanan akibat terganggunya rantai pasok global.

Menurut Airlangga, implementasi kebijakan tersebut masih menunggu aturan teknis yang akan diterbitkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Ia menambahkan, ketersediaan bahan baku alternatif menjadi krusial mengingat industri pengolahan (refinery) membutuhkan pasokan stabil untuk menjaga produksi plastik, termasuk kemasan yang banyak digunakan oleh sektor makanan dan minuman.

“Karena refinery dibutuhkan untuk bahan baku plastik, nanti Menperin dan Menkeu menyiapkan peraturannya,” kata Airlangga.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu industri dalam negeri tetap kompetitif serta menjaga stabilitas harga produk turunan plastik di pasar domestik.

Continue Reading

News

Putin Puji Keberanian Iran Hadapi Serangan AS-Israel

Presiden Putin menegaskan komitmen Rusia untuk mendukung Iran menghadapi serangan AS-Israel. Moskow juga menawarkan diri sebagai mediator konflik dan mempererat kemitraan strategis.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Rusia Vladimir Putin memuji keberanian rakyat Iran dalam menghadapi serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel. Ia menegaskan bahwa Moskow akan terus memberikan dukungan terhadap Teheran di tengah eskalasi konflik kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di perpustakaan kepresidenan di St. Petersburg.

“Kita melihat betapa berani dan heroiknya rakyat Iran berjuang untuk kemerdekaan dan kedaulatan mereka,” ujar Putin dalam pertemuan tersebut.

Putin juga menyampaikan harapannya agar Iran dapat melewati situasi sulit saat ini dan perdamaian di kawasan segera terwujud. Ia menegaskan bahwa Rusia akan melakukan berbagai upaya untuk mendukung stabilitas di Timur Tengah.

“Dari pihak kami, kami akan melakukan segala sesuatu yang melayani kepentingan Anda dan seluruh rakyat di kawasan ini untuk memastikan perdamaian tercapai secepat mungkin,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Putin mengungkapkan bahwa Rusia telah menawarkan diri sebagai mediator guna meredakan konflik yang melibatkan Washington dan Tel Aviv. Moskow juga sempat mengusulkan solusi penyimpanan uranium Iran di wilayah Rusia, namun usulan tersebut ditolak oleh Presiden AS Donald Trump.

Lebih lanjut, Putin menyatakan telah menerima pesan dari Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dan menegaskan komitmen Rusia untuk melanjutkan kemitraan strategis dengan Teheran.

Kerja sama kedua negara mencakup perjanjian jangka panjang selama 20 tahun yang disepakati tahun lalu. Rusia juga tengah membangun dua unit reaktor baru di Bushehr, lokasi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir Iran.

Di sisi lain, Iran diketahui telah memasok drone Shahed kepada Rusia yang digunakan dalam konflik di Ukraina, dengan sebagian produksinya kini telah dilakukan secara lokal oleh Moskow.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan semakin eratnya hubungan strategis Rusia dan Iran di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

Continue Reading

News

Tingkatkan Keselamatan, Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Perbaikan 1.800 Perlintasan KA

Presiden Prabowo berkomitmen meningkatkan keselamatan transportasi dengan mengalokasikan Rp4 triliun untuk perbaikan 1.800 perlintasan kereta api di Jawa, termasuk pembangunan flyover dan pos penjagaan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik, khususnya di perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat meninjau korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, Selasa. Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran besar tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi keselamatan masyarakat.

Menurut Presiden, ribuan perlintasan kereta yang ada saat ini merupakan peninggalan infrastruktur sejak era kolonial Belanda dan belum mendapatkan penanganan menyeluruh selama puluhan tahun. Banyak di antaranya juga tidak dilengkapi sistem penjagaan, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah akan menerapkan dua skema penanganan, yakni pembangunan pos penjagaan serta pembangunan jembatan layang (flyover). Presiden juga menginstruksikan jajarannya agar langkah perbaikan segera direalisasikan.

Khusus di wilayah Bekasi, pemerintah telah menyetujui pembangunan flyover melalui skema bantuan presiden, mengingat tingginya tingkat kepadatan lalu lintas di daerah tersebut. Sebelumnya, Pemerintah Daerah Bekasi telah mengusulkan pembangunan flyover sepanjang ribuan meter untuk mengurangi risiko kecelakaan di titik rawan.

Presiden menekankan bahwa investasi besar ini penting mengingat kereta api merupakan salah satu moda transportasi massal utama masyarakat. Program ini juga ditargetkan dapat menyelesaikan persoalan keselamatan di perlintasan sebidang yang telah terbengkalai selama hampir 80 tahun sejak kemerdekaan.

Sementara itu, kecelakaan kereta yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur dilaporkan mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka hingga pukul 08.45 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi dan perusahaan.

Para korban saat ini telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi dan RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, serta beberapa rumah sakit swasta di wilayah Bekasi.

Sebagai bagian dari penanganan darurat, KAI juga telah membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban memperoleh informasi terkait kondisi penumpang serta penanganan barang milik korban.

Continue Reading

Monitor Saham BUMN



News2 minutes ago

Pascasarjana UNJ Gelar Workshop Strategi Penulisan Manuskrip Ilmiah

Review18 minutes ago

Dream Team Komunikasi M. Qodari, Bisa Apa?

Review35 minutes ago

Oase Dialogis Mayjen TNI Kristomei Sianturi

News5 hours ago

UEA Resmi Keluar dari OPEC dan OPEC+ Mulai 1 Mei, Ada Apa?

News5 hours ago

Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029

LakeyBanget6 hours ago

Gugatan Royalti Ditolak, Sengketa Katalog Musik Jimi Hendrix Berakhir di Pengadilan

LakeyBanget8 hours ago

Film Dokumenter Timnas Indonesia Siap Tayang di Bioskop, Kapan?

News9 hours ago

Komitmen Pendidikan Nasional, Prabowo Siapkan Sekolah Berkualitas dan Berbasis Teknologi

News9 hours ago

Mendikdasmen Pastikan TKA Nasional Berjalan Tertib dan Lancar

News15 hours ago

Keutamaan Sholat Dhuha dalam Ajaran Islam

News17 hours ago

Daycare Bukan Sekadar Tempat Titip Anak

LakeyBanget18 hours ago

PSG vs Bayern Munchen Diwarnai 9 Gol, Sejarah Tercipta di Liga Champions

LakeyBanget19 hours ago

Bonus Pemerintah Dongkrak Taraf Hidup Atlet, Menpora: Bukti Nyata Negara Hargai Perjuangan Mereka

LakeyBanget19 hours ago

Nikita Willy Tampil Berhijab Usai Umrah, Warganet: Semoga Istiqomah!

LakeyBanget20 hours ago

Pamit dari Manchester City, John Stones Sampaikan Pesan Emosional

Review1 day ago

Evolusi Kesadaran: Menakar Kedalaman Belajar dalam Tiga Spektrum

News1 day ago

Kenapa Mobil Kerap Mogok di Perlintasan Rel? Ternyata Ini Penyebabnya

News1 day ago

Tekan Harga Plastik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG untuk Industri

News1 day ago

Putin Puji Keberanian Iran Hadapi Serangan AS-Israel

LakeyBanget1 day ago

Herdman Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia, Ini Daftarnya

Banner subscribe popup ×

Berlangganan Berita Terbaru Monitorday

Dapat memilih lebih dari satu.