Connect with us

LakeyBanget

Kian Tak Terbendung, Persib Bandung Ukir Tiga Rekor Bersejarah

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com — Persib Bandung kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara BRI Super League 2025/2026 usai meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Minggu (5/4) malam WIB.

Dua gol kemenangan Maung Bandung diborong oleh Ramon Tanque pada menit ke-33 dan 70. Penyerang asal Brasil tersebut tampil tajam dan menjadi pembeda dalam laga tandang ini.

Hasil tersebut membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin. Mereka unggul empat poin atas Borneo FC di posisi kedua dan terpaut sembilan poin dari Persija Jakarta di peringkat ketiga.

Lebih dari sekadar kemenangan, pertandingan ini juga menghadirkan tiga rekor penting yang semakin menegaskan dominasi Persib musim ini.

Kiper andalan Persib, Teja Paku Alam, kembali menunjukkan performa impresif dengan mencatatkan clean sheet. Catatan ini menjadi yang ke-16 dari 24 pertandingan musim ini.

Jumlah tersebut resmi memecahkan rekor nirbobol terbanyak dalam satu musim BRI Super League, melampaui torehan sebelumnya milik Andritany Ardhiyasa pada musim 2022/2023.

Rekor ini sekaligus menegaskan solidnya lini pertahanan Persib yang menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka sepanjang musim.

Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persib atas Semen Padang dalam 10 pertemuan terakhir. Sejak kekalahan 0-4 pada Juli 2016, Persib belum pernah lagi takluk dari tim Kabau Sirah.

Dalam rentang tersebut, Persib mencatat lima kemenangan dan lima hasil imbang, menunjukkan konsistensi serta keunggulan mental saat menghadapi lawan yang sama.

Tambahan tiga poin ini juga memperpanjang tren positif Persib yang belum terkalahkan sepanjang tahun 2026 di kompetisi liga. Kekalahan terakhir mereka terjadi pada Desember 2025 saat menghadapi Malut United.

Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, performa Persib terus menanjak dengan konsistensi di semua lini.

Jika tren ini mampu dipertahankan, peluang Persib untuk meraih gelar juara semakin terbuka lebar. Bahkan, mereka berpotensi mencetak sejarah dengan meraih trofi liga tiga musim berturut-turut—sebuah pencapaian yang akan semakin mengukuhkan dominasi Maung Bandung di kancah sepak bola nasional.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Parlemen Prancis Setujui Larangan Medsos untuk Anak, Pertama di Uni Eropa

Prancis resmi melarang anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial. Aturan ini bertujuan melindungi anak dari risiko digital dan akan segera diberlakukan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Parlemen Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun memiliki akses ke media sosial. Kebijakan ini menjadi langkah tegas pemerintah untuk melindungi anak dari dampak negatif platform digital terhadap kesehatan mental, keselamatan, dan tumbuh kembang mereka.

Dilansir Engadget, Selasa (21/7) waktu setempat, regulasi tersebut kini tinggal menunggu persetujuan Dewan Konstitusi Prancis sebelum resmi diberlakukan. Jika lolos, Prancis akan menjadi negara pertama di Uni Eropa yang menerapkan larangan media sosial bagi anak di bawah 15 tahun, menyusul langkah serupa yang lebih dulu diambil Australia pada 2024.

Aturan baru ini tidak hanya membatasi akses anak terhadap media sosial, tetapi juga memperketat penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan. Regulasi tersebut mencakup larangan penggunaan telepon seluler di sekolah serta pengaturan yang lebih ketat terhadap praktik periklanan di platform digital.

Sebagai bagian dari implementasi kebijakan, pemerintah Prancis akan mewajibkan platform digital menerapkan sistem verifikasi usia guna memastikan pengguna telah memenuhi batas usia sebelum membuat akun media sosial. Meski demikian, mekanisme verifikasi yang akan digunakan masih dalam tahap pembahasan.

Penentuan standar verifikasi usia diperkirakan akan menjadi kewenangan Otoritas Regulasi Komunikasi Audiovisual dan Digital Prancis (ARCOM), yang juga akan mengawasi pelaksanaan aturan tersebut.

Presiden Emmanuel Macron menyambut baik persetujuan parlemen atas regulasi tersebut. Melalui unggahan di platform X, Macron berharap aturan itu dapat mulai diterapkan bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada September mendatang.

Sebelumnya, Macron juga mendorong agar pembahasan dan pengesahan regulasi tersebut dipercepat sebagai bagian dari upaya pemerintah menghadapi meningkatnya risiko penggunaan media sosial di kalangan anak-anak.

Prancis bukan satu-satunya negara yang bergerak memperketat akses media sosial bagi anak. Inggris telah membahas kebijakan serupa dan menerapkan sejumlah pembatasan melalui ketentuan verifikasi usia dalam Online Safety Act. Di sisi lain, Denmark tengah menyiapkan regulasi serupa, sementara Kanada pada Juni lalu memperkenalkan rancangan undang-undang yang melarang penggunaan media sosial bagi anak berusia 16 tahun ke bawah.

Langkah Prancis diperkirakan akan menjadi acuan baru bagi negara-negara Eropa dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak media sosial terhadap generasi muda.

Continue Reading

LakeyBanget

Stephen Curry Bikin Sejarah Baru, Hall of Fame Beri Penghormatan Langka untuk Sang Legenda Hidup

Stephen Curry menjadi pemain NBA aktif pertama yang diabadikan di Naismith Basketball Hall of Fame. Pameran permanennya akan menampilkan perjalanan karier dan dampaknya pada bola basket.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Stephen Curry kembali menorehkan sejarah. Megabintang Golden State Warriors itu resmi menjadi pemain NBA aktif pertama yang mendapatkan ruang pamer permanen di Naismith Basketball Hall of Fame, sebuah penghormatan langka yang menegaskan besarnya pengaruh sang legenda hidup terhadap perkembangan bola basket modern.

Pameran bertajuk Stephen Curry: Beyond the Arc akan dibuka untuk publik mulai 24 Juli 2026 di Naismith Basketball Hall of Fame, Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.

Dikutip dari laman resmi NBA, Rabu (22/7/2026), pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah. Untuk pertama kalinya dalam hampir 75 tahun sejarah NBA, seorang pemain yang masih aktif bertanding memperoleh ruang pamer permanen di museum basket paling prestisius di dunia.

Pameran tersebut merupakan pengembangan dari galeri The Vault, salah satu area ikonik di Hall of Fame. Proyek ini digarap melalui kolaborasi antara Hall of Fame dan perusahaan milik Curry, Thirty Ink.

Tak hanya mengisahkan perjalanan gemilangnya di lapangan, Stephen Curry: Beyond the Arc juga menampilkan sisi lain sang bintang sebagai pengusaha, filantropis, hingga ayah dalam kehidupan keluarganya.

Pengunjung akan disuguhi beragam koleksi eksklusif yang mendokumentasikan perjalanan karier Curry, mulai dari memorabilia bersejarah, koleksi dari ajang Olimpiade, arsip dokumentasi, hingga berbagai momen penting yang membentuk salah satu karier paling gemilang dalam sejarah NBA.

Penghormatan tersebut semakin mengukuhkan Curry sebagai salah satu sosok paling berpengaruh di era modern bola basket. Revolusi permainan yang ia ciptakan melalui kemampuan tembakan tiga angka telah mengubah wajah NBA, memaksa banyak tim mengadaptasi strategi baru selama lebih dari satu dekade terakhir.

Rekam jejak Curry bersama Golden State Warriors menjadi fondasi penghargaan istimewa tersebut. Ia telah mengoleksi empat gelar juara NBA, dua penghargaan Most Valuable Player (MVP), 12 kali terpilih sebagai NBA All-Star, serta mempersembahkan medali emas Olimpiade bagi Amerika Serikat.

Di luar deretan trofi, Curry juga diakui sebagai penembak tripoin terbaik sepanjang sejarah NBA. Rekor demi rekor yang terus dipecahnya menjadikan namanya identik dengan perubahan besar dalam cara permainan basket modern dimainkan.

Kehadiran Stephen Curry: Beyond the Arc diharapkan menjadi destinasi utama bagi para pencinta basket yang ingin menyaksikan lebih dekat perjalanan, warisan, dan pengaruh salah satu ikon terbesar NBA yang hingga kini masih aktif bersinar di level tertinggi.

Continue Reading

LakeyBanget

Toiran Keluhkan Hal Ini Meski Indonesia Revans Atas Kamboja di SEA V Cup 2026

Pelatih Reidel Toiran menyatakan Toiran keluhkan voli Indonesia meski sukses membungkam Kamboja di SEA V Cup 2026. Evaluasi konsentrasi pemain menjadi sorotan utama.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas voli putra Indonesia membuka leg kedua SEA V Cup 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai membungkam Kamboja tiga set langsung 26-24, 25-15, dan 25-18 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Rabu (22/7/2026).

Hasil ini bukan hanya mengamankan tiga poin perdana, tetapi juga menjadi ajang balas dendam setelah Indonesia takluk dari Kamboja pada leg pertama SEA V Cup 2026.

Pelatih timnas Indonesia, Reidel Toiran, mengapresiasi penampilan anak asuhnya, namun menegaskan masih ada sejumlah evaluasi yang harus dilakukan. Menurutnya, konsentrasi pemain sempat menurun, terutama pada set pertama.

“Kunci kemenangan kita ada pada konsistensi variasi serangan dan komunikasi yang makin membaik dari set ke set. Ini modal bagus untuk menatap laga-laga berikutnya di putaran kedua ini,” ujar Reidel dalam keterangan resmi PBVSI.

Indonesia langsung menurunkan komposisi terbaik dengan Farhan Halim, Alvin Daniel, Hendra Kurniawan, Fauzan Nibras, Putra Bagus, Luvi Febrian, dan libero Rakha Abhinaya.

Pada set pembuka, Indonesia sempat mengendalikan permainan sebelum Kamboja bangkit dan menyamakan skor menjadi 18-18 lewat permainan impresif P Sarun, K Mom, dan Veasna. Namun, ketenangan skuad Merah Putih di poin-poin kritis memastikan kemenangan tipis 26-24.

Memasuki set kedua, Indonesia tampil jauh lebih dominan. Variasi serangan yang dibangun Farhan Halim dan kolega membuat Kamboja kesulitan keluar dari tekanan. Tuan rumah pun menutup set ini dengan kemenangan telak 25-15.

Perlawanan Kamboja kembali meningkat pada set ketiga. Sejumlah reli panjang tersaji dan sempat memanaskan atmosfer pertandingan. Meski demikian, Indonesia tetap tampil efektif, menjauh hingga unggul 17-12 sebelum mengunci kemenangan 25-18 sekaligus memastikan laga berakhir 3-0.

Outside hitter Indonesia, Luvi Febrian, menyebut kemenangan pada laga pembuka leg kedua menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemain.

“Hari ini kami dan teman-teman bisa mengambil kemenangan di pertandingan pertama,” kata Luvi, yang pernah berkarier selama tiga musim di Liga Voli Kamboja.

Tambahan tiga poin mengantarkan Indonesia ke puncak klasemen sementara Pool A leg kedua SEA V Cup 2026 sekaligus menjaga peluang besar melaju ke babak semifinal.

Di Pool B, Thailand juga memulai turnamen dengan hasil sempurna setelah mengalahkan Myanmar tiga set langsung 25-20, 25-9, dan 25-18 untuk memimpin klasemen sementara.

Jadwal pertandingan Kamis (23/7/2026):

Thailand vs Vietnam, pukul 15.30 WIB
Filipina vs Kamboja, pukul 19.00 WIB.

Continue Reading

LakeyBanget

Juara Dunia di Usia 19 Tahun, Lamine Yamal Kejar Mimpi Taklukkan Eropa

Lamine Yamal, 19 tahun, menargetkan trofi Liga Champions bersama Barcelona setelah mengantar Spanyol juara Piala Dunia. Simak ambisi besar bintang muda ini mengejar gelar paling bergengsi di Eropa.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Lamine Yamal belum berhenti mencetak sejarah. Setelah mengantarkan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, bintang muda Barcelona itu kini membidik satu trofi bergengsi yang masih belum pernah diraihnya, yakni Liga Champions.

Di usia 19 tahun, Yamal telah mengoleksi dua gelar terbesar bersama Timnas Spanyol, yakni Piala Eropa 2024 dan Piala Dunia 2026. Catatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu pesepak bola dengan pencapaian paling impresif sebelum genap berusia 20 tahun.

Meski sukses di level internasional, Yamal mengaku masih memiliki ambisi besar bersama Barcelona.

“Saya mau juara Liga Champions bersama Barcelona,” ujar Yamal, dikutip dari Diario AS, Rabu (22/7/2026).

Sejauh ini, pemain jebolan akademi La Masia itu telah mengoleksi enam trofi bersama Barcelona, termasuk tiga gelar La Liga. Namun, trofi Liga Champions masih menjadi kepingan yang belum melengkapi koleksi prestasinya.

Target Yamal sejalan dengan ambisi Barcelona untuk kembali berjaya di Eropa. Klub asal Katalunya itu terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada musim 2014/2015 dan hingga kini belum mampu mengakhiri penantian panjang tersebut.

Tak hanya di level klub, Yamal juga menegaskan belum puas dengan pencapaiannya bersama Timnas Spanyol. Meski sudah meraih gelar juara Eropa dan dunia, ia ingin terus menambah koleksi trofi internasional.

“Saya juga mau menangi gelar Piala Dunia dan Piala Eropa lagi. Saya belum selesai,” tegasnya.

Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus menanjak, Yamal diproyeksikan menjadi tumpuan Barcelona dan Timnas Spanyol dalam beberapa tahun ke depan. Kini, Liga Champions menjadi target besar berikutnya yang ingin ia taklukkan.

Continue Reading

LakeyBanget

Enam Negara Resmi Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya

Enam negara telah mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2030. Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay menjadi tuan rumah turnamen tiga benua ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – FIFA memastikan enam negara telah mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia 2030. Keenam negara tersebut lolos otomatis karena berstatus sebagai tuan rumah turnamen yang akan digelar di tiga benua sekaligus dalam rangka peringatan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Spanyol, Portugal, dan Maroko ditunjuk sebagai tuan rumah utama yang akan menggelar sebagian besar pertandingan sepanjang turnamen. Sementara Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menjadi tuan rumah masing-masing satu laga pembuka sebagai bagian dari perayaan seabad Piala Dunia FIFA.

Dengan status tersebut, keenam negara dipastikan tampil di putaran final tanpa harus mengikuti babak kualifikasi.

Piala Dunia 2030 menjadi edisi pertama yang diselenggarakan di enam negara yang tersebar di tiga benua, yakni Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan. Turnamen ini juga akan diikuti 48 negara peserta.

Berikut daftar enam negara yang telah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2030:

– Spanyol, sebagai salah satu tuan rumah utama yang akan menggelar sejumlah pertandingan, termasuk fase gugur.

  • – Portugal, yang untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA.
  • Maroko, yang mencatat sejarah sebagai salah satu negara Afrika penyelenggara Piala Dunia bersama Spanyol dan Portugal.
  • Uruguay, yang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah salah satu laga pembuka sebagai penghormatan terhadap sejarah penyelenggaraan Piala Dunia pertama pada 1930.
  • Argentina, yang juga akan menggelar satu pertandingan pembuka dalam rangka peringatan 100 tahun Piala Dunia.
  • Paraguay, yang melengkapi daftar tuan rumah dengan menggelar satu laga pembuka sebelum turnamen berlanjut di Eropa dan Afrika.

Sesuai regulasi FIFA, seluruh negara penyelenggara berhak memperoleh tiket otomatis ke putaran final. Karena itu, Spanyol, Portugal, Maroko, Uruguay, Argentina, dan Paraguay menjadi enam tim pertama yang dipastikan tampil di Piala Dunia 2030.

Sementara itu, 42 tiket tersisa akan diperebutkan melalui babak kualifikasi di masing-masing konfederasi hingga seluruh kuota 48 peserta terpenuhi.

Continue Reading

LakeyBanget

Tatap Piala AFF 2026, John Herdman Bidik Akhiri Kutukan Runner-up

Pelatih John Herdman memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan target ambisius meraih gelar juara. Timnas bertekad mengakhiri kutukan runner-up dan mencetak sejarah baru.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Timnas Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF 2026 dengan target meraih gelar juara untuk pertama kalinya. Turnamen yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 itu menjadi awal era baru di bawah asuhan pelatih asal Inggris, John Herdman.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste. Skuad Garuda akan mengawali kiprah dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 27 Juli 2026.

Kehadiran Herdman menjadi sorotan utama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut memiliki rekam jejak yang kuat setelah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 usai penantian panjang. Ia juga mengantar Kanada menjadi runner-up CONCACAF Nations League, yang mengukuhkan reputasinya di level internasional.

Di Indonesia, Herdman menghadapi tantangan besar untuk mengakhiri penantian gelar juara Piala AFF. Sepanjang sejarah keikutsertaan di turnamen tersebut, Indonesia telah tampil 15 kali dan enam kali finis sebagai runner-up, sehingga kerap dijuluki “Mr Runner-up” Piala AFF.

Target juara juga ditegaskan para pemain. Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menegaskan bahwa tim datang ke Piala AFF 2026 bukan sekadar menjadi peserta, melainkan untuk mengangkat trofi.

“Kami di sini untuk bertanding merebut gelar juara. Kami tidak takut membicarakan tujuan itu karena banyak pemain memiliki pengalaman berlaga di pertandingan-pertandingan besar, termasuk babak final. Kami memahami sejarah tim ini dan kami semua bertekad untuk mengubahnya,” ujar Thom Haye seperti dikutip media Vietnam, The Thao 247.

Dengan kombinasi pelatih berpengalaman, skuad yang semakin matang, dan ambisi besar dari para pemain, Timnas Indonesia berharap mampu mengakhiri penantian panjang sekaligus menghapus label sebagai spesialis runner-up di Piala AFF.

Jadwal Perdana Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Pertandingan: Indonesia vs Kamboja
Tanggal: 27 Juli 2026
Stadion: Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Continue Reading

LakeyBanget

Mengintip Persiapan Persib Bandung Jelang Piala Presiden

Pelatih Igor Tolic mengungkapkan strategi Persib Bandung dalam menghadapi Piala Presiden 2026, termasuk fokus pada kondisi fisik dan rotasi pemain. Turnamen ini juga menjadi ajang penting bagi pemain muda.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung terus memaksimalkan persiapan menjelang laga perdana Piala Presiden 2026 menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang. Memasuki pekan terakhir sebelum turnamen pramusim dimulai, tim pelatih Persib terus mematangkan berbagai aspek, mulai dari komposisi pemain hingga kondisi fisik skuad.

Pelatih kepala Igor Tolic mengatakan seluruh jajaran pelatih bekerja intensif untuk memastikan tim berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi dimulai.

“Kami mencoba yang terbaik untuk membentuk tim terbaik yang memungkinkan. Setiap hari kami mengecek kondisi para pemain. Kami ingin membuat tim yang bagus,” kata Tolic.

Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, pemantauan kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama mengingat waktu persiapan menuju Piala Presiden relatif singkat. Karena itu, setiap sesi latihan dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan kebugaran sekaligus menentukan komposisi tim yang paling siap bertanding.

Selain mengejar performa terbaik, Piala Presiden juga akan dimanfaatkan sebagai ajang memberi pengalaman bertanding kepada para pemain muda. Tolic menilai kehadiran talenta muda sangat penting untuk membangun kedalaman skuad yang kompetitif sepanjang musim.

“Kami juga tentu ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda. Jadi tim nanti akan seimbang,” ujarnya.

Dengan padatnya jadwal pertandingan di turnamen ini, Tolic memastikan rotasi pemain akan menjadi bagian penting dari strategi PERSIB. Ia menilai kondisi fisik pemain saat ini belum memungkinkan untuk mempertahankan susunan pemain yang sama dalam pertandingan yang berlangsung setiap tiga hari.

“Kami tidak bisa menurunkan tim yang sama untuk bermain setiap tiga hari sekali. Kami bisa saja melakukan itu, mungkin nanti pada bulan September. Tapi untuk saat ini, kami belum bisa. Jadi, mungkin ada yang bermain 45 menit, 60 menit, atau beberapa pemain bermain penuh. Kami akan banyak melakukan rotasi,” jelasnya

Continue Reading

LakeyBanget

Spanyol Angkat Trofi, Sang Jawara Bawa Hadiah Uang Segini

Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026, mengamankan hadiah uang sebesar US$51 juta. Ketahui rincian lengkap hadiah fantastis yang diterima Spanyol dan tim peserta lainnya dari FIFA.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Spanyol menutup perjalanan sempurna di Piala Dunia 2026 dengan gelar juara setelah menaklukkan Argentina pada partai final, Minggu (19/7/2026). Kemenangan La Furia Roja tak hanya mengakhiri penantian akan mahkota sepak bola dunia, tetapi juga menghadirkan “jackpot” finansial bernilai fantastis.

Sebagai kampiun, Federasi Sepak Bola Spanyol berhak menerima hadiah utama sebesar US$51 juta atau sekitar Rp918 miliar. Sementara Argentina yang finis sebagai runner-up memperoleh US$34 juta atau sekitar Rp612 miliar.

Nilai tersebut menjadi bagian dari kebijakan baru FIFA yang menggelontorkan total hadiah Piala Dunia 2026 hingga US$871 juta atau sekitar Rp15,67 triliun, menjadikannya distribusi hadiah terbesar sepanjang sejarah turnamen. Dana itu dibagikan kepada seluruh 48 negara peserta, seiring format baru Piala Dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim.

Lonjakan total hadiah tidak terjadi begitu saja. FIFA menambah lebih dari US$100 juta pada April 2026 setelah sejumlah federasi, terutama dari Eropa, melobi agar struktur pembayaran disesuaikan dengan membengkaknya biaya penyelenggaraan turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Federasi menilai biaya perjalanan lintas negara, akomodasi, hingga kewajiban pajak di Amerika Serikat berpotensi membuat mereka merugi apabila hadiah tidak dinaikkan.

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, bahkan sempat mempertanyakan besaran bonus Piala Dunia yang dinilai belum sebanding dengan hadiah yang diterima juara Piala Dunia Antarklub.

FIFA juga memastikan seluruh peserta memperoleh kompensasi finansial. Setiap federasi menerima minimal US$12,5 juta, terdiri atas bonus partisipasi dan dana persiapan sebelum turnamen.

Skema tersebut diterapkan untuk mengurangi potensi konflik mengenai pembagian bonus antara pemain dan federasi yang kerap muncul dalam edisi-edisi sebelumnya.

Berikut rincian hadiah berdasarkan pencapaian di Piala Dunia 2026:

Juara (Spanyol): US$51 juta (Rp918 miliar)
Runner-up (Argentina): US$34 juta (Rp612 miliar)
Peringkat ketiga (Inggris): US$30 juta (Rp540 miliar)
Peringkat keempat (Prancis): US$28 juta (Rp504 miliar)
Perempat final: US$20 juta per tim
Babak 16 besar: US$16 juta per tim
Babak 32 besar: US$12 juta per tim
Fase grup: US$10 juta per tim

Di luar hadiah uang, FIFA juga menanggung berbagai kebutuhan operasional setiap peserta. Seluruh federasi memperoleh fasilitas penerbangan pulang-pergi kelas bisnis menuju lokasi turnamen, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi domestik bagi delegasi yang berjumlah maksimal 50 orang.

Namun, federasi tetap diwajibkan menanggung biaya asuransi pemain dan ofisial, serta kebutuhan tambahan di luar kuota yang telah ditetapkan FIFA.

Meski menjadi juara dunia, Spanyol tidak membawa pulang trofi asli Piala Dunia. Sesuai regulasi FIFA, trofi emas tetap menjadi milik organisasi tersebut. Negara juara hanya menerima replika berlapis emas sebagai simbol kemenangan yang dapat disimpan secara permanen.

Sementara itu, seluruh hadiah uang tidak disalurkan langsung kepada para pemain, melainkan ditransfer ke rekening federasi sepak bola masing-masing negara. Mekanisme pembagian bonus kepada pemain sepenuhnya menjadi kewenangan internal federasi.

Bagi Spanyol, gelar Piala Dunia 2026 bukan hanya menambah sejarah dan prestise, tetapi juga menghadirkan keuntungan finansial yang menegaskan bahwa menjadi juara dunia kini berarti memenangkan dua hal sekaligus: kejayaan di lapangan dan cuan dalam jumlah luar biasa.

Continue Reading

LakeyBanget

Spanyol Dominasi Penghargaan Individu Piala Dunia 2026

Spanyol mencatatkan sejarah di Piala Dunia 2026 dengan memenangkan trofi dan sekaligus memborong berbagai penghargaan individu prestisius FIFA.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 tak hanya berakhir dengan trofi juara. Dominasi La Furia Roja berlanjut dalam daftar penghargaan individu FIFA, dengan para pemainnya memborong gelar paling prestisius usai turnamen.

Sorotan utama jatuh kepada Rodri. Gelandang sekaligus kapten timnas Spanyol itu dinobatkan sebagai Golden Ball, penghargaan bagi pemain terbaik sepanjang turnamen. Penampilannya menjadi fondasi permainan Spanyol, tampil penuh dalam delapan pertandingan dengan kontribusi luar biasa baik saat mengatur tempo maupun menjaga keseimbangan lini pertahanan.

Di lini depan, Kylian Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya. Kapten timnas Prancis itu merebut Golden Boot setelah mengoleksi 10 gol dalam delapan laga. Catatan tersebut mengungguli Lionel Messi yang mencetak delapan gol, sekaligus mengantar Mbappe mempertahankan status sebagai top skor Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut.

Dominasi Spanyol berlanjut di bawah mistar. Unai Simon dinobatkan sebagai penerima Golden Glove berkat performa impresif sepanjang turnamen. Kiper utama La Furia Roja itu hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan, rekor terbaik di antara seluruh penjaga gawang peserta Piala Dunia 2026.

Sementara itu, penghargaan Pemain Muda Terbaik jatuh kepada bek berusia 19 tahun, Pau Cubarsi. Penampilan matang sang bek muda menjadi salah satu faktor penting kokohnya lini belakang Spanyol. Sepanjang turnamen, Cubarsi mampu meredam ancaman para penyerang kelas dunia, termasuk Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Di kategori tim, Belanda meraih penghargaan Fair Play Team sebagai tim dengan catatan disiplin terbaik. Penghargaan tersebut menjadi pelipur lara setelah langkah mereka terhenti lebih awal di babak 32 besar akibat kalah adu penalti 2-3 dari Maroko, usai bermain imbang 1-1 pada waktu normal.

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026

  • Juara: Spanyol
  • Golden Ball (Pemain Terbaik): Rodri (Spanyol)
  • Golden Boot (Top Skor): Kylian Mbappe (Prancis) – 10 gol
  • Golden Glove (Kiper Terbaik): Unai Simon (Spanyol)
  • Young Player (Pemain Muda Terbaik): Pau Cubarsi (Spanyol)
  • Fair Play Team: Belanda

Piala Dunia 2026 menjadi panggung dominasi Spanyol. Tidak hanya mengangkat trofi juara, mereka juga menegaskan status sebagai tim terbaik dunia dengan memborong penghargaan individu paling bergengsi yang diberikan FIFA.

Continue Reading

LakeyBanget

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Sejarah Baru Tercipta

Simak detail kemenangan dramatis Spanyol di final Piala Dunia 2026. La Roja sukses mengukir sejarah ganda sebagai juara putra dan putri dunia!

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Spanyol mengukir babak baru dalam sejarah sepak bola dunia. Kemenangan dramatis 1-0 atas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) pagi WIB, bukan sekadar menghadirkan trofi, tetapi juga menempatkan La Roja sebagai negara pertama yang secara bersamaan menggenggam gelar juara Piala Dunia putra dan putri.

Prestasi monumental itu menegaskan dominasi Spanyol di panggung sepak bola internasional. Setelah tim putri lebih dahulu menguasai dunia, kini giliran tim putra menyempurnakan supremasi dengan menggulingkan juara bertahan Argentina dalam laga yang berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu.

Kemenangan Spanyol lahir melalui perjuangan panjang. Selama lebih dari 100 menit, pasukan Luis de la Fuente dibuat frustrasi oleh disiplin pertahanan Argentina dan penampilan gemilang Emiliano Martinez di bawah mistar. Namun, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-106 ketika La Roja mencetak gol penentu yang memastikan trofi Piala Dunia kembali ke Negeri Matador.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan regenerasi sepak bola Spanyol. Luis de la Fuente sukses memadukan energi pemain muda dengan pengalaman para senior sepanjang turnamen. Lamine Yamal, Pedri, Nico Williams, Pau Cubarsí, Rodri, dan Dani Olmo tampil sebagai fondasi utama yang membawa La Roja mencapai puncak dunia.

Pada laga final, Spanyol tampil lebih dominan sejak peluit pertama dibunyikan. Mereka menguasai jalannya pertandingan lewat permainan menyerang berbasis penguasaan bola yang menjadi identitas tim. Meski berulang kali digagalkan Emiliano Martinez, tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada babak tambahan waktu.

Kemenangan ini bukan hanya mengakhiri perjuangan Argentina mempertahankan mahkota juara dunia, tetapi juga mempertegas posisi Spanyol sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola modern. Dalam beberapa tahun terakhir, Spanyol konsisten melahirkan generasi pemain berbakat yang mampu bersaing di level tertinggi tanpa kehilangan filosofi permainan yang telah menjadi ciri khas mereka.

Rekor sebagai negara pertama yang menjuarai Piala Dunia putra dan putri secara bersamaan menjadi warisan bersejarah yang sulit ditandingi. Lebih dari sekadar gelar, pencapaian ini menandai keberhasilan sistem pembinaan Spanyol dalam melahirkan generasi emas baru yang mampu menguasai panggung sepak bola dunia.

Continue Reading
News28 menit ago

Prabowo Terima Artefak Papua dari FBI

News46 menit ago

Ekspor Semikonduktor Dorong PDB Korsel

News51 menit ago

ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia

LakeyBanget5 jam ago

Parlemen Prancis Setujui Larangan Medsos untuk Anak, Pertama di Uni Eropa

LakeyBanget6 jam ago

Stephen Curry Bikin Sejarah Baru, Hall of Fame Beri Penghormatan Langka untuk Sang Legenda Hidup

LakeyBanget7 jam ago

Toiran Keluhkan Hal Ini Meski Indonesia Revans Atas Kamboja di SEA V Cup 2026

News7 jam ago

Inggris Cetak Sejarah, Kanishka Narayan Jadi Menteri AI Pertama

LakeyBanget17 jam ago

Juara Dunia di Usia 19 Tahun, Lamine Yamal Kejar Mimpi Taklukkan Eropa

News18 jam ago

Resmi Pimpin BGN, Ini Profil Sudaryono

News19 jam ago

Kemendikdasmen Gandeng Polri Cetak Pelajar Cakap AI, 12 Polda Disiapkan Jadi Instruktur

News1 hari ago

Kemendikdasmen Ajak Anak Kurangi Gawai dan Kembali Aktif Bermain di Hari Anak Nasional 2026

News1 hari ago

Ini Alasan Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

LakeyBanget1 hari ago

Enam Negara Resmi Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya

LakeyBanget1 hari ago

Tatap Piala AFF 2026, John Herdman Bidik Akhiri Kutukan Runner-up

News1 hari ago

OKI Latih Tenaga Kesehatan Benin

News2 hari ago

Gandeng Pindad, Pemerintah Uji Coba CNG Pengganti LPG 3 Kg

News2 hari ago

BGN Umumkan 5 Pejabat Baru, Ini Sosok dan Profilnya

LakeyBanget2 hari ago

Mengintip Persiapan Persib Bandung Jelang Piala Presiden

News2 hari ago

Komitmen Pemerintah Wujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

News2 hari ago

Prabowo: Indonesia Meraih Penghargaan Tertinggi PBB Berkat Digitalisasi Pendidikan