News
Wamen Fajar Soroti Peran Strategis UKS, Bangun Generasi Sehat dan Berkarakter
Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (PAUD Dikdasmen) menegaskan pentingnya revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam membangun generasi peserta didik yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Penguatan Peran UKS di Satuan Pendidikan Tahun 2025 yang digelar di Karawang, Jawa Barat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, dalam sambutannya menyebut UKS sebagai ujung tombak layanan kesehatan sekolah yang tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga mendukung pertumbuhan mental, emosional, hingga sosial anak.
“Anak yang sehat akan lebih mudah belajar, tumbuh bahagia, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. UKS harus menjadi wadah pembiasaan hidup bersih, sehat, dan berkarakter di setiap satuan pendidikan,” kata Fajar, Kamis (9/10/2025).
Fajar menekankan bahwa keberhasilan UKS harus menjadi gerakan bersama antara sekolah, pemerintah daerah, hingga kementerian dan lembaga lain. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pelatihan, edukasi, serta layanan kesehatan di sekolah berjalan optimal.
“Program ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan gerakan bersama dunia pendidikan, kesehatan, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap kampanye “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yang mencakup olahraga rutin, pola makan sehat, dan perilaku hidup bersih.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menyatakan bahwa UKS memainkan peran vital dalam mendukung dua program prioritas nasional Presiden, yakni Makan Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis untuk peserta didik.
“UKS harus kembali menjadi pusat layanan kesehatan sekolah yang aktif dan nyata manfaatnya. UKS jadi garda depan dalam memastikan anak-anak kita makan sehat, mendapat edukasi gizi, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” jelas Gogot.
Ia menambahkan pentingnya ketersediaan infrastruktur pendukung seperti air bersih, ruang UKS yang layak, dan fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah-sekolah.
Meski program UKS telah lama dikenal, data menunjukkan tingkat keaktifan UKS di satuan pendidikan masih rendah—di bawah 50 persen. Untuk itu, pemerintah mendorong sekolah-sekolah yang belum memiliki UKS agar segera membentuknya.
“Yang sudah ada tapi belum aktif harus segera dihidupkan kembali. Yang sudah aktif perlu menjadi sekolah pengimbas bagi satuan pendidikan lainnya,” tegas Gogot.
Direktur SMP, Maulani Mega Hapsari, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadikan UKS sebagai sarana pembelajaran hidup sehat dan pembentukan karakter siswa.
“UKS bukan sekadar ruang kesehatan, tetapi harus jadi ruang edukasi. Anak belajar hidup bersih, menjaga makanan, cuci tangan, hingga memahami pentingnya gizi seimbang,” ujarnya.
Mega menutup dengan menekankan pentingnya partisipasi aktif guru dan Tim Pembina UKS dalam memastikan program ini berjalan efektif di semua jenjang pendidikan.
News
Indonesia Jadi Produsen Beras Terbesar ASEAN, Stok Tembus Rekor
Indonesia menjadi produsen beras terbesar ASEAN dan keempat dunia. FAO melaporkan stok tembus rekor, memastikan ketersediaan pangan nasional aman.
Monitorday.com – Indonesia kembali mencatat prestasi di sektor pangan global. Badan Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan produksi beras tertinggi di Asia Tenggara sekaligus produsen beras terbesar keempat di dunia pada 2025.
Posisi Indonesia hanya berada di bawah India, China, dan Bangladesh dalam daftar negara penghasil beras terbesar dunia. Pencapaian tersebut disampaikan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Menurut Amran, Indonesia menjadi salah satu dari dua negara produsen utama yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan produksi beras positif bersama China.
“FAO kembali menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara dan juga menjadi tertinggi keempat dunia setelah India, China, dan Bangladesh,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).
Tidak hanya mempertahankan peringkat global, Indonesia juga mencatat peningkatan produksi beras paling signifikan dibandingkan negara-negara produsen utama lainnya.
Berdasarkan proyeksi FAO, produksi beras Indonesia pada periode 2025/2026 diperkirakan meningkat lebih dari 4 juta ton dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan India yang diproyeksikan naik 1,7 juta ton, Brasil 1,5 juta ton, serta Bangladesh 1,1 juta ton.
Amran menilai capaian ini menjadi indikator keberhasilan penguatan sektor pertanian nasional, tidak hanya dari sisi produksi tetapi juga pengelolaan cadangan pangan dan stabilitas harga di tingkat petani.
Dalam laporan Food Outlook edisi Juni 2026, FAO bahkan menyoroti peningkatan stok beras Indonesia sebagai salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap stabilitas cadangan beras dunia.
Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional berada pada level yang aman. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai sekitar 5,2 juta ton per Juni 2026.
Dengan jumlah tersebut, pemerintah menegaskan tidak ada kebutuhan untuk melakukan impor beras konsumsi.
“Sejak tahun 2025 tidak ada izin impor beras medium yang dikeluarkan hingga saat ini,” tegas Amran.
FAO juga memproyeksikan cadangan beras Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Stok beras nasional diperkirakan mencapai 7,5 juta ton pada periode 2025/2026 dan naik menjadi 7,8 juta ton pada periode 2026/2027.
Tren peningkatan produksi dan cadangan beras yang konsisten dinilai membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Bahkan, prospek Indonesia untuk berkembang dari negara swasembada menjadi eksportir beras semakin terbuka.
Dengan pertumbuhan produksi yang menjadi salah satu tertinggi di dunia serta cadangan yang terus bertambah, Indonesia kini dipandang memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas pasokan pangan, baik di tingkat regional maupun global.
News
Hilirisasi Jadi Mesin Atasi Kemiskinan
Pemerintah mendorong hilirisasi sumber daya dan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagai strategi besar transformasi ekonomi nasional.
Monitorday.com– Pemerintah Indonesia menjadikan hilirisasi sumber daya alam dan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai dua strategi utama dalam mendorong transformasi ekonomi jangka panjang. Kebijakan ini diarahkan untuk menciptakan nilai tambah komoditas, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, dan memastikan program perlindungan sosial lebih tepat sasaran.
Melalui hilirisasi, pemerintah berupaya menggeser posisi Indonesia dari negara pengekspor bahan mentah menjadi produsen barang bernilai tambah tinggi. Fokus kebijakan ini mencakup sektor pertambangan, perkebunan, dan energi, termasuk pengolahan nikel untuk ekosistem baterai kendaraan listrik, tembaga, bauksit, kelapa sawit, hingga komoditas strategis lainnya.
Pembangunan fasilitas pengolahan seperti smelter dan industri turunan di daerah menjadi salah satu motor utama penciptaan lapangan kerja baru. Wilayah seperti Maluku Utara dan Sulawesi Tengah menjadi contoh bagaimana hilirisasi mampu mengubah struktur ekonomi lokal melalui pertumbuhan industri pengolahan.
Namun, agenda hilirisasi juga menghadapi sejumlah tantangan pada 2026. Pemerintah perlu memastikan pasokan bahan baku, tata kelola produksi, serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya atau RKAB agar sejalan dengan kapasitas serapan industri pengolahan di dalam negeri.
Di sisi lain, pemerintah menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, intervensi program akan dipertajam melalui pemetaan presisi pada 16.550 desa dan kelurahan prioritas serta 88 kabupaten/kota yang menjadi fokus percepatan pengentasan kemiskinan.
Strategi pengentasan kemiskinan tidak hanya bertumpu pada bantuan sosial, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah mendorong penguatan UMKM, ekonomi pedesaan, pelatihan kerja, program padat karya, serta penciptaan lapangan kerja dari proyek-proyek hilirisasi.
Program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan, bantuan sosial tunai, subsidi, dan bantuan berbasis kebutuhan masyarakat juga terus diperkuat. Agar lebih tepat sasaran, pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai basis data terpadu dalam penyaluran program.
Dengan menghubungkan hilirisasi dan pemberdayaan masyarakat, pemerintah berharap transformasi ekonomi tidak hanya menciptakan pertumbuhan, tetapi juga memperluas manfaatnya hingga ke desa-desa. Nilai tambah industri diharapkan dapat berjalan seiring dengan penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Agenda ini menjadi penting karena pembangunan ekonomi tidak cukup hanya diukur dari investasi dan ekspor. Keberhasilan transformasi ekonomi juga ditentukan oleh kemampuan negara menciptakan pekerjaan layak, mengurangi kesenjangan, dan memastikan masyarakat miskin ekstrem benar-benar keluar dari kerentanan.
News
AS-Israel Memanas, JD Vance Ultimatum Tel Aviv Patuhi Kesepakatan Damai dengan Iran
Wakil Presiden AS JD Vance mengeluarkan ultimatum kepada Israel agar mematuhi kesepakatan damai dengan Iran. Langkah ini muncul di tengah kekhawatiran Washington mengenai eskalasi militer yang berpotensi merusak stabilitas kawasan dan hubungan AS-Israel.
Monitorday.com – Hubungan antara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan memasuki fase yang semakin tegang setelah Wakil Presiden AS, JD Vance, melontarkan peringatan keras kepada pemerintah Israel agar mematuhi kesepakatan penghentian konflik dengan Iran yang telah disepakati sebelumnya.
Pernyataan Vance muncul di tengah kekhawatiran Washington terhadap langkah militer Israel yang dinilai berpotensi mengganggu proses perdamaian yang sedang diupayakan Amerika Serikat bersama Iran dan sejumlah pihak internasional.
Menurut Vance, Israel perlu mempertimbangkan secara serius posisi Amerika Serikat sebagai sekutu strategis utama yang selama ini memberikan dukungan politik, diplomatik, dan militer kepada Tel Aviv.
“Donald J. Trump adalah satu-satunya kepala negara di dunia yang saat ini bersimpati kepada Negara Israel, dan kebetulan ia juga merupakan pemimpin negara adidaya dunia,” kata Vance dalam pengarahan kepada wartawan di Gedung Putih.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Israel seharusnya tidak mengambil langkah yang berpotensi merusak hubungan dengan sekutu terkuatnya. Vance bahkan mengingatkan para pejabat kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memahami realitas geopolitik yang tengah berkembang.
Pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Presiden Donald Trump dan pemerintah Israel. Sebelumnya, Trump disebut menunjukkan kekecewaan terhadap operasi militer Israel yang masih berlanjut meskipun telah tercapai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Washington khawatir eskalasi militer yang terus berlangsung dapat mengancam stabilitas kawasan sekaligus menggagalkan proses diplomasi yang telah dibangun dalam beberapa bulan terakhir. Kekhawatiran itu semakin besar setelah bentrokan antara Israel dan kelompok Hizbullah kembali meningkat dan berisiko memengaruhi jalannya negosiasi regional.
Dalam sejumlah kesempatan, Vance juga menyoroti ketergantungan Israel terhadap dukungan militer Amerika Serikat, termasuk sistem pertahanan rudal yang selama ini membantu melindungi wilayah Israel dari berbagai ancaman keamanan.
Selain itu, ia mendorong Israel untuk mengurangi aktivitas militernya di Lebanon yang dinilai dapat memperburuk situasi dan menghambat upaya menjaga gencatan senjata yang masih rapuh.
Pengamat menilai perbedaan pandangan antara Washington dan Tel Aviv semakin terlihat dalam menyikapi konflik dengan Iran. Amerika Serikat lebih menekankan pendekatan diplomasi dan stabilitas kawasan, sementara Israel tetap memandang ancaman Iran sebagai isu keamanan yang membutuhkan respons lebih tegas.
Di tengah dinamika tersebut, hubungan kedua negara masih menjadi faktor penting dalam peta politik Timur Tengah. Namun, pernyataan terbuka dari JD Vance menunjukkan bahwa Washington kini mulai memberikan tekanan yang lebih besar kepada Israel agar sejalan dengan strategi perdamaian yang sedang diupayakan pemerintah Amerika Serikat.
News
Apa Penyebab Mati Lampu Bergilir di Jawa? Simak Penjelasan PLN
PLN ungkap penyebab mati lampu bergilir di Jawa: gangguan teknis pembangkit. Menteri ESDM tegaskan bukan karena kelangkaan batu bara.
Monitorday.com – PT PLN (Persero) akhirnya menjelaskan penyebab terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir. Perusahaan pelat merah itu menyebut gangguan teknis pada operasional pembangkit menjadi faktor utama berkurangnya pasokan listrik ke sistem.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan terdapat kendala teknis yang menyebabkan dua unit pembangkit besar tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik.
“Dua unit pembangkit besar mengalami gangguan, sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik,” ujar Gregorius dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6).
Meski demikian, Gregorius memastikan sistem kelistrikan Jawa secara umum masih beroperasi dalam kondisi terkendali. Namun, untuk menjaga keandalan jaringan dan mencegah gangguan yang lebih luas, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah terdampak.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya sementara untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik selama proses pemulihan berlangsung.
PLN saat ini terus mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain serta melakukan berbagai penyesuaian operasi sistem guna mempercepat normalisasi layanan. Perusahaan juga berkoordinasi secara intensif untuk memastikan gangguan dapat segera diatasi.
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan sistem,” kata Gregorius.
Rangkaian pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini turut menjadi perhatian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Abdul Muhaimin Iskandar? Wait. Actually Bahlil Lahadalia. Let’s correct.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi tidak disebabkan oleh kelangkaan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik. Ia memastikan ketersediaan energi primer bagi pembangkit PLN masih dalam kondisi aman.
“Kalau dikatakan bahwa masalah batu bara langka itu tidak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Bahlil mengungkapkan pemerintah bersama PLN terus melakukan langkah percepatan pemulihan terhadap gangguan yang menyebabkan pemadaman di sejumlah daerah. Menurutnya, kendala yang terjadi lebih banyak disebabkan oleh masalah teknis pada beberapa mesin pembangkit.
Ia mengakui proses pemulihan masih berlangsung dan belum sepenuhnya optimal. Namun, pemerintah menargetkan perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin agar layanan listrik kembali normal.
“Memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya,” ujarnya.
Dengan berbagai upaya perbaikan yang tengah dilakukan, PLN berharap pasokan listrik di wilayah terdampak dapat pulih secara bertahap dan aktivitas masyarakat kembali berjalan tanpa gangguan.
News
Kemendikdasmen Hadirkan Starlink di Sekolah 3T Nias Utara, Percepat Akses Pendidikan Digital
Kemendikdasmen menyediakan layanan Starlink dan bantuan listrik untuk sekolah di Nias Utara. Program ini bertujuan mempercepat akses pendidikan digital di wilayah 3T.
Monitorday.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pemerataan akses pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah menghadirkan layanan internet berbasis Starlink serta dukungan infrastruktur listrik bagi sejumlah sekolah di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa akses terhadap listrik dan internet merupakan kebutuhan mendasar yang harus dimiliki setiap sekolah di Indonesia. Menurutnya, kedua infrastruktur tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pembelajaran di era digital.
“Sekolah yang belum ada internet, kita sambungkan internet. Yang belum ada listrik, kita sambungkan listrik,” kata Abdul Mu’ti saat meninjau SDN 077279 Siofabanua, Nias Utara, Jumat (19/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sebagian besar bantuan telah lebih dahulu direalisasikan oleh tim Kemendikdasmen sebelum dirinya tiba di lokasi. Langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat pelaksanaan program pendidikan di daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
“Alhamdulillah, semua sudah ditunaikan oleh tim Kemendikdasmen. Bahkan sudah hadir di sini sebelum saya tiba di Kabupaten Nias Utara,” ujarnya.
Sebagai bagian dari program pemerataan akses digital, Kemendikdasmen menyalurkan perangkat internet satelit Starlink ke empat sekolah dasar dan tujuh sekolah menengah pertama yang sebelumnya belum memiliki akses internet. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pembelajaran berbasis teknologi bagi siswa maupun tenaga pendidik di wilayah 3T.
Tak hanya itu, pemerintah juga mengalokasikan bantuan pendanaan sebesar Rp25 juta untuk masing-masing sekolah penerima guna mendukung instalasi listrik dan internet. Bantuan tersebut diberikan kepada enam sekolah dasar dan satu sekolah menengah pertama yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur dasar.
Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, menyambut positif program yang dibawa Kemendikdasmen. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah kepulauan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan akses.
“Kedatangan Bapak Menteri membawa banyak oleh-oleh untuk Kabupaten Nias Utara, termasuk Starlink bagi SD dan SMP yang selama ini belum memiliki jaringan internet,” kata Amizaro.
Ia menambahkan, sejumlah sekolah mulai merasakan manfaat dari hadirnya akses internet dan perbaikan jaringan listrik. Kondisi tersebut dinilai mampu mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan memperluas akses terhadap sumber belajar digital.
Program penyediaan internet dan listrik bagi sekolah-sekolah di Nias Utara menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersempit kesenjangan pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah 3T. Dengan dukungan infrastruktur digital yang semakin merata, pemerintah berharap transformasi pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik di Indonesia.
News
Sabar Dulu, Perundingan Damai AS-Iran Ditunda!
Penundaan perundingan AS-Iran di Swiss memperpanjang ketidakpastian geopolitik global, meski tetap terbuka peluang diplomasi dan stabilitas pasokan energi dunia.
Monitorday.com – Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali menghadapi tantangan setelah perundingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Swiss pada 19 Juni 2026 ditunda. Penundaan tersebut memperpanjang ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang selama beberapa pekan terakhir menjadi salah satu faktor utama penggerak volatilitas pasar keuangan dan harga energi global.
Penundaan terjadi setelah meningkatnya kembali ketegangan keamanan di kawasan, khususnya menyusul perkembangan konflik yang melibatkan Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon. Kondisi tersebut membuat proses negosiasi yang diharapkan menjadi titik awal deeskalasi belum dapat dilaksanakan sesuai jadwal. Meski demikian, berbagai pihak menegaskan bahwa jalur diplomasi masih terbuka dan pembicaraan diperkirakan akan dilanjutkan setelah situasi keamanan lebih kondusif.
Laporan sejumlah media internasional menyebutkan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menunda keberangkatannya ke Swiss, sehingga pertemuan tingkat tinggi antara kedua negara belum dapat terlaksana. Di sisi lain, Iran masih menginginkan adanya kepastian mengenai implementasi gencatan senjata dan jaminan keamanan sebelum melanjutkan proses perundingan yang lebih substantif.
Bagi pasar global, penundaan tersebut membuat investor tetap berhati-hati. Dolar Amerika Serikat masih menjadi aset pilihan (safe haven), sementara pasar saham di sejumlah negara berkembang menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian. Meski demikian, pasar energi menunjukkan respons yang lebih tenang dibandingkan pada awal konflik karena Selat Hormuz tetap terbuka dan jalur distribusi minyak internasional masih beroperasi normal.
Perkembangan ini juga memiliki implikasi bagi Indonesia. Stabilitas harga minyak dunia menjadi faktor penting dalam menentukan biaya impor energi, nilai tukar rupiah, hingga kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM). Selama pasokan minyak dari kawasan Teluk tidak mengalami gangguan signifikan, tekanan terhadap harga minyak dunia diperkirakan tetap lebih terkendali dibandingkan saat konflik berada pada puncaknya.
Para analis menilai arah pasar dalam beberapa pekan ke depan akan sangat ditentukan oleh keberhasilan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Apabila perundingan berhasil dijadwalkan kembali dan menghasilkan kesepakatan deeskalasi, sentimen positif berpotensi mendorong stabilisasi harga energi, memperbaiki kepercayaan investor, serta mengurangi tekanan terhadap pasar keuangan global. Sebaliknya, apabila ketegangan kembali meningkat, volatilitas di pasar komoditas, valuta asing, dan saham diperkirakan akan tetap tinggi.
News
Mengenal Panda Bonds, Strategi Baru Indonesia Menggalang Dana Murah dari Pasar China
Indonesia akan terbitkan Panda Bonds di China untuk galang dana murah dan diversifikasi sumber pembiayaan negara. Ini strategi baru memanfaatkan pasar keuangan global.
Monitorday.com – Pemerintah Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam strategi pembiayaan negara melalui rencana penerbitan Panda Bonds, yaitu obligasi berdenominasi yuan yang dipasarkan di pasar domestik China. Instrumen ini diproyeksikan menjadi salah satu alternatif pembiayaan APBN 2026 sekaligus memperkuat diversifikasi sumber pendanaan pemerintah di tengah dinamika pasar keuangan global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menargetkan penerbitan Panda Bonds dengan nilai sekitar setara US$1 miliar. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan berbasis dolar Amerika Serikat, sekaligus memanfaatkan semakin besarnya peran pasar keuangan China dalam sistem keuangan global.
Panda Bonds merupakan surat utang yang diterbitkan oleh entitas asing di pasar obligasi domestik China menggunakan mata uang yuan (renminbi). Artinya, investor yang membeli obligasi tersebut berasal dari pasar China, sementara pembayaran kupon maupun pelunasan pokok dilakukan dalam mata uang yuan. Instrumen ini serupa dengan Samurai Bonds di Jepang yang menggunakan yen, Yankee Bonds di Amerika Serikat yang menggunakan dolar AS, maupun Kangaroo Bonds di Australia yang menggunakan dolar Australia.
Pemerintah melihat sejumlah keuntungan dari penerbitan Panda Bonds. Selain membuka akses terhadap basis investor yang sangat besar di China, instrumen ini juga diperkirakan menawarkan biaya pinjaman yang lebih kompetitif. Berdasarkan proyeksi Kementerian Keuangan, imbal hasil (yield) Panda Bonds berada pada kisaran 2,3–2,5 persen, lebih rendah dibandingkan sebagian instrumen pembiayaan global lainnya. Kondisi tersebut berpotensi membantu pemerintah mengelola biaya bunga utang secara lebih efisien.
Dari sisi strategi fiskal, penerbitan Panda Bonds juga dinilai dapat meningkatkan ketahanan pembiayaan negara. Diversifikasi mata uang pembiayaan akan mengurangi konsentrasi risiko terhadap pergerakan dolar AS serta memperluas akses Indonesia ke berbagai sumber pendanaan internasional. Langkah ini menjadi semakin relevan ketika volatilitas pasar global meningkat akibat ketidakpastian geopolitik maupun perubahan kebijakan moneter di negara-negara maju.
Selain manfaat finansial, Panda Bonds juga memiliki nilai strategis dalam hubungan bilateral Indonesia dan China. Penerbitan obligasi di pasar domestik China dipandang dapat memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan kedua negara, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor internasional terhadap kredibilitas pengelolaan fiskal Indonesia.
Pemerintah menargetkan proses penerbitan Panda Bonds dapat direalisasikan pada semester II 2026 setelah rangkaian promosi kepada investor dan penyelesaian persyaratan regulasi di China. Apabila berhasil diterbitkan, Indonesia akan bergabung dengan sejumlah negara dan lembaga internasional yang telah lebih dahulu memanfaatkan pasar obligasi China sebagai salah satu sumber pembiayaan jangka panjang, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta pasar keuangan global yang semakin terdiversifikasi.
News
Prabowo Dorong Tiga Jurus Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto menekankan deregulasi, percepatan hilirisasi, dan stabilitas iklim usaha untuk memperkuat kepercayaan pasar
Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menekankan tiga langkah utama untuk memperkuat kepercayaan pasar dan menjaga ketahanan ekonomi nasional. Tiga langkah tersebut adalah deregulasi perizinan, percepatan hilirisasi dan industrialisasi, serta menjaga stabilitas iklim usaha.
Arahan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai rapat di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Prasetyo mengatakan Presiden kembali mengingatkan pentingnya penyederhanaan regulasi agar iklim investasi Indonesia semakin kompetitif.
“Supaya iklim investasi dan ekosistem ekonomi kita juga dapat berkembang dengan jauh lebih kompetitif,” ujar Prasetyo.
Menurut Prasetyo, kemudahan berusaha menjadi faktor penting untuk menarik investasi dan memperkuat daya saing Indonesia di tengah dinamika ekonomi global. Karena itu, deregulasi perizinan dinilai perlu dipercepat agar pelaku usaha memiliki kepastian dan ruang lebih besar untuk berkembang.
Selain deregulasi, Presiden Prabowo juga memberi perhatian khusus pada percepatan hilirisasi dan industrialisasi nasional. Arahan tersebut secara khusus ditujukan kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, yang juga tergabung dalam Satuan Tugas Hilirisasi dan Industrialisasi.
Prasetyo menjelaskan, penguatan nilai tukar dan ketahanan ekonomi nasional tidak dapat dilepaskan dari kinerja ekspor dan impor. Dalam konteks tersebut, hilirisasi dan industrialisasi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
“Kalau kita berbicara penguatan mata uang, maka tidak bisa lepas juga dari performa ekspor dan impor kita. Nah, berkaitan dengan performa ekspor dan impor kita itu, salah satunya juga berkaitan dengan masalah hilirisasi dan industrialisasi,” katanya.
Ia menambahkan, hilirisasi dan industrialisasi memiliki dua manfaat strategis. Pertama, mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap barang impor. Kedua, menciptakan produk bernilai tambah tinggi yang mampu meningkatkan kekayaan dan pendapatan negara.
Presiden juga menyoroti mulai tumbuhnya kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia, termasuk terhadap instrumen pendanaan global yang diterbitkan Danantara. Momentum positif ini dinilai perlu dijaga melalui percepatan program strategis pemerintah.
Di sisi lain, stabilitas menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha dan pasar. Pemerintah mengajak masyarakat, pelaku ekonomi, dan dunia usaha untuk bersama-sama menjaga stabilitas serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.
News
Berani Tampil dan Fasih Berbahasa Inggris, Siswa SD Muhla Curi Perhatian Wamendikdasmen
Siswa SD Muhammadiyah Lamongan (SD Muhla) tampil memukau Wamendikdasmen berkat keberanian dan kefasihan berbahasa Inggris mereka. Ini menunjukkan keberhasilan metode pendidikan yang diterapkan.
Monitorday.com – Keberanian tampil di depan umum dan kemampuan berbahasa Inggris yang ditunjukkan para siswa SD Muhammadiyah Lamongan (SD Muhla), Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Jumat (19/6/2026).
Dalam kunjungannya, Fajar mengaku terkesan melihat para siswa yang tampil percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan baik, termasuk menggunakan bahasa Inggris. Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan bekal penting untuk membentuk generasi unggul dan calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Anak-anak di sini luar biasa. Mereka berani tampil dan banyak yang fasih berbahasa Inggris. Ini merupakan modal penting untuk melahirkan calon-calon pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Fajar.
Salah satu siswa yang menarik perhatian adalah Atalia Basani, siswi kelas 6A yang juga dikenal sebagai jurnalis cilik SD Muhla. Dengan penuh percaya diri, Atalia berinteraksi dan menunjukkan kemampuan komunikasinya di hadapan tamu serta peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Penampilan Atalia menjadi gambaran keberhasilan sekolah dalam menumbuhkan keberanian, kemampuan berbicara, dan keterampilan komunikasi sejak usia dini.
Kunjungan Wamendikdasmen kali ini bertujuan meninjau penerapan teknologi pembelajaran sekaligus penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Selama berada di SD Muhla, Fajar berkeliling ke sejumlah ruang kelas untuk melihat secara langsung pemanfaatan perangkat digital dalam proses belajar mengajar.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kelas persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika untuk siswa kelas 4 dan 5. Di kelas tersebut, proses pembelajaran didukung perangkat Interactive Flat Panel (IFP) yang memungkinkan penyampaian materi berlangsung lebih interaktif dan menarik.
Tak hanya meninjau fasilitas, Fajar juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak takut mencoba dan berani menghadapi tantangan selama proses belajar.
“Yang penting itu adik-adik punya keberanian tampil. Lalu mengerjakan, mengikuti prosesnya. Soal benar atau salah itu nomor dua,” pesannya.
Semangat yang sama ditunjukkan oleh Airin, salah seorang peserta didik yang mempresentasikan simulasi siklus air menggunakan media pembelajaran digital. Presentasi tersebut menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus kemampuan berpikir kritis siswa.
Meski demikian, Fajar mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan dalam penggunaan teknologi. Ia mengajak para siswa untuk tetap rajin belajar, beribadah, serta aktif bersosialisasi di lingkungan sekitar tanpa bergantung pada gawai maupun media sosial.
Keberhasilan model pembelajaran yang diterapkan SD Muhammadiyah Lamongan juga tercermin dari capaian akademiknya. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), rata-rata nilai Matematika dan Bahasa Indonesia sekolah tersebut mencapai 90,6. Adapun nilai tertinggi Matematika mencapai 93,33, sementara Bahasa Indonesia menembus angka 96,33.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa perpaduan antara teknologi pembelajaran, metode pengajaran inovatif, dan penguatan karakter mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Kunjungan Wamendikdasmen ke SD Muhammadiyah Lamongan pun menjadi gambaran bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berfokus pada digitalisasi, tetapi juga pada pembentukan generasi yang percaya diri, kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
News
China Dukung Penerbitan Panda Bond, Menkeu: Bukti Tingginya Tingkat Kepercayaan Prospek Ekonomi RI
Menteri Keuangan mengonfirmasi dukungan China untuk penerbitan Panda Bond Indonesia. Ini adalah langkah diversifikasi pembiayaan dan bukti kepercayaan ekonomi RI.
Monitorday.com – Pemerintah Indonesia memperoleh dukungan kuat dari People’s Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral China untuk merealisasikan rencana penerbitan Panda Bond di pasar keuangan domestik Negeri Tirai Bambu.
Dukungan tersebut diperoleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rangkaian kunjungan kerja selama dua hari di Beijing. Dalam kunjungan itu, Menkeu melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta para investor guna memperluas akses pembiayaan dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.
“Hasilnya cukup baik. Kita bertemu Menteri Keuangan Tiongkok, People’s Bank of China, dan juga para investor di sini. Dukungan yang diberikan kepada Indonesia sangat kuat,” ujar Purbaya di Beijing, Kamis (18/6/2026).
Salah satu capaian utama dari kunjungan tersebut adalah komitmen penuh Pemerintah China terhadap rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia. Instrumen surat utang berdenominasi yuan itu akan diterbitkan di pasar keuangan China sebagai bagian dari upaya diversifikasi sumber pembiayaan nasional.
Menurut Purbaya, baik Kementerian Keuangan China maupun PBOC menunjukkan dukungan yang sangat positif terhadap rencana tersebut, termasuk dalam proses perizinannya.
“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” katanya.
Penerbitan Panda Bond, lanjut Purbaya, menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas sumber pendanaan pembangunan agar tidak bergantung pada satu mata uang maupun satu pasar keuangan tertentu.
“Kita ingin diversifikasi sumber pendanaan pembangunan sehingga tidak dipengaruhi oleh satu sumber mata uang saja. Ini juga sejalan dengan kerja sama transaksi mata uang lokal yang sudah terjalin antara Indonesia dan China,” ujarnya.
Menkeu menilai dukungan yang diberikan Pemerintah China mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia. Hal itu tercermin dari berbagai diskusi konstruktif yang berlangsung selama kunjungan tersebut.
“Diskusi dengan mereka sangat konstruktif dan menunjukkan bahwa kepercayaan China terhadap Indonesia sangat baik. Kedua negara sama-sama memiliki semangat untuk meningkatkan hubungan ekonomi yang lebih erat,” kata Purbaya.
Dalam kesempatan itu, Menkeu juga memaparkan kondisi perekonomian Indonesia yang dinilai tetap solid di tengah ketidakpastian global. Ia menegaskan fundamental ekonomi nasional berada dalam kondisi sehat dan berbagai kendala investasi yang sebelumnya menjadi perhatian investor terus dibenahi pemerintah.
“Fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah. Beberapa isu yang menjadi perhatian investor sudah direspons dan sedang diperbaiki oleh pemerintah sesuai arahan Presiden untuk menciptakan iklim investasi yang semakin baik,” ujarnya.
Purbaya menegaskan, langkah memperluas akses pembiayaan dan investasi dari berbagai negara merupakan bagian dari strategi pemerintah yang mengedepankan prinsip non-blok atau non-alignment dalam hubungan ekonomi internasional.
“Kita menerapkan prinsip non-alignment. Semakin banyak negara yang berinvestasi dan mendukung pembangunan Indonesia tentu semakin baik. China merupakan salah satu mitra penting, tetapi kita juga terus membuka peluang kerja sama dengan Amerika Serikat, Singapura, Eropa, dan negara-negara lainnya,” pungkasnya.
