Connect with us

LakeyBanget

Paraguay Tetapkan 30 Juni Jadi Hari Libur Nasional Usai Pulangkan Jerman

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kemenangan dramatis Paraguay atas Jerman pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 disambut dengan perayaan nasional. Presiden Paraguay, Santiago Peña, menetapkan 30 Juni sebagai hari libur nasional untuk memperingati keberhasilan tim berjuluk Los Albirroja melaju ke babak 16 besar.

Keputusan tersebut diumumkan sehari setelah Paraguay menyingkirkan juara dunia empat kali itu melalui drama adu penalti dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026).

Pada laga tersebut, Paraguay dan Jerman bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan babak perpanjangan waktu berakhir. Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti, di mana Paraguay keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 sekaligus memastikan tiket ke fase gugur berikutnya.

Melalui akun resminya di platform X, Presiden Santiago Peña menyebut hari libur nasional itu sebagai bentuk penghormatan atas pencapaian bersejarah tim nasional Paraguay.

“Libur untuk memperingati kemenangan epik tim nasional Paraguay atas juara dunia empat kali Jerman dan kelolosan bersejarah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026,” tulis Peña.

Menurut Peña, kemenangan tersebut bukan sekadar hasil pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan nasional bagi seluruh rakyat Paraguay. Pemerintah pun memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilai telah mengukir salah satu kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Dengan kebijakan itu, Paraguay menjadi negara Amerika Selatan kedua yang menetapkan hari libur nasional untuk merayakan pencapaian tim nasional di Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Ekuador juga mengambil langkah serupa setelah mengalahkan Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E. Hasil tersebut memastikan Ekuador lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik dalam format baru Piala Dunia yang diikuti 48 negara.

Perjalanan Paraguay di Piala Dunia 2026 pun masih berlanjut. Los Albirroja kini menunggu pemenang pertandingan antara Prancis dan Swedia yang akan menjadi lawan mereka pada babak 16 besar. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026) pagi WIB.

Apabila mampu kembali meraih kemenangan dan melaju ke perempat final, Paraguay akan menyamai pencapaian terbaiknya sepanjang sejarah Piala Dunia. Prestasi tersebut terakhir diraih pada edisi 2010 di Afrika Selatan ketika Paraguay sukses menembus babak delapan besar.

Keberhasilan menyingkirkan Jerman sekaligus menegaskan status Paraguay sebagai salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2026. Dengan kepercayaan diri yang tinggi serta dukungan penuh dari masyarakatnya, Los Albirroja kini berpeluang mencatat sejarah baru di panggung sepak bola dunia.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Komdigi Gandeng Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Promosi Judi Online di Kolom Komentar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Meta untuk membentuk tim bersama dalam menangani maraknya promosi judi online (judol) di media sosial. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap munculnya modus baru penyebaran promosi judol melalui kolom komentar akun-akun dengan jumlah pengikut dan tingkat interaksi yang tinggi.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan kerja sama tersebut difokuskan pada penanganan spam komentar yang belakangan semakin banyak ditemukan di berbagai platform media sosial.

“Kami telah menyepakati pembentukan tim bersama dengan Meta untuk mengatasi permasalahan judi online di platform, khususnya terkait maraknya spam di kolom komentar,” ujar Meutya di Kantor Komdigi, Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Meutya, kerja sama serupa juga akan diperluas dengan platform digital lainnya guna memperkuat upaya pemberantasan promosi judi online di ruang digital.

“Kami mengapresiasi komitmen Meta. Selanjutnya, kami juga akan berdiskusi dengan platform lain untuk membentuk tim bersama dalam menghadapi modus terbaru promosi judi online melalui komentar spam di akun-akun masyarakat,” katanya.

Data Komdigi menunjukkan bahwa TikTok menjadi platform dengan persentase komentar spam judi online tertinggi, yakni 35 persen. Posisi berikutnya ditempati Facebook sebesar 28 persen, Instagram 22 persen, YouTube 10 persen, dan X sebesar 5 persen.

Akun-akun dengan tingkat interaksi tinggi menjadi target utama pelaku. Berdasarkan pemetaan Komdigi, sasaran komentar spam tersebut meliputi influencer daerah sebesar 52 persen, akun instansi pemerintah 31 persen, media massa 12 persen, serta tokoh publik dan politisi sebesar 5 persen.

Meutya menjelaskan bahwa Komdigi memiliki kewenangan untuk memutus akses terhadap akun atau konten yang melanggar aturan. Namun, kewenangan untuk menghapus komentar pada akun resmi pemerintah maupun media berada di tangan masing-masing platform.

“Komentar pada akun resmi merupakan ranah platform. Karena itu, kami berharap platform dapat bekerja sama dan memperkuat upaya penanganan terhadap praktik ini,” ujarnya.

Sementara itu, Director of Public Policy Southeast Asia Meta, Sarim Aziz, menilai pemberantasan judi online merupakan tantangan lintas negara yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Perusahaan teknologi, aparat penegak hukum, dan Komdigi perlu bekerja sama untuk mengganggu dan menghentikan aktivitas para pelaku,” katanya.

Sarim mengungkapkan bahwa pelaku promosi judi online terus mengubah strategi untuk menghindari sistem deteksi. Sebagai respons, Meta memperkuat pengawasan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dipadukan dengan proses peninjauan oleh tim manusia.

Ia menambahkan, berbagai sinyal dan kata kunci yang diperoleh dari Komdigi akan dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas penegakan kebijakan di seluruh platform Meta.

Continue Reading

LakeyBanget

Janice Tjen Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Putus Penantian 22 Tahun

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Petenis Indonesia Janice Tjen mencatat sejarah pada ajang Wimbledon 2026 setelah berhasil mengakhiri penantian 22 tahun wakil tunggal putri Merah Putih di undian utama Grand Slam lapangan rumput tersebut. Tak hanya lolos ke babak utama, Janice juga langsung meraih kemenangan pada laga debutnya.

Petenis berusia 24 tahun itu melaju ke putaran kedua usai menundukkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, dengan skor 6-1, 7-6(3), Selasa (30/6/2026) WIB.

Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi tenis Indonesia. Untuk pertama kalinya sejak Angelique Widjaja tampil di Wimbledon 2004, Indonesia kembali memiliki petenis tunggal putri yang mampu menembus babak utama sekaligus mencatat kemenangan di turnamen Grand Slam bergengsi tersebut.

Janice mengaku bangga dapat mengulang prestasi yang terakhir kali diraih lebih dari dua dekade lalu. Meski demikian, ia memilih tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya.

“Ya pastinya bangga ya bisa mengulang itu sekarang, dan apalagi terakhir itu 2004. Aku senang bisa melakukan itu, tetapi harus tetap fokus untuk di round berikutnya,” ujar Janice, dikutip dari media sosial SPOTV.

Sebelum Janice, Angelique Widjaja menjadi petenis tunggal Indonesia terakhir yang tampil di babak utama Wimbledon pada edisi 2004. Saat itu, Angelique lolos melalui babak kualifikasi sebelum langkahnya terhenti di putaran pertama setelah dikalahkan petenis Amerika Serikat, Meilen Tu Washington.

Keberhasilan Janice mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi tonggak penting bagi kebangkitan tenis Indonesia di level internasional.

“Setelah penantian 22 tahun, Indonesia kembali mencatat sejarah di Grand Slam Wimbledon. Janice Tjen menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama dalam 22 tahun yang meraih kemenangan di babak utama Grand Slam Wimbledon. Janice berhasil mengalahkan Leylah Fernandez pada pertandingan pembuka,” tulis Erick melalui akun media sosialnya.

Erick menilai pencapaian tersebut membuktikan bahwa Indonesia terus melahirkan atlet tenis yang mampu bersaing di panggung dunia.

“Sebuah langkah bersejarah, sekaligus bukti bahwa tenis Indonesia terus melahirkan talenta yang mampu bersaing di panggung dunia. Terus melangkah, Janice, seluruh rakyat Indonesia akan selalu mendukung perjuanganmu,” lanjutnya.

Selain mencatat sejarah, Janice juga tampil impresif sepanjang pertandingan. Petenis kelahiran Jakarta itu membukukan enam ace tanpa melakukan satu pun double fault. Ia juga mencetak 24 winner dan hanya membuat 10 unforced error, serta mampu mengonversi tiga dari sembilan peluang break point yang diperolehnya.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Janice atas Leylah Fernandez. Hingga kini, Janice unggul 3-0 dalam rekor pertemuan melawan finalis US Open 2021 tersebut.

Pada babak kedua, Janice dijadwalkan menghadapi petenis Australia, Daria Kasatkina, untuk memperebutkan tiket ke putaran ketiga Wimbledon 2026. Janice mengatakan akan berdiskusi dengan pelatihnya, Chris Bint, guna menyusun strategi terbaik menghadapi laga tersebut.

Selain tampil di sektor tunggal, Janice juga akan berlaga di nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi. Pasangan Indonesia itu dijadwalkan menghadapi duet tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden pada babak pertama yang berlangsung Kamis (2/7/2026).

Dengan performa yang terus meningkat, Janice Tjen kini membawa harapan baru bagi tenis Indonesia untuk kembali bersaing di level tertinggi dunia. Debut gemilangnya di Wimbledon 2026 menjadi bukti bahwa petenis Merah Putih mampu menorehkan prestasi di panggung Grand Slam sekaligus membuka lembaran baru bagi tenis Indonesia.

Continue Reading

LakeyBanget

VAR Kontroversi Buat Langkah Jerman Terhenti Picu Gelombang Kritik

Kekalahan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 tak lepas dari keputusan VAR yang menganulir gol krusial. Simak bagaimana insiden ini memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, baik pakar maupun legenda sepak bola.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kejutan besar terjadi pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Timnas Jerman harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti dengan skor 3-4, usai bermain imbang 1-1 hingga 120 menit, Selasa (30/6/2026) WIB.

Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang turnamen. Namun, sorotan utama bukan hanya tersingkirnya juara dunia empat kali tersebut, melainkan keputusan kontroversial Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol Jerman pada babak perpanjangan waktu. Insiden tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan dan membuat kata kunci “Jerman” menjadi trending topic di platform X Indonesia.

Gol Dianulir, Jerman Merasa Dirugikan

Paraguay lebih dulu unggul lewat gol Julio Enciso pada menit ke-42 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Jerman. Tim Panser membalas melalui Kai Havertz di awal babak kedua sehingga skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Kontroversi muncul pada menit ke-102 ketika Jonathan Tah berhasil menjebol gawang Paraguay. Selebrasi kubu Jerman hanya berlangsung singkat karena wasit asal Maroko, Jalal Jayed, memutuskan menganulir gol tersebut setelah menerima rekomendasi VAR.

Dalam tayangan ulang terlihat bek Jerman, Waldemar Anton, dinilai melakukan pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill, sebelum bola masuk ke gawang. Keputusan itu langsung memicu protes keras dari pemain dan staf pelatih Jerman.

Pakar Wasit hingga Klopp Pertanyakan Keputusan VAR

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, tampak tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya. Ia hanya menggelengkan kepala dan tersenyum sinis setelah keputusan tersebut diumumkan.

Kritik juga datang dari sejumlah pakar perwasitan Jerman. Thorsten Kinhöfer menilai keputusan tersebut sulit dipahami.

“Saya kehabisan kata-kata. Itu bukan pelanggaran. Kontak seperti itu masih tergolong wajar.”

Pendapat senada disampaikan Patrick Ittrich. Menurutnya, kontak antara pemain Jerman dan kiper Paraguay tidak cukup kuat untuk membatalkan gol.

“Saya tidak melihat adanya dorongan, tekanan, atau penahanan yang jelas. Karena itu, intervensi VAR tidak memiliki dasar yang kuat dan gol seharusnya disahkan.”

Mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, yang menjadi komentator pertandingan untuk MagentaTV, turut mengkritik keputusan tersebut. Dengan nada menyindir, ia membandingkan insiden itu dengan situasi serupa yang kerap terjadi di Liga Inggris.

“Kalau gol seperti ini dianggap pelanggaran, Arsenal mungkin tidak akan menjadi juara Premier League.”

Orlando Gill Jadi Pahlawan Paraguay

Di balik kontroversi tersebut, Paraguay tetap layak mendapat apresiasi atas penampilan disiplin mereka sepanjang pertandingan.

Kiper Orlando Gill tampil sebagai bintang lapangan. Selain diuntungkan oleh keputusan VAR, ia juga menjadi penentu kemenangan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti Jerman yang dilakukan Kai Havertz dan Nick Woltemade.

Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, juga menuai pujian berkat strategi bertahan yang efektif dan mampu meredam dominasi Jerman sepanjang pertandingan.

Media Internasional Soroti Kejatuhan Jerman

Keberhasilan Paraguay menyingkirkan salah satu favorit juara menjadi perhatian media internasional.

Media Spanyol, Marca, menyebut kekalahan itu sebagai bukti bahwa dominasi Jerman di Piala Dunia telah memudar. Sementara The Guardian dari Inggris menyebut kemenangan Paraguay sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Adapun media Prancis, L’Equipe, menilai hasil ini sebagai kejutan terbesar Piala Dunia 2026 sejauh turnamen berlangsung.

Meski mendominasi penguasaan bola, Jerman gagal mengubah keunggulan statistik menjadi kemenangan. Sebaliknya, Paraguay tampil lebih efektif, disiplin, dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Jerman di ajang Piala Dunia dan memunculkan tanda tanya mengenai masa depan Julian Nagelsmann sebagai pelatih. Di sisi lain, Paraguay melaju ke babak 16 besar dengan penuh percaya diri dan akan menghadapi pemenang laga Prancis melawan Swedia.

Continue Reading

LakeyBanget

Gol Injury Time Singkirkan Jepang, Martinelli Jadi Pahlawan Brasil

Saksikan bagaimana Gabriel Martinelli tampil sebagai pahlawan kemenangan Brasil dengan gol injury time-nya melawan Jepang di Piala Dunia 2026. Baca detail pertandingan dramatis ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Gabriel Martinelli tampil sebagai pahlawan kemenangan Brasil setelah mencetak gol pada masa injury time untuk membawa tim Samba mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Brasil sempat berada dalam tekanan setelah Jepang membuka keunggulan lebih dulu pada babak pertama. Kaishu Sano mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi lini pertahanan Brasil, membuat Jepang menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Brasil meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Casemiro mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan Gabriel Magalhaes, sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Pelatih Carlo Ancelotti kemudian melakukan perubahan di lini depan dengan memasukkan Gabriel Martinelli pada menit ke-66 menggantikan Matheus Cunha. Pergantian tersebut melengkapi masuknya Endrick yang lebih dahulu dimainkan pada awal babak kedua.

Keputusan Ancelotti terbukti efektif. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Martinelli muncul sebagai pembeda.

Pada masa injury time, Martinelli menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan kiper Jepang, Zion Suzuki. Gol tersebut membawa Brasil berbalik unggul 2-1 sekaligus memastikan kemenangan tim Samba.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Brasil. Hasil ini mengantarkan Brasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, dengan Martinelli menjadi pahlawan berkat gol penentu yang dicetaknya dari bangku cadangan.

Continue Reading

LakeyBanget

Persib Bandung Boyong Bek Asal Prancis

Persib Bandung mengamankan jasa bek tengah Gabriel Mutombo dari Prancis dengan kontrak satu tahun. Kedatangan Mutombo diharapkan membawa soliditas baru di lini belakang Pangeran Biru.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung melanjutkan langkah strategisnya dalam menyusun kekuatan menghadapi musim 2026/2027. Kali ini, Pangeran Biru resmi mendatangkan bek tengah asal Prancis, Gabriel Mutombo Kupa, untuk memperkuat lini pertahanan.

Kehadiran Mutombo merupakan bagian dari upaya Persib menjaga daya saing tim, baik di kompetisi domestik maupun level Asia. Pemain kelahiran Villeurbanne, Prancis, 19 Januari 1996 tersebut diproyeksikan untuk mengisi posisi bek tengah yang sebelumnya ditinggalkan Federico Barba.

Nama Mutombo tentu tidak asing bagi Bobotoh. Pada musim 2025/2026, ia membela Ratchaburi FC dan sempat berhadapan langsung dengan Persib pada babak 16 besar AFC Champions League Two, 11 dan 18 Februari 2026 lalu. Pengalaman tersebut diyakini menjadi salah satu modal penting bagi Mutombo untuk beradaptasi dengan cepat bersama skuad Pangeran Biru.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Mutombo merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih sebagai bagian dari kebutuhan teknis tim menghadapi padatnya agenda kompetisi musim mendatang.

“Tim pelatih merekomendasikan Gabriel Mutombo untuk mengisi kebutuhan di sektor bek tengah. Berdasarkan rekomendasi tersebut, tim sporting kemudian bergerak melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak pemain. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan dengan baik hingga tercapai kesepakatan,” ujar Adhitia.

Persib dan Mutombo sepakat menjalin kerja sama dengan durasi kontrak selama satu tahun. Manajemen berharap, pengalaman dan kualitas yang dimiliki pemain berusia 30 tahun tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perjalanan Persib sepanjang musim.

Sebelum berkarier di Asia, Mutombo menimba ilmu sepakbola di akademi salah satu klub terbesar Prancis, Olympique Lyon. Dalam perjalanan profesionalnya, ia juga pernah memperkuat sejumlah klub Eropa, di antaranya Angers SCO dan Troyes di Prancis, Botoani di Rumania, serta Chania di Yunani.

Bek dengan pengalaman lintas kompetisi Eropa dan Asia itu diharapkan mampu menghadirkan ketenangan, kepemimpinan, serta soliditas di lini belakang Persib, sekaligus membantu proses adaptasi dan perkembangan pemain-pemain lain di dalam tim.

“Dengan pengalaman yang dimiliki di berbagai kompetisi Eropa dan Asia, kami berharap Gabriel dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaiknya untuk Persib. Selamat datang di keluarga besar Persib. Wilujeng sumping, Gabriel Mutombo,” tutup Adhitia.

Continue Reading

LakeyBanget

Kejar Dominasi AI, Kampus di China Hapus Ribuan Jurusan yang Tak Lagi Relevan

China merombak kurikulum universitas secara drastis, menghapus ribuan jurusan lama demi fokus pada AI dan teknologi. Perubahan ini merespons kebutuhan industri dan tantangan pasar kerja global.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Perguruan tinggi di China melakukan perombakan besar-besaran terhadap program studi dengan menghapus ribuan jurusan yang dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan industri. Langkah ini ditempuh untuk mendukung ambisi negara tersebut menjadi pemimpin global di bidang kecerdasan buatan (AI) sekaligus menjawab tantangan pasar kerja yang terus berubah.

Laporan South China Morning Post menyebutkan, sepanjang periode 2021 hingga 2025, universitas di China menutup sekitar 12.200 program studi sarjana dan membuka lebih dari 10.200 jurusan baru yang berfokus pada teknologi. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan China, lebih dari 30 persen program studi di negara itu telah mengalami penyesuaian.

Jurusan yang paling banyak dihapus berasal dari bidang seni, humaniora, bahasa asing, dan manajemen. Bidang-bidang tersebut dinilai semakin sulit menyerap lulusan, dengan tingkat pengangguran yang mencapai lebih dari 16 persen seiring perubahan kebutuhan dunia kerja akibat pesatnya perkembangan AI.

Sebaliknya, kampus-kampus di China mulai memperluas program studi yang mendukung sektor teknologi strategis. Salah satunya adalah jurusan embodied intelligence, yakni bidang yang mengembangkan integrasi AI dengan sistem fisik seperti robot. Sedikitnya sembilan universitas telah membuka program studi tersebut.

Perubahan kurikulum juga didorong oleh meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Banyak lulusan mengaku kesulitan memperoleh pekerjaan karena kompetensi yang dimiliki tidak lagi sesuai dengan kebutuhan industri.

Salah satu contohnya adalah University of Shanghai for Science and Technology yang menghentikan penerimaan mahasiswa baru pada jurusan Desain Produk mulai tahun ini. Seorang alumni menyebut perkembangan AI telah mengurangi kebutuhan tenaga kerja di bidang tersebut.

“Pesatnya perkembangan AI memukul telak bidang desain produk. Banyak pekerjaan inti seperti modelling dan rendering kini sudah dapat dilakukan oleh AI,” ujarnya.

Perubahan serupa juga dilakukan Communication University of China (CUC) di Beijing. Kampus tersebut menggabungkan jurusan sinematografi dengan program produksi film dan televisi sebagai respons terhadap transformasi industri media digital.

Alumnus CUC, Song Song, menilai penyesuaian tersebut merupakan langkah yang wajar. Menurutnya, kebutuhan industri saat ini telah berubah drastis sejak kemunculan platform live streaming dan video pendek.

“Dengan maraknya live streaming dan video pendek, kompetensi yang dibutuhkan seorang juru kamera kini jauh berbeda dibanding era televisi konvensional. Perubahan di dunia pendidikan menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari,” katanya.

Meski demikian, sejumlah pakar menilai perombakan jurusan hanya menjadi solusi jangka pendek. Peneliti senior National Institute of Education Sciences, Chu Zhahoui, mengatakan sistem pendidikan tinggi perlu direformasi secara lebih mendasar agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Ia mengusulkan agar universitas menerapkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, sehingga mahasiswa dapat memilih kombinasi mata kuliah sesuai minat, kemampuan, dan kebutuhan karier mereka.

“Mahasiswa perlu diberi ruang untuk membangun profil keahlian yang unik sesuai perkembangan dunia kerja, bukan hanya mengikuti struktur jurusan yang kaku,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian pasar kerja, masyarakat China juga mulai mengubah cara pandang terhadap pendidikan tinggi. Gelar sarjana kini tidak lagi dipandang sebagai jaminan memperoleh pekerjaan, melainkan sebagai bekal awal untuk terus mengembangkan kompetensi.

Vincent Zhao, pengusaha media di Beijing, mengaku mengarahkan putrinya memilih bidang statistika dan tata kelola data karena dinilai memiliki peluang yang lebih luas.

“Pola pikir lama bahwa seseorang kuliah di satu jurusan lalu bekerja di bidang yang sama sepanjang hidup sudah tidak lagi relevan. Dunia kerja kini menuntut kemampuan untuk terus beradaptasi,” kata Zhao.

Continue Reading

LakeyBanget

4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan, Komdigi Sebut Implementasi PP Tunas Mulai Berjalan

Komdigi mengumumkan 4,7 juta akun anak di TikTok dan YouTube dinonaktifkan sebagai implementasi PP Tunas. Platform digital mulai menjalankan kewajiban perlindungan anak di ruang digital.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan sebanyak 4,7 juta akun milik anak berusia di bawah 16 tahun telah dinonaktifkan oleh platform digital sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas. Langkah tersebut dinilai menjadi indikator awal bahwa platform digital mulai menjalankan kewajibannya dalam memberikan perlindungan bagi anak di ruang digital.

Meutya menjelaskan, TikTok menjadi platform dengan jumlah penonaktifan akun terbesar, yakni mencapai 4,1 juta akun hingga Juni 2026. Sementara itu, YouTube melaporkan telah menonaktifkan sekitar 600 ribu akun pada Mei 2026.

“Kita ingin platform lain untuk mengikuti,” ujar Meutya dalam keterangan resminya, Kamis (25/6).

Selain penonaktifan akun, pemerintah juga mencatat sekitar 200 platform digital telah menyampaikan self assessment atau penilaian mandiri terkait implementasi PP Tunas. Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital tengah mengevaluasi profil risiko masing-masing platform untuk memastikan tingkat perlindungan yang diberikan kepada anak di ruang digital.

Menurut Meutya, penerapan pendekatan berbasis risiko (risk-based approach) bertujuan mendorong setiap platform menghadirkan layanan yang lebih ramah anak, bukan sekadar membatasi akses pengguna di bawah umur.

“Kita tidak hanya menunda akses anak saja, tapi kita juga ingin ada perubahan perilaku dari platform. Jadi kita membuat aturannya itu berdasarkan risiko atau risk based,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evaluasi terhadap laporan self assessment masih berlangsung. Setelah seluruh penilaian selesai, pemerintah akan mengumumkan profil risiko masing-masing platform kepada publik.

“Saat ini kami tengah memeriksa berkas dari seluruh platform yang sudah masuk untuk menilai apakah platform tersebut memiliki risiko tinggi atau tidak,” katanya.

Meutya menegaskan, keberhasilan implementasi PP Tunas tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah. Dukungan masyarakat, peran orang tua, serta komitmen platform digital juga menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak.

Continue Reading

LakeyBanget

Kanada ke Babak 16 Besar Berkat Gol Telat Stephen Eustaquio

Kanada mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol dramatis Stephen Eustaquio. Kemenangan 1-0 atas Afrika Selatan memastikan langkah bersejarah mereka.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kanada memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar yang berlangsung di California, Senin (29/6) dini hari WIB.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim sama-sama menampilkan permainan cepat dan terbuka. Meski tempo pertandingan berlangsung tinggi, baik Kanada maupun Afrika Selatan kesulitan menciptakan peluang berbahaya di sepanjang babak pertama.

Hasilnya, skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum setelah kedua tim gagal memanfaatkan sejumlah upaya yang mereka bangun.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah. Hingga 20 menit pertama, kedua tim masih kesulitan menembus pertahanan lawan meski telah melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor.

Kanada hampir memecah kebuntuan pada menit ke-65 melalui Tani Oluwaseyi. Penyerang tersebut berhasil menerobos lini belakang Afrika Selatan sebelum melepaskan tembakan keras. Namun, kiper Ronwen Williams tampil sigap dengan menepis bola. Bola muntah yang mengarah ke gawang kemudian berhasil disapu Mbokazi tepat sebelum melewati garis.

Pelatih Kanada kemudian memasukkan Alphonso Davies pada menit ke-75 menggantikan Tajon Buchanan. Davies menjalani laga pertamanya di Piala Dunia 2026 setelah pulih dari cedera yang membuatnya absen sepanjang fase grup.

Tiga menit berselang, Jonathan David juga memperoleh peluang emas. Sayangnya, tembakan dari sudut sempit kembali mampu digagalkan Williams yang tampil impresif di bawah mistar gawang Afrika Selatan.

Di sisi lain, Afrika Selatan mencoba memecah kebuntuan melalui tembakan jarak jauh. Salah satunya datang dari Oswin Appollis pada menit ke-84. Meski mengarah tepat ke gawang, bola masih dapat diamankan dengan mudah oleh kiper Kanada, Maxime Crepeau.

Gol yang dinantikan akhirnya lahir saat pertandingan memasuki masa injury time. Stephen Eustaquio melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan gawang. Kali ini Williams gagal menjangkau bola sehingga Kanada unggul 1-0.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan dramatis ini memastikan Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara Afrika Selatan harus mengakhiri perjuangannya di turnamen.

Continue Reading

LakeyBanget

Timnas Voli Indonesia Bikin Sejarah Baru Usai Juara AVC Men’s Cup 2026

Timnas voli putra Indonesia ukir sejarah dengan menjadi juara AVC Men’s Cup 2026. Kalahkan Korea Selatan 3-0, ini gelar perdana mereka di level Asia.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Tim Nasional Voli Putra Indonesia mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara AVC Men’s Cup 2026 untuk pertama kalinya. Kepastian itu diraih setelah Indonesia mengalahkan Korea Selatan dengan skor telak 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada partai final yang berlangsung di Amdavad, India, Minggu (28/6) malam WIB.

Laga final berlangsung sengit sejak set pertama. Korea Selatan sempat tampil dominan dengan unggul cepat 6-1. Namun, Indonesia menunjukkan semangat juang tinggi dan perlahan mampu mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor menjadi 10-10.

Korea kembali mengambil alih permainan dan memimpin 15-12, bahkan memperlebar jarak menjadi 19-15. Meski berada dalam tekanan, skuad asuhan Reidel Toiran tidak kehilangan fokus. Indonesia mampu memaksakan skor imbang 24-24 setelah melewati beberapa poin krusial.

Pertarungan berlangsung ketat hingga deuce berkepanjangan. Servis ace dari Boy Arnez akhirnya memastikan kemenangan dramatis Indonesia 34-32 pada set pertama.

Memasuki set kedua, Indonesia tampil semakin percaya diri. Permainan solid di lini serang dan pertahanan membuat Korea Selatan kesulitan mengembangkan permainan. Indonesia memimpin 10-8, kemudian memperlebar keunggulan menjadi 15-12 dan terus menjauh hingga 19-13.

Dominasi Indonesia berlanjut dengan keunggulan 23-15 sebelum akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan meyakinkan 25-16.

Pada set ketiga, Indonesia kembali membuka keunggulan 7-5. Korea Selatan sempat bangkit dan menyamakan skor menjadi 10-10. Persaingan berlangsung ketat dengan skor imbang 15-15, 18-18, hingga 20-20.

Dalam momen penentuan, Indonesia menunjukkan ketenangan dan mental juara. Tiga poin beruntun membawa Merah Putih unggul 23-20. Meski Korea sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 23-22, Indonesia berhasil menjaga momentum dan menutup set ketiga dengan skor 25-23.

Kemenangan ini memastikan Indonesia menang 3-0 sekaligus mengukir sejarah sebagai juara AVC Men’s Cup untuk pertama kalinya. Prestasi tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan bola voli Indonesia di level Asia sekaligus membuktikan daya saing tim Merah Putih di kancah internasional.

Continue Reading

LakeyBanget

Cetak Sejarah, Ai Ogura Jadi Pembalap Jepang Pertama Juara MotoGP Usai 22 Tahun

Ai Ogura menorehkan sejarah baru dengan menjadi pembalap Jepang pertama yang memenangkan MotoGP setelah 22 tahun. Kemenangan dramatis ini diraih di MotoGP Belanda 2026.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ai Ogura mencatatkan namanya dalam sejarah dunia balap motor dengan menjuarai MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Minggu. Kemenangan tersebut menjadikannya pembalap Jepang pertama yang meraih kemenangan di kelas MotoGP setelah penantian selama 22 tahun.

Ogura memulai balapan dari posisi kedua, tepat di belakang Jorge Martin yang merebut pole position. Sejak lampu start padam, pembalap Jepang itu langsung memberikan tekanan kepada Martin. Namun, pada fase awal balapan, Ogura sempat kehilangan posisi setelah disalip Raul Fernandez.

Persaingan di barisan depan berlangsung sengit. Ogura terus membayangi Martin dan Fernandez hingga memasuki lap ke-18. Momentum datang ketika Martin kehilangan stabilitas motornya, sehingga Ogura berhasil mengambil alih posisi kedua saat balapan menyisakan delapan lap.

Tak terburu-buru melakukan serangan, Ogura memilih menjaga ritme sambil terus menempel ketat Fernandez. Kesabaran tersebut membuahkan hasil ketika ia berhasil menyalip Fernandez empat lap sebelum finis.

Setelah merebut posisi terdepan, Ogura mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis. Fernandez tidak lagi mampu memberikan perlawanan, sementara Martin harus puas finis di posisi ketiga.

Ogura menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 40 menit 21,90 detik, unggul atas Fernandez dan Martin yang melengkapi podium MotoGP Belanda 2026.

Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Jepang. Ogura mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun sejak terakhir kali pembalap Negeri Sakura berdiri di podium tertinggi MotoGP.

Sebelumnya, pembalap Jepang terakhir yang memenangkan balapan MotoGP adalah Makoto Tamada pada musim 2004. Saat itu, Tamada meraih kemenangan di MotoGP Brasil pada 4 Juli 2004 sebelum kembali berjaya di MotoGP Jepang pada 19 September 2004.

Sejak kemenangan Tamada tersebut, tidak ada lagi pembalap Jepang yang mampu menapaki podium tertinggi di kelas utama MotoGP. Rekor penantian selama lebih dari dua dekade akhirnya dipatahkan oleh Ai Ogura melalui penampilan impresifnya di Assen.

Continue Reading
LakeyBanget16 menit ago

Komdigi Gandeng Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Promosi Judi Online di Kolom Komentar

LakeyBanget1 jam ago

Paraguay Tetapkan 30 Juni Jadi Hari Libur Nasional Usai Pulangkan Jerman

LakeyBanget2 jam ago

Janice Tjen Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Putus Penantian 22 Tahun

News3 jam ago

Program Wajib Belajar 13 Tahun Masuk RAPBN 2027

News3 jam ago

Prabowo Bakal Pimpin Dewan Kawasan Industri Nasional, Apa Saja Tugasnya?

News13 jam ago

MPLS Ramah 2026 Diatur Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, Yuk! Simak Regulasinya

News13 jam ago

Kuota Magang Nasional 2026 Naik, Perluas Lulusan Masuki Dunia Kerja

LakeyBanget14 jam ago

VAR Kontroversi Buat Langkah Jerman Terhenti Picu Gelombang Kritik

News14 jam ago

Kebohongan yang Menerangi Dunia

LakeyBanget15 jam ago

Gol Injury Time Singkirkan Jepang, Martinelli Jadi Pahlawan Brasil

LakeyBanget1 hari ago

Persib Bandung Boyong Bek Asal Prancis

News1 hari ago

Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Resmi Diluncurkan

News1 hari ago

Pemerintah Kucurkan Rp381 Triliun ke Perbankan, Jaga Likuiditas dan Dorong Kredit Tumbuh

News1 hari ago

Bocah Ajaib dari Rosario

Review1 hari ago

Negara-negara Perketat Etika AI, Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Sorotan Global

News1 hari ago

BI Naikkan Suku Bunga dan Harga Gas Industri Dipangkas

LakeyBanget1 hari ago

Kejar Dominasi AI, Kampus di China Hapus Ribuan Jurusan yang Tak Lagi Relevan

LakeyBanget1 hari ago

4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan, Komdigi Sebut Implementasi PP Tunas Mulai Berjalan

News2 hari ago

Prediksi Saham Hari Ini, BBCA hingga BBRI Masuk Daftar Rekomendasi Analis

News2 hari ago

IHSG Anjlok Akhir Pekan