Connect with us

LakeyBanget

Enzo Fernandez Resmi ke City, Komentar Haaland Curi Perhatian

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Manchester City akhirnya menuntaskan transfer Enzo Fernandez dari Chelsea pada detik-detik terakhir bursa transfer musim panas 2026. Gelandang asal Argentina itu diboyong dengan harga fantastis sekaligus menjadi salah satu transfer terbesar City musim ini.

The Citizens menggelontorkan 125 juta poundsterling atau sekitar Rp2,9 triliun untuk mengamankan jasa Enzo yang kini berusia 25 tahun. Ia kemudian menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Etihad Stadium.

Transfer tersebut sekaligus mengakhiri saga panjang Enzo Fernandez. Pada pertengahan Agustus lalu, Chelsea sempat memberikan tenggat kepada City untuk mengajukan tawaran. Namun, hingga batas waktu berakhir, proposal resmi dari City tak kunjung masuk.

Situasi berubah pada penghujung bursa. Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, disebut terus mendorong klub untuk merealisasikan transfer tersebut. Kebutuhan terhadap gelandang baru semakin mendesak setelah City kehilangan Rodri dan Bernardo Silva.

Begitu Enzo resmi menjadi pemain City, Erling Haaland langsung memberikan sambutan yang mencuri perhatian.

Striker asal Norwegia tersebut meninggalkan komentar di unggahan Instagram Manchester City yang memperkenalkan Enzo sebagai rekrutan anyar.

“Bagus! Sekarang aku bisa tidur,” tulis Haaland.

Komentar itu terasa semakin menarik jika melihat riwayat keduanya. Haaland dan Enzo pernah terlibat ketegangan ketika masih menjadi lawan di Premier League.

Dalam pertandingan Manchester City kontra Chelsea pada musim 2024/2025 yang berakhir 2-0 untuk City, Haaland sempat mengkritik permainan Enzo yang dianggapnya terlalu keras.

“Dia terus-menerus menginjak dan mendorong saya. Saya tidak tahu apa maunya, tapi sepertinya memang begitulah cara mereka bermain,” ujar Haaland kala itu.

Kini, situasinya berubah total. Enzo bukan lagi pemain yang harus dihadapi Haaland di lapangan, melainkan rekan yang akan membantunya mengejar target bersama City.

Enzo diproyeksikan menjadi bagian penting dari regenerasi lini tengah The Citizens. Sebelum kedatangannya, City telah lebih dulu mendatangkan Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi.

Dengan investasi 125 juta poundsterling, tekanan terhadap Enzo pun tak kecil. Ia bukan hanya dituntut mengisi kekosongan di lini tengah, tetapi juga membuktikan bahwa banderol selangit tersebut sepadan dengan kontribusinya.

Dan bagi Haaland, setidaknya ada satu masalah lama yang kini sudah berubah menjadi kabar baik: Enzo tidak lagi berada di sisi lawan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LakeyBanget

UEFA Pasang Lencana Debut di Liga Champions

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  UEFA menyiapkan sentuhan baru di Liga Champions 2026/2027. Pemain yang untuk pertama kalinya tampil di kompetisi antarklub elite Eropa akan mendapat lencana khusus pada bagian lengan jersey sebagai penanda debut.

Informasi tersebut diungkap jurnalis David Ornstein menjelang bergulirnya Liga Champions musim 2026/2027, Rabu (2/9/2026). Lencana itu menjadi simbol bahwa sang pemain baru mencatat penampilan perdana di panggung terbesar sepak bola Eropa.

Namun, lencana tersebut bukan sekadar ornamen di jersey. UEFA menggandeng Fanatics Collectibles untuk mengubah momen debut pemain menjadi bagian dari memorabilia yang dapat dikoleksi penggemar.

Setiap pemain yang menerima lencana debut akan menandatangani kartu khusus. Kartu tersebut kemudian dimasukkan ke dalam paket koleksi yang dipasarkan kepada suporter.

Dengan skema ini, momen bersejarah seorang pemain di Liga Champions tidak hanya tercatat dalam statistik pertandingan, tetapi juga dapat disimpan sebagai barang koleksi.

“Waktu pengumuman ini, menjelang musim Liga Champions, sangat berarti bagi kami, terutama ketika Fanatics Collectibles terus memperluas kehadirannya di Eropa,” kata Michael Rubin, pendiri sekaligus CEO Fanatics.

Rubin mengatakan kerja sama dengan UEFA akan terus dikembangkan untuk menghadirkan produk baru bagi penggemar dan kolektor. Salah satunya melalui Debut Patch yang dirancang untuk mendekatkan suporter dengan pemain dan klub yang mereka dukung.

Program ini tidak berhenti di kompetisi putra. Menurut Ornstein, skema serupa akan diterapkan di Liga Champions Wanita mulai musim 2027/2028.

Musim lalu, sejumlah pemain muda mencuri perhatian setelah menjalani debut di Liga Champions. Nama-nama seperti Max Dowman, Konstantinos Karetsas, Lennart Karl, Estevao, dan Rio Ngumoha termasuk di antara pemain yang merasakan atmosfer kompetisi tersebut untuk pertama kalinya.

Kini, para debutan musim 2026/2027 mendapat kesempatan mengabadikan momen yang sama dengan cara berbeda. Setiap penampilan perdana bukan hanya menjadi bagian dari perjalanan karier, tetapi juga bisa berubah menjadi memorabilia yang diburu kolektor.

UEFA pun menjadikan debut di Liga Champions bukan sekadar momen 90 menit. Ada tanda khusus di jersey, ada kartu untuk dikoleksi, dan ada cerita yang bisa dibawa pulang oleh para pemain maupun penggemar.

Continue Reading

LakeyBanget

Mengenal Bos Apple Baru John Ternus

John Ternus CEO Apple resmi menjabat. Kenali profil lengkap, perjalanan karier di bidang hardware, dan tantangan besar yang menanti bos baru Apple ini.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  Era baru dimulai di Apple. John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple mulai Selasa (1/9), menggantikan Tim Cook yang kini bergeser ke posisi kepala eksekutif perusahaan.

Pergantian ini bukan kejutan. Apple telah mengumumkan Ternus sebagai suksesor Cook jauh sebelumnya. Pria berusia 50 tahun itu selama ini menjadi salah satu figur kunci di balik pengembangan perangkat keras Apple, termasuk transisi besar-besaran Mac dari prosesor Intel ke chip Apple Silicon.

Ternus bergabung dengan Apple pada 2001 sebagai bagian dari tim Product Design. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Vice President Hardware Engineering pada 2013 dan Senior Vice President Hardware Engineering pada 2021.

Lahir dan besar di Amerika Serikat, Ternus meraih gelar sarjana teknik mesin dari University of Pennsylvania pada 1997. Sebelum bergabung dengan Apple, ia sempat bekerja di Virtual Research Systems.

Di Apple, salah satu proyek awal Ternus adalah pengembangan Apple Cinema Display. Sekitar tiga tahun setelah bergabung, ia dipercaya memimpin sebuah tim. Pada 2005, ia kemudian memimpin pengembangan iMac G5.

Pengalaman bekerja langsung dengan pemasok dan perusahaan perakitan di Asia turut membentuk pemahamannya mengenai manufaktur serta tantangan menerjemahkan desain Apple menjadi produk massal.

Ketika menduduki posisi Vice President Hardware Engineering pada 2013, tanggung jawab Ternus meluas hingga mencakup lini Mac dan iPad. Ia terlibat dalam pengembangan berbagai generasi iPad sekaligus mendorong lahirnya iPadOS.

Menurut Ternus, kemampuan iPad saat itu belum sepenuhnya terpakai karena iOS belum dirancang untuk mengakomodasi layar lebih besar dan prosesor yang lebih bertenaga.

Namanya juga tercatat dalam pengembangan Apple Pencil, iPhone 12, AirPods, sensor LiDAR pada iPhone Pro, hingga Apple Silicon yang menggantikan prosesor Intel di lini Mac.

Pada 2021, Ternus dipercaya memimpin seluruh divisi hardware engineering Apple, termasuk tim pengembang iPhone, iPad, Mac, dan AirPods.

Namun, rekam jejaknya tidak sepenuhnya tanpa cela. Touch Bar pada MacBook Pro yang turut didukungnya akhirnya dihentikan. Butterfly Keyboard yang juga dikembangkan pada eranya menuai keluhan pengguna hingga berujung gugatan hukum.

Pengaruh Ternus di Apple justru semakin besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada April 2025, setelah Apple menunda sejumlah fitur Apple Intelligence, tim robotika yang sebelumnya berada di bawah divisi artificial intelligence dan machine learning dipindahkan ke divisi hardware yang dipimpin Ternus.

Perannya kembali melebar pada Januari 2026. Tim desain yang sebelumnya berada di bawah COO Jeff Williams dialihkan kepada Ternus dalam perubahan struktur organisasi Apple.

Posisi tersebut membuat Ternus tidak hanya berkutat pada perangkat keras. Ia kini ikut terlibat dalam pembahasan desain hardware dan software di tingkat eksekutif.

Pengalaman panjang itulah yang mengantarkan Ternus menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Cook. Namun, latar belakangnya membuat pergantian ini berbeda dari dua era kepemimpinan Apple sebelumnya.

Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang menggabungkan visi produk dan desain, sementara Tim Cook merupakan figur yang kuat di bidang operasi dan rantai pasok.

Ternus membawa warna berbeda. Ia merupakan CEO Apple pertama yang membangun sebagian besar kariernya dari dunia pengembangan hardware, teknologi, dan produk.

Kini, tantangannya bukan lagi sekadar menciptakan perangkat Apple berikutnya. Ternus harus membuktikan bahwa keahlian teknis dan pengalaman panjangnya di balik layar mampu diterjemahkan menjadi visi baru untuk perusahaan teknologi paling bernilai di dunia.

Continue Reading

LakeyBanget

Leo/Daniel Tak Silau Target Juara di China Master 2026

Leo/Daniel raih kemenangan penting di China Masters 2026. Mereka prioritaskan komunikasi dan konsistensi, bukan target juara.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin langsung membuat kejutan di China Masters 2026. Menghadapi pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, Leo/Daniel menang dua gim langsung 21-19, 21-19.

Meski mengantongi kemenangan penting di babak pertama turnamen BWF Super 750 tersebut, Leo/Daniel memilih tidak larut dalam euforia. Target juara bukan prioritas mereka. Keduanya justru ingin menjaga komunikasi dan konsistensi permainan dari satu laga ke laga berikutnya.

“Peluang juara bagi seluruh pemain pasti ada. Tapi, fokus saya dan Daniel adalah menjaga komunikasi untuk lebih baik dan maju terus,” kata Leo, dikutip dari laman PBSI, Selasa (1/9/2026).

Leo menyebut tidak ada strategi khusus yang menjadi pembeda dalam kemenangan atas unggulan pertama. Ia dan Daniel hanya berusaha tetap tenang serta menjaga konsentrasi ketika berada dalam tekanan maupun saat memimpin perolehan angka.

“Sebenarnya tidak ada kunci khusus dalam pertandingan tadi. Kami hanya berupaya menjaga fokus saat ketinggalan maupun unggul poin. Kami juga tidak mau terlalu terburu-buru untuk mematikan lawan,” ujarnya.

Leo juga mengaku mereka tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Kim/Seo. Menurutnya, pasangan Korea Selatan tersebut juga belum tampil dalam performa terbaiknya.

“Di sisi lain, kami merasa mereka juga tidak berada pada performa terbaik. Kemenangan itu tetap untuk jadi pembelajaran ke depan,” kata Leo.

Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Leo/Daniel untuk melanjutkan kiprah di China Masters 2026. Namun, keduanya enggan terbawa tekanan dengan memasang target terlalu tinggi.

Di babak kedua, Leo/Daniel akan menghadapi pasangan Jepang Takumi Nomura/Yuichi Shimogami. Tantangan baru menanti, dan fokus mereka tetap sama: menjaga komunikasi, mempertahankan konsistensi, lalu menyelesaikan pertandingan demi pertandingan.

Bagi Leo/Daniel, kemenangan atas ganda nomor satu dunia bukan garis akhir. Itu baru langkah pertama.

Continue Reading

LakeyBanget

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Liga Spanyol

Emil Audero Mulyadi, kiper Timnas Indonesia, dikonfirmasi akan bergabung dengan Rayo Vallecano di Liga Spanyol. Kepindahan ini diharapkan memberinya menit bermain yang konsisten dan panggung baru untuk membuktikan kualitasnya.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi segera membuka lembaran baru di Liga Spanyol. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu dikabarkan akan meninggalkan Como 1907 untuk bergabung dengan Rayo Vallecano pada bursa transfer musim panas 2026/2027.

Kabar tersebut disampaikan jurnalis transfer Italia, Fabrizio Romano, melalui unggahannya di media sosial X, Selasa (1/9/2026). Emil disebut bergabung dengan Rayo Vallecano dengan status pinjaman hingga akhir musim.

“Rayo Vallecano akan merekrut Emil Audero dengan status pinjaman murni; kesepakatan telah tercapai,” tulis Romano.

Kepindahan ini menjadi angin segar bagi Emil yang kesulitan mendapatkan tempat utama di Como. Dalam beberapa musim terakhir, ia harus menjalani sejumlah masa peminjaman, termasuk bersama Palermo dan Cremonese, demi mendapatkan menit bermain.

Kini, Liga Spanyol menawarkan panggung baru bagi Emil untuk kembali membuktikan kualitasnya.

Emil bukan nama baru di sepak bola Eropa. Ia mengawali karier di akademi Juventus sebelum mencatat debut bersama tim utama pada 2015. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Venezia dan Sampdoria.

Performa Emil bersama Sampdoria membuat klub tersebut mempermanenkan jasanya pada 2019. Nilai transfernya saat itu dilaporkan mencapai 20 juta euro atau sekitar Rp411 miliar.

Pada 2023, Emil kemudian bergabung dengan Inter Milan melalui skema peminjaman. Ia turut berada dalam skuad Inter saat klub tersebut menjuarai Liga Italia 2023/2024.

Como selanjutnya merekrut Emil secara permanen pada musim 2024/2025. Namun, ketatnya persaingan di posisi penjaga gawang membuatnya kembali kesulitan mengamankan tempat utama. Ia kemudian menjalani masa peminjaman hingga memperkuat Cremonese.

Kepindahan ke Rayo Vallecano menjadi kesempatan baru sekaligus tantangan besar bagi Emil. Ia dituntut segera beradaptasi dengan atmosfer La Liga dan merebut posisi utama di bawah mistar.

Pengalaman panjang di kompetisi Italia menjadi modal penting. Sepanjang kariernya di kasta tertinggi sepak bola Italia, Emil telah mencatat 210 penampilan dan membukukan 48 clean sheet.

Kini, bukan sekadar klub baru yang menanti Emil. Kepindahan ke Spanyol juga bisa menjadi momentum untuk mengembalikan konsistensi menit bermain sekaligus memperkuat persaingannya di Timnas Indonesia.

Continue Reading

LakeyBanget

Persija vs Persib Kembali ke GBK Setelah 7 Tahun

Setelah 7 tahun, duel Persija Jakarta vs Persib Bandung kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 12 September 2026. Operator liga memastikan semua persiapan telah matang.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 itu dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus memastikan tidak ada perubahan lokasi pertandingan. SUGBK, kata dia, telah siap menjadi arena duel dua rival terbesar sepak bola Indonesia tersebut.

“Persija vs Persib di GBK. GBK sendiri juga sudah siap,” kata Ferry saat menghadiri seremoni kick-off BRI Super League 2026/27 di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Menurut Ferry, I.League terus berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk memastikan kesiapan pengamanan pertandingan. Duel Persija dan Persib masuk kategori laga besar yang membutuhkan pengamanan khusus mengingat potensi mobilisasi suporter dalam jumlah besar.

Persija juga telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya sebagai aparat keamanan di wilayah Jakarta. Pengelola SUGBK turut dilibatkan dalam persiapan pertandingan.

“Dari kami liga berpatokan kepada jadwal yang sudah ada. Pihak Mabes Polri sendiri juga menyatakan hal yang sama,” ujar Ferry.

Koordinasi antara operator liga, kepolisian, klub, dan pengelola stadion kini telah memasuki tahap persiapan teknis. Dengan demikian, duel Persija versus Persib diproyeksikan tetap berlangsung sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan.

Kembalinya pertandingan ke SUGBK menjadi momen spesial bagi Persija. Jika tidak ada perubahan, Macan Kemayoran akan kembali menjamu Persib di Jakarta setelah tujuh tahun.

Pertemuan terakhir kedua tim dengan Persija sebagai tuan rumah di Jakarta terjadi pada 10 Juli 2019. Kala itu, Persija dan Persib bermain imbang 1-1 di SUGBK.

Sejak pertandingan tersebut, Persija tidak lagi memainkan laga kandang melawan Persib di Jakarta. Bahkan pada musim lalu, duel kedua tim digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kini, rivalitas klasik itu kembali ke ibu kota.

Duel Persija kontra Persib di SUGBK dipastikan menjadi salah satu laga paling menyita perhatian pada awal Super League 2026/27. Bukan hanya karena rivalitas kedua klub, tetapi juga karena kembalinya pertandingan besar tersebut ke stadion nasional setelah penantian panjang.

Continue Reading

LakeyBanget

Tutup Karier Argentina, Messi Tinggalkan Segudang Rekor

Lionel Messi telah mengakhiri karier internasionalnya bersama Argentina. Ia meninggalkan catatan rekor luar biasa, termasuk gelar Piala Dunia dan status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Tim Nasional Argentina. Setelah 21 tahun mengenakan seragam Albiceleste, Messi menutup karier internasional pada usia 39 tahun dengan meninggalkan segudang rekor.

Keputusan tersebut diumumkan Messi pada Senin. Selama lebih dari dua dekade, ia bukan hanya menjadi ikon Argentina, tetapi juga pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.

Berikut catatan penting Messi bersama Argentina:

1 — Gelar Piala Dunia

Messi akhirnya membawa Argentina ke puncak dunia dengan menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.

Ia juga membawa Albiceleste mencapai final Piala Dunia 2014 dan 2026. Namun, kedua kesempatan tersebut berakhir sebagai runner-up. Argentina kalah dari Jerman pada 2014 dan Spanyol pada 2026.

6 — Edisi Piala Dunia

Messi tampil dalam enam edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.

Jumlah tersebut membuatnya menyamai catatan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang tampil di enam Piala Dunia.

21 — Gol di Piala Dunia

Dalam enam penampilannya di Piala Dunia, Messi mencetak 21 gol.

Torehan tersebut menempatkannya di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Posisi teratas ditempati Kylian Mbappe dengan 22 gol dari tiga edisi.

39 — Usia saat pensiun

Messi mengakhiri karier internasional pada usia 39 tahun, tepat 21 tahun setelah menjalani debut bersama Argentina.

Debutnya terjadi pada Agustus 2005 dalam laga persahabatan melawan Hungaria. Penampilan perdana itu berakhir pahit. Messi hanya berada di lapangan kurang dari satu menit sebelum mendapat kartu merah setelah menyikut pemain lawan.

125 — Gol untuk Argentina

Messi mencetak 125 gol dalam 207 penampilan bersama Argentina.

Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat rekor Gabriel Batistuta, yang sebelumnya menjadi pencetak gol terbanyak Argentina dengan 54 gol dari 78 pertandingan pada periode 1991–2002.

Namun, dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra, Messi berada di posisi kedua. Cristiano Ronaldo masih memimpin dengan 146 gol untuk Portugal.

207 — Penampilan bersama Argentina

Messi mengakhiri kariernya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Argentina, yakni 207 pertandingan.

Secara global, jumlah tersebut menempatkannya di posisi kedua dalam daftar penampilan terbanyak sepak bola internasional putra. Ronaldo kembali berada di atasnya dengan 233 penampilan bersama Portugal.

Pensiunnya Messi membuat Argentina kehilangan dua pemegang rekor utama sekaligus: pemain dengan penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.

Selama 21 tahun membela Albiceleste, Messi meninggalkan warisan yang sulit disamai: satu gelar Piala Dunia, tiga final Piala Dunia, 125 gol, dan 207 penampilan.

Perjalanan panjang itu kini berakhir. Argentina harus melanjutkan era baru tanpa pemain yang selama dua dekade menjadi pusat permainan, sumber gol, sekaligus wajah utama sepak bolanya.

Continue Reading

LakeyBanget

Persib Melaju ke Fase Grup ACL Two Berkat Gol Tunggal Peralta

Persib Bandung berhasil mengamankan tiket ke fase grup AFC Champions League Two 2026/2027. Gol tunggal Mariano Peralta di menit akhir memastikan Maung Bandung lolos setelah menumbangkan Manila Digger.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Persib Bandung memastikan langkahnya ke fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Manila Digger pada laga pendahuluan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026.

Gol kemenangan Pangeran Biru baru tercipta menjelang pertandingan berakhir. Mariano Peralta menjadi pahlawan setelah mencetak gol pada menit ke-89 untuk mengantarkan Persib lolos ke Grup E.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Setelah bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, Persib langsung meningkatkan tekanan selepas turun minum. Ragnar Oratmangoen beberapa kali mencoba membuka ruang dari sisi kiri, tetapi rapatnya pertahanan Manila Digger membuat peluang bersih sulit tercipta.

Menit ke-53, Luka Menalo mendapat kesempatan untuk memecah kebuntuan. Namun, tembakannya masih melebar dari sasaran. Lima menit berselang, giliran Kakang Rudianto yang membantu serangan, tetapi sepakannya belum mampu mengubah kedudukan.

Pelatih Igor Tolic kemudian melakukan perubahan pada menit ke-65. Luka Menalo dan Adam Alis ditarik keluar dan digantikan oleh Rosembergne Da Silva atau Berguinho serta Thom Haye.

Tekanan Persib terus berlanjut. Pada menit ke-77, dua pergantian kembali dilakukan dengan memasukkan Danijel Loncar untuk menggantikan Kakang Rudianto dan menarik Ragnar Oratmangoen.

Waktu normal semakin mendekati akhir dan skor masih 0-0. Jika kedudukan bertahan hingga 90 menit, pertandingan harus dilanjutkan melalui babak tambahan 2×15 menit.

Namun, Persib akhirnya menemukan gol yang sangat dinantikan pada menit ke-89. Berguinho memberikan umpan kepada Peralta yang berada dalam posisi ideal. Penyerang asal Argentina itu kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di gawang Manila Digger. PE pun unggul 1-0.

Memasuki tambahan waktu lima menit, Persib masih memiliki peluang untuk menambah keunggulan. Balsa Sekulic sempat mendapatkan bola di dalam kotak penalti, tetapi kesulitan melakukan penyelesaian akhir.

Sekulic yang terlihat kelelahan kemudian ditarik keluar dan digantikan Julio Cesar.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol yang tercipta. Persib mempertahankan keunggulan 1-0 dan memastikan tiket menuju fase grup ACL Two 2026/2027.

Kemenangan ini sekaligus mengulang keberhasilan Persib melewati Manila Digger pada babak kualifikasi kompetisi Asia. Kali ini, perjuangan Maung Bandung berlanjut ke Grup E, menghadapi persaingan di level Asia dengan klub FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia) dan The Cong-Viettel FC (Vietnam).

Continue Reading

LakeyBanget

Anne Hathaway Gabung Days of Thunder 2

Anne Hathaway resmi bergabung dengan Tom Cruise di Days of Thunder 2, berperan sebagai pemilik tim sekaligus insinyur. Sekuel ini dijadwalkan tayang pada Juni 2028.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Paramount Pictures menyiapkan duet besar untuk Days of Thunder 2. Anne Hathaway dipastikan bergabung dengan Tom Cruise dalam sekuel film balap NASCAR yang pertama kali dirilis pada 1990.

Cruise mengonfirmasi kabar tersebut melalui media sosial dengan mengunggah foto bersama Hathaway di Daytona International Speedway, Florida, Amerika Serikat. Keduanya berpose di depan mobil balap NASCAR.

Bagi Cruise, film ini menjadi ajang menghidupkan kembali karakter Cole Trickle, pembalap NASCAR yang ia perankan lebih dari tiga dekade lalu. Sementara bagi Hathaway, proyek tersebut menambah daftar film besar yang tengah digarapnya.

Menurut laporan Deadline, Senin (31/8/2026), Hathaway bergabung setelah Paramount menunjuk Jonathan Levine sebagai sutradara. Skenario ditulis Will Staples, sementara film dijadwalkan tayang di bioskop pada 2 Juni 2028.

Cruise tidak hanya kembali sebagai pemeran utama, tetapi juga bertindak sebagai produser bersama Jerry Bruckheimer dan Tommy Harper.

Paramount masih menutup rapat detail cerita. Namun, Hathaway disebut akan memainkan karakter pemilik tim sekaligus insinyur. Hubungan karakter tersebut dengan Cole Trickle belum diungkap.

Days of Thunder 2 melanjutkan warisan film pertamanya yang disutradarai Tony Scott dan dirilis pada 1990. Film tersebut dibintangi Cruise bersama Robert Duvall, Randy Quaid, Cary Elwes, Caroline Williams, Michael Rooker, dan Nicole Kidman.

Days of Thunder juga menjadi salah satu film penting dalam kehidupan pribadi Cruise. Saat itu, Cruise dan Kidman yang menjadi lawan main merupakan pasangan di dunia nyata selama 11 tahun.

Film pertama membukukan pendapatan US$82,6 juta di box office Amerika Utara dan US$157,9 juta secara global. Dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar AS, angka tersebut setara sekitar Rp1,36 triliun di Amerika Utara dan Rp2,61 triliun secara global.

Untuk sekuelnya, Paramount menyiapkan pengalaman layar yang lebih spektakuler. Days of Thunder 2 akan ditawarkan dalam format IMAX, Dolby, 4DX, serta sejumlah layar premium lainnya.

Bagi Hathaway, film ini datang di tengah periode produktif setelah sejumlah proyek besar, termasuk The Devil Wears Prada 2The Odyssey, dan The End of Oak Street.

Dengan Cruise kembali sebagai Cole Trickle dan Hathaway masuk sebagai karakter baru yang misterius, Days of Thunder 2 mulai mencuri perhatian jauh sebelum mengaspal di bioskop pada 2028.

Continue Reading

LakeyBanget

Mantap! Márquez Samai Rekor Rossi

Marc Márquez menyamai rekor Valentino Rossi dengan 18 kemenangan MotoGP setelah usia 30. Simak bagaimana prestasinya di Aragon 2026 mengubah peta persaingan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Marc Márquez terus menorehkan catatan baru di MotoGP. Kemenangan di MotoGP Aragon 2026 membuat pembalap Ducati Lenovo itu menyamai rekor legenda Italia, Valentino Rossi.

Berdasarkan statistik MotoGP, Márquez kini mengoleksi 18 kemenangan di kelas premier setelah berusia 30 tahun. Jumlah tersebut menyamai torehan Rossi.

Márquez dan Rossi kini menjadi dua pembalap dengan jumlah kemenangan grand prix terbanyak di kelas premier setelah melewati usia 30 tahun. Mereka hanya berada di bawah legenda Australia, Mick Doohan.

Doohan masih memegang rekor dengan 33 kemenangan di kelas premier setelah berusia 30 tahun.

Catatan Márquez berpeluang terus bertambah. Di usia 33 tahun, performanya masih kompetitif dan peluang untuk memecahkan rekor Rossi bahkan mengejar torehan Doohan terbuka lebar.

Márquez juga masih berada dalam persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo itu menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 237 poin, hanya tertinggal 18 poin dari Jorge Martin di puncak.

Peluang Márquez merebut posisi teratas terbuka pada seri berikutnya. MotoGP Italia akan digelar di Sirkuit Misano pada 13 September 2026.

Jika kembali menang, Márquez bukan hanya semakin dekat dengan puncak klasemen, tetapi juga semakin menjauh dari rekor Rossi dalam daftar kemenangan pembalap berusia 30 tahun ke atas.

Continue Reading

LakeyBanget

Dinobatkan Wanita Tercantik Dunia 2026, Siapa Lingling Kwong?

Kenali Lingling Kwong, aktris dan model Thailand yang dinobatkan sebagai wanita tercantik dunia 2026. Temukan profil lengkap dan perjalanan kariernya di industri hiburan.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com –  Aktris sekaligus model Thailand, Lingling Kwong, menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai Wanita Tercantik di Dunia 2026 versi Netizen Choice Magazine.

Kwong meraih kemenangan setelah mengumpulkan 22 juta suara dalam polling tersebut. Ia mengungguli Sila Turkoglu dari Turki, yang menyandang gelar serupa pada 2025.

Penghargaan itu melengkapi kiprah Kwong yang dalam beberapa tahun terakhir melebar dari dunia akting ke modeling hingga bisnis fesyen.

Lingling Kwong lahir dan besar di Hong Kong pada 11 Mei 1995. Ia merupakan putri dari ayah keturunan China dan ibu berdarah Thailand. Saat berusia 17 tahun, Kwong pindah ke Thailand untuk melanjutkan pendidikan.

Ia kemudian menempuh studi manajemen pariwisata di Khon Kaen University. Latar belakang tersebut turut membentuk pengalamannya berkarier di berbagai pasar Asia.

Kariernya di industri hiburan bermula dari kontes kecantikan. Pada 2018, Kwong memenangkan Miss Khao Suan Kwang dan kemudian meraih gelar Miss Photogenic dalam ajang Miss Khon Kaen.

Dari panggung kontes kecantikan, namanya perlahan berkembang ke dunia akting. Popularitasnya melejit setelah membintangi drama The Secret of Us pada 2024. Dalam serial tersebut, Kwong memerankan Fahlada, seorang dokter.

Setahun kemudian, ia tampil dalam Only You, drama aksi-romantis Netflix bersama aktris Thailand Orm Kornnaphat.

Kwong juga memperluas kariernya ke industri fesyen. Ia mendirikan jenama Always Wonder, yang menawarkan pakaian dan aksesori bergaya kontemporer. Bisnis tersebut menjadi langkah Kwong untuk membangun kiprah di luar dunia hiburan.

Di dunia modeling, karier internasionalnya juga terus menanjak. Kwong tampil di sejumlah gelaran mode besar, termasuk Paris Fashion Week.

Pada Paris Fashion Week 2025, ia menjalani debut sebagai model internasional melalui peragaan koleksi Dior. Kiprahnya bersama rumah mode tersebut kemudian berlanjut dengan penunjukan Kwong sebagai salah satu global brand ambassador Dior.

Memasuki 2026, Kwong kembali memperluas portofolio dengan menjadi wajah Calvin Klein. Ia tampil dalam sejumlah materi promosi dan video untuk lini ready-to-wear serta pakaian dalam merek tersebut.

Kini, pencapaian terbarunya datang dari polling Netizen Choice Magazine. Selain dinobatkan sebagai Wanita Tercantik di Dunia 2026, Kwong juga terpilih sebagai Wanita Tercantik di Thailand 2026.

Dua gelar dalam satu tahun itu membuat Kwong tercatat sebagai bintang pertama dalam sejarah polling tersebut yang memenangkan dua kategori kecantikan sekaligus dalam tahun yang sama.

Continue Reading