Connect with us

News

LRT Bakal Terhubung Langsung dengan KRL di Manggarai

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Penumpang LRT Jakarta dan KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai nantinya bisa berpindah moda tanpa perlu keluar dari kawasan stasiun. Integrasi langsung ini disiapkan seiring rencana beroperasinya LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin menyampaikan rencana tersebut saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kesiapan LRT Jakarta di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Melalui skema ini, pengguna KRL dapat langsung menuju LRT Jakarta melalui area yang terhubung di dalam stasiun. Begitu pula pengguna LRT yang hendak melanjutkan perjalanan dengan KRL tidak perlu keluar terlebih dahulu untuk berganti moda.

Integrasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan Stasiun Manggarai sebagai salah satu simpul utama transportasi publik di Jakarta.

LRT Jakarta Fase 1B merupakan perpanjangan jalur dari Velodrome menuju Manggarai sepanjang sekitar 6,4 kilometer. Jalur ini memiliki lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai.

Secara keseluruhan, koridor Pegangsaan Dua–Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Perjalanan dari Pegangsaan Dua menuju Manggarai diperkirakan memakan waktu sekitar 28 menit.

Pembangunan Fase 1B kini memasuki tahap akhir. Pada Juli 2026, seluruh pekerjaan pengangkatan girder di koridor Velodrome–Manggarai telah tersambung 100 persen, termasuk pemasangan girder terakhir di atas jalur Double-Double Track (DDT) Manggarai.

Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B mulai beroperasi pada Agustus 2026 setelah seluruh konstruksi, pengujian sistem, dan persiapan operasional rampung.

Kehadiran LRT di Manggarai akan memperkuat konektivitas transportasi massal Jakarta. Stasiun ini memiliki posisi strategis sebagai simpul perjalanan kereta sekaligus titik temu berbagai layanan angkutan umum.

Selain KRL, stasiun-stasiun pada koridor LRT Pegangsaan Dua–Manggarai juga dirancang terintegrasi dengan layanan Transjakarta. Khusus di Manggarai, koneksi dengan KRL menjadi bagian penting untuk memudahkan perpindahan penumpang.

Skema perpindahan tanpa keluar stasiun diharapkan memangkas waktu transit dan membuat perjalanan lebih praktis. Penumpang tidak perlu berganti kawasan, mencari pintu masuk kembali, atau melakukan proses perjalanan dari awal ketika berpindah antara LRT dan KRL.

Dengan terhubungnya LRT, KRL, dan layanan transportasi publik lainnya, Manggarai diproyeksikan semakin kuat sebagai simpul integrasi transportasi Jakarta. Jalur LRT hingga Manggarai juga diharapkan memperluas akses angkutan massal sekaligus mendorong warga meninggalkan kendaraan pribadi.

News

Selamat! Talenta Muda Indonesia Sabet 4 Medali di Kompetisi AI Internasional

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Menjelang momen Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, talenta muda Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Pada ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) ke-3 yang berlangsung di Astana, Kazakhstan, 2 s.d. 8 Agustus 2026, murid Indonesia berhasil prestasi dengan meraih satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.

Prestasi tersebut diraih oleh empat murid Indonesia yang berkompetisi bersama lebih dari 400 peserta dari 106 negara di ajang IOAI 2026. Medali emas diraih oleh Luvidi Pranawa Alghari dari SMAS Pribadi Beji, Jawa Barat. Sementara itu, Matthew Hutama Pramana dari SMAS Kolese Loyola Semarang, Jawa Tengah dan Nicholas Ardi Tirta dari SMA Santa Laurensia Alam Sutera, Banten masing-masing meraih medali perak. Adapun medali perunggu diraih oleh Avner Maxwell Lim dari BTB School Pluit, DKI Jakarta. 

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada delegasi Indonesia yang telah meraih prestasi membanggakan pada ajang internasional tersebut.

“Selamat kepada seluruh delegasi Indonesia atas capaian yang membanggakan pada IOAI 2026. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para murid, pembina, pendamping, sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan talenta secara berkelanjutan,” ujar Irene.

Menurut Irene, capaian prestasi di IOAI 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang mampu bersaing dalam bidang kecerdasan artifisial yang berkembang sangat pesat.

“Di tengah perkembangan kecerdasan artifisial yang semakin cepat, kemampuan untuk memahami, mengembangkan, dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab menjadi semakin penting. Karena itu, prestasi para murid Indonesia pada IOAI menjadi motivasi bagi para murid di Indonesia untuk terus mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan berpikir komputasional,” tutur Irene.

Prestasi gemilang di IOAI 2026 melanjutkan catatan positif Indonesia dalam kompetisi kecerdasan artifisial tingkat internasional. Pada keikutsertaan Indonesia sebelumnya di IOAI 2025 di Beijing, Tiongkok, delegasi Indonesia turut berhasil meraih empat medali yang terdiri atas tiga medali perak dan satu medali perunggu.

Konsistens ini tidak terlepas dari proses pembinaan talenta yang dilakukan secara berjenjang oleh Kemendikdasmen melalui Puspresnas. Sebelumnya, Kemendikdasmen juga telah memperluas ruang pengembangan talenta kecerdasan artifisial melalui Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah 2026. Peserta yang lolos dari rangkaian seleksi EKKA OSN selanjutnya memiliki kesempatan untuk mengikuti proses seleksi dan pembinaan menuju IOAI

Continue Reading

News

Prabowo Luncurkan MoLiNas, Tonggak Kemandirian Teknologi dan Industri Nasional

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (13/08/2026). Peluncuran MoLiNas menjadi langkah strategis untuk menghadirkan mobilitas yang makin terjangkau dan berkualitas, sekaligus memperkuat industri, teknologi, ketahanan energi, dan nilai tambah nasional.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau proses produksi motor listrik. Selanjutnya, Presiden Prabowo menuju area ekspo untuk meninjau stan ekosistem kendaraan listrik sekaligus menandatangani plakat produksi ALVA sebanyak 20 ribu unit.

Dalam laporannya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa peluncuran MoLiNas merupakan langkah penting dan strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar Indonesia mampu mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri dalam menjalankan berbagai kegiatan ekonomi.

“Acara pada hari ini sangat-sangat penting dan sangat-sangat strategis, karena sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa kita ini harus mandiri, kita harus berdikari, berdiri di atas kaki sendiri untuk setiap kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia,” ujar Rosan.

Rosan menyampaikan bahwa pengembangan MoLiNas merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, BUMN, serta pengusaha dan perusahaan nasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan kesiapan berbagai unsur dalam negeri untuk mendukung pengembangan MoLiNas.

“MoLiNas ini adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan juga pengusaha nasional, perusahaan nasional dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian kita. Kalau kita lihat, Bapak Presiden, ingredient-nya atau recipe-nya kita untuk motor listrik nasional ini semuanya ada di kita, Bapak Presiden,” kata Rosan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan MoLinas merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai unsur bangsa dalam membangun kemandirian nasional. Presiden Prabowo menilai, sinergi antara sektor swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat kemampuan Indonesia untuk menguasai dan mengembangkan sains serta teknologi.

“Hari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai kolaborasi yang terwujud dalam pengembangan MoLiNas menjadi contoh baik dari semangat Indonesia Incorporated. Menurut Presiden Prabowo, keberhasilan suatu bangsa di era modern sangat ditentukan oleh kemampuan dalam menguasai sains dan teknologi serta memanfaatkannya untuk mendukung keberlangsungan kehidupan bangsa.

“Hari ini adalah menurut pendapat saya, salah satu contoh yang baik dari apa yang saya sebut Indonesia Incorporated. Keberhasilan suatu bangsa di era modern adalah kemampuan bangsa itu menguasai sains dan teknologi, dan menggunakan teknologi untuk melangsungkan kehidupan bangsa tersebut. Baru bisa dikatakan bangsa itu berhasil, negara itu berhasil,” kata Presiden Prabowo.

Peluncuran motor listrik nasional sekaligus mempertegas arah transformasi industri nasional bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar bagi perkembangan teknologi dunia, tetapi juga menjadi bangsa yang mampu menguasai teknologi, membangun industrinya sendiri, dan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dari kekuatan nasional.

Melalui semangat Indonesia Incorporated, MoLiNas diharapkan menjadi salah satu simbol kebangkitan industri nasional sekaligus langkah menuju Indonesia yang semakin mandiri dalam teknologi, energi, dan ekonomi.

Continue Reading

News

Bursa Asia Menguat, IHSG Justru Tertekan

Bursa Asia bergerak variatif dengan penguatan kuat di Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, sementara IHSG terkoreksi sekitar 1 persen di tengah tekanan pasar regional.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Kamis (13/8), dengan sejumlah indeks utama menguat signifikan. KOSPI Korea Selatan menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan sekitar 3,7–4 persen, disusul Nikkei 225 Jepang yang naik sekitar 1,6–1,7 persen. Penguatan juga terlihat di Taiwan dan Tiongkok, sementara IHSG Indonesia justru berada di zona merah dengan koreksi sekitar 1 persen.

Di Asia Timur, sentimen positif terutama terlihat pada saham teknologi dan semikonduktor. KOSPI mendapat dukungan kuat dari saham-saham teknologi Korea Selatan, sementara Nikkei turut memperoleh dorongan dari sektor terkait teknologi dan industri. Taiwan Stock Exchange Weighted Index (TSEC) juga menguat sekitar 1 persen, memperlihatkan masih kuatnya minat investor terhadap perusahaan yang berkaitan dengan rantai pasok teknologi global.

Sementara itu, Shanghai Composite naik sekitar 0,4 persen, menunjukkan penguatan yang lebih terbatas. Hang Seng Hong Kong bergerak relatif datar dengan perubahan sekitar -0,2 persen hingga +0,07 persen. Di Asia Tenggara, Straits Times Index Singapura justru melemah sekitar 0,4–0,5 persen, menunjukkan bahwa penguatan pasar Asia belum berlangsung secara merata.

Mengapa IHSG Tertinggal?

Koreksi sekitar 1 persen pada IHSG menjadi perhatian karena terjadi ketika sejumlah pasar Asia justru bergerak positif. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa faktor domestik dan arus modal asing dapat memiliki pengaruh lebih besar terhadap pasar Indonesia dibandingkan sentimen regional.

Salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor adalah rebalancing portofolio dan perubahan bobot indeks global, termasuk tinjauan indeks MSCI. Penyesuaian tersebut dapat memicu perubahan alokasi dana investor institusional dan meningkatkan tekanan jual pada saham-saham tertentu, meskipun sentimen bursa regional sedang positif.

Teknologi Jadi Penggerak Asia

Perbedaan kinerja antara Korea Selatan, Jepang dan Indonesia juga memperlihatkan semakin pentingnya tema teknologi dan semikonduktor dalam pasar saham global. Permintaan terhadap AI, pusat data, chip berperforma tinggi dan infrastruktur digital terus menjadi salah satu tema investasi utama.

Bagi Indonesia, kondisi ini menjadi pengingat bahwa daya tarik pasar modal tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh struktur sektor unggulan yang mampu menangkap tren ekonomi global. Penguatan ekosistem teknologi, digitalisasi industri, hilirisasi, serta pengembangan perusahaan berbasis teknologi dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Koreksi IHSG tidak otomatis berarti perubahan tren jangka panjang. Investor perlu melihat apakah tekanan tersebut hanya bersifat teknikal dan akibat rebalancing, atau mulai menunjukkan perubahan fundamental terhadap prospek ekonomi dan laba perusahaan.

Dalam jangka pendek, investor sebaiknya mencermati arus dana asing, nilai tukar rupiah, kinerja saham perbankan dan komoditas, serta perkembangan indeks MSCI. Pergerakan bursa Korea, Jepang dan Taiwan juga penting karena dapat menjadi indikator perubahan risk appetite investor global terhadap aset Asia.

Dengan demikian, perdagangan hari ini memperlihatkan gambaran menarik: Asia sedang mendapatkan dorongan dari teknologi, tetapi Indonesia belum sepenuhnya menikmati arus tersebut. Tantangannya bukan hanya menjaga stabilitas IHSG, tetapi memastikan pasar modal Indonesia memiliki cukup banyak sektor dan perusahaan yang mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi global.

Continue Reading

News

Menjaga Kemurnian Mu’tamar Nahdlatul Ulama Ke-35

Abi Rekso Panggalih

Published

on

Sesungguhnya perkumpulan, saling mengenal, persatuan, dan kekompakan merupakan perkara yang manfaatnya tidak seorang pun tidak mengetahuinya.
(Hadratussyekh K.H. M. Hasyim Asy’ari,  dalam Muqaddimah Qanun Asasi)

Empat puluh dua tahun silam, Situbondo menjadi saksi bahwa Nahdlatul Ulama dapat keluar dari lorong gelap perpecahan tanpa kehilangan adab dan persaudaraan. Muktamar ke-27 NU pada 8–12 Desember 1984 tidak berlangsung di ruang yang hampa. Saat itu, jam’iyah mengalami friksi panjang antara kubu Cipete yang berpusat pada K.H. Idham Chalid dan kubu Situbondo yang bertumpu pada keteguhan K.H.R. As’ad Syamsul Arifin. 

Akan tetapi, para masyayikh tidak membiarkan ikhtilaf berubah menjadi permusuhan. Mereka memilih ishlāh, saling memaafkan, lalu menandatangani Maklumat Keakraban sebagai jalan pulang menuju keutuhan jam’iyah.

Dalam keadaan genting itulah mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi—AHWA—ditempuh sebagai jalan darurat yang disepakati muktamirin. Para kiai sepuh bermusyawarah, kemudian menetapkan K.H. Achmad Siddiq sebagai Rais Aam dan K.H. Abdurrahman Wahid sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU. Keputusan itu bukan kemenangan Situbondo dan bukan pula kekalahan Cipete. 

Hasil itu merupakan murni serta bukti kebesaran hati para ulama untuk meletakkan NU untuk kepentingan jami’yah. Secara jujur harus diakui, Muktamar 1984 tetap berlangsung di tengah kuatnya pengaruh politik Orde Baru. Karena itu, pelajaran terpentingnya bukan semata-mata  AHWA adalah representatif spiritual, melainkan bahwa kewibawaan ulama, kerelaan berkompromi, dan keberanian serta kepemimpinan yang tajdīd mampu menyelamatkan NU dari perpecahan. 

Sepanjang sejarahnya, NU mengenal beberapa mekanisme dalam proses Muktamar. Rais Aam pernah dipilih secara langsung dan pernah pula ditetapkan melalui musyawarah AHWA. Disisi yang lain, Ketua Umum Tanfidziyah pernah ditunjuk oleh Rais Aam berdasarkan permufakatan formatur seperti pada 1984, tetapi pada muktamar-muktamar berikutnya juga dipilih melalui pemungutan suara para utusan. Representasi AHWA memerlukan figur kiai yang merdeka dan berwibawa. Sehingga pemungutan suara mencerminkan peserta yang tulus ikhlas untuk NU dan kemaslahatan.

Secara etimologis, mu’tamar berasal dari akar kata amr—urusan atau perkara—kemudian melahirkan i’timār, yakni berunding dan bermusyawarah mengenai urusan bersama. Dengan demikian, mu’tamar bukan sekadar gelanggang menghitung dukungan, melainkan majelis untuk mencari ashlah al-umūr: keputusan yang paling baik bagi jam’iyah. 

Sebenarnya musyawarah yang kita kedepankan memiliki diferensifikasi dengan demokrasi barat. Voting hanyalah salah satu instrumen ketika mufakat belum tercapai. Artinya, Muktamar ke-35 kali ini jika para pimpinan wilayah dan cabang sudah mentekadkan dirinya pada sosok Gus Kikin, kita perlu menerima realitas itu secara kaffah dan lapang dada. Ujian dalam rangka menahan ambisi untuk masa depan organisasi.

Di dalam Muqaddimah Qanun Asasi, Hadratussyekh tidak merumuskan istilah tajrīd al-jamā‘ah secara eksplisit sebagai pasal tersendiri. Terminologi tersebut lebih tepat dipahami sebagai kontekstualisasi atas pesan etik beliau mengenai al-ijtimā‘, al-ta‘āruf, al-ta‘āwun, al-ittihād, dan al-ta’alluf. Tajrīd berarti menjernihkan dan memurnikan: membersihkan niat berorganisasi dari riya, ambisi pribadi, fanatisme kelompok, serta hasrat menjadikan agama sebagai tangga kekuasaan. 

Dengan demikian, tajrīd bukan memurnikan NU dari kehidupan dunia, melainkan memurnikan cara NU mengelola perkara dunia agar tetap menjadi ibadah dan khidmah.

Krisis tajrīd al-jamā‘ah terjadi ketika rumah besar umat dipersempit menjadi ruang keluarga, kelompok, jaringan bisnis, atau kendaraan politik seseorang. Politik dan ikhtiar ekonomi tidaklah diharamkan bagi NU; keduanya bahkan diperlukan untuk membela kaum mustadh‘afīn, memperkuat pesantren, dan mewujudkan keadilan sosial. 

Lantas persoalan kita adalah ketika nama besar jam’iyah Nahdliyin digadaikan untuk melindungi kedzoliman, membenarkan kekufuran, serta memperkaya segelintir orang. NU boleh hadir dekat dengan kekuasaan, tetapi tidak boleh kehilangan jarak moral untuk menyampaikan amar ma‘ruf nahi munkar.

Didaulatnya Gus Dur dalam Muktamar Situbondo 1984, memperlihatkan kerinduan Nahdliyin terhadap pembaruan yang tidak memutus sanad. Gus Dur bukan dipilih semata-mata karena nasabnya, melainkan karena kecerdasan, keberanian, keluasan pergaulan, dan kesanggupannya menerjemahkan Khittah 1926 ke dalam tantangan zaman. Di tangannya, tradisi tidak menjadi museum, tetapi mata air yang menghidupi demokrasi, kebudayaan, kemanusiaan, serta pembelaan terhadap mereka yang disisihkan. Pembaruan ala NU bukan mencabut akar, melainkan menumbuhkan cabang baru dari pohon yang sama.

Dalam konteks hari ini, nama K.H. Abdul Hakim Mahfudz—Gus Kikin—layak dipertimbangkan secara serius berdasarkan rekam khidmah dan gagasannya. Ia memikul amanah sebagai Pengasuh Pesantren Tebuireng dan Ketua PWNU Jawa Timur; ia juga secara terbuka menjadikan Qanun Asasi sebagai poros narasi pembenahan organisasi. 

Penugasannya sebagai calon Ketua Umum PBNU dinyatakan lahir dari pleno PWNU bersama 45 PCNU se-Jawa Timur. Semua itu merupakan modal penting, tetapi bukan cek kosong. Nasab adalah amanah, bukan surat suara; simbol harus dibuktikan melalui program mengenai kemandirian jam’iyah, transparansi keuangan, supremasi Syuriyah, kaderisasi, ekonomi umat, dan keberanian menjaga jarak dari kepentingan pragmatis. 

Kekhawatiran terhadap gangguan Muktamar ke-35 tidak boleh disepelekan. Manipulasi kepesertaan, provokasi di ruang sidang, disinformasi, transaksi dukungan, tekanan ekonomi, maupun usaha memengaruhi anggota AHWA merupakan ancaman terhadap marwah prosesi dan hasil Mu’tamar ke-35 di Jombang. 

Namun kewaspadaan tidak serta merta berubah menjadi tuduhan tanpa dalil. Fitnah tidak dapat dilawan dengan fitnah. Setiap informasi tentang ancaman terhadap pesantren, intervensi bantuan, atau intimidasi terhadap kiai harus diverifikasi, didokumentasikan, dan disampaikan melalui mekanisme organisasi maupun hukum yang sah.

*Amalan Keikhlasan, Jangan Memaksakan Syahwat Politik Dalam Organisasi Ulama*

Hari-hari ini tersimpan banyak harapan, penyelenggara Muktamar ke-35 di Pesantren Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026 mengkokohkan pagar integritas kaum Nahdliyin yang terang. 

Mekanisme dan validasi peserta adalah yang utama, tata tertib yang dirumuskan bersama untuk menampung segala model bentuk aspirasi daerah. Tata tertib persidangan jangan justeru dijadikan alat kekacauan. Kita juga berharap pada sidang-sidang komisi mengutamakan adab serta ilmu pengetahuan sebagai tuntunan. Jangan kita biarkan komplotan begundal yang mengatasnaman Nahdlatul Ulama hanya untuk menjalankan kelicikannya serta syahwat politiknya yang buas.

Anggota AHWA perlu memperoleh ruang musyawarah yang bebas, tertutup, dan aman dari lobi yang melampaui adab. 

Para kandidat beserta seluruh timnya juga wajib melakukan riyāḍah al-nafs: menahan diri, menjaga lisan, tidak mengklaim dukungan yang belum dapat dibuktikan, dan menerima pilihan muktamirin dengan lapang dada. Dukungan kepada Gus Kikin ataupun calon lain hanya memiliki kemuliaan apabila diberikan secara merdeka. Siapa pun yang merasa telah diterima melalui proses ta‘āruf tetap harus menunggu keputusan mu’tamar dengan tawadhu.

Sebab dalam NU, amanah tidak perlu direbut dengan kegaduhan; ia diterima dengan kesiapan mempertanggungjawabkannya di hadapan jam’iyah dan Allah.

Pemerintah dan aparat penegak hukum diutamakan untuk menjaga keamanan, ketertiban, lalu lintas, keselamatan peserta, serta menindak setiap ancaman dan tindak pidana. Tetapi negara harus menjadi pagar di luar, bukan tangan di dalam ruang pemilihan. Banyak yang mengharapkan pihak Kepolisian, Pemerintah daerah dan Intelijen Negara untuk secara seksama menjaga kondusifitas dan keamanan prosesi Muktanar. Dengan begitu para Muktamirin, Kiai dan kelompok muda Nahdliyin bisa mengekspresikan aspirasinya secara baik, terhormat dan bermartabat.

Tentu kita semua mengharapkan mu’tamar berlangsung aman, bebas, jujur, dan penuh mahabbah, siapa pun yang terpilih hanyalah penerima amanah; pemenang sesungguhnya adalah Nahdlatul Ulama dan Umat Islam di Indonesia. Di sanalah ma‘ūnah dan barakah akan kembali menyertai khidmah kaum Nahdliyin.

Abi Rekso Panggalih
[Wakil Ketua Umum PP. Pengusaha dan Profesional Nahdliyin]

Continue Reading

News

PAUD Fondasi Pendidikan, Wamen Fajar Dorong Anak Tumbuh Jadi Pembelajar Sepanjang Hayat

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi sistem pendidikan nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq saat menutup kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Angkatan ke-62 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (11/8).

Wamen Fajar mengatakan revitalisasi PAUD tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga perlu mendukung pembangunan “infrastruktur kognitif” anak. Lingkungan pendidikan yang baik, menurutnya, perlu mendorong tumbuhnya motivasi belajar dan rasa ingin tahu anak sejak usia dini. “Bagaimana kita bisa membangun pola pikir, mental putra-putri kita sejak usia dini untuk menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat,” ujar Wamen Fajar.

Ia menjelaskan pendidikan pada jenjang PAUD memiliki peran penting dalam membangun motivasi intrinsik anak untuk belajar serta budaya bertanya. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk anak sebagai pembelajar sepanjang hayat. “Pertama membangun rasa ingin belajar. Motivasi intrinsik untuk belajar harus tumbuh dari anak-anak kita. Yang kedua adalah membangun budaya bertanya. Itu dari curiosity sebenarnya,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Wamen Fajar menegaskan posisi PAUD dalam sistem pendidikan nasional. Pemerintah, kata dia, ingin menempatkan PAUD sebagai bagian yang terintegrasi dalam ekosistem pendidikan nasional dan menjadi fondasi bagi sistem pendidikan. “Pada intinya kami ingin meletakkan PAUD itu sebagai fondasi untuk sistem pendidikan nasional. Dan itu nanti akan terintegrasi dengan ekosistem pendidikan nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wamendikdasmen Fajar menekankan kesiapan perencanaan tersebut perlu diikuti dengan pelaksanaan revitalisasi yang aman, lancar, amanah, dan memenuhi standar kualitas. Ia juga meminta pemerintah daerah, khususnya dinas pendidikan, turut membantu dan mengawal satuan pendidikan penerima bantuan. “Harapannya dan tentu tujuannya supaya proses pembangunan revitalisasi nanti betul-betul aman, lancar, amanah, dan dengan kualitas bangunan yang terstandar,” tuturnya.

Menurutnya, kualitas sarana pendidikan penting karena PAUD merupakan lingkungan pendidikan yang turut membentuk perkembangan anak. Ia menyebut perkembangan tersebut mencakup pertumbuhan fisik dan motorik, kognitif, serta sosial emosional. “Pendidikan pada level usia dini, pertama harus mendorong pertumbuhan fisik, motorik. Kedua, pertumbuhan kognitif. Ketiga pertumbuhan sosial emosional,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa satuan pendidikan perlu menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar dan mengembangkan potensinya. “Sekolah atau PAUD adalah rumah kedua buat anak-anak kita. Dengan suasana yang nyaman, aman, maka anak akan punya totalitas untuk belajar. Anak punya totalitas untuk mengaktualkan siapa dirinya, apa potensinya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kepulauan Riau Warsita melaporkan, sebanyak 259 kepala satuan PAUD diundang dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 255 satuan pendidikan hadir dan seluruhnya telah menyelesaikan finalisasi Rencana Anggaran dan Pelaksanaan (RAP), sementara empat satuan pendidikan lainnya berhalangan mengikuti kegiatan.

Kegiatan tersebut merupakan tahapan lanjutan setelah pembekalan dan pendampingan penyusunan perencanaan program dan anggaran. Peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan dan perencanaan revitalisasi, menu revitalisasi, mekanisme belanja barang dan jasa, penggunaan aplikasi Sistem Informasi Layanan Bantuan (SiLaB) PAUD, pengelolaan dokumen, keuangan dan perpajakan, serta pengawasan dan pengendalian program.

Menutup sambutannya, Wamen Fajar berharap para peserta dapat melaksanakan revitalisasi sesuai ketentuan serta memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat bagi peserta didik. Ia juga mengajak satuan pendidikan untuk membagikan praktik baik dari pelaksanaan program. “Bapak Ibu adalah orang yang paling penting yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan,” tutup Wamen Fajar.

Continue Reading

News

Pergeseran Investasi Ke AI

Pergeseran investasi mulai terlihat dari fokus pada produsen chip menuju perusahaan yang dapat membuktikan hasil dari implementasi teknologi AI.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Pasar saham yang didominasi oleh kecerdasan buatan (AI) menunjukkan dinamika kompleks, di mana investor kini menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi perusahaan yang mampu mengubah pengeluaran besar menjadi keuntungan nyata. Pergeseran investasi mulai terlihat dari fokus pada produsen chip menuju perusahaan yang dapat membuktikan hasil dari implementasi teknologi AI.

Pergeseran ini mencerminkan pertanyaan fundamental mengenai saham AI mana yang dapat menerjemahkan investasi saat ini menjadi profit di masa depan. Data menunjukkan bahwa saham komputasi mengalami kenaikan 64,7% pada periode tertentu, namun kemudian menurun 3,4% dalam sebulan terakhir, sementara saham aplikasi dan perangkat lunak melonjak 22,8%.

Perdagangan saham AI saat ini terbagi menjadi empat kelompok utama yang menunjukkan pergerakan independen. Kelompok "Komputasi" mencakup produsen chip seperti Nvidia, Broadcom, dan Micron. Kelompok "Daya dan Infrastruktur" terdiri dari perusahaan yang menyediakan tenaga dan pendingin untuk pusat data, seperti Vertiv, Eaton, dan Quanta. "Hyperscalers" adalah raksasa komputasi awan seperti Alphabet, Amazon, dan Microsoft, sementara "Aplikasi dan Perangkat Lunak" merupakan perusahaan yang menjual AI kepada bisnis, contohnya ServiceNow dan Salesforce.

Dalam kelompok komputasi, produsen chip mencatatkan kinerja yang bervariasi. Micron (MU) menjadi pemenang paling menonjol, melonjak lebih dari 200% pada tahun 2026, didorong oleh permintaan tinggi akan memori bandwidth tinggi (HBM) yang vital untuk chip AI. Broadcom (AVGO) juga mengalami kenaikan sekitar 20%, berkat chip AI kustom yang dibuatnya untuk klien cloud besar.

Namun, Nvidia (NVDA), yang merupakan pemain terbesar di antara ketiganya, hanya memperoleh sekitar 17% meskipun pendapatan pusat datanya mencapai $75,2 miliar kuartal lalu, meningkat 92%. Pendapatan ini beberapa kali lipat lebih besar dari pendapatan semikonduktor AI Broadcom sebesar $10,8 miliar. Kinerja saham Nvidia yang stagnan menunjukkan bahwa investor mungkin telah mematok harga pada prospek ledakan pendapatannya.

Stagnasi saham Nvidia, yang biasanya menjadi penentu arah bagi kelompoknya, mengindikasikan bahwa "keuntungan mudah" di sektor ini mungkin mulai memudar. Pertanyaan krusial kini adalah bagaimana perusahaan-perusahaan AI dapat secara efektif mengubah pengeluaran investasi besar-besaran menjadi profitabilitas yang berkelanjutan di masa depan.

Continue Reading

News

Gegara AI Laku Foxconn Laporkan Kenaikan Laba 35 Persen

Kinerja positif ini menyoroti dampak besar booming AI terhadap raksasa teknologi asal Taiwan tersebut.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Perusahaan elektronik kontrak terbesar di dunia, Foxconn, melaporkan lonjakan laba bersih yang melampaui perkiraan pada kuartal kedua, didorong oleh peningkatan tajam dalam permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI) yang krusial bagi pusat data. Kinerja positif ini menyoroti dampak besar booming AI terhadap raksasa teknologi asal Taiwan tersebut.

Foxconn menyatakan pada hari Rabu bahwa pendapatan bersihnya melonjak 35 persen menjadi 59,97 miliar dolar Taiwan Baru (sekitar 1,86 miliar dolar AS) dalam periode April-Juni. Angka ini berhasil melampaui estimasi analis sebesar 58,38 miliar dolar Taiwan Baru dalam survei Bloomberg.

Dalam pengumuman pendapatannya, Foxconn menyatakan, "Infrastruktur AI mendorong pertumbuhan."

Sebagai pembuat server terbesar bagi Nvidia dan perakit iPhone utama untuk Apple, Foxconn menegaskan kembali perkiraan sebelumnya mengenai pertumbuhan pendapatan yang "kuat" untuk tahun ini. Perusahaan juga memproyeksikan pertumbuhan yang signifikan hingga tahun 2026 di tengah pesatnya perkembangan sektor AI.

Permintaan yang masif ini berasal dari pemerintah dan raksasa teknologi yang mengucurkan investasi besar untuk membangun pusat data. Pusat data ini berfungsi melatih dan menjalankan berbagai alat AI seperti chatbot, generator gambar, dan agen yang mampu melaksanakan beragam tugas.

Investasi besar tersebut secara langsung telah meningkatkan bisnis Foxconn secara drastis, mengingat perusahaan ini memproduksi server-server penting yang digunakan dalam infrastruktur pusat data AI tersebut.

Continue Reading

News

Watermark Claude Yang Tak Terlihat

Implementasi tanda air ini bertujuan untuk membantu pengguna dan platform mengidentifikasi konten yang dibuat oleh AI

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Anthropic mengumumkan rencana untuk menambahkan tanda air tak terlihat pada teks yang dihasilkan oleh model Claude di masa mendatang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap Undang-Undang AI Uni Eropa yang berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan kecerdasan buatan.

Implementasi tanda air ini bertujuan untuk membantu pengguna dan platform mengidentifikasi konten yang dibuat oleh AI. Sebelumnya, Google telah menerapkan sistem tanda air serupa pada teks yang dihasilkan oleh model Gemini-nya, sementara OpenAI belum mengumumkan secara spesifik bagaimana mereka akan menangani isu ini.

Penggunaan tanda air tak terlihat menjadi semakin krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI generatif. Kemampuan untuk membedakan antara konten yang ditulis oleh manusia dan yang dihasilkan oleh mesin menjadi penting, terutama dalam mencegah penyebaran informasi yang salah dan memastikan keaslian sumber.

Tanda air tak terlihat ini bekerja dengan menyematkan pola atau informasi tertentu ke dalam teks pada level yang tidak mudah dideteksi oleh mata manusia, namun dapat diverifikasi oleh alat pendeteksi. Metode ini memungkinkan identifikasi asal-usul teks AI tanpa mengubah format atau keterbacaan konten secara signifikan.

Dorongan regulasi, khususnya dari Undang-Undang AI Uni Eropa, memainkan peran sentral dalam memicu perusahaan-perusahaan teknologi untuk mengadopsi langkah-langkah transparansi seperti ini. Undang-undang tersebut menetapkan kerangka kerja komprehensif untuk pengembangan dan penggunaan AI, termasuk kewajiban pengungkapan untuk konten yang dihasilkan oleh AI.

Keputusan Anthropic menandai tren yang berkembang di industri AI menuju praktik yang lebih bertanggung jawab dan transparan. Dengan semakin banyaknya model AI generatif yang tersedia, standar industri untuk identifikasi dan akuntabilitas konten AI diharapkan akan terus berkembang, memastikan kepercayaan publik terhadap teknologi tersebut.

Continue Reading

News

Sukuk SR025 Mulai Ditawarkan

Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah jaminan pemerintah 100% untuk imbal hasil pada beberapa produk investasi, memberikan keamanan ekstra bagi para investor

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Para investor kini memiliki akses ke sebuah platform investasi digital yang diklaim menawarkan kemudahan transaksi dan berbagai pilihan produk finansial. Platform ini menonjolkan fitur "all in one" yang memungkinkan pengguna mengelola investasi reksa dana serta produk syariah dengan cepat dan efisien.

Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah jaminan pemerintah 100% untuk imbal hasil pada beberapa produk investasi, memberikan keamanan ekstra bagi para investor. Platform tersebut juga mengklaim memberikan kebebasan dalam memilih mitra penyimpanan dan harga yang relatif stabil, ditunjang oleh algoritma rekomendasi produk secara real time.

"Imbal hasil dijamin pemerintah 100% dan bebas risiko."

"Transaksi cepat, all in one di halaman Order."

"Tersedia 180+ produk reksa dana pilihan."

Untuk investor yang mencari panduan lebih lanjut, platform ini menyediakan layanan manajemen kekayaan dengan penasihat investasi independen. Tidak hanya melayani investor individu, platform tersebut juga dirancang untuk mendukung kebutuhan institusi, membantu mengelola dana investasi untuk perusahaan, menunjukkan kapabilitas dalam menangani skala investasi yang lebih besar dan kompleks.

Continue Reading

News

IHSG Melonjak, Rupiah Tertekan ke Rp17.877

IHSG menguat tajam ke level 6.373,85, tetapi rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, dengan penguatan signifikan. IHSG melonjak 105,97 poin atau 1,69 persen ke level 6.373,85.

Penguatan pasar saham berlangsung cukup merata. Sebanyak 474 saham ditutup menguat, 185 saham melemah, dan 304 saham tidak mengalami perubahan. Aksi beli pada saham-saham yang telah terkoreksi menjadi salah satu pendorong kenaikan indeks.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai penguatan IHSG dipengaruhi aksi bargain hunting investor setelah koreksi tajam pada perdagangan sebelumnya. Sentimen penyesuaian komposisi indeks MSCI juga turut meningkatkan minat pasar terhadap sejumlah saham.

Namun, kinerja positif pasar saham belum diikuti penguatan nilai tukar. Rupiah dilaporkan melemah ke posisi sekitar Rp17.877 per dolar Amerika Serikat akibat tekanan eksternal dan tingginya kebutuhan terhadap mata uang dolar.

Perbedaan arah antara IHSG dan rupiah menunjukkan investor masih selektif menghadapi ketidakpastian global. Pelaku pasar diperkirakan terus mencermati kebijakan moneter, pergerakan harga energi, dan aliran modal asing yang dapat memengaruhi stabilitas pasar keuangan Indonesia.

Continue Reading