News
Pemerintah Kembangkan Talenta AI untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Monitorday.com – Pemerintah menegaskan pengembangan talenta kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu agenda strategis dalam mendukung transformasi digital nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan daya saing sebuah negara di era AI sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Daya saing bangsa di era AI ditentukan oleh seberapa banyak talenta yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab tantangan bangsa,” ujar Nezar dalam Garuda AI Impact Summit 2026 di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, pengembangan talenta AI akan terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Nezar menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam perkembangan teknologi AI saat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara produktif sekaligus bertanggung jawab.
Ia mengutip Stanford AI Index Report 2024 yang menunjukkan masih adanya kesenjangan persepsi antara para ahli dan masyarakat umum terkait dampak AI terhadap dunia kerja. Dalam laporan tersebut, sebanyak 73 persen ahli AI meyakini teknologi itu akan memberikan dampak positif terhadap pekerjaan, sementara hanya 23 persen masyarakat yang memiliki pandangan serupa.
Menurut Nezar, perbedaan persepsi tersebut menjadi sinyal pentingnya peningkatan literasi digital dan keterampilan AI di berbagai lapisan masyarakat agar peluang dan risiko teknologi dapat dipahami secara lebih baik.
“Karena itu, pengembangan talenta digital menjadi salah satu prioritas utama dalam transformasi digital nasional,” katanya.
Pemerintah, lanjut Nezar, berupaya memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjalankan beragam program literasi digital untuk meningkatkan kecakapan masyarakat dalam menghadapi era teknologi baru. Program tersebut mencakup pelatihan daring, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga edukasi mengenai penggunaan AI yang aman dan bertanggung jawab.
Selain meningkatkan literasi, pemerintah juga mendorong lahirnya inovasi berbasis AI dari generasi muda Indonesia. Salah satu program yang dijalankan adalah AI Ready Asia yang dikembangkan bersama ASEAN Foundation. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 5,3 juta masyarakat Indonesia dan ditargetkan terus diperluas hingga 2028.
Pemerintah juga tengah mengembangkan Garuda SPARK Innovation Hub sebagai wadah kolaborasi yang mempertemukan talenta digital, pelaku industri, akademisi, dan pemerintah dalam satu ekosistem inovasi. Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI di Tanah Air.
Nezar menegaskan bahwa teknologi AI harus menjadi alat untuk memperluas akses pembelajaran, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Komitmen Indonesia jelas, yakni memastikan AI tidak hanya menjadi milik segelintir pihak, tetapi menjadi kekuatan yang membuka peluang bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
News
IHSG Rawan Koreksi Usai Reli Tajam Dua Hari
IHSG berpeluang memasuki fase konsolidasi setelah reli lebih dari 10 persen dalam dua hari perdagangan terakhir.
Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berpotensi memasuki fase konsolidasi hingga koreksi wajar pada perdagangan hari ini, Kamis (11/6/2026), setelah mencatat reli tajam dalam dua hari terakhir.
Aksi ambil untung atau profit taking diperkirakan mulai meningkat, terutama setelah IHSG melesat lebih dari 10 persen dalam dua hari perdagangan. Tekanan juga masih datang dari investor asing yang tercatat membukukan penjualan bersih dalam jumlah besar.
Pada perdagangan Rabu (10/6/2026), IHSG ditutup menguat 2,71 persen ke level 5.902,38. Penguatan tersebut melanjutkan reli sehari sebelumnya, ketika IHSG melonjak 7,57 persen.
Founder Republik Investor sekaligus pengamat pasar modal Hendra Wardana menilai, secara teknikal area support IHSG saat ini berada di kisaran 5.731. Sementara itu, level 6.000 menjadi resistance psikologis yang cukup kuat bagi indeks.
Menurut Hendra, apabila IHSG gagal menembus dan bertahan di atas level 6.000, peluang koreksi jangka pendek menuju area support menjadi cukup besar. Namun, selama indeks masih mampu bertahan di atas area 5.700, tren pemulihan jangka menengah dinilai tetap terjaga.
Ia menjelaskan, sentimen jangka pendek memang mulai membaik seiring stabilisasi nilai tukar rupiah dan respons positif pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia. Meski begitu, pasar masih membutuhkan konfirmasi lanjutan agar penguatan dapat berlanjut secara lebih solid.
Konfirmasi tersebut antara lain berupa kembalinya aliran dana asing ke pasar domestik, meredanya ketidakpastian geopolitik global, serta membaiknya indikator ekonomi nasional.
Dengan kondisi tersebut, Hendra memperkirakan pergerakan IHSG dalam beberapa hari ke depan akan lebih banyak didominasi fase konsolidasi sehat setelah reli kuat. Fase ini dinilai penting sebelum indeks menentukan arah pergerakan berikutnya.
Hendra juga mengingatkan investor agar tidak terlena oleh euforia jangka pendek. Secara historis, reli yang berlangsung terlalu cepat kerap diikuti aksi ambil untung, terutama dari investor dan trader jangka pendek yang memanfaatkan momentum rebound.
Indikasi tersebut terlihat dari masih adanya aksi jual bersih investor asing sebesar Rp2,9 triliun pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG saat ini masih lebih banyak ditopang oleh investor domestik dibandingkan arus dana asing yang berkelanjutan.
Dengan demikian, meski IHSG berhasil mencatat kenaikan signifikan, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi wajar. Kedisiplinan dalam mengatur strategi investasi menjadi penting di tengah pasar yang masih bergerak dalam fase pemulihan.
News
Prabowo Tekankan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi Bangsa
Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI menekankan pentingnya nasionalisme sebagai pilar utama kemajuan ekonomi. Beliau mengajak pengusaha muda berkontribusi pada kemandirian bangsa.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026). Kehadiran Kepala Negara dalam forum tertinggi organisasi pengusaha muda tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran strategis HIPMI dalam memperkuat perekonomian nasional dan mencetak generasi wirausahawan yang berdaya saing.
Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta Munas yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne dan Mars HIPMI yang menggema di ruang pertemuan. Suasana khidmat kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchar dalam laporannya menegaskan bahwa Munas XVIII menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, semangat kemandirian ekonomi yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus menjadi pedoman bagi generasi pengusaha muda Indonesia.
“Kita sangat meresapi pesan dari Bapak Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang pernah mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tanpa kemandirian ekonomi hanyalah sebuah seremoni. Kita tidak ingin kemerdekaan kita hanya sekadar seremoni. Oleh karena itu, Munas ini menjadi ajang bagi HIPMI untuk merumuskan kontribusi nyata, memastikan Indonesia tidak hanya merdeka secara politik, tapi juga berdaulat secara ekonomi,” ujar Akbar.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan HIPMI sebagai wadah pengusaha muda memiliki arti penting bagi masa depan Indonesia. Kepala Negara menilai semangat nasionalisme yang menjadi landasan lahirnya HIPMI merupakan faktor utama yang menentukan kemajuan suatu bangsa.
“HIPMI sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting dan lahirnya HIPMI dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sudah tidak ada. Bahkan, Mbah-mbahnya kapitalisme, guru-guru kapitalisme sekalipun mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa datang dengan nasionalisme,” ujar Presiden.
Presiden Prabowo pun secara resmi membuka Munas XVIII HIPMI yang mengusung tema ‘Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional‘. Peresmian pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Lampung, oleh Presiden Prabowo didampingi oleh para tokoh HIPMI dan para calon ketua umum BPP HIPMI.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, saya Prabowo Subianto, dengan ini secara resmi saya buka Musyawarah Nasional ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia,” ucap Presiden.
News
Kaki Bola di Jalur Rempah
Tulehu tak hanya menyimpan sejarah jalur rempah, tetapi juga melahirkan pemain sepak bola handal. Pelajari tradisi unik di balik kesuksesan para pemain dari desa ini.
SAYA harus ke Tulehu. Rasanya belum ke Maluku kalau belum menginjakkan kaki di dermaga ini.
Dermaganya tidak besar. Tapi sibuknya luar biasa. Inilah pintu gerbang. Siapa pun yang mau ke Pulau Seram, Saparua, atau Haruku, pasti lewat sini. Tulehu adalah simpul.
Dulu, simpul ini bukan soal feri atau kapal cepat. Tapi rempah.
Tulehu ini strategis. Posisinya terlindung. Kapal-kapal zaman dulu—mulai dari kora-kora sampai kapal kayu besar—senang bersandar di sini. Jalur rempah itu nyata di depan mata. Bayangkan ribuan ton cengkeh dan pala pernah melewati perairan ini untuk mengisi meja makan di Eropa.
Tapi yang paling menarik bukan cuma sejarah rempahnya. Tapi orang-orangnya.
Orang Tulehu itu punya “DNA” khusus. Kalau di Jawa kita kenal daerah basis santri, Tulehu ini basis bola. Kuat sekali.
Kalau di Jawa kita kenal daerah basis santri, Tulehu ini basis bola. Kuat sekali.
Ada tradisi yang bikin saya geleng-geleng kepala. Unik. Setiap ada bayi laki-laki lahir, setelah prosesi adat atau aqiqah, kakinya harus menyentuh rumput lapangan bola. Namanya Lapangan Matawaru. Lapangan itu sakral bagi mereka.
Harapannya jelas: agar si anak jago “menggocek” nasib. Agar kakinya kuat menendang bola.
Hasilnya? Lihat saja daftar pemain Timnas kita. Lestaluhu, Tuasalamony, Pellu. Itu semua marga-marga besar dari sini. Tulehu itu pabrik pemain bola.
Wajah orang Tulehu itu keras, tapi hatinya cair. Khas orang pesisir. Mereka bicaranya meledak-ledak, tapi kalau sudah panggil “Basudara”, urusan selesai. Hangat.
Di pelabuhan, saya melihat pemuda-pemuda memanggul barang dengan gesit. Otot mereka kawat. Mungkin karena setiap sore mereka bertarung di lapangan bola.
Tulehu bukan sekadar pelabuhan transito. Ia adalah tempat di mana sejarah wangi cengkeh bertemu dengan keringat pemain bola.
Dulu mereka menguasai dunia lewat rempah. Sekarang, mereka mencoba menguasai lapangan hijau.
Saya jadi berpikir: apa jadinya kalau seluruh desa di Indonesia punya fanatisme yang sama pada satu hal positif seperti orang Tulehu pada bola?
Indonesia pasti sudah lama ikut Piala Dunia.
News
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Usai Harga Pertamax Naik, Daya Beli Masyarakat Jadi Fokus
Pemerintah sedang merancang paket stimulus ekonomi untuk merespons kenaikan harga Pertamax. Tujuannya adalah melindungi daya beli masyarakat dan menekan inflasi yang mungkin timbul.
Monitorday.com – Pemerintah tengah mematangkan paket stimulus ekonomi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026). Kebijakan tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam potensi tekanan inflasi akibat meningkatnya biaya energi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema stimulus masih dalam tahap finalisasi dan akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan secara resmi kepada publik.
“Masih disiapkan. Setelah diputuskan dan dilaporkan kepada Presiden, baru akan disampaikan kepada masyarakat,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, pemerintah sedang mengevaluasi berbagai opsi kebijakan yang dinilai efektif dalam menjaga konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi nasional di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi. Pemerintah juga akan memantau perkembangan inflasi, terutama yang berpotensi muncul dari sektor transportasi dan distribusi barang.
PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga Pertamax (RON 92) dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter atau naik lebih dari 30 persen. Sementara Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Meski demikian, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga hanya berlaku pada produk BBM nonsubsidi dan dilakukan mengikuti mekanisme evaluasi harga energi serta perkembangan pasar global.
Pemerintah menilai kenaikan harga Pertamax tidak akan memberikan tekanan besar terhadap inflasi nasional karena sebagian besar sektor transportasi umum dan distribusi logistik masih menggunakan BBM bersubsidi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dampak kenaikan Pertamax terhadap inflasi diperkirakan relatif terbatas karena penggunaannya lebih banyak berasal dari kendaraan pribadi.
“Pertamax bukan bahan bakar utama yang digunakan sektor transportasi publik maupun logistik, sehingga dampaknya terhadap inflasi diperkirakan tidak terlalu besar,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga barang dan pola konsumsi masyarakat setelah kebijakan tersebut diterapkan.
Di sisi lain, Komisi XI DPR RI mengingatkan adanya potensi peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang semakin lebar.
Jika perpindahan pengguna terjadi dalam jumlah besar, beban subsidi energi pemerintah berpotensi meningkat dan dapat memengaruhi stabilitas pasokan BBM bersubsidi di lapangan.
DPR meminta pemerintah menghitung secara cermat dampak kebijakan tersebut terhadap anggaran subsidi energi sekaligus memastikan distribusi Pertalite tetap terkendali.
Sejumlah analis menilai kenaikan harga Pertamax tidak terlepas dari meningkatnya tekanan di pasar energi internasional. Lonjakan harga minyak dunia dan tingginya biaya penyediaan energi disebut menjadi faktor utama yang mendorong penyesuaian harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.
Meski menghadapi tekanan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi guna melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan serta menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Paket stimulus yang tengah disiapkan diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan konsumsi domestik di tengah perubahan harga energi yang terjadi saat ini.
News
Revitalisasi Sekolah Dipercepat, Mendikdasmen-Menko PMK Pastikan Lingkungan Belajar Aman dan Berkualitas
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dan Menko PMK meninjau langsung program revitalisasi sekolah untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan berkualitas bagi siswa.
Monitorday.com – Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, serta mendukung perkembangan peserta didik. Untuk memastikan program berjalan sesuai target, pengawasan dilakukan secara langsung melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno ke SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Program revitalisasi mencakup berbagai aspek perbaikan infrastruktur pendidikan, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang belajar baru, peningkatan fasilitas sanitasi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah agar lebih ramah bagi peserta didik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan hanya soal pembangunan gedung, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Menurutnya, pengawasan yang ketat dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan layanan belajar di seluruh Indonesia.
“Revitalisasi sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh peserta didik,” ujarnya.
Selain memantau hasil pembangunan, pemerintah juga memanfaatkan kunjungan lapangan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi sekolah serta menyusun langkah percepatan penyelesaian program di berbagai daerah.
Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa revitalisasi SDN Cimahpar 5 telah selesai dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Pembangunan dilakukan secara swakelola oleh panitia lokal dengan pendampingan dan pengawasan dari Kemendikdasmen, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya.
“Melalui visitasi ini kami memastikan revitalisasi sekolah berjalan sesuai rencana. Pembangunan telah selesai dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh siswa dan tenaga pendidik,” kata Pratikno.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program revitalisasi yang tengah dijalankan secara nasional.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyambut baik program revitalisasi tersebut. Ia berharap fasilitas baru yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dapat menambah semangat belajar siswa dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Bogor,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN Cimahpar 5, Iim Rohimah, mengaku bersyukur atas bantuan revitalisasi yang membuat sekolahnya kini memiliki fasilitas yang lebih layak.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami memiliki lingkungan belajar yang lebih baik dan nyaman. Kami berharap kualitas pembelajaran juga semakin meningkat seiring dengan perbaikan sarana yang tersedia,” katanya.
Menurut Iim, setelah pembangunan fisik selesai, sekolah akan memfokuskan upaya pada peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan peningkatan capaian belajar peserta didik.
Program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan tidak hanya perbaikan infrastruktur pendidikan, tetapi juga peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
Revitalisasi sekolah diharapkan dapat mendukung penurunan angka Anak Tidak Sekolah (ATS), meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS), Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), sekaligus memperkuat pendidikan inklusif serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis program revitalisasi satuan pendidikan akan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.
News
Prabowo Tegaskan Komitmen Modernisasi Layanan Kesehatan Nasional
Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD baru di Lampung sekaligus memaparkan rencana besar modernisasi layanan kesehatan, termasuk pembangunan ratusan RS dan distribusi alat medis canggih.
Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.H. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026). Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun perekonomian nasional yang kuat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita ingin membangun ekonomi kita yang baik, yang kuat. Kita ingin mengelola sumber-sumber alam kita, kekayaan kita sehingga kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat yang lebih baik lagi,” tutur Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya ketersediaan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, terutama di daerah. Presiden menuturkan bahwa pemerintah telah menyiapkan program pembangunan dan renovasi rumah sakit di berbagai kabupaten di Indonesia.
“Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan. Saya sudah merencanakan bersama Menteri Kesehatan dan pemerintah dalam tiga tahun yang akan datang dan kita akan membangun, bilamana membangun baru, kalau bisa memperbaiki, renovasi 350 sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujar Presiden.
Selain rumah sakit, Presiden Prabowo mengatakan bahwa pemerintah juga berupaya memperkuat layanan kesehatan dasar melalui modernisasi fasilitas puskesmas. Presiden menjelaskan bahwa program modernisasi layanan kesehatan nasional telah mulai dijalankan melalui distribusi alat kesehatan modern ke berbagai daerah.
“Saat ini kita sudah membagi hampir 1.000 unit alat kesehatan modern. Kita sudah mulai distribusi ke semua rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota. Tadi dilaporkan sebagai contoh rumah sakit ini sudah mulai punya alat-alat yang modern dan ini akan terus kita tingkatkan,” jelas Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan pembangunan rumah sakit daerah yang telah dilakukan pemerintah. Upaya tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari program penguatan infrastruktur kesehatan nasional.
“Kita sudah bangun 22 rumah sakit RSUD pada tahun 2025, dan 2026 ini kita bangun 22 lagi. Dan saya katakan bahwa kita akan bangun dan modernisasi 350 rumah sakit dalam tiga tahun yang akan datang. Alhamdulillah 20 rumah sakit pertama sudah selesai dibangun dan sudah mulai melayani masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan pentingnya tata kelola yang bersih dalam pelayanan kesehatan sekaligus komitmen pemerintah untuk menyediakan obat-obatan yang terjangkau bagi masyarakat.
“Saya juga memesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi dalam pelayanan kepada rakyat. Kita akan mengusahakan obat-obat kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat,” tandas Presiden.
News
IHSG Menguat, Kebijakan Pemerintah dan BI Picu Optimisme
Penguatan ini melanjutkan reli tajam sebelumnya, di mana IHSG melonjak 404 poin atau 7,57 persen ke level 5.722, setelah sempat menyentuh titik terendah tahun ini pada 5.317
Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penguatan signifikan pada perdagangan Rabu (10/6/2026) pagi, didorong oleh sentimen positif dari kebijakan pemerintah dan langkah moneter Bank Indonesia (BI). Pemulihan ini menandai optimisme pelaku pasar setelah tekanan besar yang dialami dalam beberapa hari terakhir.
Setelah sempat dibuka melemah, IHSG berbalik arah dan menguat 132,84 poin atau 2,31 persen ke posisi 5.879,49 hingga pukul 09.35 WIB. Penguatan ini melanjutkan reli tajam sebelumnya, di mana IHSG melonjak 404 poin atau 7,57 persen ke level 5.722, setelah sempat menyentuh titik terendah tahun ini pada 5.317.
Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas, menilai lonjakan IHSG tersebut berhasil meredam kepanikan pasar dalam jangka pendek. Namun, ia juga mengingatkan bahwa sejumlah risiko yang sebelumnya menekan pasar belum sepenuhnya mereda.
“Reli ini berhasil menghentikan kepanikan pasar untuk sementara. Namun faktor-faktor seperti arus keluar dana asing, meningkatnya sovereign risk premium, dan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal masih menjadi tantangan yang harus diperhatikan,” ujar Liza.
Menurut Liza, secara teknikal, pergerakan IHSG akan menghadapi area resistensi terdekat di kisaran 5.900, sementara level 5.550 menjadi area penopang (support) yang perlu dijaga. Pemulihan pasar saham domestik ini didorong oleh sejumlah kebijakan yang dianggap mampu meningkatkan kepercayaan investor.
Salah satu kebijakan pendorong adalah pertemuan pemerintah dengan para direktur utama badan usaha milik negara (BUMN). Pertemuan ini mendorong aksi pembelian kembali atau *buyback* saham oleh BUMN guna memperkuat stabilitas pasar modal.
News
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026
Pertamina menyesuaikan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026. Simak daftar lengkap harga BBM terbaru Pertamina untuk mengetahui perubahan ini.
Monitorday.com – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang berlaku mulai 10 Juni 2026. Penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan yang diterima di Jakarta, Selasa (10/6/2026), harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga tersebut dilakukan sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.
Menurutnya, keputusan kenaikan harga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah selaku regulator dan merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang berlaku bagi BBM non-subsidi.
Roberth menjelaskan, penyesuaian harga mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk dinamika harga minyak mentah global serta kondisi pasar energi yang terus berubah.
“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat,” katanya.
Meski terjadi kenaikan pada dua produk tersebut, Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tetap aman dan tersedia.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina,” tambahnya.
Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian harga hanya berlaku untuk Pertamax dan Pertamax Green. Sejumlah produk BBM lainnya masih dipasarkan dengan harga yang sama.
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026:
- Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter
Sementara itu, BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar dipatok Rp6.800 per liter.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi perusahaan, termasuk aplikasi MyPertamina, guna menghindari informasi yang tidak akurat.
Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green ini menjadi penyesuaian terbaru di tengah fluktuasi harga energi global yang terus memengaruhi biaya penyediaan dan distribusi bahan bakar di dalam negeri.
News
Isu Ditawari Kursi Menteri Usai Bertemu Prabowo, Chatib Basri Buka Suara
Chatib Basri menepis spekulasi ditawari kursi Menteri Keuangan usai bertemu Prabowo. Ia menyatakan pertemuan tersebut murni membahas kondisi perekonomian nasional.
Monitorday.com – Ekonom Chatib Basri membantah kabar yang menyebut dirinya ditawari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Usai bertemu Presiden, mantan Menteri Keuangan era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan bahwa pembicaraan yang berlangsung di Istana semata-mata membahas perkembangan dan kondisi perekonomian nasional.
“Tidak ada (tawaran menjadi Menteri Keuangan). Kami membahas soal ekonomi,” kata Chatib kepada wartawan.
Ia juga membantah berada dalam forum yang sama dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang namanya turut disebut-sebut dalam spekulasi perombakan kabinet.
Menurut Chatib, dirinya hadir bersama jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN), termasuk Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.
“Pak Menkes? Tidak ada. Saya bersama DEN saja,” ujarnya.
Kehadiran sejumlah tokoh di Istana Kepresidenan memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan perombakan Kabinet Merah Putih. Nama Chatib Basri belakangan ramai diperbincangkan sebagai kandidat Menteri Keuangan yang disebut-sebut berpotensi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Selain Chatib, nama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga ikut dikaitkan dengan posisi bendahara negara dalam berbagai spekulasi yang berkembang.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai rencana pergantian Menteri Keuangan.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya masih menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami ikut perintah Bapak Presiden. Jadi, komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju kita,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Purbaya mengaku tidak mengetahui sumber isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan jabatan Menteri Keuangan. Ia menduga rumor tersebut sengaja dihembuskan untuk memengaruhi sentimen pasar.
Meski demikian, ia memastikan seluruh tugas dan tanggung jawab pengelolaan fiskal negara tetap berjalan normal.
Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk mengganti Menteri Keuangan dalam waktu dekat.
Menurut Prasetyo, fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi guna menjaga stabilitas ekonomi nasional serta mendukung agenda pertumbuhan yang telah ditetapkan pemerintah.
Dengan adanya klarifikasi dari Chatib Basri, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Istana, spekulasi mengenai pergantian Menteri Keuangan sejauh ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pemerintah.
News
Pengguna Internet Anak Melonjak, Kemendikdasmen-KemenPPPA Perkuat Perlindungan di Ruang Digital
Pemerintah berupaya keras melindungi anak dari risiko online. Pelajari strategi Kemendikdasmen dan KemenPPPA untuk menciptakan ruang digital aman bagi anak-anak.
Monitorday.com – Pemerintah memperkuat upaya perlindungan anak di ruang digital seiring meningkatnya penggunaan internet di kalangan anak-anak Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) berkomitmen membangun ekosistem digital yang aman, sehat, dan ramah anak melalui penguatan literasi digital, edukasi keamanan siber, serta peningkatan kapasitas pendidik dan keluarga.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Pelindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan (PARD) 2025–2029 yang digelar di Jakarta, Senin (8/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan dari 15 kementerian dan lembaga terkait.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi dunia pendidikan. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan yang perlu diantisipasi untuk melindungi anak-anak dari risiko di dunia maya.
“Melalui kebijakan ini, kami memperkuat aspek keadaban dan keamanan digital yang berlaku bagi seluruh warga sekolah. Ruang lingkup pelindungannya mencakup aktivitas di ruang digital dan media daring yang berkaitan dengan proses pendidikan maupun interaksi antarwarga sekolah,” ujar Fajar.
Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen telah menerbitkan regulasi mengenai budaya sekolah yang aman dan nyaman sebagai landasan penguatan perlindungan peserta didik, termasuk dalam aktivitas digital.
Melalui kebijakan tersebut, materi tentang keamanan digital, etika bermedia sosial, perlindungan data pribadi, hingga pencegahan perundungan siber akan terus diperkuat di lingkungan pendidikan. Program edukasi tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan orang tua guna meningkatkan pengawasan serta pendampingan terhadap aktivitas digital anak.
Fajar menegaskan bahwa teknologi harus menjadi sarana yang mendukung tumbuh kembang anak, bukan menjadi sumber ancaman bagi masa depan mereka.
“Teknologi seharusnya menjadi alat bantu, namun manusia tetap menjadi penentu arah yang berkeadaban sehingga mampu menciptakan ruang digital yang aman untuk semua, terutama bagi anak-anak kita,” katanya.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menilai perlindungan anak di ruang digital kini menjadi kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda.
Berdasarkan data pemerintah, jumlah anak di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 79,9 juta jiwa atau 28,38 persen dari total penduduk. Di sisi lain, tingkat penggunaan internet pada kelompok usia 5 hingga 17 tahun meningkat tajam, dari 49,59 persen pada 2020 menjadi 73,90 persen pada 2024.
Peningkatan akses internet tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi anak untuk belajar dan berkembang. Namun, kondisi itu juga meningkatkan risiko paparan berbagai ancaman digital, mulai dari perundungan daring, eksploitasi seksual anak, penyalahgunaan data pribadi, penipuan digital, hingga kekerasan berbasis teknologi.
“Memastikan ruang digital yang aman bagi anak bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban negara dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Arifah.
Melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2025, pemerintah menetapkan tiga strategi utama dalam perlindungan anak di ruang digital, yakni pencegahan, penanganan, dan kolaborasi lintas sektor.
Ketiga strategi tersebut akan diwujudkan melalui penyelarasan program edukasi, penguatan mekanisme penanganan kasus, peningkatan kapasitas pendidik dan keluarga, serta pembangunan kesadaran bersama mengenai pentingnya keamanan digital bagi anak.
Pemerintah berharap kolaborasi antar kementerian, lembaga, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya ruang digital yang aman, sehat, dan inklusif bagi generasi muda. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
