Connect with us

News

IHSG Melaju ke Level 6.430

IHSG melonjak 1,51 persen pada perdagangan sesi pertama, ditopang saham properti, energi, dan teknologi serta masuknya kembali dana investor asing.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada perdagangan sesi pertama Kamis, 23 Juli 2026. Indeks ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51 persen ke level 6.430,15 setelah bergerak di rentang 6.338 hingga 6.437.

Penguatan berlangsung cukup luas. Sebanyak 450 saham berada di zona hijau, 166 saham melemah, dan 177 saham tidak berubah. Nilai perdagangan mencapai sekitar Rp11,89 triliun dengan volume 34,81 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,75 juta kali.

Seluruh indeks sektoral tercatat menguat pada jeda siang. Sektor properti memimpin kenaikan sebesar 4,46 persen, disusul sektor energi 4,32 persen, teknologi 2,83 persen, barang baku 2,71 persen, dan perindustrian 2,36 persen.

Saham-saham komoditas dan perusahaan yang terafiliasi dengan kelompok konglomerasi menjadi penggerak utama pasar. BUMI, TPIA, dan DEWA tercatat sebagai tiga saham dengan nilai transaksi terbesar sepanjang sesi pertama.

Saham BUMI membukukan nilai transaksi sekitar Rp1,23 triliun, sedangkan TPIA dan DEWA masing-masing mencatat transaksi sekitar Rp838,6 miliar dan Rp691,9 miliar. Investor asing juga mencatat pembelian bersih sekitar Rp164 miliar pada sesi pertama.

Analis menilai penguatan saham energi dan barang baku berkaitan dengan kenaikan harga minyak mentah dan emas di pasar global. Harga komoditas terdorong meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi akibat kembali memanasnya konflik di Timur Tengah.

Sentimen domestik turut dipengaruhi keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 21–22 Juli 2026. Bank sentral juga memperluas kebijakan insentif untuk mendorong aliran masuk investasi portofolio asing dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Kinerja indeks saham unggulan juga bergerak positif. Indeks LQ45 naik 0,98 persen ke posisi 638,75, sementara Jakarta Islamic Index menguat 2,56 persen menjadi 390,40. Penguatan tersebut menunjukkan kenaikan pasar tidak hanya terpusat pada saham lapis kedua, tetapi turut menjangkau sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham syariah.

Meski demikian, posisi 6.430 merupakan data penutupan sesi pertama dan dapat berubah hingga berakhirnya perdagangan. Investor tetap perlu mencermati perkembangan harga komoditas global, aliran modal asing, pergerakan rupiah, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi arah IHSG.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Rupiah Bertahan di Rp17.915

Rupiah bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat setelah Bank Indonesia menahan suku bunga acuan dan memperkuat strategi stabilisasi nilai tukar.
tukar

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Nilai tukar rupiah bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR Bank Indonesia tercatat sebesar Rp17.915 per dolar AS, melemah tipis dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang berada di Rp17.909 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di pasar spot sempat menunjukkan arah yang beragam pada awal perdagangan. Sejumlah data pasar mencatat rupiah berada di kisaran Rp17.914–Rp17.917 per dolar AS, sehingga perubahan nilainya relatif terbatas dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pergerakan tersebut terjadi setelah Bank Indonesia memutuskan mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 21–22 Juli 2026. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75 persen, sedangkan Lending Facility dipertahankan pada level 6,50 persen.

Keputusan menahan suku bunga diambil setelah Bank Indonesia menaikkan BI-Rate secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Mei 2026. Kebijakan tersebut sebelumnya ditempuh untuk menjaga daya tarik aset rupiah, mendorong masuknya modal asing, dan meredam tekanan terhadap nilai tukar.

Bank Indonesia memilih memperkuat stabilisasi rupiah melalui sejumlah kebijakan tambahan, termasuk memperluas insentif bagi investasi portofolio dan menekan biaya lindung nilai valuta asing. Strategi tersebut diarahkan untuk menarik aliran modal masuk tanpa kembali meningkatkan biaya pinjaman di dalam negeri.

Tekanan terhadap mata uang Garuda masih berasal dari tingginya ketidakpastian global. Perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, fluktuasi harga minyak, serta perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat dapat mendorong investor memindahkan dana menuju aset yang dianggap lebih aman.

Bank Indonesia menegaskan stabilisasi nilai tukar tetap menjadi bagian penting dari kebijakan moneter. Intervensi dapat dilakukan melalui pasar spot maupun instrumen transaksi berjangka untuk menjaga pergerakan rupiah agar tetap sesuai dengan kondisi fundamental perekonomian Indonesia.

Di sisi lain, stabilnya suku bunga memberikan ruang bagi pemerintah dan bank sentral untuk tetap mendukung kegiatan ekonomi domestik. Bank Indonesia mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dalam kisaran 4,9–5,7 persen, dengan inflasi diproyeksikan tetap berada dalam sasaran 1,5–3,5 persen.

Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati aliran modal asing, pergerakan indeks dolar AS, harga komoditas, serta langkah lanjutan Bank Indonesia. Faktor-faktor tersebut diperkirakan menjadi penentu utama arah rupiah dalam perdagangan beberapa hari mendatang.

Continue Reading

News

Krisis Energi Tekan Manufaktur Asia

Berbagai negara di kawasan Asia kini harus menghadapi tantangan ganda berupa krisis energi dan pelambatan sektor manufaktur secara bersamaan.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Berbagai negara Asia saat ini tengah berjuang meredam pukulan krisis energi yang tidak merata. Kondisi sulit ini terjadi sebagai imbas langsung dari peperangan yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Di saat yang sama, kawasan ini juga dihadapkan berbarengan dengan tren melambatnya aktivitas pabrik di berbagai sentra industri utama.

Tekanan berat pada sektor industri ini dipastikan akan semakin diperberat oleh sejumlah faktor eksternal. Salah satunya adalah munculnya sentimen pelemahan daya beli yang kini membayangi pasar. Selain itu, ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan global yang baru juga turut menambah beban dan tantangan bagi para pelaku usaha.

Menghadapi situasi yang kurang menguntungkan ini, sebuah langkah responsif sangat dibutuhkan. Rantai pasok industri di Asia kini dituntut meracik strategi adaptasi dengan cepat. Penyesuaian operasional tersebut menjadi kunci utama demi meredam dampak stagnasi permintaan tersebut.

Continue Reading

News

Prabowo Evaluasi Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri ke Istana untuk mengevaluasi perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan sejumlah program strategis pemerintah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP sebagai salah satu program strategis pemerintah.

Sejumlah menteri mulai berdatangan ke Istana sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta sejumlah menteri koordinator yang membidangi pangan, perekonomian, pemberdayaan masyarakat, infrastruktur, politik, dan hukum.

Purbaya mengatakan dirinya membawa sejumlah bahan untuk membahas perkembangan Koperasi Merah Putih. Dalam rapat tersebut, pemerintah juga diperkirakan mengevaluasi aspek pembiayaan serta pengelolaan fasilitas koperasi yang pembangunannya melibatkan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan berperan dalam pembayaran cicilan pembiayaan program. Sementara itu, urusan manajemen dan pelaksanaan pembangunan koperasi berada dalam tanggung jawab badan usaha yang ditunjuk pemerintah. Ia juga menyatakan akan memeriksa lebih lanjut sejumlah kebutuhan anggaran yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut.

Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat tidak hanya mencakup Koperasi Merah Putih. Pemerintah turut membicarakan perkembangan ekonomi, hilirisasi industri, dan ketahanan energi sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aris Marsudiyanto, mengatakan Presiden Prabowo secara berkala mengevaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas. Selain Koperasi Merah Putih, evaluasi juga dilakukan terhadap program Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menteri lain yang hadir antara lain Yusril Ihza Mahendra, Djamari Chaniago, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Agus Harimurti Yudhoyono, Pratikno, Ferry Juliantono, Andi Amran Sulaiman, Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang untuk memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Melalui penguatan kelembagaan, pembiayaan, distribusi, dan rantai pasok, koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi penghubung antara produksi masyarakat di daerah dan kebutuhan pasar yang lebih luas.

Continue Reading

News

Prabowo Terima Artefak Papua dari FBI

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah artefak bersejarah Papua yang dikembalikan pemerintah Amerika Serikat setelah diketahui diselundupkan secara ilegal.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum penyerahan artefak budaya Indonesia yang sebelumnya diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan artefak tersebut dibawa dan diserahkan langsung oleh Kash Patel kepada Presiden Prabowo. Pengembalian benda budaya itu merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dan FBI setelah dilakukan penelitian mengenai asal-usul atau provenance research terhadap koleksi tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, artefak-artefak itu diketahui berasal dari Papua dan menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Dani, Asmat, serta komunitas di sekitar Danau Sentani. Koleksi yang dikembalikan antara lain berupa kapak batu yang dipoles dan sejumlah benda upacara tradisional.

Bagi masyarakat Papua, benda-benda tersebut tidak hanya digunakan sebagai peralatan sehari-hari. Kapak batu, misalnya, juga memiliki nilai sosial dan budaya karena menjadi simbol kekayaan, kedudukan, serta benda pusaka yang diwariskan secara turun-temurun.

Fadli Zon menilai pengembalian artefak tersebut menjadi bagian penting dari upaya Indonesia memulihkan kedaulatan budaya. Pemerintah terus berusaha melacak dan membawa pulang berbagai benda bersejarah Indonesia yang tersebar di luar negeri akibat pencurian, perdagangan ilegal, maupun praktik pengumpulan pada masa kolonial.

Kerja sama Indonesia dengan FBI dalam pengembalian benda budaya telah berlangsung sebelumnya. Lembaga penegak hukum Amerika Serikat tersebut tercatat pernah membantu mengembalikan arca perunggu dan artefak lain yang dicuri dari sejumlah situs sejarah dan arkeologi di Indonesia.

Pemerintah berharap kerja sama repatriasi dan restitusi artefak dengan Amerika Serikat dapat terus diperkuat. Dukungan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Sekretariat Negara juga dinilai penting untuk mempercepat pemulangan warisan budaya Indonesia lainnya.

Artefak Papua yang telah kembali ke Tanah Air selanjutnya akan dipamerkan di Museum Nasional. Langkah tersebut diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat, mempelajari, dan memahami nilai sejarah serta kekayaan budaya Papua sebagai bagian penting dari identitas nasional.

Continue Reading

News

Ekspor Semikonduktor Dorong PDB Korsel

Kinerja perekonomian Korea Selatan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif yang didorong oleh kuatnya permintaan global terhadap perangkat semikonduktor.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com – Kinerja perekonomian Korea Selatan mencatatkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil sebesar 0,6% pada kuartal kedua tahun ini.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi sebuah kabar yang sangat positif bagi negara itu. Hal ini dikarenakan angka tersebut sukses melampaui proyeksi awal dari Bank of Korea (BOK). Tidak hanya itu, pencapaian ini juga berhasil melampaui ekspektasi pasar secara luas.

Momentum positif ekonomi ini ditopang oleh kinerja ekspor yang sangat kuat. Pertumbuhan ini sangat bertumpu pada kuatnya permintaan global terhadap perangkat semikonduktor. Di samping itu, tingginya permintaan untuk mesin dan peralatan pendukung juga menjadi fokus penggerak yang vital.

Tren penguatan ekonomi yang terjadi saat ini turut memberikan pengaruh pada arah kebijakan moneter. Pertumbuhan yang stabil ini turut membuka peluang kelanjutan kebijakan pengetatan suku bunga di negara tersebut.

Continue Reading

News

ADB Pangkas Proyeksi Ekonomi Asia

Laju pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik diproyeksikan melambat signifikan imbas gangguan pasar energi dan jalur perdagangan akibat konflik Timur Tengah.

Amalan Saliha

Published

on

Monitorday.com– Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik akan melambat secara signifikan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi ini terjadi akibat terganggunya pasar energi di tingkat global. Selain itu, jalur perdagangan juga ikut terdampak oleh konflik yang berkepanjangan di wilayah Timur Tengah.

Sebagai dampak regional dari ketegangan geopolitik tersebut, pertumbuhan ekonomi kawasan ini diperkirakan akan melambat. Pertumbuhan tersebut diproyeksikan turun ke level 4,7% pada tahun 2026 mendatang. Di saat yang bersamaan, tingkat inflasi di kawasan Asia diproyeksikan melonjak hingga mencapai 5,6%.

Menghadapi situasi perlambatan dan lonjakan harga ini, sebuah langkah strategis perlu segera diambil. Negara-negara berkembang di Asia dituntut untuk segera memperkuat ketahanan fiskal domestiknya masing-masing. Penguatan fiskal domestik ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas perekonomian negara di tengah tantangan yang ada.

Continue Reading

News

Inggris Cetak Sejarah, Kanishka Narayan Jadi Menteri AI Pertama

Kanishka Narayan resmi menjabat sebagai Menteri AI pertama Inggris. Langkah ini mencerminkan strategi baru pemerintah dalam mengoptimalkan potensi dan mengelola risiko AI demi masa depan bangsa.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Pemerintah Inggris di bawah Perdana Menteri Andy Burnham melakukan perombakan besar dalam struktur kabinet dengan menunjuk Kanishka Narayan sebagai Menteri Artificial Intelligence (AI) pertama dalam sejarah negara tersebut.

Penunjukan ini menandai perubahan arah kebijakan pemerintah Inggris dalam menghadapi era kecerdasan buatan. Kepala Pers dan Media Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Jeff Matthewman, turut mengonfirmasi pengangkatan Narayan sebagai Menteri AI pertama.

Dikutip dari BBC, Rabu (22/7/2026), Narayan menyebut keputusan PM Andy Burnham mengundangnya mengikuti rapat kabinet sebagai Menteri AI merupakan bukti kuat komitmen pemerintah dalam menjadikan AI sebagai agenda strategis nasional.

Melalui unggahan di platform X pada Selasa (21/7/2026) dini hari, Narayan menegaskan bahwa AI berpotensi menjadi teknologi paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

“Dampaknya akan jauh melampaui hal-hal lainnya,” tulis Narayan.

Ia menilai pemanfaatan AI secara optimal dapat mendorong kebangkitan industri Inggris, memperkuat keamanan nasional, serta mentransformasi layanan publik agar lebih efektif dan modern.

Meski demikian, Narayan mengingatkan bahwa perkembangan AI juga membawa risiko yang tidak bisa diabaikan. Menurutnya, kekhawatiran masyarakat terhadap hilangnya lapangan pekerjaan dan pesatnya perubahan teknologi merupakan hal yang wajar dan harus direspons dengan kebijakan yang tepat.

Seiring restrukturisasi pemerintahan tersebut, Department for Science, Innovation and Technology (DSIT) resmi dibubarkan. Departemen yang dibentuk pada 2023 di era pemerintahan Konservatif di bawah Rishi Sunak itu akan melepas seluruh kewenangannya ke sejumlah kementerian lain.

Langkah ini sekaligus mengakhiri keberadaan jabatan Menteri Teknologi di kabinet Inggris. Posisi tersebut sebelumnya dipegang Liz Kendall sebelum diberhentikan oleh Perdana Menteri Andy Burnham.

Continue Reading

News

Resmi Pimpin BGN, Ini Profil Sudaryono

Sudaryono, mantan Wakil Menteri Pertanian, kini resmi memimpin Badan Gizi Nasional. Pahami lebih lanjut rekam jejak, pendidikan, dan visi Sudaryono dalam mengawal program gizi nasional.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Mantan Wakil Menteri Pertanian itu dipercaya memimpin BGN sekaligus mengawal keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah.

Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penunjukan Sudaryono didasarkan pada keterlibatannya sejak awal dalam penyusunan konsep hingga pembahasan teknis Program Makan Bergizi Gratis. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk melanjutkan dan memperkuat implementasi program.

Pria yang akrab disapa Mas Dar itu lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Berasal dari keluarga petani sederhana, Sudaryono mengaku tumbuh dalam kondisi serba terbatas. Saat kecil, ia terbiasa memikul air dari sumur ke rumah karena desanya kerap mengalami kekurangan air bersih saat musim kemarau.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Sudaryono berhasil menjadi lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara pada 2003. Ia kemudian melanjutkan pendidikan melalui beasiswa di Akademi Pertahanan Nasional Jepang dan meraih gelar Bachelor of Engineering pada 2009. Pendidikan pascasarjana ditempuh di Universitas Swiss German dengan gelar Magister Manajemen dan Master of Business Administration, sebelum menyelesaikan program doktor bidang manajemen dan bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2025.

Karier profesional Sudaryono dimulai sebagai asisten pribadi Prabowo Subianto pada 2009–2014. Setelah itu, ia menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Corporate Secretary Nusantara Energy, Direktur Utama Garuda TV, Direktur Utama PT Nusantara Telematics System, serta Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma.

Di bidang politik, Sudaryono menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra. Ia juga aktif di berbagai organisasi yang bergerak di sektor pertanian dan perdagangan, seperti HKTI, Tani Merdeka Indonesia (TMI), PAPERA, dan APPSI.

Pada 18 Juli 2024, Sudaryono dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian. Selama menjabat, ia dikenal mendorong modernisasi sektor pertanian dan mendukung program swasembada pangan. Ia juga menekankan pentingnya penyederhanaan regulasi agar distribusi pupuk bersubsidi kepada petani lebih efektif.

Kini, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono menghadapi tantangan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Gandeng Polri Cetak Pelajar Cakap AI, 12 Polda Disiapkan Jadi Instruktur

Kemendikdasmen dan Polri bekerja sama mencetak pelajar cakap AI melalui program pelatihan. 12 Polda akan melatih siswa SMA/SMK dalam pemanfaatan AI yang bijak dan aman.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat literasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di kalangan pelajar. Kolaborasi ini bertujuan membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen dengan Polri sebagai dasar pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Program Paham AI di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Melalui program ini, personel dari 12 Kepolisian Daerah (Polda) akan dilatih menjadi instruktur. Mereka selanjutnya akan memberikan pelatihan kepada siswa SMA, SMK, dan sederajat di berbagai daerah.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan transformasi digital telah mengubah cara masyarakat belajar dan bekerja. Karena itu, penguasaan teknologi AI harus diimbangi dengan karakter digital yang kuat.

“Peningkatan kompetensi digital tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan menggunakan teknologi saja. Membangun karakter digital agar murid mampu memanfaatkan AI secara bijaksana juga tak kalah penting agar kehadiran AI bisa bermanfaat secara optimal,” kata Tatang.

Ia menegaskan, dunia pendidikan tidak dapat menghadapi tantangan era digital sendirian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang aman sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul.

“Kami meyakini bahwa pembangunan sumber daya manusia unggul memerlukan sinergi lintas sektor. Dunia pendidikan tidak dapat bekerja sendiri. Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat upaya kita dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan perkembangan teknologi, serta mampu menyiapkan generasi Indonesia yang cakap digital,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Teknologi dan Komunikasi Polri, Indarto, menyebut Program Paham AI sebagai langkah preventif jangka panjang untuk meningkatkan literasi AI di kalangan guru dan pelajar.

Menurut Indarto, perkembangan penggunaan AI berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan regulasi yang mengaturnya. Karena itu, edukasi dinilai menjadi pendekatan paling efektif untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan teknologi.

“Ini ruang untuk membangun kepercayaan antara Polri dan murid-murid. Kami harus hadir lebih awal melalui langkah-langkah preventif, menjadi mitra pendidikan sekaligus fasilitator bagi para guru dan murid,” ujar Indarto.

Kemendikdasmen berharap Program Paham AI dapat meningkatkan kemampuan pelajar dalam memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran dan kreativitas, sekaligus memperkuat pemahaman tentang etika, keamanan digital, serta potensi risiko seperti disinformasi, deepfake, kejahatan siber, pelanggaran privasi, dan penyalahgunaan AI.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat literasi digital nasional dan menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi transformasi digital secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Continue Reading

News

Kemendikdasmen Ajak Anak Kurangi Gawai dan Kembali Aktif Bermain di Hari Anak Nasional 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum Kemendikdasmen mengajak anak kembali bermain aktif. Simak upaya pembatasan gawai demi mendukung tumbuh kembang anak secara fisik dan sosial.

Hendi Firdaus

Published

on

Monitorday.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak anak-anak Indonesia mengurangi penggunaan gawai dan kembali aktif bermain dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kampanye tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 akan digelar di Tugu Daun Sirih Emas, Alun-alun Gurindam Tepi Laut, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada Kamis (23/7/2026), mengusung tema “Semua Setara Riang Bersama”. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Kurniawan, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam memenuhi hak anak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang.

“Pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan sendirian. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar setiap anak benar-benar terlindungi, terdidik, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat,” ujar Kurniawan dalam siaran pers, Rabu (22/7/2026).

Acara tersebut akan dihadiri oleh Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Salah satu agenda utama dalam peringatan HAN 2026 adalah Main Raya Anak Nusantara, yang menghadirkan berbagai aktivitas bermain edukatif. Program ini memadukan permainan tradisional, kegiatan berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), serta eksplorasi alam sebagai sarana belajar.

Anak-anak PAUD hingga SD kelas rendah akan mengikuti kegiatan seperti eksplorasi alam, bermain peran, menjadi ilmuwan cilik, membuat layang-layang, dan merakit kincir angin. Sementara peserta didik SD kelas tinggi hingga SMA akan diajak memainkan kembali permainan tradisional, seperti congklak, gasing, bakiak, egrang batok, rangku alu, hingga membuat perahu jong.

Menurut Kemendikdasmen, seluruh aktivitas tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan fisik, sosial, emosional, dan kognitif anak melalui pengalaman bermain secara langsung.

Kampanye ini juga menjadi bagian dari implementasi Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga kesehatan fisik anak, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, serta mendukung perkembangan kognitif dan emosional melalui interaksi langsung.

Kurniawan menegaskan pembatasan penggunaan gawai di sekolah bukan berarti melarang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

“Permainan langsung dan interaksi antarsesama adalah cara terbaik anak belajar. Pembatasan gawai di sekolah bukan larangan mutlak, melainkan upaya memastikan anak lebih banyak berinteraksi nyata, bukan melalui layar,” katanya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen berharap seluruh elemen masyarakat semakin aktif menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Continue Reading