News
Kebohongan yang Menerangi Dunia
Kisah menyentuh hati tentang bagaimana sebuah kebohongan ibu yang penuh kasih sayang mengubah nasib Thomas Alva Edison, membimbingnya menjadi seorang jenius.
Tangan Nancy Matthews Elliott gemetar. Dingin.
Di ruang tamu yang sunyi itu, ia menatap secarik kertas di genggamannya. Surat itu baru saja dibawa pulang oleh anak lakil-lakinya yang berusia tujuh tahun, Thomas Alva Edison. Panggilannya Al.
Nancy membaca baris demi baris tulisan tangan sang kepala sekolah. Setiap kata terasa seperti hantaman godam di dadanya. Jantungnya berdegup kencang. Air mata menyengat pelupuk matanya.
Kalimat di surat itu begitu kejam, dingin, dan tanpa ampun:
“Anak Anda cacat mental. Otaknya terbelakang. Kami tidak bisa lagi mengajarinya di sekolah ini. Mulai besok, silakan bawa dia pulang. Dia dikeluarkan.”
Nancy menatap Al. Bocah kurus itu berdiri tegak di depannya. Matanya yang polos menatap sang ibu dengan penuh rasa takut. Al tahu dia sering membuat masalah di kelas. Dia tahu dia berbeda. Dia takut ibunya akan marah besar.
Di detik yang krusial itu, dunia seolah berhenti berputar.
Nancy tahu, jika ia membacakan isi surat itu apa adanya, hancur sudah jiwa anaknya. Mental Al akan runtuh. Ia akan tumbuh dengan cap sebagai “anak bodoh” seumur hidupnya.
Maka, Nancy mengambil keputusan paling berani dalam hidupnya. Ia menghapus air matanya sebelum sempat jatuh. Ia memaksakan sebuah senyuman paling hangat, lalu menatap mata anaknya.
Nancy membaca surat itu dengan suara lantang, tegas, dan penuh kebanggaan. Tapi, ia mengubah setiap hurufnya total.
“Al, dengarkan ini,” kata Nancy, suaranya bergetar menahan emosi. “Gurumu menulis: Anak Anda adalah seorang jenius. Sekolah ini terlalu kecil untuknya. Di sini tidak ada guru yang cukup pintar untuk mengajar anak sehebat dia. Mulai besok, biarkan dia belajar di rumah bersama ibunya.“
Mata Al kecil seketika berbinar. Ketakutannya lenyap. Jiwanya yang tadi menciut, mendadak mekar. “Benarkah, Bu? Aku jenius?”
“Ya, Al. Kamu sangat jenius,” jawab Nancy tegar.
Sejak hari itu, rumah mereka berubah menjadi sekolah sekaligus laboratorium. Nancy memindahkan Al dari sistem pendidikan massal yang kaku. Ia tahu Al dicap bodoh hanya karena otaknya tidak muat dalam kotak cetakan sekolah formal. Al adalah anak yang tidak bisa diam, yang selalu mempertanyakan mengapa air basah dan mengapa burung bisa terbang.
Nancy tidak menghukum rasa ingin tahu yang liar itu. Ia mengarahkannya.
Saat Al membakar ruang bawah tanah karena eksperimen kimianya gagal, Nancy tidak memukulnya. Saat sang ayah mengamuk dan menganggap Al tidak normal, Nancy selalu pasang badan. Ia menjadi benteng pertahanan terkukuh bagi anaknya.
“Al tidak bodoh, dia hanya sedang mencari tahu,” kata Nancy selalu.
Didikan yang berbasis keyakinan mutlak ini menanamkan rasa percaya diri yang setebal baja dalam diri Al. Ia tumbuh dengan keyakinan penuh bahwa dirinya adalah seorang jenius, karena itulah yang dikatakan ibunya. Kebohongan Nancy telah menjelma menjadi identitas baru bagi Al.
Puluhan tahun berlalu. Nancy Elliott telah tiada. Al kecil telah bertransformasi menjadi Thomas Alva Edison—penemu terbesar abad ini yang menerangi malam di seluruh dunia dengan lampu pijarnya.
Suatu sore, Edison yang sudah tua dan berambut putih sedang membongkar lemari tua peninggalan ibunya. Di sudut laci yang berdebu, ia menemukan selembar kertas yang terlipat rapi. Kertasnya sudah menguning dimakan usia.
Edison membukanya. Itu adalah surat dari kepala sekolahnya puluhan tahun yang lalu. Surat yang dibawa pulang olehnya saat berusia tujuh tahun.
Edison membaca kalimat aslinya yang jujur dan kejam: “Anak Anda cacat mental…”
Pertahanan mental sang penemu raksasa itu runtuh seketika. Di kamar yang sepi itu, Thomas Alva Edison menangis sejadi-jadinya, tersedu-sedu seperti anak kecil. Ia membayangkan beban emosional yang ditanggung ibunya saat memegang kertas itu dulu.
Malam itu, dengan tangan yang masih bergetar, Edison menuliskan kalimat legendaris di buku harian pribadinya:
“Thomas Alva Edison adalah seorang anak cacat mental yang, oleh seorang ibu yang luar biasa, diubah menjadi jenius abad ini.”
Kisah surat di tangan Nancy adalah tamparan keras bagi setiap orang tua. Di dunia yang menuntut keseragaman, banyak anak yang dicap gagal hanya karena mereka berbeda.
Nancy Elliott mengajarkan kita satu hal: Kata-kata orang tua memiliki kekuatan magis. Kata-kata Anda bisa menghancurkan masa depan anak, atau justru menyalakan api kejeniusan di dalam diri mereka. Anak-anak kita tidak butuh validasi dari seluruh dunia. Mereka hanya butuh satu orang tua yang menatap mata mereka dan berkata, “Ibu dan Ayah percaya padamu.”
News
Kuota Magang Nasional 2026 Naik, Perluas Lulusan Masuki Dunia Kerja
Pemerintah telah menaikkan kuota MagangHub Angkatan II Tahun 2026 menjadi 150 ribu peserta. Program ini fokus memperkuat keterampilan dan akses kerja inklusif bagi lulusan.
Monitorday.com – Pemerintah kembali memperluas akses kerja bagi lulusan perguruan tinggi melalui Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026. Tahun ini, kuota peserta ditingkatkan secara signifikan dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi lulusan menuju dunia kerja.
Peluncuran MagangHub Angkatan II dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Senin (29/6/2026). Penambahan kuota tersebut merupakan tindak lanjut evaluasi pelaksanaan angkatan pertama yang dinilai berhasil mendukung penyerapan tenaga kerja dan mendapat respons positif dari dunia usaha.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan peningkatan kuota merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi adik-adik kita yang baru lulus dari perguruan tinggi. Penambahan kuota ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja,” ujar Yassierli.
Selain menambah jumlah peserta, pemerintah juga memperkuat kualitas pelaksanaan MagangHub agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Dalam skema terbaru, perusahaan, kementerian, dan lembaga mitra diwajibkan mengajukan kebutuhan posisi magang terlebih dahulu. Selanjutnya, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan proses verifikasi untuk memastikan posisi yang tersedia sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan calon peserta.
Menurut Yassierli, seleksi terhadap mitra penyelenggara juga diperketat sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman kerja yang relevan sekaligus memiliki peluang lebih besar direkrut sebagai tenaga kerja setelah masa magang selesai.
Sebagai nilai tambah, seluruh peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai bidang keahlian masing-masing. Sertifikat tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan ketika memasuki pasar kerja.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Pemagangan merupakan salah satu program prioritas yang mendapat arahan langsung dari Presiden. Karena itu, kami terus melakukan penyempurnaan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas,” kata Yassierli.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan MagangHub Angkatan II dirancang lebih inklusif agar semakin banyak lulusan pendidikan tinggi memperoleh akses menuju dunia kerja.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan baru jenjang sarjana, tetapi juga terbuka bagi lulusan pendidikan profesi serta penyandang disabilitas.
“Pemerintah ingin memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, program ini tidak hanya memperkuat keterampilan dan pengalaman kerja, tetapi juga membuka akses yang lebih inklusif agar semakin banyak anak muda memperoleh peluang kerja yang layak,” ujar Teddy.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan pasar kerja yang lebih terbuka, inklusif, dan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri.
Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan tahapan pelaksanaan MagangHub Angkatan II Tahun 2026.
Pendaftaran mitra penyelenggara sekaligus pengajuan lowongan melalui platform SIAPKerja dibuka mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Selanjutnya, pendaftaran peserta berlangsung pada 15–28 Juli 2026.
Proses seleksi dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Peserta yang lolos akan mulai menjalani program pemagangan pada 10 Agustus 2026, sedangkan Kick Off MagangHub Angkatan II Batch I akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026.
Melalui peningkatan kuota dan penyempurnaan mekanisme pelaksanaan, pemerintah berharap MagangHub semakin efektif menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia.
News
Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Resmi Diluncurkan
Ketahui detail peluncuran logo resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, karya Fajar Novario yang mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Masyarakat diundang untuk berpartisipasi aktif merayakan.
Monitorday.com – Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (29/06/2026). Logo terpilih merupakan hasil karya anak bangsa, Fajar Novario dari Padang yang telah menerjemahkan tema besar HUT ke-81 RI yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
“Karya Saudara Fajar Novario memperoleh suara 44,73 persen dari total suara. Sekali lagi selamat kepada Saudara Fajar Novario, karya Anda ditetapkan sebagai logo Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026,” ucap Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro dalam keterangannya.
Menurut Wamensesneg, secara visual desain logo ini tampak tegas dengan filosofi yang kuat. Desain logo ini juga berasal dari eksplorasi keragaman motif tradisional berbagai daerah di Nusantara.
“Dalam keragaman tersebut, terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata Juri.
Pada kesempatan tersebut, Wamensesneg turut menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik. Tidak hanya dalam pemilihan logo, pemerintah berharap masyarakat turut berpartisipasi dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan.
“Bapak Presiden berharap agar kemeriahan HUT RI ke-81 kemerdekaan RI ini menjadi milik masyarakat, Bapak Presiden berpesan agar rakyat terus berpartisipasi aktif dan mengambil peran dalam peringatan HUT RI tahun ini,” katanya.
“Mari kita semua masyarakat merayakan dengan semarak, semangat, penuh sukacita dan kebersamaan. Kibarkan Merah Putih di rumah, di sekolah, di kantor, dan di ruang-ruang publik lainnya,” tandasnya.
Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk menyambut dan menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyebarluaskan dan menggunakan tema serta logo resmi pada berbagai media. Panduan penggunaan dan bahan logo resmi dapat diakses dan diunduh secara langsung melalui situs web logohutri.istanapresiden.go.id.
“Jadi di sana juga masyarakat bisa mendapatkan contoh-contoh implementasi logo itu ke dalam berbagai media. Di spanduk, di merchandise, di billboard, atau di platform-platform media sosial juga ada contoh-contoh. Jadi bisa mudah masyarakat untuk mengakses logo resmi,” kata Juri.
Turut hadir dalam peluncuran logo tersebut yakni Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Sekretaris Presiden Letjen TNI Ariyo Windutomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana.
News
Pemerintah Kucurkan Rp381 Triliun ke Perbankan, Jaga Likuiditas dan Dorong Kredit Tumbuh
Pemerintah mengalokasikan Rp381 triliun di sektor perbankan nasional hingga tahun 2026. Langkah ini untuk menjaga likuiditas bank, mendorong pertumbuhan kredit, dan mendukung pemulihan ekonomi.
Monitorday.com – Pemerintah memutuskan kembali menempatkan dana negara hingga Rp381 triliun di sektor perbankan nasional sampai Desember 2026. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga likuiditas perbankan agar penyaluran kredit kepada dunia usaha dan masyarakat tetap tumbuh di tengah dinamika perekonomian.
Keputusan itu disampaikan Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, usai rapat koordinasi penguatan fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/6).
Juda menjelaskan, pemerintah akan mengembalikan dana sebesar Rp281 triliun yang sebelumnya ditempatkan di perbankan. Kebijakan tersebut merupakan perpanjangan dari skema penempatan dana pemerintah yang sempat dikurangi sebagai bagian dari pengelolaan kas negara.
“Setelah dievaluasi, dana pemerintah di perbankan sebesar Rp281 triliun dikembalikan lagi dan diperpanjang hingga Desember 2026,” ujar Juda.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana siaga sebesar Rp100 triliun yang masih ditempatkan di Bank Indonesia. Dana tersebut dapat disalurkan sewaktu-waktu apabila perbankan membutuhkan tambahan likuiditas.
Dengan demikian, total dana pemerintah yang berpotensi ditempatkan di sektor perbankan mencapai Rp381 triliun.
Menurut Juda, langkah tersebut diambil karena permintaan kredit dari dunia usaha masih cukup tinggi. Pemerintah ingin memastikan perbankan memiliki ruang likuiditas yang memadai sehingga tetap mampu menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif.
Ia mengungkapkan, pertumbuhan kredit perbankan hingga Mei 2026 masih berada di kisaran 11,5 persen. Pemerintah berharap pertumbuhan dua digit tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun.
Likuiditas yang kuat dinilai menjadi faktor penting agar bank tetap agresif menyalurkan kredit, termasuk kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.
Juda menjelaskan, pemerintah sebelumnya sempat menarik sekitar Rp110 triliun dari dana yang ditempatkan di perbankan sebagai bagian dari strategi pengelolaan kas negara. Setelah dilakukan evaluasi, dana tersebut dikembalikan sehingga total penempatan kembali mencapai Rp281 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan tambahan dana cadangan sebesar Rp100 triliun sebagai langkah antisipatif apabila kondisi likuiditas perbankan memerlukan dukungan lebih besar.
Kebijakan penempatan dana pemerintah di perbankan merupakan bagian dari koordinasi antara pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan bertujuan memperkuat likuiditas perbankan sehingga fungsi intermediasi dapat berjalan optimal dan penyaluran kredit ke sektor produktif tetap terjaga.
Pemerintah berharap tambahan likuiditas tersebut mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Di sisi lain, pemerintah memastikan kondisi fiskal Indonesia tetap terkendali. Hingga Mei 2026, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercatat sekitar 0,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan diproyeksikan tetap berada di bawah batas maksimal 3 persen hingga akhir tahun.
News
Bocah Ajaib dari Rosario
Pelajari lebih lanjut tentang masa kecil Lionel Messi yang pemalu namun penuh bakat di Rosario. Dari keluarga pekerja hingga dukungan neneknya, simak kisah awal karir sang bocah ajaib.
RUMAH itu bernomor 525. Letaknya di Jalan Estado de Israel. Sebuah gang buntu yang bersahaja di sudut kota Rosario, Argentina. Rumah dua lantai itu tidak mewah. Dindingnya bata merah. Rumah itu dibangun sendiri oleh tangan Jorge Messi, sang kepala keluarga.
Di sinilah kisah itu bermula. Kisah tentang kehangatan sebuah keluarga pekerja.
Jorge Messi adalah buruh pabrik baja Acindar. Tangannya kasar. Kulitnya legam terbakar kerja keras. Setiap hari, dia memeras keringat demi menghidupi empat anaknya. Sang istri, Celia Cuccittini, adalah wanita yang telaten. Di sela kesibukan mengurus rumah, dia bekerja paruh waktu menyortir magnet di sebuah bengkel kecil.
Uang mereka pas-pasan. Kadang kurang. Ekonomi Argentina akhir 1980-an memang sedang morat-marit. Namun, di dalam rumah nomor 525 itu, dinginnya krisis ekonomi tidak pernah terasa. Rumah itu selalu hangat. Penuh tawa.
Kasih sayang di keluarga Messi tidak ditunjukkan dengan kemewahan. Melainkan dengan sepiring milanesa—daging goreng tepung khas Argentina—yang disiapkan sang ibu setiap malam. Makan malam adalah momen sakral. Di meja makan itulah Jorge menanamkan disiplin. Sementara sang ibu memberikan pelukan hangat.
Pada 24 Juni 1987, anak ketiga mereka lahir. Namanya Lionel Andres Messi.
Leo kecil adalah anak yang sangat pemalu. Sungguh. Dia hampir tidak pernah bersuara. Di sekolah, dia lebih banyak menunduk. Jika butuh sesuatu, dia akan menyenggol lengan kakaknya, Rodrigo atau Matias. Dia meminta mereka yang berbicara. Leo seperti hidup di dunianya sendiri.
Namun, Jorge dan Celia tahu betul rahasia anak ketiga mereka. Leo hanya akan “berbicara” lewat satu hal: bola.
Sejak umur tiga tahun, Leo jatuh cinta pada benda bulat itu. Jorge membelikan sebuah bola karet murah. Bola itu seperti menempel pada tubuh Leo. Di bawa makan, di bawa nonton televisi, bahkan di bawa tidur ke dalam selimut. Orang tuanya tidak pernah melarang obsesi aneh itu. Mereka mendukungnya dengan penuh kasih sayang. Jorge sering meluangkan waktu sore hari yang melelahkan hanya untuk menendang bola bersama Leo di jalanan aspal depan rumah.
Lalu, datanglah sosok itu. Nenek Celia Olivera Cuccittini. Ibu dari ibunya.
Rumah Nenek Celia tidak jauh dari situ. Dia adalah perekat keluarga besar Messi. Hampir setiap akhir pekan, Nenek Celia memasak untuk anak dan cucunya. Dan Nenek Celia adalah pengamat nomor satu. Dia sering duduk di teras, memperhatikan cara Leo balita menggiring bola melewati kucing atau pot bunga.
Insting seorang nenek tidak pernah salah. Dia melihat ada sihir di kaki kiri cucunya.
Sore itu, angin berembus agak kencang di lapangan klub lokal Grandoli. Lapangan tanah merah yang berdebu. Kakak-kakak Leo sedang bersiap bertanding. Leo kecil, yang baru berumur empat tahun, duduk di pinggir lapangan bersama Nenek Celia.
Ada masalah. Salah satu tim kekurangan pemain. Kurang satu orang agar pertandingan bisa dimulai.
Pelatih tim itu, Salvador Aparicio, bingung. Dia menengok ke kanan dan ke kiri. Matanya tertumbuk pada Leo yang sedang memainkan bola plastik sendirian di dekat garis pembatas.
Aparicio menggelengkan kepala. “Jangan. Dia terlalu kecil. Anak-anak lain akan menyakitinya,” kata sang pelatih ragu. Leo memang tampak terlalu kerdil untuk anak seusianya. Seperti kurang gizi.
Mendengar itu, Nenek Celia bangkit dari tempat duduknya. Langkahnya mantap. Dia maju mendekati pelatih.
“Mainkan dia!” seru Nenek Celia. Tegas. Suaranya lantang mengalahkan keriuhan lapangan.
Aparicio menolak lagi. “Tidak bisa, Bu. Badannya terlalu ringkih.”
Nenek Celia tidak mau tahu. Dia pasang badan. Dia memarahi pelatih itu. Dia mendesak, meyakinkan, bahkan sedikit memaksa. “Beri dia kesempatan. Taruh dia di posisi penyerang. Kamu akan lihat betapa hebatnya cucuku!” tantang sang nenek.
Pelatih akhirnya luluh. Dia mengalah demi menghormati wanita tua yang gigih itu. Leo kecil pun dipanggil. Diberi jersi yang kebesaran hingga melorot ke lututnya.
Lalu, sejarah pun tercipta.
Begitu peluit berbunyi, bola langsung bergulir ke kaki Leo. Keajaiban lahir seketika. Bocah yang badannya paling kerdil itu berlari kencang. Bolanya menempel di kaki kirinya. Lengket sekali. Anak-anak yang badannya dua kali lebih besar dilewati begitu saja seperti tiang jemuran. Dia melewati satu orang, dua orang, tiga orang, lalu mencetak gol. Semua orang di pinggir lapangan terperangah. Melongo.
Di pinggir lapangan, Nenek Celia tersenyum puas. Dialah orang pertama di muka bumi yang tahu bahwa cucunya adalah seorang jenius sepak bola.
Nenek Celia bukan cuma pembela di lapangan Grandoli. Dialah yang menyisihkan uang dari dompetnya yang tipis demi membelikan sepasang sepatu bola pertama untuk Leo. Sepatu itulah yang membuka jalan karier sang megabintang. Jorge dan Celia sang ibu pun makin bersemangat mengantar Leo latihan setiap hari ke klub Newell’s Old Boys.
Sayang, takdir menjemput terlalu cepat. Pada tahun 1998, Nenek Celia wafat. Leo baru berumur 11 tahun. Jiwanya terguncang hebat. Dia kehilangan pelindung utamanya. Kehilangan sumber kasih sayang terbesarnya, tepat di saat dia divonis menderita kelainan hormon pertumbuhan.
Namun, cinta Nenek Celia tidak pernah mati. Cinta itu kekal.
Perhatikanlah jalannya pertandingan sepak bola internasional hingga hari ini. Setiap kali Messi mencetak gol, dia tidak akan melakukan selebrasi yang aneh-aneh. Dia tidak akan berteriak sombong.
Dia hanya akan berjalan pelan. Menatap lurus ke atas langit. Lalu mengacungkan kedua jari telunjuknya ke arah awan.
Itu bukan sekadar selebrasi. Itu adalah ritual suci. Sebuah pesan cinta yang dikirimkan Leo menembus langit untuk neneknya. Seolah dia ingin berbisik: “Gol ini untukmu, Nenek. Terima kasih sudah membelaku di lapangan Grandoli dulu. Aku masih mengingat kasih sayangmu.”
News
BI Naikkan Suku Bunga dan Harga Gas Industri Dipangkas
Pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia, dan sejumlah kementerian meluncurkan paket kebijakan terpadu untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat rupiah, serta melindungi industri dan lapangan kerja di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Monitorday.com– Pemerintah bersama pimpinan DPR, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta BUMN energi menggelar konferensi pers bersama untuk menyampaikan langkah-langkah strategis menghadapi meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Koordinasi lintas lembaga tersebut difokuskan pada upaya menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat nilai tukar rupiah, memastikan likuiditas perbankan tetap terjaga, sekaligus menjaga daya saing industri nasional melalui kebijakan energi.
Dewan Ekonomi Nasional menegaskan bahwa perekonomian dunia masih dibayangi berbagai risiko, termasuk kenaikan harga minyak internasional yang berpotensi meningkatkan inflasi dan menekan daya beli masyarakat. Karena itu, prioritas pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek melalui koordinasi erat antara kebijakan fiskal dan moneter. Meskipun menghadapi tekanan eksternal, kondisi fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih relatif kuat. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mempertahankan kepercayaan pelaku pasar maupun masyarakat.
Dari sisi moneter, Bank Indonesia memperkuat kebijakan stabilisasi dengan menaikkan BI Rate sebesar 100 basis poin menjadi 5,75 persen dalam kurun satu bulan terakhir. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga daya tarik aset keuangan domestik sekaligus meredam tekanan terhadap rupiah. Bank Indonesia melaporkan bahwa hingga 26 Juni 2026, kebijakan tersebut telah mendorong masuknya aliran modal portofolio sekitar 9 miliar dolar AS ke instrumen seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Selain itu, BI juga memperbesar ekspansi likuiditas dari sekitar Rp600 triliun menjadi Rp1.000 triliun untuk memastikan stabilitas pasar uang dan pasar valuta asing tetap terjaga.
Sementara itu, Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa kondisi fiskal nasional masih berada pada jalur yang sehat. Hingga Mei 2026, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercatat hanya sekitar 0,7 persen, jauh di bawah batas maksimal 3 persen yang ditetapkan undang-undang. Di sisi penerimaan negara, penerimaan pajak juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 19,1 persen. Untuk memperkuat sektor keuangan, pemerintah memperpanjang penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp81 triliun hingga akhir 2026, disertai dana siaga sebesar Rp100 triliun guna menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung penyaluran kredit yang masih tumbuh sekitar 11,5 persen.
Di sektor energi, pemerintah mengambil langkah penting untuk menjaga daya saing industri nasional. Menteri ESDM mengumumkan bahwa harga gas bumi tertentu (HGBT) tetap dipertahankan pada kisaran 6,5–7 dolar AS per MMBTU, sementara harga gas pipa bagi industri di Jawa yang tidak memperoleh HGBT tetap berada di level 9,6 dolar AS per MMBTU. Kebijakan paling signifikan adalah penurunan harga LNG untuk industri dari kisaran 20–23 dolar AS menjadi 13 dolar AS per MMBTU. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban biaya produksi industri, mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), dan menjaga daya saing sektor manufaktur, khususnya industri keramik dan sektor-sektor padat karya lainnya.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pasokan gas nasional dalam kondisi aman dan Indonesia tidak mengalami kekurangan produksi gas domestik. Tingginya harga LNG sebelumnya lebih disebabkan oleh biaya transportasi serta proses regasifikasi, bukan karena ketergantungan terhadap impor gas. Oleh karena itu, penyesuaian harga LNG diharapkan menjadi solusi jangka pendek sambil pemerintah terus memperbaiki efisiensi distribusi energi nasional.
Secara keseluruhan, rangkaian kebijakan yang diumumkan mencerminkan pendekatan terpadu antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil. Pemerintah ingin memastikan gejolak ekonomi global tidak mengganggu stabilitas nasional, menjaga daya beli masyarakat, memperkuat kepercayaan investor, serta mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026. Sinergi antar-lembaga ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah siap mengambil langkah cepat dan terkoordinasi apabila tekanan eksternal kembali meningkat.
News
Prediksi Saham Hari Ini, BBCA hingga BBRI Masuk Daftar Rekomendasi Analis
Sejumlah analis merekomendasikan saham sektor perbankan dan komoditas sebagai pilihan perdagangan hari ini di tengah peluang penguatan terbatas IHSG.
Monitorday.com – Peluang penguatan terbatas IHSG pada perdagangan Senin (29/6/2026) turut diikuti dengan sejumlah rekomendasi saham pilihan dari para analis. Di tengah sentimen domestik yang relatif positif dan ketidakpastian global yang masih membayangi pasar, investor disarankan lebih selektif dalam menentukan saham yang layak dikoleksi.
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai saham-saham berkapitalisasi besar masih berpotensi menjadi penopang indeks. Ia merekomendasikan tiga saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni BBCA, MBMA, dan KLBF.
Menurut Reza, prospek ketiga saham tersebut didukung oleh fundamental perusahaan yang relatif solid serta potensi rebound apabila sentimen pasar membaik. Selain itu, investor juga akan mencermati rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia yang dapat menjadi katalis bagi pergerakan saham-saham unggulan.
Sementara itu, Vice President Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, memberikan rekomendasi speculative buy pada tiga saham sektor perbankan, yaitu BBCA, BMRI, dan BBRI.
Untuk saham BBCA, Audi menetapkan area support di kisaran Rp5.800 per saham dengan resistance di Rp6.600. Adapun saham BMRI diperkirakan memiliki support di level Rp3.880 dan resistance Rp4.230. Sementara saham BBRI diproyeksikan bergerak dengan support Rp2.770 dan resistance Rp3.050 per saham.
Menurut Audi, saham-saham perbankan masih layak diperhatikan karena memiliki likuiditas tinggi dan berpotensi menjadi pilihan utama investor ketika kondisi pasar mulai stabil. Namun, ia mengingatkan bahwa pergerakan saham masih akan dipengaruhi oleh dinamika global, terutama perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah dan arus dana asing di pasar modal Indonesia.
Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga akan mencermati kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan serta rilis data inflasi Juni 2026. Jika inflasi tetap berada dalam target Bank Indonesia, sentimen pasar diperkirakan akan tetap kondusif bagi saham-saham unggulan.
Meski demikian, analis mengingatkan investor agar tetap menerapkan manajemen risiko. Kondisi pasar masih rentan terhadap volatilitas akibat pelemahan rupiah, tingginya suku bunga, dan berlanjutnya arus keluar dana asing. Oleh karena itu, strategi akumulasi bertahap pada saham berfundamental kuat dinilai lebih bijak dibandingkan melakukan pembelian secara agresif.
Sumber: Diolah dari analisis Kiwoom Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas, Senin (29/6/2026).
News
IHSG Anjlok Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan mengalami penurunan tajam hingga terlempar dari level psikologis enam ribu akibat tekanan aksi jual masif di pasar modal domestik.
Monitorday.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot signifikan sebesar 1,72 persen ke posisi 5.896,134 pada akhir perdagangan pekan ini. Performa minor ini menghapus penguatan yang sempat terjadi pada hari sebelumnya karena tekanan jual langsung melanda hampir seluruh sektor saham utama.
Para pelaku pasar terpantau melakukan aksi ambil untung massal sejak awal pembukaan perdagangan sesi pertama. Kondisi eksternal regional yang cenderung bergerak di zona merah turut memicu kepanikan investor di dalam negeri.
Akibat koreksi mendalam tersebut, nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia ikut menyusut hingga menyentuh angka 10.302 triliun rupiah. Investor asing juga membukukan penjualan bersih atau net sell senilai ratusan miliar rupiah pada beberapa saham berkapitalisasi besar.
Otoritas bursa mencatat sektor bahan baku dan sektor industri menjadi kontributor utama yang menyeret indeks ke zona negatif. Di sisi lain, saham sektor keuangan masih mampu bergerak stagnan dan menahan volatilitas pasar agar tidak merosot lebih dalam.
Selain faktor regional, perpanjangan masa evaluasi status pasar berkembang oleh lembaga indeks global membuat para manajer investasi cenderung bersikap pasif. Mereka memilih untuk menata ulang portofolio aset sembari menanti rilis data manufaktur dan inflasi tengah tahun.
Kondisi transaksi harian secara umum juga menunjukkan penurunan frekuensi yang mencerminkan sikap kehati-hatian yang sangat tinggi dari para pelaku pasar. Mayoritas analis memperkirakan indeks masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang konsolidasi baru pada pekan depan.
Meskipun bursa domestik sedang tertekan, sejumlah saham lapis ketiga justru mencatatkan lonjakan harga yang signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers. Sinergi antara kebijakan otoritas pasar modal dan rilis laporan keuangan emiten kuartal kedua diharapkan mampu memicu pembalikan arah indeks.
News
Google Perluas AI Search, Cara Mencari Informasi di Internet Berubah
Google memperluas fitur AI Search dengan kemampuan agen cerdas yang mampu mencari, menganalisis, dan merangkum informasi secara lebih mandiri, menandai babak baru evolusi mesin pencari.
Monitorday.com – Cara masyarakat mencari informasi di internet memasuki babak baru. Google resmi memperluas kemampuan layanan pencariannya dengan menghadirkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tidak lagi sekadar menampilkan daftar tautan, tetapi mampu memahami konteks pertanyaan, melakukan penelusuran lebih mendalam, hingga menyajikan jawaban yang lebih komprehensif.
Pembaruan tersebut memperkenalkan sejumlah fitur baru, di antaranya AI Mode dan kemampuan Search Agent, yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pencarian yang kompleks. Dengan teknologi ini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan yang lebih panjang dan spesifik, sementara sistem AI akan memecahnya menjadi beberapa langkah pencarian, menganalisis berbagai sumber, kemudian menyusun hasil yang lebih relevan.
Google menjelaskan bahwa pendekatan baru ini merupakan bagian dari transformasi mesin pencari menuju pengalaman yang lebih personal dan interaktif. AI tidak hanya berfungsi sebagai alat pencari informasi, tetapi juga sebagai asisten digital yang mampu membantu pengguna membandingkan berbagai pilihan, memahami topik yang rumit, hingga memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan pengguna.
Perubahan tersebut didukung oleh model AI terbaru Google yang memiliki kemampuan penalaran (reasoning) lebih baik serta dapat memproses berbagai jenis informasi, termasuk teks, gambar, dokumen, bahkan konteks dari aktivitas pengguna di browser dengan tetap mengedepankan pengaturan privasi. Integrasi ini diharapkan dapat memangkas waktu yang dibutuhkan pengguna dalam menemukan informasi yang akurat.
Menurut Google, evolusi mesin pencari ini merupakan respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses informasi yang cepat sekaligus dapat dipercaya. Selama lebih dari dua dekade, mesin pencari identik dengan daftar tautan yang harus dibuka satu per satu. Kini, AI berperan sebagai “peneliti digital” yang membantu mengumpulkan, merangkum, dan menjelaskan informasi sebelum disajikan kepada pengguna.
Pengamat teknologi menilai perkembangan tersebut akan mengubah perilaku pengguna internet sekaligus memengaruhi strategi industri digital. Penerbit media, pelaku optimasi mesin pencari (SEO), hingga perusahaan yang mengandalkan lalu lintas pencarian diperkirakan perlu menyesuaikan strategi kontennya agar tetap relevan dalam era pencarian berbasis AI.
Meski demikian, Google menegaskan bahwa hasil AI tetap dilengkapi dengan tautan menuju sumber asli sehingga pengguna dapat melakukan verifikasi informasi secara mandiri. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kemudahan memperoleh jawaban instan dan pentingnya transparansi sumber informasi.
Sumber: Google AI Updates 2026 (Google Blog), dipublikasikan pada ajang Google I/O 2026.
News
Stasiun Gambir Bakal Disulap Jadi Hub Transportasi Modern, KRL Kembali Beroperasi
Stasiun Gambir segera bertransformasi menjadi hub transportasi modern, menghadirkan kembali layanan KRL pada tahun 2028. Proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan mobilitas di Jakarta.
Monitorday.com – Pemerintah resmi mengumumkan transformasi besar-besaran Stasiun Gambir menjadi simpul transportasi terintegrasi di Jakarta. Selain tetap melayani perjalanan kereta api jarak jauh, stasiun ikonik tersebut akan kembali menjadi pemberhentian Kereta Rel Listrik (KRL) setelah lebih dari satu dekade.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, revitalisasi Stasiun Gambir merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercantik kawasan stasiun sekaligus meningkatkan konektivitas antarmoda transportasi.
“Nanti Stasiun Gambir yang selama ini melayani kereta jarak jauh akan dikombinasikan dengan layanan KRL,” ujar Dudy dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Melalui proyek beautifikasi yang dipimpin PT Kereta Api Indonesia (KAI), Stasiun Gambir akan tampil dengan wajah baru yang lebih modern dan representatif sebagai etalase perkeretaapian nasional.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono mengungkapkan, PT KAI saat ini tengah memfinalisasi desain revitalisasi. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam dua tahun, sementara layanan KRL direncanakan mulai beroperasi pada 2028.
Kehadiran layanan KRL di Stasiun Gambir diharapkan mempermudah penumpang kereta api jarak jauh untuk melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi komuter tanpa harus berpindah ke stasiun lain, seperti Manggarai atau Gondangdia.
“Gambir itu untuk memberikan bagaimana kita melayani masyarakat dengan konektivitas. Jadi KRL berhenti, kemudian juga bisa dilayani oleh kereta jarak jauh,” kata Dudy.
Untuk mendukung operasional kereta jarak jauh dan KRL secara bersamaan, pemerintah akan menambah jalur rel di Stasiun Gambir. Meski demikian, jumlah perjalanan KRL yang akan dilayani masih dalam tahap kajian.
Dudy menegaskan, pengoperasian KRL di Gambir tidak akan mengurangi peran Stasiun Manggarai sebagai hub utama jaringan perkeretaapian. Menurutnya, kedua stasiun akan memiliki fungsi yang saling melengkapi.
“Manggarai tetap. Gambir itu untuk memberikan bagaimana kita melayani masyarakat. Gambir nantinya melayani perjalanan jarak jauh dan jarak dekat,” tegasnya.
Ke depan, Stasiun Gambir juga akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, termasuk LRT serta Kereta Cepat Whoosh melalui kawasan Cawang, sehingga diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat.
Menariknya, proyek beautifikasi Stasiun Gambir sepenuhnya dibiayai oleh PT KAI tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk menyerahkan pengelolaan aset stasiun kepada operator.
Dengan transformasi tersebut, Stasiun Gambir diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kereta api, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas perkotaan yang modern, terintegrasi, dan menjadi ikon baru transportasi nasional.
News
Apa Itu Saham? Memahami Bukti Kepemilikan Perusahaan sebagai Langkah Awal Berinvestasi
Saham merupakan tanda kepemilikan atas suatu perusahaan yang memberikan peluang memperoleh keuntungan sekaligus mengandung risiko investasi.
Monitorday.com– Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang semakin diminati masyarakat Indonesia seiring meningkatnya literasi keuangan dan kemudahan bertransaksi melalui platform digital. Namun, sebelum mulai membeli saham, investor pemula perlu memahami konsep dasarnya. Pada hakikatnya, saham adalah bukti kepemilikan seseorang atau suatu badan usaha atas sebagian modal sebuah perusahaan. Semakin banyak saham yang dimiliki, semakin besar pula porsi kepemilikan terhadap perusahaan tersebut.
Perusahaan menerbitkan saham sebagai salah satu cara memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. Dana yang diperoleh dari penjualan saham dapat digunakan untuk memperluas kapasitas produksi, mengembangkan produk baru, memperkuat infrastruktur, atau melakukan ekspansi bisnis. Sebagai imbalannya, investor yang membeli saham menjadi pemilik sebagian perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.
Sebagai pemegang saham, investor memiliki sejumlah hak. Salah satunya adalah memperoleh dividen apabila perusahaan membagikan sebagian laba kepada para pemegang saham sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selain itu, investor juga memiliki peluang memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham atau capital gain, yaitu selisih antara harga beli dan harga jual saham. Namun, apabila harga saham turun di bawah harga pembelian, investor akan mengalami capital loss.
Nilai saham di pasar tidak bersifat tetap. Harga saham bergerak setiap hari mengikuti mekanisme permintaan dan penawaran di pasar modal. Berbagai faktor dapat memengaruhi pergerakan harga, mulai dari kinerja keuangan perusahaan, prospek industri, kondisi ekonomi nasional, tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar rupiah, hingga sentimen global. Oleh karena itu, investasi saham membutuhkan pemahaman yang baik terhadap kondisi perusahaan maupun perkembangan ekonomi.
Di Indonesia, transaksi saham dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dengan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Masyarakat dapat membeli dan menjual saham melalui perusahaan sekuritas yang telah memperoleh izin resmi. Proses pembukaan rekening investasi kini semakin mudah karena sebagian besar perusahaan sekuritas telah menyediakan layanan digital yang memungkinkan calon investor membuka rekening secara daring.
Bagi investor pemula, memahami bahwa saham adalah bukti kepemilikan perusahaan merupakan fondasi penting sebelum mempelajari analisis investasi yang lebih kompleks. Keputusan membeli saham sebaiknya tidak didasarkan pada rumor atau tren sesaat, melainkan pada pemahaman terhadap kualitas perusahaan dan tujuan investasi jangka panjang. Dengan literasi yang baik, saham tidak hanya menjadi instrumen untuk mencari keuntungan, tetapi juga sarana berpartisipasi dalam pertumbuhan dunia usaha dan perekonomian nasional.
Peningkatan literasi saham juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang memahami cara kerja pasar modal, semakin besar peluang terbentuknya budaya investasi yang sehat, rasional, dan berorientasi jangka panjang. Hal ini diharapkan dapat memperkuat pendalaman pasar keuangan domestik sekaligus mendukung pembiayaan dunia usaha melalui pasar modal.
