Connect with us

LakeyBanget

Persib Tunjukkan Mental Juara, Sang Pelatih Puji Perjuangan Anak Asuh

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung menunjukkan mental juara dengan menaklukkan Garudayaksa FC 2-1 lewat gol dramatis Adam Alis pada menit ke-90+1. Pelatih Igor Tolic memuji perjuangan dan disiplin para pemainnya yang terus menekan hingga detik-detik akhir pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026).

Tolic menilai kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Intensitas pertandingan yang tinggi menguji konsentrasi, emosi, dan ketahanan mental para pemain Pangeran Biru, terutama saat menghadapi perlawanan terorganisasi dari tuan rumah.

Pelatih asal Kroasia itu secara khusus mengapresiasi para pemain yang tetap menjalankan strategi meski berada di bawah tekanan. Kerja keras tersebut akhirnya terbayar lewat gol Adam Alis pada masa tambahan waktu yang memastikan Persib membawa pulang tiga poin.

“Saya berikan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain yang tetap berjuang keras hingga akhir, disiplin menjalankan rencana permainan, hingga akhirnya kami bisa mencetak gol penentu kemenangan,” kata Tolic seusai pertandingan.

Ia juga memberikan pujian kepada Garudayaksa FC yang dinilai mampu menyulitkan Persib sepanjang laga. Menurut Tolic, tuan rumah tampil solid, disiplin, dan terorganisasi sehingga kemenangan harus diperjuangkan hingga menit terakhir.

“Garudayaksa bermain sangat baik hari ini. Mereka memiliki tim dan pelatih yang bagus, bermain terorganisir, serta memberikan kemampuan terbaik mereka sebagaimana tim-tim lain yang bertanding melawan Persib ,” ujarnya.

Kemenangan dramatis ini menjadi modal penting bagi Persib untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen Super League 2026/2027. Namun, Tolic mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan hasil positif tersebut.

Dengan jadwal pertandingan berikutnya pada Rabu (28/10/2026), Persib dituntut segera memulihkan kondisi dan kembali memusatkan perhatian pada persiapan tim.

“Yang terpenting hari ini adalah kami berhasil mengamankan tiga poin. Sekarang fokus kami langsung tertuju pada pertandingan selanjutnya di hari Rabu,” pungkas Tolic

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

Vino dan Pevita Bintangi Film Gasigogi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aktor Vino G. Bastian dan aktris Pevita Pearce dipertemukan dalam film Gasigogi (가시고기), proyek kolaborasi Falcon Pictures dan Hwantasy Entertainment yang disutradarai sineas Korea Selatan Lee Hwan-kyung. Film ini mengangkat kisah mengharukan tentang pengorbanan seorang ayah demi menyelamatkan anaknya yang mengidap kanker darah.

Vino dipercaya memerankan Jiwa, sosok ayah yang rela mempertaruhkan segalanya demi putranya, Juna. Ia menyebut peran tersebut sebagai kehormatan sekaligus tantangan emosional yang besar.

“Sutradara Lee menghadirkan kisah yang begitu jujur, menyayat hati, sekaligus indah tentang apa saja yang rela dilakukan seorang ayah demi anaknya. Saya siap memberikan seluruh hati dan perasaan saya untuk menghidupkan kisah pengorbanan ini di layar lebar,” ujar Vino dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pevita Pearce juga menilai kekuatan utama film ini terletak pada kedalaman emosi dan cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Menurut dia, tema keluarga dan pengorbanan membuat kisah Gasigogi berpotensi menyentuh penonton dari berbagai latar belakang.

“Saya yakin ceritanya akan terasa dekat dengan penonton karena mengangkat sisi kemanusiaan yang sangat personal,” kata Pevita.

Film ini digarap Lee Hwan-kyung, sutradara yang sebelumnya menangani Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia, adaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama.

Kali ini, Lee ingin menghadirkan cerita yang berakar pada kehidupan masyarakat Indonesia, dengan menonjolkan nilai keluarga, keyakinan, dan semangat kebersamaan. Ia menegaskan Gasigogi bukan sekadar mengulang formula emosional film Korea, melainkan karya baru yang dibangun dari konteks sosial dan nilai-nilai Indonesia.

Lee menggambarkan Jiwa sebagai ayah berhati mulia yang berjuang menyelamatkan Juna dari kanker darah. Baginya, inti cerita ini adalah cinta orang tua yang tidak mengenal batas ketika anak mereka menghadapi ancaman serius.

“Seperti seorang ayah yang memberikan segalanya untuk anaknya, saya ingin mencurahkan seluruh kemampuan dan hati saya untuk menciptakan hadiah berharga bagi keluarga ini,” tutur Lee.

Judul Gasigogi terinspirasi dari ikan stickleback yang dikenal karena perilaku induk jantannya menjaga telur dan melindungi keturunannya dari predator. Pengorbanan tersebut menjadi metafora cinta seorang ayah yang bersedia mengerahkan seluruh daya demi keselamatan anaknya.

Produser Falcon Pictures, Frederica, menyambut antusias kolaborasi dengan Lee Hwan-kyung. Ia berharap film ini mampu menghadirkan pengalaman emosional yang kuat sekaligus memperluas jangkauan perfilman Indonesia ke penonton internasional.

“Kami percaya film ini akan meninggalkan kesan emosional yang mendalam dan menjadi karya yang berkesan bagi perfilman Indonesia serta penonton di berbagai negara,” ujar Frederica.

Selain Vino dan Pevita, film ini turut dibintangi Faradina Mufti, Altaaf Akavi, Indro Warkop, Dea Panendra, Indra Jegel, Sadana Agung, Irma Novita Rihi, Luisa Adreena, Pritt Timothy, Verdi Solaiman, dan Kiki Narendra.

Saat ini, Gasigogi (가시고기) masih menjalani proses produksi. Film tersebut menjadi salah satu proyek mendatang Falcon Pictures yang mengandalkan drama keluarga dan pengorbanan orang tua sebagai daya tarik utama.

Continue Reading

LakeyBanget

AI Anthropic Digugat Pemegang Hak Cipta Lagu Elvis Presley Gegara Soal Ini

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemegang hak cipta lagu-lagu Elvis Presley menggugat perusahaan kecerdasan buatan Anthropic. Perusahaan pengembang chatbot Claude itu dituduh menggunakan karya sang legenda musik Amerika Serikat untuk melatih model AI tanpa izin.

Gugatan tersebut diajukan untuk melindungi hak eksklusif atas karya musik Elvis Presley dari dugaan pelanggaran hak cipta berskala besar. Dalam dokumen gugatan, pihak penggugat menuding Anthropic membangun bisnisnya dengan memanfaatkan karya berhak cipta tanpa otorisasi.

Sejumlah lagu Elvis yang disebut dalam gugatan antara lain Can’t Help Falling in Love, A Little Less Conversation, Don’t Be Cruel, dan Return to Sender. Karya-karya tersebut diduga digunakan dalam proses pelatihan model kecerdasan buatan yang mendukung layanan Claude.

Penggugat menilai dugaan penggunaan tanpa izin itu melanggar hak mereka atas komposisi musik milik penyanyi yang dijuluki King of Rock and Roll tersebut.

Perkara ini telah didaftarkan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara California. Gugatan tersebut menambah sorotan terhadap praktik penggunaan materi berhak cipta untuk mengembangkan teknologi AI.

Hingga berita ini ditulis, perwakilan Anthropic belum memberikan komentar terkait gugatan maupun tuduhan yang diajukan. Tuduhan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Continue Reading

LakeyBanget

Man United Siapkan Dua Kandidat Pengganti Michael Carrick, Siapa Saja?

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Masa depan Michael Carrick di Manchester United berada di bawah tekanan setelah Setan Merah dihantam Bournemouth 0-3 di Old Trafford. Manajemen klub dikabarkan mulai menyiapkan alternatif, dengan Julian Nagelsmann dan Eddie Howe muncul sebagai dua kandidat terkuat pengganti pelatih asal Inggris tersebut.

Sky Sports melaporkan, jajaran petinggi MU telah mempertimbangkan sejumlah opsi pelatih bahkan sebelum kekalahan memalukan di kandang sendiri, Minggu (25/10/2026). Nagelsmann dan Howe menjadi nama yang menonjol karena keduanya dilaporkan bisa mengambil alih tim tanpa perlu membayar kompensasi kepada klub lain.

“Jika Carrick pergi, Julian Nagelsmann dan Eddie Howe adalah dua kandidat terkuat untuk mengambil alih di Old Trafford. Keduanya bisa langsung mulai bekerja,” demikian laporan Sky Sports, Senin (26/10/2026).

Nagelsmann memiliki pengalaman menangani klub elite Eropa, termasuk Bayern Muenchen dan RB Leipzig. Ia juga pernah memimpin timnas Jerman sebelum mengakhiri kiprahnya setelah Piala Dunia 2026. Statusnya yang tidak sedang menangani klub maupun tim nasional membuat namanya masuk dalam perbincangan mengenai calon pelatih baru MU.

Howe juga dikabarkan masuk radar manajemen setelah meninggalkan Newcastle United pada Juli 2026. Saat itu, pelatih berusia 48 tahun tersebut menyatakan ingin beristirahat sejenak dari sepak bola untuk memulihkan energi dan semangatnya.

Meski demikian, Sky Sports menyebut Howe tertarik membuka pembicaraan dengan Manchester United jika kesempatan itu benar-benar datang. Pengalamannya di Premier League menjadi salah satu faktor yang membuatnya dipertimbangkan.

Nama Howe bukan sosok baru dalam pembahasan internal MU. Mantan direktur olahraga klub, Dan Ashworth, sebelumnya pernah merekomendasikannya sebagai salah satu opsi untuk menangani Setan Merah.

Tekanan terhadap Carrick semakin besar setelah MU kalah 0-3 dari Bournemouth. Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson mencetak gol yang memastikan kemenangan tim tamu sekaligus memperburuk situasi tuan rumah.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan MU menjadi delapan pertandingan di berbagai kompetisi. Berdasarkan laporan Reuters, Setan Merah baru mengoleksi tujuh poin dari delapan laga Premier League, dengan rincian satu kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Hasil itu menempatkan MU di peringkat ke-16 klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari zona degradasi. Posisi tersebut meningkatkan sorotan terhadap kinerja Carrick dan menambah tekanan bagi manajemen untuk menentukan arah tim.

Namun, hingga kini Manchester United belum mengumumkan keputusan resmi mengenai masa depan Carrick. Nagelsmann dan Howe masih sebatas kandidat yang disebut dalam laporan media, sementara keputusan akhir berada di tangan manajemen klub.

Dengan situasi yang kian mendesak, masa depan Carrick kini menjadi salah satu persoalan utama yang harus segera dijawab MU di tengah upaya keluar dari keterpurukan.

Continue Reading

LakeyBanget

Lisa Rilis EP “Press Play”, Hadirkan Enam Lagu Baru

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Solois sekaligus anggota grup K-pop Lisa resmi merilis album mini (EP) terbarunya bertajuk Press Play. Album berisi enam lagu ini menandai kembalinya Lisa ke panggung musik solo setelah absen selama satu tahun delapan bulan.

Dilansir Yonhap, Jumat, Press Play menghadirkan lagu utama “Tarantino”, bersama lima lagu lainnya, yakni “Sawadika”, “V12”, “Cobra”, “Cut U Off”, dan “Sweat”.

Salah satu lagu dalam EP tersebut, “Sawadika”, telah dirilis lebih awal pada September. Lagu itu langsung mencatatkan prestasi dengan debut di posisi ke-69 tangga lagu Billboard Hot 100, sekaligus menjadi pencapaian tertinggi Lisa di tangga lagu bergengsi tersebut.

Perilisan Press Play menjadi album mini solo pertama Lisa setelah meluncurkan album penuh debutnya, Alter Ego, pada Februari tahun lalu.

Continue Reading

LakeyBanget

Tutup Asian Para Games 2026 Indonesia Raih 15 Emas, Menpora: Alhamdulillah Masuk 8 Besar

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, dengan capaian membanggakan. Para atlet yang membawa nama bangsa berhasil mengoleksi 15 medali emas atau lebih dari dua kali lipat target awal tujuh emas, serta mengumpulkan total 73 medali dan menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Tambahan medali emas pada hari terakhir pertandingan, Sabtu (24/10), datang dari cabang olahraga boccia. Tim boccia yang diperkuat Muhammad Syafa, Gischa Zayana, dan Felix Ardi Yudha berhasil mempersembahkan emas ke-15 melalui nomor Mixed Team BC1/BC2 setelah mengalahkan Thailand dengan skor telak 11-3. Sementara itu, cabang power lifting bermaterikan  Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan A. Hadi turut menambah perolehan medali Indonesia dengan mengemas perak. 

Dengan hasil tersebut, Indonesia mengoleksi 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan seluruh atlet dan ofisial yang telah bekerja keras mengharumkan nama bangsa sepanjang penyelenggaraan Asian Para Games 2026.

“Alhamdulillah, Indonesia berhasil masuk delapan besar hingga penutupan Asian Para Games 2026. Dari target awal tujuh medali emas, kita berhasil meraih 15 emas dengan total 73 medali. Saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang mendampingi bersama Ketua NPC Indonesia, Bapak Senny Marbun dan Chef de Mission, Prof. Reda Manthovani sangat mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan ofisial yang tampil total dan konsisten sejak hari pertama hingga hari terakhir demi menunjukkan kedigdayaan bangsa. Hebatnya perjuangan mereka juga sama sekali tak mengendur walaupun target emas sudah tercapai,” ujar Menpora Erick.

Menpora Erick juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan kerja sama yang terjalin antara National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Chef de Mission (CdM), dan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam memastikan target prestasi yang telah disepakati bersama dapat tercapai, bahkan terlampaui.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pembangunan olahraga nasional membutuhkan kerja sama yang solid, perencanaan yang matang, serta komitmen untuk menjalankan target prestasi secara terukur.

“Saya juga sangat senang NPC dan CdM bekerja sama dengan baik serta mampu menepati target-target yang telah dikoordinasikan bersama Kemenpora. Inilah bukti mengapa dalam membangun olahraga kita harus kompak, dan juga harus benar-benar memastikan semua target bisa tercapai, sesuai dengan strategi besar pembangunan olahraga Indonesia,” kata Menpora Erick.

Keberhasilan Indonesia di Asian Para Games 2026 juga menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan olahraga disabilitas secara berkelanjutan. Capaian para atlet di berbagai cabang olahraga diharapkan menjadi pijakan untuk melakukan evaluasi, memetakan potensi prestasi, serta mempersiapkan atlet menghadapi ajang internasional berikutnya yaitu ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028.

Menpora Erick pun kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan jajaran pendukung kontingen Indonesia yang telah memberikan kebanggaan bagi bangsa.

“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang dan mengibarkan bendera Merah Putih di Nagoya, Jepang,” tutup Menpora Erick.

Continue Reading

LakeyBanget

Subhan/Rina Marlina Sabet Emas Asian Para Games 2026 di Tengah Lawan Rasa Sakit

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. 

Keduanya melakoni partai final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jumat (23/10/2026), dengan kondisi tak 100 persen. 

Rina tampil dalam situasi cedera paha belakang yang belum pulih sepenuhnya. Mereka juga harus berdamai dengan trauma kekalahan dari China di Paralimpiade Paris 2024.

Lewat perjuangan tak kenal lelah, juara Hangzhou 2022 ini menaklukkan pasangan China, Lin Shuangbao/Zeng Qingtao, lewat laga tiga gim yang menguras tenaga, 21-16, 11-21, 21-15.
 
“Kami yakin kalau kami masih bisa mempertahankan juara kami waktu di Hangzhou dan Alhamdulillah semuanya itu terjawab,” ujar Rina seusai laga. 
 
Perjuangan Rina sudah dimulai jauh sebelum tiba di Nagoya. Sebulan sebelum keberangkatan, ia mengalami cedera paha belakang yang membuatnya tidak bisa menekuk kaki. 
 
“Sebelum saya berangkat ke sini, sebulan sebelum berangkat, saya mengalami sakit di bagian paha belakang, dan itu nggak bisa nekuk. Tapi saya terus mencoba untuk terapi,” tutur Rina. 
 
Hingga hari pertandingan, kondisinya belum seratus persen. Beban fisiknya juga berlipat karena Rina turun di tiga nomor sekaligus. Sebagai atlet dengan disabilitas tulang, ia mengaku tubuhnya rentan cedera. 
 
“Apalagi kami mainnya tiga nomor. Dan kita kan [disabilitasnya] tulang-tulang, jadi gampang untuk cedera,” ungkapnya. 
 
Rina mengaku sempat ragu. Di lapangan, ia harus membagi konsentrasi antara permainan dan kakinya sendiri. 
 
“Sempat ragu sih, karena dengan keadaan yang seperti ini campur aduk. Harus fokus di permainan, dan harus fokus dulu gimana kakinya, imbanginnya. Dan Alhamdulillah kami bisa keluar dari tekanan itu,” katanya. 
 
Selain cedera, Subhan/Rina juga membawa beban mental ke final. Kekalahan dari pasangan China di Paralimpiade Paris 2024 masih membekas. Kala itu mereka kalah dari pasangan Lin Naili/Li Fengmei di babak semifinal.  
 
“Tegang. Karena kami sehabis Paralimpiade waktu di Paris kalah sama China, dan itu bikin trauma kami berdua. Terus kebayang kalau melawan China,” ungkap Rina. 
 
Lawan di final Nagoya pun bukan nama asing. Rina/Subhan pernah kalah dari mereka di semifinal Kejuaraan Dunia, tetapi kemudian bisa membalas di fase grup Asian Para Games. Menurut Rina, permainan lawan kini jauh lebih matang. 
 
“Ada banyak banget berubahnya. Mereka makin rapat. Mungkin mereka tahu permainan kami, membaca permainan kami, jadi mereka antisipasinya sangat bagus,” imbuh dia. 
 
 
Final berlangsung sengit selama 1 jam 13 menit. Rina/Subhan merebut gim pertama 21-16 dalam 25 menit, tetapi dihajar 11-21 di gim kedua. Di gim ketiga, mereka bangkit dan menutup laga 21-15. 
 
Ketatnya pertandingan tergambar dari statistik. Total poin hanya terpaut satu, 53 untuk Indonesia dan 52 untuk China. Rata-rata reli mencapai 39 detik, dan reli terpanjang berlangsung 106 detik. 
 
Rina mengakui mental mereka sempat jatuh setelah kehilangan gim kedua. Dukungan penonton Indonesia di tribun yang membuat mereka bangkit. 
 
“Wah, sangat motivasi banget buat kami. Set kedua sudah kalah, sudah nge-down, bisa bangkit lagi dari teriakan-teriakan penonton yang ada di sini. Terima kasih banget,” ujarnya. 
 
Menurut Rina, kunci kemenangan di gim ketiga sederhana saja, yakni saling percaya dan tetap fokus. 
 
“Kami berdua tetap yakin, tetap fokus. Intinya yakin aja kalau kami masih bisa mempertahankan medali emas kami,” tegasnya. 
 
Status sebagai juara bertahan diakui membawa tekanan. Namun, pasangan ini memilih tidak terbebani hasil. 
 
“Sebenarnya tekanan ada. Cuma kami bawa enjoy aja, dan kami pengin bermain dengan baik. Kalau masalah nanti juara atau enggak, yang penting kami berusaha dulu di lapangan, kasih dulu yang terbaik,” tuturnya. 
 
Untuk menghadapi tiga nomor sekaligus, Rina menjalaninya satu laga demi satu laga.  
 
“Saya coba enjoy, dan terus satu per satu. Saya yakin kalau saya bisa,” katanya. 
 
Saat ditanya untuk siapa medali emas ini, Rina dan Subhan kompak menyebut sosok ibu. 
 
“Saya nggak bisa berkata-kata. Intinya medali emas ini saya persembahkan buat warga negara Indonesia, terus paling utama buat ibu saya,” ucap Rina. 
 
Subhan juga mempersembahkan medalinya untuk keluarga, terutama sang ibu.  
 
“Buat keluarga, buat ibu. Karena di setiap langkah saya, beliau yang mendoakan,” ujarnya. 
 
Meski cedera, Rina pulang dari Nagoya dengan tiga medali. Selain emas ganda campuran bersama Subhan, ia meraih perak di ganda putri SH6 bersama Apriliyana Sulistyawati dan perunggu di tunggal putri SH6. 
 
Emas Nagoya menjadi modal Rina/Subhan untuk menatap Paralimpiade Los Angeles 2028. Di sana, mereka ingin menebus kekalahan di Paris. 
 
“Bismillah, semoga tidak dikasih cedera, dikasih kesehatan terus sampai Paralimpiade 2028 nanti. Karena kami masih ada utang di Paralimpiade kemarin. Di Paris kami kalah sama Cina. Mudah-mudahan ini menjadi modal untuk kami bisa bangkit lagi,” ungkap Rina.

Continue Reading

LakeyBanget

Janice Tjen Tembus Final Japan Open 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Petenis putri Indonesia Janice Tjen melaju ke final nomor ganda Japan Open 2026 bersama pasangan asal Australia, Storm Hunter. Keduanya menyingkirkan Isabelle Haverlag dan Lilli Tagger melalui pertarungan sengit pada semifinal di Utsubo Tennis Center, Osaka, Jepang, Jumat (23/10/2026).

Janice/Hunter memastikan tiket final setelah memenangi pertandingan melalui match tie-break dengan skor 10-8. Kemenangan ini menjaga peluang pasangan unggulan teratas tersebut untuk merebut gelar turnamen WTA 250 itu.

Pasangan Indonesia-Australia tampil meyakinkan pada set pertama. Mereka memanfaatkan sejumlah kesalahan servis lawan untuk mengendalikan permainan dan merebut set pembuka dengan skor 6-2.

Namun, Haverlag/Tagger bangkit pada set kedua. Persaingan berlangsung ketat dengan kedua pasangan saling mengejar angka hingga pasangan lawan berhasil menyamakan kedudukan dan memaksakan match tie-break.

Pada babak penentuan, tekanan semakin terasa. Kedua pasangan masih melakukan sejumlah kesalahan servis, membuat perolehan angka berlangsung ketat. Janice/Hunter akhirnya menunjukkan ketenangan pada momen krusial dan mengunci kemenangan dengan skor 10-8.

Di partai puncak, Janice/Hunter dijadwalkan menghadapi pasangan Ceko, Jesika Malečková dan Miriam Škoch, pada Sabtu (24/10/2026). Hingga berita ini ditulis, jadwal terperinci pertandingan final belum diumumkan penyelenggara.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Janice untuk menambah koleksi prestasi di level WTA 250 sekaligus menutup kiprahnya di Osaka dengan gelar juara.

Japan Open 2026 merupakan turnamen tenis putri kategori WTA 250 yang berlangsung pada 19-25 Oktober di Osaka. Turnamen ini menggunakan lapangan keras dan menjadi bagian dari rangkaian kompetisi tenis profesional di Asia.

Perjalanan Janice di nomor tunggal terhenti pada babak pertama setelah kalah dari petenis Amerika Serikat, Ashlyn Krueger. Namun, hasil tersebut tak menghalanginya untuk melanjutkan perjuangan di nomor ganda bersama Hunter.

Keduanya mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 6-2, 6-2 atas Ingrid Martins dari Brasil dan Sara Sorribes Tormo dari Spanyol. Janice/Hunter kemudian melewati hadangan pasangan Taiwan, Ya-Hsin Lee dan Fang-Hsien Wu, pada babak perempat final.

Kini, satu kemenangan lagi akan membawa Janice dan Hunter meraih gelar Japan Open 2026. Tantangan terakhir mereka adalah menaklukkan Malečková/Škoch dalam laga final yang diprediksi berlangsung kompetitif.

Continue Reading

LakeyBanget

20 Ribu Penonton Asing Bakal Banjiri Konser Kanye West di GBK

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Konser debut Kanye West atau Ye di Indonesia diproyeksikan mendatangkan puluhan ribu pengunjung ke Jakarta. Hingga Kamis (22/10/2026), sebanyak 20.500 penonton mancanegara dilaporkan telah membeli tiket pertunjukan Ye Live yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (24/10/2026).

Marketing and Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan penonton asing tersebut didominasi pelancong dari Australia, Singapura, dan Malaysia. Selain itu, sekitar 30 ribu pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia diperkirakan turut datang ke Jakarta selama pekan konser.

“Hingga hari ini, dengan bangga kita sampaikan ada 20.500 teman-teman dari luar negeri yang sudah membeli tiket. Dan saya rasa ini dalam sejarah Indonesia pertama kali sebanyak ini untuk acara tunggal,” ujar Karen di Jakarta, Kamis (22/10).

Menurut Karen, Indonesia menjadi satu-satunya titik perhentian tur Ye Live di kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Ia berharap pertunjukan berskala besar ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi konser artis internasional.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi pertunjukan tunggal pertama di Jakarta dan Indonesia, dan kami harap ini bisa menjadi yang pertama dari sekian banyak pertunjukan lainnya. Waktunya memamerkan negara kita,” katanya.

Kedatangan puluhan ribu pengunjung diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi Jakarta. Promotor menilai lonjakan wisatawan berpotensi meningkatkan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), transportasi daring, restoran, pusat perbelanjaan, serta tingkat hunian hotel dan permintaan penerbangan.

Karen mengatakan pihaknya bahkan harus mengupayakan tambahan kapasitas penerbangan untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan dari sejumlah negara.

“Kami harus fasilitasi penyewaan lebih banyak penerbangan dari berbagai negara untuk membantu menyediakan pasokan yang cukup demi memenuhi permintaan tersebut,” ujarnya.

Untuk membantu pengunjung asing memperoleh informasi selama berada di Jakarta, promotor juga meluncurkan panduan digital bertajuk Official Jakarta Raw Vision Guide melalui media sosial.

Karen menilai Jakarta memiliki infrastruktur dan kapasitas untuk menjadi tuan rumah pertunjukan musik berskala global. Ia berharap konser Ye dapat membuka jalan bagi lebih banyak musisi internasional untuk tampil di Indonesia.

Dari sisi produksi, penyelenggara mengerahkan lebih dari 5.000 pekerja untuk menyiapkan panggung dengan konsep visual 360 derajat yang menjadi ciri khas pertunjukan Kanye West. Salah satu elemen utamanya adalah ornamen berbentuk bola dunia atau globe.

“Produksinya sudah berjalan selama dua hari dan globenya sudah terpasang, semuanya ada di sini. Kami sepenuhnya mampu menyediakan semua riders yang dia minta,” kata Karen.

Dalam konser tersebut, Ye dijadwalkan membawakan sekitar 35 lagu. Sejumlah hit populernya, termasuk Gold Digger dan Can’t Tell Me Nothing, berpotensi masuk dalam daftar penampilan.

Raw Vision Collective berharap konser ini dapat meningkatkan daya tarik Indonesia di mata industri musik global dan mendorong kedatangan artis-artis besar lainnya.

Informasi lebih lanjut mengenai tiket dan penyelenggaraan konser dapat diakses melalui situs resmi promotor di rawvision.id.

Continue Reading

LakeyBanget

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Australia 2026

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Marc Marquez tampil tercepat pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10). Pembalap Spanyol itu merebut posisi teratas pada detik-detik akhir sesi dengan catatan waktu 1 menit 27,985 detik.

Marquez mengungguli Raul Fernandez yang finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,048 detik. Sementara itu, pembalap tuan rumah Jack Miller menempati posisi ketiga, terpaut 0,135 detik dari Marquez.

Sesi FP1 berlangsung sengit sejak awal. Alex Rins, Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Johann Zarco langsung mencatatkan waktu kompetitif begitu memasuki lintasan. Posisi teratas pun silih berganti ditempati para pembalap.

Bezzecchi sempat mendominasi sesi setelah mencatat waktu 1 menit 28,898 detik, sebelum mempertajamnya menjadi 1 menit 28,781 detik. Marc Marquez kemudian membayangi di posisi kedua, disusul Martin di urutan ketiga.

Persaingan semakin ketat ketika Pedro Acosta merangsek ke posisi kedua, menggeser Marquez dan Martin. Bezzecchi masih memimpin menjelang 15 menit terakhir, dengan Acosta dan Marquez melengkapi tiga besar.

Memasuki fase akhir sesi, Raul Fernandez mengambil alih posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 28,210 detik. Namun, Jack Miller kemudian membuat kejutan dengan torehan 1 menit 28,120 detik yang mengantarkannya ke puncak klasemen sementara.

Miller gagal mempertahankan momentum setelah mengalami kecelakaan di Tikungan 1.

Fernandez kembali merebut posisi teratas pada detik-detik akhir, tetapi Marquez segera membalas dengan catatan waktu 1 menit 27,985 detik. Torehan tersebut memastikan pembalap Spanyol itu menutup FP1 sebagai yang tercepat.

Sesi ini juga diwarnai sejumlah insiden. Bendera kuning sempat dikibarkan setelah Iker Lecuona mengalami kecelakaan sekitar 10 menit setelah sesi dimulai. Raul Fernandez juga sempat terjatuh sebelum kembali bersaing di barisan depan.

Hasil FP1 MotoGP Australia 2026

  1. Marc Marquez — 1:27,985
  2. Raul Fernandez — +0,048 detik
  3. Jack Miller — +0,135 detik
  4. Marco Bezzecchi — +0,293 detik
  5. Alex Marquez — +0,300 detik
  6. Pedro Acosta — +0,449 detik
  7. Jorge Martin — +0,453 detik

Marquez pun mengawali rangkaian MotoGP Australia 2026 dengan hasil positif. Namun, persaingan yang ketat di Phillip Island menunjukkan bahwa posisi teratas masih berpotensi berubah pada sesi-sesi berikutnya.

Continue Reading

LakeyBanget

Baru 40 Hari Diluncurkan, Muse AI telah Diunduh 10,9 Juta

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Aplikasi asisten kecerdasan buatan (AI) milik Meta, Muse, mencatat 10,9 juta unduhan dalam 40 hari pertama sejak diluncurkan pada September 2026. Amerika Serikat (AS) mendominasi dengan kontribusi 10,2 juta unduhan, berdasarkan data perusahaan intelijen pasar Sensor Tower.

TechCrunch melaporkan pada Selasa (20/10/2026) waktu setempat, capaian tersebut menempatkan Muse dalam kelompok eksklusif aplikasi seluler yang mampu menembus 10 juta unduhan di AS dalam waktu sekitar 40 hari setelah peluncuran.

Analis Senior Sensor Tower, Kara Lee, menyebut hanya 11 aplikasi lain yang tercatat mencapai tonggak serupa. Sebelum Muse, Threads, aplikasi media sosial besutan Meta, lebih dulu mencapainya pada Juli 2023.

Sebagian besar aplikasi dalam kelompok tersebut merupakan gim populer, seperti Fortnite, PUBG Mobile, dan Pokémon GO. Disney+ menjadi salah satu dari sedikit aplikasi non-gim yang berhasil masuk daftar tersebut, selain Threads.

Lonjakan unduhan Muse tidak lepas dari strategi Meta dalam memanfaatkan ekosistem digitalnya. Dengan miliaran pengguna yang telah terhubung melalui berbagai platform, perusahaan memiliki jalur distribusi dan promosi yang kuat untuk memperkenalkan produk baru.

Strategi ini sebelumnya terlihat pada Threads, yang memanfaatkan jaringan sosial Instagram serta integrasi konten dengan Facebook dan Instagram untuk memperluas jangkauan pengguna.

Meta menerapkan pendekatan serupa pada Muse dengan mempromosikan aplikasi AI tersebut melalui layanan-layanan miliknya. Ekosistem perusahaan itu dilaporkan memiliki 3,6 miliar pengguna aktif harian.

Selain promosi internal, Meta juga meningkatkan belanja iklan untuk menarik pengguna baru. Sensor Tower mencatat porsi belanja iklan Meta yang dialokasikan untuk pemasaran Muse mencapai 39% pada Oktober 2026, naik dari 23% pada bulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut menunjukkan besarnya dukungan pemasaran yang dikerahkan Meta untuk mempercepat pertumbuhan Muse. Namun, tingginya jumlah unduhan belum otomatis menjamin keberhasilan aplikasi dalam jangka panjang.

Tantangan berikutnya adalah mengubah pengguna yang sekadar mengunduh menjadi pengguna aktif dan loyal, sekaligus membuktikan kemampuan Muse menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Dengan demikian, keberhasilan awal dari sisi unduhan masih perlu diuji melalui tingkat keterlibatan pengguna dan kinerja bisnisnya.

Continue Reading
LakeyBanget9 menit ago

Vino dan Pevita Bintangi Film Gasigogi

LakeyBanget32 menit ago

AI Anthropic Digugat Pemegang Hak Cipta Lagu Elvis Presley Gegara Soal Ini

LakeyBanget56 menit ago

Persib Tunjukkan Mental Juara, Sang Pelatih Puji Perjuangan Anak Asuh

LakeyBanget1 jam ago

Man United Siapkan Dua Kandidat Pengganti Michael Carrick, Siapa Saja?

News2 jam ago

Perluas Akses PAUD, Kemendikdasmen Terapkan Wajib Belajar 13 Tahun-Tingkatkan Kualitas Guru

LakeyBanget1 hari ago

Lisa Rilis EP “Press Play”, Hadirkan Enam Lagu Baru

LakeyBanget1 hari ago

Tutup Asian Para Games 2026 Indonesia Raih 15 Emas, Menpora: Alhamdulillah Masuk 8 Besar

News1 hari ago

Kemendikdasmen Pastikan TKA 2026 Siap Dihelat

News2 hari ago

AI Kian Canggih, Keamanan Siber dan Kedaulatan Digital Jadi Taruhan

News2 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

LakeyBanget2 hari ago

Subhan/Rina Marlina Sabet Emas Asian Para Games 2026 di Tengah Lawan Rasa Sakit

News2 hari ago

Rupiah Tertekan, BI Hadapi Dilema Suku Bunga

LakeyBanget3 hari ago

Janice Tjen Tembus Final Japan Open 2026

Infografis3 hari ago

2 Tahun Prabowo: Akhir Dominasi Elite Ekonomi

LakeyBanget3 hari ago

20 Ribu Penonton Asing Bakal Banjiri Konser Kanye West di GBK

LakeyBanget3 hari ago

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Australia 2026

News3 hari ago

Jika AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Terapkan Taktik Militer Baru

News3 hari ago

Rekening Gratis Sasar 25 Juta Warga, Mulai Usia Berapa?

News3 hari ago

Gerakkan Ekonomi Rakyat dari Daerah, Prabowo Bakal Salurkan Rp400 Triliun pada 2027

LakeyBanget3 hari ago

Baru 40 Hari Diluncurkan, Muse AI telah Diunduh 10,9 Juta