Connect with us

News

Waspada AI CEO Microsoft Ingatkan Risiko Bisnis

Risiko pembagian informasi berlebihan, mulai dari data internal hingga perintah (prompt) yang dimasukkan, kepada model AI pihak ketiga

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – CEO Microsoft Satya Nadella mengeluarkan peringatan keras mengenai potensi bahaya adopsi kecerdasan buatan (AI) yang tidak terkontrol, yang dapat berujung pada kehancuran sebuah bisnis. Ia secara spesifik menyoroti risiko pembagian informasi berlebihan, mulai dari data internal hingga perintah (prompt) yang dimasukkan, kepada model AI pihak ketiga.

Nadella menekankan pentingnya bagi perusahaan untuk memastikan penyimpanan seluruh data terkait penggunaan alat AI oleh karyawan mereka. Data ini, menurutnya, vital untuk melatih atau menyempurnakan model AI internal perusahaan di masa depan, sebuah langkah yang dapat dicapai melalui pemanfaatan AI gateway sebagai perantara pelindung.

"Perusahaan mana pun yang tidak memiliki kontrol ini, saya rasa tidak akan bisa bertahan, karena pada dasarnya Anda telah mengalihdayakan pikiran kepada pihak lain," ujar Nadella.

Meskipun mengalihdayakan pikiran ke mesin sebenarnya adalah tujuan utama penggunaan AI—dengan Microsoft sebagai salah satu penyedia utamanya—Nadella menilai ketergantungan berat pada perangkat lunak AI milik pihak lain juga bisa menjadi awal mula kehancuran sebuah perusahaan. Ia berpendapat, perusahaan sebaiknya meninggalkan 'AI harness' dan beralih menggunakan platform AI kustom yang memungkinkan mereka memanfaatkan beberapa model AI sekaligus.

"Anda bisa bebas menggunakan berbagai model sesuai dengan keunggulannya masing-masing. Sekalipun kelak ada salah satu model yang tidak lagi tersedia, Anda tetap bisa mengendalikan nasib bisnis Anda sendiri," katanya.

Belakangan ini, terdapat banyak kehebohan seputar model AI mandiri sebagai alternatif yang lebih murah dibandingkan model yang ditawarkan laboratorium AI terkemuka. Pernyataan Nadella ini mungkin memiliki motif tersendiri, mengingat Microsoft adalah penyedia infrastruktur cloud tempat berbagai perusahaan dapat menjalankan model mereka. Semakin banyak perusahaan yang beralih untuk menjadi host bagi model mereka sendiri, semakin menguntungkan bagi Microsoft.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

MiniMax H3: AI Video China Penantang Sora

MiniMax H3 dirancang untuk menerima berbagai jenis masukan, mulai dari teks, gambar, video, hingga audio, dan dapat membuat video dengan durasi antara 4 hingga 15 detik.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Persaingan di sektor teknologi video berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin intensif menyusul peluncuran H3 oleh perusahaan AI asal China, MiniMax. Model AI terbaru ini diklaim mampu menghasilkan video berkualitas 2K lengkap dengan suara stereo, secara langsung menempatkannya sebagai pesaing serius bagi teknologi serupa dari perusahaan global.

MiniMax H3 dirancang untuk menerima berbagai jenis masukan, mulai dari teks, gambar, video, hingga audio, dan dapat membuat video dengan durasi antara 4 hingga 15 detik. Selain itu, MiniMax menyatakan bahwa biaya pembuatan video 2K menggunakan H3 secara signifikan lebih rendah dibandingkan produk pesaing, yakni kurang dari sepertiga.

Selain kemampuan dasar pembuatan video, H3 juga dilengkapi fitur penyuntingan konten dan pemindahan gerakan dari video referensi ke objek atau karakter lain. Fungsi ini membuka peluang pemanfaatan yang luas, termasuk untuk produksi iklan, pembuatan konten media sosial, desain produk, hingga pengembangan game.

Meskipun klaim efisiensi biaya yang ditawarkan MiniMax terdengar menarik, perusahaan belum menjelaskan secara terperinci model pesaing mana yang digunakan sebagai pembanding. Oleh karena itu, klaim tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pengujian independen. Harga penggunaan H3 juga berpotensi bervariasi tergantung pada durasi, resolusi video, serta platform yang menyediakan akses.

Peluncuran H3 ini mengukuhkan posisi MiniMax dalam arena kompetisi dengan sejumlah model video AI terkemuka lainnya. Daftar pesaing meliputi Seedance 2.0 dari ByteDance, Kling 3.0 dari Kuaishou, Sora milik OpenAI, serta Veo yang dikembangkan oleh Google, menandakan dinamika pasar yang sangat kompetitif.

Berdasarkan dokumentasi resmi MiniMax, H3 telah tersedia melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API). Proses pembuatan video berlangsung secara asinkron; pengguna mengirimkan tugas, menerima identitas tugas, lalu memantau statusnya hingga video selesai dibuat. MiniMax juga berencana untuk merilis bobot H3 dalam beberapa hari mendatang, memungkinkan pengembang untuk mengunduh dan menyesuaikan model sesuai kebutuhan spesifik mereka.

Continue Reading

News

Wamendikdasmen: SNT Pusat Mutu Pendidikan untuk Murid Berprestasi

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menindaklanjuti mandat Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan.

Sebagai langkah nyata memperluas akses layanan pendidikan bermutu bagi generasi bangsa, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau langsung kesiapan lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di kawasan Bumi Perkemahan Kendalisada, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Peninjauan ini memastikan bahwa ketersediaan luas lahan yang dipersiapkan telah memadai dan sesuai dengan regulasi yang berlaku agar proses pembangunan fisik dapat segera dimulai pada Oktober mendatang, sehingga tahun depan fasilitas tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh para murid.

Program SNT dirancang khusus untuk mewadahi potensi putra-putri bangsa yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, melalui konsep sekolah satu atap jenjang SMP dan SMA. Melalui pola pembelajaran yang terintegrasi ini, pemerintah ingin memastikan terbangunnya ekosistem pendidikan yang berkelanjutan agar para lulusan memiliki daya saing tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berkualitas.

Usai meninjau lokasi lahan, Wamen Fajar melanjutkan ke SMKN 1 Kalibagor untuk menyapa langsung para calon murid yang tengah mengikuti tes seleksi skolastik susulan. Dalam kesempatan tersebut, Fajar mengapresiasi tinggi kompetensi serta kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh anak-anak di Banyumas. Berdasarkan hasil seleksi sementara, tingkat SMP di Banyumas berhasil menempati peringkat kedua secara nasional, sementara tingkat SMA berada di peringkat pertama nasional.

“Ini menunjukkan bahwa putra-putri kita di Banyumas memiliki kompetensi yang sangat baik. Kami ingin membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan pembelajaran dari SMP hingga SMA dalam satu atap,” ujar Fajar.

Ia juga menegaskan bahwa SNT tidak diposisikan sebagai institusi yang eksklusif secara sosial, melainkan dirancang sebagai laboratorium pendidikan yang fasilitasnya dapat dimanfaatkan bersama oleh sekolah-sekolah reguler di sekitarnya sebagai pusat peningkatan mutu. “Sekolah reguler lainnya diberikan kesempatan untuk memanfaatkan fasilitas di SNT agar menjadi pusat mutu yang berimbas pada sekolah-sekolah lain,” tambahnya.

Kehadiran program strategis ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para orang tua murid yang mendampingi anak-anak mereka mengikuti seleksi. Sri Lestari, atau yang akrab disapa Ibu Cici, sengaja mengantarkan putranya, Hamam, seorang anak berprestasi di bidang hafalan, seni bela diri, dan renang, untuk mengikuti seleksi SNT demi membuka peluang masa depan yang lebih cerah. Meskipun putranya sempat merasa nyaman di sekolah sebelumnya, Ibu Cici meyakini penawaran program ini adalah kesempatan emas. “Saya melihat ada peluang bagus, penawarannya luar biasa. Ada harapan anak-anak bisa mendapatkan fasilitas yang lebih baik, seperti laptop dan seragam gratis,” ungkapnya.

Semangat serupa juga terpancar dari Marella Aisyah Trisiwi Putri, yang akrab disapa Rere, murid kelas 7 yang mendaftar di SMPN 5 Purwokerto melalui jalur prestasi Pramuka Garuda dan badminton. Rere mengikuti seleksi masuk SNT ini atas dorongan orang tuanya untuk menimba pengalaman baru di lingkungan belajar yang menantang. Meski menemui beberapa soal matematika yang memerlukan ketelitian ekstra pada tes skolastik tersebut, ia tetap merasa optimis dapat melaluinya dengan baik. “Tadi ada soal akar dan negatif-positif yang lumayan susah, tapi tetap yakin bisa lolos karena tesnya terasa tidak terlalu sulit,” tutur Rere.

Pada tahun ajaran ini, pemerintah secara serentak mengoperasikan 17 SNT dari total 37 sekolah baru yang diproyeksikan dibangun di seluruh Indonesia. Melalui sinergi erat bersama pemerintah daerah, Kemendikdasmen optimistis kehadiran SNT akan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata, bermutu, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Continue Reading

News

Layanan Publik Makin Digital

Pemerintah mempercepat transformasi digital layanan publik melalui integrasi sistem, interoperabilitas data, dan digitalisasi layanan prioritas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Pemerintah Indonesia terus mempercepat transformasi digital sektor publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan dengan mendorong setiap kementerian dan lembaga mengidentifikasi layanan prioritas yang dapat didigitalisasi sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat, mudah diakses, transparan, dan efisien.

Transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan aplikasi layanan, tetapi juga pada integrasi sistem informasi antarinstansi melalui interoperabilitas data. Dengan sistem yang saling terhubung, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi berulang kali menyerahkan data yang sama ketika mengakses layanan pemerintah yang berbeda.

Pemerintah juga terus memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mengurangi duplikasi aplikasi, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memperkuat tata kelola pemerintahan digital. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem layanan publik yang lebih terpadu dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, digitalisasi juga menjadi instrumen untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan proses administrasi lebih mudah dipantau, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meminimalkan potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan layanan publik.

Di sisi lain, percepatan transformasi digital memerlukan kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi informasi, serta penguatan keamanan siber. Pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur sipil negara agar mampu mengelola layanan digital secara profesional sekaligus melindungi data masyarakat.

Pelaksanaan transformasi digital juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan komunitas teknologi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat inovasi layanan publik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan digital yang inklusif.

Transformasi digital layanan publik menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan layanan yang semakin terintegrasi, cepat, dan berbasis data, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi digital.

Continue Reading

News

AI Barat Dipakai China

Temuan tersebut terungkap melalui hasil investigasi yang dipublikasikan Reuters dan kembali memicu perdebatan mengenai keamanan teknologi AI di tengah meningkatnya persaingan global

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Sejumlah peneliti yang berafiliasi dengan militer China dilaporkan memanfaatkan keluaran (output) dari model kecerdasan artifisial (AI) buatan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat, termasuk OpenAI dan Anthropic, untuk mendukung pengembangan model AI domestik. Temuan tersebut terungkap melalui hasil investigasi yang dipublikasikan Reuters dan kembali memicu perdebatan mengenai keamanan teknologi AI di tengah meningkatnya persaingan global.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa para peneliti menggunakan keluaran dari model AI komersial sebagai referensi dalam proses pelatihan model bahasa besar (Large Language Model/LLM). Teknik ini dinilai mampu mempercepat pengembangan AI dengan memanfaatkan pengetahuan yang telah dimiliki model-model canggih tanpa harus membangun seluruh proses pelatihan dari awal.

Temuan ini muncul di tengah semakin ketatnya pembatasan ekspor teknologi maju dari Amerika Serikat kepada China, termasuk pembatasan akses terhadap chip AI berperforma tinggi dan beberapa layanan komputasi. Pemerintah AS berupaya mencegah teknologi tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan militer maupun pengembangan sistem persenjataan berbasis AI.

Sejumlah pakar keamanan siber menilai kasus ini menunjukkan bahwa pembatasan terhadap perangkat keras saja belum cukup. Model AI yang dapat diakses secara daring atau keluaran yang dihasilkan AI berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan untuk melatih sistem AI baru melalui teknik yang dikenal sebagai knowledge distillation atau transfer pengetahuan.

Di sisi lain, para peneliti AI berpendapat bahwa penggunaan keluaran model AI bukan selalu berarti terjadi pelanggaran hukum. Namun, apabila teknologi tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan sistem pertahanan atau aplikasi militer, maka implikasi keamanan nasional menjadi perhatian utama bagi banyak negara.

Persaingan pengembangan AI antara Amerika Serikat dan China kini semakin intensif. Kedua negara berlomba membangun model AI yang lebih canggih untuk mendukung sektor industri, ekonomi digital, riset ilmiah, hingga pertahanan. Kondisi ini mendorong berbagai pemerintah memperkuat regulasi terkait ekspor teknologi, keamanan data, dan tata kelola AI.

Kasus ini memperlihatkan bahwa perkembangan AI tidak lagi hanya menjadi isu inovasi teknologi, tetapi juga telah menjadi bagian dari dinamika geopolitik global. Ke depan, kerja sama internasional, regulasi yang adaptif, serta penguatan keamanan teknologi diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan kepentingan strategis masing-masing negara.

Continue Reading

News

Uni Eropa Wajibkan Label AI

Penyedia layanan AI diwajibkan memberikan penanda yang jelas agar masyarakat dapat membedakan konten hasil AI dengan konten autentik

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Uni Eropa mulai memberlakukan kewajiban pelabelan terhadap konten yang dihasilkan oleh kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari implementasi bertahap EU AI Act. Aturan yang berlaku mulai 2 Agustus 2026 ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi sekaligus menekan penyebaran konten manipulatif seperti deepfake.

Kewajiban tersebut berlaku untuk berbagai jenis konten digital yang dibuat atau dimodifikasi menggunakan AI, termasuk gambar, video, audio, dan teks yang tampak realistis. Penyedia layanan AI diwajibkan memberikan penanda yang jelas agar masyarakat dapat membedakan konten hasil AI dengan konten autentik.

Regulasi ini merupakan bagian dari pendekatan berbasis risiko yang diterapkan Uni Eropa dalam mengatur perkembangan teknologi AI. Selain kewajiban pelabelan, penyedia model AI juga harus menerapkan dokumentasi teknis, mekanisme mitigasi risiko, serta perlindungan terhadap hak cipta dan hak-hak dasar pengguna.

Komisi Eropa menilai langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap teknologi AI yang semakin banyak digunakan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, media, kesehatan, hingga layanan publik. Transparansi diharapkan menjadi fondasi agar inovasi AI berkembang secara bertanggung jawab.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenai sanksi administratif yang signifikan, dengan besaran denda mencapai €15 juta atau 3% dari omzet tahunan global perusahaan, tergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan. Besaran sanksi tersebut menunjukkan keseriusan Uni Eropa dalam menegakkan tata kelola AI.

Sejumlah perusahaan teknologi global telah mulai menyesuaikan produknya dengan ketentuan baru tersebut, termasuk melalui penerapan watermark digital dan metadata pada konten hasil AI. Langkah ini diperkirakan akan menjadi acuan bagi negara-negara lain dalam menyusun regulasi serupa.

Pemberlakuan EU AI Act menandai babak baru tata kelola kecerdasan artifisial di tingkat global. Regulasi ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara mendorong inovasi teknologi dan melindungi masyarakat dari risiko penyalahgunaan AI, sekaligus memperkuat standar internasional mengenai penggunaan AI yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.

Continue Reading

News

Erdogan: Perkuat Persatuan Singkirkan Permusuhan

Presiden Erdogan mendesak persatuan dunia Muslim dalam menghadapi konflik dan krisis kemanusiaan. Ia juga mengkritik keras standar ganda komunitas internasional terhadap penderitaan sipil.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan pada Rabu lalu bahwa dunia Muslim sedang melewati masa yang sulit dan menyakitkan, menyoroti konflik dan krisis kemanusiaan yang berlangsung di berbagai wilayah.

Dalam pidatonya, Erdogan secara tegas mengkritik pihak yang disebutnya sebagai 'dunia beradab' karena menutup mata terhadap pembantaian yang terjadi, khususnya terhadap warga sipil yang tak berdaya dan anak-anak.

“Dari Palestina hingga Lebanon, dari Teluk hingga Sudan, dari Somalia hingga Yaman, ke mana pun kita memandang, sayangnya yang kita temui hanyalah air mata,” kata dia.

“Di hari-hari ujian ini, ketika apa yang disebut dunia beradab menutup mata, bayi-bayi di buaian dan warga sipil yang tak berdaya dibantai secara brutal,” tutur dia.

Erdogan juga menyuarakan kecaman keras terhadap mereka yang selama ini arogan berbicara tentang keadilan, kesetaraan, dan hak asasi manusia, namun menunjukkan standar ganda dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.

“Hari ini, kita semua melihat wajah asli mereka,” katanya, tanpa menyebut negara tertentu.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Luncurkan Tracer Study SMK 2026 untuk Perkuat Data Lulusan

Kemendikdasmen memulai Tracer Study SMK 2026 untuk mengumpulkan data akurat lulusan. Ini krusial untuk evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan Penelusuran Tamatan (Tracer Study) SMK 2026. Program ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola pendidikan vokasi melalui penyediaan data lulusan yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peluncuran sekaligus sosialisasi program tersebut digagas oleh Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan dilaksanakan di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, sebagai langkah strategis dalam mengidentifikasi kondisi terkini para alumni SMK.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus), Tatang Muttaqin, menegaskan pentingnya data lulusan dalam upaya transformasi pendidikan kejuruan.

"Transformasi pendidikan kejuruan tidak hanya bergantung pada pembaruan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, revitalisasi sarana dan prasarana, maupun penguatan kemitraan dengan dunia industri,"

Menurut Tatang, keberhasilan transformasi juga harus didukung oleh data yang mampu menggambarkan kondisi para lulusan setelah mereka menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan. Ini menekankan pentingnya informasi pasca-studi untuk evaluasi dan pengembangan program vokasi.

Dengan adanya Tracer Study SMK 2026 ini, Kemendikdasmen berharap dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai serapan lulusan SMK di dunia kerja, relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, serta area-area yang memerlukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di masa mendatang.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Gandeng 30 Pemda Percepat Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)

Inisiatif ini muncul menyusul data yang menunjukkan bahwa dari 7.288 kecamatan di seluruh Indonesia, hanya sekitar empat persen atau 263 kecamatan yang memiliki SMP dan SMA negeri dengan capaian mutu yang baik secara bersamaan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama 30 pemerintah daerah sepakat mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) guna mengatasi ketimpangan kualitas pendidikan di Indonesia. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) tanah pada Kamis (30/7) di Tangerang.

Inisiatif ini muncul menyusul data yang menunjukkan bahwa dari 7.288 kecamatan di seluruh Indonesia, hanya sekitar empat persen atau 263 kecamatan yang memiliki SMP dan SMA negeri dengan capaian mutu yang baik secara bersamaan. SNT dirancang sebagai sekolah negeri yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu tata kelola dan ekosistem pembelajaran yang berkesinambungan, diselenggarakan tanpa asrama, dan seluruh biaya pendidikannya ditanggung negara.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa hibah tanah merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk masa depan generasi muda, bukan penyerahan aset saja. “Di atas lahan yang dihibahkan ini akan dibangun pusat mutu pendidikan yang tidak hanya memberikan layanan pendidikan bermutu tingkat SMP dan SMA kepada murid SNT, tetapi juga memperkuat kompetensi guru dan mendorong kemajuan sekolah-sekolah di sekitarnya. Ini merupakan wujud nyata gotong royong pemerintah pusat dan daerah,” ujar Suharti.

Penandatanganan NPHD dan BAST dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen bersama 16 kepala daerah sebagai langkah awal pembangunan SNT. Sementara itu, 14 pemerintah daerah lainnya menandatangani berita acara komitmen percepatan penyelesaian lahan dan dokumen pendukung. Sebanyak 16 kepala daerah tersebut antara lain berasal dari Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Gayo Lues.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menyatakan bahwa SNT akan menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan di daerah. “SNT tidak dibangun untuk berjalan sendiri. SNT akan menjadi tempat tumbuh kembang murid dan guru sekaligus katalisator peningkatan mutu sekolah-sekolah di sekitarnya. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan lahan menjadi fondasi yang sangat penting,” ujar Gogot.

Tenaga Ahli Kedeputian III Kantor Staf Presiden, Udyiana Mulyadin, turut menyampaikan pentingnya langkah ini. “Hibah tanah ini menjadi fondasi agar SNT dapat segera dibangun dan memberikan manfaat luas bagi anak-anak, guru, serta sekolah-sekolah di daerah,” ujar Udyiana. Pemerintah menargetkan pembangunan SNT di 37 kabupaten/kota pada tahun 2026, dengan 17 lokasi mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027, sebagai bagian dari target 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029.

Continue Reading

News

Pajak Marketplace Mulai Berlaku Secara Bertahap

PMK 37/2025 menetapkan platform e-commerce sebagai pemungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet, efektif 14 Juli 2025. Kebijakan ini bertujuan mengoptimalkan penerimaan negara dan menciptakan kesetaraan bagi pelaku usaha di ekonomi digital.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Indonesia secara resmi telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025. Regulasi ini menunjuk platform e-commerce sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dengan tarif 0,5% dari omzet pedagang domestik yang melakukan transaksi secara elektronik.

Kebijakan baru ini mulai berlaku efektif pada 14 Juli 2025. Langkah ini diambil pemerintah untuk mengoptimalkan potensi penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital yang terus berkembang pesat, sekaligus menciptakan kesetaraan bagi pelaku usaha daring dan luring.

Otoritas pajak menjelaskan bahwa mekanisme pengenaan pajak semacam ini bukanlah ide baru dan telah dipertimbangkan jauh sebelumnya. Regulasi ini merupakan respons pemerintah terhadap peningkatan pesat penggunaan internet dan pemanfaatan teknologi finansial yang mendorong transaksi online di Indonesia.

Transaksi online kini memegang peran signifikan, bahkan dalam beberapa aspek memimpin tren transaksi global. Dengan semakin banyaknya toko fisik yang juga merambah pasar digital, platform e-commerce dinilai mampu berkontribusi vital dalam membantu pemerintah mengumpulkan pendapatan pajak.

PMK 37/2025 juga dirancang untuk menciptakan 'level playing field' antara pelaku bisnis online dan offline, serta mengatasi tantangan ekonomi bayangan yang sulit dideteksi oleh otoritas pajak. Dari sudut pandang pemerintah, regulasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pajak di kalangan pedagang online, khususnya dengan menyederhanakan administrasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) digital.

Meski demikian, terdapat beberapa miskonsepsi publik mengenai regulasi ini, termasuk anggapan bahwa pembeli atau pedagang akan membayar lebih banyak. Pemerintah menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar dan terus melakukan sosialisasi masif untuk menghindari kebingungan serta mendukung ekosistem digital yang patuh pajak.

Continue Reading

News

Harga CPO Agustus Turun

Harga referensi CPO Agustus 2026 turun menjadi 996,52 dolar AS per metrik ton akibat melemahnya permintaan global dan harga minyak mentah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode 1–31 Agustus 2026 sebesar 996,52 dolar AS per metrik ton. Nilai tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menentukan bea keluar dan pungutan ekspor komoditas sawit.

Harga referensi CPO Agustus mengalami penurunan sebesar 4,38 dolar AS atau 0,44 persen dibandingkan periode Juli 2026 yang berada pada level 1.000,90 dolar AS per metrik ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana menjelaskan, penurunan harga referensi tersebut dipengaruhi oleh melemahnya permintaan global. Penurunan permintaan terutama terjadi dari India yang merupakan salah satu negara pengimpor utama minyak kelapa sawit Indonesia.

Selain berkurangnya permintaan dari pasar internasional, penurunan harga minyak mentah dunia turut menekan harga CPO. Minyak sawit dan minyak mentah memiliki keterkaitan karena CPO juga digunakan sebagai bahan baku energi, termasuk dalam produksi biodiesel. (

Meskipun harga referensi mengalami koreksi, pemerintah tetap menetapkan bea keluar CPO sebesar 148 dolar AS per metrik ton. Sementara itu, pungutan ekspor ditetapkan sebesar 12,5 persen dari harga referensi atau setara dengan 124,56 dolar AS per metrik ton.

Penetapan harga referensi CPO dilakukan berdasarkan perkembangan harga pada bursa CPO Indonesia dan Malaysia. Perhitungan tersebut kemudian dituangkan dalam ketentuan pemerintah yang berlaku sepanjang Agustus 2026.

Pergerakan harga CPO perlu terus dicermati karena sawit merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. Penurunan harga global dapat memengaruhi penerimaan ekspor, pendapatan perusahaan perkebunan, serta harga tandan buah segar yang diterima petani di berbagai daerah.

Continue Reading