News
Wamen Fajar Resmikan 38 Revitalisasi di Bengkayang: Teras Depan Indonesia Kian Kokoh
Published
12 minutes agoon
Monitorday.com – Di wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, pendidikan bukan sekadar layanan publik. Di perbatasan, pendidikan adalah simbol kehadiran negara. Kabupaten Bengkayang adalah teras depan Indonesia—dan wajah teras itu kini semakin kuat dan bermartabat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan revitalisasi 38 satuan pendidikan di Kabupaten Bengkayang. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional percepatan rehabilitasi dan pembangunan sekolah yang digencarkan pemerintah untuk memastikan pemerataan akses dan mutu pendidikan hingga wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).
“Bengkayang bukan halaman belakang Indonesia. Bengkayang adalah teras depan Indonesia. Karena itu, wajah pendidikan di sini harus kuat, aman, dan membanggakan. Sekolah yang layak adalah fondasi kepercayaan diri anak-anak kita sebagai generasi bangsa,” tegas Wamendikdasmen.
Revitalisasi yang telah rampung 100 persen tersebut mencakup 3 PAUD, 19 SD, 12 SMP, dan 4 SMA. Pekerjaan meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi ruang belajar, penyediaan ruang UKS, ruang kepala sekolah, ruang guru, serta perbaikan toilet dan sanitasi sehat. Sejumlah sekolah yang sebelumnya menghadapi keterbatasan ruang belajar dan kondisi bangunan yang kurang layak kini berdiri dengan struktur lebih aman dan lingkungan yang lebih sehat.
Secara nasional, program revitalisasi telah menyentuh lebih dari 16 ribu satuan pendidikan dan akan terus diperluas sebagai bagian dari transformasi pendidikan dasar dan menengah.
Bupati Bengkayang menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang dinilai menjawab kebutuhan riil daerah perbatasan. “Revitalisasi ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi Bengkayang. Dengan sekolah yang lebih aman, sehat, dan representatif, kami optimistis kualitas pendidikan di daerah perbatasan akan semakin meningkat,” ujarnya.
Transformasi tidak hanya tampak pada bangunan, tetapi juga terasa dalam keseharian warga sekolah. Kepala TK Angkasa, Noviani, menuturkan bahwa sebelum revitalisasi, fasilitas UKS dan toilet siswa belum memadai. “Anak-anak kini lebih nyaman dan tidak lagi ragu menggunakan fasilitas sekolah. Orang tua pun semakin percaya pada layanan pendidikan kami,” ujarnya.
Di SDN 06 Dapan yang berada di wilayah 3T, sebelumnya hanya tersedia tiga ruang kelas untuk enam rombongan belajar sehingga dua rombel harus digabung dalam satu ruangan. Setelah revitalisasi, sekolah memperoleh tambahan dua ruang kelas dan satu ruang UKS. “Sekarang pembelajaran lebih fokus dan tertata. Anak-anak memiliki ruang belajar yang layak. Dukungan masyarakat melalui gotong royong juga memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah,” ungkap Kepala SDN 06 Dapan, Rosalina Dare.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bengkayang, Sri Yanti, menyampaikan bahwa sekolahnya yang berdiri sejak 1984 baru pertama kali mendapatkan revitalisasi menyeluruh “Kami memperoleh lima ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas, serta pembenahan ruang pimpinan, ruang guru, dan toilet. Ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga membangkitkan semangat berprestasi seluruh warga sekolah,” tuturnya.
Revitalisasi fisik merupakan bagian dari pendekatan komprehensif pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang utuh. Selain pembenahan sarana dan prasarana (hardware), pemerintah juga memperkuat aspek kualitas dan kesejahteraan (software).
Langkah tersebut meliputi penyediaan perangkat pembelajaran digital secara bertahap, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan peserta didik belajar dalam kondisi sehat, penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) langsung ke rekening guru setiap bulan, program beasiswa S1/D4 bagi guru melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), serta penyediaan kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan bagi calon guru.
Wamendikdasmen menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak boleh parsial. “Kita tidak hanya membangun gedungnya, tetapi juga memperkuat gurunya, memastikan kesejahteraannya, serta menyiapkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman. Pendidikan yang kuat di perbatasan adalah fondasi kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Melalui revitalisasi 38 satuan pendidikan di Bengkayang, pemerintah menegaskan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang tertinggal karena faktor geografis. Di teras depan Indonesia, negara hadir untuk membangun sekolah yang lebih layak, memperkuat guru, dan menumbuhkan optimisme generasi masa depan
Mungkin Kamu Suka
-
Konsolnas 2026: Ruang Inspirasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
-
Wamen Fajar Beberkan Kunci Jadi Generasi Muda Unggul di Era AI
-
Perkuat Mutu Lulusan SMK, Wamendikdasmen Resmikan TEFA Mutu Ayu Beauty and Spa
-
Nostalgia! Wamen Fajar: Pondok Shabran UMS Wadah Tempa Pemimpin Bangsa
-
Wamen Fajar Resmikan Revitalisasi SMK di Rembang, Dorong Mutu Pendidikan dan Semangat Belajar Siswa
News
Jamkrindo Teken Kesepakatan Bersama Jasa Suretyship dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara
Published
3 minutes agoon
13/02/2026
Monitorday.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait layanan Jasa Penjaminan Suretyship. Penandatanganan ini berlangsung di Ternate pada Senin (13/02/2026) dan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara Serta Penandatanganan Kerja Sama Antara Kejaksaan Negeri se-Maluku Utara dengan Pemerintah Kota/Kabupaten se-Maluku Utara terkait Pidana Kerja Sosial.
Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo Suwarsito mengatakan bahwa kesepakatan bersama ini menjadi momentum strategis bagi Jamkrindo dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperluas pemanfaatan penjaminan surety bond sebagai instrumen penguatan pengadaan barang/jasa, peningkatan kepastian hukum, serta mitigasi risiko keterlambatan dan kegagalan kontrak. Ia menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan ini merupakan wujud penguatan sinergi untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Maluku Utara atas komitmen, perhatian, dan dukungan luar biasa dalam menjalin sinergi bersama Jamkrindo. Pemerintah daerah di Maluku Utara telah menunjukkan semangat kolaboratif yang kuat, selalu terbuka terhadap inovasi dan kerja sama dalam memperkuat ekosistem pembangunan daerah. Penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi tonggak penting dalam optimalisasi layanan Jasa Suretyship untuk mendukung tata kelola pembangunan yang lebih baik,” ujar Suwarsito.
Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan mandat pembangunan nasional dan Asta Cita Pemerintah, khususnya terkait penciptaan lapangan kerja, penguatan kewirausahaan, peningkatan kualitas tata kelola, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah. Dengan jaringan layanan yang luas, Jamkrindo siap mendampingi pemerintah daerah dalam mendorong realisasi proyek-proyek strategis yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Jamkrindo berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara melalui tindak lanjut program, pendampingan teknis, serta perluasan layanan penjaminan lainnya sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain melakukan penandatanganan kesepakatan bersama, dalam rangkaian kegiatan tersebut Jamkrindo juga menegaskan komitmennya mendukung Kejaksaan dan Pemerintah Daerah dalam menyiapkan ekosistem pemberdayaan bagi peserta pidana kerja sosial, termasuk melalui pelatihan keterampilan produktif di bawah program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Dukungan Jamkrindo diberikan agar peserta pidana kerja sosial memiliki kompetensi kewirausahaan dan peluang ekonomi yang dapat membantu mereka kembali berintegrasi dalam masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Agung yang memberi kesempatan kepada Jamkrindo untuk berkontribusi pada program keadilan restoratif melalui pemberian pelatihan bagi para peserta. Ada sejumlah pelatihan yang telah kami lakukan antara lain pelatihan usaha laundry Sepatu dan pelatihan pembuatan parfum, serta pembuatan sabun laundry,” ujar Suwarsito.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum menekankan bahwa kegiatan penandatanganan MoU dan PKS bukan sekadar seremoni, melainkan wujud sinergi kelembagaan untuk menerapkan pidana kerja sosial secara terukur, adil, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pelaku tindak pidana mendapatkan kesempatan melakukan kegiatan sosial yang positif, tanpa paksaan atau komersialisasi, sesuai peraturan perundang-undangan. Program kolaborasi ini diharapkan memperkuat implementasi keadilan restoratif sekaligus mendorong pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Maluku Utara.
PT Jaminan Kredit Indonesia atau PT Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan kredit yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG). Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan non-program. Pada penjaminan program, Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR. Untuk non-program, produk penjaminan Jamkrindo adalah penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan bank garansi, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan distribusi barang. Kemudian juga surety bond, customs bond, penjaminan supply chain financing (invoice financing), dan penjaminan kredit lainnya.
News
UNJ dan Dinas Pendidikan Lebak Jajaki Kemitraan Strategis Transformasi Pendidikan
Published
5 hours agoon
13/02/2026By
Natsir Amir
Monitorday.com – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi S2/S3 Linguistik Terapan Sekolah Pascasarjana melaksanakan kegiatan penjajagan kemitraan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak pada Rabu (11/2/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan Program Kota Literasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak.
Dari pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kegiatan penjajagan kemitraan ini dihadiri oleh Endry Boeriswati selaku Koordinator Program Studi S2/S3 Linguistik Terapan UNJ, Fathiaty Murtadlo sebagai Dosen Program Studi S2/S3 Linguistik Terapan UNJ, Reni Eriyani sebagai Ketua GPjM Program Studi S2/S3 Linguistik Terapan UNJ, serta Asep Supriyana selaku Koordinator Program Studi S1 Sastra Indonesia.
Sementara itu, dari pihak Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten, kegiatan ini dihadiri oleh Doddy Irawan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Maman Suparman sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Gugun Nugraha selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Eri Fakhrudin sebagai Kepala SMAN 2 Cibeber, serta Dudi Wahyudi selaku Kepala SMAN 1 Banjarsari.
Penjajagan kemitraan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang untuk menghasilkan dampak konkret terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak.
Dalam pemaparannya, Endry Boeriswati menegaskan bahwa Program Kota Literasi dirancang sebagai model kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk memperkuat literasi abad ke-21. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, bernalar, berkomunikasi, dan berkolaborasi secara produktif .
Penjajagan kemitraan ini diproyeksikan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak. Pertama, melalui pelatihan dan pendampingan berbasis riset dari UNJ, para guru akan memperoleh penguatan strategi pembelajaran berbasis literasi. Hal ini mendorong terwujudnya proses pembelajaran yang lebih mendalam (deep learning), tidak sekadar berorientasi pada penyampaian materi, tetapi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan tingkat tinggi siswa.
Kedua, integrasi literasi ke dalam seluruh mata pelajaran akan memperbaiki kualitas proses pembelajaran di kelas. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, reflektif, dan berbasis pemecahan masalah, sehingga berdampak langsung pada peningkatan capaian belajar serta kualitas lulusan sekolah di Kabupaten Lebak.
Ketiga, kolaborasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan perguruan tinggi memperkuat ekosistem pendidikan secara menyeluruh. Dengan dukungan kebijakan dan pendampingan ilmiah, transformasi pendidikan di Lebak diharapkan berlangsung secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan.
Keempat, kehadiran UNJ sebagai mitra strategis membuka ruang bagi penyusunan kebijakan pendidikan yang berbasis data dan hasil penelitian. Dengan demikian, program-program peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak dapat dirancang secara lebih tepat sasaran, efektif, dan berdampak jangka panjang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, menyambut baik penjajagan kemitraan ini dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan literasi sebagai fondasi penguatan sumber daya manusia. Ia menilai kolaborasi ini menjadi peluang strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Lebak.
Pertemuan yang berlangsung dialogis dan konstruktif ini diakhiri dengan kesepahaman untuk menindaklanjuti penjajagan dalam bentuk penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan rencana kerja teknis. Kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak diharapkan menjadi tonggak transformasi pendidikan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Lebak.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan perwakilan Morgan Stanley Capital International (MSCI), membahas isu reformasi pasar modal. Pertemuan ini terjadi menyusul sorotan MSCI sebelumnya terkait transparansi pasar modal Indonesia, yang sempat memicu respons negatif di kalangan pelaku pasar dan berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Luhut menyebut diskusi selama hampir dua jam tersebut sebagai "momentum total" untuk perbaikan sistem pasar modal nasional. Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan berbagai langkah digitalisasi yang didorong pemerintah untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan efisiensi, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial.
"MSCI menjadi momentum total untuk capital market reform, karena ini kemarin Morgan Stanley datang ke kantor saya. Kami diskusi hampir 2 jam," ungkap Luhut dalam acara Dinamika Ekonomi Global dan Nasional di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Luhut menjelaskan bahwa upaya digitalisasi pemerintah didasarkan pada asistensi World Bank dan penelitian Harvard Institute. Ia menegaskan kepada MSCI bahwa Indonesia tidak menghadapi masalah besar, sembari mengakui adanya perbaikan yang terus dilakukan, seperti efisiensi penyaluran bantuan sosial.
"Saya bilang sama dia, sekarang Indonesia sedang melanjutkan government technology. Kita sudah melakukan piloting satu di Banyuwangi. Kita tahu sekarang, kita paham setelah Banyuwangi sekarang. Betapa banyak salah kita. Dan sekarang kita perbaikin. Misalnya, bansos itu 77% of target. Anda bayangin 77%. Nah ini kita perbaikin," imbuhnya.
Lebih lanjut, Luhut juga memaparkan rencana reformasi pasar modal yang melibatkan pencarian sumber daya manusia (SDM) muda yang kompeten dan berintegritas tinggi. Selain itu, pemerintah berencana mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mencegah manipulasi. "Saya bilang sama dia, kita mau reform, kita ada usul ke Presiden supaya kapital market ini direform. Manusianya dicari yang muda, yang sekalian cari dari yang muda, yang paham uang, yang sulit untuk disogok-sogok dan digunakan AI, berbasis AI, supaya makin sulit untuk dipermainkan," tegasnya.
News
Solar Panel di Atap Mobil Listrik
Perkembangan infrastruktur dan layanan pendukung ini mencakup penyediaan kendaraan sebagai fasilitas karyawan, solusi armada bisnis, hingga inovasi dalam sistem pengisian daya.
Published
9 hours agoon
13/02/2026
Monitorday.com – Di tengah dorongan global menuju energi terbarukan, banyak orang bertanya: mengapa mobil listrik belum dilengkapi panel surya di atapnya? Bukankah matahari tersedia gratis setiap hari? Secara logika awam, mobil listrik yang ditenagai panel surya terdengar seperti solusi sempurna: ramah lingkungan, mandiri energi, dan bebas biaya pengisian.
Namun kenyataannya, hingga kini hampir semua mobil listrik di pasaran belum mengandalkan panel surya sebagai sumber daya utama. Sejumlah analisis dari pelaku industri kendaraan listrik, termasuk ulasan dari Octopus EV, menjelaskan bahwa hambatan utamanya bukan pada ide, melainkan pada keterbatasan teknologi dan desain.
Efisiensi Panel Surya Masih Terbatas
Panel surya komersial saat ini rata-rata hanya mampu mengubah sekitar 15–22 persen cahaya matahari menjadi listrik. Dalam kondisi terbaik sekalipun, energi yang dihasilkan dari panel berukuran kecil—seperti di atap mobil—sangat minim dibanding kebutuhan energi mobil listrik yang besar.
Untuk menggerakkan mobil sejauh puluhan kilometer, dibutuhkan daya yang jauh lebih besar daripada yang bisa dipanen dari sinar matahari melalui permukaan atap kendaraan.
Luas Permukaan Mobil Terlalu Kecil
Atap mobil, kap mesin, dan bagasi memiliki luas terbatas. Bahkan jika seluruh bagian itu dilapisi panel surya, energi yang dihasilkan dalam sehari penuh paparan matahari biasanya hanya cukup untuk menambah jarak tempuh beberapa kilometer saja.
Artinya, mobil tetap harus diisi ulang dari sumber listrik eksternal seperti rumah atau stasiun pengisian daya umum.
Biaya Tidak Seimbang dengan Manfaat
Penambahan panel surya bukan hanya soal menempelkan modul di atap. Diperlukan sistem kelistrikan tambahan, pengatur daya, serta desain struktur yang menopang panel tersebut. Semua ini meningkatkan biaya produksi mobil, sementara manfaat jarak tempuh yang diperoleh sangat kecil.
Bagi produsen, ini bukan investasi yang ekonomis untuk pasar massal.
Tantangan Desain dan Aerodinamika
Mobil listrik dirancang sangat memperhatikan aerodinamika untuk menghemat energi. Penambahan panel surya berukuran besar dapat mengubah desain bodi, menambah berat, dan justru menurunkan efisiensi kendaraan.
Dalam dunia otomotif modern, setiap tambahan hambatan angin berarti tambahan konsumsi energi.
Sudah Ada yang Mencoba, Tapi Belum Masif
Beberapa perusahaan sebenarnya sudah bereksperimen dengan konsep mobil listrik bertenaga surya. Salah satu yang paling dikenal adalah Lightyear dari Belanda yang merancang mobil dengan panel surya terintegrasi di hampir seluruh bodi atas kendaraan.
Hasilnya memang menjanjikan di atas kertas, tetapi biaya produksi sangat tinggi dan belum layak untuk pasar luas. Model seperti ini masih berada di ranah inovasi dan belum menjadi standar industri.
Solusi yang Lebih Realistis: Panel Surya di Rumah
Alih-alih memasang panel di mobil, pendekatan yang lebih efisien adalah memasang panel surya di rumah atau gedung, lalu menggunakan listrik tersebut untuk mengisi baterai mobil.
Dengan luas atap rumah yang jauh lebih besar, energi matahari bisa dipanen lebih optimal, disimpan, dan digunakan untuk pengisian daya kendaraan listrik secara signifikan.
Pendekatan ini dinilai jauh lebih masuk akal secara teknis maupun ekonomis.
Masa Depan Masih Terbuka
Bukan berarti ide mobil listrik bertenaga surya mustahil. Jika efisiensi panel meningkat drastis dan bobotnya makin ringan, konsep ini bisa menjadi lebih realistis di masa depan.
Untuk saat ini, mobil listrik tetap bergantung pada pengisian daya dari jaringan listrik, sementara energi surya berperan lebih efektif sebagai sumber listrik di rumah, kantor, atau pembangkit skala besar.
Intinya, bukan karena industri otomotif mengabaikan matahari. Tetapi karena, dengan teknologi yang ada sekarang, matahari belum bisa “mengecas” mobil listrik secara signifikan hanya dari atap kendaraan.
Peningkatan minat terhadap kendaraan listrik (EV) di pasar global mendorong pengembangan berbagai solusi komprehensif untuk mendukung adopsi massal. Inisiatif ini tidak hanya menyasar konsumen individu tetapi juga sektor bisnis, menawarkan kemudahan akses dan operasional EV tanpa hambatan.
Perkembangan infrastruktur dan layanan pendukung ini mencakup penyediaan kendaraan sebagai fasilitas karyawan, solusi armada bisnis, hingga inovasi dalam sistem pengisian daya. Tujuannya adalah menghilangkan kendala kepemilikan dan penggunaan EV, membuatnya lebih menarik dan praktis bagi berbagai segmen pengguna.
Bagi perusahaan, akses terhadap kendaraan listrik kini dapat diintegrasikan sebagai bagian dari tunjangan karyawan, menawarkan kemudahan operasional. Berbagai skema tersedia yang mencakup perawatan, bantuan darurat, dan asuransi, sehingga membebaskan perusahaan dari kerumitan manajemen armada.
Model kepemilikan baru juga diperkenalkan, seperti skema “bayar untuk mengemudi bukan memiliki” yang sudah mencakup perawatan. Selain itu, teknologi canggih seperti Vehicle-to-Grid (V2G) memungkinkan mobil listrik untuk mengekspor energi kembali ke jaringan listrik, menawarkan potensi efisiensi energi yang lebih luas.
Sisi lain dari pengembangan ekosistem EV adalah kemudahan pengisian daya di rumah. Berbagai solusi pengisi daya rumah yang profesional telah tersedia, lengkap dengan tarif khusus yang diklaim sangat kompetitif bagi pengemudi EV tertentu, menjadikan pengisian daya di rumah lebih hemat biaya dan nyaman.
Selain solusi rumahan, aksesibilitas terhadap jaringan pengisi daya publik juga menjadi fokus utama. Pengguna EV kini dapat mengakses lebih dari satu juta titik pengisian daya publik di berbagai wilayah melalui satu aplikasi terpadu, menghilangkan kekhawatiran akan ketersediaan infrastruktur saat bepergian.
News
Merger Asuransi BUMN Di Tangan Danantara
15 perusahaan asuransi pelat merah akan dilebur menjadi tiga entitas utama,
Published
10 hours agoon
13/02/2026
Monitorday.com– Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) berencana merampingkan industri asuransi milik negara melalui merger besar-besaran. Sebanyak 15 perusahaan asuransi pelat merah akan dilebur menjadi tiga entitas utama, masing-masing dengan spesialisasi berbeda.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang lebih luas terhadap seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan mengurangi jumlah entitas secara signifikan. Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Doni Oskaria, mengonfirmasi rencana tersebut dalam sebuah forum publik.
Doni Oskaria menjelaskan bahwa secara umum, jumlah anak hingga cucu perusahaan BUMN memang akan mengalami penyusutan drastis. Dari sekitar 1.043 entitas yang ada saat ini, targetnya adalah memangkasnya menjadi sekitar 300 entitas saja.
Sektor asuransi menjadi salah satu sektor kunci yang terdampak oleh kebijakan restrukturisasi ini. Oskaria memaparkan secara spesifik bagaimana pembentukan tiga entitas asuransi baru tersebut akan dilakukan.
“Asuransi dari 15 akan menjadi 3, kita akan punya satu life insurance, satu general insurance dan satu credit insurance,” kata dia dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026, Rabu (11/2/2026).
Hampir seluruh sektor BUMN dipastikan akan merasakan dampak dari restrukturisasi tersebut, menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan milik negara.
News
Perkuat Karakter Bangsa, Mendikdasmen Dukung Integrasi Kurikulum Anti Narkoba
Published
12 hours agoon
13/02/2026
Monitorday.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam memproteksi masa depan generasi muda melalui penguatan karakter di lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan usai menghadiri peluncuran program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) dalam rangka Ananda Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2).
Program IKAN merupakan inisiatif kolaboratif dalam payung kerja sama antara BNN dan Kemendikdasmen untuk membentengi masa depan anak bangsa. Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa Kemendikdasmen berkomitmen penuh mendukung program ini sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya poin keempat dan ketujuh. Ia memandang sekolah harus menjadi oase yang aman bagi tumbuh kembang anak secara utuh.
“Program ini merupakan langkah nyata dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan BNN untuk membangun lingkungan dan budaya sekolah yang bersih dari narkoba,” ujar Menteri Mu’ti.
Ia menambahkan, program IKAN sejalan dengan program kebijakan kementerian yakni 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta visi Presiden untuk membangun budaya ASRI (Aman, Sehat, Ramah, dan Indah). Sekolah yang aman dan nyaman, menurut Mu’ti, tidak hanya bebas dari kekerasan fisik, tetapi juga terlindungi dari perilaku yang merusak fisik, mental, hingga spiritual murid.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa program IKAN merupakan bagian dari transformasi aksi nasional BNN untuk menciptakan “Indonesia Bersinar” (Bersih Narkoba). Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Kemendikdasmen dan UNESA atas percepatan kurikulum ini yang kini menyasar murid mulai tingkat TK hingga SMA.
“Kegiatan atau kurikulum integrasi antinarkoba ini akan diakselerasi ke seluruh sekolah di Indonesia. Mata pelajarannya masuk ke subjek yang sudah ada, seperti Biologi, Matematika, dan lainnya, sehingga tidak mengganggu atau menambah beban anak-anak kita,” jelas Suyudi. Ia berharap melalui pemahaman sejak dini, para murid sebagai calon pemimpin bangsa tidak terjerumus ke dunia narkoba yang mengancam kecerdasan dan kesehatan mereka.
Sementara itu, Rektor UNESA, Nurhasan, menekankan pentingnya aksi kolektif dalam implementasi di lapangan. UNESA sebagai mitra strategis telah memulai praktik baik dengan mengintegrasikan materi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke dalam ekosistem Labschool UNESA dan melakukan tes urin rutin bagi pimpinan serta mahasiswa.
Ke depan, Kemendikdasmen berencana memperkuat program ini melalui pelatihan guru serta aktivasi peran murid lewat organisasi siswa (OSIS) dan kegiatan ekstrakurikuler. Langkah ini bertujuan agar nilai-nilai antinarkoba tidak berhenti sebagai teori, melainkan menjadi gaya hidup.
“Kami ingin mengintegrasikan pemahaman dan sikap agar murid kita berhati-hati terhadap bahaya narkotika, serta membangun budaya hidup positif agar menjadi generasi yang kuat secara jasmani dan memiliki spiritualitas yang kokoh,” pungkas Menteri Mu’ti.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, secara simbolis menyerahkan Buku Pedoman Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di Satuan Pendidikan kepada Mendikdasmen. Buku ini dirancang sebagai panduan bagi sekolah di bawah naungan Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama, dengan pendampingan dari penyuluh BNN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Apresiasi atas implementasi nyata juga diberikan oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Timur kepada Ketua Yayasan Dharma Wanita UNESA dan Ketua Lembaga Labschool UNESA. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Labschool UNESA mengintegrasikan kurikulum antinarkoba di seluruh jenjang pendidikan mereka, yang disaksikan langsung oleh Mendikdasmen, Kepala BNN, dan Rektor UNESA, Nurhasan.
Antusiasme terasa saat Menteri Mu’ti berinteraksi melalui _video conference_ dengan Kepala SD Negeri 3 Pagar Alam, Sumatra Selatan. Menanggapi praktik baik sekolah tersebut yang rutin mengundang penyuluh BNN ke sekolah, Menteri Mu’ti menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari dalam ekosistem sekolah sendiri.
“Saya kira perlu dilibatkan secara aktif para murid melalui OSIS atau UKS dan kegiatan ekstrakurikuler. Sekolah yang aman dan nyaman adalah sekolah yang bebas dari segala perilaku yang merusak fisik, mental, dan spiritual anak-anak kita,” pesan Menteri Mu’ti menutup interaksi tersebut.
Melalui peluncuran IKAN, Kemendikdasmen dan BNN berkomitmen mempercepat penyuluhan serta pelatihan bagi guru agar sekolah benar-benar menjadi benteng pertahanan bagi generasi masa depan yang kuat, hebat, dan bermartabat.
News
Rencana Indonesia Kirim 8.000 Tentara ke Gaza, Hamas Respon Begini
Published
24 hours agoon
12/02/2026
Monitorday.com – Pemimpin senior Hamas, Osama Hamdan, menanggapi rencana Indonesia mengirim 8.000 tentara untuk bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Jalur Gaza, Palestina.
ISF disebut sebagai bagian dari inisiatif Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna menyelesaikan konflik di wilayah tersebut.
Dalam wawancara dengan media berbasis di Qatar, Al Jazeera Mubasher, Rabu (11/2), Hamdan menegaskan Hamas dan warga Palestina di Gaza menolak segala bentuk pengerahan pasukan asing di wilayah mereka. Ia menyebut sikap tersebut telah disampaikan kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia.
“Kami telah memberi tahu semua pihak, termasuk pemerintah Indonesia, bahwa kami, warga Palestina, tidak membutuhkan kekuatan atau pasukan (asing),” ujar Hamdan.
Menurut dia, pengiriman pasukan asing justru berpotensi memperburuk situasi jika bertindak sebagai pengganti pendudukan Israel. Hamdan menilai, dunia internasional seharusnya tidak mengirim pasukan yang berpotensi berbenturan dengan rakyat Palestina atas nama penjajahan atau melemahkan perjuangan mereka.
“Hal terakhir yang seharusnya dipikirkan dunia adalah mengirim pasukan yang bertindak sebagai pengganti pendudukan, pasukan yang bentrok dengan rakyat Palestina atas nama penjajahan atau berupaya melemahkan kehendak mereka alih-alih menghadapi tentara pendudukan. Hal seperti itu tidak akan pernah diterima oleh rakyat Palestina,” katanya.
Meski demikian, Hamdan menyatakan ada kemungkinan pasukan internasional dapat diterima dengan syarat tertentu. Ia menuturkan, jika Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk mengirim pasukan, maka penempatannya harus difokuskan di perbatasan untuk mencegah Israel kembali melakukan agresi ke Gaza.
“Mereka harus mencegah penyusupan, penembakan, pendudukan ulang, atau serangan kembali ke Jalur Gaza seperti yang telah terjadi sebelumnya. Jika pasukan itu datang dengan dasar dan mandat seperti itu, maka hal tersebut dapat diterima,” ucapnya.
Hamdan juga mengungkapkan bahwa Hamas telah berkomunikasi dengan sejumlah negara terkait wacana pengiriman pasukan asing ke Gaza, termasuk Indonesia. Ia mengklaim negara-negara tersebut memastikan tidak akan menjalankan agenda Israel terhadap rakyat Palestina.
“Kami mendengar pernyataan yang jelas dari semua negara ini bahwa mereka tidak akan menjadi pihak yang melaksanakan agenda Israel terhadap rakyat Palestina atau melakukan agresi terhadap mereka,” kata Hamdan.
Ia menambahkan, pemerintah Indonesia secara eksplisit disebut menyatakan tidak akan menjadi pelaksana agenda Israel di Jalur Gaza.
Rencana pengiriman pasukan Indonesia ke ISF sendiri menjadi perhatian publik di tengah dinamika politik dan keamanan yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.
News
Prabowo Tegaskan Kepastian Investasi, Akselerasi Hilirisasi, dan Jamin Stok Energi Nasional Aman
Published
1 day agoon
12/02/2026
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/02/2026). Dalam rapat tersebut, Kepala Negara membahas progres sejumlah program prioritas nasional, mulai dari sektor pangan dan energi hingga hilirisasi industri.
Di sektor energi dan sumber daya mineral, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan sejumlah proyek strategis, termasuk terkait aktivitas pertambangan di Sumatera Utara. Ia menyebut bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan tegas mengenai kepastian hukum dan perlindungan investasi.
“Tadi Bapak Presiden sudah mengarahkan dalam rapat bahwa silakan dicek, kalau memang tidak ada pelanggaran harus kita pulihkan hak-hak investor, dan kalau memang itu ada pelanggaran ya diberikan sanksi secara proporsional,” ungkapnya merujuk pada tambang Martabe di Sumatera Utara.
Menurut Bahlil, langkah tersebut ditempuh untuk menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan keberlanjutan investasi.
“Semua ini sekali lagi kita lakukan dalam rangka untuk memastikan terhadap investasi dan kepastian hukum juga bisa terjadi, dan sekaligus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang ada di wilayah Sumatra,” tegasnya.
Selain itu, dalam rapat tersebut Bahlil juga melaporkan perkembangan program hilirisasi sebagai bagian dari agenda besar transformasi ekonomi nasional. Bahlil mengungkapkan bahwa sejumlah proyek telah memasuki tahap implementasi dan pihaknya telah menyiapkan tambahan program hilirisasi baru guna memperkuat kemandirian industri nasional.
“Jadi tadi dari Danantara, dari 18 proyek yang sudah disampaikan, enamnya sudah di groundbreaking, sisanya juga akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil turut melaporkan kesiapan pasokan energi menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri. Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman.
“Dan yang ketiga adalah BBM untuk menyangkut dengan puasa dan Hari Raya Idulfitri, baik LPG maupun BBM, dan saya sampaikan bahwa semuanya terkendali dan cukup batas minimum dari pada stok nasional,” kata Bahlil.
Rapat terbatas ini mencerminkan arah kebijakan Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada stabilitas ekonomi, keberlanjutan investasi, serta penguatan industri nasional berbasis hilirisasi. Di tengah dinamika global, pemerintah terus menjaga keseimbangan antara kepastian hukum, akselerasi pembangunan, dan keamanan pasokan energi bagi masyarakat.
News
Unpad Izinkan Mahasiswa Pakai AI untuk Tugas, Tapi Ada Batasannya
Published
1 day agoon
12/02/2026By
Umar Satiri
Monitorday.Com – Rektor Universitas Padjadjaran, Prof Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, mengajak mahasiswa untuk tidak alergi terhadap perkembangan Artificial Intelligence (AI). Bagi Arief, teknologi ini justru perlu dirangkul sebagai alat bantu dalam aktivitas akademik, selama tetap berada dalam koridor etika ilmiah.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut diambil karena Unpad ingin menjadi bagian dari ekosistem AI yang terus berkembang. Kampus, menurutnya, tidak boleh tertinggal dalam arus transformasi teknologi yang kian cepat.
“Jadi secara umum bisa disampaikan bahwa kami di Unpad ingin justru terlibat dalam ekosistem AI, dan bisa menggunakan AI ini menjadi alat bantu yang sangat powerful dalam menghasilkan karya ilmiah, tetapi di dalam koridor academic integrity yang kuat,” ujar Prof Arief dalam laman Unpad, dikutip Kamis (12/2/2026).
Untuk mendukung langkah tersebut, Unpad telah menerbitkan Peraturan Rektor No. 8 Tahun 2025 tentang Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif dalam Kegiatan Pembelajaran di Lingkungan Universitas Padjadjaran. Aturan ini menjadi payung kebijakan pemanfaatan AI di kampus, sekaligus menegaskan batasan-batasan penggunaannya.
Tak hanya berhenti pada regulasi, sosialisasi dan pelatihan penggunaan AI juga telah dilakukan kepada para pengajar. Arief bahkan meminta pimpinan fakultas untuk memperkuat literasi AI di kalangan dosen dan ketua program studi.
“Saya mohon para pimpinan bisa melakukan intensifikasi untuk literasi AI ini untuk para dosen dan para kaprodinya. Agar kaprodi dan dosen harus lebih tahu, atau minimal sama tahunya dengan generasi baru dalam penggunaan AI,” pesan Arief.
Langkah ini menunjukkan bahwa Unpad tidak hanya fokus pada mahasiswa sebagai pengguna, tetapi juga memastikan tenaga pengajar memiliki pemahaman yang memadai agar mampu membimbing penggunaan AI secara tepat.
Kepala Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran Unpad, Dr Intan Nurma Yulita, menambahkan bahwa kampus akan segera meluncurkan pedoman etis penggunaan AI. Pedoman tersebut akan mengatur sejauh mana AI dapat dimanfaatkan dalam tugas akademik, dengan penyesuaian berdasarkan karakteristik setiap mata kuliah.
Selain itu, Unpad juga akan menggelar workshop AI bekerja sama dengan Google. Fasilitas teknologi turut diperkuat melalui akses Gemini Pro dan NotebookLM bagi sivitas akademika.
“Jadi kalau mahasiswa dan para dosen ketika masuk ke Google dengan menggunakan afiliasi Unpad, itu bukan lagi yang basic, tetapi sudah next level,” ucap Dr Intan.
Sebelumnya, dosen Unpad sekaligus kreator konten, Ira Mirawati, menegaskan bahwa penggunaan AI oleh mahasiswa diperbolehkan, tetapi tidak tanpa batas. AI dapat digunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti proses berpikir.
“Jadi ada poin-poin di mana AI diperbolehkan. Tapi meskipun tadinya boleh ya mengedit, pakai itu, itu juga jangan keseluruhan jadi tetep bagian-bagian yang menurut mahasiswa tuh, ini gimana ya padanan katanya, jadi per kalimat aja,” tuturnya di Jakarta, pada Senin (29/9/2025) lalu.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak sekadar menyalin hasil keluaran AI tanpa pemahaman.
“AI itu boleh digunakan tapi jangan sampai copas (copy-paste). Hasilnya tetap harus ada elaborasi dengan pemikiran mahasiswa itu,” tegasnya.
Para dosen pun didorong untuk aktif memastikan mahasiswa benar-benar memahami materi yang dipelajari. Evaluasi tidak hanya pada hasil akhir tulisan, tetapi pada kedalaman pemahaman.
“Kita akan tanya, gimana sih pemahamannya mereka dari hasil belajarnya itu. Apa yang mereka dapatkan. Jadi gak akan tuh ada copas,” katanya.
Dengan kebijakan ini, Unpad menegaskan posisinya: AI bukan ancaman bagi dunia akademik, melainkan instrumen yang harus dikelola dengan integritas.
News
Pertumbuhan RI Tertinggi di G20
Fundamental ekonomi nasional diklaim tetap tangguh dengan pertumbuhan 5,39 persen dan surplus dagang 68 bulan berturut-turut.
Published
1 day agoon
12/02/2026
Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bidang ekonomi bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/02/2026). Dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan perkembangan indikator makroekonomi nasional yang menunjukkan tren positif di tengah dinamika global.
Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV mencapai 5,39 persen, menjadi yang tertinggi di antara negara-negara G20. Secara tahunan (year-on-year), pertumbuhan juga tercatat sebesar 5,11 persen. “Kemudian pertumbuhan 5,11 persen secara year-on-year ini juga sangat baik,” ujar Airlangga dalam keterangannya.
Dari sektor riil, aktivitas manufaktur masih berada di zona ekspansi dengan indeks sebesar 52,6. Indeks keyakinan konsumen pada Januari juga mengalami kenaikan dibandingkan Desember, mencapai angka 127. Selain itu, Mandiri Spending Index tercatat berada pada level 372,5, yang menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kinerja konsumsi domestik turut menunjukkan penguatan. Penjualan riil tumbuh 7,9 persen secara tahunan, meningkat signifikan dibandingkan Desember tahun lalu yang hanya tumbuh 3,5 persen. Dari sisi eksternal, neraca perdagangan Indonesia terus mencatat surplus selama 68 bulan berturut-turut, dengan capaian 2,51 miliar dolar AS pada Desember.
Airlangga juga menyampaikan realisasi investasi PMA dan PMDN yang mencapai Rp1.931,2 triliun. Cadangan devisa tetap tinggi di angka 154,6 miliar dolar AS, sementara pertumbuhan kredit mencapai 9,69 persen. Menurutnya, berbagai lembaga pemeringkat internasional masih menempatkan Indonesia pada level investment grade, meskipun pemerintah tetap mencermati outlook negatif dari Moody’s sebagai catatan penting.
Rapat terbatas ini, menurut Airlangga, menjadi forum evaluasi sekaligus penegasan arah kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong akselerasi ekonomi. Di tengah ketidakpastian global, pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat serta prospek pertumbuhan yang semakin terstruktur.
Monitor Saham BUMN
Jamkrindo Teken Kesepakatan Bersama Jasa Suretyship dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara
Wamen Fajar Resmikan 38 Revitalisasi di Bengkayang: Teras Depan Indonesia Kian Kokoh
UNJ dan Dinas Pendidikan Lebak Jajaki Kemitraan Strategis Transformasi Pendidikan
Luhut Bahas Ini Bersama Bos MSCI
Solar Panel di Atap Mobil Listrik
Merger Asuransi BUMN Di Tangan Danantara
Britney Spears Jual Hak Royalti, Nilai Transaksi Disebut Fantastis
Hasil Undian UEFA Nations League 2026/2027: Inggris Satu Grup dengan Spanyol
Perkuat Karakter Bangsa, Mendikdasmen Dukung Integrasi Kurikulum Anti Narkoba
Perkuat Keamanan Piala Dunia 2026, Meksiko Kerahkan Robot Anjing
Mimpi Jadi Nyata, The Changcuters Siap ‘Hijrah’ ke London
Tiga Pelatih Lokal Resmi Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia, Siapa Saja?
Rencana Indonesia Kirim 8.000 Tentara ke Gaza, Hamas Respon Begini
Indonesia Masuk di Grup B Piala Asia U-17 2026
Prabowo Tegaskan Kepastian Investasi, Akselerasi Hilirisasi, dan Jamin Stok Energi Nasional Aman
Unpad Izinkan Mahasiswa Pakai AI untuk Tugas, Tapi Ada Batasannya
Pertumbuhan RI Tertinggi di G20
Mengurai Gunungan Sampah, Menghidupkan Inovasi Kampus
Daging Impor dari Negara Mayoritas Kristen, Halal atau Haram?
